Nikmati judul ini sekarang juga, ditambah jutaan lainnya, dengan uji coba gratis

Gratis selama 30 hari, lalu $9.99/bulan. Batalkan kapan saja.

All Heroes Let's Go, Guys!

All Heroes Let's Go, Guys!

Baca pratinjau

All Heroes Let's Go, Guys!

Panjangnya:
216 pages
2 hours
Penerbit:
Dirilis:
Feb 8, 2014
ISBN:
9781310111662
Format:
Buku

Deskripsi

Suatu ketika, di Kerajaan Heroine yang tentram dan damai, keadaan menjadi berubah, ketika muncul tujuh atau
delapan anak muda yang biasa, yang menimbulkan masalah/trouble dengan mereka. Mereka adalah Rock Void,
si pengangguran yang gagah berani,Flyers White si jago tembak yang mempunyai sayap,Brann Pya'ar pemuda api
yang labil, Anna Jones si wanita Tomboy,Vahn Land si pemburu pendiam, Reiko Rollako ninja wanita super sibuk,
dan juga musisi kembar heavy metal berkuping lancip yang nakal, Ry'e Note dan Reel Note.

Musuh demi musuh menghadang kemanapun mereka pergi, mulai pihak dari Kerajaan Heroine, Pyro Wyvern naga
buas di Hutan Blonde,dan tokoh-tokoh jahat misterius bermunculan. Mereka kelihatan enjoy melewati masalah yang
menghadang. Dapatkah mereka menemukan jalan hidup mereka?? Delapan anak muda ini mencari jalan untuk
menjadi lebih kuat, dan menolong teman-teman yang kena masalah gara-gara mereka,
walaupun tidak ada niat menjadi pahlawan. tetapi tidak apa-apa sih menjadi pahlawan...

Penerbit:
Dirilis:
Feb 8, 2014
ISBN:
9781310111662
Format:
Buku

Tentang penulis

Rolands is The Real Universe (true!!) selfpublish writter of indie books and ebooks and Blogger. Right now, His ebooks about Adventure, Science Fiction can be bought in Smashword. When He’s not running everything, he’s probably reading books, playing videogames or writting something. Read Rolands’s Book Details at https://www.rolandcoolblogspot.com Other books by this author Book and Ebook All Heroes Let’s Go (Indonesian Version) Ebook All Heroes Let’s Go (English Version) Book and EbookThe Poems The Mind Clouds Please visit your favorite ebook retailer Smashword to discover other books by Rolands. The SuperFab Thriller Series Ebook All Heroes Saga Book Series 3 The Clash Of Heroes Giant (Live-Order Now) Ebook All-Heroes Saga Book Series 4 The Breath Of Fire Heroes Drag (Coming Soon Words) Ebook Son Of Badass Series 2 Kick Your Goodass (Coming Soon Words) Ebook The Fighter Rojo (Coming Soon) Ebook Super Polienz (Coming Soon) Ebook Heroes Saga War Of Gear Zero (Coming Soon) Ebook The Land Of Awakenning Forhorrror (Coming Soon) Ebook The Super Polienz (Coming Soon) Ebook Fighter Rojo (Coming Soon) Ebook Special Heroine Star Heroes Tactic (Coming Soon) Ebook To Live Or To Die With The Spylien ( Coming Soon) Ebook Adventure With Carl MacBaby And The Hunter Family (Coming Soon) EBook-etc The Real Adventure From The R Blue Universe Z (Believe it or Not)


Pratinjau Buku

All Heroes Let's Go, Guys! - Roland S

Shadai

Acknowledgements

This Is a Cool Book for U, and Be Cool!!

Chapter 1

Rock, Rock, bangun!!! Terdengar suara mendengung.Ohh, hari apa ini? Rock membuka mata perlahan-lahan, pengaruh alcohol/rum masih membuat kepala terasa pening. Suara Cynthia sungguh memekakkan telinga. Rock Void, beranjak bangun dari tempat tidurnya, fuhh.. Rock Void pemuda berusia 17 tahun, ia tinggal bersama pamannya Uri Squall dan anak perempuan bernama Cynthia Squal (25 tahun) Lanch di kota kecil bernama kota Flow, bagian di bawah kekuasaan kerajaan heroine. Di kota Flow, orang-orang ketakutan mendengar namanya, Rock sangat kuat, pemuda tenang dengan rambut panjangnya/long layered hair style, sering terlibat pertarungan dengan para bandit yang sering merongrong kota Flow.

Kota Flow memang merupakan kota damai, orang-orangnya ramah satu sama lain, Uri Squall adalah seorang bekas Jendral dari Kerajaan Heroine, Uri Squall adalah orang asli kelahiran dari kota Flow, pada saat itu, ia menemukan anak kecil berumur 5 tahun. Ia menemukan anak kecil itu dengan seekor singa raksaksa yang mati terbunuh, anak itu sekarat dengan penuh luka dan pingsan. Ketika ia siuman, ia tidak tahu asal usulnya. Anak kecil itu lalu diberi nama Rock, dan dua tahun kemudian, Ury menambahkan nama Void di belakang namanya, karena anak itu punya kebiasaan sering buang air kecil (Void), setiap setengah jam sekali. Rock pun sudah tahu bahwa Uri Squall bukan ayah kandungnya, namun ia sangat mengasihi keluarga Squall.

Sampai saat ini, Rock tidak tahu asal usulnya. Uri Squall melatih Rock dari dia masih kecil sampai sekarang, semua sudah diajarinya teknik-teknik bertarung. Rock senang bertarung mengunakan 2 tongkat kayu, kadang-kadang ia memegang 2 botol sebagai senjatanya untuk menghajar bandit-bandit. Rock adalah seorang petarung alami, kadang-kadang kalau amarahnya meledak, kekuatannya berlipat ganda, duapuluh orang atau limapuluh orang pun dikalahkannya.

"Rock, papa memanggilmu;!! kata Cyntia, wanita dengan rambut berwarna kuning A-line haircut. Oke, aku mandi dulu! balas Rock. Squal center adalah tempat usaha Uri Squall, semenjak ia pensiun, ia membuat dan merakit senjata-senjata, dan memasok ke seluruh kota di bawah kerajaan heroine.

Toko Squal center, lumayan maju, bermacam-macam senjata seperti pistol, rifle, laser, glove, arrow automatic dijual, memang belum kualitas terbaik, tapi punya kualitas baik di kerajaan ini. Rock melangkah masuk, ke toko itu ada dua atau tiga orang pelanggan melihat-lihat senjata, satu orang perwira berbaju besi baja terlihat disitu sedang berbicara dengan Uri. Ada apa, paman Uri? Bukankah hari ini bukan hari latihan? komentar Rock, sambil menggaruk-garuk rambutnya yang lumayan panjang. Uri berumur 55 tahun, rambut medium lenght hair warna kuning dengan banyak uban terlihat. Tunggu sebentar, Rock, aku sedang melayani pembeli. Setengah jam kemudian, Rock, aku punya misi atau tugas untukmu!! Kata Uri sambil menggaruk brewok putihnya yang lebat. Oh yah, aku mendengar!! Jawab Rock. Rock memang selain berlatih, dia sering ditugasi, untuk mengantar senjata-senjata pesanan ke kota-kota di luar kota Flow. Kadang –kadang ia juga membagi tugas dengan Cynthia menjaga toko, jika pamannya sakit atau ke luar kota. Tapi tugas kali ini lumayan berat, perlu bantuan seorang lagi, kurasa Flyers orang yang tepat untuk menemanimu untuk tugas kali ini!!sahut Uri. Flyers..?? Rock bertanya, kurasa aku bisa dan biasa beraksi sendiri, paman. Ha..ha aku tahu kamu jagoan di kota ini, tapi tugas kali ini lumayan berat!!jawab Uri sambil tertawa ringan. Tapi…!!! Rock bangun dari kursinya hendak memprotes pamannya, Hei..hei bro, take it slow!! Seorang pemuda berambut hair clipped up tight hair / jambul ke atas kuning memakai kacamata hitam berbadan tegap, memakai jaket kulit hitam dan jeans besi biru, masuk ke dalam toko.

Chapter 2

Flyers Myers White, pemuda berambut berjambul berwarna kuning, 18 tahun, adalah sahabat/ teman dekat dari Rock. Nama aslinya Flyers, tetapi Rock lebih senang memanggilnya Myers. Perkenalannya dimulai ketika mereka berusia 8 tahun, Flyers adalah anak pertama dari Jonas Myers, pengusaha paling kaya di kota Blas, yang jaraknya tidak jauh dari kota Flow, Flyers memang tidak bergantung pada ayahnya, tidak suka bermegah dengan kekayaan ayahnya, namun orang-orang baik dari kota Blas maupun kota Flow, orang-orang mengenal dia. Wanita-wanita pun banyak mengejar dia.

Suatu ketika, Flyers melihat seorang anak seusianya berkelahi dengan 5 orang anggota gang dari kelompok Black Dadar yang kala itu cukup meresahkan. Anak itu terlihat setengah babak belur dipukuli oleh anggota-anggota gank itu, Fyers, walaupun dia adalah anak orang paling kaya, namun ia pemberani, ia juga jago berkelahi, dan sejak usianya masih muda, Flyers memiliki mimpi untuk memiliki senjata pistol wind chaser. Ia pun membantu menolong anak kecil itu yang adalah Rock, yang sedang ditugasi mengantar surat tagihan ke salah satu pelanggan di kota Blas, setelah setengah jam, mereka berdua berkelahi dengan anggota geng itu, dan anggota-anggota itu lari sambil berteriak Masalah ini belum selesai, kamu belum tahu siapa kami? Rock kecil bertanya kepada Flyers kecil tentang siapa penjahat-penjahat itu dan siapa ketua kelompok mereka. Flyers menjelaskan mengenai siapa mereka dan markas mereka di distrik 4 kota Blas, ketua kelompok Black Dadar bernama Mariko Pat. Ayo..!! seru anak itu. "Tapi.. !! jawab Flyers terkejut.

Lalu, Flyers dan Rock bekerjasama, sambil membawa batu dan pipa, mengejar mereka sampai ke markas kelompok Black Dadar. Ajaibnya, markas mereka porak poranda, ketuanya pun dihajar juga oleh mereka berdua, walaupun mereka berdua babak belur juga. Sejak saat itu, keberadaan kelompok Black Dadar berakhir . Dan, peristiwa itu terdengar sampai sekarang di kota Blas, bayangkan, dua anak kecil berumur 8 tahun… setelah peristiwa itu, mereka berdua bersahabat dan banyak terlibat perkelahian dengan para preman.

Woo…Rock!! salam khas Flyers kepada Rock. Hey, Myers!! Rock membalas salam Myers, dia sedikit lesu. Hee3.., hai, paman Ury!!Ury pun tersenyum. Ury menjelaskan Aku ada tugas untuk kalian, untuk pergi ke hutan di luar kota ini, yaitu hutan Blond, aku perlu beberapa bahan untuk membuat senjata untuk kalian, sebagai hadiah untuk kalian berdua!! Yuu…huuu, asyik!! Teriak Flyers. Rock pun senang sekali, karena Rock sudah lama memimpikan untuk memiliki senjata asli. Ia sudah minta kepada Ury, sejak lama, untuk minta dibuatkan dua bilah pedang cyber R, namun belum dikabulkan oleh pamannya sampai sekarang. Tetapi, sebelumnya dengarkan penjelasanku lebih dahulu… komponen utama untuk membuat senjata ini adalah gigi dan kulit dari binatang buas bernama Pyro Wyvern" , binatang ini hanya ada sedikit di seluruh negeri ini, dan salah satunya ada di dalam hutan Blond.

Yah kami mendengar keberadaannya dari pembicaraan dari gosip masyarakat sekitar ! Rock berkomentar. Sudah banyak orang mati, untuk memburu mahluk buas ini!! Sahut Myers. Apakah kalian berdua takut? Ury bertanya. Yah tentunya tidak!!! Jawab Rock dan Flyer Myers White. Oke, besok kalian bisa berangkat, dan jangan takut, ada senjata-senjata kuberikan untuk kalian berdua, lalu Ury mengambil dua box besi, yang satunya isinya dua pedang besi biasa untuk Rock,dan satunya lagi untuk Flyer Myers berisi dua pistol laser kelas biasa. Kurasa senjata-senjata ini sudah cukup membunuh monster itu!!kata Ury. "Kalau senjata ini tidak mempan, yah kalian harus fokus ke energi alami kalian!!tambah Ury. Rock dan Myers pun berpandangan lalu mengangguk-anggukan kepala mereka ke bawah, menandakan mereka berdua setuju.

Tunggu dulu!!terdengar suara wanita. Seorang wanita muda pun masuk, dan berkata Aku juga mau ikut bersama kalian!! Wanita itu bernama Cathy Alenna Lone, dengan rambut hitam panjang wild curls/ikal liar, berumur 17 tahun. Sifat dan karakternya susah ditebak, dan pergaulannya pun terbatas dengan teman-teman sesamanya wanita, namun dia adalah type wanita yang setia kepada sahabat-sahabatnya. Cathy Alenna Lone adalah tetangga dekat, yang rumahnya hampir berdekatan dengan keluarga Squall. Selain Myers yang menjadi sahabat dekat Rock, Cathy, teman terdekat dari Rock, keduanya sering terlihat seperti seorang kekasih, Rock memang menjaga Cathy. Mereka bertiga sering berjalan bersama dan nongkrong bersama.

Haa, tapi Cath, kamu tidak dapat ikut kami untuk tugas kali ini, sebab musuh kali ini berat, Cat!!jawab Rock. Aku bisa menjaga diriku sendiri,Rock!! Jawab balik Cathy.. Setelah berdebat yang panjang, akhirnya mereka terpaksa setuju untuk mengajak Cathy.

Chapter 3

Keesokan harinya, Rock dan Cathy sudah berkemas dan siap berpetualang. Rock pun sudah tidak sabar ingin mengetes dua pedang barunya, walau ia yakin dengan kekuatannya, tapi ia memang terlatih memainkan dua senjata (dual wield). Rock mengenakan jaket biru favorit, jaketnya sudah double dengan rompi anti peluru dan seperti baju besi. Mereka berdua menunggu Flyers Myers White di perbatasan kota Flow, yang selalu dijaga tujuh orang tentara. "Kemana kau ingin pergi kali ini, Rock? Tanya seorang penjaga dengan hati-hati.

Ahh, biasa, Dwin? jawab Rock, simpel. Lalu para penjaga terdiam tidak berani menanyakan apa-apa lagi. Lalu, terdengar deru mesin, kendaraan tipe Violence adalah salah satu kendaraan tercepat di region ini khusus untuk tiga orang, namun harganya cukup mahal, hanya beberapa orang mampu membeli kendaraan ini, salah satunya keluarga White. Kendaraan ini dapat menghilang apabila tidak dipakai, dengan mengunakan sebuah remote dengan menekan tombol biru. Waaw, kendaraannya sangat keren, Myers!! komentar Cathy. Rock hanya batuk pelan sambil menarik nafas.

Apakah kalian sudah siap?? Flyers bertanya. Ayo, kita berangkat, kami sudah siap!!sahut Rock. Kendaraan itu pun melaju sangat cepat, Flyers yang mengemudi kendaraannya. Flyers menjelaskan Untuk mencapai tujuan kita ke hutan ini, kita harus melewati tiga kota, jaraknya lumayan jauh, dan setelah kita mencapai ke kota ketiga, yaitu kota Ainodeth, kita akan menginap sambil mengisi bahan bakar dulu. Yah, tapi apa bisa kita mampir sebentar di kota Muller Poke, untuk membeli bahan makanan?tanya Cathy. Gimana, Rock?tanya Myers, tapi Rock terlihat tidur nyenyak zzzzzzz", hah??

Dua jam tiga jam, Flyers berhenti sebentar, Rock kelihatan ingin cepat-cepat kencing (Void), lalu mereka memberhentikan mobilnya. Fiuuh …akhirnya, aku hampir kencing di celana!!!ujar Rock sambil bersiul.Ketika Rock sudah selesai kencing , tiba-tiba terdengar suara aneh dari binatang, di luar perbatasan memang banyak hewan buas berkeliaran, yang sengaja dilepaskan oleh seorang evil jenius bernama Prof Feelgood, sebelum dia bergabung dengan kerajaan heroine. Feelgood sering melakukan experiment jahat dengan menciptakan hewan-hewan buas humanoid campur darah manusia. Binatang ini adalah Jan Beer, mahluk berbentuk badan beruang kepala manusia bermata satu. Keren, warming up!! Rock berteriak.

Rock, ingin menjajal senjata barunya.Jan Beer itu, ingin menerkam duluan, tapi Rock dengan cepat berkelit menghindar, dan dengan kecepatan luar biasa, Rock menyilangkan kedua bilah pedangnya, dan kedua belah pedangnya bersinar mengeluarkan energi biru, ini adalah jurus andalan Rock, yang diberi nama Cross-Light Blues. Jreeess…tak lama kemudian Jan Beer pun terjatuh mati tergeletak. Memang untuk menghadapi hewan humanoid, to kill or to be killed. Yeah, piece of cake!!ujar Rock pelan. Awas, ada satu lagi berada di belakang punggungmu, Rock!! Lalu, terdengar suara angin tembakan menembus kepala Jan Beer kedua,

Jan Beer yang kedua, mencoba menyergap Rock dari belakang. Flyers pun meniupkan asap dari pistolnya. "Ayo, kita lanjutkan perjalanan kita!! Rock berteriak.

Chapter 4

Kota pertama mereka singgah adalah kota Smoke Eyes, mereka bertiga mampir ke sebuah cavern terkenal di kota itu. Di Cavern itu, mereka bertiga memesan beeru, minuman yang memiliki kadar alkohol rendah. Banyak mahluk hidup minum dan berkumpul di cavern itu. Saat mereka sedang minum minuman mereka, terdengar suara gaduh di cavern itu. Hey…bocah, apakah kau ingin mencari masalah dengan kami? Pemuda itu tidak menjawab dan pemuda itu tiba-tiba berteriak I’m not dead yet!!! Orang-orang raksasa ini berasal dari grup raksasa bernama Teroor Giant, sekumpulan raksasa yang mempunyai tubuh setinggi dua meter, yang mempunyai ciri khas berjenggot lebat hitam di dagu, mereka sebagai mercenary, sering melakukan pekerjaan menteror orang-orang sebagai mercenary di berbagai kota, sesuai dengan nama grup mereka. Pemuda berambut panjang medium keriting ikal lebat berwarna hitam/waved haircut itu, sudah dikepung oleh empat raksasa itu, seorang raksasa mendengus dengan bengis.

Bukankah kamu sudah mati saat kamu tidur, aku yakin kau sudah mati setelah aku menembak jantung di dalam tubuhmu?? Bukankah ini suatu keajaiban?? Kamu gak tahu karunia His Majesty? Jawab pemuda itu dengan geram. Lalu pemuda itu mengangkat satu tangannya ke atas, dan tangan pemuda itu dengan cepat mengeluarkan kobaran api yang sangat panas. Blaasssss, begitu bunyi suara api tersebut, lalu terjadi ledakan api, yang membuat tubuh raksasa-raksasa itu terpental dan keadaan menjadi panik, yang membuat para pengunjung bar berlari menyelamatkan diri ke luar, namun Rock dan Flyers hanya bersikap tenang, sambil menikmati minuman mereka. Cathy yang tidak terbiasa dengan keadaan seperti ini berkata Hey, kalian, ayo kita keluar!!

Terdengar suara teriakan pemuda itu lagi Terima ini!! Lalu, pemuda itu sambil mengulurkan lima jari tangan kanannya ke arah depan, mengeluarkan empat cahaya api dari jari-jari, seperti laser berpencar, menembus ke jantung dari empat raksasa, Pemuda itu berkata pelan Justice Fire. Empat raksasa itu merasa kesakitan sambil memegang jantungnya masing-masing. Pemuda itu berkata lagi "Kalian tidak akan mati tapi kalian akan merasakan jantung milik kalian terbakar setiap hari selama 7 jam!!

Haa…ha,,.hey, brengsek, apakah kau mau mati untuk kedua kali yah?? Seorang raksasa tiba-tiba masuk, dia adalah Muhm Maryn, rangking nomor empat dari klan Teroor Giant. Pemuda itu hanya memandang dengan mata marah. Rasakan ini!!! Pukulan raksasa (terror pansy), kepalan tangan yang sangat besar mengenai tubuh pemuda itu, sehingga pemuda itu terpental, rupanya pemuda itu berhasil menangkis serangan raksasa itu, dengan menggabungkan kedua lengan tangannya di depan tubuh. Raksasa itu bernafsu ingin membunuh pemuda itu, dengan mencabut pedang panjang bergigi seperti mata gergaji, tiba-tiba terdengar suara keras dari seseorang Enough!! Light Blue Kicks!!!! Sebuah tendangan mendarat tepat dahi si raksasa. Flyer menutup dahinya sambil berkomentar ah dia selalu punya kebiasaan buruk, selalu ikut campur masalah orang lain!! Lalu, Flyer mencabut pistolnya dan menembak bagian perut dari si raksasa, duarr… White Blanks. Si raksasa itu pun terjatuh sekarat, Muhm Maryn terlihat bergetar kejang-kejang. Ayo, kita pergi dari sini!!sahut Rock, sambil menarik tangan pemuda api itu, pemuda api itu ditarik dengan wajah bingung. pikirnya siapa ini orang-orang ini?? Terdengar suara patroli keamanan kota itu. Namun keempat orang itu sudah

Anda telah mencapai akhir pratinjau ini. Daftar untuk membaca lebih lanjut!
Halaman 1 dari 1

Ulasan

Pendapat orang tentang All Heroes Let's Go, Guys!

0
0 peringkat / 0 Ulasan
Apa pendapat Anda?
Penilaian: 0 dari 5 bintang

Ulasan pembaca