Kisah Hikayat Siti Masyitoh (Mashitah) Muslimah Saleh Yang Gugur Demi Keimanan Kepada Allah SWT

Tindakan Buku

Mulai Membaca

Informasi Buku

Kisah Hikayat Siti Masyitoh (Mashitah) Muslimah Saleh Yang Gugur Demi Keimanan Kepada Allah SWT

Nilai:
Nilai: 0 dari 5 bintang0/5 ( penilaian)
Panjangnya: 21 halaman7 menit

Deskripsi

Ketika Rasulullah SAW berisra mi’raj tercium aroma sangat harum. Penasaran, Nabi Muhammad SAW bertanya kepada Malaikat Jibril, “Harum apakah itu wahai Jibril?’’ Malaikat Jibril menjawab, itu adalah wangi dari kubur an seorang perempuan shalihah bernama Siti Masyitoh (Mashitah) dan anak-anaknya. Kisah perempuan yang memegang teguh kebenaran dan ke imanan kepada Allah SWT ini diriwayatkan dalam hadis Ibnu Abbas.

Siapa Siti Masyitoh (Mashitah), perempuan shalehah yang dimaksud Malaikat Jibril? Ia hidup di zaman Firaun, si raja kejam yang menganggap diri nya sebagai tuhan. Di sekitar Firaun ternyata ada beberapa orang dekat yang diam-diam beriman kepada Allah dan Nabi Musa AS. Mereka mengikuti tuntunan Kitab Taurat.

Orang-orang terdekat itu adalah Siti Aisyiah, yaitu istri dari Firaun, dan Siti Masyitoh yang mengurus anak Firaun. Seorang lagi bernama Hazaqil. Ia adalah pembuat peti, tempat Musa balita ditaruh untuk kemudian dihanyutkan di sungai.

Baca Selengkapnya