Temukan buku favorit Anda berikutnya

Jadilah anggota hari ini dan baca gratis selama 30 hari
Kembali Kepada Injil Air Dan Roh

Kembali Kepada Injil Air Dan Roh

Baca pratinjau

Kembali Kepada Injil Air Dan Roh

Panjangnya:
344 pages
4 hours
Penerbit:
Dirilis:
Dec 20, 2018
Format:
Buku

Deskripsi

Saya yakin bahwa keaslian menjadi bagian yang memberikan nilai yang sebenarnya dari buku-buku non fiksi. Buku-buku Rev.Jong sepenuhnya asli. Semuanya merupakan buku-buku yang pertama di jaman kita yang membeberkan rahasia baptisan Jahshua oleh Yohanes Pembaptis. Pada dua abad pertama dari Gereja Mula-Mula tidak ada peringatan Hari Natal. Orang-orang Kristen Gereja Mula-Mula hanya memperingati tanggal 6 Januari sebagai Hari Pembaptisan Jahshua di Sungai Yordan oleh Yohanes Pembaptis. Mengapa mereka memberikan penekanan yang begitu besar kepada baptisan Jahshua di dalam kepercayaan mereka? Buku-buku Rev. Paul Jong memberikan jawaban yang benar untuk pertanyaan ini. Dan jawaban itu merupakan kunci kepada Kekristenan menurut Tradisi Kerasulan. Tema yang paling utama dari judul-judul yang dibahasnya sepenuhnya mengenai rahasia baptisan Jahshua dan Injil air dan Roh (Yohanes 3:5). Hal itu bukanlah sekedar issu sampingan dari Kekristenan tetapi inti yang perlu diperhatikan oleh semua orang Kristen. Judul-judul yang dibahasnya 100% Alkitabiah dan masuk akal, tetapi semuanya akan menggerakkan orang-orang Kristen nominal kepada sebuah sensasi yang luar biasa tentang Injil air dan Roh. Berita di dalam buku ini akan menjadi alat penghalang masuknya kesalahan bagi para pencari kebenaran Alkitab.

Penerbit:
Dirilis:
Dec 20, 2018
Format:
Buku

Tentang penulis


Terkait dengan Kembali Kepada Injil Air Dan Roh

Pratinjau Buku

Kembali Kepada Injil Air Dan Roh - Paul C. Jong

>

KHOTBAH 1

Makna Injil Asli Tentang

Dilahirkan Kembali

Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus (Galatia 3:27).

Makna Injil Asli Tentang

Dilahirkan Kembali

< Yohanes 3:1-6 >

Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi. Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorang pun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya. Yesus menjawab, kataNya: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah. Kata Nikodemus kepadaNya: Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi? Jawab Yesus: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.

APAKAH MAKNA DILAHIRKAN KEMBALI MENURUT ALKITAB?

Di dalam dunia ini, ada banyak orang yang ingin dilahirkan kembali dengan percaya kepada Yesus. Tetapi saya mau menjelaskan kepada anda bahwa dilahirkan kembali tidaklah menurut kehendak kita, dengan kata lain, hal itu tidak bisa kita peroleh melalui usaha kita.

Apakah dilahirkan kembali

berhubungan dengan perasaan

dan perubahan fisik?

Tidak. Dilahirkan kembali berhubungan

dengan perubahan rohani. Hal itu menjadi

cara orang berdosa dilahirkan kembali

sebagai orang tidak berdosa.

Kebanyakan orang Kristen memiliki kesalahpahaman ini. Mereka percaya bahwa mereka pasti sudah dilahirkan kembali karena mereka sudah membangun banyak gereja baru, beberapa lagi karena mereka sudah mengabdikan diri dalam memberitakan Kristus sebagai misionaris di antara orang-orang yang belum terjangkau di daerah pedalaman, ada yang karena mereka tidak menikah dan memakai seluruh tenaga mereka untuk melakukan apa yang mereka yakini sebagai pekerjaan Allah.

Dan bukan hanya itu saja. Ada juga orang-orang yang menyumbangkan uang dalam jumlah besar kepada gereja mereka, atau mungkin mereka mengepel lantai gereja setiap hari. Kesimpulannya, mereka mengorbankan waktu dan milik mereka bagi gereja. Dan mereka percaya bahwa semua usaha itu akan membuat mereka layak menerima mahkota kehidupan. Mereka berharap bahwa Allah akan menerima upaya mereka dan mengijinkan mereka untuk dilahirkan kembali.

Intinya adalah bahwa ada banyak orang yang rela berkorban untuk bisa dilahirkan kembali. Orang-orang yang demikian bisa ditemukan dimana saja. Mereka bekerja keras, dan berharap bahwa suatu hari nanti Allah akan memberkati mereka dan mengijinkan mereka untuk dilahirkan kembali. Mereka bisa ditemukan di perkumpulan-perkumpulan doa, seminari-seminari, dan sanatorium-sanatorium. Tetapi sayangnya mereka tidak mengenal kebenaran tentang dilahirkan kembali.

Mereka semua berpikir dalam kerangka perbuatan mereka, Kalau saya melakukan hal ini secara sempurna, saya akan dilahirkan kembali. Karena itu mereka berusaha sekuat tenaga untuk menjadikan upaya mereka di dalam perbuatan mereka, dan percaya bahwa mereka sedang membangun dasar yang diperlukan untuk bisa dilahirkan kembali, dan berpikir, Saya, juga, akan dilahirkan kembali di suatu saat, seperti Rev. Wesley. Dan ketika membaca Yohanes 3:8 , mereka menafsirkan ayat itu dan mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang bisa mengatakan dari mana asalnya berkat dilahirkan kembali dan ke mana berkat itu akan pergi.

Karena itu mereka hanya bisa bekerja keras dengan harapan bahwa Yesus akan mengijinkan supaya mereka dilahirkan kembali di suatu hari nanti. Ada banyak yang berpikir, Kalau aku selalu berusaha seperti ini, Yesus akan mengijinkan saya untuk dilahirkan kembali di suatu hari. Saya akan dilahirkan kembali bahkan tanpa menyadarinya. Di suatu pagi nanti saya akan bangun dan sudah dilahirkan kembali serta memiliki keyakinan bahwa saya ditentukan untuk masuk surga. Oh, betapa tidak ada buahnya pengharapan dan iman yang demikian!

Kita tidak akan pernah bisa dilahirkan kembali dengan cara demikian! Kita tidak akan pernah dilahirkan kembali hanya dengan menjauhi minuman keras dan rokok, atau dengan kerajinan menghadiri gereja. Seperti yang dikatakan Yesus, kita harus, dilahirkan kembali dari air dan Roh untuk bisa masuk ke dalam kerajaan Allah. Dan air dan Roh adalah satu-satunya syarat dari Allah untuk dilahirkan kembali.

Kecuali kalau seseorang dilahirkan kembali dari air dan Roh, semua upayanya untuk menjadi orang benar di hadapan Yesus adalah sia-sia. Seseorang tidak bisa dilahirkan kembali dengan korban, sumbangan, atau ibadahnya. Mungkin ia berpikir bahwa karena hanya Allah yang tahu siapa yang dilahirkan kembali, ia juga tidak tahu apakah dirinya sudah dilahirkan kembali atau belum.

Mungkin pikiran yang demikian menyenangkan bagi dia, tetapi kelahiran kembali tidak bisa disembunyikan di bawah meja. Ia pasti akan bisa mengetahuinya, dan orang-orang yang ada di sekitarnya juga akan merasakannya.

Mungkin kita tidak akan merasakannya secara fisik, tetapi kita pasti akan merasakannya dengan jelas secara rohani. Orang-orang yang sungguh-sungguh dilahirkan kembali adalah orang-orang yang percaya yang dilahirkan sekali lagi melalui firman Allah, firman air, darah, dan Roh. Tetapi orang-orang yang tidak dilahirkan kembali tidak akan memahaminya seperti Nikodemus juga tidak memahaminya.

Karena itu kita harus mendengarkan firman kebenaran, penebusan melalui baptisan dan darah Yesus. Ketika kita mendengar dan memahami firman Allah kita bisa menemukan kebenaran yang ada di dalamnya. Karena itu sangat penting bagi kita untuk membuka pikiran kita dan mendengarkan secara seksama.

"Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh" (Yohanes 3:8).

Ketika seseorang yang belum dilahirkan kembali membaca bagian ini, ia akan berpikir, Ah! Yesus mengatakan bahwa saya tidak tahu kapan saya dilahirkan kembali. Tidak ada seorang pun yang tahu! Dan pemikiran itu menyenangkannya. Tetapi hal itu tidak benar. Kita mungkin saja tidak tahu dari mana datangnya angin atau ke mana perginya, tetapi Allah tahu segala sesuatu.

Bahkan di antara orang-orang yang dilahirkan kembali, ada beberapa yang semula tidak menyadarinya. Ini bisa dipahami. Tetapi di dalam hati orang yang demikian, ada berita: firman penebusan melalui baptisan dan darah Yesus.

Inilah kesaksian tentang dilahirkan kembali. Orang yang mendengarkan Injil dan menyadari, Oh, sekarang saya tidak memiliki dosa. Kemudian, saya diselamatkan dan dilahirkan kembali. Ketika ia percaya dan mentaati Injil air dan Roh di dalam hatinya, ia menjadi orang benar, anak Allah.

Mungkin ada orang yang bertanya, Sudahkah anda dilahirkan kembali? dan ia menjawab, Belum. Kemudian, sudahkah anda diselamatkan? Ya, saya percaya bahwa saya sudah diselamatkan. Tetapi kalau demikian ia membuat pernyataan yang saling bertentangan, bukan? Ia mengatakan hal itu karena ia berpikir bahwa kalau seseorang dilahirkan kembali, ia harus berubah juga secara dagingnya.

Orang-orang yang demikian beranggapan bahwa dilahirkan kembali adalah sesuatu yang menyerupai perubahan yang radikal di dalam gaya hidupnya. Tetapi yang sebenarnya adalah bahwa mereka tidak memahami injil dilahirkan kembali dari air dan Roh.

Ada banyak orang-orang yang tidak memahami makna dari dilahirkan kembali. Itu sangat memprihatinkan sekali. Itu bukan hanya untuk orang-orang awam, tetapi banyak pemimpin gereja yang bekerja di dalam pemahaman yang keliru demikian. Hati dari orang-orang yang dilahirkan kembali sangat berduka karena orang-orang yang demikian.

Kalau kita merasakan demikian, betapa lebih lagi hal itu mendukakan Yesus Allah kita yang ada di surga? Mari kita dilahirkan kembali dengan percaya kepada Injil dilahirkan kembali dari baptisan Yesus dan darahNya di Kayu Salib.

Dilahirkan kembali dan diselamatkan adalah hal yang sama. Tetapi banyak yang tidak memahami kebenaran ini. Dilahirkan kembali berarti bahwa dosa-dosa seseorang yang ada di dalam hatinya dibasuhkan melalui percaya kepada Injil air dan Roh. Hal itu berarti menjadi benar melalui iman di dalam baptisan Yesus dan pengorbanan-Nya di Kayu Salib.

Sebelum dilahirkan kembali, manusia berdosa, tetapi setelahnya, ia sepenuhnya tanpa dosa sebagai manusia baru. Ia sudah menjadi anak Allah dengan percaya kepada Injil keselamatan.

Dilahirkan kembali berarti mengenakan jubah baptisan Yesus, mati di Kayu Salib dengan Yesus, dan dibangkitkan dengan Dia. Itu berarti bahwa manusia menjadi orang benar melalui firman baptisan dan Kayu Salib Yesus.

Ketika seseorang dilahirkan dari rahim ibunya, ia adalah orang berdosa. Tetapi setelah ia mendengar Injil yang sejati tentang dilahirkan kembali dari air dan Roh, ia dilahirkan kembali dan menjadi orang benar.

Dalam penampilan luar ia nampak tidak berubah, tetapi ia dilahirkan kembali di bagian dalam, yaitu di dalam rohnya. Inilah arti dari dilahirkan kembali. Tetapi hanya sedikit saja yang memahami kebenaran ini; bahkan satu dalam sepuluh ribu saja tidak. Setujukah anda bahwa hanya sedikit saja orang yang memahami makna yang sesungguhnya dari dilahirkan kembali?

Orang-orang yang percaya kepada Injil air dan Roh dan dilahirkan kembali bisa membedakan antara orang-orang yang dilahirkan kembali dengan orang-orang Kristen pada umumnya.

YESUS YANG MENGATUR ANGIN

Siapa yang tahu orang

yang diselamatkan?

Hanya orang yang

dilahirkan kembali.

"Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh." Yesus berbicara mengenai orang-orang yang tidak dilahirkan kembali. Orang-orang yang dilahirkan kembali mengerti tentang dilahirkan kembali, tetapi Nikodemus tidak. Allah mengetahui siapa yang dilahirkan kembali, dan orang-orang yang dilahirkan kembali sendiri juga mengetahuinya.

Tetapi orang-orang yang tidak dilahirkan kembali tidak mengetahui bagaimana seseorang bisa dilahirkan kembali sama seperti mereka tidak tahu dari mana datangnya angin dan ke mana perginya.

Bisakah anda memahami hal ini? Siapa yang menggerakkan angin? Allah. Siapa yang menciptakan angin? Allah di surga. Siapa yang mengendalikan iklim di bumi, mengalirkan angin dan air? Dan siapa yang meletakkan nafas kehidupan ke dalam semua makhluk hidup? Dengan kata lain, siapa yang menciptakan semua kehidupan di dunia ini dan membuatnya berkembang? Tidak ada yang lain kecuali Yesus Kristus. Dan Yesus adalah Allah.

Ketika kita tidak mengenal Injil air, darah dan Roh, kita tidak bisa dilahirkan kembali dan tidak bisa mengajar orang lain akan perkara rohani, juga. Yesus mengatakan kepada kita bahwa kecuali kalau seseorang dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak bisa dilahirkan kembali.

Kita harus percaya kepada Injil air dan Roh, Injil yang berkuasa untuk membuat kita dilahirkan kembali. Roh Kudus masuk dan berdiam di dalam pikiran orang-orang yang percaya kepada Injil air dan Roh.

Yesus Kristus dibaptiskan untuk menghapuskan segala dosa manusia, dan Ia mencurahkan darahNya di Kayu Salib untuk membayar hutang dosa itu. Ia sudah menggenapkan keselamatan dilahirkan kembali di dalam hati semua manusia. Ketika kita percaya kepada Injil ini, Roh Kudus masuk ke dalam jiwa kita. Inilah keselamatan dilahirkan kembali. Ketika kita percaya kepada pembasukan segala dosa melalui baptisan Yesus dan darahNya, kita sungguh-sungguh dilahirkan kembali.

Di dalam Kejadian 1:2 dituliskan, Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air Tertulis di sini bahwa Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air. Roh Allah bergerak di luar permukaan bumi.

Itu berarti bahwa Roh Kudus tidak bisa masuk ke dalam hati orang-orang berdosa. Hati seseorang yang tidak dilahirkan kembali ada dalam keadaan kacau balau, dipenuhi dengan kegelapan dosa. Karena itu Roh Allah tidak bisa berdiam di dalam hatinya.

Allah menetapkan terang InjilNya untuk menerangi hati orang-orang berdosa. Allah mengatakan, Jadilah terang, dan kemudian terang itu jadi. Sesudah itu, dan hanya sesudah itu, Roh Allah bisa berdiam di dalam hati manusia.

Karena itu, di dalam hati orang-orang yang dilahirkan kembali, mereka yang percaya kepada Injil air dan Roh, berdiam Roh Allah. Itulah arti dari keberadaan mereka yang dilahirkan kembali. Mereka dilahirkan kembali di dalam hati mereka karena mereka mendengar kepada firman keselamatan air dan Roh dan percaya kepada firman itu!

Bagaimana seseorang bisa dilahirkan kembali? Yesus sudah menjelaskan kepada Nikodemus, orang Farisi itu, dengan mengatakan, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah. Nikodemus mengatakan, Bagaimana kita bisa dilahirkan kembali dari air dan Roh? Bisakah kita masuk kembali ke dalam rahim ibu dan kemudian dilahirkan kembali? Tentu saja, ia mengartikannya secara literal dan tidak bisa memahami bagaimana seorang manusia bisa dilahirkan kembali.

Dan Yesus mengatakan kepadanya, Engkau seorang pengajar, dan engkau tidak mengerti apa maksudnya? Yesus mengatakan kepadanya bahwa kalau seseorang tidak dilahirkan kembali dari air dan Roh, ia tidak bisa masuk ke dalam Kerajaan Surga atau bahkan melihatnya. Yesus mengatakan kepada Nikodemus tentang kebenaran dilahirkan kembali.

Benar sekali bahwa ada banyak orang yang percaya kepada Yesus tanpa dilahirkan kembali. Kebanyakan orang Kristen seperti Nikodemus yang tidak sungguh-sungguh dilahirkan kembali.

Nikodemus adalah seorang pemimpin rohani bangsa Israel pada masa itu, sama dengan pemimpin gereja di jaman sekarang ini. Di dalam istilah modern, ia bisa disamakan dengan anggota mahkamah agama. Dalam standar kehidupan keagamaan ia adalah seorang guru, seorang rabbi orang Yahudi. Ia juga seorang ahli yang disegani.

Di Israel pada jaman itu, tidak ada lembaga yang bisa disamakan dengan sekolah jaman sekarang, sehingga orang-orang akan pergi ke Bait Allah atau sinagog untuk belajar di bawah bimbingan orang terpelajar. Mereka adalah para pengajar bangsa itu. Sama seperti jaman ini, ada juga banyak guru-guru palsu juga. Dan mereka mengajar orang lain tanpa dirinya dilahirkan kembali.

Di jaman ini banyak juga pemimpin agama, pejabat gereja, pengajar-pengajar, penatua-penatua dan diakon-diakon, yang belum dilahirkan kembali. Seperti Nikodemus, mereka tidak mengenal kebenaran tentang dilahirkan kembali. Banyak yang bahkan berpikir bahwa mereka harus masuk ke dalam rahim ibunya lagi supaya bisa dilahirkan kembali. Mereka tahu bahwa mereka harus dilahirkan kembali, tetapi mereka tidak tahu caranya.

Dan karena ketidaktahuan mereka, seperti orang buta meraba gajah untuk memahaminya melalui tangannya, pengajaran mereka hanya didasari oleh perasaan dan pengalaman pribadi semata. Mereka mengajarkan nilai-nilai duniawi di dalam gereja. Dan karena itu, banyak orang yang setia terhalang untuk dilahirkan kembali.

Dilahirkan kembali tidak ada hubungannya dengan perbuatan baik kita. Kita dilahirkan kembali melalui percaya kepada firman air, darah dan Roh yang diberikan Allah kepada kita. Injil Allah inilah yang mengubahkan kita dari orang berdosa menjadi orang benar.

Yesus mengucapkan kata-kata ini, Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi? Dan memang, orang-orang tidak percaya ketika Yesus menjelaskan kepada mereka bahwa kebenaran penghapusan dosa sudah digenapkan melalui baptisanNya. Apa yang tidak mereka percayai? Mereka tidak percaya bahwa penebusan mereka menjadi mungkin karena baptisan Yesus dan kematianNya di Kayu Salib. Inilah yang dimaksudkanNya ketika Ia berkata bahwa orang-orang tidak akan percaya kepadaNya kalau Ia berbicara kepada mereka tentang hal-hal sorgawi.

Untuk membasuh kita dari segala dosa kita, Yesus dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis dan mati di Kayu Salib, dan kemudian dibangkitkan dari kematian untuk meratakan jalan untuk orang-orang berdosa supaya bisa dilahirkan kembali.

Karena itu Yesus menjelaskan kepada Nikodemus dengan mengutip dari Perjanjian Lama. Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia. Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:13-15). Seperti Musa meninggikan ular tembaga di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan untuk memungkinkan siapa saja yang percaya kepadaNya memiliki kehidupan yang kekal.

Apa yang dimaksudkan oleh Yesus ketika Ia mengatakan, Sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan? Ia mengutip satu bagian dari Perjanjian Lama untuk menggambarkan bagaimana baptisan dan darahNya akan membawa pengudusan bagi segala dosa manusia.

Bagi Yesus supaya Dia mati di Kayu Salib, supaya Dia diangkat, Dia harus terlebih dahulu menanggung segala dosa dunia dengan cara dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis. Karena Yesus tidak memiliki dosa, Ia tidak bisa disalibkan di Kayu Salib. Supaya Ia bisa disalibkan, Ia harus dibaptiskan oleh Yohanes Pembaptis dan dengan itu menanggung segala dosa manusia ke atas DiriNya.

Hanya dengan menanggung segala dosa kita dan membayar semuanya dengan darahNya, Ia bisa menyelamatkan semua orang berdosa dari kebinasaan. Yesus memberikan kepada kita keselamatan dari dilahirkan kembali oleh air dan Roh.

Karena itu semua orang yang percaya kepada Yesus sebagai Juruselamat mengenakan pakaian baptisanNya, mati dengan Dia, dan dilahirkan kembali dengan Dia. Kemudian, Nikodemus sampai kepada pemahaman akan hal ini.

SAMA SEPERTI ULAR DITINGGIKAN

Mengapa Yesus

disalibkan?

Karena Ia menanggung segala

dosa melalui baptisanNya.

Apa anda mengenal kisah tentang bagaimana Musa meninggikan ular tembaga di padang gurun? Kisah itu tertulis di dalam Bilangan pasal 21. Dikatakan di sana bahwa hati orang-orang Israrel menjadi sangat lemah setelah peristiwa Keluaran dari Mesir, yang membuat mereka berkata-kata menentang Allah dan Musa.

Sebagai akibatnya, Tuhan mengirimkan ular-ular berbisa ke antara orang-orang itu, yang masuk ke dalam kemah mereka dan menggigit serta membunuh mereka. Setelah mereka digigit, tubuh mereka membengkak dan banyak yang kemudian mati.

Ketika orang-orang itu mulai mati, Musa, pemimpin mereka, berdoa kepada Allah. Tuhan, selamatkanlah kami. Allah memerintahkan agar dia membuat tiruan ular berbisa itu dengan tembaga dan meletakkannya di atas sebuah tiang. Allah mengatakan bahwa siapa saja yang memandangnya akan hidup. Musa melakukan tepat seperti yang diperintahkan dan memberitahukan tentang firman Allah kepada seluruh bangsa itu.

Semua yang percaya kepada kepada perkataannya dan memandang kepada ular tembaga itu akan disembuhkan. Demikian juga, kita harus disembuhkan dari gigitan Iblis yang beracun. Orang-orang Israel mendengar kepada apa yang dikatakan Musa dan memandang kepada ular tembaga di atas tiang itu, dan karena itu mereka disembuhkan.

Wahyu yang ada di dalam ular tembaga di tiang itu adalah bahwa kebinasaan karena segala dosa manusia sudah ditanggungkan kepada Yesus Kristus melalui baptisan dan kematianNya di Kayu Salib. Ia menanggung semuanya itu untuk membayar upah dari dosa semua orang berdosa di dunia ini. Dengan ini, Ia menghentikan penghukuman bagi segala dosa kita.

Yesus Kristus datang ke dunia ini untuk menyelamatkan semua manusia, yang ditentukan untuk mati karena racun dari si ular, cobaan dari Iblis. Untuk membayar semua dosa kita, Ia harus dibaptiskan dan mati di Kayu Salib sebelum dibangkitkan untuk menyelamatkan orang-orang yang percaya kepadaNya.

Sama seperti orang-orang Israel di dalam Perjanjian Lama dilepaskan ketika mereka memandang kepada ular yang ada di tiang itu, saat ini orang-orang yang percaya kepada Yesus dan memiliki iman bahwa Ia membayar semua hutang dosa bagi kita melalui baptisan dan darahNya bisa diselamatkan dan dilahirkan kembali.

Yesus membayar lunas segala dosa dunia melalui baptisanNya oleh Yohanes Pembaptis di Sungai Yordan, kematianNya di Kayu Salib, dan kebangkitanNya dari kematian. Sekarang, semua orang yang percaya kepadaNya bisa mendapatkan berkat keselamatan melalui anugerahNya.

"Tidak ada seorang pun yang telah naik ke sorga, selain dari pada Dia yang telah turun dari sorga, yaitu Anak Manusia" (Yohanes 3:13). Sebagai kompensasi untuk dosa kita, Yesus dibaptiskan dan mencurahkan darahNya di Kayu Salib dan membuka pintu gerbang surga bagi kita. Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku kata Yesus di dalam Yohanes 14:6 .

Karena Yesus dibaptiskan dan disalibkan di Kayu Salib untuk membuka pintu gerbang surga bagi kita, semua yang percaya kepada keselamatan melaluiNya diselamatkan. Yesus sudah membayar bagi dosa-dosa kita, jadi siapa saja yang percaya kepada kebenaran air, darah dan Roh bisa masuk ke dalam Kerajaan Surga.

Yesus menyelamatkan kita dengan Injil air dan Roh. Dilahirkan kembali berasal dari kepemilikan atas iman kepada baptisan dan darah Yesus dan kepada kenyataan bahwa Ia adalah Allah.

"Dan sama seperti Musa meninggikan ular di padang gurun, demikian juga Anak Manusia harus ditinggikan" (Yohanes 3:14). Apa yang dimaksudkan ayat ini? Mengapa Yesus harus disalibkan? Apakah Ia melakukan dosa sama seperti kita? Apakah Ia tidak sempurna sama seperti kita? Tidak, Ia tidak demikian?

Kemudian, mengapa Ia harus disalibkan? Hal itu adalah untuk menyelamatkan kita dan menjadi kompensasi untuk segala dosa kita. Ia dibaptiskan dan disalibkan untuk menyelamatkan kita dari segala dosa kita.

Inilah kebenaran keselamatan, tentang dilahirkan kembali dari air dan Roh. Yesus memberikan kehidupan baru kepada semua orang yang percaya kepada baptisan dan kematianNya di Kayu Salib, yang adalah kompensasi bagi dosa-dosa kita.

MAKNA DARI AIR DAN ROH

Apakah makna dari air

dan Roh?

Air berarti baptisan Yesus dan

Roh berarti keberadanNya

sebagai Allah.

Alkitab menjelaskan bahwa ketika kita percaya kepada baptisan Yesus dan darahNya di Kayu Salib, kita harus dilahirkan kembali. Menjadi anak-anak Allah, yaitu dilahirkan kembali, diperoleh melalui firman Allah yang tertulis, Injil air, darah dan Roh yang adalah kompensasi bagi dosa-dosa kita.

Menurut Alkitab, air berarti baptisan Yesus (1 Petrus 3:21), dan Roh berarti bahwa Yesus adalah Allah. Dan inilah kebenaran dilahirkan kembali, bahwa Yesus datang ke dunia ini dalam rupa manusia untuk membayar bagi dosa-dosa kita melalui baptisan dan darahNya.

Ia menanggung segala dosa kita dan membayar upah dosa kita dengan mati di Kayu Salib. Dengan dibaptiskan dan mencurahkan darahNya di Kayu Salib, Ia menyelamatkan semua yang percaya kepadaNya.

Kita harus menyadari bahwa baptisan dan darah Yesus mewakili keselamatan kita dalam arti bahwa hal-hal itu yang menyelamatkan kita dari segala dosa kita. Hanya orang-orang yang sudah dilahirkan kembali dari air dan Roh yang bisa melihat dan masuk ke dalam Kerajaan Surga. Yesus menyelamatkan kita dengan air baptisanNya, darahNya dan Roh. Apakah anda percaya kepada hal ini?

Yesus adalah Imam Besar surgawi yang datang ke dunia ini untuk membayar dosa-dosa dunia. Ia dibaptiskan, mencurahkan darahNya di Kayu Salib dan dibangkitkan, dan dengan itu menjadi Juruselamat bagi semua yang percaya kepadaNya.

Yesus mengatakan di dalam Yohanes 10:7 , Akulah pintu ke domba-domba itu. Yesus berdiri di pintu gerbang surga. Siapa yang membuka pintu itu bagi kita? Yesus Kristus.

Ia memalingkan wajahNya dari orang-orang yang percaya kepadaNya tanpa mengenal kebenaran akan keselamatanNya. Ia tidak mengijinkan mereka yang tidak percaya kepada baptisan, darah dan RohNya untuk dilahirkan kembali. Ia memalingkan wajahNya dari semua orang yang tidak percaya kepada firmanNya yang tertulis, yang menolak untuk menerima kekudusanNya, dan yang tidak mau mengakui Dia sebagai Allah.

Siapa saja yang menolak untuk percaya kepada kebenaran yang tertulis bahwa Ia datang ke dunia ini dalam daging, dibaptiskan, dan mati di Kayu Salib untuk menjadi kompensasi bagi segala dosa dunia, atau bahwa Ia mati di Kayu Salib untuk menerima penghakiman

Anda telah mencapai akhir pratinjau ini. Daftar untuk membaca lebih lanjut!
Halaman 1 dari 1

Ulasan

Pendapat orang tentang Kembali Kepada Injil Air Dan Roh

0
0 peringkat / 0 Ulasan
Apa pendapat Anda?
Penilaian: 0 dari 5 bintang

Ulasan pembaca