Anda di halaman 1dari 19

EVAPORASI

Difinisi
Faktor-faktor yang mempengaruhi kecepatan
evaporasi
Pengukuran evaporasi
Pendekatan evaporasi
Pendugaan evaporasi

Evaporasi merupakan peristiwa perubahan
air menjadi uap air yang bergerak dari
permukaan tanah ke udara. Perubahan wujud
ini memerlukan energi sebesar 585 kalori
untuk setiap gram air (Subramanya, 1985).
Difinisi
Linsley (1982), perubahan evaporasi akan
mempengaruhi perubahan kandungan air atau
neraca air suatu daerah aliran sungai, dan
evaporasi ini merupakan faktor kehilangan air
dalam neraca air. Oleh karena itu perlu analisis
evaporasi dalam rangka menjaga keseimbangan
neraca air.
Subramanya, 1985
i) perbedaan tekanan uap air jenuh
dengan tekanan uap yang
sesungguhnya
ii) suhu udara dan air,
iii) kecepatan udara,
iv) tekanan atmosfer,
v) kualitas air,
vi) ketersediaan energi dalam yang
tersimpan dalam air
Faktor2 yang mempengaruhi Kecepatan Evaporasi
Pengukuran evaporasi dilakukan
dengan panci yang berbentuk bulat dan
segi-empat, sedangkan penempatan panci
evaporasi diletakkan di atas tanah,
ditenggelamkan dalam tanah, diapungkan
pada permukaan air bebas (danau, sungai
atau massa air lainnya)
Pengukuran evaporasi
Panci pengukur evaporasi tidak dapat menginter-
presentasikan secara pasti dari model bangunan
penampung atau saluran air, karena:
(a) kandungan energi dalam dari tempat permukaan air
bebas tidak sama dengan panci pengukur,
(b) perbedaan permukaan dari perlakuan lingkungan
terutama kecepatan angin, dan
(c) karakteristik pindah panas tidak sama ------> di atasi
dengan pemakaian koefisien panci (cp) (Subramanya,
1985)
E C E
panci p bebas air permukaan
=

Panci evaporasi yang sering digunakan (Sri
Harto, 1983)
(a) Panci Evaporasi Kelas A,
(b) Colorado Sunken Pan,
(c) US Bureau of Plant and Industry Sunken Pan,
(d) US Geological Survey Floating Pan.
Panci Kelas A, Cp = 0,6 s/d 0,8
Colorado Sunken Pan
Cp = 0,75 s/d 0,86
US Bureau of Plant and Industry Sunken Pan, merupakan
modifikasi dari Colorado Sunken Pan dengan diameter 6 feet
dan tinggi 3 feet, pemasangan sama dengan Colorado Sunken
Pan dengan Cp = 0,90 s/d 0,94

US Geological Survey Floating Pan, panci jenis terapung
pada permukaan bebas 900 mm x 450 mm dengan
ditunjang oleh drum mengapung dengan ukuran 4,24 m x 4,87
m dengan Cp = 0,80 (pemasangan sulit)
Pada dasarnya dalam proses
evaporasi terjadi adanya dua
mekanisme yaitu proses perpindahan
energi dan proses perpindahan
massa udara, pendekatan evaporasi
dilakukan dengan :
(1) neraca air,
(2) neraca energi,
(3) aerodinamika
Pendekatan neraca air dilakukan dengan analisis
neraca air dengan persamaan sebagai berikut:
E = (s1-s2) + I + P - O - Og
persamaan yang sederhana, tetapi dalam praktek
sukar menghasilkan data yang dapat dipercaya.
Pendekatan neraca energi merupakan perhitungan
energi yang dibutuhkan untuk evaporasi dari
perbedaan energi yang diterima dan dipantulkan
kembali (sumber energi berasal dari radiasi matahari)
Subramanya, 1985 dengan persamaan
Qn=Qc(1-r)-Qb+Qe+Qg+Qs+Qi
pemakaian metode ini cukup baik selama periode yang
pendek, kesalahan yang terjadi lebih kecil dari 5%
selama periode tujuh hari
Pendekatan aerodinamika
berdasarkan atas perpindahan massa
secara turbulen pada suatu lapisan batas
antara permukaan air dengan udara,
Linsleys (hukum Dalton) dengan
persamaan
E = (eo - ea)(a + bv)
Pendekatan ini cukup baik, tetapi
sangat dipengaruhi oleh perubahan
yang terjadi di atmosfer, terutama arah
dan kecepatan angin.
Pendugaan Evaporasi
Metode Penman merupakan suatu metode
pendugaan evaporasi dengan gabungan dua
pendekatan, yaitu pendekatan neraca energi
dan aerodinamika sebagai berikut:
o u
o u
+
+
=
a n
E Q
E
0
E0 = evaporasi potensial (mm/hari)
u = kemiringan antara tekanan uap air jenuh dengan suhu pada suhu rata2 udara
(mmHg/C) (Tabel 3.1)
Qn = radiasi netto (mm/hari) (hitung)
Ea = parameter yang dipengaruhi kecepatan angin dan perbedan kejenuhan tekanan
udara (hitumg)
o = konstanta phychrometric chart = 0,49 mmHg/C
u merupakan fungsi dari suhu (Tabel 3.1)
Tabel 3.1. Karakteristik Tekanan Uap Air Jenuh
Suhu Tekanan Uap
Air Jenuh (e
a
)
u Suhu Tekanan Uap
Air Jenuh (e
a
)
u
(mm Hg) (mm/C) (mm Hg) (mm/C)
0 4,5886 0,3349 23 21,0668 1,2743
1 4,9335 0,3570 24 22,3739 1,3433
2 5,3010 0,3802 25 23,7514 1,4154
22 19,8271 1,2084 45 72,0754 3,7391
Qn (radiasi netto) dihitung berdasarkan
persamaan pendekatan dengan beberapa
asumsi, diperoleh persamaan sebagai berikut :
Qn energi panas yg diterima oleh permukaan air (mm/hari)
Qa radiasi extraterrestrial di luar atmosfeer (mm/hari) (Lamp)
r albedo (Tabel 3.2)
n lama penyinaran nyata (jam) (data)
D lama penyinaran maksimum (jam) (Lamp)
konstanta Stefan-Boltzman = 2,01 x 10
-9
mm/hari
T suhu absolut (Kelvin) (data)
ea Tekanan Uap Air nyata (mmHg) (hitung)
( ) ( )
|
.
|

\
|
+
|
.
|

\
|
+ =
D
n
e T
D
n
r Q Q
a a n
90 , 0 10 , 0 92 , 0 56 , 0 48 , 0 20 , 0 1
4

( )
a w a
e e
u
E
|
.
|

\
|
+ =
160
1 35 , 0
2
Ea parameter yang merupakan fungsi kecepatan angin dan
perbedaan tekanan uap air
u2 kecepatan angin pada ketinggian 2 m (km/hari) (data)
ew tekanan uap air jenuh (mm Hg) (Tabel 3.1)
ea tekanan uap air nyata (mm Hg) (hitung)
Lama penyinaran nyata (jam) yang diukur dengan
shunshine Recorder Campbell Stokes
Kelembaban Udara Relatif, Rh = ea/ewx100%
Kecepatan Angin pada ketinggian 2 m (jika kecepatan
angin tidak pada ketinggian 2 m, maka dilakukan faktor
koreksi (Tata Nama Kimatologi)
Lokasi di bumi (lintang) dan bulan, untuk menentukan
extrateressial radiasi (Lamp.)
Suhu rata
2
udara. (data)
Metoda Penman memerlukan data
2
sebagai berikut:
Metode Penman ini dapat dipergunakan untuk evaporasi
dan evapotranspirasi. Perhitungan evaporasi memakai
albedo untuk permukaan air
Contoh Soal :
Stasiun PG. Semboro, Jember terletak 8
o
17 Lintang
Selatan pada tanggal 14 April 2006 menunjukkan
data sebagai berikut:
(a) suhu rata
2
26,5 C
(b) kelembaban Udara Relatif 80%
(c) kecepatan angin 55,8 km/hari
(d) lama penyinaran nyata 8,62 jam
(e) Panci Evaporasi kelas A 6,3 mm/hari
Bandingkan nilai evaporasi yang terjadi menurut
Metode Penman dan Panci Evaporasi Kelas A dan
simpulkan.
(1) Metode Penman
berdasarkan data PG. Semboro, Jember
terletak 8
o
17 Lintang Selatan cari
Qa (Lamp A1) = . . . mm/hari,
D (Lamp A2) = . . . jam, n/D = . . . , (hitung)
ew (Tabel 3.1) = . . . mm Hg , u (Tabel 3.1) = . . . mmHg/
o
C
,

T (suhu mutlak) = . . . + . . . Kelvin,
ea (berdasarkan RH) = . . . mm Hg,
Ea (persamaan) = . . . mm/hari
r (Tabel 3.2) = . . .
Qn (persamaan) = . . .
EO (persamaan) = . . . mm/hari
(2) Panci Evaporasi Kelas A
(cari Koefisien panci = . . . )
EO (persamaan) = . . . mm/hari
Bandingkan (1) dan (2) dan simpulkan