Anda di halaman 1dari 11

PENERAPAN ICT PADA KOMUNIKASI BISNIS DAN KUALIFIKASI SARJANA KOMUNIKASI PADA DUNIA KERJA

Nama : FX. Arief Poyuono Nim : 2010010362009 Email : komunikasisaja@gmail.com Mobile: 0811996229 DOSEN : Dr. ELVINARO ARDIANTO, M. Si.
Pendahuluan Dalam Era globalisasi ini menjadikan batas batas dunia menjadi kabur dan menghilangkan sekat sekat dalam manusia untuk berkomunikasi baik dalam komunikasi dalam dunia bisnis maupu social dengan demikian orang yang di dunia berbeda dapat berkomunikasi dengan cepat, selain tersedia banyak pilihan komunikasi. Komunikasi bisnis meliputi pengiriman dan penerimaan pesan pesan di antara orang, kelompok kecil, masyarakat atau dalam satu lingkungan atau lebih dengan tujuan untuk mempengaruhi perilaku dalam suatu organisasi. Perkembangan teknologi informasi telah berkembang luar biasa hebatnya baik dari sisi perangkat keras, perangkat lunak, atau sumber daya manusia yang mendayagunakannya. Saat ini kehidupan manusia mulai bergeser ke kehidupan komputasi persasif, suatu kehidupan yang meletakkan teknologi informasi sebagai bagian dari kehidupan manusia kapan dan dimana saja. Hal ini dapat diilihat dari perilaku manusia yang sudah mulai terbiasa dengan komputer, sudah mulai terbiasa dengan internet, dan sudah mulai merasakan bahwa sekumpulan kebutuhannya dapat dibantu oleh teknologi informasi. Tuntutan dalam era globalisasi Lingkungan bisnis yang sehat adalah merupakan modal dasar bagi perusahaan untuk berkembang dan mendapatkan manfaat dari pesatnya kemajuan dunia ICT ,dalam perusahaan yang melakukan bisnis yang sehat mencangkup kerangka bisnis yang transparan, terbuka dan kompetitif, aturan dan hukum yang independen dan pertaturan perusahanan yang transfaran serta mudah diakses oleh semua stake holder baik dalam tranksasksi nasioanl maupun internasional

Pengunaan Information and communication technologi (ICT ) dalam dunia bisnis dapat memberikan banyak manfaat di berbagai proses bisnis intra dan antar-perusahaan dan transaksi. ICT aplikasi meningkatkan informasi dan manajemen pengetahuan dalam perusahaan dan dapat mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan kecepatan dan keandalan transaksi untuk keperluan bisnis-ke-bisnis dan bisnis-ke-konsumen transaksi. Selain itu, ICT adalah alat efektif untuk meningkatkan eksternal komunikasi dan kualitas layanan bagi pelanggan yang mapan dan baru.

Sebelum kita membahas penerapan ICT, ada baiknya kita mengetahui makna ICT itu sendiri.Information Communications Technology (ICT) sekarang ini semakin sering kita dengar khususnya bagi induvidu yang mengikuti dan menggunakan perkembangan teknologi. Namun banyak orang yang belum mendalami apa sebenarnya ICT itu, hal ini ditambah lagi karena konsep, metode dan aplikasi yang terlibat dengan ICT terus berkembang setiap hari. Mempertimbangkan semua dengan menggunakan teknologi digital yang sudah ada untuk membantu individu, bisnis dan organisasi adalah cara yang baik untuk berpikir tentang ICT. Ada tiga kata yang harus kita pahami sebelumnya, yaitu: Information (informasi) : hasil dari data yang diolah dan menerangkan sesuatu serta berguna bagi yang mengetahuinya. Communications (komunikasi) : pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara 2 pihak atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami. Technology (teknologi) : kemampuan teknik yang berlandaskan pengetahuan ilmu eksakta yang berdasarkan proses teknis.

Dengan demikian ICT merupakan teknologi yang dapat diandalkan untuk memberikan layanan yang efektif dan efisien. A. Penerapan ICT Dalam Komunikasi di Dunia Bisnis

Teknologi ICT yang terlibat dalam komunikasi perusahaan cenderung kompleks. Namun kita tidak bisa hanya memahami ICT dari luar saja. Namun ada aspek komunikasi digital terutama berkaitan dengan jenis jaringan dan cara untuk melakukan koneksi ke internet. Jaringan yang biasa digunakan adalah Local Area Network (LAN). LAN menghubungkan sejumlah hardware( input dan output perangkat komputer serta proses yang terjadi). Tujuan LAN adalah untuk berbagi fasilitas hardware seperti printer atau scanner serta software aplikasi yang ada. Jenis jaringan ini tak ternilai di lingkungan kantor dimana rekan rekan harus memiliki akses ke data atau program umum.

Berikut ini jenis ICT dan media yang digunakan untuk menggunakan ICT Aplikasi Pengolah kata Spreadsheets Contoh Microsoft Word: Write letters, contoh: laporan Microsoft Excel; Analisa informasi keuangan; perhitungan;

menciptakan model-model peramalan, dll. Perangkat lunak basis data Presentation software Oracle, Microsoft SQL Server, Access; Mengelola data dalam berbagai bentuk, dari dasar daftar (misalnya pelanggan melalui kontak ke kompleks Misalnya Microsoft PowerPoint; membuat presentasi, baik secara langsung dengan menggunakan layar komputer atau proyektor data. Desktop publishing Misalnya Adobe Indesign, Quark Express, Microsoft Penerbit; memproduksi newsletter, majalah dan dokumen lainnya yang rumit. Graphics software Adobe Photoshop dan Illustrator, Macromedia Freehand dan Fireworks untuk membuat dan mengedit gambar seperti logo, gambar atau foto untuk DTP, situs web atau publikasi Accounting package Sage, Oracle; Kelola sebuah organisasi termasuk rekening pendapatan / penjualan, pembelian, rekening bank dll Berbagai sistem yang tersedia mulai dari dasar paket cocok untuk usaha kecil sampai canggih yang ditujukan untuk perusahaan-perusahaan multinasional. Computer Aided Design Computer Aided Design (CAD) adalah penggunaan komputer untuk membantu proses desain. ada program khusus untuk berbagai jenis desain: arsitektur, teknik, elektronik. Customer Relations Management (CRM) Software yang memungkinkan perusahaan untuk lebih memahami pelanggan mereka dengan mengumpulkan data dan analisis mereka

A1. ICT dalam Konteks yang Lebih Luas ICT selama ini mungkin sudah kita gunakan, tapi ada beberapa hal yang sepertinya harus kita pertimbangkan berhubungan dengan cara ICT digunakan dan dikelola dalam suatu organisasi :
3

The Nature of Information; hal ini meliputi topik seperti makna dan nilai informasi; bagaimana informasi dikendalikan; keterbatasan ICT dan pertimbangan hukum. Management of Information; hal ini mencakup bagaimana data diambil, diverivikasikan dan disimpan secara efektif untuk digunakan; pengolahan serta penyebaran informasi; menjaga supaya informasi aman; dan merancang jaringan untuk mencari informasi.

Information System Strategy; hal ini mempertimbangkan bagaimana ICT dapat digunakan dalam bisnis atau organisasi sebagai bagian dari pencapaian tujuan dan sasaran.

A2. Fungsi dan Kelebihan ICT Perkembangan ICT-pun membuat rangkaian teknologi ini memiliki fungsi yang terus berkembang, saat ini ICT dapat membantu kita untuk : Meningkatkan kinerja perusahaan atau organisasi Mengatur dan mengelola informasi dengan lebih mudah Memonitor keuangan dengan akurat Memperluas jangkauan berbisnis atau berorganisasi Berkomunikasi dengan cara online Menghemat biaya operasi perusahaan. Dll.

Berikut adalah beberapa kelebihan ICT yang dapat membantu operasional di perusahaan kita: Layanan yang lebih baik Memudahkan bagi setiap orang untuk berkomunikasi dengan baik dengan menggunakan e-mail, telepon, situs web, dll. Akses informasi yang lebih baik Membantu mengumpulkan, mengolah dan melaporkan informasi kinerja untuk membantu menjalankan organisasi dengan baik. Manajemen keuangan yang lebih baik Perangkat lunak akuntansi dapat mencatat pendapatan dan pengeluaran; serta membantu menangani pajak. Hal ini sangat membantu terutama bagi perusahaan raksasa yang akan

kesulitan melakukan pembukuan jika tidak ada ada ICT terutama perangkat lunak akuntansi. Komunikasi yang lebih baik dengan masyarakat Komputer dan internet dapat membantu untuk mengumpulkan, mengelola dan mempublikasikan informasi menggunanakan sarana telepon,web, dll. Adminitrasi yang lebih terkontrol Mengelola informasi dapat dilakukan dengan menggunakan file server. Adminitrasi yang lebih baik juga dapat dilakukan dengan cara menggunakan mail merge untuk menghemat waktu saat mengirim sejumlah dokumen serta antar pegawai bisa menghemat kertas, tinta printer, dll untuk mentransfer informasi.

B.

Penerapan ICT dalam Perusahaan

B1.Pemanfaatan ICT di Sektor Bisnis Bagi dunia bisnis, jaringan telekomunikasi awalnya digunakan seperti halnya jaringan listrik, distribusi air, dan jaringan utilitas lain. Ini merupakan sumber yang penting, tetapi dulu perusahaan memiliki pengaruh yang kecil. Perusahaan-perusahaan memiliki pilihan yang terbatas atas layanan yang diperoleh dari penyediaan layanan yang dikelola secara monopoli. Hari ini, para pengguna korporat meletakkan bersama keseluruhan jejaring di bawah kontrol mereka, memotong-pintas jaringan publik sebagian atau sepenuhnya. Deregulation dan teknologi digital baru telah mengizinkan perusahaan untuk secara sadar merancang dan mengoperasikan jaringan telekomunikasi internal dan privat untuk meningkatkan posisi kompetitif mereka. Apa yang dulunya merupakan biaya untuk menjalankan bisnis, sekarang menjadi sumber keuntungan kompetitif. Diperkirakan bahwa komunikasi terpadu akan berperan penting untuk memfasilitasi komunikasi di tempat kerja karena mengintegrasikan berbagai mode komunikasi dengan cara yang intuitif (Costello dkk. 2008). Komunikasi terpadu secara luas mendefinisikan lingkungan komunikasi yang terdiri dari berbagai teknologi komunikasi (misalnya email, telepon, pesan suara, pesan instan, video, konferensi Web, dan layanan pesan singkat). Teknologi ini dapat digunakan bersama-sama mulus dalam berbagai kombinasi. Diperkirakan bahwa pengeluaran seluruh dunia pada teknologi komunikasi terpadu mendekati $ 5 milyar pada 2007 dan diperkirakan bahwa pengeluaran tersebut akan tumbuh menjadi sekitar $ 17 miliar pada 2011 (IDC 2007).

The pervasiveness komunikasi terpadu menunjukkan bahwa anggota organisasi tidak hanya menggunakan TIK (Teknologi Informasi Komunikasi) tertentu seperti email atau pesan instan melainkan 5

itu menunjukkan bahwa anggota organisasi harus bergantung pada sumber daya yang berbeda yang disediakan oleh beragam TIK (misalnya email, pesan suara, dan pesan instan) untuk mendukung kegiatan mereka komunikasi organisasi mereka . Dengan demikian, meneliti sumber daya yang disediakan oleh beragam TIK yang umum tersedia adalah topik penelitian tepat waktu dan penting. Layanan ICT sekarang digunakan oleh semua sektor ekonomik, mulai dari pertambangan dan pertanian sampai layanan finansial, manufaktur dan kepariwisataan. Jaringan privat ini hadir di semua industri global, di mana perusahaan multinasional menjadi perusahaan jejaring. Para pengguna bisnis berskala besar memiliki kebutuhan akan sistem yang cost-effective, leluasa, aman, automated, terpadu dan terandalkan. Jika para penyedia layanan lokal tidak dapat memenuhi kebutuhan ini, dengan biaya yang masuk akal, perusahaan-perusahaan besar memiliki pilihan untuk mengembangkan sendiri jaringan privat. Perusahaan multinasional telah dapat mengkoordinasikan produksi dan marketing dengan sistem komunikasi berbasis satelit dengan kapabilitas video-conferencing, untuk tujuan mengkoordinasikan pengembangan produk dan disain manufaktur. Perusahaan-perusahaan kecil lebih terbatas kemampuannya untuk mengembangkan jejaring ICT sendiri ataupun untuk menyewa, karena besarnya biaya. Ini menjadi pilihan yang ekonomik hanya jika organisasi tersebut cukup besar untuk menimbulkan cukup trafik untuk menghasilkan penghematan. Oleh karena ini, perusahaan-perusahaan global merupakan pihak-pihak yang pertama yang mengadopsi ICT baru. Sektor-sektor yang sangat bergantung pada ICT mencakup, antara lain perusahaan-perusahaan layanan finansial. Pada ruang lingkup yang lebih luas, sebagai contoh pada lingkungan bisnis, kehadiran teknologi informasi mulai disadari dapat menghadirkan berbagai solusi yang dapat membantu proses bisnis yang ada. Departemen TI pada sebuah perusahaan mulai dibangun dan secara konstan diminta untuk mengembangkan suatu layanan, mengembangkan suatu sistem, dan mengoptimalkan efesiensi bisnis berbasis teknologi informasi. B2.Komunikasi Bisnis dengan Peranan Teknologi Informasi dan Komunikasi Komunikasi adalah suatu proses penyampaian dan penerimaan pesan atau informasi diantara dua orang atau lebih dengan harapan terjadinya pengaruh yang positif atau menimbulkan efek tertentu yang diharapkan. Komunikasi adalah persepsi dan apresiasi.

Ada lima komponen penting untuk diperhatikan dalam proses komunikasi, yaitu : Pengirim pesan (sender atau komunikator) Pesan yang dikirimkan (message) Bagaimana pesan tersebut disampaikan (delivery channel atau media) Penerima pesan (receiver atau komunikan); dan Umpan balik (feedback) atau effect 6

Untuk dapat mengembangkan kemampuan dalam berkomunikasi secara efektif, baik secara personal maupun professional paling tidak kita harus menguasai empat jenis keterampilan dasar dalam berkomunikasi, yaitu : menulis, membaca, berbicara; dan mendengar. Disadari ataupun tidak, setiap hari kita melakukan, paling tidak, satu dari keempat hal tersebut diatas dengan lingkungan kita. Seperti juga pernafasan, komunikasi sering dianggap sebagai suatu kejadian otomatis dan terjadi begitu saja, sehingga seringkali kita tidak memiliki kesadaran untuk melakukannya secara efektif. Aktivitas komunikasi adalah aktivitas rutin serta otomatis dilakukan, sehingga kita tidak pernah mempelajarinya secara khusus, seperti bagaimana menulis ataupun membaca secara cepat dan efektif ataupun berbicara secara efektif serta menjadi pendengar yang baik. Menurut Stephen Covey, komunikasi merupakan keterampilan yang penting dalam hidup manusia. Unsur yang paling penting dalam berkomunikasi adalah bukan sekedar apa yang kita tulis atau yang kita katakan, tetapi karakter kita dan bagaimana kita menyampaikan pesan kepada penerima pesan. Penerima pesan tidak hanya sekedar mendengar kalimat yang disampaikan tetapi juga membaca dan menilai sikap kita. Jadi syarat utama dalam komunikasi yang efektif adalah karakter kokoh yang dibangun dari fondasi etika serta integritas pribadi yang kuat. Tidak peduli seberapa berbakatnya seseorang, betapapun unggulnya sebuah tim atau seberapapun kuatnya kasus hukum, keberhasilan tidak akan diperoleh tanpa penguasaan keterampilan komunikasi yang efektif. Keterampilan melakukan komunikasi yang efektif akan berperan besar dalam mendukung pencapaian tujuan dari seluruh aktivitas. Untuk dapat melakukan komunikasi yang efektif, maka kemampuan untuk mengirimkan pesan atau informasi yang baik, kemampuan untuk menjadi pendengar yang baik, serta keterampilan menggunakan berbagai media atau alat audio visual merupakan bagian yang sangat penting. Pergerakan bisnis yang semakin cepat menuntut komunikasi (suara, data dan informasi) yang lebih lebih cepat guna mempertahankan pelanggan, pemasok, dan bahkan, dalam menghadapi persaingan. Persaingan yang keras dalam dunia bisnis tentunya sangat membutuhkan suatu perusahaan yang dapat menangani akan hal itu diberbagai situasi yang menantang. Semua bisnis tentunya juga membutuhkan semua informasi yang sangat aktual, cepat dan dapat dipercaya, yang mana bisa semua permasalahan tersebut hanya bisa diselesaikan melalui ICT . B3.Penerapan ICT dalam Karakteristik komunikasi bisnis Sesuai kebutuhan konsumen Untuk melakukan komunikasi antara perusahaan dengan konsumen dunia usaha dituntut untuk meyesuaikan dengan kebutuhan konsusmen dengan menerapkan ICT pada dunia usaha kebutuhan informasi akan suatu produk yang dibutuhkan oleh konsumen akan dapat terealisasi misalnya perusahaan yang memaparkan produknya

melalui websitenya sehingga konsumen dapat mudah untuk mengakses informasi tentang produk yang diburuhkannya Waktu dan biaya dalam sisi waktu dan biaya dengan pengunaan ICT pada dunia bisnis sudah barangtentu akan lebih cepat dan efisien seperti dahulu sebelum adanya ICT komunikasi bisnis di dunia usaha dilakukan dengan surat menyurat mengunakan kertas dan pulpen secara konvensional ,dan melakukan rapat perusahaan dengan tatap muka langsung serta menghadirkan peserta rapatnya yang ada di negara lain tentu saja dari sisi biaya dan waktu tidak efisien , tetapi dengan perusahaan menerapkan ICT maka surat menyurat konvesional sudah dapat dilakukan dengan mengunakan email dan rapat perusahaan dengan teleconfrence atau conference call yang tidak hanya menampilkan suara peserta rapat tapi juga visual dari perserta rapat misalnya dengan mengunakan Skype Lebih dari satu tujuan: penerapan ICT dalam komunikasi bisnis juga mempunyai banyak tujuan tidak hanya tujuan untuk semata berkomunikasi tetapi juga untuk mendukung pengelolahan perusahaan yang transfaran , acaountable dan fairness Informasi yang relevan akan lebih terrealisasi dengan perusahaan dalam meyediakan informasi bagi stake holdernya menerapkan ICT .

Fungsi komunikasi bisnis dalam dunia usaha akan makin berjalan dengan baik dengan diterapkannya ICT oleh perusahaan dalam melakukan komunikasi sehingga penerapan ICT akan lebih Meningkatkan fungsi manajerial perusahaan. Meningkatkan laba. Meningkatkan nama baik. Meningkatkan hubungan dengan konsumen. Meningkatkan kesediaan konsumen Meningkatkan loyalitas konsumen. Meyakinkan konsumen bahwa konsumen diperlakukan dengan baik.

B4. ICT Mampu Mengelola Kegagalan Komunikasi Komunikator professional dan manajer adalah seseorang yang merencanakan, mengorganisasi, mengatur dan mengawasi untuk suatu pekerjaan dalam bentuk pemberian tugas pada sebuah perusahaan .Banyak kegagalan perusahaan atau pemerintahan dikarenakan strategi komunikasi pada perusahan dan negara yang dibangun tidak efektif dan efisien dan untuk menghindari kegagalan ,biasanya kegagalan dalam komunikasi terjadi ketika terdapat ketidaksesuaian antara harapan pengirim dan tindakan penerima dalam dunia usaha i 8

Dalam berbagai Literatur telah diuraikan tentang kompetensi "komunikator dan kemampuan untuk mengelola kegagalan komunikasi dirasakan. Studi yang terdahulu telah menunjukkan bahwa komunikasi biasanya bertujuan untuk keberhasilan (Spitzberg dan Cupach 1984, Taman 1994) dan komunikator akan berusaha untuk meminimalkan kegagalan komunikasi sehingga dapat mencapai hasil komunikasi yang diinginkan mereka (Wiemann 1977). Dengan demikian, keterampilan dan kemampuan untuk mengelola situasi komunikasi untuk meminimalkan kegagalan komunikasi telah banyak ditekankan dalam studi sebelumnya (misalnya Perotti dan DeWine 1987). Hal ini diyakini bahwa organisasi komunikator memiliki kompetensi komunikasi dan kemampuan untuk mencapai tujuan mereka dalam konteks situasi tertentu (Wellmon 1988). Untuk melakukan itu, komunikator perlu untuk secara efektif memanfaatkan sumber daya yang tersedia bagi mereka selama komunikasi (Jablin dan SIAs 2000). Bahwa kemampuan ICT menyediakan sumber daya untuk meningkatkan organisasi komunikator "kompetensi dan kemampuan untuk menghindari kegagalan komunikasi yang dirasakan selama ini dapat diatasi dengan komunikasi yang didukung oleh misalnya sistem videoconference memberikan informasi visual untuk organisasi komunikator yang didistribusikan di lokasi yang berbeda untuk berkomunikasi di seluruh waktu dan ruang. Namun, untuk pengetahuan kita, C.Kompentensi Sarjana Komunikasi dalam penerapan Komunikasi Bisnis berbasis ICT

Perubahan yang cepat di dunia kerja khususnya dunia kerja yang menerapkan ICT dalam mendukung proses komunikasi dalam dunia usaha sebagai akibat dari globalisasi ekonomi dan revolusi di bidang teknologi serta berbagai disiplin science lainnya menuntut antisipasi dan evaluasi terhadap kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Evaluasi juga penting dilakukan agar dunia pendidikan tinggi tidak terpisah dan berjarak dari dunia kerja yang riil yang ada di masyarakat. Khususnya bagi Komunikasi dengan perubahan yang sangat cepat dalam pengunaan ICT untuk mendukung dunia usaha khususnya untuk menciptakan komunikasi yang efektif dan efisien pada dunia usaha adalah merupakan kesempatan yang besar bagi sarjana Komunikasi untuk mengisi dunia kerja ataupun kesempatan untuk membuka usaha ,sebab walaupun sistim ICT diciptakan oleh sarjana teknik dan pengelolahan perusahaan lebih didominasi oleh sarjana sarjana yang berlatar belakang ilmu ekonomi dan teknik tetapi Kemampuan praktis yang
dilatarbelakangi penguasaan keilmuan menjadikan Sarjana Ilmu Komunikasi berpotensi berpartisipasi aktif mengedepan, dalam menjawab permasalahan-permasalahan bidang komunikasi di perusahaan . Dimana content komunikasi yang mengunakan ICT dihasilkan lewat keilmuan komunikasi yang wajib dikuaai oleh sarjana komunikasi seperti strategi marketing yang mengunakan ICT seperti Iklan ditelevisi ,iklan di internet .Dimana dalam meyampaikan pesan dalam periklanan yang kan menarik Tantangan Sarjana Komunikasi dalam Dunia Kerja

Tantangan bagi kompentensi sarjana Komunikasi sangatlah tidak mudah ketika memasuki dunia terutama dalam bersaing dengan kompentensi akademis dibidang ilmu lainnya dalam dunia kerja ataupun dunia wiarswasta karena pada kenyataannya dunia empiris atau dunia
9

usaha/kerja dan berbagai profesi yang merupakan turunan ilmu komunikasi seringkali tidak mensyaratkan kompetensi akademis di bidang ilmu komunikasi secara ketat terhadap profesi ini. Berbagai profesi di bidang komunikasi seperti Humas (Public Relations), Wartawan (Jurnalists), Periklanan (Advertising), Penyiaran (Broadcasting), Lembaga Survey Politik yang sebenar lebih mengdepankan aspek penerapan ilmu komunikasi sebagai cara untuk membangun citra dll. Profesi yang berhubungan dengan ilmu komunikasi dalam dunia usaha selama ini memang dikenal sebagai profesi yang multi entry. Artinya, profesi ini dapat diisi oleh SDM dengan kualifikasi akademis apapun selain ilmu komunikasi tentu saja ini suatu hal yang menjadi ancaman bagi kompentensi sarjana ilmu komunikasi dan kontra produktif terhadap keberadaan ilmu komunikasi dan perkembangannya kemudian. Sebagai sebuah produk ilmu sosial, ilmu komunikasi tentu menanggung resiko multi entry itu. Apalagi, pada kenyataannnya, tidak dapat dipungkiri bahwa banyak profesional yang bekerja di turunan ilmu komunikasi terbukti berhasil membangun karir secara menakjubkan dan mendapatkan apresiasi atas ke-profesionalis-annya secara lebih menakjubkan lagi, walaupun tidak memliki kompetensi ilmu komunikasi. Akibatnya, profesi terapan ilmu komunikasi semakin banyak terisi oleh SDM yang tidak memiliki kompetensi akademis ilmu komunikasi. Oleh karena tantangan akan semakin berat bagi sarjana ilmu komunikasi ,sebab dengan mudahnya profesi yang memerlukan kompentensi bidang ilmu komunikasi dalam dunia kerja menjadi profesi multi entry ,dan bisa disimpulkan bahwa ilmu komunikasi bisa hanya sebagai pelengkap atau penunjang saja bagi disiplin ilmu lainya ,karena itu tak heran program pasca sarjana komunikasi banyak diminati oleh sarjana dari disiplin ilmu lainya . Untuk mengatasi tantangan maka sarjana komunikasi dalam memasuki dunia kerja juga harus memiliki kompentesi lainnya dalam menunjang profesinya seperti kompentensi dalam poenguasaan bahasa asing serta kompentensi dalam mengunakan teknologi IT . Untuk menjawab tantangan bagi kompentensi sarjana komunikasi untuk lebih berkecimpung dalam dunia usaha maka cendikiawan ilmu komunikasi perlu melakukan desakan terhadap pemerintah untuk memiliki produk regulasi yang mendukung dan memberikan jaminan intelektual
terhadap ilmuwan dan cendekiawan komunikasi agar dapat memperoleh haknya secara intelutal dan profesional dalam dunia kerja.dan pemerintah memberlakukan sertifikasi (SKKNI) secara ketat, obyektif dan transparan terhadap profesi-profesi ilmu terapan bidang komunikasi untuk kemudian dipatuhi dunia kerja dan menjadi tolok ukur dunia empiris atau dunia kerja terhadap para profesional dan ilmuwan komunikasi dalam memberikan apresiasi secara obyektif.

Daftar Pustaka: http://komunikasibisnis.blogspot.com/2007/08/tantangan-kompetensi-komunikasi-bisnis.html TANTANGAN KOMPETENSI KOMUNIKASI BISNIS DI MASA DEPAN

10

Lee, C. S. (2010) Managing perceived communication failures with affordances of ICTs. Computers in Human Behavior, 26(4), 572-580.1 Penerapan Information Communications Technology (ICT),Ramos luther
Pembicaraan dalam kombis : Richard Hatch Business Communication Theory And Technique http://sihardejournal.wordpress.com/2011/02/16/mau-kemana-ilmu-komunikasi/

11