Anda di halaman 1dari 17

1. Kasus Perusahaan PT. Aqua Golden Missisippi 1. Perancangan Produk & Jasa PT.

Aqua Golden Missiippi didirikan oleh Tirto utomo & Slamet Utomo mempelajari cara memproses air minum dalam kemasan di Perusahaan Polaris mulai dari bentuk botol kaca, merek mesin pengolahan air sampai mesin pencuci dll. Konsultan mengusulkan untuk menggunakan nama Aqua karena cocok terhadap imej air minum dalam botol serta tidak sulit diucapkan. Ia mengganti Puritas menjadi Aqua. Pada tahun 1982,Tirto mengganti bahan baku yang semula dari sumur bor ke mata air pegunungan yang mengalir sendiri. Pada 1981, pengembangan produk dalam bentuk kemasan PET 220 ml. Aqua menjadi pabrik air mineral pertama yang menerapkan sistem produksi in line. Pada tahun 1998, Lisa Tirto menjual sahamnya kepada Danone dan berdampak pada kualitas produk. 2001 peluncuran logo baru Aqua. Aqua meluncurkan varian baru Aqua Splash of Fruit. 27 September 2005, Aqua memproduksi Mizone. Selalu adanya perubahan untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dipasaran dengan mengambil beberapa keputusan dimana adanya diversifikasi produk yang ada. 2. Pengelolaan Kualitas Sebelum akuisisi, produk air mineral Aqua kualitasnya hampir menyerupai produk air mineral polaris yang berasal dari Thailand. Namun dalam perkembangannya pada tahun 1984 terjadi pengembangan produk Aqua dalam bentuk kemasan PET 220 ml menjadi lebih berkualitas dan lebih aman. Pada tahun 1998 ketatnya persaingan, saham Aqua Golden dijual kepada Danone yang berakibat pada peningkatan kualitas produk dan menempatkan Aqua sebagai produsen air mineral dalam kemasan yang terbesar di Indonesia, perusahaan air mineral Aqua terpacu selalu meningkatkan kualitas produk yang diproduksi. 3. Perancangan Proses dan Kapasitas Perusahaan air minum Aqua melakukan proses pensterilan air murni dan sumber mata air pegunungan menjadi air mineral dalam kemasan siap konsumsi dengan menggunakan teknologi tinggidan penuh kontrol kualitas disetiap titiknya. Kapasitas produksi pada awal pendirian adalah sebesar 6 Juta liter pertahun. Pengawasan mutu adalah krusial di AQUA. Perusahaan mempunyai laboratorium modern untuk menguji produk dan staff tetap terdiri dari ahli fisika, ahli mikrobiologi, dan ahli kimia. Sebagai tambahan untuk memenuhi Standard Pemerintah Indonesia untuk air kemasan, AQUA telah disetujui oleh World Health Organisasi (WHO), Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika, Agen pelindung Lingkungan Amerika dan Asosiasi Internasional Air dalam botol. 4. Strategi Lokasi Perusahaan Aqua memilih lokasi pendirian pabrik pertama di Bekasi dengan alasan Kota Bekasi sendiri dekat dengan Jakarta. Fasilitas pada pabrik sendiri pada awal pendiriannya bisa dibilang biasa, tetapi fasilitas akses jalan untuk menuju pabrik sudah sangat baik karena pabrik ini sendiri terletak di KM 27 Jalan Raya antara JakartaBekasi. 5. Strategi Tata Letak

Tata letak dari strategi yang dilakukan oleh perusahaan Aqua sangatlah terarah, dimana tata letak yang ditentukan oleh perusahaan menempatkan produknya di setiap kesempatan dan setiap wilayah seperti bis, angkot,dll. Sehingga memacu tingkat penjualan yang tinggi. 6. SDM & Perancangan Pekerjaan AQUA diorganisasikan secara pengendalian terpusat dari operasi yang desentralisasi. Kebanyakan produksi dan distribusi ditangani anak perusahaan atau pemegang lisensi. Perusahaan keluarga relatif kecil dengan tiga lapis manajemen : pelaksana (delapan pimpinan), manajerial (23 manajer) dan pengawasan (80 pengawas dan petugas lapangan). Total Quality Control (TQC) telah diterapkan pada seluruh organisasi. Setiap unit ada satu Satu Komite Kelompok Pengawasan Mutu tidak resmi (GQC) untuk menyempurnakan operasi. Lebih dari 70% karyawannya berijasah SMA. Dari sini, sekitar 20 karyawan lulusan Universitas Teknik dan 30 adalah seni bebas atau lulusan Universitas Ekonomi. Perusahaan mempunyai program aktif pelatihan intern untuk mengupgrade keahlian karyawannya. Sekitar separuh dari 1200 karyawan perusahaan berpartisipasi dalam beberapa pelatihan resmi tiap tahun. Sebagai tambahan, sekitar 20 karyawan menyelesaikan kursus formal instruktur yang ditawarkan sekolah Indonesia sementara 10 karyawan mendapatkan pelatihan tehnik di Eropa dan Amerika Serikat. 7. Manajemen Rantai Pasokan & Persediaan perencanaan bahan baku Manajemen yang dijalankan oleh perusahaan dalam menjaga rantai pasokan dari sumber bahan baku hingga konsumen. Sumber mata air dijaga sebaik mungkin hingga kualitas dari air mineral terjaga. Dengan adanya pengontrolan yang intensif, sehinga rantai pasokan selalu terjaga. 8. Penjadwalan jangka menengah & jangka pendek Penjadwalan jangka menengah dari Perusahaan Aqua sangat terencana, dimana mereka menentukan pangsa pasar yang ada serta peningkatan kualitas yang terus menerus. AQUA menerapkan inline sistem, sebuah sistem produksi yang berkesinambungan tanpa terputus mulai dari pemrosesan air hingga pemasangan tutup dan segel dengan seminimal mungkin sentuhan tangan manusia. AQUA selalu memperhatikan kualitas produknya, mulai dari pemilihan sumber, pemrosesan sampai dengan penanganan produk. Ada standar penyimpanan dan penanganan produk yang harus ditetapkan untuk tetap menjaga kualitas AQUA sampai di tangan Anda. 9. Perawatan

Perawatan dalam Perusahaan Aqua sangatlah terjamin, dimana karena menjaga kualitas dari Air Mineral dalam kemasan yang ada. AQUA peduli dengan kesehatan di masa kini dan masa depan, dengan melakukan berbagai program untuk Andanya, seperti: AQUA untuk Keluarga Sehat Indonesia (AKSI), AQUA Quality Commitment (AQC) dan AQUA untuk Anak Indonesia (AuAI).

2. Kasus Perusahaan PT. Amerta Indah Otsuka Perancangan Produk dan Jasa PT. Amerta Indah Otsuka bergerak di bidang bisnis minuman isotonik. Selain memproduksi minuman isotonik dengan merk Pocari Sweat, PT. Amerta Indah Otsuka juga memproduksi makanan ringan berbentuk bar yang terbuat dari tepung kedelai dan buah-buahan asli dengan merek soyjoy. PT. Amerta Indah Otsuka memproduksi minuman jenis isotonik dengan dua macam bentuk yakni dalam bentuk cairan dan powder. Minuman isotonik dengan bentuk cairan dikemas dalam kaleng 330 ml dan bentuk powder isi 15 gram dikemas dalam sachet. Pocari sweat adalah minuman isotonik yang memiliki fungsi sebagai pengganti cairan tubuh yang hilang setiap harinya. Selain itu, dengan mengkonsumsi Pocari sweat juga dapat mencegah terjadinya dehidrasi berat. Manfaat lain yang ditawarkan oleh Pocari sweat adalah rendah kalori (26 kal/100 ml) yakni 50% lebih rendah dibandingkan minuman ringan lainnya, termasuk minuman jus. Pengelolaan Kualitas

Pocari sweat aman dikonsumsi karena tidak mengandung pemanis buatan, pengawet, pewarna maupun soda. Walaupun tidak mengandung bahan pengawet, Pocari sweat mampu bertahan hingga satu tahun. Hal ini disebabkan karena bakteri pembusuk sudah dimatikan lewat proses sterilisasi dan oksigen sebagai tempat hidup bakteri telah dilenyapkan dengan gas nitrogen. Gas nitrogen ini jugalah yang membuat kaleng menjadi kuat dan kokoh. Kemasan produk Pocari sweat didesain dengan kualitas yang tinggi, ramah lingkungan sehingga dapat didaur ulang dan penutup kalengnya tidak menggunakan bahan perekat lem karena dirancang dapat dengan mudah direkatkan. Penanggung jawab mutu minuman isotonik yang diproduksi tetap dibawah kendali perusahaan induk di Jepang yaitu Otsuka Pharmaceutical Co., Ltd. Perancangan Proses dan Kapasitas Bahan atau komposisi yang digunakan sebagai bahan baku produk Pocari sweat mirip dengan cairan tubuh dengan kandungan elektrolit yang seimbang, sehingga dapat dengan mudah diserap lebih cepat dan lebih baik dibandingkan dengan air minum biasa. Pada tahun 2007 dibangun pabrik baru dengan fasilitas produksi PET (minuman kemasan botol) untuk memproduksi Pocari Sweat dalam bentuk botol. Menelan biaya investasi lebih dari Rp. 100 miliar, pabrik tersebut memiliki kapasitas produksi sebesar 250.000 botol per jam. Strategi Lokasi Pabrik pertama PT. Amerta Indah Otsuka terletak di Lawang, Kota Malang, Jawa Timur yang saat ini digunakan untuk memproduksi Pocari sweat kemasan sachet. Kriteria pemilihan tempat produksi di Lawang karena menurut survey, di tempat inilah ditemukan sumber air bersih yang mengandung komponen-komponen sebagai bahan dasar cairan nutrisi klinis Gunung Arjuna, Jawa Timur. Setelah selama 13 tahun beroperasi dari tahun 1991 sampai 2004 pabrik di Lawang diputuskan untuk dipindahkan ke pabrik Sukabumi pada awal tahun 2004. Pertimbangannya adalah untuk lebih menekan biaya produksi dan transportasi serta memberikan kemudahan penyediaan bahan baku. SDM dan Perancangan Pekerjaan

Dalam perusahaan Pocari sweat terdapat struktur organisasi yang merupakan suatu kerangka dasar tertentu yang menunjukkan hubungan suatu organisasi dan individu-individu yang berbeda di dalam suatu organisasi, melalui suatu struktur organisasi maka tugas dan wewenang dan tanggung jawab setiap pejabat dapat diketahui dengan jelas dan tegas, sehingga diharapkan setiap satuan-satuan organisasi dapat bekerja bersama- sama secara harmonis. Struktur organisasi yang disusun dengan baik dan jelas akan membantu melaksanakan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas dan tegas antara suatu bagian dengan bagian lainnya, baik pada tingkat manajemen atas, menengah, maupun tingkat bawah. Manajemen Rantai Pasokan

Manajemen Rantai Suplai adalah koordinasi dari bahan, informasi dan arus keuangan antara perusahaan yang berpartisipasi. Manajemen rantai suplai bisa juga berarti seluruh jenis kegiatan komoditas dasar hingga penjualan produk akhir ke konsumen untuk mendaur ulang produk yang sudah dipakai. Terdapat 6 strategi bisnis manajemen rantai pasokan di PT. Amerta Indah Otsuka, yaitu: 1. E-Business channel priorities. Strategi yang ada di PT. Amerta Indah bersifat Bricks and Mortar (informations only). Apabila kita melihat web dari Perusahaan ini hanya memberikan informasi mengenai produk-produk apa saja yang beredar di pasaran, informasi tentang Perusahaan, dan untuk PT.Amerta Indah ini berfokus pada kesehatan untuk consumernya. Sehingga berita atau rubrik mengenai kesehatanpun bisa kita peroleh di website ini. 2. Organizational Restructuring and Capabilities (Organisasi Restrukturisasi dan Kemampuan). Terdapat 4 jenis pendekatan operasional dari perusahaan, dimana PT. Amerta Indah ini melakukan pendekatan dengan in house division (integration) PT Amerta Indah menjalin kerjasama yang baik dengan pihak distributor dalam memasarkan produknya. 3. Business, Service and Revenue Model (Bisnis, Layanan dan Modell Pendapatan). Taktik pemasarannya dengan tidak segan-segan melakukan sistem jemput bola dengan sering mendatangi beragam acara yang tengah berlangsung. Perusahaan ini menggunakan system B2B dalam memasarkan produknya, dengan memasukkan produk ini ke retailer. Dan untuk B2C nya, pengadaan program-program yang audience nya sesuai dengan target market (olahraga, dan saat santai). Juga memberikan beberapa diskon tertentu untuk nominal pembelanjaan yang jumlahnya besar. 4. Explore new options related to disintermediation and reintermediation. (Mengeksplorasi pilihan baru yang terkait dengan disintermediasi dan reintermediation) Untuk Perusahaan sebesar PT. AIO ini, alangkah baiknya apabila sistem ecommerce di web dipergunakan sebagaimana semestinya. Disintermediation, yaitu penawaran produk yang berkualitas dan aman untuk dikonsumsi masyarakat melalui jalur website. Reintermediation, yaitu menciptakan website baru untuk khusus menjalin kerjasama dengan para distributor. 5. Market dan Product Development Strategies

PT. Amerta Indah sudah menentukan market development strategies dengan menciptakan Soyjoy, sejenis makanan ringan yang terbuat dari tepung kedelai dipadukan dengan buah-buahan alami. 6. Positioning and Differentiation Strategies PT. Amerta Indah sangat mementingkan kualitas produk mereka karena menyangkut kesehatan bersama. Persediaan dan Perencanaan Bahan Baku Pabrik di lawang beroperasi selama 13 tahun (1991-2004) dan diputuskan memindahkan pabrik di Sukabumi, pertimbangannya untuk lebih menekan biaya produksi dan transportasi serta memberikan kemudahan penyediaan bahan baku. Penjadwalan Jangka Menengah dan Jangka Pendek

Untuk saat ini PT. Amerta Indah Otsuka Medan memiliki rencana kerja jangka pendek dan jangka panjang. Dalam rencana kerja jangka pendek PT. Amerta Indah Otsuka Medan, perusahaan memusatkan perhatian pada pemasaran dan penjualan Pocari Sweat kemasan botol 2 liter yang baru saja dikeluarkan untuk pasar kota Medan. Untuk rencana kerja jangka panjang, PT. Amerta Indah Otsuka Medan menjalankan apa yang menjadi visi perusahaan, yaitu untuk menjadi perusahaan yang cemerlang dengan memberikan kontribusi yang sangat dipercayai oleh konsumen dan masyarakat.

3. Perbandingan 10 keputusan/aktivitas manajemen organisasi antara PT. Aqua Golden Missisippi dengan PT. Amerta Indah Otsuka : Perancangan Produk dan Jasa : Antara dua perusahaan tersebut tidak terdapat perbedaan yang mencolok. Kedua perusahaan sama-sama menerapkan diferensiasi produk. Hanya saja pada PT. Aqua Golden Missisippi diferensiasinya tetap pada produk minuman sedangkan PT. Amerta Indah Otsuka terjadi diferensiasi pada produk makanan. Pengelolaan Kualitas : Kedua perusahaan sama-sama menjamin kualitas dengan cara masing-masing. Perancangan Proses dan Kapasitas : Kedua perusahaan sama-sama merancang proses pembuatan produk dengan tetap menjaga kualitas. Strategi Lokasi : Terdapat perbedaan pemilihan lokasi, pada PT. Aqua Golden Missisippi memilih lokasi dengan alasan dekat dengan pusat ibukota. Sedangkan PT. Amerta Indah Otsuka memilih lokasi dengan alasan dekat dengan sumber bahan baku dan pertimbangan biaya. Strategi Tata Letak : Tidak bisa dibandingkan karena tidak adanya info mengenai tata letak dari PT. Amerta Indah Otsuka. SDM dan Perancangan Pekerjaan : Pada AQUA terdapat pengembangan SDM yang difasilitasi oleh perusahaan dan sangat diperhatikan dalam pemilihan karyawan. Sedangkan pada POCARI SWEAT sangat memperhatikan kewenangan dalam struktur organisasi. Manajemen Rantai Pasokan : Kedua perusahaan sama-sama menjaga rantai pasokan agar tidak terputus. Persediaan Perencanaan Bahan Baku : Kedua perusahaan sama-sama memilih bahan baku yang berkualitas dan tetap menjaga kualitas produk. Penjadwalan Jangka Menengah dan Jangka Pendek : Penjadwalan direncanakan dengan matang dan sesuai dengan visi dan misi. Perawatan : Tidak dapat dibandingkan karena tidak adanya informasi mengenai perawatan dari perusahaan Pocari Sweat.

4. Manajemen operasi merupakan ilmu yang menarik untuk dipelajari karena dihadapkan pada kondisi yang selalu berubah. Dinamika ini terjadi karena berbagai tekanan,dari globalisasi perdagangan dunia hingga transfer ide, produk, dan uang dengan kecepatan tinggi Carilah informasi mengenai tantangan yang berubah dari masa lalu dan masa depan serta penyebab perubahan tersebut bagi manajer operasi ! Tantangan Dinamis dalam manajemen operasional: DAHULU Fokus lokal atau nasional Jumlah pengiriman besar PENYEBAB Biaya rendah, komunikasi global, transportasi lancar Siklus produk singkat, perlunya modal untuk mengurangi persediaan Penekanan mutu butuh pemasok yang terlibat peningkatan produksi SEKARANG Fokus global Pengiriman JIT (Just in Time) Kemitraan rantai pasokan, Perencanaan sumber daya perusahaan, ecommerce Pengembangan produk cepat, aliansi, desain kerjasama

Pembelian dengan tawaran terendah

Pengembangan produk lambat

Siklus hidup produk lebih pendek, penggunaan teknologi computer untuk komunikasi maupun

operasional Produk yang standarisasi Pasar global yang berlimpah, proses produksi semakin fleksibel Kondisi sosial budaya Customization, masal dengan penekanan pada kualitas Pemberdayaan sumber

Spesialisasi pekerjaan

5.

Gambarkan dan jelaskan sistem manajemen produksi pada : a. Lembaga agribisnis Input : tenaga kerja, gedung, peralatan, modal, listrik.

Output : berupa jasa misalnya pada lembaga pemasaran, lembaga informasi pasar, lembaga penyuluhan dan lain-lain.

b. Rumah sakit

Data dari semua pasien yang ada dirumah sakit di kumpulkan menjadi satu, informasi atas data pasien akan menunjukkan besarnya biaya yang akan dikeluarkan oleh pasien tersebut, kemudian biaya tersebut akan di manaj oleh pihak rumah sakit , manajemen keuangan rumah sakit kemudian akan dialokasikan ke dalam internal rumah sakit maupun untuk eksternal rumah sakit. Biaya internal misalnya Biaya makan / tahun, biaya Laundry / tahun, biaya Pemeliharaan Gedung/tahun, biaya Pemeliharaan Alat Medis/tahun, biaya Pemeliharaan Alat Non Medis, biaya Umum(Kendaraan,Tlp,Air), biaya Pelatihan & pemasaran RS dan lain lain sedangkan biaya eksternal adalah biaya yang diperoleh dari pihak pemerintah daerah (hanya berlaku untuk rumah sakit umum daerah ) oleh karena itu kelengkapan informasi biaya operasional rumah sakit umum daerah akan menyebabkan pemerintah daerah kabupaten dan kotamadya dalam melakukan perencanaan anggaran (budgeting).

c. Pabrik sayuran dalam kaleng Input : sayuran, kaleng, mesin pengalengan, gedung, tenaga kerja, modal, listrik.

Output : produk yang dihasilkan adalah barang yang memiliki nilai tambah (sayur kaleng).

d. Fakultas pertanian Input Output : dosen, pegawai staf, lahan, gedung, modal, peralatan, listrik. : produk yang dihasilkan berupa jasa mencetak sarjana pertanian.

e. Supplier sayur organik Input : sayur organik, tenaga kerja, alat transportasi, gedung penyimpanan, modal, listrik, bahan bakar. Output : jasa distribusi sayur organik ke tengkulak/pedagang dan konsumen.

Input

Proses

Output (Jasa)

f. Perusahaan pertanian Input Output : lahan, saprotan, gedung listrik, air, sinar matahari, tenaga kerja, modal. : produk berupa hasil pertanian bisa berupa produk olahan.

g. Supermarket sayur dan buah-buahan Input : sayur, buah-buahan, gedung, modal, tenaga kerja, listrik

Output : produk sayur dan buah-buahan.

h. Toko elekronik Input Output Input : barang-barang elektronik, tenaga kerja, gedung, modal, listrik. : barang-barang elektronik yang siap dijual. Proses Output

i. Pabrik mebel Input : bahan baku kayu, peralatan, gedung, tenaga kerja, modal, listrik.

Output : produk barang mebel

j. Toko mebel Input : barang-barang mebel, gedung, tenaga kerja, modal, listrik. Output : barang-barang mebel yang siap jual.

Input

Proses

Output

k. Bank Pada dasarnya dalam sistem ekonomi, bank memegang peranan sebagai lembaga intermediasi. Bank menghimpun tabungan dan deposito dari masyarakat dan kemudian menyalurkannya kembali ke masyarakat dalam bentuk kredit. Keuntungan yang didapatkan oleh bank adalah selisih antara bunga dari kredit yang diberikan dengan bunga dari tabungan/deposito.

l. Asuransi

Pada asuransi syariah, Pemilik polis/tertanggung mengumpulkan dana/kontribusi/premi dalam sebuah Kumpulan dana Hibah / tabarru' sehingga pemilik atas dana/premi/kontribusi tersebut adalah pemilik polis/tertanggung sendiri, sehingga jika terjadi resiko atas pemilik polis/peserta, maka resiko itu ditanggung secara bersama-sama oleh para pemilik polis/peserta lainnya. m. Restoran organik Input : bahan baku organik, peralatan, gedung, tenaga kerja, modal, listrik, air.

Output : produk makanan organik.

Input

Proses

Output

n. Penerbangan Input : armada pesawat, tenaga kerja, gedung, modal, listrik, bahan bakar.

Output : produk berupa jasa transportasi udara. Input Proses Output (Jasa)

6. Jenis dari proses produksi ini ada beberapa macam, yang dapat dipisahkan menurut berbagai sudut pandangan. Penggunaaan sudut pandang yang tidak sama

akan menghasilkan pemisahan proses produksi yang berbeda pula. Sebutkan dan jelaskan masing-masing proses produksi tersebut?

Proses Produksi Sebelum kita menjelaskan jenis dari proses produksi ini sebaiknya kita harus mengerti dulu arti dari proses produksi tersebut. Proses produksi yaitu suatu kegiatan perbaikan terus-menerus (continuos improvment), yang dimulai dari sederet siklus sejak adanya ideide untuk menghasilkan suatu produk, pengembangan produk, proses produksi, sampai distribusi kepada konsumen (V. Gaspersz, 2004). Proses produksi terdiri dari dua kata, yaitu proses dan produksi yang memiliki makna yang berbeda. Proses adalah cara, metode, dan teknik bagaimana sumber-sumber (manusia, mesin, material dan uang) yang akan dirubah untuk memperoleh suatu hasil. Sedangkan produksi adalah kegiatan menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa. Jadi melihat kedua definisi di atas, dapat diambil kesimpulan bahwa proses produksi merupakan kegiatan untuk menciptakan atau menambah kegunaan suatu barang atau jasa dengan menggunakan faktor-faktor yang ada seperti tenaga kerja, mesin, bahan baku dan dana agar lebih bermanfaat bagi kebutuhan manusia.

Jenis jenis Proses Produksi Jenis-jenis proses produksi ada berbagai macam bila ditinjau dari berbagai segi. Proses produksi dilihat dari wujudnya terbagi menjadi proses kimiawi, proses perubahan bentuk, proses assembling, proses transportasi dan proses penciptaan jasa-jasa adminstrasi (Ahyari, 2002). Proses produksi dilihat dari arus atau flow bahan mentah sampai menjadi produk akhir, terbagi menjadi dua yaitu proses produksi terus-menerus (Continous processes) dan proses produksi terputus-putus (Intermettent processes). Perusahaan menggunakan proses produksi terus-menerus apabila di dalam perusahaan terdapat urutan-urutan yang pasti sejak dari bahan mentah sampai proses produksi akhir. Proses produksi terputus-putus apabila tidak terdapat urutan atau pola yang pasti dari bahan baku sampai dengan menjadi produk akhir atau urutan selalu berubah (Ahyari, 2002). Penentuan tipe produksi didasarkan pada faktor-faktor seperti: (1) volume atau jumlah produk yang akan dihasilkan, (2) kualitas produk yang diisyaratkan, (3) peralatan yang tersedia untuk melaksanakan proses. Berdasarkan pertimbangan cermat mengenai faktorfaktor tersebut ditetapkan tipe proses produksi yang paling cocok untuk setiap situasi produksi. Macam tipe proses produksi dari berbagai industri dapat dibedakan sebagai berikut (Yamit, 2002). Proses produksi terus-menerus Proses produksi terus-menerus adalah proses produksi barang atas dasar aliran produk dari satu operasi ke operasi berikutnya tanpa penumpukan disuatu titik dalam proses. Pada umumnya industri yang cocok dengan tipe ini adalah yang memiliki karakteristik yaitu output direncanakan dalam jumlah besar, variasi atau jenis produk yang dihasilkan rendah dan produk bersifat standar. Proses Produksi Terputus putus Produk diproses dalam kumpulan produk bukan atas dasar aliran terus-menerus dalam proses produk ini. Perusahaan yang menggunakan tipe ini biasanya terdapat sekumpulan atau lebih komponen yang akan diproses atau menunggu untuk diproses, sehingga lebih banyak memerlukan persediaan barang dalam proses. Proses produksi campuran Proses produksi ini merupakan penggabungan dari proses produksi terusmenerus dan terputus-putus. Penggabungan ini digunakan berdasarkan kenyataan bahwa setiap perusahaan berusaha untuk memanfaatkan kapasitas secara penuh.

7. Saat ini adalah era globalisasi dan perdagangan bebas, bagaimana usaha dan upaya yang harus dilakukan oleh para produsen di Indonesia khususnya di bidang operasi agar mampu memenangkan persaingan baik di pasar dalam negeri maupun di luar negeri? Strategi dan peran apakah yang dapat dimainkan bidang operasi dalam menghadapi era globalisasi tersebut? Dapatkah operasi pabrik maupun jasa dikembangkan sehingga menjadi salah satu cara untuk berkompetisi di pasar Internasional?

a) Globalisasi adalah penyebaran inovasi ekonomi ke seluruh dunia serta penyesuaianpenyesuaian politis dan budaya yang menyertainya. Oleh karena itu yang harus dilakukan oleh para produsen di Indonesia khususnya di bidang operasi agar mampu memenangkan persaingan baik di pasar dalam negeri maupun di luar negeri adalah menyusun manajemen strategik menyongsong era globalisasi. Era globalisasi didasarkan pada revolusi digital dan informasi. Informasi memiliki sejumlah sifat, dapat didiferensiasikan (dibuat tampak berbeda) tanpa batas, disesuaikan dengan kebutuhan, dan dibuat pribadi. Informasi dapat disampaikan kepada banyak orang yang berbeda pada jaringan internet dan dapat menjangkau mereka dengan kecepatan tinggi. Para pesaing adalah perusahaan-perusahaan yang memuaskan kebutuhan pelangan yang sama. Konsep persaingan pasar membuka mata perusahaan terhadap kumpulan pesaing actual dan potensial yang lebih luas. Rayport dan Jaworski mengusulkan untuk memprofilkan para pesaing langsung dan tidak langsung perusahaan tertentu dengan memetakan langkah-langkah pembelian dalam memperoleh dan menggunakan produk. Menghadapi dunia yang tak teramalkan (unpredictable world) sangat kompleks dan penuh ketidakpastian Strategi yang dirumuskan dapat saja tidak terpakai akibat perubahan yang tak terduga. Strategi harus responsif secara cepat terhadap perubahan yang mendadak. b) Beberapa strategi dan peran yang dapat digunakan perusahaan-perusahaan dalam menghadapi era globalisasi diantaranya adalah : 1. Aliansi strategik global dengan lini yang luas. Yaitu perjanjian kerjasama antara perusahaan yang bukan pesaing atau pesaing satu sama lain. Tujuannya antara lain adalah untuk: alat memasuki pasar asing, membagi beban fixed costs dan resiko pembuatan produk baru, saling melengkapi skill dan assets (distinctive competencies), mengatasi hambatan hukum dan perdagangan, memperluas lingkup operasi yang ada, mengurangi resiko dan biaya memasuki pasar baru. Dalam lingkungan global yang baru dengan persaingan yang lebih besar atas produk dan pilihan, pilihan yang semakin banyak, kemitraan bukan hanya merupakan suatu pilihan perencanaan melainkan juga kebutuhan strategis. 2. Strategi Korporasi. Perhatian utama setrategi korporasi ialah mengenali era bisnis di mana perusahaan harus memusatkan perhatian untuk beroperasi dan bersaing untuk maksimisasi profit dalam jangka panjang, antara lain perusahaan dapat memusatkan perhatian hanya pada satu area bisnis, keuntungan utama bila konsentrasi pada satu area bisnis ialah agar dapat memanfaatkan seluruh sumber daya untuk sukses bersaing di bisnis yang di pilih. Strategi ini terutama sesuai untuk industri yang tumbuh cepat yang membutuhkan sumber daya besar dan prospek laba besar. perusahaan dapat juga melakukan diversifikasi kebeberapa bisnis lainnya seperti halnya Rockwell Internasional (pada opening case) yang mengembangkan bisnis komponen elektronika dan otomotif. 3. Analisis lingkungan eksternal. Selain mengetahui peluang yang menarik di lingkungannya, unit bisnis pelu juga memiliki keahlian tertentu yang menarik dilingkungannya, unit bisnis perlu juga memiliki keahlian tertentu supaya berhasil memanfaatkan peluang tersebut. Tiap-tiap unit bisnis harus mengevaluasi kekuatan dan kelemahannya secara priodik. 4. Analisis lingkungan internal. Lingkungan internal (Lingkungan dalam perusahaan). Analisa lingkungan internal dalam organisasi bertujuan untuk menilai atau mengidentifikasikan kekuatan dan kelemahan dari masing-masing devisi seperti : Produksi, riset dan pengembangan (R & D), pemasaran, distribusi, perencanaan, keuangan, administrasi, sunber daya manusia (SDM). 5. Strategi Tingkat bisnis. Business level strategy adalah langkah yang ditempuh oleh para manager dalam memanfaatkan sumberdaya dan kompetensi perusahaan untuk menciptakan keunggulan kompetitif terhadap suatu persaingan didalam industri. Dasar perumusan BLS adalah kebutuhan pelanggan (apa yang diinginkan), kelompok pelanggan (siapa yang membutuhkan) dan distinctive competencies (kompetensi yang menonjol) untuk merespon kebutuhan pelanggan. 6. Strategi Fokus Memfokuskan pada segmen pasar tertentu; perusahaan melakukan sepesialisasi. Misalnya pasar orang kaya, petualang, vegetarian, mobil balap, mobil angkutan dan lain sebagainya. 7. Strategi Internasional Menciptakan nilai dimata internasional dengan mentransfer skill dan produk bernilai tinggi, produk yang khas dibuat di Negara asal dan di jual di Negara lain. Strategi ini hanya sesuai bila pasar asing tidak memiliki distinct competency, dan tekanan untuk

reduksi harga dan respon lemah. Bila tekanan meningkat strategi ini menjadi tidak sesuai. 8. Strategi multidomestik Mengupayakan respon lokal maksimal, menyesuaikan produk pada kondisi-kondisi lokal. Strategic multidomestik cenderung membentuk semua fungsi dan cenderung memiliki biaya tinggi, cocok dipakai bila ada tekanan berat untuk respon lokal tetapi tekanan reduksi biaya kecil. 9. Restructuring strategy. Strategi menciutkan scope perusahaan dengan meningkatkan area bisnis tertentu. 10. Strategi Akuisi Bila perusahaan tidak memiliki kompetensi untuk bersaing; membeli perusahaan yang sudah berada di dalam industri dan memiliki kompetensi yang dibutuhkan. Akuisi dipandang kurang beresiko di banding internal new ventures, karena ada data kinerja perusahaan yang diakuisi. Akuisi sesuai untuk industri dimana barriers to entry sangat tinggi. Pada dasarnya semua strategi dalam dunia bisnis bertujuan untuk memenangkan bisnis dari persaingan, merebut pasar dan meningkatkan pertumbuhan. c) Operasi pabrik maupun jasa akan dapat dikembangkan untuk berkompetisi di pasar Internasional apabila perusahaan / pabrik tersebut mempersiapkan strategi pemasaran yang efektif pada era globalisasi dan perdagangan bebas ini perusahaan harus mempelajari persaingan serta pelanggan aktual dan potensial. Perusahaan perlu mengidentifikasi strategi, tujuan, kekuatan, kelemahan, dan pola reaksi pesaing, mereka juga perlu mengetahui cara merancang sistem informasi yang efektif.

DAFTAR PUSTAKA Anonymous. 2012. Manajemen operasi: http://id.shvoong.com/ Di akses pada 24 Februari 2012 Anonymous. 2012. Definisi manajemen menurut para ahli:http://putracenter.net/ Anonymous. 2012. Pengertian manajemen.http://www.scribd.com/doc/4994224/ Anonymous. 2011. Membaca Laporan Keuangan Bank (Bagian 1). (http://parahita.wordpress.com/2011/02/08/membaca-laporan-keuangan-bank-bagian1/, diakses 22 Februari 2012) Anonymous. 2011. Polis Asuransi; Asuransi Syariah. (http://175.45.184.173/termsAuth/index.htm? polisasuransi.blogspot.com/2012/02/syariah-bagian-3.html, diakses 21 Februari 2012) Anonymous. 2012. Manajemen Operasi Rumah Sakit. (http://desi77.wordpress.com/2011/01/01/manajemen-operasional-rumah-sakit/, diakses 22 Februari 2012) Handoko, Hani. 1984. Dasar-Dasar Manajemen Produksi dan Operasi. Yogyakarta : BPPE T.Hani Handoko.1984.Dasar-dasar Manajemen Produksi dan Operasi. BPFE. Yogjakarta Wicaksana, Bayu E. 2011. Sistem Operasi Bank. [online] (http://myminebk.blogspot.com, diakses tanggal 21 Februari 2012)

TUGAS MATA KULIAH MANAJEMEN PRODUKSI DAN OPERASI PERUSAHAAN

Disusun Oleh : Kelompok 2 Ilham Nugroho Qadarisman Ilyas Willy Dion Pasalbessy Aprilisa Dipo Baskara Septin Suryandari Y.W. (0910440101) (0910440174) (0910440216) (0910440246) (0910440314)

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2012

Anda mungkin juga menyukai