Anda di halaman 1dari 10

PROPOSAL

SARANA DAN PRASARANA PEDAGANG KAKI LIMA KABUPATEN ALOR

PEMERINTAH KABUPATEN ALOR DINAS KOPERASI,UKM, PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN KABUPATEN ALOR TAHUN 2012

Usulan Proposal PKL

Dinas Koperindag Kab. Alor

PROPOSAL PEDAGANG KAKI LIMA


I. PENDAHULUAN Usaha Kecil Menengah dalam pengembangannya diperlukan suatu model tertentu walau dalam skala kecil dan sederhana, hal ini dilakukan untuk menghindari keterlanjuran penanaman modal yang ternyata tidak

menguntungkan disamping suatu model juga tidak kalah adalah Riset Pemasaran hal ini dilakukan agar PKL tersebut dapat terbantu untuk mengetahui keinginan, kebutuhan, sekaligus Kepuasan Konsumen, Prilaku Konsumen . Beberapa aspek dalam riset Pemasaran antara lain adalah Riset harus memperhatikan masalah Budaya setempat, Sosial Ekonomi, Pribadi dan Juga aspek Psikologis dari konsumen. Dengan memperhatikan Studi kelayakan Proyek dan Riset Pemasarannya maka kita dapat menentukan jenis usaha apa atau produk apa yang akan kita kerjakan, dengan demikian resiko kegagalan dapat ditekan seminimal mungkin. Pengembangan usaha pedagang kaki lima perlu mendapat perhatian yang serius dari berbagai pihak dalam rangka meningkatkan pendapatan keluarga pada saat krisis ekonomi yang berkepanjangan seperti saat ini diperlukan usaha usaha yang bersifat Agresif, Kreatif, Penuh perhitungan dan Berorientasi pasar. Usaha PKL tersebut juga diharapkan mampu

memberikan peluang kerja bagi tenaga kerja potensial yang saat ini jumlahnya sangat melimpah baik, maupun angkatan kerja yang oleh karena kondisi perekonomian Makro terpaksa harus menganggur akibat tidak adanya kesempatan bekerja atau terkena PHK. Dengan demikian tujuan dari pengembangan Proyek PKL itu sendiri ada dua yaitu dari aspek ekonomi dan dari Aspek sosial. Aspek ekonomi adalah untuk meningkatkan pendapatan sementara, aspek sosial adalah untuk membantu masyarakat dalam mengatasi pengangguran.

Usulan Proposal PKL

Dinas Koperindag Kab. Alor

Namun dalam pengembangannya masih dihadapkan pada berbagai kendala seperti sarana dan prasarana yang belum memadai, kecilnya keberpihakan pada PKL. Usaha PKL kurang mendapat perhatian dari Pemerintah daerah yang mampu memberikan proteksi secara tegas bagi perkembangan usaha PKL yang cenderung berpindah pindah tempat, serta terbatasnya modal usaha dan tingkat sumber daya manusia. Sehingga kenyataan dalam perjalanan untuk mengembangkan usaha dalam rangka meningkatkan pendapatan masyarakat masih terlilit pada persoalan tersebut. Oleh karena itu KSU..berusaha memperbaiki dan meningkatkan kegiatan usaha anggotanya kearah yang lebih baik dengan Program Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima ( PKL ) di Kabupaten Alor dalam rangka peningkatan usaha dan pendapatan PKL . Program dimaksud sangat prospek bagi KSU.,hal ini karena sebagian besar usaha kecil di Kabupaten Alor dapat melakukan kegiatan usaha. Perdagangan dan aktivitas usaha dagang yang terletak dalam satu lokasi yang cukup strategis untuk dikembangkan. Oleh karena itu Program Pengembangan PKL melalui penyediaan sarana dan lokasi usaha amat penting dalam rangka penataan kawasan Kota/Kecamatan yang lebih asri,dapat lebih berdaya guna bagi pedagang dan masyarakat sehingga dengan demikian lebih strategis dan teratur.

II.

MAKSUD DAN TUJUAN Berdasarkan konsep pemikiran dan latar belakang pengajuan program pemberdayaan PKL melalui pengembangan sarana dan penunjukan

keberhasilan guna meningkatkan pendapatan PKL dan masyarakat disekitar sangat strategis dan prospektif karena mempunyai maksud dan tujuan. 1. Maksud a. Membuka lapangan kerja bagi anggota Koperasi sebagai pengusaha mikro/PKL b. Menyediakan sarana tempat berjualan yang memadai sehingga anggota koperasi dapat menjual hasil produksinya secara terpusat dan teratur

Usulan Proposal PKL

Dinas Koperindag Kab. Alor

c. Penataan Lokasi usaha yang lebih baik dan tertib.

2. Tujuan a. Meningkatkan dan mempeluas akses pasar bagi PKL sekaligus meningkatkan omset penjualan produk bagi PKL b. Meningkatkan pelayanan kebutuhan anggota dan masyarakat umum secara efektif c. Meningkatkan pelayanan PKL kepada masyarakat sebagai konsumen d. Memperluas kesempatan berusaha baik bagi anggota koperasi maupun masyarakat luas.

III.

ORGANISASI a. Nama Koperasi :

b. Alamat

c. Identitas Nama Koperasi No. Tgl Badan Hukum Tanggal Pembentukan Alamat

: ; : : :

d. Bentuk Usaha e. Kepengurusan Ketua Sekretaris Bendahara

: : : : :

Usulan Proposal PKL

Dinas Koperindag Kab. Alor

IV.

Deskripsi Program

Program yang akan dilaksanakan merupakan kegiatan menampilkan berbagai bentuk PKL yang ada di kabupaten Alor yang akan ditempatkan pada posisiposisi tertentu dan diberikan berbagai fasilitas untuk penunjangnya. Adapun untuk PKL makanan, 50 % dari menu yang ditampilkan merupakan makanan khas daerah sedangkan untuk seni kriya yang dihasilkan oleh putra daerah diupayakan menampilkan produk daerah yang mempunyai cirri khas Kabupaten Alor.

V.

Rencana Operasional a. Lokasi 1. Pelataran Kantor Bupati Alor 2. Pelataran Dinas Koperasi,UKM,Perindag Kabupaten Alor 3. Lokasi . 4. . b. Fasilitas Adapun fasilitas yang diberikan adalah gerobak, meja dan kursi sebanyak 60 buah, pelistrikan, ketersediaan air untuk pengunjung. c. Metode Operasional Kegiatan dilaksanakan setiap hari dan dibuka mulai pukul 09.00 waktu sekitar sampai selesai. Setiap malam di lokasi akan diadakan atraksi kesenian daerah. d. Spesifikasi Gerobak Ukuran : Panjang 2m x lebar 60 cm x tinggi 175 cm Sepesifikasi bahan : rangka alumanium, tripleks,kaca e. Spesifikasi Tenda Ukuran : Panjang 4 m x lebar 2 m x tinggi 2,5 cm Spesifikasi bahan : pipa, parasut

Usulan Proposal PKL

Dinas Koperindag Kab. Alor

f. Meja makan Ukuran panjang 120 cm x 60 cm x tinggi 90 cm Spesifikasi bahan : pipa, besi g. Kursi makan Ukuran : bulat, tinggi 60 cm Spesifikasi bahan : pipa,besi

VI.

Aspek Keuangan

Pendanaan dan kerajasama a. Gerobak b. Tenda 60 x @ Rp. 6.000.000,60 x @ Rp. 3.000.000,= Rp. 360.000.000,= Rp. 180.000.000,= Rp. 45.000.000,= Rp. 15.000.000,-

c. Meja Makan 60 x @ Rp. 750.000,d. Kursi makan 60 x @ 250.000,e. Retribusi Pemerintah Kabupaten Alor Pelataran unutk berjualan f. Biaya listrik dan air

VII.

KERANGKA PEMIKIRAN Adapun konsep pemikiran yang melatar belakangi program pemberdayaan PKL di Kabupaten alor yakni : a. 897 orang ( 70 % ) anggota sebagai pedagang yang melakukan aktifitas usaha dagang aneka jenis setiap hari di pasar . b. Pasar merupakan pasar yang paling ramai di

Kabupaten Alor, banyaknya penjual dan pengunjung yang tidak tertata secara baik. c. Terbatasnya sarana pasar seperti bangunan dan sarana lainnya belum memadai. d. Letaknya strategis di .

Usulan Proposal PKL

Dinas Koperindag Kab. Alor

Berdasarkan konsep pemikiran di atas,maka program dan pengembangan lokasi usaha bagi PKL di .menjadi sangat prospektif. VIII. POTENSI USAHA PKL Dari pengamatan langsung dan dari data jumlah mobil/sepeda motor yang melakukan parkir di tempat-tempat terbuka dan tidak beraturan dan selalu menggangu jalannya kendaraan yang memakai jalan, sementara banyak jajanan makanan serta kue cukup laris di masyarakat serta segi ekonomi layak untuk dijadikan produk . Namun sayang kehadiran jajanan tersebut belum mendapatkan kesempatan ruang yang lebih luas sehingga dikenal dan dapat dinikmati oleh kalangan konsumen yang lebih luas.

IX.

KEBIJAKAN POKOK a. Kebijkan Nasional Dalam rencana tindak jangka menengah Kementrian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI melandaskan bahwa pembangunan Koperasi dan pemantapan tata ruang usaha/meningkatkan akses pasar barang hasil kerajinan Koperasi dan UKM yang berorientasi ekspor,mengembangkan kewirausahaan dan UKM yang unggul dan kompertitif serta meningkatkan ketrampilan pengusaha kecil dan menengah yang bersemangat koperatif. Hal ini sejalan dengan kebijakan daerah Kabupaten Alor.

b. Kebijakan Kabupaten Berdasarkan kebijakan Umum Kabupaten Alor Tahun 2011 bidang

perkoperasian yaitu menumbuh kembangkan koperasi baru setiap Desa/Kelurahan yang berjumlah.melalui penataan kelembagaan dan usaha. Pedagang kaki lima yang tergabung dalam pengusaha kecil juga bisa di programkan ke dalam kegiatan promosi usaha melalui kegiatan pameran-pameran. Oleh karena itu pemberdayaan pedagang kaki lima dalam rangka pengembangan pasar sangat penting bagi UKM sangat beralasan :

Usulan Proposal PKL

Dinas Koperindag Kab. Alor

1. Alasan Umum Koperasi dan usaha kecil menengah merupakan bagian penting dalam dunia usaha Nasional sebagai wahana percepatan proses penyeimbang struktur ekonomi nasional. Koperasi dan usaha kecil menengah bersifat sebagai pendukung kegiatan industrialisasi ( partnership ) dengan usaha-usaha besar karena memiliki potensi bahan baku sebagai bahan mentah bagi kegiatan industri serta langsung terkait dengan pemecahan masalah sosial ekonomi rakyat KUKM telah dapat memberikan kontribusi dan kemampuan dalam menghadapi berbagai terpaan krisis ekonomi. Selain beberapa alasan pokok tersebut diatas, juga terdapat beberapa alasan khusus yang melatarbelakangi pengajuan program pemberdayaan PKL di Kabupaten Alor melalui

Koperasi.. yang antara lain ; Sebagian besar anggota adalah pedagang yang berjualan di lokasi pasar maupun pinggiran jalan sebagai pusat keramaian. Program pemberdayaan PKL sangat sinkron dengan kebijakan umum Pemerintah daerah Kabupaten Alor dimana program Pemberdayaan masyarakat masih

menjadi sorotan dan prioritas.

X.

RENCANA PENGEMBANGAN PASAR Pada umumnya konsep pemberdayaan PKL yang di Kabupaten Alor tetap memperhatikan arah kebijakan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Alor yakni terwujudnya kemandirian KUKM untuk mendorong dan menumbuhkembangkan perekonomian daerah yang

bertumpu pada mekanisme penyediaan, promosi dan perkuatan permodalan sarana tempat usaha yang berwawasan lingkungan. Tentunya program yang diajukan melalui suatu perencanaan yang sistematis dan koordinasi dengan instansi terkait yang berwenang.

Usulan Proposal PKL

Dinas Koperindag Kab. Alor

Oleh karena itu pemberdayaan PKL yang pelayanananya dapat menyentuh oleh masayarakat baik dari segi harga dan mutu serta keamanannya meliputi sebagai berikut : a. Daya Tampung Rencana pemberdayaan PKL Kabupaten Alor sebagai tempat usaha bagi anggota koperasi yakni penyediaan lokasi sarana usaha ( rombong), yang terlokalisasi di tempat-tempat umum secara tertib dan teratur seperti pasar,pertokoan,terminal dan perkantoran. b. Pembiayaan dan sumber dana Rencana kebutuhan dana untuk membiayai pemberdayaan PKL di Kabupaten Alor di proyeksikan Rp. 600.000.000,-

( Enam Ratus Juta Rupiah ) dan diharapkan pendanaannya dengan pola cost sharing Pemerintah Kabupaten Alor dengan Kementrian Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah RI yakni : 1. Pemerintah Daerah Kabupaten Alor Dalam rangka pemberdayaan PKL Kabupaten Alor, Pemerintah Daerah mengalokasikan dana untuk : Penyediaan lokasi Retribusi Pemerintah Kabupaten Alor Listrik dan Air

2. Kementrian Negara Koperasi RI Mohon kesediaan Bapak Menteri Nagara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia untuk sudi memberikan

pengadaan sarana seperti gerobak, tenda,meja serta kursi guna menunjang usaha pedagang kaki lima ( PKL ). Dana yang dibutuhkan untuk sarana dan prasaran PKL tersebut Rp. 600.000.000,- ( enam ratus juta rupiah ) dengan kebutuhan penggunaan sebagai berikut :

Usulan Proposal PKL

Dinas Koperindag Kab. Alor

a. Gerobak b. Tenda c. Meja Makan d. Kursi makan

60 x @ Rp. 6.000.000,60 x @ Rp. 3.000.000,60 x @ Rp. 750.000,60 x @ 250.000,-

= Rp. 360.000.000,= Rp. 180.000.000,= Rp. 45.000.000,= Rp. 15.000.000,Rp. 600.000.000,-

XI.

FOTO SARANA Foto pengadaan sarana dan prasarana sebagaimana terlampir.

XII.

PENUTUP Demikian proposal ini kami buat, besar harapan kami dengan proposal ini terjalin suatu hubungan kerjasama yang baik di kemudian hari antara penggas dengan segenap pihak yang memberikan dukungan.

Usulan Proposal PKL

Dinas Koperindag Kab. Alor