Anda di halaman 1dari 7

Laporan Biologi

Kelompok IV

Kebersihan udara

Nama Kelompok 1. Dema Bagus Aldana 09 2. Renold Pamungkas 18 3. Tio 23

Kata Pengantar
Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa.Hanya atas izin-Nya tugas Biologi ini bisa kami selesaikan.Kami berharap, tugas ini dapat memberi andil dalam penanaman nilai moral dan kebangsaan pada siswa. Tugas dalam laporan ini untuk mengumpulkan nilai,maka sebab itu tugas ini kami kerjakan.

Kesamben 08 Mei 2012

Rumusan masalah

1. Apakah kepadatan penduduk mempengaruhi kebersihan udara ? 2. Mengapa kebersihan udara saat ini terus berkurang ? 3. Seberapa bahayanya udara kotor yang kita hirup ? 4. Penyakit apa saja yang disebabkan oleh udara kotor ? 5. Bagaimana cara menjaga udara tetap bersih ?

Tujuan Investigasi
1. Agar dapat memahami pengaruh kepadatan penduduk terhadap udara bersih. 2. Supaya masyarakat dapat lebih peduli terhadap udara. 3. Agar dapat mengerti bahayanya dari udara kotor yang kita hirup. 4. Agar kita dapat mengerti penyakit yang diderita oleh manusia yang menghirup udara kotor. 5. Agar kita dapat peduli dan menjaga udara bersih.

Dasar Teori
Kami melakukan wawancara kepada penduduk sekitar 1. kepadatan penduduk sangat berpengaruh terhadap udara bersih, karena
semakin besar jumlah penduduk yang bermukim ,semakin besar pula resiko udara tercemar. (penduduk)

2. sekarang,tinggal keputusan penduduk untuk menyadari resiko


pencemaran udara,sedangkan udara tetap dihirup setiap hari (penduduk)

3. udara yang terhirup akan menimbulkan banyak sekali penyakit. Penyakitpenyakit tersebut akan menimbulkan kerusakan paru-paru(penduduk)

4. penyakit itu tergantung dari seberapa orang itu menghirup udara


kotor,jika kita terus menerus menghirup udara kotor maka kitalah yang terserang penyakit tersebut,contohnya : batuk,pilek,TBC,asma,dan paruparu(penduduk)

5. untuk menanggulangi tercemarnya udara perlu dilakukan,untuk menjaga


udara agar tetap bersih melakukan hari bebas kendaraan,mengurangi gas buang pada kendaraan bermotor,penanaman sejuta pohon, membuat hutan kota.(penduduk)

Data
Kami memperoleh data dari internet

"Pencemaran paling berat terjadi di Jakarta dibandingkan dengan Tokyo, Beijing, Seoul, Taipei, Bangkok, Kuala Lumpur dan Manila," katanya pada seminar di Jakarta, Senin. Seminar dan temu wartawan itu bertema "Inisiatif dan respon Indonesia terhadap fenomena perubahan iklim global" yang diselenggarakan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES). Berdasarkan data yang ada, jelasnya, total estimasi pollutant CO yang diestimasikan dari seluruh aktivitas di Kota Jakarta adalah sekitar 686,864 ton per-tahun atau 48,6 persen dari jumlah emisi lima pollutant. Penyebab dari pencemaran udara di Jakarta itu sekitar 80 persen berasal dari sektor transportasi, dan 20 persen industri serta limbah domestik. Sedangkan emisi karbon akibat deforestasi dan degradasi hutan sebesar 20 persen. "Kawasan hutan yang lebat dengan pepohonan dapat berperan sebagai `obat` untuk mengurangi emisi karbon (CO2) karena akan menyerap karbon sekitar 50 persen dari biomasa pohon," kata dia.

Pembahasan
i. kepadatan penduduk dapat mempengaruhi udara bersih.karena,semakin besar jumlah penduduk , maka semakin besar resiko yang ditanggung penduduk. Karena kurangnya kesadaran penduduk untuk menjaga kebersihan udara, akibatnya udara tercemar dan menjadi bahan penyakit. Udara yang tercemar dapat membahayakan tubuh kita,menyebabkan penyakit alergi,batuk,pilek,dan radabg paru-paru Untuk menjaga udara bersih: 1. Hari bebas kendaraan 2. Penanaman sejuta pohon 3. Mengurangi emisi di kendaraan bermotor

ii. iii. iv.

Kesimpulan
Tercemarnya udara dapat diakibatkan oleh ulah manusia,asap kendaraan,asap pabrik. Sekarang tinggal kita yang menanggung akibat ulah tersebut jadi kita harus tetap menjaga bumi ini,jadi kita harus memulai langkah baru untuk memperbaiki kualitas udara di bumi ini.

Daftar Pustaka Antara News : Mengkhawatirkan, Pencemaran Udara di Indonesia http://www.antaranews.com/view/?i=1244452391&c=WBM&s=PEM