P. 1
Dari Administrasi Negara Ke Administrasi Publik

Dari Administrasi Negara Ke Administrasi Publik

|Views: 1,017|Likes:
Dipublikasikan oleh chepimanca

More info:

Published by: chepimanca on Jul 17, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/29/2013

pdf

text

original

DARI ADMINISTRASI NEGARA KE ADMINISTRASI PUBLIK Kata Pengantar Guru Besar Ilmu Administrasi Negara Fakultas Iilmu Social

dan Ilmu Politik Universitas Gajah Mada (UGM).sampai saat tulisan ini di buat adalah enam orang . keenamhnya telah menyapaikan pidato pengukuhan sebagai guru besar dihdapan mejelis baru besar dan sivitas akademis UGM. Pidato pengukuhan sebagaimana. Kelajiman yang dilestarikan oleh UGM merupakan. Pidato pengukuhan suatu pernyataan ilmiah (Scientific statement) dari seseorang yang dikukuhkan memangku jabatan tertinggi di universitas sebagai guru besar, pidato pengukuhan bisa di pandang sebanai penyataan keahlian atau spesialis keahlian dari guru besar tersebuit dib alai irung universitas gajah mada. Kata pengatar buku itu sudah saya siapkan yang merupakan inti sari dari pidato –pidato pengukuhan. 1. Pembinaan administrasi Negara sebagai bagian dari anggunaan nasional Konsep public administrasi diterjemahkan dan dikembangkan di fakultas sebagai administrsi Negara dapat di nikmati konsepnya pada pidato pengukuhan guru besar pertama prof. soempono djojowadono, yang berjudul “ pembinaan Adminitrasi Negara Sengai Bagian Dari Pembagunan Nasional Indonesa” guru besar pertma di jurusan ilmu administrasi Negara. Beliau adalah guru kami lima guru besar

berikutnya di jurusan ini. Ketika itu semua kewenangan mengelola pemerintahan yang tidak diatur oleh Negara. Dengan demikian menerjemahkan public administrasi menjadi administrasi Negara tidak bisa dikatakan salah melainkan sesuai dengan suasana lingkungan yang di hadapi oleh Administrasi Negara di Indonesia. suasana saat itu dikemukakan secara baik dan sistematis oleh Prof. Soepono yang memberi judul pidato dan perhatian akademinya pembinaan Administrasi Negara sebagai bagian dari pembangunan nasional Indonesia di awal pidatonya Prof.Soempono mengatakan “ Administrasi Negara atau Public Administrasi biasanya yang dimaksud ialah bagian dari keseluruhan lembagaa-lembaga dan badan-badan dalam pemerintahan Negara sebagai bagian dari pemerintah eksekutif baik di pusat maupun di daearah

yang tugas kegaiatannya terutama melaksanakan kebijakan pemerintah (Public Polucy). Kepentingan masyarakat merupakan titik perhatian dari administrasi Negara. Dengan mengutuf pendapat Leonald D.White. Prof.Soepono mengatakan bahwa besarnya administrasi Negara serta luasnya kegaiatannya tergantung kepada harapanharapan rakyat akan jasa-jasanya untuk menyelengarakan atau melindungi

kepentingan-kepentingannya. Dalam abad ke-18 di Negara-negara barat dibawah pengaruh paham individualusme, diperkuat oleh paham liberaslisme dalam kehidupan ekonomi, rakyat masih bersikap curiga terhadap kekuasaan Negara. Demikianlah ungkap konsep ilmu administrasi Negara yang diucapkan oleh prof. soempono guru besar pertama yang mengasuh ilmu administrasi Negara di fakultaa tempat pengabdian kami anak di didik beliau. 2. Alternative Perencanaan Social Budaya Menjuju Terwujudnya Manusia Indonesia Seutuhnya. Tulisan ketiga dalam buku ini merupakan pidato pengkuhan guru besar Prof. Dr. Moeljarto Tjkrowinoto, MPA (Almarhum).yang berjudul “ alternative perencanaan social-budaya menuju terwujudnya manusia Indonesia seitinya.” Prof. Moelyanto mengemukakan pemikirannya tentang pembagunan sebagai salah satu titik perhatian ilmu administrasi negara. Saya kutipkan perjelasan Prof. Moelyarto dalam pidato pengukuhannya sebagai berikut : paradigm ekonomi-moneter murni yang menguasai pemikiran para ahli dan cendikiawan pasca perang dunia II misalnya mereduksi tujuan pembagunan menjadi pertumbuhan ekonomi yang tinggi –tingginya yang perlu di capai di dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Pak Moel berujar :” jelas sekali bahwa paradigram pembagunan yang demikian seangat tidak peka terhdap aspek-aspek social budaya pembagunan nasional namun peradigma ini pernah dan masih manguasai pemikiran sementara negarawan dan cekdikiawan, dan bahkan pernah ditahbiskan sebagai tolak ukur atau criteria pembagunan resmi PBB pada dasa warsa pembangunan yang pertma.”

Secara konseptual mereka mencita0citakan terwujudnya masyarakat raya (the great society) yang di dalam poses pembangunannya tidak menekankan pada “ seberapa bayak” akan tetapi pada “ seberapa baik” dan tidak mempersoalkan kualitas barang yang kita miliki akan akan tetapi mengutamakan” kualitas hidup kata ( Baner 1966, P.xii ). 3. Revitalisasi sector public mengahadap keterbukaan ekonomi dan demokratisasi politik Tulisan ke empat adalah pidato pengukuhan Prof. Dr. Sofian Effendi, MPIA. Yangberjudul “ ercitaslisasi sector public menghadapi keterbukaan ekonomi dan demokratisasi politik.” Di awal ungkapan dalam pidatonya Prof. Sofian mengatakan sebagai berikut : Revitalisasi sector public yang dibahas pada kesempatan ini bukan lah dalam rangka pemikiran untuk mengingkatkan peranan sector tersebut dalam kegiatan pembagunan atau pun dalam kehidupan public. Di akhir pidatonya Prof. Sofian Effendi memberikan agenda yang perlu di erhatikan dalam melakukan reformasi disektor public sebgai berikut : Pertama reformasi sector public harus lebih diarahkan kepada peningkatan kemapuan, profesionalisme dan netralitas birokrasi public guna mengurangi kekaburan peranan politik atara birokrat dan politisi. Kedua intervernsi pemerintah yang terlalu besar dalam kegiatan ekonomi terbukti mengandung penuh keterbatasab serta telah menyebabkan inefisiensi yang sangat besar. Untuk memfasilitasi perubahan nilai tersebut system pendidikan calon penjabata sekot public perlu di tinjau kembali dan disesuaikan dengan tuntutan kebutuhan ekonomi dan demokrasisasi politik.

4. Demokrasi dalam birokrasi pemerintaha peran control rakyat dan netralisasi birokrasi Tulisan kelima adalah pidato pegukuhan prof.miftah thoha . dalam mengawali pidato pengukuhannya peran control rakyat dan netralitas birokrasi. Menurut Mitfah Thoha memberikan sinyalemenya tentang pemerintahan yang telah lewat sebagai berikut : “ selama 32 tahub semasa pemerintahan orde baru, birokrasi pemerintah tidak bisa digolongkan kedalam tatanan yang demokratis. Demokrasi tanpa control rakyat merupakan cacat yang tidak bisa diampuni. 5. Rerientasi Ilmu Administrasi Public dari Government ke Governance Tulisan keenam adalah pidato pengukuhan Prof.Dr.Agus Dwiyanto .MPA yang berjudul “ Reorientasi Ilmu Administrasi Public.” Dari government ke gevernence. Ungkapan beliau dapat disimak sebagai berikut “ “ salah satu keseulitan terbesar yang saya hadapi sepanjang karier akademis saya adalah ketika di tinjau mengenai apakah sebenarnya yang di maksud dengan ilmu administrasi public? Mungkin terdengar aneh karena sudah hamoir tiga puluh tahun saya belajar ilmu administrasi public, namun dari waktu ke waktu gambaran mengenai ilmu administrasi public, namun dari waktu ke waktu gambaran mengenai ilmu administrsi public yang sebaiknya dikembangkan di Indonesia malin lama tidak menjadi semakin jelas. Lebih dari itu , kata beliau kebingungan mengenai pemahaman terhdap ilmu administasi public juga di pengaruhi oleh dinamika keilmuan yang sangat tinggi sepanjang perkembangan ilmuadministrasi public. Perbedaan pandangan di kalangan ilmuwan dan mahasiswa mengenai ilmu administrasi public,kata pak agus sebanarnya adalah hal yang wajar dan merupakan bagian adari dinamika keilmuawan yang sangat penting di perlihara.

6. Admistrsi Public Indonesia Di Era Demokrasi Local Bagaimana Semangat Kompeatibilitas Menjiwai Budaya Birokrasi Tulisan terakhir merupakan pidato pengukuhan guru beasar yang ke enam di jurusan, yakni Prof.Warsito Utomo. Dalam hal ini , kata warsito selanjutnya, sesunguhnya juga telah terjadi perubahan makna public sebagai Negara menjadi perubahan makna public sebagai Negara menjadi public sebagai masyarakat. Dari apa yang telah di uraikan di muka, kata pak warsito : “ tidaklah berate bahwa administrasi public (negara) melepaskan diri atau terlepas sama sekali dari kehidupan atau permasalahan Negara. Demikialah, enam guru besar ilmu administrasi Negara/pubik yang telah mengungkapkan titik perhatian minatnya dalam mengembangkan ilmu ini.

PERKEMBANGAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA DI INDONESIA DAN PROSPEKNYA DI MASA DATA Ilmu administrasi Negara sebagai suatu kajian yang multidisipliner berada dalam konsidi trasnsisi . Pada darsawarsa terakhir ini perjuangan untuk menunjukan keunikan dan

keaslian adminitrasi Negara terus berlangsung bahkan beberapa akademis mengatakan semakin intensity Di Indonesia di lihat dari perspeksitif akademis kelihatannya ilmu administrasi Negara masih banyak mengopi perkembangan yang terjadi di Negara maju-maju .  Perkembangan Ilmu Administrasi Negara Overview singkat terhadap perkembangan sejarah administrasi Negara modern perlku di singgung disisi guna memahami tinkat perkembangan langga saat ini. Perhatian administrasi Negara tradisonal sebgaimana yang di kemukakan oleh para pelopor pendahulu senatiasa tidak bisa dipisahkan dengan kekuasan hukum (The Power Of Raw). Seperti di ketahui bersama bahwa bertahun-tahun hokum itu sendiri tidak mampu memlihara kondisi yang bsia muasakan timbulnya kinerja pengelolaan sector public. Salah satu displin lain yang kemudian memberikan kontribusi terhadap ilmu administrasi Negara disinggung di depan relations. Penelitian Elton Mayo di lakukan Psikolgi Industry dari Harvard business school yang dilakuak tahun 1920 dan tahun 1930 yang dikenal dengan studi Hawthorn membuktikan bahwa pengaruh kuat industrial relations terhadap administrasi Negara tidak lagi bisa di abaikan . Perubahan –perubahan ilmu administrasi belum berhenti sampai pada tataran statistic dan ilmu perilaku.

Sebagaimana di uraikan di depan bahwa keinginan untuk memahami ilmu administrasi Negara secara komprehensif tidak bisa dilakuakn kalau tidak ditelusuri suatu proses akumilasi dari displin ilmu –ilmu lian. Saya sependapat dengan eran cigada (2002) bahwa ada tidaga displin ilmu sebgai “core sources” dari ilmu administrasi Negara. Dalam dasawarsa terakhir pekembangan ilmu admnisrasasi Negara mengalami banyak kemanuan.  Ilmu Aministrasi Negara Di Indonesia Secara teiritis, perkembangan ilmu aministrasi ngara di indonseia tidak ada yang istimewa, bahwa mengikuti perkembangan di Negara maju lainnya. Buku yang agak lengkap membahas tentang administrasi pembagunan (negara) di indonesia akhir tahun 1970 –an adalah buku bintaro tjokroamidjojo (1978). Perkembangan ilmu administrasi Negara di Indonesia seperti disinggung di depan tampaknya terpengaruh dengan apa yang sekarang di singgung di depan tampaknya terpengaruh dengan apa yang sekarang berkembang di amerika serikat ata Negara –Negara lain. Jika di amati dari program kegiatan pemerintah dalam melakukan perbaikan, pengembangan dan perubahan dibidang administrsi pemerintahan ada kemajuan. Reformasi admnistrasi Negara dari soeharto Perkembangan admnistrasi Negara di Indonesia dapat pula diikuti seberapa jauh pimpinan nasional (pemerintah) mempunyai perhatian untuk melakuak perbaikan dan pengembangan . Pada awal perkembangan ilmu administrasi Negara than 1950 –an , pemeritah dalam hal ini presiden soekarno melalui almarhum perdana h.djuanda” melakukan reformasi admnistrasi Negara indoneisa .

Saat itu di amerika serikat dikembagkan system admnistrasi Negara yang modern, praktis dan efisien. Reformasi pertma yang dilakukan ketika jaman kepersidenan soekarno di dorong oleh perubahan yang terjadi dilakukan.  Strategi Nasional Dan Global Refornasi kedua dilakukan ketika zaman kepersidenan soeharto dorongan untuk melakuakn reformasi ini pun di awali oleh keinginan untuk membangun bangsa dan Negara yang di mulai untuk menyelenggarakan pemerintahan yang stabil kuat dan sentralistis. Reformasi admnistrasi Negara yang dilakukan oleh pemerintahan. Presiden soeharno karena di dorong oleh perubahan sisem lingkungan stragis nasional dari pemerinahan soeharno (orde lama) kepemerintana orde baru Lepas apakah reformasi ketika masa kepersidenan soharto adalah ekses yang kurang baik terhdap demokrasi dan pemulihan kondisi perekonomian bangsa. Akan tetapi reformasi admnistrasi Negara yang kedua itu di mlai dari visi,. Pandangan, dan kemauan, yang jelas untuk menata system administrasi Negara yang menekan pada pembangunan ekonomi. Kedua presiden terdahulu mempunyai perhatian besar terhadp pengembangan ilmu admnistrasi untuk kemanfaatan pemerintah yang di pimpinnya. Itulah reformasi yang pernah dilakukan oleh pemerintah sepanjang sejarah kemerdekaan hingga saat ini. Kelembangaan dan system dministrasi Negara kita hinga sekarang ini masih seperti yang dulu direformasi oleh presiden soeharto.  Dari Admnistrasi Negara Ke Admnistrasi Public Hal lain yang perlu juga di soroti dalam melihat perkembangan ilmu admistrasi Negara di Indonesia adalah terjemahan istilah aslinya.

Sekarang paradigrama ilmu admnistrasi public dan manajemen pemerintahan telah bayak berubah. Dalam perkembangan seperti itu maka kekuasaan yang selama ini berada penguasa sebenarnya adalah titipan yang seharusnya dimomisili pada

masyarakat.Algore (1994) dalam lapoarn kepada presiden Bell Clinton tentang program Reinventing government mengatakan bahwa orientasi programnya menekankan pda prinsip putting customers fist. Dahlu ketika menejemen pemerintahan di Indonesia masih di kenal dengan segala upaya yang sarwa Negara. Public admnistrasi tration di terjemahkan sesuai dengan suasana saat itu, yang admnistrasi Negara. Administarasi Negara di Indonesia pada saat itu lebih tepat di katakana sebaagi alat untuk menegakan kekuasaan Negara bukan kekuasan rakyat. Di Indonesia istilah administrasi Negara di kenal berbarengan dengan pendekatan yang di pergunakan dalam mengelolanegra ini yang menekankan pada orientasi kekuasaan Negara. Di universitas gadja mada berkembang pemikiran untuk mengubahterjemah public administration dari admnistrasinegara ke admnistrasi public/  Peran Ilmu Admnistrasi Public Di Masa Depan Rene Mangritte seorang pelukis surrealist belgia disinggung di depan, pernah suatu hari melukis serangkaian Pipa. Dalam pemikiran yang sama suatu bagan organisasi departemen pemerintah tidaklah sama dengan depariemen pemerintah bukan pula suatu strategis baru sebagai jawaban otomatis terhadap kegagalan admnistrasi public yang diwakili oleh program-program aksi departemen tersebut. Administrasi public (negara) selama ini selalu diasumsikan sebagai upaya melukis suatu benda bukan manaruh perhatian terhadap bagaimana realita benda tersebut.

Di Indonesia seperti di katkan di depan, maka ilmu administrasi public merupakan kumpulan sketsa yang di pergunakan untuk membenarkan kebijkanan penguasa, dan yang jauh dari harapan rakyat. Kutipan crita sepenggal tentang pelukis belgia itu dimaksudkan untuk memberikan kesan kepada kita bahwa ilmu admnistrasi public tidak hanya terbatas pada gambar saja melainkan suatu disiplin ilmu yang bisa meminjam istilahnya Peter Senge (1990) Putting The Ideas Into Practice . Admistrasi public sangat perhatian terhadap terwujudnya tata keperintahan yang demokrasi dan amanah.

Pendapat Menurut saya, dari bab 2 bahwa guru besar ilmu administrasi Negara fakultas ilmu social dan ilmu politik universitas gadjah mada (UGM ). Tulisan ini dibuat oleh enam orang. Keenamnya telah menyapaikan pidato pengukuhan sebagai guru besar di hadapan majelis guru besar dan sivitas akademis UGM. Salah satu atau pidato dari keenam guru tersebut adalah 1) Pembinaan admnistrasi Negara sebagai bagaian dari pembagunan nasional, pidato pengukuhan guru besar pertma prof. soempono djojowadono. 2) Alternative perencanaan social-budaya menuju terwujudnya manusia Indonesia seutuhnya. Pidato pengukuhan guru besar prof. Dr. Moeljarto Tjokrowinoto, MPA (Almarhum). 3) Revitalisasi politik sector public menghadapi keterbukaan ekonomi dan demokratisasi politik. 4) Pidato pengukuhan prof.Dr.sofian effendi, MPIA. 5) Demokrasi dalam birokrasi pemerintan peran control rakyat dan netralitas birokrasi. 6) Pidato pengukuhan Prof. Mifftah Thoha MPA. 7) Reorientasi ilmu admnistrasi public, dari government ke governace 8) Pidato pengukuhan prof. Dr.Agus Dwiyanto,MPA. 9) Admistrasi public indoensia di era demokrasi local bagaian semangat kompatibilitas menjiwai budaya birokrasi.pidato pengukuhan guru besar yang ke enam di jurusan ini, yakni Prof.Dr.Warsito Utomo .Dalam tulisan pidato pengukuhan Prof.Miftah Thoha . Beliau mengajukan pertanyaan yaitu “ dapatkah demokrsi di wujudkan dalam Birokrasi Pemerintah ?” Sedangkan dari BAB 3 Perkembangan Ilmu Admnistrasi Negara dari tikih Woodrow Wilson (1987) dan farank J.goodnow (199).dua tokoh pemikir ini yang pertama kali di anatar tokoh-tokoh lain yang memepertahankan kemandirian ilmu ini.

1. Admnitrate Law 2. Pradilan Admnitrasi Negara 3. Hukum Konstitusional Semangat entrepreneur ship itu menurut orsborne dengan mengutip pendapat J.B.Saya seorang ahli ekonomi perancis adalah “ semangat yang berupaya untuk mengubah sumber-sumber ekonomi kelaur dari tingkat produktitas yang rendah kearah tingkat peroduktivitas yang lebih tinggi dan menghasilkan lebih beredar “.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->