Anda di halaman 1dari 43

Oleh: Widi Restu Gumelar FPIK 2011 UNIVERSITAS PADJADJARAN

Euglenophyta merupakan organisme uniseluler yang bersifat autorof, namun pada kondisi tertentu bisa bersifat heterotrof.
Pertama kali diperkenalkan oleh Otto Btschli pada tahun 1884

HOME

BACK

Organisme bersel tunggal dengan susunan sel eukariota. Sel tidak dibungkus oleh dinding selulosa, melainkan oleh perikel berprotein, yang berada didalam plasmalema. Ujung depan sel euglenoid melekuk kedalam membentuk saluran yang ujung dalamnya meluas menjadi rongga membulat membentuk reservoar. Pada umumnya memiliki flagel yang tidak sama panjang (Heterokontae) jumlah flagel 2 atau 4. Umumnya hidup di air tawar yang kaya bahan organik (di laut sangat sedikit).

NEXT

BACK

Ada yang memiliki kloroplast (dapat berfotosintesis) ada juga yang tidak dapat berfotosintesis. Yang berfotosintesis disebut Phototrophic

Yang tidak berfotosintesis disebut Osmotrophic (makan dengan cara diffusi).


Kelompok yang ketiga disebut Phagotrophic (makan dengan cara menangkap makanan). Jumlah genus hanya 40 dan jumlah spesies -/+ 800 Memiliki bintik mata yang disebut stigma. Pigmen yang dimiliki klorofil a dan b, caroten Disebut Euglenozoa, euglenoids, euglenophytes

BACK

Sitostoma
sitostoma

Reservoir Eyespot Contractile vacuole Flagellum Paramylon body Nucleus Chloroplast Pellicle

BACK

Merupakan celah yang berada di ujung anterior. Pada beberapa jenis, celah ini berguna untuk memasukkan makanan berbentuk padat , tetapi pada beberapa jenis tidak demikian.

Reservoir

Eyespot

Contractile vacuole

Flagellum

Paramylon body

Nucleus

Chloroplast

Pellicle

BACK

Reservior merupakan bagian posterior yang membesar berupa waduk.


Fungsi organ ini untuk menyokong sitostoma waktu menelan makanan padat.

Sitostoma

Eyespot

Contractile vacuole

Flagellum

Paramylon body

Nucleus

Chloroplast

Pellicle

BACK

Sel mempunyai sebuah pigmen merah menyerupai bintik mata dan sensitive terhadap sinar. Pigmen merah ini merupakan astaxanthin yang hanya dijumpai pada golongan Crustaceae.
Euglenophyta (eu berarti sungguhsungguh, glenos berarti mata)

Sitostoma

Reservoir

Contractile vacuole

Flagellum

Paramylon body

Nucleus

Chloroplast

Pellicle

BACK

Vakuola kontraktil adalah organel yg berfungsi untuk mengeluarkan sisa sisa metabolisme (ekskresi) dan untuk osmoregulator (mengatur tekanan). Seperti untuk memompa gas kedalam dan keluar tubuh pada euglena.

Sitostoma

Reservoir

Eyespot

Flagellum

Paramylon body

Nucleus

Chloroplast

Pellicle

BACK

Flagella dari Euglena pangkalnya tertanam pada dasar waduk dan keluar sepanjang sitofarinx dan sitostoma.
Yang mempunyai satu flagella, tumbuh ke muka. Genera yang mempunyai dua flagella, flagellanya sama panjang dan tumbuh ke arah depan tetapi lebih banyak genera yang flagellanya tidak sama panjang.

NEXT

BACK

gerakan flagellum pada 1 atau 2 bidang digunakan untuk dorongan atau sentakan.
Pada intinya Flagel digunakan untuk bergerak.

Sitostoma

Reservoir

Eyespot

Contractile vacuole

Paramylon body

Nucleus

Chloroplast

Pellicle

BACK

Paramilon merupakan cadangan makanan hasil fotosintesis yang disimpan dalam tubuh berupa paramilum yaitu bentuk antara dari polisakharida, jadi bukan berupa amilum seperti pada tumbuhan tinggi atau glycogen seperti pada binatang.

Sitostoma

Reservoir

Eyespot

Contractile vacuole

Flagellum

Nucleus

Chloroplast

Pellicle

BACK

Inti sel atau nukleus adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linier panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein. Gen di dalam kromosomkromosom inilah yang membentuk genom inti sel.
Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen.

NEXT

BACK

Fungsi lainnya yaitu :


mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel, memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein, sebagai tempat sintesis ribosom, tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA, serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai, dijalankan, dan diakhiri.

Sitostoma

Reservoir

Eyespot

Contractile vacuole

Flagellum

Paramylon body

Chloroplast

Pellicle

BACK

Kloroplas,berfungsi untuk pembentukan makanan, atau untuk melakukan fotosintesis.

Sitostoma

Reservoir

Eyespot

Contractile vacuole

Flagellum

Paramylon body

Nucleus

Pellicle

BACK

Pellicle merupakan lapisan tipis pendukung membran sel di berbagai protozoa.

Sitostoma

Reservoir

Eyespot

Contractile vacuole

Flagellum

Paramylon body

Nucleus

Chloroplast

BACK

Ada satu Kelas Euglenophyceae Ordonya ada 3: Euglenales Peranemales/Eutreptiales Rhabdomonadales Euglenales

Ada satu famili: Euglenaceae


Contoh genus : Euglena, Phacus, Trachelomonas
NEXT

BACK

Eutreptiales
Ada satu famili : Eutreptiaceae Contoh genus : Astacia (morfologis sama dengan Euglena), Peranema, Hyalophacus Rhabdomonadales Ada satu famili Rhabdomonadaceae Contoh genus : Colacium, Petalomonas

BACK

Pembelahan biner secara membujur.


Bereproduksi secara autogami (fusi antara nukleus sel-sel anak).
Faktor yng mempengaruhi : Suhu Kelembaban Nutrisi dan lain sebagainya.

BACK

Peran Positif
Bidang Perikanan sebagai makanan ikan. Bidang Perairan sebagai produsen primer.

Bidang Industri
dapat dimanfaatkan sebagai bahan penggosok, isolasi, bahan dasar industri kaca, dan penyaring (karena berpori).
NEXT

BACK

Peran Negtif
Mencemari sumber air
Penimbuanan endapan tanah pada dasar kolam dan danau

Peran Positif - Negtif


Indikator pencemaran organik

BACK

Petalomonas sp

Euglena
Hyalophacus sp

Colacium

Peranema sp