Anda di halaman 1dari 5

PRO JUSTITIA

VISUM ET REPERTUM
N0.---------------------Yang bertandatangan di bawah ini, dr. Jerny Dase, SH, SpF, M.Kes, adalah dokter ahli
Kedokteran Forensik dan Medikolegal pada Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Wahidin
Sudirohusodo Makassar, menerangkan bahwa berdasarkan surat permintaan Visum et Repertum
dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, Daerah Sulawesi Selatan, Resor Bulukumba, No.Pol
A.901/109/VI/2012/Lantas, tertanggal sepuluh juni tahun dua ribu sebelas, perihal permintaan
Visum et Repertum luka yang ditanda tangani oleh Bagus Putut, NS, NRP: 65090438, atas nama
Kepala Kepolisian Resor Bulukumba, Kepala Satuan Lalu Lintas selaku penyidik, maka dengan
ini menerangkan bahwa, telah dilakukan pemeriksaan dan perawatan oleh dr. Henry Yurianto,
Sp.OT dan dr.Wendelin terhadap korban dengan nomor register 553503, pada tanggal sepuluh
bulan juni tahun dua ribu sebelas, pukul duapuluh lewat duapuluh menit waktu Indonesia bagian
tengah, bertempat di ruang Instalasi Rawat Darurat RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar,
yang berdasarkan surat tersebut adalah :--------------------------------------------------------------------Nama

: Hasmila Binti Salamuddin--------------------------------------------------------

Jenis kelamin

: Perempuan--------------------------------------------------------------------------

Umur

: 21 tahun-----------------------------------------------------------------------------

Warga Negara

: Indonesia----------------------------------------------------------------------------

Agama

: Islam---------------------------------------------------------------------------------

Pekerjaan

: Mahasiswa--------------------------------------------------------------------------

Alamat

: Dusun Lamanda, Desa Lamanda, Kecamatan Bontotiro, Kabupaten


Bulukumba--------------------------------------------------------------------------

Menurut surat tersebut, Orang tersebut mengalami luka berat/ringan diduga akibat kecelakaan
lalu lintas yang terjadi pada hari minggu tanggal sepuluh juni tahun dua ribu duabelas, Jam
tiga belas lewat nol Waktu Indonesia Bagian Tengah, bertempat dijalan umum poros Bulukumba

menuju ke arah Bantaeng tepatnya dilingkungan Panjutanah Kelurahan Jalanjang, Kecamatan


Gantarang, Kabupaten Bulukumba sehingga yang bersangkutan mengalami luka-luka.-----------I.HASIL PEMERIKSAAN :---------------------------------------------------------------------------------1. Riwayat penyakit / perlukaan (10 juni 2012/ IRD RS. Wahidin, oleh dr. Wendelin :-----------Korban datang dengan tidak mampu berjalan dialami sejak enam jam sebelum masuk rumah
sakit setelah kecelakaan motor (ditabrak mobil). Nyeri pada tungkai kanan disebakan oleh
kecelakaan lalu lintas. Pasien sedang dibonceng motor, kemudian ditabrak monil dengan
mekanisme yang tidak jelas. Riwayat pingsan tidak ada, riwayat muntah tidak ada, mual
tidak ada. Pasin belum belum menikah dan belum mempunyai anak. Serta belum bekerja.---2. Pemeriksaan fisik (10 juni 2012/ IRD RS. Wahidin, oleh dr. Wendelin :------------------------Pada korban ditemukan:--------------------------------------------------------------------------------a. Status generalis : sakit berat, gizi cukup, kesadaran baik (GCS 15)----------------------b. Keadaan jiwa : stabil----------------------------------------------------------------------------c. Kepala : status lokalis ---------------------------------------------------------------------------d. Mata : Tidak ada kelainan----------------------------------------------------------------------e. Hidung : Tidak ada kelainan-------------------------------------------------------------------f. Bibir : tidak ada kelainan-----------------------------------------------------------------------g. Gigi dan Lidah : tidak ada kelainan-----------------------------------------------------------h. Gusi: tidak ada kelainan ------------------------------------------------------------------------i. Kerongkongan : tidak ditemukan kelainan---------------------------------------------------j. Leher : tidak ada kelainan----------------------------------------------------------------------k. Dada : tidak ada kelainan --------------------------------------------------------------------l. Perut : datar, ikut gerak nafas ----------------------------------------------------------------m. Tungkai : tidak ada kelainan--------------------------------------------------------------------n. Primary survey :--------------------------------------------------------------------------------Airway : paten-----------------------------------------------------------------------Breathing : pernapasan dua puluh kali per menit, simetris kiri sama dengan
kanan---------------------------------------------------------------------------------Circulation : Tekanan darah seratus per tujuhpuluh milimeter air raksa
(mmHg), nadi delapan puluh kali per menit -------------------------------------

Disability : tingkat kesadaran terganggu (GCS = 15, E4M6V5), pupil


isokhor 2,5mm/2,5mm, refleks cahaya positif----------------------------------Environment : Suhu tiga puluh enam koma lima derajat celcius-------------o. Secondary survey :-------------------------------------------------------------------------------Status lokalis-------------------------------------------------------------------------------------1. Regio manus dextra (Daerah tangan kanan) : terdapat deformitas (kelainan bentuk),
terdapat hematoma (memar), terdapat oedema (bengkak), dan terdapat nyeri pada
penekanan, sendi jari telunjuk dan jari manis terdapat nyeri, CRT<2.--------------------2. Regio Pelvis (Daerah Panggul) : Tidak tampak deformitas (kelainan bentuk), tidak
ada hematoma (memar), dan tidak ada oedema (bengkak). Hip joint dextra et
sinistra ( sendi kanan dan kiri) mengalami pergerakan yang terbatas disebabkan oleh
nyeri. CRT < 2--------------------------------------------------------------------------------------------3. Regio femur dextra ( daerah paha kanan) : terdapat deformitas (kelainan bentuk),
dan terdapat hematoma (memar), dan terdapat oedema (bengkak). Tidak terdapat
luka. Terdapat nyeri pada penekanan. Gerakan sendi bagian panggul terbatas
karena nyeri.CRT < 2.-----------------------------------------------------------------------------------4. Regio genu sinistra(daerah lutut kiri) : terdapat deformitas (kelainan bentuk) dan
tidak terdapat hematoma(memar), terdapat oedema (bengkat, tidak terdapat luka.
Terdapat nyeri saat penekanan. Gerakan terbatas karena nyeri.CRT < 2-----------------5. Regio cruris sinistra (daerah kaki) : tidak ada deformitas (kelainan bentuk, tidak
terdapat oedema(bengkak), tidak ada hematoma (memar), tidak ada nyeri pada
penekanan, gerakan terbatas karena nyeri. CRT < 2-------------------------------------------3. Pemeriksaan Penunjang :

1. Laboratorium: Darah lengkap (10/6/2012 jam 22.05 WITA Hb

10,6 gr/dl) (10/6/2012 jam 22.40 WITA Hb 8,6 gr/dl), (11/6/2012


jam 01.00 WITA, Hb 8,8 gr/dl), (11/6/2012 jam 06.30 WITA Hb
7,7 gr/dl), (12/6/2012 jam 09.30 WITA Hb 9,0 gr/dl (post
transfusi))-------------------------------------------------------------------2. foto rontgen : closed fraktur basal metacarpal II manus dextra (fraktur
tertutup bawah , closed fraktur segmental ramus inferor et superior os
pubis dextra, closed tranversal fraktur 1/3 midle femur dextra, closed
tibial flateu fraktur schasker V cruris sinistra, Hemartrhosis genu
sinistra.-------------------------------------------------------------------------------------

4. pengobatan : ------------------------------------------------------------------------------------------------1. IVFD RL 20 Tpm-------------------------------------------------------------------------------------2. Ketorolac 1 amp/8jam --------------------------------------------------------------------------------3. ceftriaxon 1 gr/12 jam/IV-----------------------------------------------------------------------------4. ranitidin 1 amp/8jam --------.-------------------------------------------------------------------------5. cernevit 24 jam/IV-------------------------------------------------------------------------------------6. Tranfusi PRC 1 bag ( 11/06/2012 jam 08.30 WITA sampai 11.30 WITA)--------------------5. Kondisi korban selama perawatan : sadar GCS 15 (E4M6V5)---------------------------------------6. Kondisi korban setelah perawatan : Sebelum korban selsai di rawat, maka korban meminta untuk
pulang paksa (14/6/2012)-------------------------------------------------------------------------------------------

II. KESIMPULAN---------------------------------------------------------------------------------------------Dari hasil pemeriksaan dapat disimpulkan bahwa pada korban perempuan ini ditemukan pada daerah
tangan kanan terdapat kelainan bentuk, memar, bengkak, dan terdapat nyeri pada penekanan, Daerah
Panggul sendi kanan dan kiri mengalami pergerakan yang terbatas disebabkan oleh nyeri, daerah paha
kanan terdapat kelainan bentuk, memar, dan bengkak, terdapat nyeri pada penekanan. Gerakan sendi
bagian panggul terbatas karena nyeri, daerah lutut kiri terdapat kelainan bentuk, terdapat bengkak dan
terdapat nyeri saat penekanan. Gerakan terbatas karena nyeri, daerah kaki gerakan terbatas karena nyeri.
yang sesuai dengan perlukaan akibat kekerasan benda tumpul. Akibatnya korban tidak mampu berjalan
dan terhalang menjalankan pekerjaan sebagai mahasiswa untuk sementara waktu. ----------------------------

III. PENUTUP--------------------------------------------------------------------------------------------------Demikian Visum et Repertum ini dibuat dengan menguraikan yang sejujur-jujurnya dengan
menggunakan pengetahuan saya yang sebaik-baiknya dan mengingat sumpah yang diucapkan
saat menerima jabatan sebagai dokter.-----------------------------------------------------------------------

Makassar, 10 juni 2012


Dokter Pemeriksa

dr.Wendelin

Dokter Ahli Forensik dan Medikolegal

dr. Jerny Dase, SH, Sp.F, M.Kes