P. 1
PENGEMBANGAN DIRI

PENGEMBANGAN DIRI

|Views: 388|Likes:
Dipublikasikan oleh Krisna Ramadhan

More info:

Published by: Krisna Ramadhan on Jul 19, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2014

pdf

text

original

SERI BAHAN BIMBINGAN TEKNIS

IMPLEMENTASI KTSP

PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN PENGEMBANGAN DIRI
PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN K

DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL TAHUN 2008

i

ii

KATA PENGANTAR
Sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) telah menyelesaikan Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan yang kemudian dikukuhkan menjadi Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 dan Nomor 23 Tahun 2006, serta Nomor 24 Tahun 2006 yang disempurnakan dengan Nomor 6 tahun 2007 tentang ketentuan pelaksanaannya. BSNP juga telah menerbitkan Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah. Pengalaman melakukan persiapan untuk penyusunan Model Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan pada Sekolah Menengah Kejuruan (KTSP-SMK), ternyata berbagai ketentuan tentang penyusunan KTSP yang termuat pada peraturanperaturan tersebut, termasuk pedoman penyusunannya, masih memerlukan analisis dan upaya pensistematisan yang tidak sederhana, terutama karena ada beberapa ketentuan yang saling terkait tapi berada pada dokumen yang berbeda-beda. Atas dasar itulah, maka sesuai dengan tugas dan fungsinya, Direktorat Pembinaan SMK berupaya merevisi Bahan Bimbingan Teknis Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan tahun 2006 menjadi Edisi 2008 yang sepenuhnya diturunkan secara sistematis dari peraturan-peraturan tersebut dan pedoman pelaksanaannya. Bahan bimbingan teknis hasil revisi ini diharapkan dapat membantu para pihak yang terlibat dalam pengembangan dan implementasi KTSP-SMK serta satuan pendidikan SMK pada umumnya, dalam upaya menerapkan peraturan-peraturan dimaksud. Pada gilirannya, seperti yang diharapkan, setiap SMK atau kelompok SMK akan mampu menyiapkan sendiri KTSP yang akan diimplementasikannya.

i

131415680 ii . Model-model Pembelajaran SMK. Teknik Penyusunan KTSP dan Silabus SMK. 2. Teknik Penyusunan RPP. 7. 8. Dr. Teknik Penyusunan Modul Bahan Ajar). 3. kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggitingginya.Seri bahan bimbingan teknis (Bimtek) ini meliputi juduljudul berikut. November 2008 Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. 5. Kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi sehingga terwujudnya seri buku bahan bimbingan teknis ini. Teknik Pelaksanaan Pengembangan Diri pada SMK. 6. Jakarta. Implementasi Sistem Kridit Semester pada SMK. Penilaian dan Pelaporan Hasil Belajar Peserta Didik SMK. 1. Joko Sutrisno NIP. 4. Teknik Pengembangan Mata Pelajaran Muatan Lokal SMK.

........................................ Bentuk-Bentuk Pelaksanaan ............. Bidang Pengembangan............ iii .................... P......................................... Pengertian........ C............................ Jenis Program............................................... K.............................................DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR........ BAB IV KEGIATAN EKSTRAKULIKULER A...................... Pelaksana.................................................. Bidang Pengembangan... B................................................................................ BAB III BIMBINGAN KARIR DAN KONSELING H................. Latar Belakang............. Ruang Lingkup Kegiatan............................................................... I................... O......... E........... 2.................................................................................... 1................................................................................ Pengawasan........... iii BAB I PENDAHULUAN A................................. Kegiatan Pendukung............................................................................................................... Ruang Lingkup Materi.................. Jenis Layanan..... Ruang Lingkup........................................................................ Pelaksanaan.... G.... 1 1 2 3 5 6 6 7 7 9 10 11 13 14 17 18 19 20 25 26 27 31 32 32 1............... F........................................................................ B. D............ Tujuan Pengembangan Diri............................................ BAB II PENGEMBANGAN DIRI C....................... Prinsip Kegiatan. Program Bimbingan Karir dan Konseling............... Landasan Hukum.................................................................. i DAFTAR ISI....... Sasaran Pengembangan Diri..... Pengertian........ M.................. J........................... L.... 2................... Q....... N............................ Landasan Filosofis......... Format Kegiatan... Pengertian ......................... Penilaian...................

.....D.................... F......... Contoh Program Tahunan Pengembangan Kreativitas ...... 8.............................. 5.. 10................................... 13........ Pengawasan........................ 9......... Format Kegiatan................. 12..................... H........... Pelaksanaan............... 4............ Pelaksana.......... J............... Rambu-Rambu Rencana Kegiatan Ekstrakulikuler Rambu-Rambu Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakulikuler Rambu-Rambu Laporan Kegiatan Ekstrakulikuler 17............................................... iv Contoh Program Bimbingan Karir dan Konseling Contoh Program Semesteran Bimbingan Karir dan Konseling Contoh Program Bulanan Bimbingan Karir dan Konseling Contoh Program Mingguan Bimbingan Karir dan Konseling Contoh Rencana Program Harian Bimbingan Karir dan Konseling 7.............. 34 34 38 38 38 39 39 LAMPIRAN-LAMPIRAN 1... 15... I....... 16.. Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik 2......................... 6................ Perencanaan.... E............... Contoh Lapelprog Contoh Perhitungan Jam Kegiatan Tidak Penuh Satu Bula Contoh Perhitungan Jam Kegiatan Penuh Satu Bulan Contoh Jenis dan Frekuensi Layanan yang Diterima Setiap Peserta Didik Contoh Rekapitulasi Jenis dan Frekuensi Layanan yang Diterima Peserta Didik Contoh Laporan Nilai Kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling Aspek-Aspek yang Diharapkan Berkembang Dalam Pengembangan Kreativitas 14. Penilaian..................................... 11.................... Program................ 3. G..

21. 22.18. 20. Contoh Program Bulanan Pengembangan Kreativitas Contoh Program Mingguan Pengembangan Kreativitas Contoh Rencana Program Pengembangan Kreativitas Contoh Laporan Keikutsertaan Peserta Didik dalam Kegiatan Ekstrakulikuler Contoh Nilai Peserta Didik dalam Kegiatan Ekstrakulikuler v . 19.

2. Landasan Filosofis a. Landasan Hukum a. Manusia juga makhluk unik yang berbeda antara satu dan lainnya dalam berbagai hal. Kegiatan ekstrakurikuler adalah program yang dipilih peserta didik berdasarkan bakat. minat serta keunikan tersebut. c. Latar Belakang 1. serta keunikan manusia berupaya menelusuri dan membantu mewujudkannya menuju kedewasaan dan kemandirian sesuai bakat. b. d. tentang Sistem Pendidikan Nasional.BAB I PENDAHULUAN A. Pengembangan diri dalam struktur kurikulum tingkat satuan pendidikan merupakan fokus yang berkesinambungan dari sasaran program bimbingan dan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler. kepribadian. Manusia sebagai makhluk sosial yang educable perlu mendapatkan pendidikan untuk menjadikan manusia dewasa dan mandiri. UU RI Nomor 20 Tahun 2003. Bimbingan dan konseling adalah profesi yang menekuni masalah sikap. serta keunikannya meraih prestasi yang bermakna bagi diri dan masa depannya. 1 . minat.

kreativitas. PP RI Nomor 19 Tahun 2005. pengembangan diri dimaksudkan untuk menumbuhkembangkan bakat. potensi. d. Tujuan Khusus Secara khusus. kemampuan memecahkan 2 . 2. tentang Standar Nasional Pendidikan. bakat. Dasar Standardisasi Profesi Konseling oleh Ditjen Dikti Tahun 2004 tentang arah Profesi Konseling di Sekolah dan Luar Sekolah. 23 Tahun 2006. serta Permendiknas Nomor 6 Tahun 2007 tentang Perbaikan Permendiknas Nomor 24 Tahun 2006. Permen Diknas RI Nomor 24 Tahun 2006 tentang Pelaksanaan Permendiknas No. e. kemampuan keagamaan. minat dan kepribadian peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan. minat. Tujuan Pengembangan Diri 1. kemampuan belajar. kemampuan sosial. B. Tujuan Umum Pengembangan diri bertujuan memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengembangkan dan mengekspresikan diri sesuai dengan kebutuhan. kompetensi dan kebiasaan dalam kehidupan. Permen Diknas RI Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan. wawasan dan perencanaan karir. c. f. Permen Diknas RI Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi.b. 22 Tahun 2006 dan No.

3 . kemandirian dan kemampuan-kemampuan lain yang mendukung pembentukan watak dan kepribadian peserta didik.masalah.

penanganan masalah belajar.BAB II PENGEMBANGAN DIRI A. pengembangan karir. Kegiatan pengembangan diri merupakan upaya pembentukan watak dan kepribadian peserta didik yang dilakukan melalui kegiatan bimbingan dan konseling serta kegiatan ekstrakurikuler. Pengembangan diri pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terutama ditujukan untuk bimbingan karir dan pengembangan kreativitas peserta didik. Pengertian Pengembangan diri adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran wajib yang merupakan bagian integral dari kurikulum sekolah/madrasah. kemampuan sosial. 2) kemampuan sosial. Ekstrakurikuler. diantaranya meliputi kegiatan: 4 . c. B. b. diantaranya pemecahan masalah pribadi dan kehidupan sosial. kemampuan belajar. 3) wawasan dan perencanaan karir. Kegiatan-kegiatan yang tercakup dalam pengembangan diri. Ruang Lingkup 1. dan kegiatan-kegiatan yang tercakup dalam ekstrakurikuler. Bimbingan karir meliputi pengembangan: 1) kehidupan pribadi. Ruang Lingkup Kegiatan a. Bimbingan konseling meliputi pengembangan: 4) 5) 6) kehidupan pribadi.

Konseling 1) Kesulitan Belajar 2) Minat dan Bakat 3) Hubungan Sosial 4) Masalah Pribadi c. dilakukan secara terprogram dan tidak terprogram. spontan. Kegiatan tidak terprogram (rutin. Ruang Lingkup Materi a. Pengembangan Kereativitas 1) 2) 3) 4) 5) Inisiatif Kepemimpinan Kerjasama Disiplin Sportivitas C. kelompok. Kegiatan terprogram dilaksanakan melalui perencanaan khusus dalam kurun waktu tertentu untuk memenuhi kebutuhan peserta didik secara individual. cinta alam.1) 2) 3) 4) kepramukaan. latihan kepemimpinan. 2. jurnalistik. dan atau klasikal yang diikuti oleh peserta didik sesuai dengan kebutuhan dan kondisi pribadinya. konseling dan pengembangan kreativitas. keteladanan) dilaksanakan secara langsung 5 . keagamaan. olahraga. palang merah remaja. ilmiah remaja. Bimbingan Karir 1) Hubungan Kerja 2) Sarana Hubungan Industrial 3) Penyelesaian Masalah Hubungan Industri 4) Upah dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja b. Bentuk-Bentuk Pelaksanaan Pengembangan diri terdiri atas kegiatan bimbingan karir. seni.

OSIS e. ibadah khusus keagamaan bersama. PMR b. Kunjungan lapangan b. Kegiatan Terprogram Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dalam ruang lingkup bimbingan karir (hubungan industrial) dan konseling dilaksanakan dalam bentuk antara lain: a. pemeliharaan kebersihan dan kesehatan diri. Pramuka d. keberaturan. pembentukan perilaku memberi salam. KIR c. Kegiatan Tidak Terprogram Kegiatan pengembangan diri secara tidak terprogram dapat dilaksanakan sebagai berikut: a. Guru tamu c. membuang sampah 6 . adalah kegiatan tidak terjadwal dalam kejadian khusus seperti: kunjungan rumah (home visit). 1. Kegiatan Spontan. Pecinta Alam 2. b. Pertemuan Kelas Kegiatan pengembangan diri secara terprogram dalam ruang lingkup pengembangan kreativitas dilaksanakan melalui kegiatan ekstrakurikuler dalam bentuk antara lain: a.oleh pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah/madrasah yang diikuti oleh semua peserta didik. Kegiatan Rutin. yaitu kegiatan yang dilakukan terjadwal. seperti: upacara bendera. senam.

3. pribadi. Program Tahunan program pengembangan diri meliputi seluruh kegiatan selama satu tahun untuk masing-masing kelas di sekolah/madrasah.pada tempatnya. berbahasa yang baik. 5. Program Bulanan program pengembangan diri meliputi seluruh kegiatan selama satu bulan yang merupakan jabaran program semesteran. rajin membaca. 2. mengatasi silang c. memuji kebaikan dan atau keberhasilan orang lain. 4. E. antri. pendapat (pertengkaran). 7 . adalah kegiatan dalam bentuk perilaku sehari-hari seperti: berpakaian rapi. Program Semesteran. Sasaran Pengembangan Diri Sasaran kegiatan pengembangan diri adalah siswa SMK/MAK untuk membekali mereka dengan kompetensi yang terkait dengan masalah ketenagakerjaan. Program Harian program pengembangan diri yang dilaksanakan pada hari-hari tertentu dalam satu minggu. program pengembangan diri meliputi seluruh kegiatan selama satu semester yang merupakan jabaran program tahunan. Jenis Program 1. Program Mingguan program pengembangan diri meliputi seluruh kegiatan selama satu minggu yang merupakan jabaran program bulanan. sosial dan karir sebelum memasuki lapangan pekerjaan. datang tepat waktu. Kegiatan Keteladanan. D.

tanpa merasa rendah diri. minat dan kepribadian) yang terkait dengan pekerjaan. Memiliki sikap positif terhadap dunia kerja. melalui berbagai jenis layanan dan kegiatan pendukung. berdasarkan norma-norma yang berlaku. menerapkan nilai-nilai hubungan industrial dalam lingkup dunia kerja atau ketenagakerjaan. Pengertian Bimbingan Karir dan Konseling adalah pelayanan bantuan untuk peserta didik. Memiliki pengetahuan mengenai dunia kerja dan informasi karir yang kematangan kompetensi kerja. menunjang 3. dan layanan belajar baik pribadi maupun kelompok.BAB III BIMBINGAN KARIR DAN KONSELING A. terkait dengan pengembangan karir. asal bermakna bagi dirinya. agar mampu mandiri dan berkembang secara optimal. kemampuan belajar. 8 . baik secara perorangan maupun kelompok. 1. kehidupan sosial. 2. Tujuan Bimbingan Karir dan Konseling adalah sebagai berikut. dan sesuai dengan norma agama. Dalam arti mau bekerja dalam bidang pekerjaan apapun. dalam mengembangkan kehidupan pribadi. Bimbingan Karir dan Konseling bagi peserta didik meliputi kemampuan menentukan pilihan jenis karir. Memiliki pemahaman diri (kemampuan.

kemampuan (persyaratan) yang dituntut. 6. Memahami relevansi kompetensi belajar (kemampuan menguasai pelajaran) dengan persyaratan keahlian atau keterampilan bidang pekerjaan yang menjadi cita-cita karirnya masa depan. 5. Pengembangan kehidupan pribadi. dalam bidang pekerjaan apa dia mampu. kemampuan. Mengenal keterampilan. dan kondisi kehidupan sosial ekonomi. 7. Memiliki kemampuan untuk membentuk identitas karir. Oleh karena itu. Memiliki kemampuan merencanakan masa depan. yaitu merancang kehidupan secara rasional untuk memperoleh peran-peran yang sesuai dengan minat.4. Bidang Pengembangan 1. 8. prospek kerja. dan apakah dia berminat terhadap pekerjaan tersebut. B. berkeadilan dan bermartabat. dan kesejahteraan kerja. dinamis. maka setiap orang perlu memahami kemampuan dan minatnya. dengan cara mengenali ciri-ciri pekerjaan. Memiliki kemampuan untuk menciptakan suasana hubungan industrial yang harmonis. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam 9 . Memiliki kemampuan atau kematangan untuk mengambil keputusan karier. 9. lingkungan sosiopsikologis pekerjaan. minat dan bakat. Keberhasilan atau kenyamanan dalam suatu karir amat dipengaruhi oleh minat dan bakat yang dimiliki.

menilai bakat dan minat. Jenis Layanan 1. dan pendidikan lanjutan. serta memilih dan mengambil keputusan karir. yaitu layanan yang membantu peserta didik menerima dan memahami berbagai informasi diri. Layanan 3. Pengembangan kemampuan belajar. sosial. bidang pelayanan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan belajar dalam rangka mengikuti pendidikan sekolah/madrasah dan belajar secara mandiri. dinamis. yaitu layanan yang membantu peserta didik memahami lingkungan baru. terutama lingkungan sekolah/madrasah dan obyek-obyek yang dipelajari. Pengembangan kehidupan sosial. untuk menyesuaikan diri serta mempermudah dan memperlancar peran peserta didik di lingkungan yang baru. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai informasi. 2. Layanan Penempatan dan Penyaluran.memahami. karir/jabatan. belajar. C. Pengembangan karir. Layanan Orientasi. yaitu 4. yaitu bidang pelayanan yang membantu peserta didik dalam memahami dan menilai serta mengembangkan kemampuan hubungan sosial dan industrial yang harmonis. layanan yang membantu peserta didik memperoleh penempatan dan penyaluran yang 2. Informasi. berkeadilan dan bermartabat. yaitu 10 . 3.

yaitu layanan yang membantu peserta didik menguasai konten tertentu. yaitu layanan 7. Layanan Konsultasi. Layanan Penguasaan Konten. dan pengambilan keputusan. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam mengentaskan masalah pribadinya. program latihan. Layanan Konseling Kelompok. yaitu layanan yang membantu peserta didik menyelesaikan permasalahan dan memperbaiki hubungan antarmereka. Layanan Bimbingan Kelompok. yaitu layanan yang membantu peserta didik dalam pembahasan dan pengentasan masalah pribadi melalui dinamika kelompok. 5. magang. 8. kemampuan hubungan sosial.tepat di dalam kelas. Layanan Konseling Perorangan. serta melakukan kegiatan tertentu melalui dinamika kelompok. keluarga. 4. 6. 11 . dan kegiatan ekstra kurikuler. terutama kompetensi dan atau kebiasaan yang berguna dalam kehidupan di sekolah. industri dan masyarakat. jurusan/program studi. kegiatan belajar. Layanan Mediasi. karir/jabatan. kelompok belajar. dan cara-cara yang perlu dilaksanakan dalam menangani kondisi dan atau masalah peserta didik. yaitu layanan yang membantu peserta didik dan atau pihak lain dalam memperoleh wawasan. pemahaman. yang membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi. 9.

yaitu kegiatan menghimpun 3. kemampuan sosial. yaitu kegiatan mengumpulkan data tentang diri peserta didik dan lingkungannya. 5. Himpunan Data. yaitu kegiatan memperoleh data. yaitu kegiatan membahas permasalahan peserta didik dalam pertemuan khusus yang dihadiri oleh pihak-pihak yang dapat memberikan data. komprehensif. Kunjungan Rumah. kegiatan belajar. dan bersifat rahasia. yang diselenggarakan secara berkelanjutan. 4. Aplikasi Instrumentasi. Konferensi Kasus.D. melalui aplikasi berbagai instrumen. yaitu kegiatan menyediakan berbagai bahan pustaka yang dapat digunakan peserta didik dalam pengembangan pribadi. baik tes maupun non-tes. yaitu kegiatan untuk 12 . sistematis. memindahkan penanganan masalah peserta didik ke pihak lain sesuai keahlian dan kewenangannya. dan karir/jabatan. 2. Kegiatan Pendukung 1. yang bersifat terbatas dan tertutup. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik. Kepustakaan. terpadu. Alih Tangan Kasus. data yang relevan dengan pengembangan peserta didik. kemudahan dan komitmen bagi terentaskannya masalah peserta didik melalui pertemuan dengan orang tua dan atau keluarganya. Tampilan 6.

F. 4. minat dan bakat. 2. Substansi hubungan industrial meliputi hubungan kerja. Individual. masalah pribadi. Lapangan. Program Bimbingan Karir dan Konseling mencakup informasi tentang dunia kerja . Substansi 13 . lain lapangan kerja. 2. yaitu format kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling yang melayani peserta didik secara perorangan. prospek dunia kerja. yaitu format kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling yang melayani seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau lapangan. Format Kegiatan 1. hubungan industrial dan layanan perkembangan belajar. Klasikal. yaitu format kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling yang melayani sejumlah peserta didik dalam satu kelas. 3.E. Program Bimbingan Karir dan Konseling 1. budaya kerja. masalah sosial. sarana hubungan industrial dan masalah khusus ketenagakerjaan. jenis dan persyaratan jabatan. yaitu format kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling yang melayani sejumlah peserta didik melalui suasana dinamika kelompok. Kelompok. 4. Substansi informasi dunia kerja meliputi antara 3. layanan perkembangan belajar meliputi antara lain kesulitan belajar.

tempat. Program Bimbingan Karir dan Konseling yang direncanakan dalam bentuk Satuan layanan (SATLAN) dan satuan pendukung (SATKUNG) dilaksanakan sesuai dengan sasaran. Volume kegiatan tatap muka klasikal adalah 2 (dua) jam per kelas per minggu dan dilaksanakan secara terjadwal. jenis kegiatan. kegiatan konferensi kasus. 2) 3) 14 . Di dalam jam pembelajaran 1) Kegiatan tatap muka secara klasikal dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan informasi. kunjungan rumah. konselor berpartisipasi secara aktif dalam kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling yang bersifat rutin. serta layanan/kegiatan lain yang dapat dilakukan di dalam kelas. waktu. Bersama pendidik dan personil sekolah/ madrasah lainnya.G. 2. kegiatan instrumentasi. dan alih tangan kasus. substansi. himpunan data. Kegiatan tidak tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan konsultasi. 3. penguasaan konten. penempatan dan penyaluran. Pelaksanaan Kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling a. insidental dan keteladanan. pemanfaatan kepustakaan. dan pihak-pihak yang terkait. Pelaksanaan 1.

bimbingan kelompok. diketahui dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah/ madrasah. Satu kali kegiatan layanan/pendukung karir di luar kelas/di luar jam pembelajaran ekuivalen dengan 2 (dua) jam pembelajaran tatap muka dalam kelas. 2) 3) c. 15 . Di luar jam pembelajaran 1) Kegiatan tatap muka dengan peserta didik untuk menyelenggarakan layanan orientasi. serta kegiatan lainnya yang dapat dilaksanakan di luar kelas. karir perorangan. Kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling di luar jam pembelajaran sekolah/ madrasah maksimum 50% dari seluruh kegiatan pelayanan karir. Volume kegiatan mingguan konselor disusun dengan memperhatikan: 1) 2) 3) Peserta didik yang konselor : 150 orang diasuh seorang Jumlah jam pembelajaran wajib: sesuai peraturan yang berlaku Satu kali kegiatan layanan atau pendukung bimbingan karir dan konseling ekuivalen dengan 2 jam pembelajaran. dan mediasi. karir kelompok.b. a) Berdasarkan hal-hal tersebut di atas kegiatan mingguan seorang konselor minimal berupa 9 (sembilan) kali kegiatan (layanan atau pendukung) tiap-tiap satu minggu.

baik berupa layanan maupun pendukungnya. Volume dan waktu untuk pelaksanaan kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling di dalam kelas dan di luar kelas setiap minggu diatur oleh konselor dengan persetujuan pimpinan sekolah/madrasah.b) Semua kegiatan (minimal) mingguan tersebut secara langsung ditujukan kepada seluruh peserta didik (150 orang) yang diasuh konselor. Kegiatan pelayanan konseling. Semua kegiatan (minimal) mingguan tersebut diselenggarakan di dalam kelas/sewaktu jam pembelajaran berlangsung dan atau di luar kelas/di luar jam pembelajaran. Program Bimbingan Karir dan Konseling pada masing-masing satuan sekolah/ madrasah dikelola dengan memperhatikan keseimbangan dan kesinambungan program antarkelas dan antarjenjang kelas. yang diselenggarakan di dalam maupun di luar jam pembelajaran dalam satu minggu dihitung ekuivalensinya dengan jam pembelajaran mingguan. c) d) d. serta mengefektifkan dan mengefisienkan penggunaan fasilitas sekolah/madrasah. e. 16 . dan mensinkronkan program Bimbingan Karir dan Konseling dengan kegiatan pembelajaran mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler.

f. 17 . Kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling dicatat dalam laporan pelaksanaan program (LAPELPROG).

Pelaksana 1. b. Merumuskan c. Beban tugas wajib konselor ekuivalen dengan beban tugas wajib pendidik lainnya di sekolah 18 .H. terutama peserta didik. Konselor pelaksana kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling di sekolah/madrasah wajib: a. Mengembangkan kemampuan profesional karir secara berkelanjutan. 2. pimpinan sekolah/madrasah. orang tua. e. sejawat pendidik. dan orang tua. guru mata pelajaran. Mewaspadai hal-hal negatif yang dapat mengurangi keefektivan kegiatan pelayanan profesional karir. dan menjelaskan peran profesional konselor kepada pihak-pihak terkait. khususnya pelayanan profesional karir. Pelaksana utama kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling adalah Konselor/Pendidik/Tenaga Kependidikan sekolah/madrasah dan staf administrasi Bimbingan Karir dan Konseling. Menguasai spektrum pelayanan pada umumnya. karir yang setiap kali dipertanggungjawabkan kepada pemangku kepentingan. Melaksanakan tugas pelayanan profesional d. wali kelas dan staf administrasi. terutama pimpinan sekolah/madrasah. 3. dan peserta didik. Personel pendukung adalah kepala sekolah dan wakil.

interen. dievaluasi. Pengawasan 1.madrasah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. eksteren. Hasil pengawasan didokumentasikan. 3. dan dibina melalui kegiatan pengawasan. dan ditindaklanjuti untuk peningkatan mutu perencanaan dan pelaksanaan kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling di sekolah/ madrasah. 2. Fokus pengawasan adalah kemampuan profesional konselor dan implementasi kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling yang menjadi kewajiban dan tugas konselor di sekolah/ madrasah. Pengawasan kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling dilakukan secara berkala dan berkelanjutan. Penilaian 19 . 5. oleh pengawas sekolah/madrasah bidang karir. oleh kepala sekolah/madrasah. 4. b. Kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling di sekolah/madrasah dipantau. Pelaksana Bimbingan Karir dan Konseling pada satu SMK/MAK dapat diangkat sejumlah konselor dengan rasio seorang konselor untuk 150 orang peserta didik. I. 4. dianalisis. J. Pengawasan kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling dilakukan secara: a.

yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu minggu sampai dengan satu bulan) setelah satu jenis layanan dan atau kegiatan pendukung karir diselenggarakan untuk mengetahui dampak layanan/kegiatan terhadap peserta didik. Penilaian jangka panjang (LAIJAPANG). yaitu penilaian pada akhir setiap jenis layanan dan kegiatan pendukung karir untuk mengetahui perolehan peserta didik yang dilayani. 3. Penilaian hasil kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling dilakukan melalui: a. Hasil kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling secara keseluruhan dalam satu semester untuk setiap peserta didik dilaporkan secara kualitatif.1. yaitu penilaian dalam waktu tertentu (satu bulan sampai dengan satu semester) setelah satu atau beberapa layanan dan kegiatan pendukung karir diselenggarakan untuk mengetahui lebih jauh dampak layanan dan atau kegiatan pendukung karir terhadap peserta didik. untuk mengetahui efektivitas dan efesiensi pelaksanaan kegiatan. 2. Hasil penilaian kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling dicantumkan dalam LAPELPROG. b. 20 . c. Penilaian segera (LAISEG). Penilaian jangka pendek (LAIJAPEN). Penilaian proses kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling dilakukan melalui analisis terhadap keterlibatan unsur-unsur sebagaimana tercantum di dalam SATLAN dan SATKUNG.

Pengembangan kreativitas dimaksudkan untuk menumbuhkan kemampuan untuk mencipta melalui berbagai kegiatan sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan ekstrakurikuler di SMK/MAK ditujukan untuk pengembangan kreativitas peserta didik. disiplin. B. Bidang Pengembangan 1. yaitu 21 . potensi. Pengembangan kreativitas. serta tumbuhnya kemandirian dan kebahagiaan peserta didik yang berguna untuk diri sendiri. yaitu bidang kegiatan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan daya cipta sesuai dengan potensi. bakat. Pengertian Kegiatan ekstrakurikuler adalah kegiatan pendidikan di luar mata pelajaran dan pelayanan konseling untuk membantu pengembangan peserta didik sesuai dengan kebutuhan. Pengembangan keagamaan dan sosial.BAB IV KEGIATAN EKSTRAKURIKULER A. keluarga dan masyarakat. bakat dan minat secara optimal. dan minat mereka melalui kegiatan yang secara khusus diselenggarakan oleh pendidik dan atau tenaga kependidikan yang berkemampuan dan berkewenangan di sekolah/madrasah. bakat dan minat untuk dapat berprestasi secara optimal. 2. potensi. bidang kegiatan yang membantu peserta didik mengembangkan kemampuan religius.

mengembirakan dan menyenangkan untuk pengembangan karir. bakat dan minat peserta didik masing-masing. Keterlibatan aktif. Kemanfaatan sosial. yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang membangun semangat peserta didik untuk bekerja dengan baik dan berhasil. Prinsip Kegiatan 1. Individual. 2. Menyenangkan. Pengembangan rekreatif. kerja. C. yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan potensi. Format Kegiatan 22 . 5. Etos 6. ekstrakurikuler yang dilaksanakan bermanfaat untuk kepentingan masyarakat. 4. yaitu bidang kegiatan yang membantu peserta didik mengembangkan potensi dirinya dengan suasana rileks. yaitu prinsip kegiatan D. yang sesuai dengan keinginan dan diikuti secara sukarela peserta didik. yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler dalam suasana yang disukai dan mengembirakan peserta didik. yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler 3. Pilihan.kerjasama dan rasa tanggung jawab sosial lainnya. 3. yaitu prinsip kegiatan ekstrakurikuler yang menuntut keikutsertaan peserta didik secara penuh.

Program Tahunan. yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti oleh kelompok-kelompok peserta didik. dll). Gabungan. 2. Kelompok. b. c. PMR. Klasikal. 23 .1. Individual. yang diikuti seorang atau sejumlah peserta didik melalui kegiatan di luar kelas atau kegiatan lapangan. yaitu format kegiatan ekstrakurikuler E. yaitu suatu bentuk rencana kegiatan yang dilaksanakan dalam rentang waktu setengah tahunan (6 bulan). antara lain: mengikuti kegiatan lomba yang diadakan di luar sekolah. 4. Lapangan. yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti peserta didik antarkelas/antarsekolah/madrasah. Jenis Program a. suatu bentuk rencana kegiatan yang dilaksanakan dalam rentang waktu sekali dalam satu tahun. suatu bentuk rencana kegiatan yang dilaksanakan dalam rentang waktu sekali dalam satu bulan. Program Bulanan. 5. yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti peserta didik dalam satu kelas. Program 1. antara lain: Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Program Semesteran. 3. yaitu format kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti peserta didik secara perseorangan. pelaksanaan lomba (Pramuka. PBB.

meliputi kreasi seni budaya. g. h.d. 2. antara lain: kegiatan Pramuka. c. yaitu mengadakan: 1) Lomba/kegiatan. Kesenian. Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA). Jambore Pramuka. Olah Raga. antara lain bersih lingkungan. meliputi Lomba Kompetensi Siswa (LKS). d. Olah Raga. b. Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). e. PMR. meliputi. PMR. English Day. Jenis Kegiatan a. Karya Ilmiah. meliputi Kepramukaan. keyakinan. Keagamaan. Porseni. Sosial. Pekan Budaya. suatu bentuk rencana kegiatan yang dilaksanakan setiap hari. Program Mingguan. meliputi pendalaman f. 24 . Kegiatan-kegiatan yang bersifat mendukung pengembangan kreativitas. meliputi Palang Merah Remaja (PMR). dll. Kepemimpinan. perlindungan HAM. meliputi Kegiatan Ilmiah Remaja (KIR). e. Program Harian. Paskibra. penelitian. suatu bentuk rencana kegiatan yang dilaksanakan dalam rentang waktu sekali atau dua kali dalam seminggu. cinta alam. jurnalistik. Kesehatan. meliputi olah raga prestasi.

PBB. Perencanaan Perencanaan kegiatan ekstrakurikuler mengacu pada jenis-jenis kegiatan yang memuat unsurunsur: sasaran kegiatan. misalnya kemah bakti. dll. 2) Kegiatan sosial kemasyarakatan. dan pelaksana sebagaimana telah direncanakan. jenis kegiatan. keagamaan. kesehatan. pelaksana kegiatan dan pihak-pihak yang terkait.Pelestarian Alam. seni budaya. pengorganisasian. waktu. tempat. Kegiatan ekstrakurikuler yang terprogram dilaksanakan sesuai dengan sasaran. Jurnalistik. F. Pelaksanaan 1. 2. MTQ. dengan substansi antara lain karir. dan pameran/bazar. membantu masyarakat yang terkena bencana alam. spontan dan keteladanan dilaksanakan secara langsung oleh guru. kegiatan amal. Pelaksana Pelaksana kegiatan ekstrakurikuler adalah pendidik dan atau tenaga kependidikan sesuai 25 . G. konselor dan tenaga kependidikan di sekolah/madrasah. 3) Seminar. Kegiatan ekstrakurikuler yang bersifat rutin. dll. donor darah. perlindungan HAM. tempat dan sarana. lokakarya. substansi kegiatan. H. waktu. substansi. pendidikan.

oleh pihak yang secara struktural/ fungsional memiliki kewenangan membina kegiatan ekstrakurikuler yang dimaksud. Pengawasan 1. oleh kepala sekolah/ madrasah. dan ditindaklanjuti untuk peningkatan mutu perencanaan dan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah/madrasah. Penilaian Hasil dan proses kegiatan ekstrakurikuler dinilai secara kualitatif dan dilaporkan kepada pimpinan sekolah/madrasah dan pemangku kepentingan lainnya oleh penanggung jawab kegiatan. eksteren. 2. dianalisis. J. dan dibina melalui kegiatan pengawasan. b. Kegiatan ekstrakurikuler di sekolah/madrasah dipantau. 26 . I. dievaluasi. Pengawasan kegiatan ekstrakurikuler dilakukan secara: a interen.dengan kemampuan dan kewenangan pada substansi kegiatan ekstrakurikuler yang dimaksud. 3. Hasil pengawasan didokumentasikan.

LAMPIRAN-LAMPIRAN 27 .

Menghayati nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam berperilaku. Melaksanakan ibadah atas keyakinan sendiri disertai sikap toleransi. Ikhlas melaksanakan ajaran agama dalam kehidupan. Mengembangkan pemikiran tentang kehidupan beragama. INTERNALISASI TUJUAN 1. Tindakan Melakukan bentuk. SLTA Mempelajari hal ihwal ibadah.Lampiran 1 STANDAR KOMPETENSI KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK Aspek Perkembangan: Landasan Hidup Religius TATARAN/ No. Akomodasi 3. PT Mengkaji lebih dalam tentang makna kehidupan beragama. Aspek Perkembangan: Landasan Perilaku Etis 28 . 2. kemauan sendiri.Melakukan berbagai bentuk ibadah kegiatan ibadah dengan sehari-hari. Tertarik pada kegiatan ibadah sehari-hari. SLTP Mengenal arti dan tujuan ibadah. Pengenalan SD Mengenal bentukbentuk dan tata cara ibadah sehari-hari. Berminat mempelajari arti dan tujuan setiap bentuk ibadah.

Akomodasi 3. Tindakan Bertindak atas pertimbangan Berperilaku atas dasar diri terhadap norma yang keputusan yang berlaku. INTERNALISASI TUJUAN 1. Berperilaku atas dasar keputusan yang mempertimbangkan aspek-aspek nilai dan berani menghadapi risiko dari keputusan yang diambil. SLTA Mengenal keragaman sumber norma yang berlaku di masyarakat.TATARAN/ No. Menghargai keragaman sumber norma sebagai rujukan pengambilan keputusan. Menghargai aturanaturan yang berlaku dalam kehidupan seharihari. Mengikuti aturanaturan yang berlaku dalam lingkungannya. 2. Pengenalan SD Mengenal patokan baik-buruk atau benar-salah dalam berperilaku. 29 . SLTP Mengenal alasan perlunya menaati aturan/norma berperilaku. mempertimbangkan aspek-aspek etis. Memahami keragaman aturan/patokan berperilaku dalam konteks budaya. PT Menelaah lebih luas tentang nilai-nilai universal dalam kehidupan manusia. Menghargai keyakinan nilai-nilai sendiri dalam keragaman nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.

Memahami keragaman ekspresi perasaan diri dan orang lain. Menyadari atau mempertimbangkan kemungkinankemungkinan konsekuensi atas ekspresi perasaan. Pengenalan SD Mengenal perasaan diri sendiri dan orang lain. terbuka dan tidak menimbulkan konflik dan mampu berfikir positif 2. SLTA Mempelajari cara-cara menghindari konflik dengan orang lain.Aspek Perkembangan: Kematangan Emosi TATARAN/ No. INTERNALISASI TUJUAN 1. Memahami perasaan-perasaan diri dan orang lain. SLTP Mengenal cara-cara mengekspresikan perasaan secara wajar. Akomodasi 3. Tindakan Mengekspresikan perasaan secara wajar Mengekspresikan perasaan atas dasar pertimbangan kontekstual Mengekspresikan perasaan dalam cara-cara yang bebas terbuka dan tidak menimbulkan konflik 30 . Mengekspresikan perasaan dalam cara-cara yang bebas. PT Mengkaji secara objektif perasaanperasaan diri dan orang lain. Bersikap toleran terhadap ragam ekspresi perasaan diri sendiri dan orang lain.

Akomodasi Menyenangi berbagai aktifitas perilaku belajar.Aspek Perkembangan: Kematangan Intelektual TATARAN/ No. 3. SLTA Mempelajari cara-cara pengambilan keputusan dan pemecahan masalah secara objektif. SLTP Mempelajari cara-cara pengambilan keputusan dan pemecahan masalah. Menyadari adanya risiko dan pengambilan keputusan Mengambil keputusan berdasarkan pertimbangan risiko yang mungkin terjadi. Menyadari akan keragaman alternatif keputusan dan konsekuensi yang dihadapinya. Tindakan 31 . INTERNALISASI TUJUAN 1. Mengambil keputusan dan pemecahan masalah atas dasar informasi/data secara objektif serta bermakna bagi dirinya dan orang 2. PT Mengembangkan caracara pengambilan keputusan dan pemecahan masalah berdasarkan infomasi/data yang akurat. Pengenalan SD Mengenal konsepkonsep dasar ilmu pengetahuan dan perilaku belajar. Mengambil keputusan dan pemecahan masalah atas dasar informasi/data secara objektif. Meiibatkan diri dalam berbagai aktiftas perilaku belajar. Menyadari pentingnya menguji berbagai altematif keputusan pemecahan masalah secara objektif.

Pengenalan SD Mengenal hak dan kewajiban diri sendiri dalam lingkungan kehidupan seharihari. Menghayati nilai-naai kesamaan (equality) sebagai dasar bernteraksi dalam kehidupan masyarakat luas.Aspek Perkembangan: Kesadaran Tanggung Jawab Sosial TATARAN/ No. Memahami hak dan kewajiban diri dan orang lain dalam lingkungan kehidupan seharihari. Akomodasi Menyadari nilai-nilai persahabatan dan keharmonisan dalam konteks keragaman interaksi sosial. 2. PT Mengembangkan pola-pola perilaku sosial berdasarkan prinsip kesamaan (equality). Memelihara nilai-nilai persahabatan dan keharmonisan dalam berinteraksi dengan orang lain. SLTP Mempelajari cara-cara memperoleh hak dan memenuhi kewajiban dalam lingkungan kehidupan sehari-hari. Berinteraksi dengan orang lain dalam suasana persahabatan. 32 . Berinteraksi dengan orang lain atas dasar kesamaan (equality). Menghargai nilai-nilai persahabatan dan keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari. 3. Tindakan Berinteraksi dengan orang lain atas dasar nilai-nilai persahabatan dan keharmonisan hidup. INTERNALISASI TUJUAN 1. SLTA Mempelajari keragaman interaksi sosial.

Berinteraksi dengan lain jenis secara kolaboratif dalam memerankan peran jenis. PT Merperkaya perilaku kolaborasi antar jenis dalam ragam kehidupan. Menerima atau menghargai diri sebagai laki-laki atau perempuan. Akomodasi 3. INTERNALISASI TUJUAN 1. Berkolaborasi secara harmonis dengan lain jenis dalam keragaman peran. SLTA Mempelajari perilaku kolaborasi antar jenis dalam ragam kehidupan. 2. Menjunjung tinggi nilainilai kodrati laki-laki atau perempuan sebagai dasar dalam kehidupan sosial. SLTP Mengenal peran-peran sosial sebagai laki-laki atau perempuan.Aspek Perkembangan: Kesadaran Gender TATARAN/ No. Berperilaku sesuai dengan peran sebagai laki-laki atau perempuan. Menghargai peranan diri dan orang lain sebagai lakilaki atau perempuan dalam kehidupan sehari-hari. Memelihara aktualisasi nilai-nilai kodrati gender dalam kehidupan sosial. Menghargai keragaman peran laki-laki atau perempuan sebagai asset kolaborasi dan keharmonisan hidup. Pengenalan SD Mengenal diri sebagai laki-laki atau perempuan. Tindakan 33 .

PT Mempelajari berbagai peluang pengembangan diri. 34 . SLTP Mengenal kemampuan dan keinginan diri. 2. Menerima keadaan did sebagai bagian dad lingkungan. Akomodasi Menerima keadaan diri secara positif. Menampilkan perilaku sesuai dengan keberadaan diri dalam lingkungannya.Aspek Perkembangan: Pengembangan Pribadi TATARAN/ No INTERNALISASI TUJUAN 1. Tindakan Menampilkam perilaku yang merefleksikan keragaman diri dalam Iingkungannya. Menampilkan keunikan diri secara harmonis dalam keragaman. Pengenalan SD Mengenal keberadaan dalam lingkungan dekatnya. Mengembangkan aset diri secara harmonis dalam kehidupan. 3. Menerima keunikan diridengan segala kelebihan dan kekurangannya. SLTA Mempelajari keunikan diri dalam konteks kehidupan sosial. Meyakini keunikan diri sebagai aset yang harus dikembangkan secara harmonis dalam kehidupan.

dan kompetitif dalam kehidupan seharihari. sungguh. dan kompetitif dalam kehidupan sehari-hari di lingkungannya SLTP Mengenal nilai-nilai perilaku hemat. dan kompetitif dalam kehidupan seharihari. ulet . sungguhsungguh. dan kompetitif dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan dekatnya. sungguhsungguh. sungguhsungguh. ulet. Pengenalan SD Mengenal perilaku hemat. SLTA Mempelajari strategi dan peluang untuk berperilaku hemat. sungguhsungguh. sungguhsungguh. 2. PT Memperkaya strategi dan mencari peluang dalam berbagai tantangan kehidupan.sungguh. sungguhsungguh. Menampilkan hidup hemat. ulet. sungguhsungguh dan kompetitif dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan dekatnya. 35 . dan kompetitif dalam kehidupan seharihari. Menyadari manfaat perilaku hemat. Menampilkan perilaku hemat. Menerima nilai-nilai hidup hemat. ulet. sungguhsungguh. ulet. ulet. dan kompetettif sebagai aset untuk mencapai hidup mandiri. Memelihara perilaku kemandirian dalam keragaman dan saling ketergantungan kehidupan. Tindakan Membiasakan din hidup hemat. ulet. Meyakini nilai-nilai hidup hemat. Memahami perilaku hemat. Akomodasi 3. dan kompetitif sebagai aset untuk mencapai hidup mandiri dalam keragaman dan saling ketergantungan. sungguh-sungguh. ulet. dan kompetitif dalam keragaman kehidupan.Aspek Perkembangan: Perilaku Kewirausahaan (Kemandirian Perilaku Ekonomis) TATARAN/ No INTERNALISASI TUJUAN 1. dan kompetitif atas dasar kesadaran sendiri. ulet. ulet.

Tindakan 36 . Internalisasi nilai-nilai yang melandasi pertimbangan pemilihan alternatif karir. SLTA Mempelajari kemampuan diri. nilai dan kompetensi yang mendukung pilihan karir. peluang dan ragam karir. Mengembangkan altematif perencanaan karir dengan mempertimbangkan kemampuan. TATARAN/ INTERNALISASI TUJUAN Pengenalan SD Mengenal ragam pekerjaan dan aktivitas orang dalam lingkungan kehidupan . SLTP Mengekspresikan ragam pekerjaan.Aspek Perkembangan: Wawasan dan Kesiapan Karir No. peluang dan ragam pekerjaan. Menyadari keragaman nilai dan persyaratan dan aktivitas yang menuntut pemenuhan kemampuan tertentu. Mengekspresikan ragam pekerjaan dan aktivitas orang dalam lingkungan kehidupan. Mengembangkan dan memelihara penguasaan perilaku. PT Memperkaya informasi yang terkait dengan perencanaan dan pilihan karir. pendidikan dan aktivitas dalam kaitan dengan kemampuan diri. Akomodasi Menghargai ragam pekerjaan dan aktivitas orang sebagai hal yang saling bergantung. pendidikan dan aktifitas yang terfokus pada pengembangan altematif karir yang lebih terarah. 3. Meyakini nilai-nilai yang terkandung dalam pilihan karir sebagai landasan pengembangan karir. 1. Mengidentifikasi ragam alternative pekerjaan. 2. pendidikan dan aktivitas yang mengandung relevansi dengan kemampuan diri.

1. Meyakini nilai-nilai yang terkandung dalam persahabatan dengan teman sebaya. Menghargai nilai-nilai kerjasama dan toleransi sebagai dasar untuk menjalin persahabatan dengan teman sebaya. Tindakan Bekerjasama dengan teman sebaya yang beragam latar belakangnya. Menghargai normanorma yang dijunjung tinggi dalam menjalin persahabatan dengan teman sebaya. 37 . SLTA Mempelajari Cara-cara membina kerjasama dan toleransi dalam pergaulan dengan teman sebaya. Akomodasi 3. 2. PT Mengembangkan strategi pergaulan yang lebih intensif sebagai upaya untuk menjalin persahabatan yang harmonis.Aspek Perkembangan: Kematangan Hubungan dengan Teman Sebaya No. TATARAN/ INTERNALISASI TUJUAN Pengenalan SD Mengenal normanorma dalam berinteraksi dengan teman sebaya. Mempererat jalinan persahabatan yang lebih akrab dengan memperhatikan norma yang berlaku. Menyadari keragaman latar belakang teman sebaya yang mendasari pergaulan. SLTP Mempelajari norma-norma pergaulan dengan teman sebaya yang beragam latar belakangnya. Menjalin persahabatan dengan teman sebaya atas dasar norma yang dijunjung tinggi bersama. Mengembangkan dan memelihara nilai-nilai pergaulan dengan teman sebaya yang lebih luas secara bertanggung jawab.

Menghargai norma-norma pemikahan dan berkeluarga sebagai landasan bagi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis. Tindakan - - 38 . INTERNALISASI TUJUAN 1. Akomodasi - - 3. Pengenalan SD SLTP SLTA Mengenal norma-norma penikahan dan berkeluarga. Memiliki kesiapan untuk menikah atau berkeluarga dengan penuh tanggung jawab. PT Mengkaji secara mendalam tentang norma pernikahan dan kehidupan berkeluarga. Mengekspresikan keinginannya untuk mempelajari lebih intensif tentang norma pernikahan dan berkeluarga.Aspek Perkembangan: Kesiapan Diri untuk Menikah dan Berkeluarga TATARAN/ No. 2. Meyakini nilai-nilai yang terkandung dalam pernikahan dan berkeluarga sebagai upaya untuk menciptakan masyarakat yang bermartabat.

Lampiran 2 Contoh Program Bimbingan Karir dan Konseling PROGRAM BIMBINGAN KARIER DAN KONSELING
Sekolah Program Studi Keahlian Konselor/Pendidik/ Tenaga Kependidikan
No 1 Jenis Kegiatan Orientasi     

: SMK : Semua Jurusan :

Tahun Pelajaran : Kelas :

2

Informasi

Materi Bidang Pengembangan Pribadi Sosial Belajar Fasilitas industri Pengenalan industri Kegiatan Kelompok Organisasi dan manajemen industri Pemahaman terhadap Belajar hidup Pemahaman diri orang lain mandiri Bakat, Minat Hubungan industrial

Karier Perusahaan, Pabrik, Industri

Waktu

     

3 4

Layanan penempatan/ penyaluran Penguasaan

  

Praktek industri Diskusi Kelompok Magang Mengambil  Menyampaika 

Kegiatan lapangan Membuat

Jenis pekerjaan Syarat pekerjaan Pengupahan Mogok kerja Jaminan sosial Pemutusan hubungan kerja Pengembangan Karier

Mempertimbangkan

39

No

Jenis Kegiatan Konten

5 6

Konseling pribadi Layanan Bimbingan Kelompok

Pribadi keputusan  Mematuhi aturan perusahaan  Budaya kerja Pengungkapan masalah pribadi  Potensi diri  Kiat menyalurkan bakat & minat Pengentasan masalah pribadi Pemberdayaan pihak lain membantu peserta didik dalam pengembangan pribadi -

Materi Bidang Pengembangan Sosial Belajar Karier n pendapat karya tullis dan memilih pendidikan sesuai dgn arah karier  Organisasi  Perjanjian (Serikat Buruh & kerja Serikat Kerja) Pengungkapan Pengungkapan Pengungkapan masalah masalah sosial masalah belajar karier  Peristiwa  Kita-kiat  Masalah pengangguran social belajar sendiri  Lowongan pekerjaan  Mogok kerja  Kiat  PHK  Bentrok antar belajar kelompok personil Pengentasan masalah sosial Pemberdayaan pihak lain membantu peserta didik dalam pengembangan kemampuan sosial Upaya mendamaikan pihak tertentu antara serikat pekerja, serikat buruh dengan pengusaha (bipatrit)  Tes Pengentasan masalah belajar Pengembangan kemampuan masalah belajar Pengentasan masalah karier -

Waktu

7 8

Koselling Kelompok Layanan konsultasi

9

Layanan Mediasi

-

10

Aplikasi

Tes

Tes

Tes

40

No

Jenis Kegiatan instrumentasi Himpunan Data

11

Pribadi  Non tes untuk mengungkapkan masalah pribadi Riwayat Hidup

Materi Bidang Pengembangan Sosial Belajar Non tes  Non tes Riwayat pendidikan  Transkip nilai  Mutu tenaga kerja  Sulit memenuhi tuntutan dunia kerja Masalah belajar 

Karier Non tes Jurusan yang di ambil Masalah karier Pengembangan

Waktu

Data hubungan sosial

  

12

Konferensi Kasus

Pengupahan

Konflik

karier Pengembangan karier

13

Kunjungan Rumah Tampilan kepustakaan Penanganan Kasus

14

15

Pertemuan dengan orang tua, keluarga yang mengalami masalah pribadi Mengarahkan siswa ke perpustakaan untuk mengembanngkan aspek pribadi Penanganan kasus masalah pribadi

Masalah sosial

Masalah karier

Aspek sosial

Aspek belajar

Aspek Karier

Masalah sosial

Masalah belajar

 

Masalah Karier Sarana Hubungan

41

Mendiknas (Nomor KEP. SMK dapat menjabarkan lebih rinci ke dalam program tahunan. bulanan. mingguan dan harian sesuai dengan kondisi sekolah. 42 .No Jenis Kegiatan Pribadi Materi Bidang Pengembangan Sosial Belajar Industrial Karier Waktu Jakarta. Konselor/Pendidik/Tenaga Kependidikan. ………………. Program Bimbingan Karir dan Konseling di atas merupakan rancangan program selama 3 atau 4 tahun. Keterangan: 1. Khusus untuk materi hubungan industrial mengacu pada Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Menakertrans (Nomo MOU/014/DP/II/2007). 2.104/MEN/II/2007) dan Ketua Umum Kadin Indonesia (Nomor 01/II/KB/2007).

5. 2.Lampiran 3 Contoh Program Semesteran Bimbingan Karir dan Konseling PROGRAM SEMESTERAN BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH/MADRASAH : KELAS : Kompetensi Keahlian : No 1. 3. 43 . Kegiatan Pribadi Layanan Orientasi Layanan Informasi Layanan Penempatan/Penyalur an Layanan Penguasaan Konten Layanan Konseling Perorangan TAHUN AJARAN KONSELOR : : Materi Bidang Pengembangan Semester I Sosial Belajar Karir Pribadi Semester II Sosial Belajar Karir 4.

.. 15.. 10.............. 13.........Materi Bidang Pengembangan No 6.. 11..... 7......... 8... 12... Kegiatan Pribadi Layanan Bimbingan Kelompok Layanan Konseling Kelompok Layanan Konsultasi Layanan Mediasi Aplikasi Instrumentasi Himpunan Data Konferensi Kasus Kunjungan Rumah Tampilan Kepustakaan Alih Tangan Kasus Semester I Sosial Belajar Karir Pribadi Semester II Sosial Belajar Karir . 9. Konselor/Pendidikan 44 ........... 14......

Layanan Orientasi Layanan Informasi Layanan Penempatan/Penyaluran Layanan Penguasaan Konten Layanan Konseling Perorangan 45 . 5. 2. 3. 4.Lampiran 4 Contoh Program Bulanan Bimbingan Karir dan Konseling PROGRAM BULANAN BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH/MADRASAH : KELAS : Kompetensi Keahlian : No Kegiatan Bulan I TAHUN AJARAN KONSELOR : : Materi Bidang Pengembangan Semester I (Juli-Desember 2006) Bulan II Bulan III Bulan IV Bulan V Bulan VI 1.

......... 13. Konselor/Pendidik/Tenaga Kependidikan ................... 7.............. 8............ 12..No Kegiatan Bulan I Materi Bidang Pengembangan Semester I (Juli-Desember 2006) Bulan II Bulan III Bulan IV Bulan V Bulan VI 6..... 46 . 14........ Layanan Bimbingan Kelompok Layanan Konseling Kelompok Layanan Konsultasi Layanan Mediasi Aplikasi Instrumentasi Himpunan Data Konferensi Kasus Kunjungan Rumah Tampilan Kepustakaan Alih Tangan Kasus .... 11..... ........... 9.... 15........ 10..........

7. 4.Lampiran 5 Contoh Program Mingguan Bimbingan Karir dan Konseling PROGRAM MINGGUAN BIMBINGAN DAN KONSELING SEKOLAH/MADRASAH : KELAS : KOMPETENSI KEAHLIAN : No 1. 2. 6. Kegiatan Layanan Orientasi Layanan Informasi Layanan Penempatan/Penyaluran Layanan Penguasaan Konten Layanan Konseling Perorangan Layanan Bimbingan Kelompok Layanan Konseling Kelompok Pribadi BULAN MINGGU : : Materi Bidang Pengembangan Sosial Belajar Karir 47 . 5. 3.

................... Konselor/Pendidik/Tenaga Kependidikan ................. 12................... *) Kegiatan Layanan Konsultasi Layanan Mediasi Aplikasi Instrumentasi Himpunan Data Konferensi Kasus Kunjungan Rumah Tampilan Kepustakaan Alih Tangan Kasus Pribadi Materi Bidang Pengembangan Sosial Belajar Karir Tergantung pada siswa yang datang/memerlukan layanan Dengan menggunakan AUM UMUM ***) Menggunakan dan menambah koleksi yang ada **) ..No 8..... 10....... 13............ 11........ 48 ....... 15............ 9... 14...

15 Jam Pemb 49 .Lampiran 6 Contoh Rencana Program Harian Bimbingan Karir dan Konseling PROGRAM HARIAN BIMBINGAN DAN KONSELING BULAN MINGGU SEKOLAH/MADRASAH : KELAS : KOMPETENSI KEAHLIAN : : :  Satuan Layanan (SATLAN)  Satuan Kegiatan Pendukung (SATKUNG) Sasaran Kegiatan Kegiatan Layanan/ Pendukung Materi Kegiatan Alat Bantu Tempat Pelaksana Keterangan No 1. 2. Tanggal/ Waktu 24 Juli 2006 10. 4.00–11.45–13.45–13.15–11. 3.15 25 Juli 2006 10.45 25 Juli 2006 11.30 24 Juli 2006 11.

No 5..... Jam Pemb Sasaran Kegiatan Kegiatan Layanan/ Pendukung Materi Kegiatan Alat Bantu Tempat Pelaksana Keterangan - 28 Juli 2006 16.00 ..... 26 Juli 2006 16....00..... 29 Juli 2005 16.... 8... Tanggal/ Waktu 26 Juli 2006 10.. 10....30 26 Juli 2006 16.......... - Konselor/Pendidik/Tenaga Kependidikan 50 .00 . 11...00. 29 Juli 2005 15... 6..00....... 27 Juli 2006 16.00–11.....00 . 7....... 9.............. *) Sudah ada perjanjian terlebih dahulu dan materi layanan dikemukakan pada awal pelaksanaan layanan .........

00-17.15 25 Juli 2006 10.45 25 Juli 2006 11.30 24 Juli 2006 11.15 26 Juli 2006 10.15–11.Lampiran 7 Contoh Lapelprog LAPORAN PELAKSANAAN PROGRAM BIMBINGAN KARIR DAN KONSELING SEKOLAH/MADRASAH : KELAS : KOMPETENSI KEAHLIAN: No. 2.45 26 Juli 2006 16. 1.00–11.15–11.45–13.15 Jam Pemb. 3. Sasaran Kegiatan Kegiatan Layanan/ Pendukung Materi Kegiatan Evaluasi Hasil Proses 51 . 5.45–13. 6 Tanggal Kegiatan 24 Juli 2006 10. 4.

.......30 28 Juli 2006 16..30 29 Juli 2005 16. Sasaran Kegiatan Kegiatan Layanan/ Pendukung Materi Kegiatan Evaluasi Hasil Proses ........40 29 Juli 2006 15..00–16.....00–17...No.. 7.. 10....00–17.... 8... 11. 9...15 Jam Pemb..00-17.. Tanggal Kegiatan 26 Juli 2006 16........... Konselor/Pendidik/Tenaga Kependidikan 52 ....00-17.30 27 Juli 200616.........

Lampiran 8 Contoh Perhitungan Jam Kegiatan Tidak Penuh Satu Bulan PERHITUNGAN JAM KEGIATAN BIMBINGAN KARIR DAN KONSELING DI SEKOLAH/MADRASAH SEKOLAH/MADRASAH KELAS KOMPETENSI KEAHLIAN : : : BULAN KONSELOR : : 53 .

12.No 1.Jp 1 2 3 1 4 11 2 4 6 2 8 22 Jumlah Frek Ek. 10. 3.Jp **) **) **) **) Minggu IV Frek Ek. Jenis Kegiatan Layanan Orientasi Layanan Informasi Layanan Penempatan/Penyal uran Layanan Penguasaan Konten Layanan Konseling Perorangan Layanan Bimbingan Kelompok Layanan Konseling Kelompok Layanan Konsultasi Layanan Mediasi Aplikasi Instrumentasi Konferensi Kasus Kunjungan Rumah Jumlah Minggu I Frek Ek. 54 *) *) *) *) **) **) *) *) *) *) **) **) *) *) *) *) **) **) *) *) *) *) **) **) *) *) *) *) *) *) *) *) **) **) **) **) *) *) *) *) **) **) *) *) *) *) *) *) *) *) **) **) **) **) - - - - - - .Jp *) *) *) *) Minggu II Frek Ek. 11. 5. 6. 7.Jp 1 2 3 1 4 11 2 4 6 2 8 22 *) *) *) *) **) **) 4.Jp *) *) *) *) Minggu III Frek Ek. 9. 8. 2.

Tampilan Kepustakaan.Konselor/Pendidik/Tenaga Kependidikan …………….………………… Keterangan: • Rata-rata perminggu: ∑ JP/4 = 22/1 = 22 JP • Kegiatan pendukung Himpunan Data. dan Alih Tangan Kasus tidak diperhitungkan ke dalam jam pembelajaran • Frek = Frekuensi banyaknya kegiatan layanan/pendukung • JP = Jam Pembelajaran • Ek.Jp = Ekuivalensi Jam Pembelajaran • *) Libur • **) Pekan Orientasi 55 .

4.Jp 1 2 2 2 1 2 2 4 4 2 4 4 Minggu IV Fr ek Ek. 3.Jp 4 8 12 5 10 7 8 8 24 10 20 14 16 16 56 .Jp 1 2 2 1 3 2 2 2 4 2 6 4 4 4 BULAN KONSELOR Minggu II Fr ek Ek. 5. Jenis Kegiatan Layanan Orientasi Layanan Informasi Layanan Penempatan/ Penyaluran Layanan Penguasaan Konten Layanan Konseling Perorangan Layanan Bimbingan Kelompok Layanan Konseling : : : Minggu I Fr ek Ek. 2. 6.Jp 1 2 4 1 2 3 2 2 8 2 4 6 4 4 : : Minggu III Fr ek Ek.Lampiran 9 Contoh Perhitungan Jam Kegiatan Penuh Satu Bulan PERHITUNGAN JAM KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH/MADRASAH SEKOLAH/MADRASAH KELAS KOMPETENSI KEAHLIAN No 1. 7.Jp 1 2 4 3 3 1 2 2 8 6 6 2 4 4 Jumlah Frek Ek.

9. dan Alih Tangan Kasus tidak diperhitungkan kes dalam jam pembelajaran • Frek = Frekuensi banyaknya kegiatan layanan/pendukung dilaksanakan • JP = Jam Pembelajaran 57 . 12..Kelompok 8. • Tampilan Kepustakaan. 11. 10. Layanan Konsultasi Layanan Mediasi Aplikasi Instrumentasi Konferensi Kasus Kunjungan Rumah Jumlah 1 14 2 28 15 30 1 11 2 22 16 32 1 1 56 2 2 112 …………. ………………………… Konselor/Pendidik/Tenaga Kependidikan Keterangan: • Rata-rata per minggu: JP/4 = 112/4 = 28 JP • Kegiatan pendukung Himpunan Data.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 JENIS LAYANAN Orientasi Informasi Penempatan/Penyaluran Penguasaan Konten Konseling Perorangan Bimbingan Kelompok Konseling Kelompok Konsultasi Mediasi MATERI LAYANAN*) FREKUENSI HASIL LAYANAN**) 58 .Lampiran 10 Contoh Jenis dan Frekuensi Layanan yang Diterima Setiap Peserta Didik BIMBINGAN DAN KONSELING YANG DITERIMA PESERTA DIDIK SEKOLAH/MADRASAH KELAS KOMPETENSI KEAHLIAN SEMESTER : : : : NAMA SISWA NIM : : NO.

............................ Konselor/Pendidik/Tenaga Kependidikan Keterangan: *) mengacu pada materi Bidang Pengembangan Karir dan Konseling **) berupa penilaian kualitatif 59 .........10 11 12 Aplikasi Instrumentasi Konferensi Kasus Kunjungan Rumah ......................

Lampiran 11 Contoh Rekapitulasi Jenis dan Frekuensi Layanan yang Diterima Peserta Didik BIMBINGAN DAN KONSELING YANG DITERIMA PESERTA DIDIK SEKOLAH/MADRASAH : KELAS : PENDIDIK/TENAGA KEPENDIDIKAN: NO 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 NAMA Amir Hardiman Arnoldi Asma Munir Asli Abih Azimat Kurnia Bagir Firmansyah Bagus Hutajulu Charles Darmawan Daeng Dodi Dermawan Darius Manca NIS 05161 05162 05163 05164 05165 05166 05167 05168 05169 05170 SEMESTER : KOMPETENSI KEAHLIAN : Frekuensi Jenis Layanan Hasil Orien Infor Penem/ Peng Kons Bimb Kons Konsul Medi Layanan tasi masi peny kont peror klp klp tasi asi 60 .

NO 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 NAMA Daulat Romy Goza Imas Han Ping Sun Jajang Jawara Jaman Tiarno Jareng Jayakersa Kusnadi Laris Juwito Lintang Suminar Lolong Edi Cahaya Lukiana Mahmud Kiram Marcus Domigus Ard Osa Malik Prajamuda Edi Pupung Is Rekso Wibowo NIS 05171 05172 05173 05174 05175 05176 05177 05178 05179 05180 05181 05182 05183 05184 05185 05186 05187 Frekuensi Jenis Layanan Hasil Orien Infor Penem/ Peng Kons Bimb Kons Konsul Medi Layanan tasi masi peny kont peror klp klp tasi asi 61 .

...NO 28 29 30 31 32 33 34 35 36 Rustandi NAMA NIS 05188 05189 05190 05191 05192 05193 05194 05195 05196 Frekuensi Jenis Layanan Hasil Orien Infor Penem/ Peng Kons Bimb Kons Konsul Medi Layanan tasi masi peny kont peror klp klp tasi asi Simon Talaudi Supiat Sutarto Sutarto Audiro Tresno Jatidiri Usahadi Kayo Wayan Sutresna Yulio Esiano Keterangan  Layanan Orientasi dilaksanakan di luar kelas/lapangan  Layanan Informasi/Penempatan Penyaluran/Penguasaan Konten dilaksanakan di dalam kelas  Layanan Konseling Perorangan dilaksanakan secara perorangan di luar kelas  Layanan Bimbingan Kelompok/Konseling Kelompok dilaksanakan di luar kelas.............................. dan dengan pengaturan tertentu dapat dilaksanakan pada jam pembelajaran di kelas  Layanan Konsultasi/Mediasi dilakukan di luar kelas ..... Konselor/Pendidik/Tenaga Pendidikan 62 ......................

1. 3.Lampiran 12 Contoh Laporan Nilai Kegiatan Bimbingan Karir dan Konseling NILAI BIMBINGAN KARIR DAN KONSELING SEKOLAH/MADRASAH : KELAS : SMESTER : KOMPETENSI KEAHLIAN : KONSELOR/PENDIDIK/TENAGA KEPENDIDIKAN: No. 6. 7. 2. Nama Amir Hardiman Arnoldi Asma Munir Asli Abih Azimat Kurnia Bagir Firmansyah Bagus Hutajulu Charles Darmawan Daeng Dodi Dermawan Darius Manca NIS 05161 05162 05163 05164 05165 05166 05167 05168 05169 05170 Nilai A B B A A A A A A A Keterangan PK - 63 . 10. 5. 9. 8. 4.

No. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30.

Nama Daulat Romy Goza Imas Han Ping Sun Jajang Jawara Jaman Tiarno Jareng Jayakersa Kusnadi Laris Juwito Lintang Suminar Lolong Edi Cahaya Lukiana Mahmud Kiram Marcus Domigus Ard Osa Malik Prajamuda Edi Pupung Is Rekso Wibowo Rustandi Simon Talaudi Supiat

NIS 05171 05172 05173 05174 05175 05176 05177 05178 05179 05180 05181 05182 05183 05184 05185 05186 05187 05188 05189 05190

Nilai A A A B A B A A A A A B A A A A B A B B

Keterangan -

64

No. 31. 32. 33. 34. 35. 36.

Nama Sutarto Sutarto Audiro Tresno Jatidiri Usahadi Kayo Wayan Sutresna Yulio Esiano

NIS 05191 05192 05193 05194 05195 05196

Nilai B A A A A A

Keterangan PK -

Keterangan: • Penilaian difokuskan pada kehadiran siswa dalam pelaksanaan pelayanan konseling dan hasil laiseg, laijapen dan laijapang. • Nilai yang diberikan hanya ada dua kategori: Nilai A berarti memuaskan Nilai B berarti memadai • Kolom keterangan diisi PK (perhatian khusus) apabila siswa yang bersangkutan masih perlu mendapat perhatian khusus. • Penilaian ini bersifat pengembangan dan tidak untuk menentukan kenaikan kelas

........................,................................. Konselor/Pendidik/Tenaga Pendidikan

65

Lampiran 13 ASPEK–ASPEK YANG DIHARAPKAN BERKEMBANG DALAM PENGEMBANGAN KREATIVITAS
No 1 2 3 4 5 6 7 8 Aspek yang Diharapkan Dalam Pengembangan Kreativitas Berani (melakukan hal-hal baru dengan tekad yang bulat). Adaptasi (dapat menyesuaikan diri) Gigih (dalam melaksanakan sesuatu sampai tuntas) Animated (hidup dalam menggunakan bahasa tubuh, ekspresi wajah secara hidup) Playful (penuh kesenangan, selera humor tinggi) Analitis (suka menyelidiki, mengubungkan halhal yang logis) Percaya diri (yakin akan kemampuannya/ caranya sendiri) Baik budi (menghargai keperluan dan perasaan orang lain) Jenis Kegiatan Ekstra Kurikuler Pengembangan Kreativitas Pramuka, Pecinta Alam, PASKIBRA PMR, Presenter, Pecinta Alam, Pramuka, PASKIBRA, dll Kesenian, MC presenter, Kesenian, presenter dll KIR/ KIS, Pecinta alam, LKS, dll. Pramuka, PMR, Jurnalistik, presenter, Paskibra dll. PMR, Pramuka, Keagamaan, Bakti Sosial.

66

kritik dan masukan. PMR. presenter. Jurnalistik. Paskibra dll. presenter. Paskibra dll. Jurnalistik. Paskibra. PMR Pramuka. Pecinta alam. PMR. Jurnalistik. Paskibra dll. Paskibra dll. PMR. presenter. Pramuka. Pramuka. PMR Pramuka. presenter. Pramuka. Jurnalistik. presenter. Jurnalistik. Paskibra Pramuka. Jurnalistik. Pramuka.9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 Perencana (segala sesuatu yang akan dilaksanakan berusaha untuk merencanakan secara matang) Bersaing (suatu sikap untuk merubah situasi atau permainan menjadi ajang kompetisi) Semangat (penuh kehidupan dan gairah) Terbuka (sikap menerima saran. Jurnalistik. PMR. Pramuka. tidak bergantung pada orang lain). PMR. Jurnalistik. PMR. Jurnalistik. presenter. Paskibra. LKS. dll. Paskibra dll. presenter. penuh percaya diri. tanpa ditutup-tutupi) Optimis (untuk meyakinkan orang lain bahwa apa yg akan kita lakukan menjadi berhasil) Tanggap (cepat memberi reaksi yang positif/ baik) Tegas (cepat dan tuntas dalam membuat penilaian) Mandiri (berdikari. kerohanian. Paskibra. PMR. Pramuka. PMR. Presenter. presenter.Paskibra 67 . Inspirator (mendorong orang lain untuk terlibat dan membuat kegiatan itu menyenangkan) Giat (penuh semangat. presenter. penuh kehidupan kuat) Disiplin (patuh pada norma-norma dan nilai-nilai yang berlaku) Jujur (apa adanya tidak pernah berfikir untuk menerima lebih dari yang seharusnya diterima) KIR/ KIS Pramuka. PMR. Paskibra dll.

Jurnalistik. Paskibra Pramuka.21 22 Tanggungjawab (berani berbuat berani memikul akibatnya) Diplomasi (dalam berurusan dengan orang lain memakai taktik. presenter. presenter. PMR. PMR. perasaan dan kesabaran). Paskibra 68 . Pramuka. Jurnalistik.

4. Jika diperlukan dapat dibentuk kepanitiaan tersendiri. Jenis kegiatan 1) Waktu kegiatan 2) Sasaran: peserta didik yang akan dikenai kegiatan3) Rangkaian kegiatan 4) Tempat kegiatan: sekolah/madrasah sendiri. 6. lokakarya. Pengorganisasian kegiatan 5) Keterangan: 1) 2) 3) 4) 5) Pilih salah satu jenis kegiatan ekstrakurikuler yang akan diselenggarakan: Kepramukaan. Paskibraka. 2. 8.Lampiran 14 Rambu-rambu Rencana Kegiatan Ekstrakurikuler ISI RENCANA KEGIATAN 1. PMR. keagamaan. cinta alam. 5. LKDS. Rangkaian kegiatan disesuaikan karakteristik jenis kegiatan ekstrakurikuler. Lomba/keberbakatan/pretasi olahraga. Sesuai dengan waktu yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler yang dimaksud. KIR. Sesuai dengan karakteristik jenis kegiatan ekstrakurikuler. seminar. dan atau sekolah/ madrasah yang menyelenggarakan kegiatan yang sama. dan atau tempat lain. teater. Pelaksana: pelaksana utama dan pihak-pihak lain yang terlibat. 7. 69 . seni dan budaya. Peralatan yang digunakan: sesuai dengan karakteristik jenis kegiatan. Peserta didik yang dikenai kegiatan dapat berasal dari satu atau dari sejumlah sekolah/madrasah. 3. jurnalistik.

Lampiran 15 Rambu-rambu Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakurikuler ISI PELAKSANAAN KEGIATAN 1. Kegiatan akhir. 5. Rekrutmen peserta kegiatan 1) Penyiapan perlengkapan dan peralatan: sesuai dengan tahap-tahap kegiatan. potensi. Kegiatan inti: sesuai dengan substansi untuk mencapai tujuan kegiatan. dan atau minat peserta didik yang menjadi ciri khas dari jenis kegiatan ekstrakurikuler dimaksud. 2. 3. Dalam evaluasi dihasilkan kualitas pencapaian peserta didik berkenaan dengan kegiatan yang dimaksud 2) 70 . Evaluasi terhadap hasil dan proses penyelenggaraan tahap-tahap pelaksanaan kegiatan. Kegiatan awal: menyiapkan peserta untuk dapat melaksanakan kegiatan inti. 6. Penyiapan pelaksana kegiatan. 7. bakat. Evaluasi 2) Keterangan: 1) Berdasarkan kebutuhan. 4.

3. 2. 4. 5. 71 . 7.Lampiran 16 Rambu-rambu Laporan Kegiatan Ekstrakurikuler ISI LAPORAN KEGIATAN 1. 6. Jenis kegiatan Waktu kegiatan Sasaran kegiatan Tahap-tahap kegiatan Hasil evaluasi: termasuk di dalamnya evaluasi hasil dan proses kegiatan Faktor penunjang dan pendukung Rekomendasi Keterangan: Laporan disampaikan kepada pimpinan sekolah/madrasah dan pemangku kepentingan lainnya.

Kunjungan ke Obyek-obyek tempat bersejarah pengembangan b. Mendatangkan Nara Sumber/ Guru Tamu 72 . Kunjungan pribadi industri c.Lampiran 17 Contoh Program Tahunan Pengembangan Kreativitas PROGRAM TAHUNAN PENGEMBANGAN KREATIVITAS SEKOLAH TAHUN PELAJARANJARAN KOMPETENSI KEAHLIAN No 1 Kegiatan : : : Materi Bidang Pengembangan Kelompok Klasikal Gabungan Obyek-obyek pengembangan hubungan kelompok Obyek-obyek pengembangan klasikal Obyek-obyek pengembangan hubungan interaksi dengan kelompok lain Lapangan Obyek-obyek pengembangan hubungan dengan obyek langsung Individual Intrakurikuler: a.

PASKIBRA e. Materi Bidang Pengembangan Kelompok Klasikal Gabungan Obyek-obyek pengembangan hubungan kelompok (kepemimpinan.kreaktivitas dll) Obyek-obyek pengembangan hubungan kelompok (kepemimpinan. Jurnalistik i. Olah Raga g. Pramuka c. minat dan potensi individu. Pencinta Alam h. LDKS b. PMR d. KIR f. Seni budaya j.kreaktivitas dll) Obyek-obyek pengembangan hubungan interaksi dengan kelompok lain Lapangan Obyek-obyek pengembangan hubungan dengan obyek langsung 73 . kerjasama. kerjasama.No 2 Kegiatan Ekstrakurikuler: a. Keagamaan Individual Obyek-obyek pengembangan bakat.

Mendatangkan Nara Sumber (Guru Tamu) • Memproses dokumen kantor Agustus Kunjungan ke Makam Pahlawan Kunjungan ke Kantor Arsip.Lampiran 18 Contoh Program Bulanan Pengembangan Kreativitas PROGRAM BULANAN PENGEMBANGAN KREATIVITAS NAMA SEKOLAH TAHUN AJARAN KOMPETENSI KEAHLIAN KELAS No 1 Kegiatan Juli Intrakurikuler: 1. : : : : Materi Bidang Pengembangan Semester I September Oktober Nopember Kunjungan ke Museum Desember 74 . Kunjungan ke tempat bersejarah 2. Kunjungan industri 3.

Seni budaya j. Pramuka c.No 2 Kegiatan Juli Ekstrakurikule: A LDKS b. Olah Raga g. Jambore Lomba PBB. Keagamaan -Mengikuti lomba atletik Majalah sekolah MOS Seleksi Paskibra Agustus Persami. PASKIBRA e. LGKP POPDA Materi Bidang Pengembangan Semester I September Oktober Nopember - Desember Jumbara Lomba KIR Liga sepak bola Class meeting Reboisasi - Lomba adzan- 75 . Pencinta Alam h. PMR d. Jurnalistik i.TUB. KIR f.

Olah Raga Badminton.Lampiran 19 Contoh Program Mingguan Pengembangan Kreativitas PROGRAM MINGGUAN PENGEMBANGAN KREATIVITAS SEKOLAH TAHUN AJARAN KELAS KOMPETENSI KEAHLIAN No 2 Kegiatan Ekstrakurikuler: a. PMR d. Basket. PASKIBRA e. LDKS b. Pramuka c. Hiking Jumbara Seleksi Paskibra LKS Bid. Hiking Jumbara PBB -Classmeeting POPDA Lapangan Out bound Persami. KIS POPDA 76 . Out bound Persami. seleksi Paskibra Mengikuti Lomba KIR Materi Bidang Pengembangan Kelompok Klasikal Gabungan Out bound Persami. Hiking Pembuatan dragbar dan PPPK PBB Mengikuti Lomba KIR Voli. : : : : Individual Uji SKU Pembidaian Tes fisik. KIR/ KIS f.

Mendaki gunung. band Kerokhanian Reboisasi Mading Mading Paduan suara. Lomba tari/ menyanyi Lomba adzan. Reboisasi Mading. Band MTQ 77 . teater. Keagamaan Panjat tebing Penulisan dan pengiriman artikel Karaoke. sepakbola dll. Kesenian j. Band Kerokhanian Paduan suara. lukis. majalah sekolah Paduan suara. Pencinta Alam h.pingpong g. Buletin. Jurnalistik i. Band Festifal lagu rokhani Reboisasi Mading Paduan suara.

00 – 17. KEGIATAN MINGGU KE No 1 2 Tanggal/ Keg. Waktu Waktu Ekstrakur Senin PASKIBRA 15.00 Selasa Pecinta 8 Agt 2006 Alam 15. Lapangan bendera Sepakbola latihan Cangkul.00 3 4 Rabu 9 Agt 2006 Kamis 10 Agt 2006 BASKET VOLLEY BALL 15.Lampiran 20 Contoh Rencana Program Pengembangan Kreativitas PROGRAM HARIAN PENGEMBANGAN KREATIVITAS : : : : Sasaran Anggota Anggota Materi Kegiatan PBB Menanam pohon Alat bantu Tempat Peluit. Lapangan Ring Basket Basket Bola Volley.00 – Anggota 17.00 Shooting Bola Service Bola Bola Basket.00 – 7 Agt 2006 17. Sabit Taman Sekolah Pembin/ Pelatih Pembina Paskibra Pembina Pencinta Alam Keterangan Peningkatan kualitas petugas Peningkatan penghijauan NAMA SEKOLAH BULAN BID. net Lapangan Volley Ball Pembina Basket Pembina Volley Ball Ketepatan shooting bola Keakuratan service bola 78 .00 – Anggota 17.00 15.

No Tanggal/ Waktu Keg. verban. Taman ng jasa bunga Makam Pahlawan rampai Pahlawan 79 .00 – Group 17. peluit Tali.Anggota 17.00 – Anggota 17.00 .00 Pahlawan Mengena Transportasi. kapas. PPPK Drum Lapangan Upacara Lapangan Upacara Sanggar Seni Pembina Pramuka Pembina PMR Pembina Group Band Guru Mapel Mengenal sandi Peningkatan keahlian membidai Keahlian menabuh drum Mempertebal semangat nasionalisme 6 7 Sabtu 12 Agt 2006 Senin 14 Agt 2006 Kunjungan 11.00 PMR 15. Ekstrakur Waktu Sasaran Materi Kegiatan Alat bantu Tempat Pembin/ Pelatih Keterangan 5 Jumat 11 Agt 2006 PRAMUKA 15.00 BAND 15.00 – Siswa ke Makam 12.00 Sandi Pembidai an Menabuh Drum Semapur.

Lampiran 21 Contoh Laporan Keikutsertaan Peserta Didik dalam Kegiatan Ektrakurikuler KEIKUTSERTAAN PESERTA DIDIK DALAM KEGIATAN EKTSRAKURIKULER SEKOLAH/MADRASAH KELAS KOMPETENSI KEAHLIAN No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Nama Siswa : : : NIS SEMESTER : Penanggung Jawab : Jenis Kegiatan Pramuka LDKS PMR v V V v V V V V v v V V V v v V Paskibra KIR Lomba v V V v v v V v v V V V Semlok/ JurnaLain-lain Jml Pameran listik v v 5 v 5 v 5 v v 6 V V 3 V 3 V V 3 V 3 V 3 V V 4 3 Amir Hardiman Arnoldi Asma Munir Asli Abih Azimat Kurnia Bagir Firmansyah Bagus Hutajulu Charles Darmawan Daeng Dodi Dermawan 10 Darius Manca 11 Daulat Romy 05161 05162 05163 05164 05165 05166 05167 05168 05169 05170 05171 80 .

12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Nama Siswa Goza Imas Han Ping Sun Jajang Jawara Jaman Tiarno Jareng Jayakersa Kusnadi Laris Juwito Lintang Suminar Lolong Edi Cahaya Lukiana Mahmud Kiram Marcus Domigus Ard Osa Malik Prajamuda Edi Pupung Is Rekso Wibowo Rustandi Simon Talaudi Supiat Sutarto NIS 05172 05173 05174 05175 05176 05177 05178 05179 05180 05181 05182 05183 05184 05185 05186 05187 05188 05189 05190 05191 Pramuka LDKS PMR V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V Paskibra KIR Lomba V V V V V V V V V V V V V V Semlok/ JurnaLain-lain Jml Pameran listik V 2 V 4 V 3 V 4 V 3 V 3 V 3 V 3 V 3 V 4 V 3 V 3 V 3 V 4 V 3 V 3 V 3 V 4 V 3 V 3 81 .Jenis Kegiatan No.

10 Juni 2008 Penanggung Jawab. (Ranti Juwita Hadi) 82 . 32 33 34 35 36 Nama Siswa Sutarto Audiro Tresno Jatidiri Usahadi Kayo Wayan Sutresna Yulio Esiano NIS 05192 05193 05194 05195 05196 Pramuka LDKS PMR V V V V V V V V V Paskibra KIR Lomba V V Semlok/ JurnaLain-lain Jml Pameran listik V 4 V V 3 V 3 V V 3 3 Kota Sahabat.Jenis Kegiatan No.

Lampiran 22 Contoh Nilai Peserta Didik dalam Kegiatan Ektrakurikuler NILAI PESERTA DIDIK DALAM KEGIATAN EKTRAKURIKULER SEKOLAH/MADRASAH KELAS KOMPETENSI KEAHLIAN No. Nama Siswa 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 Amir Hardiman Arnoldi Asma Munir Asli Abih Azimat Kurnia B Firmansyah Bagus Hutajulu C Darmawan DD Dermawan Darius Manca Daulat Romy Goza Imas Han Ping Sun NIS 05161 05162 05163 05164 05165 05166 05167 05168 05169 05170 05171 05172 05173 : : : SEMESTER : PENANGGUNG JAWAB : Jenis Kegiatan Pramuka LDKS PMR Paskibra KIR Lomba Pameran Jurnalistik Lain2 Jml 83 .

No. Nama Siswa 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 Jajang Jawara Jaman Tiarno J Jayakersa Kusnadi Laris Juwito L Suminar LE Cahaya Lukiana Mahmud Kiram M Domigus A. Osa Malik Prajamuda Edi Pupung Is Rekso Wibowo Rustandi Simon Talaudi Supiat Sutarto Sutarto Audiro Tresno Jatidiri Usahadi Kayo NIS 05174 05175 05176 05177 05178 05179 05180 05181 05182 05183 05184 05185 05186 05187 05188 05189 05190 05191 05192 05193 05194 Jenis Kegiatan Pramuka LDKS PMR Paskibra KIR Lomba Pameran Jurnalistik Lain2 Jml 84 .

(Ranti Juwita Hadi) • 85 . Nama Siswa 35 W Sutresna 36 Yulio Esiano Keterangan: NIS 05195 05196 Jenis Kegiatan Pramuka LDKS PMR Paskibra KIR Lomba Pameran Jurnalistik Lain2 Jml • • Penilaian difokuskan pada kehadiran peserta didik dalam kegiatan dan kualitasan keikutsertaannya. Nilai diberikan dalam tiga kategori: Nilai A berarti baik sekali Nilai B berarti baik Niai C berarti cukup Penilaian ini bersifat pengembangan dan Kota Sahabat.No. 10 Juni 2008 Penanggung Jawab.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->