Anda di halaman 1dari 27

SKRIPSI AKUNTANSI

SILAHKAN KAMI TAMPILKAN JUDUL JUDUL SKRIPSI YANG ADA, BILA BERMINAT UNTUK MENDAPATKAN FILENYA ATAU MENDOWNLOADNYA SILAHKAN HUBUNGI email : pusatskripsi@gmail.com atau sms ke 085316254562

1. EVALUASI SISTEM PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA BANK SYARIAH MANDIRI CABANG _______ 2. EVALUASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN PERSEDIAAN PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) BINJAI 3. EVALUASI STRUKTUR PENGENDALIAN INTERN ATAS SIKLUS PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS PADA PT. JASA HARAPAN BARAT 4. EVALUASI TERHADAP PELAKSANAAN PENATAUSAHAAN BARANG MILIK NEGARA PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 5. EVALUASI TERHADAP PELAKSANAAN PENATAUSAHAAN BARANG MILIK NEGARA PADA SUB BAGIAN PERLENGKAPAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 6. EVALUASI TERHADAP PENGAWASAN PIUTANG PADA PT. (PERSERO) ANGKASA PURA II CABANG BANDAR UDARA POLONIA _______ 7. FAKTOR FAKTOR PENDUKUNG KEBERHASILAN PENERAPAN PERATURAN PEMERINTAH NO.24 TAHUN 2005 PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN LABUHAN BATU 8. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PENERAPAN PERMENDAGRI NO 13 TAHUN 2006 STUDI KASUS PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN DELI SERDANG 9. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETEPATAN WAKTU PELAPORAN KEUANGAN PADA PERUSAHAAN PERKEBUNAN DAN PERTAMBANGAN GO PUBLIK DI BEI 10. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN INFORMASI SOSIAL DALAM LAPORAN TAHUNAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA 11. FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENY_______NAN DANA ALOKASI UMUM (DAU) PADA KABUPATEN/KOTA DI PROPINSI _______ 12. FAKTOR-FAKTORYANG MEMPENGARUHI PERATAAN LABA PADA PERUSAHAAN LABA (INCOME SMOOTHING) PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA 13. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RETURN SAHAM PADA INDUSTRI BARANG KONSUMSI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA 14. FAKTOR-FAKTOR YANG MENDASARI PEMILIHAN METODE PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BIAYA KONTRAK KONSTRUKSI PADA PT.NUSA RAYA CIPTA CABANG _______

15. FAKTOR-FAKTOR YANG MENJADI KENDALA DALAM PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN (SAP) PADA PEMERINTAH KOTA BINJAI 16. FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN KETERLAMBATAN PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KEUANGAN DAERAH DALAM PENY_______NAN LAPORAN REALISASI APBD PADA PEMERINTAH KOTA SIBOLGA 17. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGUNGKAPAN SOSIAL DALAM LAPORAN TAHUNAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) 18. FLYPAPER EFFECT PADA PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DAN DANA ALOKASI UMUM (DAU) TERHADAP BELANJA DAERAH PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN/KOTA DI PROPINSI 19. FRAUD ATAS INDIKASI TINDAK PIDANA KORUPSI 20. FUNGSI AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA PUSAT BIAYA PADA PT. BUMI SARI PRIMA PEMATANG SIANTAR 21. FUNGSI AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI SUATU SISTEM PENGAWASAN BIAYA PRODUKSI PADA PT. AQUAFARM NUSANTARA _______ 22. FUNGSI ANGGARAN ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 23. FUNGSI ANGGARAN BELANJA SEBAGAI ALAT PERENCANAAN PADA PROGRAM DIPLOMA III FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 24. FUNGSI ANGGARAN DALAM PENGAWASAN LABA PADA PT.NINDYA KARYA (PERSERO) CABANG _______ 25. FUNGSI ANGGARAN KAS SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 26. FUNGSI ANGGARAN KAS SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 27. FUNGSI ANGGARAN KAS SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ _______ 28. FUNGSI ANGGARAN LABA SEBAGAI ALAT PENGAWASAN PADA PT.SARANA AGRO NUSANTARA (SAN) 29. FUNGSI ANGGARAN PERUSAHAAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN BIAYA PRODUKSI TANDAN BUAH SEGAR PADA PT. SYUHBHRASTA _______ 30. FUNGSI ANGGARAN PERUSAHAAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA ASURANSI JIWA BERSAMA BUMI PUTERA 1912 CABANG ASKUM _______ 31. FUNGSI ANGGARAN PERUSAHAAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA KANTOR PEMASARAN BERSAMA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA CABANG _______ 32. FUNGSI ANGGARAN PERUSAHAAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA PT.SAPTA SENTOSA JAYA ABADI _______ 33. FUNGSI ANGGARAN PERUSAHAAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWSAN PADA PARDEDE INTERNATIONAL HOTEL _______ 34. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PEMOTIVASI KINERJA MANAJER PADA PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I _______.

35. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PENGAWASAN BIAYA PRODUKSI PADA PT. FLORA SAWITA CHEMINDO _______ 36. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENACANAAN DAN PENGAWASAN BIAYA OPERASI PADA PT PLN (PERSERO) UPT _______ 37. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN BIAYA PEMELIHARAAN INVENTARIS DAN PENGAWASAN PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS _______ 38. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN BIAYA OPERASIONAL PADA PT TELKOM _______ 39. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN HOTEL LABANA INN _______ 40. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN LABA PADA PT. (PERSERO) DJAKARTA LLOYD CABANG _______ 41. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA CV. MANDIRI TRANSINDO 42. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 43. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 44. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 45. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 46. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 47. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 48. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 49. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 50. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI 51. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI _______ 52. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA FAKULTAS EKONOMI _______ 53. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA PT. JEFRINDO COMSULTANT _______ 54. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA PT. PERTAMINA (PERSERO) UPMS-I _______ 55. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGAWASAN PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) _______ 56. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 57. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 58. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______

59. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 60. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 61. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 62. FUNGSI ANGGARAN SEBAGAI ALAT PERENCANAN DAN PENGAWASAN LABA PADA ASURANSI JIWA BERSAMA BUMIPUTERA 1912 CABANG KISARAN 63. FUNGSI AUDITOR INTERNAL PADA ASURANSI JIWA BERSAMA BUMI PUTERA 1912 CABANG _______ BARU 64. FUNGSI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDITOR DALAM MENILAI OPERASIONAL MANAJEMEN PERUSAHAAN PADA PT BANK SUMUT SYARIAH _______ 65. FUNGSI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDITOR PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III (PERSERO) _______ 66. FUNGSI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDITOR PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II (PTPN II) TANJUNG MORAWA _______ 67. FUNGSI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDITOR PADA PT. PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA (PERSERO) 68. FUNGSI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDITOR PADA PT.SARANA BAJA PERKASA _______ 69. FUNGSI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDITOR PADA PT. SUMPRATAMA JURU ENGINEERING _______ 70. FUNGSI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDITOR PADA PT TELEKOMUNIKASI _______ 71. FUNGSI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDITOR PADA PT. WASKITA KARYA (PERSERO) 72. FUNGSI DAN KEDUDUKAN INTERNAL AUDITOR SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH MANAJEMEN PADA PT.SOCFIN INDONESIA _______ 73. FUNGSI DAN KEPENDUDUKAN CONTROLLER PADA PT. BINTIKA BANGUNUSA _______ 74. FUNGSI DAN PERAN KOMPUTER DALAM MENGOLAH DATA-DATA AKUNTASI 75. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB CONTROLLER TERHADAP PENGAWASAN AKTIVA TETAP DI PERPUSTAKAAN EKONOMI UNIVERSITAS _______ 76. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB CONTROLLER TERHADAP PENGAWASAN AKTIVA TETAP DI PERPUSTAKAAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 77. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB CONTROLLER TERHADAP PENGAWASAN AKTIVA TETAP DI PERPUSTAKAAN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 78. FUNGSI DAN TANGGUNGJAWAB CONTROLLER TERHADAP PENGAWASAN KAS PADA PT.NINDYA KARYA (PERSERO) CABANG _______ 79. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB INTERNAL AUDITOR DALAM PENGAWASAN AKTIVA TETAP PADA PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I _______

80. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB INTERNAL AUDITOR PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA IV _______ 81. FUNGSI DAN TANGGUNG JAWAB INTERNAL AUDITOR TERHADAP PEMERIKSAAN PADA PD. PERKEBUNAN _______ 82. FUNGSI DAN TUGAS INSPEKTORAT DALAM PENGENDALIAN INTERN BARANG MILIK DAERAH PADA PEMERINTAH KABUPATEN KARO _______ 83. FUNGSI INTERNAL AUDITOR PADA KANTOR PEMASARAN BERSAMA PT.PERKEBUNAN _______ BRANCH 84. FUNGSI KOMPUTER SEBAGAI PENGOLAH DATA DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. JAMSOSTEK (PERSERO) KANTOR CABANG _______ 85. FUNGSI PENGANGGARAN PADA BADAN AMIL ZAKAT DAERAH PROPINSI _______ 86. FUNGSI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III _______ 87. HUBUNGAN ANTARA LABA AKUNTANSI, LABA BERSIH DAN LABA TUNAI DENGAN DIVIDEN KAS PERUSAHAAN PERBANKAN YANG GO PUBLIK DI BEI 88. HUBUNGAN ANTARA LEVERAGE KEUANGAN DENGAN TINGKAT AKTIVITAS INVESTASI PERUSAHAAN (STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA) 89. HUBUNGAN ANTARA PEMERIKSAAN PAJAK DENGAN TINGKAT KEPATUHAN WAJIB PAJAK PPH BADAN DALAM PEMENUHAN KEWAJIBAN PERPAJAKANNYA PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK _______ POLONIA 90. HUBUNGAN ANTARA TINGKAT SOLVABILITAS DAN STRUKTUR MODAL DENGAN PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN OTOMOTIF YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA 91. HUBUNGAN KUALITAS FUNGSI INTERNAL AUDITOR TERHADAP KUALITAS LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN OPERASIONAL PEMASARAN STUDI KASUS PADA PERUSAHAAN DAERAH PASAR KOTA _______ 92. HUBUNGAN PENGAWASAN PIUTANG DENGAN LIKUIDITAS PADA PT. FEDERAL INTERNATIONAL FINANCE (PT. FIF) KANTOR CABANG _______ 93. HUBUNGAN STRUKTUR MODAL DAN KEBIJAKAN DIVIDEN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA) 94. HUBUNGAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT DENGAN BIAYA KUALITAS PADA PT. SOCFINDO _______ 95. HUBUNGAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT DENGAN BIAYA KUALITAS PRODUK TEH BOTOL SOSRO PADA PT.SINAR SOSRO TANJUNG MORAWA 96. IMPLEMENTASI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI ATAS PRODUK KERTAS ROKOK BENTUK BEAM/ROBBIN PADA PT. PAPETERIES DE MAUDUIT (PDM) INDONESIA

97. IMPLEMENTASI TAX PLANNING UNTUK MENINGKATKAN KINERJA PERUSAHAAN PADA PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I 98. INFORMASI AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN PADA PT. PLN (PERSERO) _______ 99. INTERNA CONTROL GAJI DAN UPAH PADA CV. TUNAS ASLI MULIA 100. INTERNAL AUDITOR DAN PERANANNYA BAGI PENCAPAIAN PENGENDALIAN MANAJEMEN PT BRI UNIT SUMBER NONGKO _______. 101. INTERNAL CONTROL ATAS PIUTANG DAGANG PADA PT. ANEKA GAS INDUSTRI CABANG _______ 102. INTERNAL CONTROL GAJI DAN UPAH PADA BMT KUBE SEJAHTERA 001 BANDAR SETIA DELI SERDANG 103. INTERNAL CONTROL KAS PADA BMT KUBE SEJAHTERA 001 BANDAR SETIA 104. INTERNAL CONTROL KAS PADA CV. TUNAS ASLI MULIA 105. INTERNAL CONTROL PERSEDIAAN PADA PT.INTRACO PENTA,TBK _______ 106. INTERNAL CONTROL PERSEDIAAN PADA PT. PEMBANGUNAN PERUMAHAN (PERSERO) _______ 107. INTERNAL CONTROL PERSEDIAAN PADA PT. PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA CABANG _______ 108. INTERNAL CONTROL TERHADAP AKTIVA TETAP PADA PT. TELKOM KANDATEL _______ 109. KEBIJAKAN AKTIVA TETAP PADA PT.CAHAYA HOLIDAYS TOUR & TRAVEL _______ 110. KEBIJAKAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP DITINJAU DARI PSAK NO. 16 PADA PT. COCA COLA AMATIL INDONESIA BOTTLING _______ 111. KEBIJAKAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP DITINJAU DARI PSAK NO.16 PADA PT.INHUTANI IV (PERSERO) _______ 112. KEBIJAKAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP PADA PT. BARATA INDONESIA UUM _______ 113. KEBIJAKAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP PADA PT. SAPTA SENTOSA JAYA ABADI _______ 114. KEBIJAKAN TAX PLANNING UNTUK MENYESUAIKAN PENDAPATAN DAN BEBAN DALAM PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PADA PT. SOFARA CIPTA KIRANA _______ 115. KEBIJAKSANAAN PENAGIHAN PIUTANG UNTUK MENEKAN PIUTANG TAK TERTAGIH PADA PT. BHANDA GHARA REKSA CABANG _______ 116. KEDUDUKAN DAN FUNGSI CONTROLLER PADA PT. PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN DAN PENYALURAN SUMATERA BAGIAN UTARA SEKTOR GLUGUR 117. KEDUDUKAN DAN FUNGSI INTERNAL AUDITOR DALAM MELAKSANAKAN PENGAWASAN PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS PADA HARIAN SUMUT POS _______ 118. KEDUDUKAN DAN FUNGSI INTERNAL AUDITOR PADA PT. BANK SUMUT KANTOR CABANG _______ ISKANDAR MUDA 119. KEDUDUKAN DAN FUNGSI INTERNAL AUDITOR PADA PT. GRAHA SARANA DUTA _______

120. KEDUDUKAN DAN FUNGSI INTERNAL AUDITOR PADA PT NINDYA KARYA (PERSERO) CABANG _______ 121. KEDUDUKAN DAN FUNGSI INTERNAL AUDITOR PADA PT. SIDHARTA HUSADA _______ 122. KEDUDUKAN DAN PERANAN INTERNAL AUDITOR UNTUK MENINGKATKAN KINERJA DAN EFISIENSI PERUSAHAAN PADA PT. ( PERSERO ) PELABUHAN INDONESIA I _______ 123. KEGUNAAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA PT.SARANA BAJA PERKASA 124. KEMAMPUAN LABA DAN ARUS KAS OPERASI DALAM MEMPREDIKSI ARUS KAS OPERASI MASA DEPAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA 125. KINERJA MANAJER PRODUKSI PADA PT. TIRTA SIBAYAKINDO BERASTAGI 126. KOMPUTERISASI DALAM PENGAWASAN PERSEDIAAN BARANG DAGANG DIRECT SELLING PADA PT. SARI HUSADA, TBK CABANG _______ 127. KONTRIBUSI PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH DI PROPINSI _______ 128. KONTRIBUSI PENDAPATAN ASLI DAERAH DALAM MEMENUHI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH PEMERINTAH KOTA _______ 129. KONTRIBUSI PENERIMAAN PAJAK REKLAME DAN PENERANGAN JALAN TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA PEMERINTAHANKABUPATEN ROKAN HILIR-RIAU 130. KONTRIBUSI PENERIMAAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH PADA PEMKAB/PEMKO DI SUMUT 131. KOREKSI FISKAL PPH TERHADAP TRANSFER PRICING DALAM HUBUNGAN ISTIMEWA 132. LABA BERSIH DAN ARUS KAS OPERASI TERHADAP DIVIDEN TUNAI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA 133. LAPORAN ANALISIS SWOT ( STRENGHTS, WEAKNESESS, OPPORTUNITIES, THREATS) PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 134. LAPORAN PEMERIKSAAN OPERASIONAL ATAS PEMBERIAN KREDIT PADA PT. BANK DANAMON INDONESIA, TBK DSP HELVETIA 135. MANFAAT ANALISA RATIO KEUANGAN DALAM MENGUKUR KINERJA PERUSAHAAN PADA PTP NUSANTARA IV (PERSERO) _______ CABANG KEBUN ADOLINA-PERBAUNGAN _______ 136. MANFAAT ANALISA RATIO KEUANGAN UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PADA PT. PERKEBUNAN _______ 137. MANFAAT INFORMASI AKUNTANSI SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 138. MANFAAT INFORMASI AKUNTANSI SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______

139. MANFAAT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA DINAS KOPERASI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH KOTA _______ 140. MANFAAT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 141. MANFAAT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 142. MANFAAT SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 143. MASALAH PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI KAYU LAPIS DAN KAYU GERGAJIAN PADA PT. RAJA GARUDA MAS PANEL _______ UNTUK PABRIK UNIT KOTA PINANG 144. MEKANISME PERHITUNGAN DAN PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN ( PPH ) PASAL 21 KARYAWAN PADA RUMAH SAKIT UMUM HAJI _______ 145. MEKANISME PERHITUNGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PADA KANTOR DIREKSI PTP NUSANTARA III _______ 146. METODE PENILAIAN PERSEDIAAN UNTUK MENCAPAI LABA OPTIMAL BAGI PT. PERTANI (PERSERO) WILAYAH SUMATERA BAGIAN UTARA 147. MODEL ANALISIS CAMEL UNTUK MEMPREDIKSI GEJALA FINANCIAL DISTRESS PADA SEKTOR PERBANKAN YANG GO PUBLIC 148. OUTLINE/PROPOSAL SKRIPSI SISTEM INFORMASI AKUNTANSI UNTUK SIKLUS PENDAPATAN PADA PT. MATAHARI PUTRA PRIMA TBK _______ 149. PANGAWASAN INTERN GAJI DAN UPAH PADA PT. IRA WIDYA UTAMA _______ 150. PEMANFAATAN KOMPUTER DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA BALAI KARANTINA IKAN POLONIA _______ 151. PEMANFAATAN KOMPUTER DALAM PENGOLAHAN DATA PADA PT. SHAMROCK MANUFAFCTURING CORPORA 152. PEMBAYARAN ANGSURAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 25 DALAM MASA TRANSISI TAHUN PAJAK 2001 PT. RODES CHEMINDO CORPORATION 153. PEMERIKSAAN ATAS PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS MELALUI AUDIT OPERASIONAL UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERN PADA PUSAT PENELITIAN KELAPA SAWIT _______ 154. PEMERIKSAAN ATAS PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS MELALUI OPERASIONAL AUDIT UNTUK MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERNAL PADA KPPN PEMATANG SIANTAR 155. PEMERIKSAAN KETAATAN PADA KANTOR DIREKTORAT WILAYAH TINGKAT II KOTAMADYA _______ 156. PEMERIKSAAN OPERASIONAL ATAS DANA PENSIUN PADA KANTOR DAPENBUN CABANG PT. PERKEBUNAN NUSANTARA II (PERSERO) TANJUNG MORAWA

157. PEMERIKSAAN OPERASIONAL ATAS FUNGSI KEPEGAWAIAN DAN SISTEM PENGGAJIAN PADA PT. INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM (INALUM)-KUALA TANJUNG 158. PEMERIKSAAN OPERASIONAL ATAS FUNGSI PENJUALAN DAN PIUTANG PADA PT. PLN (PERSERO) WILAYAH ACEH 159. PEMERIKSAAN OPERASIONAL ATAS SIKLUS PENGGAJIAN YANG DILAKUKAN OLEH INTERNAL AUDITOR DAPAT MENINGKATKAN PENGENDALIAN INTERN 160. PEMERIKSAAN OPERASIONAL ATAS SISTEM PEMBELIAN UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PADA PT.PP LONDON SUMATRA INDONESIA, TBK _______ 161. PEMERIKSAAN OPERASIONAL TERHADAP PROSES PRODUKSI PADA UNIT USAHA PT. MUTIFA-INDUSTRI FARMASI _______ 162. ENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU), DANA ALOKASI KH_______S (DAK), DAN LAIN-LAIN PENDAPATAN TERHADAP BELANJA DAERAH (STUDI KASUS KABUPATEN/ KOTA DI PROPINSI _______) 163. PENENTUAN DAN PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI SERTA PROSEDUR PENCATATANNYA PADA PT.PERTANI (PERSERO) WILAYAH SUMATERA BAGIAN UTARA 164. PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI KAYU LAPIS PADA PT. MUJUR TIMBER SIBOLGA 165. PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI KAYU LAPIS PADA PT.MUJUR TIMBER SIBOLGA 166. PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI KERTAS ROKOK BENTUK REAM PADA PT. KIMSARI PAPER INDONESIA _______ 167. PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MINYAK KELAPA SAWIT (CPO) PADA PT. TOR GANDA _______ 168. PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI MINYAK KELAPA SAWIT PADA PT.KARIMUN AROMATICS CO.LTD _______ 169. PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI NEW KINISED PADA PT. INFAR ARIS PHARMA _______ 170. PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PT. JAYA BETON INDONESIA CABANG _______ 171. PENENTUAN HARGA POKOK TELUR TETAS (HATCHING EGG) DAN ANAK AYAM (DAY OLD CHICK) PADA INDUSTRI PEMBIBITAN AYAM PT. GUNUNG WINDUTAMA _______ 172. PENENTUAN LABA MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PADA PT. PRIMA INTERNATIONAL CARGO CABANG _______ 173. PENENTUAN LABA PADA KONTRAK KONSTRUKSI JALAN RAYA BLANG BINTANG BANDA ACEH MENURUT PSAK NO. 34. PADA PT. BRANTAS ABIPRAYA CABANG I _______ 174. PENENTUAN LABA PADA KONTRAK KONTRUKSI BERDASARKAN PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BIAYA MENURUT PSAK NO. 34 PADA PT. TRIWIRA LOKAJAYA _______ 175. PENENTUAN PENDAPATAN DAN BIAYA PADA PT. NINDYA KARYA _______

176. PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING DALAM MENENTUKAN BIAYA PRODUKSI PADA PT. RADIO KIDUNG INDAH SELARAS SUARA _______ 177. PENERAPAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP MENURUT PSAK NO. 16 PADA PT. PLN (PERSERO) CABANG NIAS 178. PENERAPAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP PADA PT. PLN (PERSERO) CABANG _______ 179. PENERAPAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP PSAK NO.16 DAN PENY_______TAN AKTIVA TETAP PSAK NO.17 PADA PT.MARA JAYA, _______ 180. PENERAPAN AKUNTANSI AKTIVA TETAP (PSAK NO.16) PADA PD. PERKEBUNAN _______ 181. PENERAPAN AKUNTANSI AKTIVA TTAP MENURUT PSAK NO. 16 DAN NO. 17 PADA PT. DAYA MUDA AGUNG CABANG _______ 182. PENERAPAN AKUNTANSI BIAYA DALAM PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA PT.BARISAN HARAPAN SEJATI 183. PENERAPAN AKUNTANSI DAN PENGAWASAN PIUTANG PADA PT. ASTRA INTERNATIONAL, TBK TOYOTA SALES OPERATION CABANG _______ GATOT SUBROTO 184. PENERAPAN AKUNTANSI DAN PENGAWASAN PIUTANG PADA PT.PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA (PERSERO) CABANG _______ 185. PENERAPAN AKUNTANSI DAN PENGAWASAN PIUTANG PADA PT. SUMBER SEJAHTERA RAYA 186. PENERAPAN AKUNTANSI KONTRAK KONSTRUKSI (PSAK NO. 34) DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA CV. WAHANAN KARYA INDONESIA 187. PENERAPAN AKUNTANSI LEASING DITINJAU DARI PIHAK LESSOR PADA PT. USAHA GEDUNG BANK DAGANG NEGARA _______ 188. PENERAPAN AKUNTANSI LEASING MENURUT PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO.30 PADA PT. MANDALA MULTIFINANCE, TBK 189. PENERAPAN AKUNTANSI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) PADA PT ENAM ENAM GROUP _______ 190. PENERAPAN AKUNTANSI PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (PPN) PADA PT. FAJAR DELI UTAMA _______ 191. PENERAPAN AKUNTANSI PENGGABUNGAN USAHA (PSAK NO. 22) PT. TIMUR JAYA COLDSTORAGE, PT. PUTRA MARINE COLDSTORAGE, PT. CILAMAYA SUEUR, PT. SAFITRINDO DWLSENTOSA DAN PT. BENUR ALAM SAMUDRA 192. PENERAPAN AKUNTANSI PENGUSAHAAN HUTAN (PSAK NO.32) DALAM PENYAJIAN LAPORAN LABA RUGI PT.INANTA TIMBER _______ 193. PENERAPAN AKUNTANSI PERBANKAN SYARIAH UNTUK PRODUK PEMBIAYAAN MURABAHAH BERDASARKAN PSAK NOMOR 59 PADA PT. BNI SYARIAH CABANG _______ 194. PENERAPAN AKUNTANSI PERBANKAN SYARIAH UNTUK PRODUK PEMBIAYAAN MURABAHAH BERDASARKAN PSAK NOMOR 59 PADA PT. BNI SYARIAH CABANG _______

195. PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN DALAM PENILAIAN KINERJA PUSAT PENDAPATAN PADA PT. RAJAWALI NUSINDO CABANG _______ 196. PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN PADA PT. JASA RAHARJA (PERSERO) PERWAKILAN PEMATANGSIANTAR 197. PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN PUSAT BIAYA DALAM PENINGKATAN LABA PADA YAYASAN RUMAH SAKIT HARAPAN PEMATANGSIANTAR. 198. PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN PUSAT BIAYA KEBIJAKAN PADA PT.SURISENIA PLASMATARUNA _______. 199. PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN PUSAT BIAYA KEBIJAKAN PADA PT. VITA INSANI SENTRA MEDIKA PEMATANG SIANTAR 200. PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN PUSAT BIAYA KEBIJAKAN PADA RSUP H. ADAM MALIK _______ 201. PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA PUSAT BIAYA PADA PT.AMAL TANI 202. PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENILAIAN KINERJA PUSAT BIAYA PADA PT. PLN (PERSERO) WILAYAH KOTA MADYA LANGSA 203. PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI PENILAI KINERJA MANAJER PUSAT BIAYA PADA PT.TELKOM KANDATEL _______ 204. PENERAPAN AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI SUATU SISTEM PENGAWASAN MANAJEMEN TERHADAP BIAYA PRODUKSI PADA PT. PERTAMINA (PERSERO) DAERAH OPERASI HULU NAD-SUMBAGUT 205. PENERAPAN AKUNTANSI PIUTANG PADA PT. DAYA MUDA AGUNG CABANG _______ 206. PENERAPAN ANALISA BREAK EVEN UNTUK PERENCANAAN LABA PADA PT.SINAR OLEOCHEMICAL INTERNATIONAL _______ 207. PENERAPAN ANALISA NERACA DAN LAPORAN LABA-RUGI PADA PT. MABAR FEED INDONESIA 208. PENERAPAN ANALISA SUMBER DAN PENGGUNAAN KAS PADA PT. YUDATI PUTERA SENTOSA _______ 209. PENERAPAN ANGGARAN UNTUK MENGUKUR PRESTASI MANAJER PEMASARAN PADA PT. TJIPTA RIMBA DJAJA _______ 210. PENERAPAN AUDIT OPERASIONAL TERHADAP FUNGSI PENJUALAN DAN PIUTANG DAGANG DALAM RANGKA MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS PADA KANTOR DIREKSI PTP. NUSANTARA III (PERSERO) 211. PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI METODE PENGUKURAN KINERJA PADA PT. PANCA PUSAKA DELI _______ 212. PENERAPAN BALANCED SCORECARD SEBAGAI PENGUKUR KINERJA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PERSERO) _______ 213. PENERAPAN EDP DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT. BUDI TAMORA PERMAI 214. PENERAPAN EDP DALAM PROSES TRANSAKSI ATM PADA PT.(PERSERO) BANK TABUNGAN NEGARA REGIONAL _______

215. PENERAPAN EDP (ELECTRONIC DATA PROCESSING) DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. BANK AGRO KANTOR CABANG _______ 216. PENERAPAN ELECTRNIC DATA PROCESSING DALAM SISTEM INDFORMASI PADA PT. BANK BTN (PERSERO) KANTOR CABANG _______ 217. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA PT. IRA WIDYA UTAMA _______ 218. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA PT. PACIFIC SUMBER PIRANTI SEJATI _______ 219. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA PT.(PERSERO) ANGKASA PURA II BANDAR UDARA POLONIA 220. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM PENGOLAHAN DATA PERSEDIAAN PADA PT. MENSA BINASUKSES CABANG _______ 221. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM PROSES TRANSAKSI ATM PADA PT BANK MANDIRI (PERSERO), TBK BRANCH BERAYAN, _______ 222. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM PROSES TRANSAKSI ATM PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO), TBK BRANCH BRAYAN, _______ 223. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KAS PADA KANTOR DIREKSI PTPN III _______ 224. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI KAS PADA PT. SAWAH BESAR FARMA CABANG _______ 225. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. DHARMA BANDAR MANDALA CABANG _______ 226. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III ( PERSERO) _______ 227. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KAS PADA PT. POS INDONESIA (PERSERO) WILAYAH USAHA POS I SUMUT-NAD _______ 228. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING (EDP) DALAM AKUNTANSI PADA PT. COCA COLA DISTRIBUTION INDONESIA CABANG _______ BELAWAN 229. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING (EDP) DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA PERUSAHAAN UMUM BADAN URUSAN LOGISTIK DIVISI REGIONAL _______ 230. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING (EDP) DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA PT. ASURANSI KESEHATAN INDONESIA (PERSERO) KANTOR CABANG UTAMA _______ 231. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING (EDP) DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA PT.BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) _______

232. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING (EDP) DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA PT.IRA WIDYA UTAMA _______ 233. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING (EDP) PADA PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PENDAPATAN PADA PT.WAHANA ADIDAYA PERTIWI 234. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING (EDP) SYSTEM DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI KAS PADA PT.YUDATI PUTERA SENTOSA _______ 235. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING KAS PADA PT.PUSRI CABANG _______ 236. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING SISTEM DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI GAJI DAN UPAH PADA PT.SUMBER BARU ASLI 237. PENERAPAN ELECTRONIC DATA PROCESSING TERHADAP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. PENERBIT ERLANGGA CABANG _______ 238. PENERAPAN ELECTRONIK DATA PROCESSING DENGAN SISTEM MICROSOFT ACCOUNTING SYSTEM (MAS) DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA PT. SATYATAMA GRAHA TARA CABANG 239. PENERAPAN ELEKTRONIC DATA PROCESSING DALAM PENCATATAN DATA PERSEDIAAN PADA PT. INDOSAT CABANG _______ 240. PENERAPAN INFORMASI AKUNTANSI MANAJEMEN DALAM PENGEMBALIAN KEPUTUSAN JANGKA PENDEK PADA PT. BUANA ESTATE CABANG _______ 241. PENERAPAN KOMPUTER AKUNTANSI DALAM PENGOLAHAN DATA KEUANGAN PADA PT. GLOBAL FORTUNA 242. PENERAPAN KOMPUTERISASI DENGAN PROGRAM UBS DALAM PENGENDALIAN INTERNAL PERSEDIAAN PADA PT. PANCA KURNIA NIAGA NUSANTARA _______ 243. PENERAPAN KOMPUTER SEBAGAI PENGOLAH DATA DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ 244. PENERAPAN KOMPUTER SEBAGAI PENGOLAH DATA DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ _______ 245. PENERAPAN KOMPUTER SEBAGAI PENGOLAH DATA DAN KEAMANANNYA DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA FAKULTAS EKONOMI 246. PENERAPAN KONVERGENSI INTERNATIONAL FINANCIAL REPORTING STANDARD (IFRS) DALAM PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO. 16 ATAS ASET TETAP PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA I (PERSERO) LANGSA-PROVINSI ACEH 247. PENERAPAN LAPORAN ARUS KAS PADA PT. INTRACO PENTA, TBK _______ 248. PENERAPAN LAPORAN KEUANGAN KOPERASI MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 27 PADA KOPERASI

KARYAWAN TENERA UNIT KANTOR DIREKSI PTPN IV BAH JAMBI PEMATANG SIANTAR 249. PENERAPAN LAPORAN KEUANGAN MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN RUMAH SAKIT PEMERINTAH PADA RSU PUSAT H.ADAM MALIK 250. PENERAPAN METODE GROOS MARGIN RETURN ON INVESTMENT DALAM MENENTUKAN NILAI BALIK PERSEDIAAN BARANG PADA PT. PRIMA INDAH SANTON _______ 251. PENERAPAN METODE PENY_______TAN AKTIVA TETAP MENURUT SAK DAN UU PERPAJAKAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP LABA PADA PT. XL AXIATA _______ 252. PENERAPAN METODE PERAMALAN DALAM PENENTUAN PERMINTAAN BARANG PADA PT. GUNUNG SIBAYAK _______ 253. PENERAPAN METODE PROCESS COSTING SYSTEM DALAM PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI BAN VULKANISIR SISTEM DINGIN PT ALKARIN MARIENDAL 254. PENERAPAN METODE VARIABEL COSTING DALAM PERHITUNGAN HARGA POKOK PRODUKSI PADA PT. MUTUTAMA AGUNG LESTARI _______ 255. PENERAPAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN _______ DUA 256. PENERAPAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21 PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK _______ POLONIA 257. PENERAPAN PAJAK PENGHASILAN (PASAL 21) PADA PD.(PERUSAHAAN DAERAH) ANEKA INDUSTRI DAN JASA _______ 258. PENERAPAN PEMBIAYAAN MURABAHAH MENURUT PSAK NO.59 PADA PT.BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO)TBK KANTOR CABANG SYARIAH 259. PENERAPAN PEMROSESAN DATA ELEKTRONIK DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. KARYA BATU PERKASA _______ 260. PENERAPAN PENGAKUAN DAN PENGUKURAN AKTIVA TETAP PADA RUMAH SAKIT HAJI _______ 261. PENERAPAN PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN MENURUT PSAK NO. 23 PADA PERUSAHAAN DAERAH PASAR KOTA _______ CABANG I 262. PENERAPAN PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN MENURUT PSAK NO. 23 STUDI KASUS PADA PT. KERETA API (PERSERO) DIVISI REGIONAL-I _______ 263. PENERAPAN PENGAWASAN INTERNAL ATAS GAJI DAN UPAH SEBAGAI SARANA PENGAWASAN MANAJEMEN PADA PT. BAKRIE SUMATERA PLANTATIONS, TBK. 264. PENERAPAN PENGAWASAN INTERNAL ATAS GAJI DAN UPAH SEBAGAI SARANA PENGAWASAN MANAJEMEN PADA PT. PERTAMINA (PERSERO) REGION I _______ 265. PENERAPAN PENGAWASAN PENAGIHAN PAJAK PADA KANTOR WILAYAH DIREKTORAT JENDERAL PAJAK _______ I. 266. PENERAPAN PENGENDALIAN INTERNAL PERSEDIAAN PADA PT. PIONEERINDO GOURMET INTERNATIONAL TBK CABANG _______ 267. PENERAPAN PENGENDALIAN INTERN PADA HEIFER INTERNATIONAL INDONESIA

268. PENERAPAN PENGENDALIAN INTERN PADA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT.PP. LONDON SUMATRA INDONESIA TBK 269. PENERAPAN PENGGUNAAN CASH DEPOSIT MACHINE PADA PT. BANK CENTRAL ASIA, TBK CABANG _______ 270. PENERAPAN PENGOLAHAN DATA ELEKTRONIK DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA AJB BUMIPUTERA 1912 CABANG _______ 271. PENERAPAN PERATURAN BI NO.5/8/PBI/2003 DALAM PENGELOLAAN RISIKO KREDIT DAN RISIKO OPERASIONAL PADA PT. BANK MANDIRI (PERSERO) TBK. CABANG SBDC _______. 272. PENERAPAN PERATURAN PER-70/PJ/2007 TERHADAP PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 PADA PT.BENUA SAMUDERA KARGO. 273. PENERAPAN PERENCANAAN DAN PENGAWASAN BIAYA KONSTRUKSI DALAM RANGKA PENINGKATAN EFESIENSI PADA PT.KASTIL PERAK _______ 274. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN ATAS AKTIVA TETAP PADA HEXASETIA SAWITA _______ 275. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PT.PLN (PERSERO) WILAYAH _______ CABANG _______ 276. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 14 PADA PT. BUANA ESTATE CABANG _______ 277. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 16 ATAS AKTIVA TETAP PADA PTP NUSANTARA II PG SEI SEMAYANG _______ 278. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 16 ATAS AKTIVA TETAP PADA PT. SUCOFINDO _______ 279. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO.16 DAN 17 TENTANG AKTIVA TETAP PADA PT.(PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I CABANG BELAWAN 280. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 23 TENTANG PENDAPATAN PADA PT. BITRA EKOWISATA _______ 281. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO.23 TENTANG PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT. AVIA _______ 282. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 23 TENTANG PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT. FREIGHT EXPRESS _______ 283. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 25 DALAM PENYAJIAN LAPORAN LABA RUGI PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA IV (PERSERO) _______ 284. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 27 PADA KOPERASI GURU PEGAWAI NEGERI (KGPN) KECAMATAN _______ AREA 285. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 27 PADA KOPERASI PEGAWAI NEGERI KANTOR BUPATI KDH. TK. II KARO

286. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 27 PADA KOPERASI PEGAWAI PT. INDOSAT DIVISI REGIONAL BARAT _______ 287. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO.27 TENTANG AKUNTANSI KOPERASI PADA KOPERASI KARYAWAN PERTAMINA UNIT PMS-1 _______ 288. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO.2 (LAPORAN ARUS KAS) PADA PT. PANCA KURNIA NIAGA NUSANTARA 289. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO. 14 TENTANG AKUNTANSI PERSEDIAAN PADA PT. ISTANA DELI KENCANA _______ 290. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO.14 TENTANG PERSEDIAAN PADA PT. LNDOFARMA GLOBAL MEDIKA _______ 291. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO.14 TENTANG PERSEDIAAN PADA PT.SAPTA SARI TAMA CABANG _______ 292. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO. 16 ATAS AKTIVA TETAP PADA PT. BANK SUMUT PUSAT 293. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO.16 ATAS AKTIVA TETAP PADA PT. BANK SUMUT PUSAT 294. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK NO. 16 DAN 17) TENTANG AKTIVA TETAP PADA PT. (PERSERO) ANGKASA PURA II BANDAR UDARA POLONIA _______ 295. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK NO. 16 DAN 17) TENTANG AKTIVA TETAP PADA PT. PERUSAHAAN GAS NEGARA (PERSERO)CABANG _______ 296. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO.25 DAN NO.11 TERHADAP PENYAJIAN LAPORAN LABA RUGI PADA PT. INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM (INALUM) KUALA TANJUNG 297. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN PADA KOPERASI KARYAWAN RISPA _______ 298. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN PADA KOPERASI MITRA USAHA RAKYAT. 299. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO. 36 TENTANG AKUNTANSI ASURANSI JIWA PADA PT. ASURANSI JIWA BUMI ASIH JAYA DISTRIK THAMRIN _______ 300. PENERAPAN PERNYATAAN STANDAR AKUNTASI KEUANGAN (PSAK)NO.16 ATAS AKTIVA TETAP DAN NO.17 ATAS AKUNTANSI PENY_______TAN AKTIVA TETAP PADA PT.MOPOLI RAYA 301. PENERAPAN PROGRAM KOMPUTER BE-A-PLUS DALAM PENY_______NAN KEUANGAN PADA CV. _______ MITRA MANDIRI 302. PENERAPAN PROSEDUR DAN PENGAWASAN PIUTANG DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS DAN EFESIENSI USAHA PADA PT PERUSAHAAN PERDAGANGAN INDONESIA CABANG _______

303. PENERAPAN PROSEDUR DAN PENGAWASAN PIUTANG PADA PT.PERTANI (PERSERO) WILAYAH SUMBAGUT 304. PENERAPAN PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT MODAL KERJA KEPADA DEBITUR PADA PT. BANK HAGA CABANG _______. 305. PENERAPAN PSAK NO. 101 ATAS TRANSAKSI IJARAH PADA PT. BNI SYARIAH CABANG _______ 306. PENERAPAN PSAK NO. 102 TENTANG PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA PT. BANK SYARIAH MANDIRI CABANG _______ 307. PENERAPAN PSAK NO.14 ATAS PERSEDIAAN MINYAK KELAPA SAWIT PADA PTP LONDON SUMATERA INDONESIA, TBK _______ 308. PENERAPAN PSAK NO.14 PADA PT.HUTARIH JAYA CABANG _______ 309. PENERAPAN PSAK NO. 14 TENTANG AKUNTANSI PERSEDIAAN PADA PT. GOODYEAR SUMATRA PLANTATIONS DOLOK MERANGIR/SERBELAWAN 310. PENERAPAN PSAK NO.16 AKTIVA TETAP PADA PT.BARATA INDONESIA 311. PENERAPAN PSAK NO. 16 ATAS AKTIVA TETAP PADA PT. MARI SONI _______ 312. PENERAPAN PSAK NO. 16 ATAS AKTIVA TETAP PADA PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I CABANG BELAWAN _______ 313. PENERAPAN PSAK NO. 16 DAN 17 TENTANG AKTIVA TETAP PADA PT. ASKES (PERSERO) CABANG UTAMA _______ 314. PENERAPAN PSAK NO. 16 DAN 17 TENTANG AKUNTANSI AKTIVA TETAP PADA PDAM TIRTANADI _______ 315. PENERAPAN PSAK NO. 16 TENTANG AKUNTANSI AKTIVA TETAP PADA PTPN II (PERSERO) TANJUNG MORAWA 316. PENERAPAN PSAK NO. 16 TENTANG AKUNTANSI AKTIVA TETAP STUDI KASUS PADA PT. SEMBADA SENNAH MAJU 317. PENERAPAN PSAK NO. 1 DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PT. AIRBALIGE ALAMI _______ 318. PENERAPAN PSAK NO. 21 TENTANG EKUITAS PADA PT PUSAKA TRADISI IBU. 319. PENERAPAN PSAK NO. 23 DALAM PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN JASA KONSTRUKSI PADA PT. ADHI KARYA (PERSERO) CABANG I _______ 320. PENERAPAN PSAK NO.23 DAN NO.36 DALAM PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT.ADI SARAN WANA ARTHA _______ 321. PENERAPAN PSAK NO.23 DAN PSAK NO.36 TENTANG PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT.ASURANSI JIWASRAYA CABANG PEMATANG SIANTAR 322. PENERAPAN PSAK NO.23 DAN PSAK NO.44 DALAM PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PERUM PERUMNAS REGIONAL I 323. PENERAPAN PSAK NO.23 MENGENAI PENGAKUAN PENDAPATAN PADA PT.BENUA SAMUDERA KARGO _______ 324. PENERAPAN PSAK NO.23 TENTANG AKUNTANSI PENDAPATAN PADA PT.(PERSERO) ANGKASA PURA II BANDAR UDARA POLONIA

325. PENERAPAN PSAK NO.23 TENTANG PENDAPATAN PADA PT. SURVEYOR INDONESIA CABANG _______ 326. PENERAPAN PSAK NO. 23 TENTANG PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT. BUANA ESTATE CABANG _______ 327. PENERAPAN PSAK NO.23 TENTANG PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT.INDOFARMA GLOBAL MEDIKA CABANG _______ 328. PENERAPAN PSAK NO.27 DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA KOPERASI KARYAWAN PERKASA PT.PP LONDON SUMATRA INDONESIA 329. PENERAPAN PSAK NO. 27 PADA KOPERASI UNIT DESA KANDANGAN KABUPATEN SIMALUNGUN 330. PENERAPAN PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN PADA KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA (KPRI) PEMKO TEBING TINGGI 331. PENERAPAN PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN PADA KOPERASI SERBA USAHA NUSA BANGSA _______ 332. PENERAPAN PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN PADA KPN INSKO 01 DINAS KOPERASI DAN UKM PROPINSI _______ 333. PENERAPAN PSAK NO. 28 TENTANG AKUNTANSI ASURANSI KERUGIAN TERHADAP PENGAKUAN PENDAPATAN PADA PT. ASURANSI DHARMA BANGSA 334. PENERAPAN PSAK NO. 29 TENTANG AKUNTANSI MINYAK DAN GAS BUMI DALAM PENGOLAHAN HASIL PERTAMA DARI CRUDE OIL PADA PERTAMINA UNIT PENGOLAHAN II DUMAI 335. PENERAPAN PSAK NO. 2 DALAM PENY_______NAN LAPORAN ARUS KAS PADA PT. AVIA INTERNASIONAL INDONESIA TOURS & TRAVEL SERVICE _______ 336. PENERAPAN PSAK NO.2 (LAPORAN ARUS KAS) PADA PERUSAHAAN DAERAH ANEKA INDUSTRI DAN JASA 337. PENERAPAN PSAK NO.2 TENTANG LAPORAN ARUS KAS DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN PADA PT.(PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I _______ 338. PENERAPAN PSAK NO. 2 TENTANG LAPORAN REALISASI ANGGARAN PADA DINAS KESEHATAN PEMERINTAH PROPINSI _______. 339. PENERAPAN PSAK NO.30 MENGENAI AKUNTANSI LEASING PADA PT.SWADHARMA INDOTAMA FINANCE CABANG _______ (LESSOR) 340. PENERAPAN PSAK NO. 30 TENTANG AKUNTANSI LEASING DITINJAU DARI PIHAK LESSOR PADA PT. SWADHARMA INDOTAMA FINANCE CABANG _______ 341. PENERAPAN PSAK NO.31 TENTANG AKUNTANSI PERBANKAN DALAM PENYAJIAN LAPORAN LABA RUGI PT.BANK SUMUT 342. PENERAPAN PSAK NO. 31 TENTANG AKUNTANSI PERBANKAN DALAM PENYAJIAN LAPORAN LABA RUGI PT. BANK SUMUT _______

343. PENERAPAN PSAK NO. 34 TENTANG AKUNTANSI KONTRAK KONTRUKSI PADA PT. NINDYA KARYA (PERSERO) CABANG _______ 344. PENERAPAN PSAK NO.35 TENTANG AKUNTANSI PENDAPATAN JASA TELEKOMUNIKASI PADA PT. INDOSAT WEST REGIONAL OFFICE _______ 345. PENERAPAN PSAK NO. 36 DALAM PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN DAN BEBAN DALAM PENENTUAN LABA PADA PT. ASURANSI JIWASRAYA _______ 346. PENERAPAN PSAK NO. 36 TENTANG PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT. ASURANSI JIWA BERSAMA BUMIPUTERA 1912 CABANG _______ 347. PENERAPAN PSAK NO. 44 DALAM PENGAKUAN PENDAPATAN PADA PT. BERKAH SEJAHTERA MULIA _______ 348. PENERAPAN PSAK NO. 45 TENTANG PELAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA PADA RUMAH SAKIT METHODIST _______ 349. PENERAPAN PSAK NO. 45 TENTANG PELAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA PADA YAYASAN KESEHATAN PEGAWAI TELKOM AREA I SUMATERA. 350. PENERAPAN PSAK NO. 46 ATAS PAJAK PENGHASILAN PADA LAPORAN KEUANGAN DI PT. DIAN PERKASA LANGSA. 351. PENERAPAN PSAK NO.59 ATAS TRANSAKSI MURABAHAH PADA PT.BANK MUAMALAT INDONESIA CABANG _______ 352. PENERAPAN PSAK NO.59 DALAM PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN BAGI HASIL MUDHARABAH PADA PT.BANK PERKREDITAN RAKYAT SYARIAH (BPRS) AL-WASHILIYAH _______ 353. PENERAPAN PSAK NOMOR 23 DALAM PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT. PRODIA WIDYAHUSADA WILAYAH-I _______ 354. PENERAPAN PSAK NOMOR 34 TENTANG AKUNTANSI KONTRAK KONSTRUKSIPADA PT BARATA INDONESIA (PERSERO) CABANG _______ 355. PENERAPAN PSAK NOMOR 34 TENTANG PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN JASA KONSTRUKSI PADA PT. MURLAN BANGUN PERSADA 356. PENERAPAN PSAP (PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN) PERNYATAAN NO.1 TENTANG PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PEMERINTAHAN KABUPATEN LANGKAT _______ 357. PENERAPAN RESPONSIBILITY ACCOUNTING SUATU STUDY KASUS PADA PT. CHAROEN POKPHAND INDONESIA _______ 358. PENERAPAN SAK NO. 16 DAN 17 TENTANG AKUNTANSI AKTIVA TETAP DAN KESESUAIANNYA DENGAN UNDANG-UNDANG PERPAJAKAN PADA PTPN III (PERSERO) _______ 359. PENERAPAN SAP DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENGELUARAN PADA PT.INDOSAT WEST REGION OFFICE 360. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI AKTIVA TETAP PADA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS _______ _______

361. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI ANTAR KANTOR CABANG DAN KANTOR PUSAT PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) CABANG _______ ISKANDAR MUDA 362. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI GAJI DAN UPAH PADA PT.WIDYA INDRIA SARI _______ 363. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI INSTANSI (SAI) PADA SATUAN KERJA PENGEMBANGAN KINERJA PENGELOLAAN PENYEHATAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN _______ 364. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KAS PADA PDAM TIRTANADI CABANG UTAMA _______ 365. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KAS PADA PT TELKOM _______ 366. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI KAS PADA RSUP. H. ADAM MALIK _______ 367. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PADA CV. BINTANG CIPTA SEJAHTERA 368. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PADA PT. ASURANSI JASAHARJA (PERSERO) _______ 369. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PEMERINTAHAN PADA SATUAN KERJA PENGELOLA KEUANGAN DAERAH (SKPKD) PEMERINTAH KABUPATEN TOBA SAMOSIR 370. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PENGGAJIAN DAN PENGUPAHAN SEBAGAI ALAT PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA RUMAH SAKIT UMUM HAJI _______ 371. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS DALAM MENDUKUNG PENGENDALIAN INTERN PADA PT JASA HARAPAN BARAT 372. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN PADA CV. NUMERO UNO 373. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT. LAUT JAYA RAYA _______ 374. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN PADA U.D.DENPASAR _______ 375. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN PADA PT. CASCO PERSADA INDONESIA 376. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN PADA PT. SOCFINDO _______ 377. PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PERTANGGUNGJAWABAN SEBAGAI ALAT PENILAI KINERJA PUSAT BIAYA PADA PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA, TBK DIVISI REGIONAL I SUMATERA. 378. PENERAPAN SISTEM BIAYA STANDAR PADA PT. TIRTA SIBAYAKINDO 379. PENERAPAN SISTEM BIAYA STANDAR SEBAGAI ALAT PENGENDALIAN BIAYA PRODUKSI LATEKS PEKAT PADA PT. GOTONG ROYONG JAYA _______ 380. PENERAPAN SISTEM ELECTRONIC DATA PROCESSING DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA PT. ADHI KARYA (PERSERO) CABANG I _______ DAN NANGGROE ACEH DARUSSALAM

381. PENERAPAN SISTEM ELECTRONIC DATA PROCESSING (EDP) SIKLUS PENDAPATAN PADA PT. BANK SUMUT CABANG PEMBANTU _______ 382. PENERAPAN SISTEM INFOIMASI AKUNTANSI PADA PROGRAM KEMITRAAN DAN BINA LINGKUNGAN (PKBL) PTPN _______ 383. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ATAS BIAYA PRODUKSI BUDIDAYA UDANG UNTUK MENCAPAI TUJUAN KUALITATIF INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. TELAGA WINDU MAS _______ 384. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI ATAS PENJUALAN DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE MANAGEMENT INTEGRATED INFORMATION SYSTEM (MIIS) PADA PT. ARISTA AUTO LESTARI CABANG _______ 385. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DATA PERSEDIAAN BAHAN BAKAR MINYAK DALAM MENGHASILKAN INFORMASI YANG BERGUNA PADA PT. PERTAMINA UPMS-I _______ 386. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI DENGAN SISTEM BATCH SEBAGAI PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN PADA PT.CAPELLA _______ 387. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA HOTEL LABANA INN _______ 388. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. AL WIHDAH JAYA SENTOSA 389. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. BANK AGRONIAGA 390. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT.BANK MUAMALAT TBK, CABANG _______ 391. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. NUBIKA JAYA 392. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT PERKEBUNAN NUSANTARA II (PERSERO) 393. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I _______ 394. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN DI PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I CABANG BELAWAN 395. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN PADA RUMAH SAKIT UMUM BINA KASIH _______ 396. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENGGAJIAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA III (PERSERO) _______ 397. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS PADA PT.GARUDA INDONESIA (PERSERO) KANTOR CABANG _______ 398. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS SUDI KASUS PADA PDAM TIRTANADI CABANG UTAMA _______ 399. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN KREDIT DAN PENERIMAAN KAS PADA PT YASA MITRA PERDANA CABANG _______

400. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT.KEMASINDO CEPAT NUSANTARA 401. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN PADA PT. PUTRA AREZDA PURNAMA _______ 402. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN SPAREPART PADA PT. ARISTA AUTO LESTARI CABANG _______ 403. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PENJUALAN SPAREPART PADA PT. GENERATION COMPUTER SYSTEM PEMATANG SIANTAR 404. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN DALAM MENGHASILKAN INFORMASI YANG BERGUNA PADA PT.CHAROEN POKPHAND INDONESIA 405. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN DENGAN MENGGUNAKAN ELECTRONIC DATA PROCESSING (EDP) PADA PT. RAJAWALI NUSINDO CABANG _______ 406. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN PADA PDAM TIRTANADI INSTALASI PENGOLAHAN AIR SUNGGAL 407. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PERSEDIAAN TERHADAP PERSEDIAAN OBAT-OBATAN PADA PT. PERMATA AYAH BUNDA _______ 408. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SEBAGAI ALAT BANTU MANAJEMEN DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN PADA PT. PALAPA DIGITAL ELEKTRONIK INDONESIA 409. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI UNTUK PERSEDIAAN DALAM MENGHASILKAN INFORMASI YANG ANDAL DAN PENGENDALIAN INTERN YANG EFEKTIF PADA PT. BOSTINCO CABANG _______ 410. PENERAPAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI UNTUK SIKLUS PENGELUARAN PADA PT.DAYA MUDA AGUNG DI _______ 411. PENERAPAN SISTEM INFORMASI DI DALAM PEDOMAN PENGEMBALIAN KEPUTUSAN PADA PT. RAJAWALI NUSINDO CABANG _______ 412. PENERAPAN SISTEM INFORMASI PENDAPATAN PADA PT. LARIZA _______ 413. PENERAPAN SISTEM INFORMASI REKENING TABUNGAN DAN REKENING GIRO PADA BANK MANDIRI CABANG _______ ZAINUL ARIFIN 414. PENERAPAN SISTEM KOMPUTERISASI DATA AKUNTANSI PADA KPB (JOINT MARKETING OFFICE) PT. PERKEBUNAN _______ BRANCH 415. PENERAPAN SISTEM PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO TBK KANTOR CABANG SYARIAH _______ 416. PENERAPAN SISTEM PEMBIAYAAN MUSYAWARAKAH PADA BANK BNI SYARIAH CABANG PADANG 417. PENERAPAN SISTEM PENGAWASAN KREDIT PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK, CABANG BINJAI 418. PENERAPAN SISTEM PENGAWASAN PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS SUATU TINJAUAN PADA PT.ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) _______

419. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DALAM PENENTUAN LABA PADA PT. MILALA RUMAH TENGAH _______ 420. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DALAM PENGUKURAN DAN PENGAKUAN PENDAPATAN PADA PT.ATMINDO _______ 421. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DALAM PENYAJIAN LAPORAN LABA RUGI PADA PT.(PERSERO) ANGKASA PURA II BANDAR UDARA POLONIA _______ 422. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN DALAM PENY_______NAN PERHITUNGAN LABA/RUGI [ADA PT. MARATI SAKTI _______ 423. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 14 TENTANG PERSEDIAAN MINYAK KELAPA SAWIT PADA PT. SOCFIN INDONESIA _______ 424. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 25 DALAM PENYAJIAN LAPORAN LABA RUGI PADA PT. INTAN NASIONAL IRON INDUSTRI _______. 425. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 27 PADA KOPERASI KARYAWAN PUSAT PENELITIAN KELAPA SAWIT _______ 426. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 27 TENTANG AKUNTANSI KOPERASI PADA KOPERASI PONDOK PESANTREN MODERN MUHAMMADIYAH SIDOMULYO-BINJAI 427. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN PADA KOPERASI KARYAWAN PT. TIRTA SIBAYAKINDO BERASTAGI 428. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO.27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN PADA KPN KOSIPGUS KECAMATAN SIANTAR KABUPATEN SIMALUNGUN 429. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 2 DALAM PENY_______NAN LAPORAN ARUS KAS PADA PT. TOLAN TIGA INDONESIA-_______ 430. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO.34 DALAM PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN USAHA JASA KONSTRUKSI PADA PT. BINTANG ANGKASA MEGANTARA _______. 431. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 34 DALAM PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN USAHA JASA KONSTRUKSI PADA PT.NIKOSAN 432. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO.3L DALAM PENYAJIAN LAPORAN KEUANGAN PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (PERSERO) TBK KANTOR CABANG _______ _______ 433. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PASK) NO. 14 TERHADAP AKUNTANSI PERSEDIAAN PADA PT. MOPOLI RAYA _______ 434. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK NO.16 DAN 17) ATAS AKTIVA TETAP PADA PT.PELNI KANTOR CABANG _______/BELAWAN 435. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN TENTANG AKTIVA TETAP PADA PT. CMS CHEMICAL INDONESIA

436. PENERAPAN STANDAR AKUNTANSI PEMERINTAHAN TERHADAP RETRIBUSI IZIN MENDIRIKAN BANGUNAN PADA DINAS PENDAPATAN KABUPATEN KARO 437. PENERAPAN STRUKTUR PENGAWASAN INTERN ATAS PENERIMAAN KAS SEBAGAI SARANA PENGAWASAN MANAJEMEN PADA PT. GOODYEAR SUMATERA PLANTATIONS DOLOK MERANGIR 438. PENERAPAN STRUKTUR PENGAWASAN INTERN PENJUALAN DAN PENERIMAAN KAS DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN EFEKTIVITAS OPERASI PADA PT.COCA-COLA KENDALI SODO UNIT _______ 439. PENERAPAN STRUKTUR PENGAWASAN INTERN PIUTANG PADA PT. METRO KAWAN SEJATI 440. PENERAPAN TARIF INTERKONEKSI BERBASIS BIAYA (COST BASED) PADA PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA TBK 441. PENERAPAN TAX PLANNING ATAS PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PT AGRICON PUTRA CITRA OPTIMA CABANG _______ 442. PENERAPAN TAX PLANNING TERHADAP PPH SEBAGAI UPAYA EFISIENSI PEMBAYARAN PAJAK PADA PT PERKEBUNAN _______ 443. PENERAPAN TAX PLANNING UNTUK MEMINIMALKAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI TERUTANG PADA PT. WIJAYA KARYA BETON WILAYAH PENJUALAN I _______ _______ 444. PENERAPAN TAX PLANNING UNTUK PAJAK PENGHASILAN SEBAGAI UPAYA PENGHEMATAN PEMBAYARAN PAJAK BADAN PADA PT. BARATA UUM _______ 445. PENERAPAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM SISTEM INFORMASI AKUNTANSI PADA PT.COCA COLA DISTRIBUTOR INDONESIA _______ 446. PENERAPAN UNDANG-UNDANG PAJAK NO. 17 ATAS AKUNTANSI PENY_______TAN AKTIVA TETAP PADA PT. HARFA RAHMAT UTAMA _______ 447. PENERAPAN UNDANG-UNDANG PAJAK NO. 17 TAHUN 2000 MENGENAI AKUNTANSI PENY_______TAN AKTIVA TETAP PADA PT. DJANUR SARI _______ 448. PENERAPA SISTEM ELECTRTRONIC DATA PROCESSING DALAM PENGOLAHAN DATA AKUNTANSI PADA PT. MOPOLI RAYA _______ 449. PENERIMAAN DAN PENGELUARAN KAS STUDI KASUS PADA RSUP H. ADAM MALIK _______ 450. PENETAPAN BIAYA DAN PENDAPATAN PADA CV.JAYA UTAMA KARYA _______ 451. PENETAPAN BIAYA DAN PENDAPATAN PADA HOTEL SURYA P. SIDEMPUAN 452. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BEBAN MENURUT SAK DAN UU PERPAJAKAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PAJAK PENGHASILAN PADA PT.(PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I _______ 453. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BEBAN MENURUT STANDAR 454. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BEBAN PADA PT.AMAL TANI _______ 455. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BEBAN PADA PT. BANK SUMUT KANTOR PUSAT _______

456. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BEBAN PADA PT. BANK SUMUT KANTOR PUSAT _______ 457. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BEBAN PADA PT. PLN (PERSERO) PEMBANGKITAN SUMATERA BAGIAN UTARA 458. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BEBAN PADA RUMAH SAKIT UMUM SITI HAJAR _______ 459. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BIAYA MENURUT PSAK NO. 23 PADA PT. TASPEN (PERSERO) _______ 460. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BIAYA MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PADA PT. GOTONG ROYONG DJAJA PERKEBUNAN MENDARIS A 461. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BIAYA MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN PADA PT. IRA WIDYA UTAMA _______ 462. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BIAYA OPERASIONAL PADA PT. PEPHARIN RIA _______ 463. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BIAYA PADA PT.A.J.CENTRAL ASIA RAYA CABANG _______ 464. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BIAYA PADA PT.GREAT INDONESIAN RESOURCES _______ 465. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BIAYA PADA RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK BADRUL AINI _______ 466. PENETAPAN PENDAPATAN DAN BIAYA PADA RUMAH SAKIT UMUM PUSAT H. ADAM MALIK _______ 467. PENGAKUAN ATAS BIAYA TERTENTU YANG DAPAT DIAKUI MENURUT FISKAL SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERHITUNGAN LABA (RUGI) PADA PT. HEXASETIA SAWITA _______ 468. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN AKTIVA TETAP PADA PERUSAHAAN JASA ANGKUTAN DARAT ANTAR PROPINSI DI LINGKUNGAN DINAS PERHUBUNGAN _______-_______ 469. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN BEBAN PADA PERUSAHAAN JASA ANGKUTAN DARAT ANTAR KOTA ANTAR PROPINSI (AKAP DI LINGKUNGAN DINAS PERHUBUNGAN _______ 470. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN KEWAJIBAN PADA PERUSAHAAN JASA ANGKUTAN DARAT ANTAR KOTA ANTAR PROPINSI (AKAP) DI LINGKUNGAN DINAS PERHUBUNGAN _______ 471. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN MODAL (EKUITAS) PADA PERUSAHAAN ANGKUTAN DARAT ANTAR KOTA PROPINSI DI LINGKUNGAN DINAS PERHUBUNGAN _______ 472. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN BAGI HASIL PADA PT.BANK PERKREDITAN RAKYAT SYRIAH (BPRS) GEBU PRIMA _______ 473. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN BAGI HASIL PADA PT. BNI SYARIAH CABANG _______ 474. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN DAN BEBAN PADA PT.PLN (PERSERO) WILAYAH _______ 475. PENGAKUAN DAN PENGUKURPAN PENDAPATAN DAN BIAYA OPERASI PADA PT. BINTIKA BANGUNUSA MEDA 476. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN JASA KONSTRUKSI MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO.34 PADA PT.NUGRAHA KENCANA SAKTI

477. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN JASA KONSTRUKSI PADA PT.PEMBANGUNAN PERUMAHAN (PERSERO) CABANG I _______ 478. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN JASA TELEKOMUNIKASI PADA PT.TELEKOMUNIKASI INDONESIA,TBK DIVISI REGIONAL I SUMATERA 479. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN MENURUT PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (PSAK) NO.23 PADA RUMAH SAKIT UMUM MONGINSIDI 480. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN MENURUT PERNYATAAN STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN (SAK) NO. 23 PADA RUANG ICU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH PROPINSI RIAU 481. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN MENURUT PSAK NO. 23 PADA PERUM PEGADAIAN KANTOR CABANG _______ UTAMA 482. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN MENURUT PSAK NO. 23 PADA PT. (PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I CABANG LHOKSEUMAWE 483. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN MENURUT PSAK NO.23 PADA PT. RAYA UTAMA TRAVEL _______ 484. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN MENURUT PSAK NO.23 PADA PT. RAYA UTAMA TRAVEL _______ 485. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN MENURUT PSAK NO. 23 PADA RSU SARI MUTIARA _______ 486. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN MENURUT PSAK NO.23 PADA RUMAH SAKIT UMUM VINA ESTETICA _______ 487. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN MENURUT STANDAR AKUNTANSI KEUANGAN NO. 23 PADA RSUD DR. RM. DJOELHAM BINJAI 488. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PERUSAHAAN JASA ANGKUTAN DARAT ANTAR KOTA ANTAR PROPINSI DI LINGKUNGAN DINAS PERHUBUNGAN _______ 489. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI PT. NINDYA KARYA (PERSERO) CABANG IV _______ 490. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT. ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) _______ SELATAN BRANCH OFFICE 491. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT.RAVELINO WISATA TOUR & TRAVEL 492. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA PT. SHARP YASONTA ANTARNUSA CABANG _______ 493. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA RUMAH SAKIT ESTOMIHI _______ 494. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN PADA RUMAH SAKIT HAJI _______ 495. PENGAKUAN DAN PENGUKURAN PENDAPATAN RAWAT INAP PADA RSUD DR.RM DJOELHAM BINJAI 496. PENGAKUAN PENDAPATAN ATAS TRANSAKSI KONSINYASI PADA PT. SALEMBA EMPAT _______

497. PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BEBAN KLAIM SESUAI PSAK NO. 28 PADA PT. ASURANSI ADIRA DINAMIKA REGIONAL OPERATION IV _______ 498. PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BEBAN PADA PT. ASURANSI RAMA SATRIA WIBAWA CABANG _______ 499. PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BEBAN PADA PT.(PERSERO) ANGKASA PURA II BANDARA POLONIA _______ 500. PENGAKUAN PENDAPATAN DAN BEBAN PADA PT.(PERSERO) DJAKARTA LLOYD CABANG _______