BAGAN ALIR   SIKLUS PENGELOLAAN  KEUANGAN DAERAH 

Berdasarkan  PERMENDAGRI Nomor 13 Tahun 2006  Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA 12 JUNI 2006

DAFTAR ISI
Proses A. Proses Penyusunan APBD
A.1. A.2. A.3. A.4. A.5. A.6. A.7. A.8. A.9. Penyusunan KUA dan PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Penyusunan Raper KDH APBD

Halaman 1
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

A.10. Penetapan Raper KDH APBD

B. Pelaksanaan dan Penatausahaan Belanja
B.1. B.2. B.3. B.4. Penyiapan Rancangan DPA – SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA SKPD Pengesahan Rancangan DPA SKPD Penyediaan Dana

23
24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82

B.5.1. Pengajuan SPP – UP B.5.2. Penerbitan SP2D – UP B.5.3. Pembelanjaan Dana UP B.6.1. Pengajuan SPP – GU B.6.2. Penerbitan SP2D – GU B.6.3. Pembelanjaan Dana GU B.7.1 Pengajuan SPP – TU B.7.2. Penerbitan SP2D – TU B.7.3. Pembelanjaan Dana TU B.8.1. Pengajuan SPP – LS Gaji dan Tunjangan B.8.2. Penerbitan SP2D – LS Gaji dan Tunjangan B.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji B.9.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa B.9.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa B.9.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa B.9.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga B.11.1. Pengajuan SPP – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.2. Penerbitan SP2D – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan B.12. B.13. B.14. Dana Cadangan Pembuatan SPJ SPJ dengan Bendahara Pembantu

1.2. D. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan C.5.3. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E. E.8. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD . Penatausahaan Penerimaan C. Pelaksanaan dan Penatausahaan Pendapatan C.7.1.4. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu C.4. E. Akuntansi dan Pelaporan D.10.2. E.3.1. D.3. D.11.9.2.1. Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA 99 100 102 104 106 108 110 E.2. E.2.Proses C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda C. D.5.2. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran P-APBD Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD 113 114 116 118 120 122 124 126 128 130 132 134 E. D.6.1.1.1. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu Halaman 85 86 88 90 92 94 96 D.4. E. E. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank lain C. E.1. Perubahan APBD E. E.6.

9.7. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.10.7.1 B.3. B.11.4 B. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa–Non Pihak Ketiga B.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Kasda C.1. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B. B94 DOKUMEN PELAKSANAAN APBD DAN PENATAUSAHAAN PENGELUARAN Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Penyediaan Dana Pengajuan SPP-UP Penerbitan SP2D-UP Pembelanjaan Dana UP Pengajuan SPP-GU Penerbitan SP2D-GU Pembelanjaan Dana GU Pengajuan SPP-TU Penerbitan SP2D-TU Pembelanjaan Dana TU Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah . B.2 B.6.9. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.10.10.3 A.8 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.6.8. Subsidi Hibah.1.1.1.Bendahara Penerimaan Pembantu C.8. Bantuan.2.2. B.11. B.5 D. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.4. B. Bantuan.5 Pembahasan Raperda P-APBD E.2. Pembuatan SPJ B.7 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.2 A.7 Pembatalan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENURUT PERMENDAGRI PENYUSUNAN APBD A.1.3.8.1.10. B.1.3.3. Penerbitan SP2D Bunga.5. B. Subsidi Hibah. Pembentukan Dana Cadangan B. Pembelanjaan Dana Bunga.2. Pengajuan SPP-LS Bunga.4 A. B.6 Evaluasi Raperda APBD & Raper KDH Penjabaran APBD A.3 B.2.3. B.1 A. B.5.10.5 Penyusunan KUA & PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD A. B.2.9.6.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Lain C.2 Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu AKUNTANSI DAN PELAPORAN D.1.6 Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA E.2 D.4 D.9.3. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.1 D.3.8 Penetapan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E. B.1 Penatausahaan Penerimaan C.1. Penetapan Raper KDH (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) B.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD E.5.6 Evaluasi Raperda P-APBD & Raper KDH Penjabaran P-APBD E.11 Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .12.7.2.1. Penyusunan Raper KDH APBD A.3 D. B.Bendahara Penerimaan C.1 Penyusunan KUA & PPAS P-APBD E.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E. Bantuan. B.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .1. SPJ dengan Bendahara Pembantu PERUBAHAN APBD PELAKSANAAN & PENATAUSAHAAN PENERIMAAN C.14.11.4 Penyiapan Raperda P-APBD E. 2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk P-APBD E. Subsidi Hibah. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.2.3 Penyusunan RKA SKPD P-APBD E.13.2.

KETERANGAN GAMBAR No.. 6 Lanjutan dari Halaman. Gambar Keterangan 1 Proses / Aktivitas 2 Alternatif Keputusan atau Situasi 3 Dokumen 4 Proses yang Telah Dijelaskan Sebelumnya 5 Berlanjut ke Halaman... 7 Arsip / Database / Register 8 Pihak Lain di Luar Siklus ..

Dokumen BKU CALK DPA SKPD DPPA SKPD KUA LK LAK LRA Perda Per KDH PPA PPAS Raperda Raper KDH : Buku Kas Umum : Catatan Atas Laporan Keuangan : Dokumen Pelaksana Anggaran SKPD : Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD : Kebijakan Umum APBD : Laporan Keuangan : Laporan Arus Kas : Laporan Realisasi Angaran : Peraturan Daerah : Peraturan Kepala Daerah : Prioritas dan Plafon Anggaran : Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara : Rancangan Peraturan Daerah : Rancangan Peratruran Kepala Daerah : Bank Kas Daerah : Badan Pemeriksa Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Kepala Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Pengguna Anggaran : Pegawai Negeri Sipil Daerah : Pejabat Penatausahaan Keuangan : Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan : Sekretaris Daerah : Satuan Kerja Perangkat Daerah : Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah : Tim Anggaran Pemerintah Daerah .DAFTAR SINGKATAN 1. Instansi Bank Kasda BPK BUD DPRD KDH PPKD PA PNS Daerah PPK PPTK SEKDA SKPD SKPKD TAPD 2.

RKA SKPD RKPD SE SK SPD SPJ SKP Daerah SKR SPM STS SPP GU SPP LS SPP TU SPP UP SPPD SP2D : Rencana Kerja dan Anggaran SKPD : Rencana Kerja Pemerintah Daerah : Surat Edaran : Surat Keputusan : Surat Penyediaan Dana : Surat Pertanggungjawaban : Surat Ketetapan Pajak Daerah : Surat Ketetapan Retribusi : Surat Perintah Membayar : Surat Tanda Setoran : Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Langsung : Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan : Surat Perintah Perjalanan Dinas : Surat Perintah Pencairan Dana .

Dalam kasus tertentu dimana DPRD tidak mengambil keputusan bersama. 1 . KDH memnyampaikan Surat Edaran yang berisi Pedoman Penyusunan RKA-SKPD yang kemudian ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD dengan melakukan penyusunan RKA-SKPD. Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPA.Nota Kesepakatan .PROSES PENYUSUNAN APBD Penyusunan KUA & PPAS Penyusunan Raperda APBD Pedoman Penyusunan RKA-SKPD (A2) Penetapan Perda APBD Pembahasan Raperda APBD (A5) Proses Perencanaan RKPD Penyusunan RKA-SKPD (A3) Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan KUA dan PPAS (A1) RKA-SKPD Evaluasi Gubernur/ Mendagri (A6) .KUA dan PPA Raperda APBD (A4) Perda APBD (A7) Pembatalan Perda APBD (A8) Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama Penyusunan Raper KDH APBD (A9) Evaluasi & Penetapan Raper KDH APBD (A10) Raper KDH APBD Proses Penyusunan APBD dimulai dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut. Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi. PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi. KDH dapat menyusun Peraturan KDH tentang APBD.

Menentukan skala prioritas urusan 2.A.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat .1.DPRD Nota Kesepakatan KUA KUA KUA disepakati paling lambat Minggu Ke-1 Juli Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Tahapan: 1.Teknis penyusunan APBD d. Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA SEKDA menyetujui dan menyerahkan kepada KDH paling lambat Awal Juni Otorisasi KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Pertengahan Juni Pembahasan Bersama PEMDA . Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Penyusunan Rancangan Awal PPAS Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Rancangan PPAS Rancangan PPAS Nota Kesepakatan KUA KUA Otorisasi Rancangan Awal PPAS Rancangan Awal PPAS KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Minggu Ke-2 Juli Rancangan PPAS Pembahasan Bersama PEMDA .DPRD PPA disepakati paling lambat Akhir Juli PPA KUA dan PPAS Menjadi Dasar Penyusunan Pedoman RKA Nota Kesepakatan PPA Nota Kesepakatan PPA PPA Nota Kesepakatan PPA PPA 2 .Hal-hal khusus lainnya.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD c.Daerah b. Menentukan urutan program tiap urusan 3. Penyusunan KUA dan PPAS TAPD RKPD Penyusunan Rancangan awal KUA SEKDA Rancangan KUA KDH Rancangan KUA Rancangan KUA DPRD Rancangan KUA Tidak Menyetujui Ya SE Mendagri Memuat: a.

Kedua dokumen ini disepakati paling lambat akhir Juli. Rancangan Awal PPAS 8. KUA disepakati paling lambat minggu ke-1 Juli.Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Rancangan Awal PPAS 7. TAPD menyusun rancangan awal KUA. Rancangan PPAS 9. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA dan menyerahkan rancangan KUA kpd KDH paling lambat awal Juni. DPRD membahas rancangan KUA bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA.A.Hal-hal khusus lainnya 2. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS menjadi Rancangan PPAS dan menyerahkan rancangan PPAS kepada KDH. Akhir Juli Nota Kesepakatan PPA PPA 3 . Penyusunan KUA & PPAS Uraian 1.1.Teknis penyusunan APBD . Mgg 2 Juli Rancangan PPAS 10. Awal Juni Rancangan KUA 4. KDH mengotorisasi rancangan KUA dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat pertengahan Juni. TAPD SEKDA KDH DPRD Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA 3. Tengah Juni Rancangan KUA 5.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD .Menentukan skala prioritas urusan . TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS kepada SEKDA. Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Minggu 1 Juli 6. KDH mengotorisasi rancangan PPAS dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke-2 Juli. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Tahapan PPAS: . Rancangan Awal KUA tersebut memuat: . TAPD menyampaikan rancangan awal KUA kpd SEKDA.Menentukan urutan program tiap urusan . Berdasarkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. DPRD membahas rancangan PPAS bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA dan Nota Kesepakatan PPA.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat-Daerah .

A. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD SEKDA KDH Penyusunan Analisis Standar Belanja Penyusunan SPM Penyusunan Standar Satuan Harga Nota Kesepakatan KUA Nota Kesepakatan PPA Analisis Standar Belanja SPM Standar Satuan Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Ya Penyiapan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Tidak Menyetujui Otorisasi Diterbitkan paling lambat awal Agustus TA berjalan Mencakup: a.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SE KDH tentang SKPD Pedoman SE KDH tentang Penyusunan RKA Pedoman SKPD Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 Ke A.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.3. b.2. Penyusunan RKA SKPD 4 .PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan.Batas waktu penyampaian RKASKPD kepada PPKD d.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.

Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari SKPD 5. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD kepada SEKDA.KUA . KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD. PPA untuk tiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan 2. Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 4. Lampiran: . Sebagai langkah awal penyusunan Raperda APBD.Kode Rekening APBD .Standar Satuan Harga 2. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan meneruskannya kepada KDH. Rancangan Awal SE KDH ini mencakup: 1. dan Standar Satuan Harga. SPM. Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD 4. SKPD 5 .PPA .A. Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM 3. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD kepada SKPDSKPD.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Uraian 1.Analisis Standar Belanja . Penyusunan Pedoman tersebut mengacu pada KUA dan PPA yang telah disepakati serta dokumen-dokumen pendukung lain seperti Analisis Standar Belanja. paling lambat awal bulan Agustus tahun anggaran berjalan.Format RKA-SKPD . SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Awal Agustus 5. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran (SE) KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SEKDA KDH 3.

PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan b.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga SEKDA Dari A.1 dan 3.2.2.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 3.2 2 RKA SKPD RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Ke A. Penyiapan Raperda APBD 6 .Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD d.1 RKA SKPD 3.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c. Penyusunan RKA SKPD SKPD Mencakup: a.3.4. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.2 Form RKA SKPD 3.A.

7. SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.1.2. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD.3 Penyusunan RKA-SKPD Uraian SKPD 1. RKA-SKPD tersebut selanjutnya diserahkan kepada PPKD untuk proses peyusunan Raperda APBD. Berdasarkan SE tersebut.1 untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKASKPD 2.2 8.1 RKA SKPD 3. 3.A.1 RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 2.1. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD RKA SKPD 2. SKPD mulai menyusun RKA masing-masing RKA SKPD 1 2. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASKPD 3.2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. 4. 6. 7 . SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASPKD 3.2.2.2 RKA SKPD RKA SKPD 3. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1. Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPD pemungut pendapatan.

5. 6. Daftar dana cadangan daerah 12. Penyiapan Raperda APBD SKPD Dari A. Pembahasan Raperda APBD Akuntansi RKA SKPD RKA SKPD Laporan Keuangan Badan Kepegawaian RKA SKPD Ya Daftar Pegawai RKA SKPD Masyarakat Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Lampiran Raperda APBD: 1. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Rincian APBD (urusan PEMDA. pembiayaan) 4. Daftar piutang daerah. Penyusunan RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KDH Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 2 RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD 3 Tidak Raperda APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD Sesuai KUA. Daftar investasi daerah 8. keselarasan urusan – fungsi) 5.4. 7. PPA & Dokumen Lain Ke A. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Daftar pinjaman daerah 8 RKA SKPD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran . Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. program dan kegiatan. belanja. organisasi. Ringkasan APBD 2. organisasi.A. pendapatan. Daftar jumlah pegawai. Rekap Belanja (urusan PEMDA.3. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11.

SPM.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) .Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . standar harga. SKPD harus melakukan penyempurnaan. 2.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah RKA SKPD Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Nota Keuangan 5. serta sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD. Apabila hasil pembahasan RKA-SKPD terdapat ketidaksesuaian.Daftar kegiatan dianggarkan kembali .Daftar jumlah pegawai. Pembahasan dilakukan untuk menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dengan KUA. SAB. Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 9 .A. Lampiran APBD: . Raperda APBD dan Lampiran 6. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD untuk dilakukan pembahasan. TAPD menyerahkan RKA-SKPD yang telah sesuai kepada PPKD untuk dikompilasi menjadi Raperda APBD 4. PPA.Rekapitulasi belanja . prakiraan . RKA-SKPD yang telah disiapkan oleh masing-masing SKPD (seperti dijelaskan di hal A.4 Penyiapan Raperda APBD Uraian SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 1.Ringkasan APBD . serta capaian kinerja. dan investasi daerah . PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada SEKDA. kelompok sasaran kegiatan. piutang daerah. PPKD melakukan kompilasi atas RKA-SKPD menjadi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan. Dengan data tambahan berupa Laporan Keuangan dan Daftar Pegawai. indikator kinerja. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada KDH dengan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. RKA SKPD RKA SKPD 3.3) diserahkan kepada PPKD untuk memulai penyusunan Raperda APBD. dan dokumen perencanaan lainnya.

organisasi. rincian obyek pendapatan.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. jenis.5.DPRD SKPD RKA SKPD diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH Penjabaran APBD Raper KDH Penjabaran APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA DPRD Tidak Mengambil Keputusan Pengambilan keputusan bersama paling lambat 1 (satu) bulan sebelum TA ybs dilaksanakan 4 Ke A.4. obyek. kelompok.6. kegiatan.Penjabaran APBD menurut urusan pemerintahan daerah. program.9. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 3 RKA Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan Raperda APBD KDH Dari A. Penyusunan Raper KDH APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD Dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD Dan Lampiran Lampiran Raper KDH – Penjabaran APBD: a. Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran 5 Ke A. belanja daerah dan pembiayaan daerah b. Penyiapan Raperda DPRD Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KUA PPA Nota Keuangan Penyiapan Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD dan Lampiran Penyampaian Raperda APBD beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Oktober RKA SKPD Pembahasan Bersama PEMDA . Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD 10 .A. belanja dan pembiayaan.

PPKD menyerahkan Raper KDH Penjabaran APBD kepada KDH. pembiayaan Raper KDH Penjabaran APBD 7. dan pembiayaan daerah . rincian objek pendapatan.5 Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD Uraian 1. PPKD KDH Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan DPRD Mgg 1 Oktober 2. DPRD menyerahkan Persetujuan Bersama Raperda APBD kepada PPKD. belanja daerah.Penjabaran KDH menurut urusan. Pembahasan Bersama PEMDA 4. PPKD.A. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran Paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan anggaran 5. kegiatan. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Oktober. DPRD bersama PEMDA membahas kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan dengan KUA dan PPAS. Raper KDH Penjabaran APBD 11 . program. organisasi. Lampiran Raper KDH Penjabaran APBD: . KDH menyusun Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan (seperti dijelaskan dalam proses A.9).Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan 3. Jika lebih dari 1 bulan DPRD tidak mengambil keputusan maka proses langsung dilanjutkan ke penyusunan Raper KDH APBD (A. kelompok. objek. menyiapkan Raper KDH Penjabaran APBD. Setelah dinyatakan sesuai DPRD dan KDH membuat Persetujuan Bersama Raperda APBD selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan dilaksanakan. belanja. berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda APBD dan RKA-SKPD. jenis.4). Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran 6.

APBD b.A. Pembahasan Raperda 5 Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Penyampaian Raperda dan Raper KDH paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui disertai: a.7. Evaluasi Raperda Ya Ditindaklanjuti KDH & DPRD Tidak Batas Waktu Penyempurnaan Adalah 7 Hari Kerja Setelah Diterimanya Evaluasi Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Tidak 6 Ya Ke A.6.Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda .APBD d.Nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD.5. Pembatalan Perda Raperda APBD Dan Lampiran Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Ke A. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD KDH Gubernur/Mendagri Dari A.DPRD terhadap Raperda .Persetujuan bersama Pemda .KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD c. Penetapan Perda dan Per KDH 7 Raper KDH (Penjabaran APBD) 12 .8.

A.6 Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD
Uraian
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

1. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD kepada Gubernur/Mendagri paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui. Penyampaian Raperda dan Raper KDH disertai: - Persetujuan bersama PEMDA – DPRD terhadap Raperda APBD - KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD - Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda APBD - Nota Keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD

3 hari kerja

2. Gubernur/Mendagri mengevaluasi kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda. Jika Raperda APBD tidak dapat diterima dalam proses evaluasi, Pemda & DPRD harus melakukan penyempurnaan dalam jangka waktu 7 hari

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

Hasil Evaluasi disampaikan paling lambat 15 hari kerja setelah diterimanya Raperda

3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran yang sudah sesuai dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda kepada KDH.

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

13

A.7. Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
KDH
7

Gubernur/Mendagri

Dari A.6. Evaluasi Raperda

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Per KDH – Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran

Perda - APBD

Penetapan Perda dan Per KDH

Paling lambat 31 Desember TA sebelumnya

Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD

8 Perda - APBD Perda - APBD Dilimpahkan Ke PPKD (Lembar B.1. Penyiapan Rancangan DPA SKPD dan Rancangan Anggaran Kas) Perda - APBD

Penyampaian Perda dan Per KDH ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan

14

A.7 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
Uraian
1. KDH menetapkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran menjadi Perda APBD dan Raper KDH Penjabaran selambat-lambatnya 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

31 Des Per KDH (Penjabaran APBD)

31 Des

Perda APBD

7 hari

2. KDH menyerahkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran kepada Gubernur/Mendagri selambat-lambatnya 7 hari setelah ditetapkan.

7 hari

Per KDH (Penjabaran APBD)

Perda APBD

15

dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya Gubernur/Mendagri 6 Dari A. Evaluasi Raperda Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pemberhentian Pelaksanaan Perda dan Pencabutan Perda Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Perda – Pencabutan Perda APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.A. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 16 .8. Pembatalan Perda APBD dan Per KDH – Penjabaran APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.6.

KDH Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Pembatalan Perda dan Per KDH 2. Apabila hasil evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD tidak ditindaklanjuti oleh KDH dan DPRD maka Gubernur/Mendagri membatalkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Perda – Pencabutan Perda APBD 17 .8 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Uraian 1. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 4.A. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 3. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. Gubernur/Mendagri mengeluarkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. KDH juga memberhentikan pelaksanaan Perda dengan mengeluarkan Perda Pencabutan Perda APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya kepada KDH. KDH menetapkan pelaksanaan pengeluaran atas pagu tahun sebelumnya dengan Per KDH Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya. Gubernur/Mendagri menyerahkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya.

Ringkasan APBD 2.A RKA SKPD Akuntansi Badan Kepegawaian RKA SKPD Ke A.10. program dan kegiatan. organisasi. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) SKPD 4 Raper KDH APBD dan Lampiran KDH Raper APBD dan Lampiran PPKD TAPD SEKDA KDH Penyusunan RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 8. Daftar investasi daerah 8. 6. 7. Penetapan Raper KDH .APBD: 1. Daftar jumlah pegawai. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. Daftar dana cadangan daerah 12. pendapatan. keselarasan urusan – fungsi) 5. Rincian APBD (urusan PEMDA.APBD + Lampiran Lampiran Raper KDH . pembiayaan) 4. organisasi. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3.A.APBD Laporan Keuangan Daftar Pegawai Penyusunan Raper KDH . Daftar piutang daerah. Rekap Belanja (urusan PEMDA.9. Daftar pinjaman daerah 18 RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran KDH Raper APBD dan Lampiran . Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. belanja.

SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada KDH. SKPD kembali menyusun RKA-SKPD. 2.9 Penyusunan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1.Daftar jumlah pegawai. RKA SKPD Penyusunan Raper KDH APBD beserta Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 19 .Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD RKA SKPD 5. Jika DPRD tidak mengambil keputusan bersama. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD utk dibahas.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah 7. PPKD menyusun Raperda APBD beserta lampiran.Ringkasan APBD .A. SKPD menyerahkan RKASKPD kepada PPKD. 3. Lampiran APBD: .Rekapitulasi belanja .Daftar kegiatan dianggarkan kembali . TAPD menyerahkan RKASKPD yang telah dibahas kepada PPKD. 6.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada SEKDA. piutang daerah. dan investasi daerah . 8.

A. Penetapan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) KDH Dari A.10.APBD Ya Melewati 30 (tigapuluh) Hari Kerja Tidak Per KDH – APBD (Keputusan KDH) Penetapan Per KDH APBD Per KDH .A Raper KDH – APBD dan Lampiran Penyampaian paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama KDH Raper KDH .APBD Pengesahan Raper KDH APBD Penetapan Raper KDH – APBD oleh KDH Raper KDH .9.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .APBD Per (Keputusan Gubernur/ Mendagri) 20 . Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) Gubernur/Mendagri 8.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri)KDH .

10 Penetapan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. Pengesahan harus sudah dilakukan dalam 30 hari kerja. Gubernur/Mendagri mengesahkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD.A. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 21 . Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) kepada KDH. KDH menyerahkan Raper KDH APBD dan lampiran kepada Gubernur/Mendagri. KDH Raper KDH APBD dan lampiran 15 hari kerja Gubernur/Mendagri Raper KDH APBD dan lampiran 30 hari kerja 2. Apabila pengesahan melewati batas waktu 30 hari kerja. paling lambat 15 hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan Keputusan Bersama KDH. maka KDH menetapkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD (Keputusan KDH).

.

10.7.2) Penerbitan SP2D (B.3) Dana LS Gaji Pengajuan Dana (B.3) Penerbitan SP2D (B.7.4) Pembelanjaan Dana LS (B.2) Penerbitan SP2D (B.5.4) SPD Dana UP Pengajuan Dana (B.8.3) Pembelanjaan Dana LS (B.2) SPPLS Dana LS Pihak III Pengajuan Dana (B.1 – B.1) SPPUP Dana GU Pengajuan Dana (B.8.10.11.7.1) SPPLS SPM-GAJI SPM-LS SPM-LS SPM-LS Penerbitan SP2D (B.2) SP2D SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan GAJI (B.8.1) SPPGU Dana TU Pengajuan Dana (B.6.2) Penerbitan SP2D B.3) Penyediaan Dana (B.3) Pembelanjaan Dana GU (B.6.3) Penerbitan SP2D (B.11.11.9.1) SPPGAJI Dana LS Barang Pengajuan Dana (B.3) Pembelanjaan Dana TU (B.9.5.1) SPPTU SPM-UP SPM-GU SPM-TU Penerbitan SP2D (B.5.4) Pembelanjaan Dana LS (B.2) SPPLS Dana LS Bantuan Pengajuan Dana (B.2) SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan Dana UP (B.3) 23 .6.PELAKSANAAN dan PENATAUSAHAAN BELANJA Penyiapan DPA SKPD dan SPD DPA SKPD Anggaran Kas Penyiapan DPA SKPD (B.9.10.

Perda APBD PER KDH Penjabaran Rancangan DPA-SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Paling lambat 15 hari sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran APBD Verfikasi bersama Kepala SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Surat Pemberitahuan Tidak Sesuai Per KDH Penjabaran Paling lambat 3 (tiga) hari setelah APBD ditetapkan Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Ya Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 9 Paling lambat 6 (enam) hari setelah pemberitahuan Ke B.8. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD 24 . Penetapan Perda 8 Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Halaman B.2.3.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD PPKD TAPD Surat Pemberitahuan Dari A.B.

2) berdasarkan Surat Pemberitahuan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. TAPD melakukan verifikasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD bersama Kepala SKPD. SKPD menyerahkan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kpd PPKD paling lambat 6 hari kerja setelah adanya pemberitahuan. SKPD PPKD Surat Pemberitahuan 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan TAPD 2. Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD 7. berdasar Per KDH Penjabaran. SKPD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD. Rancangan Anggaran Kas SKPD 5. paling lambat 15 hari kerja sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran. PPKD menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada SKPD.B. SKPD menyusun Rancangan DPA-SKPD (Hal B. Surat Pemberitahuan 3. Berdasarkan Rancangan DPA-SKPD yang telah dibuat. PPKD mengotorisasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kemudian diserahkan kepada TAPD. 15 hari kerja sejak penetapan Per KDH Penjabaran Verfikasi bersama Kepala SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 25 . Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan Rancangan Anggaran Kas SKPD 6. PPKD membuat Surat Pemberitahuan berdasarkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD paling lambat 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan 4.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Uraian 1.

2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Menjadi Sub Proses di B.1.1 DPA-SKPD 2.2. Penyusunan Rancangan DPA SKPD SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Mengacu pada proses B.B.1 DPA-SKPD 3.1 DPA-SKPD 3. Penyiapan Rancangan DPA dan Rancangan Anggaran Kas 26 .1 Surat Pemberitahuan Penyusunan Rincian DPA Pendapatan SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Langsung Program & Per Kegiatan SPKD Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah DPA-SKPD 1 DPA-SKPD 2.2 Penyusunan Rekapitulasi Belanja Langsung menurut Program & Kegiatan SKPD DPA-SKPD 2.

DPA-SKPD 1 3. DPA-SKPD 3. DPA-SKPD 2. SKPD menyusun Rincian DPA Pendapatan SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 1.1 DPA-SKPD 2. SKPD mengkompilasi dokumen-dokumen DPA-SKPD diatas menjadi Rancangan DPA-SKPD.2 7. 27 . Rancangan DPA-SKPD ini digunakan sebagai dasar pembuatan Rancangan Anggaran Kas (Hal B.1). SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. SKPD menyusun DPA-SKPD.2. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.1 DPA-SKPD 2.2 Rancangan DPA-SKPD 5.2.1 6.2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Uraian 1. SKPD untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian DPA Belanja Langsung untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. Berdasarkan Surat Pemberitahuan.1.1 4. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.2.1. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3. SKPD PER KDH Penjabaran PERDA APBD Surat Pemberitahuan 2. Perda APBD dan Per KDH Penjabaran. DPA-SKPD 3.B.

Penyediaan Dana 28 .1. Penyiapan Rancangan DPA SEKDA Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah Rancangan Anggaran Kas SKPD Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah 10 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Ke B.3. Penyediaan Dana Rancangan DPA-SKPD Tidak Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD Bawasda BPK Setuju Ya Rancangan DPA-SKPD 11 Ke B. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD SKPD DPA-SKPD PPKD Rancangan Anggaran Kas SKPD TAPD 9 Dari B.4.B.4.

B.4. Penyediaan Dana
PA / Kuasa PA
SPD SPD

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD

10

Dari B.3. Pengesahan Rancangan DPA SKPD

11

DPA SKPD 12

Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Pengesahan Rancangan DPA SKPD

Ke B.5.1., B.6.1., B.7.1., B.8.1., B.9.1., B.10.1., B.11.1. (Pengajuan SPP)

Penyiapan SPD

Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah DPA SKPD

DPA SKPD DPA SKPD

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Otorisasi

SPD SPD SPD

29

B.3 Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Uraian
1. TAPD menyerahkan Rancangan DPASKPD yang lolos verifikasi kepada SEKDA dan Rancangan Anggaran Kas SKPD yang lolos verifikasi kepada PPKD.

SKPD

PPKD

TAPD
Rancangan DPA-SKPD

SEKDA
Rancangan DPA-SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

2. PPKD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD menjadi Anggaran Kas Pemerintah Daerah. Dokumen ini akan digunakan dalam proses pembuatan dokumen penyediaan dana.

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

3. SEKDA menyetujui Rancangan DPASKPD dan menyerahkan kepada PPKD.

Rancangan DPA-SKPD

Rancangan DPA-SKPD

4. PPKD mengesahkan Rancangan DPASKPD menjadi DPA-SKPD.
7 hari kerja

DPA-SKPD

5. PPKD menyerahkan DPA-SKPD kepada SKPD, Bawasda, dan BPK. Penyerahan kepada SPKD selambat-lambatnya 7 hari kerja sejak disahkan.

DPA-SKPD

BPK & Bawasda

30

B.4 Penyediaan Dana
Uraian
1. PPKD menyerahkan dokumen Anggaran Kas Pemerintah Daerah dan DPA-SKPD kepada Kuasa BUD.

PA/Kuasa PA

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

DPA SKPD

DPA SKPD

2. Berdasarkan dua dokumen tersebut, Kuasa BUD menyiapkan Rancangan SPD. 3. Kuasa BUD menyerahkan Rancangan SPD kepada PPKD.

Rancangan SPD

Rancangan SPD

4. PPKD mengotorisasi Rancangan SPD dan menyerahkan SPD kepada Pengguna Anggaran/Kuasa PA.

SPD

31

Ringkasan SPP-UP 3.4. Surat Pengantar SPP-UP 2.2.5.A Rancangan SPM Otorisasi Ke B. Rincian SPP-UP (Jenis Belanja) 4. Penerbitan SP2D-UP SPP-UP dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Penyampaian SPP-UP Dilampiri: Daftar rincian rencana penggunaan dana s/d jenis belanja Register SPM UP 32 .B. Salinan SPD 5.5. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-UP SPP-UP dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penelitian SPP-UP DPA SKPD Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD SPP-UP dan Dokumen Lain dan SPP-UP Dokumen Lain SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Pembuatan SPM Tidak Dokumen SPP-UP Terdiri dari: 1. Lampiran lain SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima 13.Pengajuan SPP UP Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD SPD SPD Pengguna Anggaran 12 Dari B. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 6.1.

SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 33 . Berdasarkan SPD.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. 6.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Bendahara menyerahkan SPP-UP beserta dokumen lain kepada PPK SKPD.Rincian SPP-UP .5.Salinan SPD . Rancangan SPM ini kemudian diberikan PPKSKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.B. Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima Rancangan SPM Tidak Lengkap SPM 7.1 Pengajuan SPP-UP Uraian 1. yang terdiri dari: . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-UP diterima. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPPUP dan kesesuaiannya dengan SPD dan DPASKPD. 8. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. Jika SPP-UP dinyatakan tidak lengkap. Penelitian SPP-UP 5.Lampiran lain (daftar rincian rencana penggunaan dana s. Penerbitan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP-UP diterima. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-UP. Bendahara membuat SPP-UP beserta dokumen lainnya. SPP-UP yang dinyatakan lengkap akan dibuatkan Rancangan SPM oleh PPK-SKPD.Surat Pengantar SPP-UP .d.Ringkasan SPP-UP . 2. 9. jenis belanja) 3. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-UP dan Dokumen Lain SPP-UP dan Dokumen Lain DPA 4.

BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana UP Ya Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B. Buku Kas Pengeluaran Register SP2D 34 .5.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.5.B.3. Buku Kas Penerimaan 2.5.5. Pembelanjaan Dana UP Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D 15.B Tidak Lengkap Ke B. Pengajuan SPP-UP SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penelitian Kelengkapan 13.1. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Penerbitan SP2D-UP Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 13. Buku Pembantu Panjar 5.2.3.A Dari B.

Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8.Buku Kas Pengeluaran Dokumen Penatausahaan 6.BKU Pengeluaran .2 Penerbitan SP2D-UP Uraian 1.Buku Pembantu Panjar . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Bendahara Pengguna Anggaran Pengeluaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan 3. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.Buku Kas Penerimaan . Kuasa BUD menerbitkan SP2D.B. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM yang diajukan. yang terdiri dari: . Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank 4. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.5. Apabila SPM dinyatakan lengkap. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.Buku Pembantu Simpanan Bank . SP2D Nota Debet SP2D 5. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM 35 . 2. SP2D 7. yang terdiri dari: .Buku Pembantu Pajak .

SPJ dengan Bendahara Pembantu 13.2.3.B Dari B.5.5.4. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 13.E Bukti Pembayaran 36 . Pembuatan SPJ dan D. Penerbitan SP2D UP Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 13.5. Penerbitan SP2D UP Ke D.5.D Ke B.2.B.

Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Pencairan Dana 3.3 Pembelanjaan Dana UP Uraian 1. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian diserahkan kembali kepada Bendahara Pengeluaran.5. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank mencairkan dana. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Nota Debet ini kemudian diserahkan ke Kuasa BUD. Bendahara Pengeluaran menyerahkan uang dan Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 2. Bukti Pembayaran 37 .B.

Pengajuan SPP-GU Bendahara Pengeluaran Pembuatan SPJ PPK SKPD SPD Pengguna Anggaran SPD 12 Dari B. Rincian SPP-GU (Jenis Belanja) 4. Penerbitan SP2D-GU Register SPM GU 38 . Penyediaan Dana SPJ SPD SPP-GU dan Dokumen Lain Pembuatan SPP-GU Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima DPA SKPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Penelitian SPP-GU SPD SPJ DPA SKPD SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan SPM Tidak SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Dokumen SPP-GU Terdiri dari: 1.1.B.2.A Ke B. Surat Pengantar SPP-GU 2.6. Ringkasan SPP-GU 3.4.6. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 7. Salinan SPD 6. Lampiran lain SPP-GU dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Otorisasi 14. Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya 5.

Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-GU diterima.B. yang terdiri dari: . Apabila SPP-GU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. Jika SPP-GU dinyatakan tidak lengkap.6. DPA Tidak Lengkap 4. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . 8. Bendahara menyerahkan SPP-GU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 39 .Rincian SPP-GU . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-GU. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-GU berdasar SPD dan DPA-SKPD.Ringkasan SPP-GU .1 Pengajuan SPP-GU Uraian 1.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Penelitian SPP-GU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5.Surat Pengantar SPP-GU . 9.Salinan SPD . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. SPP-GU dan Dokumen Lain 7. Berdasar SPD dan SPJ. Bendahara membuat SPP-GU beserta dokumen lainnya. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Rancangan SPM SPM 6.Lampiran lain SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain 3. 2.

Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.6.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.3.3.B. Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.A Dari B.2. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 40 .1. Buku Pembantu Pajak 4. Bukti atas penyetoran PPN/PPh Bank SP2D Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan 14. Pembelanjaan Dana GU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 14. Pengajuan SPP-GU Kuasa BUD SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. BKU Pengeluaran 2.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Surat Pengesahan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya 3. Penerbitan SP2D-GU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 14. Buku Pembantu Panjar 5. Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA 2.6. Pembelanjaan Dana GU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.6.6.

Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Panjar .Buku Pembantu Simpanan Bank . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 5. 2. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. 3. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D yaitu: .Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yg sah & lengkap .6.Bukti atas penyetoran PPN/PPh 4.B.2 Penerbitan SP2D-GU Uraian 1. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 41 . Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterima pengajuan SPM.Buku Kas Pengeluaran 6.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. 7. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.BKU Pengeluaran .Buku Pembantu Pajak .Surat Pengesahan SPJ Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya .Buku Kas Penerimaan . yang terdiri dari: . yang terdiri dari: . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.

6.4.B Dari B. Pembuatan SPJ dan D.D Ke B.B.6. Penerbitan SP2D GU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Uang SP2D SP2D Bukti Pembayaran Uang 14.2.2. Penerbitan SP2D GU Ke D.5. SPJ dengan Bendahara Pembantu 14.6. Pembelanjaan Dana GU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 14.E Bukti Pembayaran 42 .3.

Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bukti Pembayaran 43 .3 Pembelanjaan Dana GU Uraian Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 1. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Pencairan Dana 3. Bank mencairkan dana.B.6. 2. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang serta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga.

Surat Pengesahan SPJ 5. Ringkasan SPP-TU 3.7. Penyediaan Dana SPD SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-TU SPD SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Pembuatan SPP-TU SPD Lengkap Register SPP-TU Ya Pembuatan SPM Tidak Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Otorisasi 15. Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU 7.B. Rincian SPP-TU (Jenis Belanja) 4. Pengajuan SPP-TU Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B.7.2. Penerbitan SP2D-TU Register SPM TU 44 . Surat Pengantar SPP-TU 2.4.1.A Dokumen SPP-TU Terdiri dari: 1. Salinan SPD 6. Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Ke B.

B. Tidak Lengkap Penelitian SPP-TU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. 8.Rincian SPP-TU . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-TU.Salinan SPD . Apabila SPP-TU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM.Ringkasan SPP-TU . SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 45 . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain 3. SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. yang terdiri dari: . Rancangan SPM 6. DPA 4.1 Pengajuan SPP-TU Uraian 1. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-TU berdasarkan DPA-SKPD dan SPD.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPPTU sebelumnya . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. Bendahara membuat SPPTU beserta dokumen lainnya. Berdasarkan SPD dan SPJ. Bendahara menyerahkan SPP-TU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. 9.Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU .Surat Pengantar SPP-TU . Jika SPP-TU dinyatakan tidak lengkap.7. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-TU diterima.

Buku Pembantu Panjar 5.3. Penerbitan SP2D-TU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 15.3. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. BKU Pengeluaran 2. Pengajuan SPP-TU SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: .7. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 46 .7.1.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Ke B.2.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Pembelanjaan Dana TU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.A Dari B. Pembelanjaan Dana TU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 15.7.7. Buku Pembantu Pajak 4.Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA Penelitian Kelengkapan 15.B.

Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D adalah: . 2.Buku Pembantu Pajak .Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran SP2D Pengguna Anggaran SPM Bendahara Pengeluaran Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D 4.Buku Kas Penerimaan . 3. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.BKU Pengeluaran . Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.Buku Kas Pengeluaran 6.7. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.2 Penerbitan SP2D-TU Uraian 1. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SPP-TU dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Pembantu Panjar . yang terdiri dari: . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. 5. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 47 .B. 7. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pd dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Simpanan Bank . yang terdiri dari: . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.

Pembelanjaan Dana TU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga 15.7.B Dari B.2.D Ke B.3.7.5.B. Pembuatan SPJ dan D. SPJ dengan Bendahara Pembantu 15.2.4.7. Penerbitan SP2D TU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 15.E Bukti Pembayaran 48 . Penerbitan SP2D TU Ke D.

7. Pencairan Dana Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bank mencairkan dana. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5.3 Pembelanjaan Dana TU Uraian 1. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. 3. Bukti Pembayaran 49 . Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran.B. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang beserta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD 2. Berdasarkan SP2D yang diterima.

B. Register SPM LS Gaji Ke B.8.4. Kekurangan Gaji 4. Pembayaran Gaji Induk 2. Ringkasan SPP-LS Gaji 3.1. Surat Pengantar SPP-LS Gaji 2. Gaji Terusan 5.A Lampiran Dokumen SPP-LS Gaji: 1. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B.. Penerbitan SP2D-LS Gaji 50 . ……………………. Lampiran SPP-LS Gaji Pembuatan SPM Tidak Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Rancangan SPM Otorisasi 16.8. Gaji Susulan 3. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain DPA SKPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.2. Rincian SPP-LS Gaji 4.

Kekurangan Gaji .Gaji Terusan . DPA 4.Gaji Susulan . yang terdiri dari: . Bendahara membuat SPP-Gaji beserta dokumen lainnya. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK-SKPD. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Surat Penolakan Penerbitan SPM 51 . PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-LS Gaji berdasar SPD dan DPA-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8.Surat Pengantar SPP-LS Gaji . Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 6. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Gaji Lengkap 5.1 Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. SPP-LS dan Dokumen Lain 7. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS Gaji. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS Gaji diterima.Pembayaran Gaji Induk . Berdasarkan SPD.Dll SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain 3.8.B. Bendahara menyerahkan SPP-LS Gaji beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Apabila SPP-LS Gaji dinyatakan lengkap maka PPKSKPD membuat Rancangan SPM. Jika SPP-LS Gaji dinyatakan tidak lengkap. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Ringkasan SPP-LS Gaji .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Lampiran yang terdiri dari: . SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Rincian SPP-LS Gaji .

8. Buku Pembantu Panjar 5. Pembelanjaan Dana Gaji Register SP2D 52 .8.A Dari B.3.2. BKU Pengeluaran 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 16.8.B Mencakup: 1.B. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Buku Pembantu Pajak 4.3. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek Dari B. Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM 16.1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.C Nota Debet Pencatatan 16.8. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana Gaji SP2D Dokumen Penatausahaan Ke B.

Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.BKU Pengeluaran . Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM 2. SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Penelitian Kelengkapan Tidak Lengkap Lengkap 3.Buku Kas Pengeluaran SP2D Dokumen Penatausahaan 6.2 Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. 7. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .B. 5.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8. yang terdiri dari: . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 53 .8. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pada dokumen Penatausahaan.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet 4. yang terdiri dari: . Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.Buku Kas Penerimaan . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Pembantu Pajak .Buku Pembantu Panjar .Buku Pembantu Simpanan Bank .

C PNS Daerah Ke B.3. Penerbitan SP2D LS Gaji Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 54 .2.8. Penerbitan SP2D LS Gaji SP2D SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 16.B Dari B.2.8.8. Pembelanjaan Dana Gaji Bendahara Pengeluaran Bank 16.B.

3 Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Uraian 1. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Uang Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji PNS Daerah Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 55 .B. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bendahara Pengeluaran SP2D Bank SP2D 2. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada Penerima Gaji. Berdasarkan SP2D yang diterima. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3.8.

Penyediaan Dana Disertai Berita Acara Penyerahan Barang SPD SPD Pelaksanaan Lelang Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan SPD SPD Keputusan Lelang Pelaksanaan Pekerjaan 17. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Acara Berita Penyelesaian Berita Acara Pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan 56 .B.4. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Pihak Ketiga 12 Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Acara Berita Penyelesaian Pekerjaan Dari B.9.9.1.2.A Pembuatan Kontrak Pekerjaan Ke D.

Pengguna Anggaran membuat Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Uraian 1. Pihak Ketiga menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada PPTK. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 4. Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 3. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 5.B. Pihak Ketiga melaksanakan pekerjaan dan membuat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Disertai Berita Acara Penyerahan Barang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 57 . Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 6. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD Pihak Ketiga Pelaksanaan lelang pekerjaan 2. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD. Pengguna Anggaran menyerahkan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga. Setelah keluar dokumen Keputusan Lelang.9. melaksanakan lelang pekerjaan. PPTK menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan & Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Bendahara Pengeluaran.

B Register SPM LS Barang & Jasa Ke B.B.9. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa 58 . ……………………. Ringkasan SPP-LS 3.2. Salinan SPD b. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPK SKPD Pengguna Anggaran Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.1..2. Lampiran SPP-LS: a. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran 17. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan SPM Otorisasi 17.9.A Dari B. Surat Pengantar SPP-LS 2.9. Rincian SPP-LS (Jenis Belanja) 4.

SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan.Ringkasan SPP-LS Barang & Jasa . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Dokumen lain tersebut terdiri dari: .Rincian SPP-LS Barang & Jasa Lampiran SPP-LS: . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Berdasar SPD.9. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 7. 6.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Uraian 1.B.Dll Bendahara Pengeluaran Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan PPK-SKPD Pengguna Anggaran SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Salinan SPD . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan.Surat Pengantar SPP-LS Barang & Jasa . PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 5. maka PPK-SKPD membuat SPM. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. Surat Penolakan Penerbitan SPM 59 .

Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM BANK SP2D 17. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SP2D Register SP2D 60 . Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Penelitian Kelengkapan 17.9.9. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran Dari B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 17.D Nota Debet Pencatatan Pencatatan Dari B. BKU Pengeluaran 2.9.9.B.2.4. Buku Pembantu Panjar 5.3.4.C Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Mencakup: 1. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4.B Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.

Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. 3. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 61 .9. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 2.3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Uraian 1. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bank dan Pengguna Anggaran.Buku Pembantu Simpanan/ Bank .Buku Pembantu Pajak .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. 6. Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap.Buku Pembantu Panjar .Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. 7.B. 5.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran .BKU Pengeluaran . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM BANK Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank SP2D Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9.

9.9.9.4.D Ke B.3.3. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa 62 .C Dari B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Pihak Ketiga Bank 17. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa SP2D Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet Uang Ditransfer ke Rekening Pihak Ketiga 17.B.

B. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Uang Nota Debet 2. Uang Diserahkan ke Kuasa BUD 63 . Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga.9. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.4 Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1.

Penyediaan Dana SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD SPD SPD Penugasan SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD Pelaksanaan Tugas SK Tim SK Tim 18.8.4. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran PNS Daerah SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas 12 Dari B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 64 .A Surat Perintah dan atau SPPD Surat Perintah dan atau SPPD SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas Ke D.2.B.10.1.

1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Surat Perintah dan atau SPPD. PPTK menyerahkan ketiga dokumen ini kepada Bendahara Pengeluaran. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 3. 6. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 4.10. Pengguna Anggaran menyerahkan SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD kepada PNS Daerah. dan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada PPTK. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD PNS Daerah 2. PNS Daerah menyerahkan SK Tim. Pengguna Anggaran membuat dokumen SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD. Untuk penugasan.B. Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim 65 . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kpd Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD tersebut Pengguna Anggaran melakukan penugasan. Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim Laporan Pelaksanaan Tugas Surat Perintah dan atau SPPD 5. PNS Daerah melaksanakan tugas dan membuat dokumen Laporan Pelaksanaan Tugas.

B Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.A Dari B.1. Surat Pengantar SPP-LS 2. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran 18.2. Rincian SPP-LS 4. Salinan SPD b.10.10. ……………………. Ringkasan SPP-LS 3. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 66 .10. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. SPP-LS dan Dokumen Lain Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. Lampiran SPP-LS: a.2..B. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPK SKPD Pengguna Anggaran SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS Laporan Pelaksanaan Tugas SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Surat Perintah dan atau SPPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Register SPP-LS SK Tim Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM SPM Otorisasi 18.

1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8.Surat Pengantar SPP-LS .SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . maka PPK-SKPD membuat SPM. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Pembuatan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Rincian SPP-LS Lampiran: .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.B. SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 5. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . 6.Dll Bendahara Pengeluaran Berita Acara Penyelesaian Tugas PPK SKPD Pengguna Anggaran Surat Tugas SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. Surat Penolakan Penerbitan SPM 7.Ringkasan SPP-LS . PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Surat Penolakan Penerbitan SPM 67 . SK Tim.10. Laporan Pelaksanaan TUgas. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Surat Perintah dan atau SPPD.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Berdasar SPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA SKPD.Salinan SPD . Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4.

C Ke B. BKU Pengeluaran 2.B. Pengajuan SPPLS Gaji & Tunjangan Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Pencatatan SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Pembantu Pajak 4.10. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.2.4. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD Nota Debet Pencatatan Dari B.4. Buku Rekap Pengeluaran per rincian objek 18.10. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga SP2D Dokumen Penatausahaan 18. Buku Pembantu Panjar 5. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 18. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Kuasa BUD SPM Dari B.B Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.3. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Register SP2D 68 .10.10.

Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.10.3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .Buku Pembantu Panjar .Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. 7. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .Buku Pembantu Pajak .Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.Buku Pembantu Simpanan/ Bank . Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap. 6. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 69 .BKU Pengeluaran . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dlm dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Pengguna Anggaran.B. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. 2. 5. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. 3.

B.10.D Ke B. Penerbitan SP2D Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 70 .4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 18.3.10.

Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas. Uang 71 . Berdasarkan SP2D yang diterima. Bendahara Pengeluaran Dari Kuasa BUD Bank SP2D 2. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3.B. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.Non Pihak Ketiga Uraian 1.4 Pembelanjaan Dana LS Barang & Jasa .10. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.

Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Pengajuan SPP-LS – Bunga.1. Bunga. Bunga. Salinan SPD b. Penerbitan SP2D-LS – Bunga. Ringkasan SPP-LS 3. Lampiran SPP-LS: a. Bunga. ……………………. Hibah SPD Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD Otorisasi Pembuatan Surat Penolakan SPM SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Keputusan KDH – Subsidi. Surat Pengantar SPP-LS 2. Bantuan.11.. Hibah SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Hibah SPD SPD Keputusan KDH – Subsidi.A Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. Bagi Hasil & Pembiayaan Bendahara Pengeluaran SKPKD PPK SKPKD PPKD Pembuatan Keputusan KDH – Subsidi. SPP-LS dan Dokumen Lain SPM SPM Otorisasi 19. Rincian SPP-LS (Rincian Objek) 4. Hibah. Hibah Keputusan KDH – Subsidi. Subsidi.11. Hibah 72 .B. Subsidi. Bunga.2.

PPKD menyerahkan SPD dan Keputusan KDH Subsidi. PPK-SKPKD membuat SPM.Surat Pengantar SPP-LS . 6. yang terdiri dari: . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Bunga.1 Pengajuan SPP-LS – Subsidi.Salinan SPD . PPK-SKPKD menyerahkan SPM kepada PPKD untuk diotorisasi. PPK-SKPKD meneliti SPP-LS beserta dokumen lain berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPKD kepada PPKD untuk diotorisasi. Bunga. Bendahara Pengeluaran SKPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi.Dll 3. Berdasarkan kedua dokumen ini. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. PPK SKPKD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya SPP. Bendahara Pengeluaran SKPKD menyerahkan SPP-LS beserta dokumen lain kepada PPK-SKPKD untuk diteliti. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap.Rincian SPP-LS Lampiran: . Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap. 5. Bendahara Pengeluaran SKPKD membuat SPP-LS & Dokumen Lain. Bantuan. Bagi Hasil & Pembiayaan Uraian 1.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Lengkap Rancangan SPM SPD 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. Hibah PPK SKPKD PPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Hibah kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD. 7. Surat Penolakan Penerbitan SPM 73 . 4.B. Hibah 2.Ringkasan SPP-LS . Bunga.11. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Hibah. Bunga.

B.11.2. Penerbitan SP2D-LS - Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Bendahara Pengeluaran SKPKD
SPM

Kuasa BUD
19.A

PPKD
Dari B.11.1. Pengajuan SPP-LS Bunga, Subsidi, Hibah

BANK

Penelitian Kelengkapan

Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap

Pembuatan SPM

SP2D

SPM Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan Penolakan Surat SP2D Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima 19.B

Lengkap

Tidak

Ya Penerbitan SP2D
Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima

Ke B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah

Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah 19.C SP2D

SP2D

Otorisasi

Pencatatan

Nota Debet

Pencatatan

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPKD

Register SP2D

74

B.11.2 Penerbitan SP2D-LS – Subsidi, Bunga, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Uraian
1. PPKD menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3. Jika dinyatakan lengkap, maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak pengajuan SPM diterima. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: - Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran - Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD dan PPKD. 5. Sedangkan BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 6. Bendahara Pengeluaran SKPKD mencatat SP2D ke dalam Dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: - BKU Pengeluaran - Buku Pembantu Simpanan/ Bank - Buku Pembantu Pajak - Buku Pembantu Panjar - Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 7. PPKD mengotorisasi SP2D dan menyerahkannya kepada Bank. 8. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap, Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima
SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima

Bendahara Pengeluaran SKPKD

Kuasa BUD
SPM

PPKD
SPM

BANK

Penelitian Kelengkapan

Tidak Lengkap

Lengkap

SP2D

Dari Bank Nota Debet SP2D

Dokumen Penatausahaan

Dokumen Penatausahaan

SP2D

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM

1 hari kerja sejak SPM diterima

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

75

B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan
Pihak Ketiga Bank

19.B

Dari B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

SP2D

Pencairan Dana

Uang

Uang

SP2D

Nota Debet Nota Debet

19.C

Ke B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

76

3 Pembelanjaan Dana Bunga. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 2. Subsidi. Hibah.B. Uang 77 .11. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Bantuan Bagi Hasil dan Pembiayaan Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1.

12.B. Pembentukan Dana Cadangan Kuasa BUD PPKD Penetapan Perda Pembentukan Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Penyisihan Dana Cadangan Tidak Verifikasi Kecukupan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Pemilihan Program/Kegiatan Cukup Pembuatan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Pencatatan Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Ya Setuju Tidak Dokumen Penatausahaan Surat Perintah Pemindahbukuan Bank 78 .

12 Pembentukan Dana Cadangan Uraian 1. PPKD memilih Program/Kegiatan untuk menghasilkan dokumen Daftar Program/Kegiatan dan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan. PPKD menyerahkan ke tiga dokumen ini kepada BUD. Surat Perintah Pemindahbukuan 6. PPKD menyetujui Surat Perintah Pemindahbukuan dan menyerahkannya kembali kepada BUD. Jika dinyatakan cukup. BUD menyisihkan Dana Cadangan. Penyisihan Dana Cadangan 4. Berdasarkan ke tiga dokumen ini. Verifikasi Kecukupan 5. BUD mencatat Surat Perintah Pemindahbukuan dalam Dokumen Penatausahaan dan menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada Bank. Berdasarkan Perda Dana Cadangan. Surat Perintah Pemindahbukuan 7. Perda Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 3. Surat Perintah Pemindahbukuan 8. Dokumen Penatausahaan Bank 79 . BUD menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada PPKD. maka BUD membuat Surat Perintah Pemindahbukuan.B. Kemudian BUD memverifikasi kecukupan Dana Cadangan. Daftar Program/ Kegiatan Kuasa BUD PPKD Perda Dana Cadangan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 2.

7.bukti atas penyetoran PPN/PPh d.3. Pembelanjaan Dana TU Kepala SKPD SPJ Pengeluaran 14.buku kas umum.13 Pembuatan SPJ Bendahara Pengeluaran 13. SPJ dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Pencatatan Bukti Bukti Pembayaran Pembayaran Bukti Pembayaran Pengesahan SPJ Verifikasi BKU Pengeluaran Buku Pajak Buku Panjar Buku Simpanan/ Bank Buku Rekap Pengeluaran Per Objek SPJ Pengeluaran Pembantu Surat Penolakan SPJ Surat Penolakan SPJ Tidak Surat Pengesahan SPJSurat Pengesahan SPJ SPJ Pengeluaran Menyetujui Register Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Pengeluaran Ya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Register Penolakan SPJ Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Penyerahan SPJ ke Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya Register Penerimaan SPJ BUD Menjadi Dasar Pengajuan SPP Surat Pengesahan SPJ Dokumen SPJ: a.ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai buktibukti yang sah c.3.3.6.E Dari B.E Dari B. Pembelanjaan Dana UP PPK SKPD 15. Pembelanjaan Dana GU SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran 20 Dari B. b.E Dari B. 80 .register penutupan kas.14.B.5.

PPK-SKPD menyampaikan SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Bendahara Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran Bukti Transaksi UPGU-TU PPK SKPD Kepala SKPD BKU 2. Verifikasi 6. Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana.13 Pembuatan SPJ Uraian 1.Buku Pembantu Panjar . SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya 4.BKU Pengeluaran . Bendahara Pengeluaran membuat SPJ Pengeluaran. BUD SPJ Pengeluaran 5. Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Bendahara Pengeluaran.Buku Rekap Pengeluaran Per Objek Buku Simpanan/ Bank Buku Pajak Buku Panjar Buku Rekap Pengeluaran Per Objek 3. Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu. Ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai bukti-bukti yang sah c. b.Buku Pembantu Simpanan/Bank . SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya SPJ Pengeluaran 7. Bukti atas penyetoran PPN/PPh d. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Apabila disetujui. Surat Pengesahan SPJ 81 . Surat Pengesahan SPJ 8.B. Buku kas umum. Register penutupan kas.Buku Pembantu Pajak . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada PPK-SKPD. Dokumen SPJ: a.

SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu 13. Evaluasi. dan Analisis Bukti Bukti Transaksi Bukti Transaksi Transaksi Pencatatan Paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu Tidak Menyetujui Ya Pembuatan SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu 20 Dokumen SPJ Pembantu: a.E Dari B. SPJ 82 . Pembelanjaan Dana TU 14.3.3. Pembelanjaan Dana GU 15.3.buku kas umum b.7.bukti pengeluaran yang sah Ke B.B. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Dari B.E Dari B.E SPJ Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Transaksi Verifikasi.14.13.5.buku pajak PPN/PPh c.6.

Berdasarkan ke tiga dokumen tadi. Bendahara Pengeluaran memverifikasi.B. Verifikasi. SPJ Pengeluaran Pembantu 5.Buku Panjar Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu 3. Bendahara Pengeluaran akan menggunakan SPJ Pengeluaran Pembantu dalam proses pembuatan SPJ. Evaluasi. Setelah disetujui.BKU . Bendahara Pengeluaran Pembantu menyerahkan SPJ Pengeluaran Pembantu kepada Bendahara Pengeluaran paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. mengevaluasi. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: .Buku Pajak PPN/PPh Pembantu .Bukti pengeluaran yang sah SPJ Pengeluaran Pembantu Tgl 5 bln berikutnya 4. dan Analisis 6. Bendahara Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi UPGU-TU Bendahara Pengeluaran 2.Buku Kas Pengeluaran Pembantu . SPJ Pengeluaran Pembantu 83 . Dokumen SPJ Pembantu: .Buku Pajak PPN/PPh .14 SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Uraian 1. Bendahara Pengeluaran Pembantu membuat SPJ Pengeluaran Pembantu. dan menganalisa SPJ Pengeluaran Pembantu. Bendahara Pengeluaran Pembantu mencatat buktibukti transaksi pembelanjaan dana.

.

3) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Lain (C.1.2) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Kasda (C.2.1) Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan Pembantu (C.4) STS SKP Daerah / SKR Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Penatausahaan Penerimaan (C.1.1) Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu (C.1.2) SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Pembantu 85 .2.Penatausahaan Penerimaan Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan (C.1.

Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BANK SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti Surat Tanda Bukti lain yg Sah Pembayaran / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.C.A Ke C.2.1.1. Penatausahaan Penerimaan Disampaikan kepada BUD 86 .1.

Nota Kredit disampaikan kepada BUD Nota Kredit STS STS 87 .1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Uraian 1. Bank membuat Nota Kredit dan mengotorisasi STS. Bendahara Penerimaan akan menerbitkan STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank 3. Bank kemudian menyerahkan kembali STS kepada Bendahara Penerimaan. Bendahara menyerahkan Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan menyerahkan uang yang diterimanya tadi beserta STS kepada Bank. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Bendahara Penerimaan dan Wajib Pajak/Retribusi. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 6.1. Verifikasi 5.C. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Uang STS Diserahkan ke BUD 7. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan sejumlah uang yang tertera dalam SKP Daerah/ SKR kepada Bendahara Penerimaan. Uang Uang 4. Bendahara Penerimaan memverifikasi kesesuaian jumlah uang yang diterimanya dengan dokumen SKP Daerah/ SKR yang diterimanya dari Pengguna Anggaran. Setelah diverifikasi.

C.2.1.2. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Penerimaan Pembantu Disampaikan kepada BUD 88 .B Ke C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pembantu Pengguna Anggaran BANK Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Surat Tanda Bukti Bukti lain Pembayaran / yg Sah Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.2.

2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Uraian 1. Bank mengotorisasi STS dan menerbitkan Nota Kredit. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 5. Nota Kredit disampaikan ke BUD Nota Kredit STS STS 89 . SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Pembantu SKP Daerah / SKR BANK 2. Uang Uang 3. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang Diserahkan ke BUD 6.1. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan Pembantu. Verifikasi 4. Bendahara Penerimaan Pembantu memverifikasi uang yang diterimanya dengan SKP Daerah/SKR dari Pengguna Anggaran. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bendahara Penerimaan Pembantu sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Bendahara Penerimaan Pembantu menyerahkan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/Retribusi dan STS beserta uang kepada Bank. Bank mengembalikan STS Bendahara Penerimaan Pembantu.C. Jika sesuai maka Bendahara Penerimaan Pembantu membuat dokumen STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/ Bukti Lain yang Sah.

2.1.1.A Ke C. Penatausahaan Penerimaan 90 . Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Wajib Pajak/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BUD SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR 21.C.3.

1. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 4. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Uraian 1. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 91 .C. Bank Kasda menerbitkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Kasda sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Uang Uang 3. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR BUD 2. Bank Kasda menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada WP/Retribusi dan Nota Kredit kepada BUD.

C.A Ke C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Wajib Pajak/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Bank Kasda Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Uang Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR Disampaikan kepada BUD 21.2. Penatausahaan Penerimaan 92 .1.4.1.

Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Lain sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Bank Lain membuat Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit serta menyerahkan uang kepada Bank Kasda.1. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/ SKR kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 93 .4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Uraian 1.C. WP/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank Kasda SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR 2. Uang Uang 3. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit Nota Kredit Uang 4. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan.

A Dari C.1.Bukti penerimaan lainnya yang sah. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu SPJ Penerimaan 22 Otorisasi Verifikasi. 94 .2.2.Buku pembantu per rincian objek penerimaan c.C.BKU b. C. Penatausahaan Penerimaan Bendahara Penerimaan 21.3. Akuntansi SKPD SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Penerimaan Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ SPJ Penerimaan BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Lampiran SPJ Penerimaan: a. Bank Lain) PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Penatausahaan Penerimaan Dari C.2. C.1. Evaluasi.4.1.1.Buku rekapitulasi penerimaan harian d. Pelaksanaan Pendapatan Daerah (Bendahara Penerimaan..1.. Bank Kasda. dan Analisis Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan 15 Ke D.1.

Buku Pembantu Per Rincian Objek Penerimaan . Lampiran SPJ Penerimaan: . BUD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Pengguna Anggaran. STS.Bukti Penerimaan lain yg sah 4. BUD memverifikasi.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian .Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian 3. Bendahara Penerimaan akan menghasilkan dokumen sebagai berikut: .BKU . 5.C. Kemudian BUD mengesahkan SPJ Penerimaan.2. SKR. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. Dalam rangka rekonsiliasi penerimaan. dan menganalisis SPJ Penerimaan. STS. Surat Pengesahan SPJ Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan Bendahara Penerimaan SKP Daerah. PPK-SKPD menyerahkan SPJ Penerimaan kepada Pengguna Anggaran paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Evaluasi. Bendahara Penerimaan menyerahkan SPJ Penerimaan kepada PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. 8. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi ditambah dokumen SPJ Penerimaan Pembantu. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SPJ Penerimaan kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. 9.BKU Penerimaan . 2. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD BKU Penerimaan Buku Pembantu Buku Rekapitulasi SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Verifikasi. SKR. 7. Bendahara Penerimaan membuat SPJ Penerimaan. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Setelah diotorisasi. 6. Dari proses penetausahaan penerimaan. mengevaluasi. dan Analisis Surat Pengesahan SPJ 95 .1 Penatausahaan Penerimaan Uraian 1.Buku Pembantu (Rincian Objek Penerimaan) .

B Dari C. Penatausahaan Penerimaan 96 .2. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Bendahara Penerimaan Pembantu Bendahara Penerimaan 21.2.1. dan Analisis SKP Daerah SKR STS Bukti Lain Yang Sah BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Pembuatan SPJ Pembantu 22 BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Ke C.1.2.2. Evaluasi. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Pembantu SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Paling lambat tanggal 5 (lima) bulan berikutnya SPJ Penerimaan Pembantu Penatausahaan Penerimaan Verifikasi.C.

BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu 3. Bendahara Penerimaan Pembantu SKP Daerah. STS. SKR. Bendahara Penerimaan Pembantu membuat SPJ Pembantu.C. SPJ Penerimaan Pembantu Tgl 5 bulan berikutnya 4. SPJ Penerimaan Pembantu diserahkan Bendahara Penerimaan Pembantu kepada Bendahara Penerimaan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya.2. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Evaluasi. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Bendahara Penerimaan 2. Bendahara Penerimaan memverifikasi. dan menganalisis dokumen ini. SKR. Berdasarkan kedua dokumen ini. Verifikasi. Dari proses penatausahaan penerimaan. STS. Kemudian SPJ Penerimaan Pembantu digunakan dalam penatausahaan penerimaan. SPJ Penerimaan Pembantu 97 . Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. dan Analisis 6. SPJ Penerimaan Pembantu 5. Bendahara Penerimaan Pembantu menghasilkan dokumen BKU Penerimaan Pembantu dan Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu.2 Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Uraian 1. mengevaluasi. Berdasarkan dokumen SKP Daerah.

.

Akuntansi dan Pertanggungjawaban Akuntansi SKPD (D.2) LK SKPD (LRA. LAK. CALK) Laporan Keuangan PEMDA (D. Neraca. Neraca. LAK.1) Neraca Saldo SKPD Laporan Keuangan SKPD (D.6) LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) Berupa Perda LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 99 . LAK.5) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan LK PEMDA (D. Neraca.3) LK PEMDA (LRA. LAK. CALK) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (D.4) LK SKPKD (LRA. CALK) Akuntansi SKPKD (D. Neraca. Neraca.

SK Penghapusan Barang 3.2. Berita Acara Pemusnahan Barang 6. Berita Acara Pemusnahan Barang 5.1 Penatausahaan Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Pengelolaan Barang Daerah Terdiri Dari: 1. SK Mutasi Barang 5. SK Mutasi Barang 4. Akuntansi SKPD PPK SKPD Akuntansi Penerimaan Kas 15 Dari C. Surat Pengiriman Barang 4. Berita Acara Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Bukti Memorial Bukti Memorial PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum POSTING Buku Besar SKPD Neraca Saldo SKPD PEMBUATAN NERACA SALDO 23 Ke D. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Terdiri Dari: 1.2. Berita Acara Penerimaan Barang 2. Berita Acara Serah Terima Barang 7. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Penerimaan Barang 2.D.1. Berita Acara Serah Terima Barang 6. Laporan Keuangan SKPD 100 . Berita Acara Penilaian 7.

BA Pemusnahan Barang . Neraca Saldo SKPD 101 . .Surat Pengiriman Barang .Bukti memorial transaksi Aset Tetap dalam Register Jurnal Umum. Jurnal-jurnal tersebut oleh PPKSKPD diposting ke Register Buku Besar SKPD. Register Buku Besar SKPD 3. Bukti Memorial transaksi Aset Tetap dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: . .Bukti memorial transaksi Selain Kas dalam Register Jurnal Umum.BA Penilaian .BA Pemusnahan Barang .BA Penerimaan Barang .SK Mutasi Barang .BA Penerimaan Barang .SK Penghapusan Barang .BA Seraht Terima Barang .D.SPJ Pengeluaran dan SP2D dalam Register Jurnal Pengeluaran Kas. Berdasarkan Buku Besar SKPD.BA Seraht Terima Barang .SK Penghapusan Barang .1.SPJ Penerimaan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas. . PPK-SKPD menjurnal: .BA Penilaian Akuntansi Penerimaan Kas PPK SKPD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Akuntansi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum 2.BA Penyelesaian Pekerjaan Bukti Memorial transaksi Selain Kas dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: . PPK SKPD membuat Neraca Saldo SKPD.SK Mutasi Barang . Akuntansi SKPD Uraian 1.

Neraca. Neraca.4. Neraca. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA.1. CALK) 102 . Neraca.2. Laporan Keuangan SKPD PPK SKPD Pengguna Anggaran PPKD Dari D. Akuntansi SKPD 23 Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK)Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) Neraca Saldo SKPD 24 Pembuatan LK SKPD Otorisasi Ke D.D. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca.

PPK SKPD menyerahkan Laporan Keuangan SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Catatan Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca.D.Laporan Realisasi Anggaran .Neraca . PPK SKPD menyusun Laporan Keuangan SKPD yang terdiri dari: . Pengguna Anggaran menyerahkan Laporan Keuangan SKPD berikut Surat Pernyataan kepada PPKD Surat Pernyataan 103 . Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. dan membuat Surat Pernyataan. CALK) 3. CALK) 2.2. Berdasarkan Neraca Saldo SKPD. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan SKPD Uraian PPK SKPD Neraca Saldo SKPD Pengguna Anggaran PPKD 1. Neraca. Neraca. CALK) 4. Laporan Keuangan SKPD (LRA. Pengguna Anggaran mengotorisasi Laporan Keuangan SKPD.

BA Penilaian 7. BA Penerimaan Barang 2.4. Akuntansi SKPKD BUD Akuntansi Penerimaan Kas Laporan Posisi Kas Harian Terdiri Dari: 1. BA Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas Nota Kredit Nota Debet Bukti Transaksi Bukti Transaksi PENJURNALAN Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Jurnal Penerimaan/ Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial POSTING PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Buku Besar Kas Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum Pembuatan Laporan Keuangan POSTING Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Surat Pengiriman Barang 4. SK Penghapusan Barang 3. BA Penyelesaian Pekerjaan Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset / Hutang Pengelolaan Barang /Hutang Daerah Terdiri Dari: 1. BA Serah Terima Barang 7. BA Serah Terima Barang 6. SK Mutasi Barang 5. BA Penerimaan Barang 2. SK Penghapusan Barang 3. SK Mutasi Barang 4. LAK.3. Nota Kredit Pembuatan LK SKPKD 25 Ke D. Nota Debet 2.D. BA Pemusnahan Barang 6. Laporan Keuangan PEMDA 104 . BA Pemusnahan Barang 5. Neraca. CALK) Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Buku Besar SKPKD Pembuatan Neraca Saldo SKPKD Neraca Saldo SKPKD Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian dilampiri: 1.

Berdasarkan Laporan Posisi Kas Harian. Fungsi Akuntansi juga menjurnal Bukti Memorial transaksi Aset / Hutang dan Bukti Memorial transaksi Selain Kas ke dalam Register Jurnal Umum 7. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan penjurnalan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas dan Register Jurnal Pengeluaran Kas. Berdasarkan Buku Besar Kas. 5. CALK) 105 .BUD menjurnal Nota Kredit dan Nota Debet ke dalam Register Jurnal Penerimaan/Pengeluaran Kas 2. Berdasarkan Buku Besar SKPKD. 9. BUD membuat Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian 4. CALK) Register Jurnal Penerimaan / Pengeluaran Kas Buku Besar Kas Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Laporan Posisi Kas Harian Bukti Transaksi Bukti Transaksi Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum Buku Besar SKPKD Laporan Arus Kas Neraca Saldo SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA.3. Fungsi Akuntansi SKPKD memposting jurnal-jurnal tsb ke dalam Buku Besar SKPKD 8. 3. Fungsi Akuntansi membuat Neraca Saldo SKPKD. Neraca. Akuntansi SKPKD Uraian Nota Kredit BUD Nota Debet Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Kas Akuntansi Aset / Hutang Akuntansi Selain Kas 1. 6. Fungsi Akuntansi Menggabungkan Neraca Saldo dan Laporan Arus Kas dalam menyusun Laporan Keuangan SKPKD (LRA. BUD menyerahkan Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian yang dilampiri Nota Kredit dan Nota Debet kepada Fungsi Akuntansi SKPKD. Neraca. LAK. BUD kemudian memposting jurnal tersebut ke dalam Buku Besar Kas.D.

Laporan Keuangan PEMDA Fungsi Akuntansi SKPKD 25 PPKD 24 SEKDA KDH Laporan Keuangan SKPKD (LRA. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah 26 Ke D. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. Neraca. LAK. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 106 . Neraca.D. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Otorisasi LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Pembuatan Surat Pernyataan KDH Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Konsolidasi (Penggabungan) LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. Neraca. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA.5. LAK.4. LAK. Neraca.

Neraca. Neraca. Laporan Keuangan Pemda tersebut disertai oleh Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. 7.4. LAK. Fungsi Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Neraca. LAK. 4. Neraca. Konsolidasi Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahan Daerah diserahkan oleh Fungsi Akuntansi SKPKD ke PPKD untuk diotorisasi. Laporan Keuangan PEMDA dan Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH berlanjut ke proses Pertanggungjawaban Pelaksanaa APBD. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. Kepala Daerah membuat surat pernyataan. Setelah menerima Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Neraca. CALK) PPKD Laporan Keuangan SKPD (LRA. yang diserahkan oleh PPKD. Neraca. Proses konsolidasi tsb menghasilkan Laporan Keuangan PEMDA dan Penjabaran LRA. PPKD kemudian menyerahkan kedua laporan tsb kepada SEKDA 6. LAK. LAK. Neraca. 5. SEKDA meneruskan kedua laporan tersebut kepada Kepala Daerah.D. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Setelah mengotorisasi Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. 3. Laporan Keuangan PEMDA Uraian 1. CALK) SEKDA KDH 2. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan konsolidasi (penggabungan) Laporan Keuangan SKPKD dan Laporan Keuangan SKPD. CALK LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH 107 .

LAK. Neraca. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH LK PEMDA (LRA. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Fungsi Akuntansi SKPKD Dari D.4. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. Neraca. Laporan Keuangan Pemda KDH 26 BPK Penyampaian LK paling lambat 3 bulan setelah TA berakhir LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 27 Ke D. Neraca. Pembahasan LK Pemda 108 . LAK.D. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Pemeriksaan Penjabaran LRA Ya Melewati Batas Waktu? Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah penerimaan LK Pemda Tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan LK PEMDA (LRA. Neraca.5.6. LAK. LAK.

LAK. Fungsi Akuntansi juga menambahkan penjabaran LRA ke Laporan Keuangan. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. BPK melakukan pemeriksaan atas LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 6. LK PEMDA (LRA. Penjabaran LRA Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. LAK. Neraca. BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada KDH. CALK LK Perusahaan Daerah Pemeriksaan 3. Neraca. LAK. KDH menyerahkan LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH kepada BPK. CALK LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah BPK Surat Pernyataan KDH 2. KDH meneruskan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada Fungsi Akuntansi untuk disesuaikan. LAK. Fungsi Akuntansi melakukan penyesuaian dan meyiapkan tanggapan terhadao Laporan Hasil Pemeriksaan. Neraca.5. Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah diterimanya LK. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD Surat Pernyataan KDH KDH LK PEMDA (LRA. LAK. LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan Laporan Hasil Pemerikaan 4. Neraca.D. Fungsi Akuntansi menyerahkan Laporan Keuangan yang disertai Penjabaran LRA kepada KDH LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 109 . LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan 5. LK PEMDA (LRA. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Uraian 1.

Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 27 Paling lambat 6 bulan setelah Tahun Anggaran berakhir Raperda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA.6. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan Persetujuan bersama paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Perda Pertanggungjawaban APBD yang harus dipublikasikan LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 110 . LAK. Neraca. Neraca.D.5. LAK. Pembahasan LK Pemda KDH DPRD Dari D.

Neraca.D. LK PEMDA (LRA. Perda ini harus dipublikasikan Berupa Perda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. DPRD melakukan pembahasan terhadap LK Pemda. LK Perusahaan Daerah. dan Penjabaran LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 3. Pembahasan LK PEMDA Uraian KDH DPRD 1. Persetujuan bersama dicapai paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Pertanggungjawaban APBD. Neraca. dan Penjabaran LRA (Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD) kepada DPRD. LK Perusahan Daerah. Raperda yang disetujui ditetapkan menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD (LK Pemda. LK Perusahaan Daerah. Neraca. LAK. KDH menyerahkan LK PEMDA.6. Penjabaran LRA). LAK. LAK. LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD 2. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 111 .

.

8) Penetapan Perda Perubahan APBD (E.4) RKA-SKPD Perubahan Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD (E.10) Rancangan DPPA-SKPD DPPA-SKPD 113 .3) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD (E.6) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD (E.1) KUA Perubahan PPA Perubahan Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA.Perubahan APBD Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD (E.7) Per KDH-Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda-Pencabutan Perda Perubahan APBD Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA-SKPD (E.11) Rancangan DPPA-SKPD Pembahasan Rancangan DPPA-SKPD (E.9) Pengesahan Rancangan DPPASKPD (E.5) Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD (E.2) Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan Raperda Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD (E.SKPD Perubahan (E.

Capaian target kinerja yang harus dikurangi 4.DPRD Nota Nota Kesepakatan PPA Kesepakatan PPA Perubahan Perubahan PPA PPA Perubahan Perubahan 114 .E.1.DPRD Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Menjelaskan: 1. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD TAPD Identifikasi Faktor Penyebab Perubahan APBD Penyusunan Rancangan awal KUA Perubahan Rancangan awal KUA Perubahan SEKDA Rancangan KUA Perubahan Rancangan KUA Perubahan KDH Rancangan KUA Perubahan DPRD Rancangan KUA Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan awal KUA Perubahan Otorisasi Penyampaian ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus TA berjalan Pembahasan Bersama PEMDA . Capaian target kinerja yang harus ditingkatkan Penyusunan Rancangan Awal PPAS Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Otorisasi Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Pembahasan Bersama PEMDA . Perbedaan asumsi KUA 2. Program dan kegiatan diusulkan dalam perubahan APBD 3.

E. DPRD membahas rancangan KUA Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. Rancangan awal KUA Perubahan TAPD SEKDA KDH DPRD 3. Rancangan awal KUA Perubahan 4. Penyusunan KUA & PPAS Perubahan APBD Uraian 1.1. 10. KDH mengotorisasi rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan kepada DPRD. DPRD membahas rancangan PPAS Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Perubahan berdasarkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. yang disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus TA berjalan. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan 9. TAPD menyusun rancangan awal KUA Perubahan. Rancangan KUA Perubahan 5. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS Perubahan kepada SEKDA. 2. KUA Perubahan disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus. Minggu 1 Agustus Rancangan awal KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Minggu 2 Agustus 6. Rancangan PPAS Perubahan Minggu 2 Agustus Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan 115 . TAPD menyampaikan rancangan awal KUA Perubahan kpd SEKDA. 7. KDH mengotorisasi rancangan KUA Perubahan dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat Minggu 1 Agustus. DPRD menyerahkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan kepada TAPD. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS Perubahan menjadi Rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan rancangan PPAS Perubahan kepada KDH. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA Perubahan dan menyerahkan rancangan KUA Perubahan kpd KDH. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan 8.

Standar Harga 28 Ke E.3.PPA Perubahan APBD . Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan TAPD SEKDA KDH Nota Kesepakatan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ya Penyiapan Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Tidak Menyetujui Otorisasi Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Diterbitkan paling lambat minggu ketiga Agustus TA berjalan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.Kode rekening APBD . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. Lampiran: . Sinkronisasi program 3.2. Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD 116 . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .SAB .E.KUA Perubahan APBD .

PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/ atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SEKDA.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1.SAB . paling lambat minggu ke-3 Agustus tahun anggaran berjalan. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. 117 .PPA Perubahan APBD . SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SEKDA KDH 2. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD dan menyerahkan Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada KDH. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 3.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Berdasarkan dokumen Nota Kesepakatan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan.E. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD.Standar Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 4. Sinkronisasi program 3.SKPD.Kode rekening APBD . Rancangan SE KDH Mencakup: 1. Lampiran: .KUA Perubahan APBD . SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Minggu ke-3 Agustus 5.

E.KUA Perubahan APBD .2.2. Sinkronisasi program 3. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA Perubahan APBD 28 SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.2 29 RKA SKPD – Perubahan RKA SKPD – APBD Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ke E.Kode rekening APBD .Standar Harga SEKDA Dari E.PPA Perubahan APBD . Lampiran: . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.1 dan 3. Penyiapan Raperda Perubahan APBD 118 .3.1 RKA SKPD 2.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD RKA SKPD 2.4.1 RKA SKPD 3. Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SKPD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.SAB .1 RKA SKPD 3.2 Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Form RKA SKPD 3.

Hal lain terkait prinsip transparansi & akuntabilitas Lampiran: .1 RKA SKPD 2.Batas waktu penyampaian RKA .2 6.Sinkronisasi kinerja-SPM .PPAS untuk tiap program . RKA SKPD 2.2.2.1 dan merekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1. RKA SKPD Perubahan APBD 119 .1.2.2. RKA SKPD 3. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKASKPD 2. RKA SKPD 1 3.2 8. Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1.1 7. Pedoman ini mencakup: . SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD Perubahan APBD.3. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SKPD 3.Standar Analisis Belanja .1. RKA SKPD 3. KDH menyerahkan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SKPD.Sinkronisasi program nasional-daerah .E.1 4.Format RKA .KUA & PPAS . RKA SKPD 2.Kode rekening . SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SPKD 3.Standar Harga SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD KDH SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 2.

Pembahasan Raperda Perubahan APBD Akuntansi Laporan Keuangan Daftar Pegawai RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Masyarakat Penyusunan Raperda Perubahan APBD beserta Lampiran RKA SKPD – Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Lampiran Raperda Perubahan APBD: 1. organisasi.E. Daftar jumlah pegawai.4. Penyiapan Raperda Perubahan APBD SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 29 Dari E.3. CALK). 7. Rekap Belanja (urusan PEMDA. Rincian APBD (urusan PEMDA. organisasi. pendapatan. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. LK Daerah (LRA. Neraca. PPAS & Dokumen Lain 30 Ke E. keselarasan urusan – fungsi) 5.5. 6. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 8. belanja. LAK. Daftar pinjaman daerah 120 . program dan kegiatan. pembiayaan) 4. Penyusunan RKA Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Badan Kepegawaian Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Sesuai KUA. Ringkasan APBD 2.

PPKD mengotorisasi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD & menyerahkannya kepada SEKDA.ringkasan perubahan APBD .4 Penyiapan Raperda Perubahan APBD Uraian 1.daftar kegiatan tahun sebelumnya yang belum terealisasi dan dianggarkan kembali .daftar perubahan jumlah pegawai . Tim Anggaran membahas kesesuaian RKASKPD Perubahan APBD dengan KUA & PPAS.E. SKPD menyerahkan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada PPKD. TAPD menyusun Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD. 3.daftar pinjaman daerah Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Masyarakat Nota Keuangan Perubahan APBD 121 . TAPD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kpd PPKD. SEKDA akan mengotorisasi kedua dokumen ini dan menyerahkannya kepada KDH setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. 5.rekapitulasi perubahan belanja . 2. 7. 4. SKPD RKA SKPD Perubahan APBD PPKD RKA SKPD Perubahan APBD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD Perubahan APBD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Lampiran: . PPKD mengotorisasi RKA-SKPD Perubahan APBD kemudian menyerahkannya kpd TAPD. 6.laporan keuangan pemda . Apabila dinyatakan sesuai.

6.E. Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD 2. Penyiapan Raperda Perubahan APBD DPRD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran KUA Perubahan PPA Perubahan RKA SKPD Perubahan Penyiapan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran SKPD Pembahasan Bersama PEMDA .5. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD 122 .DPRD RKA SKPD Perubahan diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA Pengambilan keputusan bersama paling lambat 3 bulan sebelum TA ybs berakhir Ya Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Lampiran: 1. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 30 RKA Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raperda Perubahan APBD KDH Dari E. Penjabaran perubahan APBD Bersama Raperda Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 31 Ke E.4.

DPRD membahas Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD bersama PEMDA.E.5 Pembahasan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. Setelah Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD dinyatakan sesuai dengan KUA Perubahan APBD & PPA Perubahan APBD.DPRD 3. paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran yang bersangkutan berakhir.Penjabaran perubahan APBD Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD 123 . dibuatlah Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD antara DPRD dan KDH. KDH menyiapkan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. KDH Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD DPRD Akhir September Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD 2. Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 3 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan berakhir 4. Berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD. Lampiran Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD adalah sebagai berikut: . KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat akhir September tahun anggaran berjalan. Pembahasan Bersama PEMDA .Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD .

8.6. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH 31 Dari E.5. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 33 Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 124 .E. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 32 Ya Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Ke D.7. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Pembahasan Bersama Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya hasil evaluasi Ya Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Tidak Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Tidak Ke D.

Gubernur/Mendagri meneliti kesesuaian Raperda dan Raper KDH dengan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD .E. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/ Mendagri. Raperda Perubahan APBD Dan Raper KDH Lampiran (Penjabaran Perubahan APBD) 125 . Gubernur/Mendagri mengevaluasi Raperda dan Raper KDH. Raperda dan Raper KDH yang telah lolos evaluasi diserahkan kembali oleh Gubernur/Mendagri kepada KDH. Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 3. KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2.6 Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1.

9.7. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH Dari F.6. Evaluasi Perda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri 33 Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penetapan Perda dan Per KDH Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 34 Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Ke F. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Penyampaian Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan 126 .E.

Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) KDH Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Gubernur/Mendagri Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 2. KDH menetapkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD.7 Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 127 . KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/Mendagri.E.

E.6.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan 128 . Evaluasi Raperda Perubahan APBD Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Pemberhentian Pelaksanaan Perda Perubahan APBD dan Pencabutan Perda Perubahan APBD Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.8.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan Gubernur/Mendagri 32 Dari E. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.

Berdasarkan dokumen ini KDH: . Bila KDH dan DPRD tidak menindaklanjuti. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD 129 .E. dan Berlakunya APBD TA Berjalan. dan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD maka Gubernur/Mendagri akan mengembalikan kedua dokumen tersebut kepada KDH untuk ditindaklanjuti bersama DPRD.8. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 7 Hari Kerja setelah pembatalan 4. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 3. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan.Memberhentikan pelaksanaan Perda Perubahan dan mencabut Perda Perubahan dengan mengeluarkan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Peraturan Perundangan yang lebih tinggi. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Penyempurnaan ini dilakukan paling lambat 7 hari kerja sejak diterimanya hasil evaluasi. Gubernur/Medagri kemudian menyerahkan Per Mendagri/ Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Uraian KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 1.Menetapkan Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Anggaran Berjalan. . dan Berlakunya APBD TA Berjalan kepada KDH. Apabila Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD dinyatakan tidak sesuai Kepentingan Umum. maka Gubernur/ Mendagri membatalkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD dengan mengeluarkan Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan.

Penyusunan Rancangan DPPA SKPD SKPD Surat Pemberitahuan Paling lambat 3 hari kerja setelah penetapan Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD PPKD Dari F.E. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD 130 .10.9. Penetapan Perda Perubahan APBD KDH 34 Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Pembuatan Surat Pemberitahuan Perda Perubahan APBD Disertai penjelasan perbedaan jumlah anggaran sebelum dan setelah perubahan Rancangan DPPA SKPD Surat Pemberitahuan Surat Pemberitahuan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Rancangan DPPA SKPD 35 Ke E.8.

3 hari kerja Rancangan DPPA SKPD 131 . Surat Pemberitahuan 3. Rancangan DPPA SKPD 5. Berdasarkan kedua dokumen ini. PPKD membuat Surat Pemberitahuan.E. SKPD menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD paling lambat 3 hari kerja setelah perubahan APBD ditetapkan. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada PPKD. PPKD mendistribusikan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. Surat Pemberitahuan 4. SKPD menyusun Rancangan DPPA-SKPD. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. SKPD PPKD Perda Perubahan APBD KDH Perda Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 2.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1.

E. Penyusunan DPPA SKPD 35 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Tidak Menyetujui Ya Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Pengesahan DPPA SKPD 36 DPPA SKPD Ke E. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD 132 .10. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD PPKD TAPD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Dari E.11.9.

E. Rancangan DPPA SKPD 3. DPPA SKPD 133 . PPKD mengotorisasi Rancangan DPPA-SKPD kemudian menyerahkannya kepada TAPD. SEKDA menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada TAPD. Setelah disetujui. TAPD membahas Rancangan DPPA-SKPD. TAPD mengesahkan Rancangan DPPA-SKPD menjadi DPPA-SKPD kemudian DPPA-SKPD diserahkan kepada PPKD. Rancangan DPPA SKPD 4. Kemudian menyerahkan Rancangan DPPASKPD ini kepada SEKDA untuk disetujui.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. Rancangan DPPA SKPD TAPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA 2.

11. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Pengesahan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 134 .10.E. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD SKPD PPKD SEKDA DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 36 Dari E.

11 Pengesahan Rancangan DPPA-SKPD Uraian 1. DPPA SKPD 135 . DPPA SKPD 3. PPKD mengesahkan Rancangan DPPASKPD menjadi DPPA-SKPD. SEKDA menyerahkan dokumen Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD. PPKD menyerahkan DPPA-SKPD kepada SKPD. SKPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Rancangan DPPA SKPD 2.E.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful