BAGAN ALIR   SIKLUS PENGELOLAAN  KEUANGAN DAERAH 

Berdasarkan  PERMENDAGRI Nomor 13 Tahun 2006  Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA 12 JUNI 2006

DAFTAR ISI
Proses A. Proses Penyusunan APBD
A.1. A.2. A.3. A.4. A.5. A.6. A.7. A.8. A.9. Penyusunan KUA dan PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Penyusunan Raper KDH APBD

Halaman 1
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

A.10. Penetapan Raper KDH APBD

B. Pelaksanaan dan Penatausahaan Belanja
B.1. B.2. B.3. B.4. Penyiapan Rancangan DPA – SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA SKPD Pengesahan Rancangan DPA SKPD Penyediaan Dana

23
24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82

B.5.1. Pengajuan SPP – UP B.5.2. Penerbitan SP2D – UP B.5.3. Pembelanjaan Dana UP B.6.1. Pengajuan SPP – GU B.6.2. Penerbitan SP2D – GU B.6.3. Pembelanjaan Dana GU B.7.1 Pengajuan SPP – TU B.7.2. Penerbitan SP2D – TU B.7.3. Pembelanjaan Dana TU B.8.1. Pengajuan SPP – LS Gaji dan Tunjangan B.8.2. Penerbitan SP2D – LS Gaji dan Tunjangan B.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji B.9.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa B.9.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa B.9.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa B.9.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga B.11.1. Pengajuan SPP – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.2. Penerbitan SP2D – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan B.12. B.13. B.14. Dana Cadangan Pembuatan SPJ SPJ dengan Bendahara Pembantu

1.8.5.3. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu Halaman 85 86 88 90 92 94 96 D. D.1.3. D.11. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank lain C.4.3.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda C. E.1. Perubahan APBD E. D.2.2.1.1.9.6.1.2. D.5. E.7. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.Proses C.2. E. E. Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA 99 100 102 104 106 108 110 E. E.10. Pelaksanaan dan Penatausahaan Pendapatan C.4. E. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .2.6. D. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan C.4. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu C. Akuntansi dan Pelaporan D. Penatausahaan Penerimaan C.1. E.2. E. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran P-APBD Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD 113 114 116 118 120 122 124 126 128 130 132 134 E.

Bantuan.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E. B94 DOKUMEN PELAKSANAAN APBD DAN PENATAUSAHAAN PENGELUARAN Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Penyediaan Dana Pengajuan SPP-UP Penerbitan SP2D-UP Pembelanjaan Dana UP Pengajuan SPP-GU Penerbitan SP2D-GU Pembelanjaan Dana GU Pengajuan SPP-TU Penerbitan SP2D-TU Pembelanjaan Dana TU Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.3.Bendahara Penerimaan C. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B. Bantuan.1 Penatausahaan Penerimaan C. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.1.6 Evaluasi Raperda P-APBD & Raper KDH Penjabaran P-APBD E.3 D.6.5 Pembahasan Raperda P-APBD E.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Lain C. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.2 A.2.10.6 Evaluasi Raperda APBD & Raper KDH Penjabaran APBD A.6.2. B.4.8 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A. B. B.1. Pembentukan Dana Cadangan B. Subsidi Hibah.8.10.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Kasda C.1.3 A. B.6 Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA E.1.5 Penyusunan KUA & PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD A.1.11 Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .3 Penyusunan RKA SKPD P-APBD E.2.SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENURUT PERMENDAGRI PENYUSUNAN APBD A.9.2 Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu AKUNTANSI DAN PELAPORAN D.12. B. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.9.4 A.2. B.1. Subsidi Hibah.2 D.8 Penetapan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.2.3.3.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .10.5.7. Bantuan.2.7. Penetapan Raper KDH (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) B. Penyusunan Raper KDH APBD A.3.5. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.1.1 A.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD E.3 B.7.2 B. Pengajuan SPP-LS Bunga.1.10. B.5.4 D.1 D.4 Penyiapan Raperda P-APBD E. B.4 B.10.14.1 Penyusunan KUA & PPAS P-APBD E. Penerbitan SP2D Bunga.1.13.3.2.11. Pembuatan SPJ B. SPJ dengan Bendahara Pembantu PERUBAHAN APBD PELAKSANAAN & PENATAUSAHAAN PENERIMAAN C.8.3. 2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk P-APBD E. B.1 B.7 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.9.8.2.2.1.7 Pembatalan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E. B. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.11.3.6.Bendahara Penerimaan Pembantu C.9. B.11. B. Pembelanjaan Dana Bunga.1. B.5 D.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah . Subsidi Hibah. B. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa–Non Pihak Ketiga B.

Gambar Keterangan 1 Proses / Aktivitas 2 Alternatif Keputusan atau Situasi 3 Dokumen 4 Proses yang Telah Dijelaskan Sebelumnya 5 Berlanjut ke Halaman.. 6 Lanjutan dari Halaman.. 7 Arsip / Database / Register 8 Pihak Lain di Luar Siklus .KETERANGAN GAMBAR No...

Instansi Bank Kasda BPK BUD DPRD KDH PPKD PA PNS Daerah PPK PPTK SEKDA SKPD SKPKD TAPD 2.DAFTAR SINGKATAN 1. Dokumen BKU CALK DPA SKPD DPPA SKPD KUA LK LAK LRA Perda Per KDH PPA PPAS Raperda Raper KDH : Buku Kas Umum : Catatan Atas Laporan Keuangan : Dokumen Pelaksana Anggaran SKPD : Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD : Kebijakan Umum APBD : Laporan Keuangan : Laporan Arus Kas : Laporan Realisasi Angaran : Peraturan Daerah : Peraturan Kepala Daerah : Prioritas dan Plafon Anggaran : Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara : Rancangan Peraturan Daerah : Rancangan Peratruran Kepala Daerah : Bank Kas Daerah : Badan Pemeriksa Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Kepala Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Pengguna Anggaran : Pegawai Negeri Sipil Daerah : Pejabat Penatausahaan Keuangan : Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan : Sekretaris Daerah : Satuan Kerja Perangkat Daerah : Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah : Tim Anggaran Pemerintah Daerah .

RKA SKPD RKPD SE SK SPD SPJ SKP Daerah SKR SPM STS SPP GU SPP LS SPP TU SPP UP SPPD SP2D : Rencana Kerja dan Anggaran SKPD : Rencana Kerja Pemerintah Daerah : Surat Edaran : Surat Keputusan : Surat Penyediaan Dana : Surat Pertanggungjawaban : Surat Ketetapan Pajak Daerah : Surat Ketetapan Retribusi : Surat Perintah Membayar : Surat Tanda Setoran : Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Langsung : Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan : Surat Perintah Perjalanan Dinas : Surat Perintah Pencairan Dana .

PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi. KDH memnyampaikan Surat Edaran yang berisi Pedoman Penyusunan RKA-SKPD yang kemudian ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD dengan melakukan penyusunan RKA-SKPD. Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPA. Dalam kasus tertentu dimana DPRD tidak mengambil keputusan bersama. 1 . KDH dapat menyusun Peraturan KDH tentang APBD.Nota Kesepakatan .KUA dan PPA Raperda APBD (A4) Perda APBD (A7) Pembatalan Perda APBD (A8) Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama Penyusunan Raper KDH APBD (A9) Evaluasi & Penetapan Raper KDH APBD (A10) Raper KDH APBD Proses Penyusunan APBD dimulai dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).PROSES PENYUSUNAN APBD Penyusunan KUA & PPAS Penyusunan Raperda APBD Pedoman Penyusunan RKA-SKPD (A2) Penetapan Perda APBD Pembahasan Raperda APBD (A5) Proses Perencanaan RKPD Penyusunan RKA-SKPD (A3) Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan KUA dan PPAS (A1) RKA-SKPD Evaluasi Gubernur/ Mendagri (A6) . Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut. Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi.

Daerah b.1.A.Hal-hal khusus lainnya. Menentukan urutan program tiap urusan 3.DPRD Nota Kesepakatan KUA KUA KUA disepakati paling lambat Minggu Ke-1 Juli Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Tahapan: 1.Teknis penyusunan APBD d. Menentukan skala prioritas urusan 2. Penyusunan KUA dan PPAS TAPD RKPD Penyusunan Rancangan awal KUA SEKDA Rancangan KUA KDH Rancangan KUA Rancangan KUA DPRD Rancangan KUA Tidak Menyetujui Ya SE Mendagri Memuat: a.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat .DPRD PPA disepakati paling lambat Akhir Juli PPA KUA dan PPAS Menjadi Dasar Penyusunan Pedoman RKA Nota Kesepakatan PPA Nota Kesepakatan PPA PPA Nota Kesepakatan PPA PPA 2 . Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA SEKDA menyetujui dan menyerahkan kepada KDH paling lambat Awal Juni Otorisasi KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Pertengahan Juni Pembahasan Bersama PEMDA . Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Penyusunan Rancangan Awal PPAS Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Rancangan PPAS Rancangan PPAS Nota Kesepakatan KUA KUA Otorisasi Rancangan Awal PPAS Rancangan Awal PPAS KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Minggu Ke-2 Juli Rancangan PPAS Pembahasan Bersama PEMDA .Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD c.

Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD .Menentukan urutan program tiap urusan . Rancangan PPAS 9. TAPD SEKDA KDH DPRD Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA 3. Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Minggu 1 Juli 6. Berdasarkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. KDH mengotorisasi rancangan PPAS dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke-2 Juli. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA dan menyerahkan rancangan KUA kpd KDH paling lambat awal Juni. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS menjadi Rancangan PPAS dan menyerahkan rancangan PPAS kepada KDH. Mgg 2 Juli Rancangan PPAS 10. Tengah Juni Rancangan KUA 5. Rancangan Awal KUA tersebut memuat: .Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Rancangan Awal PPAS 7.Hal-hal khusus lainnya 2. Awal Juni Rancangan KUA 4. DPRD membahas rancangan PPAS bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA dan Nota Kesepakatan PPA.1.Menentukan skala prioritas urusan . Kedua dokumen ini disepakati paling lambat akhir Juli.A. Penyusunan KUA & PPAS Uraian 1. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS kepada SEKDA.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat-Daerah . Rancangan Awal PPAS 8.Teknis penyusunan APBD . TAPD menyusun rancangan awal PPAS Tahapan PPAS: . TAPD menyusun rancangan awal KUA. KUA disepakati paling lambat minggu ke-1 Juli. KDH mengotorisasi rancangan KUA dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat pertengahan Juni. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA kpd SEKDA. DPRD membahas rancangan KUA bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. Akhir Juli Nota Kesepakatan PPA PPA 3 .

3. b.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SE KDH tentang SKPD Pedoman SE KDH tentang Penyusunan RKA Pedoman SKPD Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 Ke A.2. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD SEKDA KDH Penyusunan Analisis Standar Belanja Penyusunan SPM Penyusunan Standar Satuan Harga Nota Kesepakatan KUA Nota Kesepakatan PPA Analisis Standar Belanja SPM Standar Satuan Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Ya Penyiapan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Tidak Menyetujui Otorisasi Diterbitkan paling lambat awal Agustus TA berjalan Mencakup: a.Batas waktu penyampaian RKASKPD kepada PPKD d.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c. Penyusunan RKA SKPD 4 .A.

Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD 4. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Awal Agustus 5.A. dan Standar Satuan Harga. Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 4. Rancangan Awal SE KDH ini mencakup: 1. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD. paling lambat awal bulan Agustus tahun anggaran berjalan. Lampiran: . PPA untuk tiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan 2.Standar Satuan Harga 2.PPA . SPM. Sebagai langkah awal penyusunan Raperda APBD.Kode Rekening APBD . SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan meneruskannya kepada KDH. Penyusunan Pedoman tersebut mengacu pada KUA dan PPA yang telah disepakati serta dokumen-dokumen pendukung lain seperti Analisis Standar Belanja. Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari SKPD 5. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran (SE) KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.Format RKA-SKPD . Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM 3. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD kepada SKPDSKPD.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Uraian 1. SKPD 5 . Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SEKDA KDH 3.Analisis Standar Belanja .KUA . TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD kepada SEKDA.

1 RKA SKPD 2.A.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan b.2.Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD d.2 2 RKA SKPD RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Ke A.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c. Penyiapan Raperda APBD 6 .4.1 RKA SKPD 3. Penyusunan RKA SKPD SKPD Mencakup: a. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.1 dan 3.1 RKA SKPD 3.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan RKA SKPD 2.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.2 Form RKA SKPD 3.3.2.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga SEKDA Dari A.

SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASKPD 3. Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPD pemungut pendapatan. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.1 RKA SKPD 3.1.3 Penyusunan RKA-SKPD Uraian SKPD 1. SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.2 8.2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1.1. Berdasarkan SE tersebut.A. 7 .2. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASPKD 3.1 untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKASKPD 2.1 RKA SKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.1 RKA SKPD 2. 3. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD. 6. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD RKA SKPD 2.2. RKA-SKPD tersebut selanjutnya diserahkan kepada PPKD untuk proses peyusunan Raperda APBD. 7.2. 4.2 RKA SKPD RKA SKPD 3. SKPD mulai menyusun RKA masing-masing RKA SKPD 1 2.

organisasi. PPA & Dokumen Lain Ke A. Penyusunan RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KDH Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 2 RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD 3 Tidak Raperda APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD Sesuai KUA. Penyiapan Raperda APBD SKPD Dari A. 7. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. pembiayaan) 4. Rincian APBD (urusan PEMDA. pendapatan. Daftar investasi daerah 8. Daftar jumlah pegawai.5. Daftar dana cadangan daerah 12. organisasi. Daftar piutang daerah. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. program dan kegiatan. Rekap Belanja (urusan PEMDA. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. 6. Daftar pinjaman daerah 8 RKA SKPD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran . Ringkasan APBD 2.A.4. keselarasan urusan – fungsi) 5.3. Pembahasan Raperda APBD Akuntansi RKA SKPD RKA SKPD Laporan Keuangan Badan Kepegawaian RKA SKPD Ya Daftar Pegawai RKA SKPD Masyarakat Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Lampiran Raperda APBD: 1. belanja. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3.

3) diserahkan kepada PPKD untuk memulai penyusunan Raperda APBD. SAB. RKA SKPD RKA SKPD 3. piutang daerah. PPKD melakukan kompilasi atas RKA-SKPD menjadi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan.4 Penyiapan Raperda APBD Uraian SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 1. standar harga. Pembahasan dilakukan untuk menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dengan KUA. indikator kinerja.A.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD untuk dilakukan pembahasan. serta sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD. Apabila hasil pembahasan RKA-SKPD terdapat ketidaksesuaian. kelompok sasaran kegiatan. RKA-SKPD yang telah disiapkan oleh masing-masing SKPD (seperti dijelaskan di hal A.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . Raperda APBD dan Lampiran 6. SKPD harus melakukan penyempurnaan. prakiraan . Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 9 .Daftar jumlah pegawai.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah RKA SKPD Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Nota Keuangan 5. serta capaian kinerja. PPA. dan dokumen perencanaan lainnya. Dengan data tambahan berupa Laporan Keuangan dan Daftar Pegawai. dan investasi daerah . TAPD menyerahkan RKA-SKPD yang telah sesuai kepada PPKD untuk dikompilasi menjadi Raperda APBD 4. 2.Ringkasan APBD . SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada KDH dengan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada SEKDA. SPM.Rekapitulasi belanja . Lampiran APBD: .

Penyiapan Raperda DPRD Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KUA PPA Nota Keuangan Penyiapan Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD dan Lampiran Penyampaian Raperda APBD beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Oktober RKA SKPD Pembahasan Bersama PEMDA .DPRD SKPD RKA SKPD diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH Penjabaran APBD Raper KDH Penjabaran APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA DPRD Tidak Mengambil Keputusan Pengambilan keputusan bersama paling lambat 1 (satu) bulan sebelum TA ybs dilaksanakan 4 Ke A. program. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD 10 . Penyusunan Raper KDH APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD Dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD Dan Lampiran Lampiran Raper KDH – Penjabaran APBD: a. kegiatan. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 3 RKA Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan Raperda APBD KDH Dari A.4. organisasi. Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran 5 Ke A.9. kelompok. jenis. belanja daerah dan pembiayaan daerah b.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. obyek.6.Penjabaran APBD menurut urusan pemerintahan daerah. rincian obyek pendapatan. belanja dan pembiayaan.A.5.

DPRD bersama PEMDA membahas kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan dengan KUA dan PPAS. belanja. objek. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran Paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan anggaran 5. Lampiran Raper KDH Penjabaran APBD: . pembiayaan Raper KDH Penjabaran APBD 7. dan pembiayaan daerah .9).5 Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD Uraian 1. Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan 3.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran 6. PPKD. kegiatan. Jika lebih dari 1 bulan DPRD tidak mengambil keputusan maka proses langsung dilanjutkan ke penyusunan Raper KDH APBD (A. berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda APBD dan RKA-SKPD. DPRD menyerahkan Persetujuan Bersama Raperda APBD kepada PPKD. belanja daerah. program.Penjabaran KDH menurut urusan. PPKD menyerahkan Raper KDH Penjabaran APBD kepada KDH. Pembahasan Bersama PEMDA 4. kelompok. Raper KDH Penjabaran APBD 11 . Setelah dinyatakan sesuai DPRD dan KDH membuat Persetujuan Bersama Raperda APBD selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan dilaksanakan.4). jenis. KDH menyusun Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan (seperti dijelaskan dalam proses A. menyiapkan Raper KDH Penjabaran APBD. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Oktober. rincian objek pendapatan. PPKD KDH Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan DPRD Mgg 1 Oktober 2. organisasi.A.

Evaluasi Raperda Ya Ditindaklanjuti KDH & DPRD Tidak Batas Waktu Penyempurnaan Adalah 7 Hari Kerja Setelah Diterimanya Evaluasi Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Tidak 6 Ya Ke A.7.A.APBD d.APBD b. Penetapan Perda dan Per KDH 7 Raper KDH (Penjabaran APBD) 12 .DPRD terhadap Raperda .Persetujuan bersama Pemda . Pembatalan Perda Raperda APBD Dan Lampiran Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Ke A.Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda .6.8.KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD c. Pembahasan Raperda 5 Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Penyampaian Raperda dan Raper KDH paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui disertai: a.5. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD KDH Gubernur/Mendagri Dari A.Nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD.

A.6 Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD
Uraian
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

1. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD kepada Gubernur/Mendagri paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui. Penyampaian Raperda dan Raper KDH disertai: - Persetujuan bersama PEMDA – DPRD terhadap Raperda APBD - KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD - Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda APBD - Nota Keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD

3 hari kerja

2. Gubernur/Mendagri mengevaluasi kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda. Jika Raperda APBD tidak dapat diterima dalam proses evaluasi, Pemda & DPRD harus melakukan penyempurnaan dalam jangka waktu 7 hari

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

Hasil Evaluasi disampaikan paling lambat 15 hari kerja setelah diterimanya Raperda

3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran yang sudah sesuai dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda kepada KDH.

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

13

A.7. Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
KDH
7

Gubernur/Mendagri

Dari A.6. Evaluasi Raperda

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Per KDH – Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran

Perda - APBD

Penetapan Perda dan Per KDH

Paling lambat 31 Desember TA sebelumnya

Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD

8 Perda - APBD Perda - APBD Dilimpahkan Ke PPKD (Lembar B.1. Penyiapan Rancangan DPA SKPD dan Rancangan Anggaran Kas) Perda - APBD

Penyampaian Perda dan Per KDH ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan

14

A.7 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
Uraian
1. KDH menetapkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran menjadi Perda APBD dan Raper KDH Penjabaran selambat-lambatnya 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

31 Des Per KDH (Penjabaran APBD)

31 Des

Perda APBD

7 hari

2. KDH menyerahkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran kepada Gubernur/Mendagri selambat-lambatnya 7 hari setelah ditetapkan.

7 hari

Per KDH (Penjabaran APBD)

Perda APBD

15

dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya Gubernur/Mendagri 6 Dari A.A. Pembatalan Perda APBD dan Per KDH – Penjabaran APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 16 .8.6. Evaluasi Raperda Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pemberhentian Pelaksanaan Perda dan Pencabutan Perda Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Perda – Pencabutan Perda APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.

dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 4. KDH Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Pembatalan Perda dan Per KDH 2. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya. Gubernur/Mendagri menyerahkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. KDH juga memberhentikan pelaksanaan Perda dengan mengeluarkan Perda Pencabutan Perda APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. Gubernur/Mendagri mengeluarkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya kepada KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 3. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Perda – Pencabutan Perda APBD 17 .8 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Uraian 1.A. Apabila hasil evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD tidak ditindaklanjuti oleh KDH dan DPRD maka Gubernur/Mendagri membatalkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. KDH menetapkan pelaksanaan pengeluaran atas pagu tahun sebelumnya dengan Per KDH Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.

Rincian APBD (urusan PEMDA.A. Ringkasan APBD 2. Daftar piutang daerah. organisasi. belanja. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) SKPD 4 Raper KDH APBD dan Lampiran KDH Raper APBD dan Lampiran PPKD TAPD SEKDA KDH Penyusunan RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 8. 6.APBD Laporan Keuangan Daftar Pegawai Penyusunan Raper KDH . Penetapan Raper KDH .9.A RKA SKPD Akuntansi Badan Kepegawaian RKA SKPD Ke A. 7.10. pendapatan. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10.APBD: 1. keselarasan urusan – fungsi) 5. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. Rekap Belanja (urusan PEMDA. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. Daftar investasi daerah 8. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Daftar pinjaman daerah 18 RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran KDH Raper APBD dan Lampiran . pembiayaan) 4. program dan kegiatan.APBD + Lampiran Lampiran Raper KDH . Daftar dana cadangan daerah 12. Daftar jumlah pegawai. organisasi.

Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . TAPD menyerahkan RKASKPD yang telah dibahas kepada PPKD.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . PPKD menyusun Raperda APBD beserta lampiran. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD utk dibahas. SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD RKA SKPD 5.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . 8.Daftar jumlah pegawai.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah 7. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada SEKDA. SKPD menyerahkan RKASKPD kepada PPKD. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada KDH.A. 6. piutang daerah. Lampiran APBD: . 2.9 Penyusunan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. Jika DPRD tidak mengambil keputusan bersama. dan investasi daerah . SKPD kembali menyusun RKA-SKPD.Ringkasan APBD .Rekapitulasi belanja . 3. RKA SKPD Penyusunan Raper KDH APBD beserta Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 19 .

APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri)KDH .APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .9.10.APBD Pengesahan Raper KDH APBD Penetapan Raper KDH – APBD oleh KDH Raper KDH . Penetapan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) KDH Dari A.A.APBD Ya Melewati 30 (tigapuluh) Hari Kerja Tidak Per KDH – APBD (Keputusan KDH) Penetapan Per KDH APBD Per KDH . Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) Gubernur/Mendagri 8.APBD Per (Keputusan Gubernur/ Mendagri) 20 .A Raper KDH – APBD dan Lampiran Penyampaian paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama KDH Raper KDH .

KDH menyerahkan Raper KDH APBD dan lampiran kepada Gubernur/Mendagri.A. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 3. maka KDH menetapkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD (Keputusan KDH). paling lambat 15 hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan Keputusan Bersama KDH. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 21 . Gubernur/Mendagri mengesahkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD. Pengesahan harus sudah dilakukan dalam 30 hari kerja. KDH Raper KDH APBD dan lampiran 15 hari kerja Gubernur/Mendagri Raper KDH APBD dan lampiran 30 hari kerja 2.10 Penetapan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. Gubernur/Mendagri menyerahkan Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) kepada KDH. Apabila pengesahan melewati batas waktu 30 hari kerja.

.

8.9.8.PELAKSANAAN dan PENATAUSAHAAN BELANJA Penyiapan DPA SKPD dan SPD DPA SKPD Anggaran Kas Penyiapan DPA SKPD (B.7.5.3) Dana LS Gaji Pengajuan Dana (B.3) Pembelanjaan Dana GU (B.10.11.1) SPPGAJI Dana LS Barang Pengajuan Dana (B.1) SPPUP Dana GU Pengajuan Dana (B.2) Penerbitan SP2D (B.10.3) 23 .11.1) SPPGU Dana TU Pengajuan Dana (B.2) SP2D SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan GAJI (B.3) Pembelanjaan Dana LS (B.2) SPPLS Dana LS Pihak III Pengajuan Dana (B.5.7.9.6.8.11.9.1) SPPTU SPM-UP SPM-GU SPM-TU Penerbitan SP2D (B.3) Pembelanjaan Dana TU (B.1) SPPLS SPM-GAJI SPM-LS SPM-LS SPM-LS Penerbitan SP2D (B.6.5.2) SPPLS Dana LS Bantuan Pengajuan Dana (B.1 – B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.2) Penerbitan SP2D B.2) SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan Dana UP (B.3) Penerbitan SP2D (B.3) Penyediaan Dana (B.10.3) Penerbitan SP2D (B.2) Penerbitan SP2D (B.4) SPD Dana UP Pengajuan Dana (B.6.7.

Penetapan Perda 8 Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Halaman B.2.B. Perda APBD PER KDH Penjabaran Rancangan DPA-SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Paling lambat 15 hari sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran APBD Verfikasi bersama Kepala SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Surat Pemberitahuan Tidak Sesuai Per KDH Penjabaran Paling lambat 3 (tiga) hari setelah APBD ditetapkan Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Ya Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 9 Paling lambat 6 (enam) hari setelah pemberitahuan Ke B.8. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD 24 .3.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD PPKD TAPD Surat Pemberitahuan Dari A.

PPKD mengotorisasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kemudian diserahkan kepada TAPD.2) berdasarkan Surat Pemberitahuan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. paling lambat 15 hari kerja sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran. Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD 7. SKPD menyusun Rancangan DPA-SKPD (Hal B. SKPD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Uraian 1. 15 hari kerja sejak penetapan Per KDH Penjabaran Verfikasi bersama Kepala SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 25 . Berdasarkan Rancangan DPA-SKPD yang telah dibuat. PPKD menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. TAPD melakukan verifikasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD bersama Kepala SKPD. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan Rancangan Anggaran Kas SKPD 6. berdasar Per KDH Penjabaran. SKPD PPKD Surat Pemberitahuan 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan TAPD 2. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan 4. Surat Pemberitahuan 3. PPKD membuat Surat Pemberitahuan berdasarkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD paling lambat 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan. SKPD menyerahkan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kpd PPKD paling lambat 6 hari kerja setelah adanya pemberitahuan.B. Rancangan Anggaran Kas SKPD 5.

2.1 DPA-SKPD 3.2.1 DPA-SKPD 2.1 DPA-SKPD 3. Penyiapan Rancangan DPA dan Rancangan Anggaran Kas 26 .1. Penyusunan Rancangan DPA SKPD SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Mengacu pada proses B.1 Surat Pemberitahuan Penyusunan Rincian DPA Pendapatan SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Langsung Program & Per Kegiatan SPKD Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah DPA-SKPD 1 DPA-SKPD 2.2 Penyusunan Rekapitulasi Belanja Langsung menurut Program & Kegiatan SKPD DPA-SKPD 2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Menjadi Sub Proses di B.B.

2.2 Rancangan DPA-SKPD 5.2. SKPD PER KDH Penjabaran PERDA APBD Surat Pemberitahuan 2. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.1 6.2 7. SKPD menyusun Rincian DPA Pendapatan SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 1. SKPD mengkompilasi dokumen-dokumen DPA-SKPD diatas menjadi Rancangan DPA-SKPD. Perda APBD dan Per KDH Penjabaran.1 4.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Uraian 1. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.1 DPA-SKPD 2.2. DPA-SKPD 2. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. SKPD untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian DPA Belanja Langsung untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.1.1 DPA-SKPD 2.B. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.2. DPA-SKPD 1 3. SKPD menyusun DPA-SKPD. 27 . DPA-SKPD 3. Rancangan DPA-SKPD ini digunakan sebagai dasar pembuatan Rancangan Anggaran Kas (Hal B. DPA-SKPD 3.1).1.

4.3. Penyediaan Dana 28 . Penyediaan Dana Rancangan DPA-SKPD Tidak Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD Bawasda BPK Setuju Ya Rancangan DPA-SKPD 11 Ke B.4. Penyiapan Rancangan DPA SEKDA Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah Rancangan Anggaran Kas SKPD Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah 10 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Ke B.B.1. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD SKPD DPA-SKPD PPKD Rancangan Anggaran Kas SKPD TAPD 9 Dari B.

B.4. Penyediaan Dana
PA / Kuasa PA
SPD SPD

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD

10

Dari B.3. Pengesahan Rancangan DPA SKPD

11

DPA SKPD 12

Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Pengesahan Rancangan DPA SKPD

Ke B.5.1., B.6.1., B.7.1., B.8.1., B.9.1., B.10.1., B.11.1. (Pengajuan SPP)

Penyiapan SPD

Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah DPA SKPD

DPA SKPD DPA SKPD

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Otorisasi

SPD SPD SPD

29

B.3 Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Uraian
1. TAPD menyerahkan Rancangan DPASKPD yang lolos verifikasi kepada SEKDA dan Rancangan Anggaran Kas SKPD yang lolos verifikasi kepada PPKD.

SKPD

PPKD

TAPD
Rancangan DPA-SKPD

SEKDA
Rancangan DPA-SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

2. PPKD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD menjadi Anggaran Kas Pemerintah Daerah. Dokumen ini akan digunakan dalam proses pembuatan dokumen penyediaan dana.

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

3. SEKDA menyetujui Rancangan DPASKPD dan menyerahkan kepada PPKD.

Rancangan DPA-SKPD

Rancangan DPA-SKPD

4. PPKD mengesahkan Rancangan DPASKPD menjadi DPA-SKPD.
7 hari kerja

DPA-SKPD

5. PPKD menyerahkan DPA-SKPD kepada SKPD, Bawasda, dan BPK. Penyerahan kepada SPKD selambat-lambatnya 7 hari kerja sejak disahkan.

DPA-SKPD

BPK & Bawasda

30

B.4 Penyediaan Dana
Uraian
1. PPKD menyerahkan dokumen Anggaran Kas Pemerintah Daerah dan DPA-SKPD kepada Kuasa BUD.

PA/Kuasa PA

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

DPA SKPD

DPA SKPD

2. Berdasarkan dua dokumen tersebut, Kuasa BUD menyiapkan Rancangan SPD. 3. Kuasa BUD menyerahkan Rancangan SPD kepada PPKD.

Rancangan SPD

Rancangan SPD

4. PPKD mengotorisasi Rancangan SPD dan menyerahkan SPD kepada Pengguna Anggaran/Kuasa PA.

SPD

31

2.A Rancangan SPM Otorisasi Ke B.4. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 6. Rincian SPP-UP (Jenis Belanja) 4. Penerbitan SP2D-UP SPP-UP dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Penyampaian SPP-UP Dilampiri: Daftar rincian rencana penggunaan dana s/d jenis belanja Register SPM UP 32 . Surat Pengantar SPP-UP 2. Salinan SPD 5.Pengajuan SPP UP Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD SPD SPD Pengguna Anggaran 12 Dari B.5.1. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-UP SPP-UP dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penelitian SPP-UP DPA SKPD Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD SPP-UP dan Dokumen Lain dan SPP-UP Dokumen Lain SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Pembuatan SPM Tidak Dokumen SPP-UP Terdiri dari: 1. Ringkasan SPP-UP 3.B. Lampiran lain SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima 13.5.

Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-UP. 6. Penerbitan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP-UP diterima. Bendahara menyerahkan SPP-UP beserta dokumen lain kepada PPK SKPD. 8. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Rancangan SPM ini kemudian diberikan PPKSKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-UP dan Dokumen Lain SPP-UP dan Dokumen Lain DPA 4.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran .Salinan SPD . SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 33 .Rincian SPP-UP .d.Lampiran lain (daftar rincian rencana penggunaan dana s. 2. jenis belanja) 3. 9.Surat Pengantar SPP-UP . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. yang terdiri dari: . Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima Rancangan SPM Tidak Lengkap SPM 7. Bendahara membuat SPP-UP beserta dokumen lainnya.1 Pengajuan SPP-UP Uraian 1. SPP-UP yang dinyatakan lengkap akan dibuatkan Rancangan SPM oleh PPK-SKPD. Berdasarkan SPD. Jika SPP-UP dinyatakan tidak lengkap. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-UP diterima. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPPUP dan kesesuaiannya dengan SPD dan DPASKPD.B.Ringkasan SPP-UP .5. Penelitian SPP-UP 5.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.

BKU Pengeluaran 2.5. Buku Pembantu Pajak 4. Pembelanjaan Dana UP Ya Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.5.5.5.B Tidak Lengkap Ke B.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana UP Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D 15.2.B. Buku Kas Penerimaan 2.A Dari B.3. Buku Kas Pengeluaran Register SP2D 34 . Pengajuan SPP-UP SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penelitian Kelengkapan 13.1. Penerbitan SP2D-UP Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 13.3. Buku Pembantu Panjar 5.

Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8. Bendahara Pengguna Anggaran Pengeluaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan 3.2 Penerbitan SP2D-UP Uraian 1.5. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kuasa BUD menerbitkan SP2D. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.B. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. yang terdiri dari: .BKU Pengeluaran .Buku Pembantu Panjar . 2. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM 35 . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan. Apabila SPM dinyatakan lengkap. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank 4. SP2D Nota Debet SP2D 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. SP2D 7. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Kas Pengeluaran Dokumen Penatausahaan 6.Buku Pembantu Pajak .Buku Pembantu Simpanan Bank . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM yang diajukan. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Kas Penerimaan . yang terdiri dari: .

5.B Dari B. SPJ dengan Bendahara Pembantu 13. Penerbitan SP2D UP Ke D.4.5. Pembuatan SPJ dan D.D Ke B.B.2. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 13.5.5.3.E Bukti Pembayaran 36 .2. Penerbitan SP2D UP Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 13.

Nota Debet ini kemudian diserahkan ke Kuasa BUD.5.B.3 Pembelanjaan Dana UP Uraian 1. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bukti Pembayaran 37 . Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian diserahkan kembali kepada Bendahara Pengeluaran. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 2. Bank mencairkan dana. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Bendahara Pengeluaran menyerahkan uang dan Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa. Pencairan Dana 3. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5.

Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya 5.6. Penerbitan SP2D-GU Register SPM GU 38 . Ringkasan SPP-GU 3. Pengajuan SPP-GU Bendahara Pengeluaran Pembuatan SPJ PPK SKPD SPD Pengguna Anggaran SPD 12 Dari B.4. Salinan SPD 6. Rincian SPP-GU (Jenis Belanja) 4.6.A Ke B. Penyediaan Dana SPJ SPD SPP-GU dan Dokumen Lain Pembuatan SPP-GU Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima DPA SKPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Penelitian SPP-GU SPD SPJ DPA SKPD SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan SPM Tidak SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Dokumen SPP-GU Terdiri dari: 1.B.1.2. Lampiran lain SPP-GU dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Otorisasi 14. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 7. Surat Pengantar SPP-GU 2.

DPA Tidak Lengkap 4. SPP-GU dan Dokumen Lain 7.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . Jika SPP-GU dinyatakan tidak lengkap.Ringkasan SPP-GU .B.1 Pengajuan SPP-GU Uraian 1.6. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-GU diterima.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya . Bendahara menyerahkan SPP-GU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Penelitian SPP-GU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. 8. 2. yang terdiri dari: .Surat Pengantar SPP-GU . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 39 . 9. Berdasar SPD dan SPJ.Rincian SPP-GU . Apabila SPP-GU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM.Lampiran lain SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain 3. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Salinan SPD . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-GU. Bendahara membuat SPP-GU beserta dokumen lainnya. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-GU berdasar SPD dan DPA-SKPD. Rancangan SPM SPM 6. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.

6. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 40 . Buku Pembantu Panjar 5.B. BKU Pengeluaran 2.6.3.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.3. Buku Pembantu Pajak 4.6. Surat Pengesahan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya 3.6. Pengajuan SPP-GU Kuasa BUD SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Bukti atas penyetoran PPN/PPh Bank SP2D Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan 14. Penerbitan SP2D-GU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 14. Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA 2.1. Pembelanjaan Dana GU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 14. Pembelanjaan Dana GU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.A Dari B. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.2.

Buku Pembantu Panjar . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D yaitu: .B. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. 3.BKU Pengeluaran . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. 7. 5. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. 2. yang terdiri dari: . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 41 .6.Surat Pengesahan SPJ Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya .Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yg sah & lengkap .Buku Kas Pengeluaran 6. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterima pengajuan SPM.2 Penerbitan SP2D-GU Uraian 1.Buku Pembantu Pajak . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.Buku Kas Penerimaan . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Bukti atas penyetoran PPN/PPh 4. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan. yang terdiri dari: .Buku Pembantu Simpanan Bank .

2.6.6.6.2. Pembelanjaan Dana GU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 14.B. SPJ dengan Bendahara Pembantu 14.B Dari B.3. Pembuatan SPJ dan D.5.4.E Bukti Pembayaran 42 . Penerbitan SP2D GU Ke D.D Ke B. Penerbitan SP2D GU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Uang SP2D SP2D Bukti Pembayaran Uang 14.

Bank mencairkan dana. 2.B. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4.6. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang serta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga.3 Pembelanjaan Dana GU Uraian Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 1. Bukti Pembayaran 43 . Berdasarkan SP2D yang diterima. Pencairan Dana 3.

2.4.7. Surat Pengesahan SPJ 5.B.A Dokumen SPP-TU Terdiri dari: 1. Penyediaan Dana SPD SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-TU SPD SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Pembuatan SPP-TU SPD Lengkap Register SPP-TU Ya Pembuatan SPM Tidak Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Otorisasi 15. Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Ke B. Penerbitan SP2D-TU Register SPM TU 44 . Pengajuan SPP-TU Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Surat Pengantar SPP-TU 2.1. Ringkasan SPP-TU 3.7. Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU 7. Salinan SPD 6. Rincian SPP-TU (Jenis Belanja) 4.

Berdasarkan SPD dan SPJ.Rincian SPP-TU .B. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-TU berdasarkan DPA-SKPD dan SPD. SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. Bendahara menyerahkan SPP-TU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPPTU sebelumnya . SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 45 .Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain 3. Bendahara membuat SPPTU beserta dokumen lainnya.7. Tidak Lengkap Penelitian SPP-TU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5.Surat Pengantar SPP-TU . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Rancangan SPM 6.Ringkasan SPP-TU . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-TU. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Salinan SPD . 9. 8. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. yang terdiri dari: . SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. Jika SPP-TU dinyatakan tidak lengkap. DPA 4. Apabila SPP-TU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM.Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU .1 Pengajuan SPP-TU Uraian 1. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-TU diterima.

3. Penerbitan SP2D-TU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 15.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Ke B.7.1. Pembelanjaan Dana TU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 15. Pengajuan SPP-TU SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: .D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.7.A Dari B.3. Pembelanjaan Dana TU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.2. BKU Pengeluaran 2. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 46 .Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA Penelitian Kelengkapan 15. Buku Pembantu Panjar 5.B. Buku Pembantu Pajak 4.7.7.

Buku Kas Pengeluaran 6.Buku Pembantu Simpanan Bank .Buku Pembantu Pajak . SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.Buku Kas Penerimaan . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.7. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. yang terdiri dari: . Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. yang terdiri dari: .B. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 47 . 3.2 Penerbitan SP2D-TU Uraian 1. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SPP-TU dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. 7. 5.BKU Pengeluaran .Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran SP2D Pengguna Anggaran SPM Bendahara Pengeluaran Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D 4. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D adalah: . 2.Buku Pembantu Panjar . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pd dokumen Penatausahaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.

7.D Ke B.7. Pembuatan SPJ dan D. Penerbitan SP2D TU Ke D.E Bukti Pembayaran 48 . Pembelanjaan Dana TU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga 15. SPJ dengan Bendahara Pembantu 15.5.B.3.2. Penerbitan SP2D TU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 15.4.7.B Dari B.2.

Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.B. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD 2. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang beserta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. 3.7.3 Pembelanjaan Dana TU Uraian 1. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Pencairan Dana Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bank mencairkan dana. Bukti Pembayaran 49 . Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5.

Gaji Susulan 3. Surat Pengantar SPP-LS Gaji 2.. Rincian SPP-LS Gaji 4. Ringkasan SPP-LS Gaji 3.8. Kekurangan Gaji 4.A Lampiran Dokumen SPP-LS Gaji: 1.1. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain DPA SKPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Lampiran SPP-LS Gaji Pembuatan SPM Tidak Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Rancangan SPM Otorisasi 16. Register SPM LS Gaji Ke B. ……………………. Gaji Terusan 5. Penerbitan SP2D-LS Gaji 50 .4.B. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B.8.2. Pembayaran Gaji Induk 2.

8.B. Jika SPP-LS Gaji dinyatakan tidak lengkap.Surat Pengantar SPP-LS Gaji . PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-LS Gaji berdasar SPD dan DPA-SKPD.Lampiran yang terdiri dari: . Bendahara menyerahkan SPP-LS Gaji beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD.Ringkasan SPP-LS Gaji .Dll SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain 3. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8.Gaji Terusan . DPA 4. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. Apabila SPP-LS Gaji dinyatakan lengkap maka PPKSKPD membuat Rancangan SPM.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS Gaji diterima. Surat Penolakan Penerbitan SPM 51 .Gaji Susulan . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK-SKPD. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Berdasarkan SPD. yang terdiri dari: . Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Gaji Lengkap 5. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS Gaji.1 Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1.Rincian SPP-LS Gaji . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Bendahara membuat SPP-Gaji beserta dokumen lainnya. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. SPP-LS dan Dokumen Lain 7.Kekurangan Gaji . Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 6.Pembayaran Gaji Induk . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.

B Mencakup: 1.2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 16. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4.C Nota Debet Pencatatan 16. Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM 16.3. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Panjar 5. Pembelanjaan Dana Gaji Register SP2D 52 . Pembelanjaan Dana Gaji SP2D Dokumen Penatausahaan Ke B.1.8. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.3.8. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek Dari B.B.8.8.A Dari B.

Buku Pembantu Simpanan Bank . yang terdiri dari: . Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM 2. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Pembantu Panjar .Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8.8.Buku Kas Pengeluaran SP2D Dokumen Penatausahaan 6. yang terdiri dari: . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.B. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 7.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet 4. 5.2 Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Penelitian Kelengkapan Tidak Lengkap Lengkap 3. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pada dokumen Penatausahaan. SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 53 .Buku Pembantu Pajak .BKU Pengeluaran . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Kas Penerimaan .

8.B.B Dari B. Penerbitan SP2D LS Gaji SP2D SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 16.2. Penerbitan SP2D LS Gaji Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 54 .3.8.C PNS Daerah Ke B.2.8. Pembelanjaan Dana Gaji Bendahara Pengeluaran Bank 16.

Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada Penerima Gaji. Berdasarkan SP2D yang diterima.3 Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Uraian 1. Uang Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji PNS Daerah Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 55 . Bendahara Pengeluaran SP2D Bank SP2D 2.B.8. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.

4. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Acara Berita Penyelesaian Berita Acara Pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan 56 .9. Penyediaan Dana Disertai Berita Acara Penyerahan Barang SPD SPD Pelaksanaan Lelang Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan SPD SPD Keputusan Lelang Pelaksanaan Pekerjaan 17.B.9.A Pembuatan Kontrak Pekerjaan Ke D.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Pihak Ketiga 12 Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Acara Berita Penyelesaian Pekerjaan Dari B.2.

Pengguna Anggaran menyerahkan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 6. Pengguna Anggaran membuat Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 5. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 4.B. PPTK menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan & Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Bendahara Pengeluaran. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Disertai Berita Acara Penyerahan Barang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 57 .1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Uraian 1.9. Setelah keluar dokumen Keputusan Lelang. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD Pihak Ketiga Pelaksanaan lelang pekerjaan 2. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD. Pihak Ketiga menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada PPTK. Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 3. melaksanakan lelang pekerjaan. Pihak Ketiga melaksanakan pekerjaan dan membuat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan.

2. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPK SKPD Pengguna Anggaran Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.1.A Dari B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran 17.B.9.. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa 58 . Surat Pengantar SPP-LS 2. Lampiran SPP-LS: a.9. SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan SPM Otorisasi 17. Salinan SPD b. ……………………. Ringkasan SPP-LS 3.9.2. Rincian SPP-LS (Jenis Belanja) 4.B Register SPM LS Barang & Jasa Ke B.

dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan.Salinan SPD .B.Ringkasan SPP-LS Barang & Jasa . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. maka PPK-SKPD membuat SPM.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 7. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait .9. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Uraian 1. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Berdasar SPD.Surat Pengantar SPP-LS Barang & Jasa . Surat Penolakan Penerbitan SPM 59 . Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. 6.Dll Bendahara Pengeluaran Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan PPK-SKPD Pengguna Anggaran SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2.Rincian SPP-LS Barang & Jasa Lampiran SPP-LS: . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 5.

3.B.9. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Penelitian Kelengkapan 17. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Mencakup: 1.9. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SP2D Register SP2D 60 .9. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 17.D Nota Debet Pencatatan Pencatatan Dari B.C Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM BANK SP2D 17.B Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.4. BKU Pengeluaran 2. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Pembantu Pajak 4. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran Dari B.2.4.9.

Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. 6.Buku Pembantu Pajak .Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 3. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Simpanan/ Bank . 7.B. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. 5. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 61 . 2. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM BANK Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank SP2D Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9.9.3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Uraian 1. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bank dan Pengguna Anggaran.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.BKU Pengeluaran .Buku Pembantu Panjar . Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: . Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.

9. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Pihak Ketiga Bank 17.3.B.3.D Ke B. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa 62 .4.9. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa SP2D Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet Uang Ditransfer ke Rekening Pihak Ketiga 17.C Dari B.9.

Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Uang Diserahkan ke Kuasa BUD 63 .B. Berdasarkan SP2D yang diterima.4 Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Uang Nota Debet 2.9.

Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran PNS Daerah SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas 12 Dari B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 64 .2.A Surat Perintah dan atau SPPD Surat Perintah dan atau SPPD SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas Ke D.4.1.8. Penyediaan Dana SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD SPD SPD Penugasan SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD Pelaksanaan Tugas SK Tim SK Tim 18.10.B.

SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 3.10. dan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada PPTK. Surat Perintah dan atau SPPD. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kpd Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD tersebut Pengguna Anggaran melakukan penugasan. Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim Laporan Pelaksanaan Tugas Surat Perintah dan atau SPPD 5. Pengguna Anggaran membuat dokumen SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD PNS Daerah 2. Untuk penugasan.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD kepada PNS Daerah. PPTK menyerahkan ketiga dokumen ini kepada Bendahara Pengeluaran. PNS Daerah melaksanakan tugas dan membuat dokumen Laporan Pelaksanaan Tugas. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 4.B. Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim 65 . 6. PNS Daerah menyerahkan SK Tim.

10.2. SPP-LS dan Dokumen Lain Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B.1.10. Ringkasan SPP-LS 3. Salinan SPD b.10. Rincian SPP-LS 4.B Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPK SKPD Pengguna Anggaran SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS Laporan Pelaksanaan Tugas SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Surat Perintah dan atau SPPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Register SPP-LS SK Tim Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM SPM Otorisasi 18. …………………….2.. Lampiran SPP-LS: a. Surat Pengantar SPP-LS 2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 66 .B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran 18. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c.A Dari B.

Dll Bendahara Pengeluaran Berita Acara Penyelesaian Tugas PPK SKPD Pengguna Anggaran Surat Tugas SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. Surat Penolakan Penerbitan SPM 67 . 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. Laporan Pelaksanaan TUgas. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Berdasar SPD. Pembuatan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Surat Perintah dan atau SPPD. maka PPK-SKPD membuat SPM. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . SK Tim. SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 5. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Ringkasan SPP-LS .Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Dokumen lain tersebut terdiri dari: .Salinan SPD . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.Surat Pengantar SPP-LS .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Rincian SPP-LS Lampiran: . Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4.B. Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap.10. 6. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA SKPD.

Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga SP2D Dokumen Penatausahaan 18. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Kuasa BUD SPM Dari B.D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD Nota Debet Pencatatan Dari B.C Ke B.B Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.10. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Register SP2D 68 .2. Buku Pembantu Pajak 4.B. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 18.10. BKU Pengeluaran 2.4.3.10.10. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekap Pengeluaran per rincian objek 18. Pengajuan SPPLS Gaji & Tunjangan Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Pencatatan SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.4.

Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 69 . 7. 2. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dlm dokumen Penatausahaan.BKU Pengeluaran .Buku Pembantu Simpanan/ Bank .Buku Pembantu Panjar .Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. 6. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . 3. 5.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.B. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .Buku Pembantu Pajak .3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1.10. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Pengguna Anggaran. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.

10.B. Penerbitan SP2D Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 70 .D Ke B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 18.4.3.10.

4 Pembelanjaan Dana LS Barang & Jasa . Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Uang 71 .Non Pihak Ketiga Uraian 1.B. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas.10. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Bendahara Pengeluaran Dari Kuasa BUD Bank SP2D 2. Berdasarkan SP2D yang diterima.

. Bagi Hasil & Pembiayaan Bendahara Pengeluaran SKPKD PPK SKPKD PPKD Pembuatan Keputusan KDH – Subsidi. Hibah Keputusan KDH – Subsidi. Pengajuan SPP-LS – Bunga. Hibah SPD Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD Otorisasi Pembuatan Surat Penolakan SPM SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Keputusan KDH – Subsidi.B. Subsidi.A Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. Bunga. Bunga. Bunga. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Surat Pengantar SPP-LS 2. Subsidi. Rincian SPP-LS (Rincian Objek) 4.11. Ringkasan SPP-LS 3. Hibah 72 . Bantuan. SPP-LS dan Dokumen Lain SPM SPM Otorisasi 19. Hibah.11. Hibah SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.2. Penerbitan SP2D-LS – Bunga.1. Hibah SPD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Salinan SPD b. Lampiran SPP-LS: a. Bunga. …………………….

7.11. Bendahara Pengeluaran SKPKD membuat SPP-LS & Dokumen Lain. Bendahara Pengeluaran SKPKD menyerahkan SPP-LS beserta dokumen lain kepada PPK-SKPKD untuk diteliti. Bunga. 4.B. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Surat Penolakan Penerbitan SPM 73 .Surat Pengantar SPP-LS . PPK SKPKD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap. 6. PPK-SKPKD meneliti SPP-LS beserta dokumen lain berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. PPK-SKPKD menyerahkan SPM kepada PPKD untuk diotorisasi. PPKD menyerahkan SPD dan Keputusan KDH Subsidi. Bendahara Pengeluaran SKPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi.Salinan SPD . PPK-SKPKD membuat SPM.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait .Ringkasan SPP-LS . Bunga.1 Pengajuan SPP-LS – Subsidi. 5. Bunga. SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Lengkap Rancangan SPM SPD 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Hibah. Berdasarkan kedua dokumen ini. Hibah PPK SKPKD PPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPKD kepada PPKD untuk diotorisasi. Bunga.Dll 3. Hibah kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD.Rincian SPP-LS Lampiran: . paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya SPP. yang terdiri dari: . Bagi Hasil & Pembiayaan Uraian 1. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. Bantuan. Hibah 2. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.

B.11.2. Penerbitan SP2D-LS - Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Bendahara Pengeluaran SKPKD
SPM

Kuasa BUD
19.A

PPKD
Dari B.11.1. Pengajuan SPP-LS Bunga, Subsidi, Hibah

BANK

Penelitian Kelengkapan

Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap

Pembuatan SPM

SP2D

SPM Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan Penolakan Surat SP2D Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima 19.B

Lengkap

Tidak

Ya Penerbitan SP2D
Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima

Ke B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah

Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah 19.C SP2D

SP2D

Otorisasi

Pencatatan

Nota Debet

Pencatatan

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPKD

Register SP2D

74

B.11.2 Penerbitan SP2D-LS – Subsidi, Bunga, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Uraian
1. PPKD menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3. Jika dinyatakan lengkap, maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak pengajuan SPM diterima. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: - Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran - Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD dan PPKD. 5. Sedangkan BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 6. Bendahara Pengeluaran SKPKD mencatat SP2D ke dalam Dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: - BKU Pengeluaran - Buku Pembantu Simpanan/ Bank - Buku Pembantu Pajak - Buku Pembantu Panjar - Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 7. PPKD mengotorisasi SP2D dan menyerahkannya kepada Bank. 8. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap, Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima
SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima

Bendahara Pengeluaran SKPKD

Kuasa BUD
SPM

PPKD
SPM

BANK

Penelitian Kelengkapan

Tidak Lengkap

Lengkap

SP2D

Dari Bank Nota Debet SP2D

Dokumen Penatausahaan

Dokumen Penatausahaan

SP2D

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM

1 hari kerja sejak SPM diterima

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

75

B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan
Pihak Ketiga Bank

19.B

Dari B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

SP2D

Pencairan Dana

Uang

Uang

SP2D

Nota Debet Nota Debet

19.C

Ke B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

76

Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 2.3 Pembelanjaan Dana Bunga. Bantuan Bagi Hasil dan Pembiayaan Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1.B. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga.11. Subsidi. Uang 77 . Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Berdasarkan SP2D yang diterima. Hibah. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.

Pembentukan Dana Cadangan Kuasa BUD PPKD Penetapan Perda Pembentukan Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Penyisihan Dana Cadangan Tidak Verifikasi Kecukupan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Pemilihan Program/Kegiatan Cukup Pembuatan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Pencatatan Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Ya Setuju Tidak Dokumen Penatausahaan Surat Perintah Pemindahbukuan Bank 78 .B.12.

Daftar Program/ Kegiatan Kuasa BUD PPKD Perda Dana Cadangan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 2.B. PPKD memilih Program/Kegiatan untuk menghasilkan dokumen Daftar Program/Kegiatan dan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan. Kemudian BUD memverifikasi kecukupan Dana Cadangan. Surat Perintah Pemindahbukuan 7. Jika dinyatakan cukup. Verifikasi Kecukupan 5. PPKD menyerahkan ke tiga dokumen ini kepada BUD. BUD menyisihkan Dana Cadangan. maka BUD membuat Surat Perintah Pemindahbukuan. Berdasarkan ke tiga dokumen ini. BUD menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada PPKD.12 Pembentukan Dana Cadangan Uraian 1. Perda Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 3. BUD mencatat Surat Perintah Pemindahbukuan dalam Dokumen Penatausahaan dan menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada Bank. Berdasarkan Perda Dana Cadangan. Penyisihan Dana Cadangan 4. Surat Perintah Pemindahbukuan 6. Surat Perintah Pemindahbukuan 8. Dokumen Penatausahaan Bank 79 . PPKD menyetujui Surat Perintah Pemindahbukuan dan menyerahkannya kembali kepada BUD.

80 .register penutupan kas. SPJ dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Pencatatan Bukti Bukti Pembayaran Pembayaran Bukti Pembayaran Pengesahan SPJ Verifikasi BKU Pengeluaran Buku Pajak Buku Panjar Buku Simpanan/ Bank Buku Rekap Pengeluaran Per Objek SPJ Pengeluaran Pembantu Surat Penolakan SPJ Surat Penolakan SPJ Tidak Surat Pengesahan SPJSurat Pengesahan SPJ SPJ Pengeluaran Menyetujui Register Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Pengeluaran Ya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Register Penolakan SPJ Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Penyerahan SPJ ke Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya Register Penerimaan SPJ BUD Menjadi Dasar Pengajuan SPP Surat Pengesahan SPJ Dokumen SPJ: a.3.buku kas umum.5.3.E Dari B.ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai buktibukti yang sah c.7. Pembelanjaan Dana UP PPK SKPD 15.B. Pembelanjaan Dana GU SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran 20 Dari B.E Dari B.E Dari B.bukti atas penyetoran PPN/PPh d.6.13 Pembuatan SPJ Bendahara Pengeluaran 13.3.14. b. Pembelanjaan Dana TU Kepala SKPD SPJ Pengeluaran 14.

SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya 4. Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran Bukti Transaksi UPGU-TU PPK SKPD Kepala SKPD BKU 2. Surat Pengesahan SPJ 8. Dokumen SPJ: a. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: .BKU Pengeluaran . Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Bendahara Pengeluaran. Register penutupan kas. Bendahara Pengeluaran membuat SPJ Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada PPK-SKPD. Verifikasi 6. SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya SPJ Pengeluaran 7.Buku Pembantu Panjar . Bendahara Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.B. Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu. PPK-SKPD menyampaikan SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.Buku Pembantu Simpanan/Bank . Apabila disetujui. Surat Pengesahan SPJ 81 . b. Bukti atas penyetoran PPN/PPh d. Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana.Buku Rekap Pengeluaran Per Objek Buku Simpanan/ Bank Buku Pajak Buku Panjar Buku Rekap Pengeluaran Per Objek 3.13 Pembuatan SPJ Uraian 1. PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran. Buku kas umum. Ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai bukti-bukti yang sah c. BUD SPJ Pengeluaran 5.Buku Pembantu Pajak .

7. Pembelanjaan Dana GU 15.6. SPJ 82 .buku pajak PPN/PPh c.E Dari B.E Dari B.3.B.bukti pengeluaran yang sah Ke B.13.3. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Dari B. dan Analisis Bukti Bukti Transaksi Bukti Transaksi Transaksi Pencatatan Paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu Tidak Menyetujui Ya Pembuatan SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu 20 Dokumen SPJ Pembantu: a.3. Evaluasi. SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu 13.14. Pembelanjaan Dana TU 14.buku kas umum b.5.E SPJ Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Transaksi Verifikasi.

Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Setelah disetujui.B. Dokumen SPJ Pembantu: .Buku Panjar Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu 3.Buku Kas Pengeluaran Pembantu . dan menganalisa SPJ Pengeluaran Pembantu. Bendahara Pengeluaran Pembantu menyerahkan SPJ Pengeluaran Pembantu kepada Bendahara Pengeluaran paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya.14 SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Uraian 1. Bendahara Pengeluaran memverifikasi.BKU . dan Analisis 6. Bendahara Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi UPGU-TU Bendahara Pengeluaran 2. Bendahara Pengeluaran Pembantu mencatat buktibukti transaksi pembelanjaan dana.Bukti pengeluaran yang sah SPJ Pengeluaran Pembantu Tgl 5 bln berikutnya 4.Buku Pajak PPN/PPh . Bendahara Pengeluaran akan menggunakan SPJ Pengeluaran Pembantu dalam proses pembuatan SPJ. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi.Buku Pajak PPN/PPh Pembantu . SPJ Pengeluaran Pembantu 83 . Evaluasi. SPJ Pengeluaran Pembantu 5. mengevaluasi. Verifikasi. Bendahara Pengeluaran Pembantu membuat SPJ Pengeluaran Pembantu.

.

2.2.3) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Lain (C.2) SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Pembantu 85 .1) Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu (C.Penatausahaan Penerimaan Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan (C.1.1.1) Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan Pembantu (C.1.4) STS SKP Daerah / SKR Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Penatausahaan Penerimaan (C.1.2) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Kasda (C.

2.A Ke C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BANK SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti Surat Tanda Bukti lain yg Sah Pembayaran / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21. Penatausahaan Penerimaan Disampaikan kepada BUD 86 .1.1.C.1.

Nota Kredit disampaikan kepada BUD Nota Kredit STS STS 87 . Bank kemudian menyerahkan kembali STS kepada Bendahara Penerimaan. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank 3. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan sejumlah uang yang tertera dalam SKP Daerah/ SKR kepada Bendahara Penerimaan. Verifikasi 5. Bendahara Penerimaan memverifikasi kesesuaian jumlah uang yang diterimanya dengan dokumen SKP Daerah/ SKR yang diterimanya dari Pengguna Anggaran. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Bendahara Penerimaan dan Wajib Pajak/Retribusi. Bank membuat Nota Kredit dan mengotorisasi STS. Bendahara menyerahkan Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan menyerahkan uang yang diterimanya tadi beserta STS kepada Bank.C.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Uraian 1. Uang Uang 4.1. Bendahara Penerimaan akan menerbitkan STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Setelah diverifikasi. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 6. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Uang STS Diserahkan ke BUD 7.

2.2.C. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Penerimaan Pembantu Disampaikan kepada BUD 88 .2.1.B Ke C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pembantu Pengguna Anggaran BANK Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Surat Tanda Bukti Bukti lain Pembayaran / yg Sah Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.

SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Pembantu SKP Daerah / SKR BANK 2. Verifikasi 4. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang Diserahkan ke BUD 6.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan Pembantu.1. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 5. Jika sesuai maka Bendahara Penerimaan Pembantu membuat dokumen STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/ Bukti Lain yang Sah. Bank mengotorisasi STS dan menerbitkan Nota Kredit. Bendahara Penerimaan Pembantu memverifikasi uang yang diterimanya dengan SKP Daerah/SKR dari Pengguna Anggaran.C. Bendahara Penerimaan Pembantu menyerahkan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/Retribusi dan STS beserta uang kepada Bank. Uang Uang 3. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bendahara Penerimaan Pembantu sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Bank mengembalikan STS Bendahara Penerimaan Pembantu. Nota Kredit disampaikan ke BUD Nota Kredit STS STS 89 .

Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Wajib Pajak/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BUD SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR 21.2.A Ke C.1.C.3. Penatausahaan Penerimaan 90 .1.

Bank Kasda menerbitkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit.C. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 5.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Uraian 1. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 91 . Bank Kasda menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada WP/Retribusi dan Nota Kredit kepada BUD. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Uang Uang 3. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR BUD 2. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Kasda sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR.1. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan.

Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Wajib Pajak/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Bank Kasda Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Uang Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR Disampaikan kepada BUD 21.2.1.1.C.4. Penatausahaan Penerimaan 92 .A Ke C.

Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Lain sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 93 .C. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/ SKR kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit Nota Kredit Uang 4. WP/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank Kasda SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR 2. Bank Lain membuat Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit serta menyerahkan uang kepada Bank Kasda. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan. Uang Uang 3.1.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Uraian 1.

Pelaksanaan Pendapatan Daerah (Bendahara Penerimaan. Evaluasi. 94 . Bank Kasda.1. C.1.1.Buku pembantu per rincian objek penerimaan c.1.2.4.BKU b.2.2.1. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu SPJ Penerimaan 22 Otorisasi Verifikasi.3. C.Buku rekapitulasi penerimaan harian d.1. Bank Lain) PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Penatausahaan Penerimaan Dari C. Penatausahaan Penerimaan Bendahara Penerimaan 21.C.Bukti penerimaan lainnya yang sah... dan Analisis Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan 15 Ke D.A Dari C. Akuntansi SKPD SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Penerimaan Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ SPJ Penerimaan BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Lampiran SPJ Penerimaan: a.

Setelah diotorisasi. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. 7. STS.Buku Pembantu (Rincian Objek Penerimaan) . dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. SKR.BKU . dan menganalisis SPJ Penerimaan. Bendahara Penerimaan membuat SPJ Penerimaan.BKU Penerimaan . Bendahara Penerimaan menyerahkan SPJ Penerimaan kepada PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.Bukti Penerimaan lain yg sah 4. Surat Pengesahan SPJ Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan Bendahara Penerimaan SKP Daerah. 5. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. mengevaluasi. 6. STS. Kemudian BUD mengesahkan SPJ Penerimaan. BUD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Pengguna Anggaran. 2. 8. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi ditambah dokumen SPJ Penerimaan Pembantu. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD BKU Penerimaan Buku Pembantu Buku Rekapitulasi SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Verifikasi. dan Analisis Surat Pengesahan SPJ 95 . Lampiran SPJ Penerimaan: . Bendahara Penerimaan akan menghasilkan dokumen sebagai berikut: .Buku Pembantu Per Rincian Objek Penerimaan .2. Dalam rangka rekonsiliasi penerimaan.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian 3.1 Penatausahaan Penerimaan Uraian 1. Evaluasi. 9.C. PPK-SKPD menyerahkan SPJ Penerimaan kepada Pengguna Anggaran paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Dari proses penetausahaan penerimaan.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian . SKR. BUD memverifikasi. Pengguna Anggaran menyerahkan SPJ Penerimaan kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.

B Dari C. Penatausahaan Penerimaan 96 .2.1. Evaluasi.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Pembantu SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Paling lambat tanggal 5 (lima) bulan berikutnya SPJ Penerimaan Pembantu Penatausahaan Penerimaan Verifikasi. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Bendahara Penerimaan Pembantu Bendahara Penerimaan 21.C.2. dan Analisis SKP Daerah SKR STS Bukti Lain Yang Sah BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Pembuatan SPJ Pembantu 22 BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Ke C.2.2.

2. SPJ Penerimaan Pembantu 5.2 Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Uraian 1. STS. SKR. Bendahara Penerimaan Pembantu SKP Daerah. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Bendahara Penerimaan 2. Bendahara Penerimaan Pembantu membuat SPJ Pembantu. SPJ Penerimaan Pembantu Tgl 5 bulan berikutnya 4. Dari proses penatausahaan penerimaan. dan Analisis 6. SPJ Penerimaan Pembantu 97 . mengevaluasi.C. SKR. Kemudian SPJ Penerimaan Pembantu digunakan dalam penatausahaan penerimaan. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. SPJ Penerimaan Pembantu diserahkan Bendahara Penerimaan Pembantu kepada Bendahara Penerimaan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Bendahara Penerimaan Pembantu menghasilkan dokumen BKU Penerimaan Pembantu dan Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu. dan menganalisis dokumen ini. Berdasarkan kedua dokumen ini. Evaluasi. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Verifikasi. BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu 3. STS. Bendahara Penerimaan memverifikasi.

.

CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca.5) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan LK PEMDA (D. LAK. LAK.3) LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca.Akuntansi dan Pertanggungjawaban Akuntansi SKPD (D. Neraca. CALK) Berupa Perda LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 99 .1) Neraca Saldo SKPD Laporan Keuangan SKPD (D. CALK) Laporan Keuangan PEMDA (D.6) LK PEMDA (LRA.2) LK SKPD (LRA. LAK. CALK) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (D.4) LK SKPKD (LRA. CALK) Akuntansi SKPKD (D. Neraca. LAK.

Berita Acara Serah Terima Barang 6. Berita Acara Penerimaan Barang 2. SK Mutasi Barang 4. SK Penghapusan Barang 3. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Serah Terima Barang 7.2. Berita Acara Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Bukti Memorial Bukti Memorial PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum POSTING Buku Besar SKPD Neraca Saldo SKPD PEMBUATAN NERACA SALDO 23 Ke D. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Terdiri Dari: 1.1.1 Penatausahaan Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Pengelolaan Barang Daerah Terdiri Dari: 1.D. Berita Acara Penerimaan Barang 2. Laporan Keuangan SKPD 100 . SK Mutasi Barang 5. Berita Acara Penilaian 7. Berita Acara Pemusnahan Barang 6.2. Akuntansi SKPD PPK SKPD Akuntansi Penerimaan Kas 15 Dari C. Berita Acara Pemusnahan Barang 5. Surat Pengiriman Barang 4.

D.BA Pemusnahan Barang .BA Penyelesaian Pekerjaan Bukti Memorial transaksi Selain Kas dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .BA Penilaian Akuntansi Penerimaan Kas PPK SKPD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Akuntansi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum 2.BA Seraht Terima Barang .Surat Pengiriman Barang . PPK SKPD membuat Neraca Saldo SKPD. Neraca Saldo SKPD 101 .SK Mutasi Barang .BA Penilaian . Register Buku Besar SKPD 3.1.SK Mutasi Barang .BA Penerimaan Barang . Bukti Memorial transaksi Aset Tetap dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .BA Seraht Terima Barang . . .SK Penghapusan Barang .BA Pemusnahan Barang .Bukti memorial transaksi Aset Tetap dalam Register Jurnal Umum. .Bukti memorial transaksi Selain Kas dalam Register Jurnal Umum. Jurnal-jurnal tersebut oleh PPKSKPD diposting ke Register Buku Besar SKPD.SK Penghapusan Barang . PPK-SKPD menjurnal: .SPJ Pengeluaran dan SP2D dalam Register Jurnal Pengeluaran Kas.BA Penerimaan Barang . Berdasarkan Buku Besar SKPD. Akuntansi SKPD Uraian 1.SPJ Penerimaan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas.

4.2. Neraca. Akuntansi SKPD 23 Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) Neraca Saldo SKPD 24 Pembuatan LK SKPD Otorisasi Ke D.D. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA.1. Neraca. Neraca. CALK) 102 . Laporan Keuangan SKPD PPK SKPD Pengguna Anggaran PPKD Dari D. Neraca. Laporan Keuangan PEMDA Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK)Laporan Keuangan SKPD (LRA.

PPK SKPD menyerahkan Laporan Keuangan SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Neraca. CALK) 2.Neraca .Laporan Realisasi Anggaran . Laporan Keuangan SKPD (LRA. Berdasarkan Neraca Saldo SKPD.2. Neraca. Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) 3. CALK) 4. Neraca. dan membuat Surat Pernyataan.Catatan Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan SKPD (LRA.D. Pengguna Anggaran menyerahkan Laporan Keuangan SKPD berikut Surat Pernyataan kepada PPKD Surat Pernyataan 103 . Pengguna Anggaran mengotorisasi Laporan Keuangan SKPD. Laporan Keuangan SKPD Uraian PPK SKPD Neraca Saldo SKPD Pengguna Anggaran PPKD 1. Neraca. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. PPK SKPD menyusun Laporan Keuangan SKPD yang terdiri dari: .

4. SK Mutasi Barang 5. Nota Debet 2. BA Pemusnahan Barang 5.D. LAK. BA Serah Terima Barang 6. CALK) Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Buku Besar SKPKD Pembuatan Neraca Saldo SKPKD Neraca Saldo SKPKD Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian dilampiri: 1. Nota Kredit Pembuatan LK SKPKD 25 Ke D. BA Penilaian 7. Surat Pengiriman Barang 4. Neraca. BA Serah Terima Barang 7. BA Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas Nota Kredit Nota Debet Bukti Transaksi Bukti Transaksi PENJURNALAN Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Jurnal Penerimaan/ Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial POSTING PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Buku Besar Kas Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum Pembuatan Laporan Keuangan POSTING Laporan Keuangan SKPKD (LRA. SK Penghapusan Barang 3.3. BA Pemusnahan Barang 6. SK Penghapusan Barang 3. BA Penerimaan Barang 2. BA Penerimaan Barang 2. Laporan Keuangan PEMDA 104 . BA Penyelesaian Pekerjaan Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset / Hutang Pengelolaan Barang /Hutang Daerah Terdiri Dari: 1. Akuntansi SKPKD BUD Akuntansi Penerimaan Kas Laporan Posisi Kas Harian Terdiri Dari: 1. SK Mutasi Barang 4.

5. CALK) 105 . 3. 6. Berdasarkan Buku Besar SKPKD. 9. Neraca. BUD kemudian memposting jurnal tersebut ke dalam Buku Besar Kas. BUD membuat Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian 4.BUD menjurnal Nota Kredit dan Nota Debet ke dalam Register Jurnal Penerimaan/Pengeluaran Kas 2. LAK. Fungsi Akuntansi membuat Neraca Saldo SKPKD.D. BUD menyerahkan Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian yang dilampiri Nota Kredit dan Nota Debet kepada Fungsi Akuntansi SKPKD. CALK) Register Jurnal Penerimaan / Pengeluaran Kas Buku Besar Kas Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Laporan Posisi Kas Harian Bukti Transaksi Bukti Transaksi Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum Buku Besar SKPKD Laporan Arus Kas Neraca Saldo SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Berdasarkan Buku Besar Kas.3. Fungsi Akuntansi SKPKD memposting jurnal-jurnal tsb ke dalam Buku Besar SKPKD 8. Neraca. Fungsi Akuntansi juga menjurnal Bukti Memorial transaksi Aset / Hutang dan Bukti Memorial transaksi Selain Kas ke dalam Register Jurnal Umum 7. Fungsi Akuntansi Menggabungkan Neraca Saldo dan Laporan Arus Kas dalam menyusun Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Akuntansi SKPKD Uraian Nota Kredit BUD Nota Debet Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Kas Akuntansi Aset / Hutang Akuntansi Selain Kas 1. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan penjurnalan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas dan Register Jurnal Pengeluaran Kas. Berdasarkan Laporan Posisi Kas Harian.

Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 106 . Neraca. Laporan Keuangan PEMDA Fungsi Akuntansi SKPKD 25 PPKD 24 SEKDA KDH Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Neraca. LAK. Neraca. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Pembuatan Surat Pernyataan KDH Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Konsolidasi (Penggabungan) LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah 26 Ke D. Neraca. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA.D. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Otorisasi LK PEMDA (LRA.5. LAK. Neraca. Neraca. LAK.4.

4. PPKD kemudian menyerahkan kedua laporan tsb kepada SEKDA 6. Proses konsolidasi tsb menghasilkan Laporan Keuangan PEMDA dan Penjabaran LRA. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. 3. Neraca. Neraca. Setelah menerima Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. CALK) PPKD Laporan Keuangan SKPD (LRA. 4. Kepala Daerah membuat surat pernyataan.D. Laporan Keuangan PEMDA dan Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH berlanjut ke proses Pertanggungjawaban Pelaksanaa APBD. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. SEKDA meneruskan kedua laporan tersebut kepada Kepala Daerah. LAK. Laporan Keuangan PEMDA Uraian 1. CALK) SEKDA KDH 2. Laporan Keuangan Pemda tersebut disertai oleh Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahan Daerah diserahkan oleh Fungsi Akuntansi SKPKD ke PPKD untuk diotorisasi. Neraca. yang diserahkan oleh PPKD. Setelah mengotorisasi Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. 5. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan konsolidasi (penggabungan) Laporan Keuangan SKPKD dan Laporan Keuangan SKPD. LAK. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH 107 . LAK. Neraca. Konsolidasi Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. 7. Fungsi Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA.

LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. LAK.4. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Pemeriksaan Penjabaran LRA Ya Melewati Batas Waktu? Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah penerimaan LK Pemda Tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. LAK. LAK. Laporan Keuangan Pemda KDH 26 BPK Penyampaian LK paling lambat 3 bulan setelah TA berakhir LK PEMDA (LRA. LAK.5.6. Pembahasan LK Pemda 108 . CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH LK PEMDA (LRA.D. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Fungsi Akuntansi SKPKD Dari D. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 27 Ke D.

CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Penjabaran LRA Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. CALK LK PEMDA (LRA. LAK. LK PEMDA (LRA. LK PEMDA (LRA. LAK. LK PEMDA (LRA. Fungsi Akuntansi melakukan penyesuaian dan meyiapkan tanggapan terhadao Laporan Hasil Pemeriksaan. LAK.5. Fungsi Akuntansi menyerahkan Laporan Keuangan yang disertai Penjabaran LRA kepada KDH LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 109 . CALK LK Perusahaan Daerah BPK Surat Pernyataan KDH 2. LAK. Neraca. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Pemeriksaan 3. Neraca. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 6. Fungsi Akuntansi SKPKD Surat Pernyataan KDH KDH LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan 5. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan Laporan Hasil Pemerikaan 4.D. Neraca. Fungsi Akuntansi juga menambahkan penjabaran LRA ke Laporan Keuangan. Neraca. Neraca. LAK. Neraca. LAK. BPK melakukan pemeriksaan atas LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah. KDH menyerahkan LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH kepada BPK. BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada KDH. Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah diterimanya LK. KDH meneruskan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada Fungsi Akuntansi untuk disesuaikan. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Uraian 1.

6. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan Persetujuan bersama paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Perda Pertanggungjawaban APBD yang harus dipublikasikan LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 110 . Neraca.D. LAK. LAK. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA.5. Pembahasan LK Pemda KDH DPRD Dari D. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 27 Paling lambat 6 bulan setelah Tahun Anggaran berakhir Raperda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA.

dan Penjabaran LRA. LK Perusahaan Daerah. KDH menyerahkan LK PEMDA. LAK. Perda ini harus dipublikasikan Berupa Perda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. LK Perusahaan Daerah. Persetujuan bersama dicapai paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Pertanggungjawaban APBD. LAK. LAK. LK PEMDA (LRA. DPRD melakukan pembahasan terhadap LK Pemda. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 111 . CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD 2. Neraca. Neraca. Penjabaran LRA). CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 3. Raperda yang disetujui ditetapkan menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD (LK Pemda. dan Penjabaran LRA (Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD) kepada DPRD. LK Perusahan Daerah. Neraca. Pembahasan LK PEMDA Uraian KDH DPRD 1.D. LK PEMDA (LRA.6.

.

10) Rancangan DPPA-SKPD DPPA-SKPD 113 .1) KUA Perubahan PPA Perubahan Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA.9) Pengesahan Rancangan DPPASKPD (E.SKPD Perubahan (E.4) RKA-SKPD Perubahan Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD (E.6) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD (E.5) Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD (E.3) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD (E.8) Penetapan Perda Perubahan APBD (E.11) Rancangan DPPA-SKPD Pembahasan Rancangan DPPA-SKPD (E.Perubahan APBD Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD (E.2) Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan Raperda Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD (E.7) Per KDH-Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda-Pencabutan Perda Perubahan APBD Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA-SKPD (E.

Capaian target kinerja yang harus ditingkatkan Penyusunan Rancangan Awal PPAS Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Otorisasi Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Pembahasan Bersama PEMDA .DPRD Nota Nota Kesepakatan PPA Kesepakatan PPA Perubahan Perubahan PPA PPA Perubahan Perubahan 114 . Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD TAPD Identifikasi Faktor Penyebab Perubahan APBD Penyusunan Rancangan awal KUA Perubahan Rancangan awal KUA Perubahan SEKDA Rancangan KUA Perubahan Rancangan KUA Perubahan KDH Rancangan KUA Perubahan DPRD Rancangan KUA Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan awal KUA Perubahan Otorisasi Penyampaian ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus TA berjalan Pembahasan Bersama PEMDA . Capaian target kinerja yang harus dikurangi 4.DPRD Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Menjelaskan: 1.E.1. Perbedaan asumsi KUA 2. Program dan kegiatan diusulkan dalam perubahan APBD 3.

yang disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus TA berjalan. DPRD membahas rancangan KUA Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. DPRD membahas rancangan PPAS Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. Minggu 1 Agustus Rancangan awal KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Minggu 2 Agustus 6. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA Perubahan dan menyerahkan rancangan KUA Perubahan kpd KDH. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS Perubahan menjadi Rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan rancangan PPAS Perubahan kepada KDH. KUA Perubahan disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Perubahan berdasarkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan.1. 7. Rancangan PPAS Perubahan Minggu 2 Agustus Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan 115 . Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan 9. KDH mengotorisasi rancangan KUA Perubahan dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat Minggu 1 Agustus. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan 8. 10. DPRD menyerahkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan kepada TAPD. Rancangan awal KUA Perubahan TAPD SEKDA KDH DPRD 3. Rancangan KUA Perubahan 5. KDH mengotorisasi rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan kepada DPRD. 2. Rancangan awal KUA Perubahan 4. Penyusunan KUA & PPAS Perubahan APBD Uraian 1.E. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA Perubahan kpd SEKDA. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS Perubahan kepada SEKDA. TAPD menyusun rancangan awal KUA Perubahan.

Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD 116 . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.2.E. Sinkronisasi program 3.3. Lampiran: .Kode rekening APBD . Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan TAPD SEKDA KDH Nota Kesepakatan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ya Penyiapan Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Tidak Menyetujui Otorisasi Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Diterbitkan paling lambat minggu ketiga Agustus TA berjalan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Mencakup: 1. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .SAB . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.PPA Perubahan APBD .KUA Perubahan APBD .Standar Harga 28 Ke E.

TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SEKDA.Standar Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 4.SAB . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .E. Berdasarkan dokumen Nota Kesepakatan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan.Kode rekening APBD . Rancangan SE KDH Mencakup: 1.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 3. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SEKDA KDH 2.SKPD. 117 .KUA Perubahan APBD . SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/ atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. Lampiran: . SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Minggu ke-3 Agustus 5. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD. Sinkronisasi program 3. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD dan menyerahkan Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada KDH. paling lambat minggu ke-3 Agustus tahun anggaran berjalan.PPA Perubahan APBD .

Sinkronisasi program 3.KUA Perubahan APBD .PPA Perubahan APBD .SAB . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.3.2 Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Form RKA SKPD 3.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD RKA SKPD 2. Penyiapan Raperda Perubahan APBD 118 . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.1 dan 3. Lampiran: .2 29 RKA SKPD – Perubahan RKA SKPD – APBD Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ke E.2.1 RKA SKPD 2.Standar Harga SEKDA Dari E. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA Perubahan APBD 28 SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 3.4.Kode rekening APBD . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SKPD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.2.1 RKA SKPD 3.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .E.

Kode rekening .2.1 7.KUA & PPAS .3.1 4.Format RKA . RKA SKPD 3. KDH menyerahkan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SKPD.PPAS untuk tiap program . Pedoman ini mencakup: . SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD Perubahan APBD. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKASKPD 2.E. RKA SKPD 3.2.Standar Analisis Belanja .2.Hal lain terkait prinsip transparansi & akuntabilitas Lampiran: .2 6. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SKPD 3. RKA SKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1.2. Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1.Batas waktu penyampaian RKA . RKA SKPD 2.1.2 8.Standar Harga SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD KDH SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 2. RKA SKPD Perubahan APBD 119 .Sinkronisasi program nasional-daerah .1. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SPKD 3.1 RKA SKPD 2. RKA SKPD 1 3.1 dan merekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.Sinkronisasi kinerja-SPM .

5. Penyiapan Raperda Perubahan APBD SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 29 Dari E. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Akuntansi Laporan Keuangan Daftar Pegawai RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Masyarakat Penyusunan Raperda Perubahan APBD beserta Lampiran RKA SKPD – Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Lampiran Raperda Perubahan APBD: 1. Penyusunan RKA Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Badan Kepegawaian Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Sesuai KUA. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 8. 7. belanja. program dan kegiatan.3. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. LK Daerah (LRA. LAK.E. 6. Neraca. Rincian APBD (urusan PEMDA. PPAS & Dokumen Lain 30 Ke E. Daftar jumlah pegawai. keselarasan urusan – fungsi) 5. CALK). Ringkasan APBD 2. Daftar pinjaman daerah 120 .4. Rekap Belanja (urusan PEMDA. pendapatan. organisasi. pembiayaan) 4. organisasi.

TAPD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kpd PPKD. Tim Anggaran membahas kesesuaian RKASKPD Perubahan APBD dengan KUA & PPAS. SKPD menyerahkan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada PPKD. 3. PPKD mengotorisasi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD & menyerahkannya kepada SEKDA. 5.laporan keuangan pemda . 7. 6. SKPD RKA SKPD Perubahan APBD PPKD RKA SKPD Perubahan APBD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD Perubahan APBD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Lampiran: .daftar kegiatan tahun sebelumnya yang belum terealisasi dan dianggarkan kembali .daftar perubahan jumlah pegawai .ringkasan perubahan APBD . SEKDA akan mengotorisasi kedua dokumen ini dan menyerahkannya kepada KDH setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.4 Penyiapan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. TAPD menyusun Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD. 2. PPKD mengotorisasi RKA-SKPD Perubahan APBD kemudian menyerahkannya kpd TAPD.daftar pinjaman daerah Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Masyarakat Nota Keuangan Perubahan APBD 121 .E. 4.rekapitulasi perubahan belanja . Apabila dinyatakan sesuai.

4.5. Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD 2. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD 122 .6. Penyiapan Raperda Perubahan APBD DPRD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran KUA Perubahan PPA Perubahan RKA SKPD Perubahan Penyiapan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran SKPD Pembahasan Bersama PEMDA . Penjabaran perubahan APBD Bersama Raperda Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 31 Ke E.E.DPRD RKA SKPD Perubahan diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA Pengambilan keputusan bersama paling lambat 3 bulan sebelum TA ybs berakhir Ya Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Lampiran: 1. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 30 RKA Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raperda Perubahan APBD KDH Dari E.

KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat akhir September tahun anggaran berjalan. Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 3 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan berakhir 4. Lampiran Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD adalah sebagai berikut: . KDH menyiapkan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. dibuatlah Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD antara DPRD dan KDH. DPRD membahas Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD bersama PEMDA.Penjabaran perubahan APBD Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD 123 .Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD .E. Setelah Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD dinyatakan sesuai dengan KUA Perubahan APBD & PPA Perubahan APBD.5 Pembahasan Raperda Perubahan APBD Uraian 1.DPRD 3. paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran yang bersangkutan berakhir. Berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD. Pembahasan Bersama PEMDA . KDH Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD DPRD Akhir September Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD 2.

Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 32 Ya Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Ke D.6. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH 31 Dari E.5. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 33 Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 124 .8.7. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Pembahasan Bersama Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya hasil evaluasi Ya Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Tidak Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Tidak Ke D.E.

KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/ Mendagri. Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 3. KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Gubernur/Mendagri meneliti kesesuaian Raperda dan Raper KDH dengan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD .E. Raperda dan Raper KDH yang telah lolos evaluasi diserahkan kembali oleh Gubernur/Mendagri kepada KDH.6 Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. Raperda Perubahan APBD Dan Raper KDH Lampiran (Penjabaran Perubahan APBD) 125 . Gubernur/Mendagri mengevaluasi Raperda dan Raper KDH.

Evaluasi Perda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri 33 Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penetapan Perda dan Per KDH Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 34 Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Ke F. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Penyampaian Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan 126 .7.6. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH Dari F.9.E.

E. KDH menetapkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) KDH Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Gubernur/Mendagri Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 2.7 Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/Mendagri. Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 127 .

dan Berlakunya Pagu TA Berjalan Gubernur/Mendagri 32 Dari E. Evaluasi Raperda Perubahan APBD Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Pemberhentian Pelaksanaan Perda Perubahan APBD dan Pencabutan Perda Perubahan APBD Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.E.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan 128 . Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.6.8.

Apabila Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD dinyatakan tidak sesuai Kepentingan Umum. dan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD maka Gubernur/Mendagri akan mengembalikan kedua dokumen tersebut kepada KDH untuk ditindaklanjuti bersama DPRD. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Uraian KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 1. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 3. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 7 Hari Kerja setelah pembatalan 4.Memberhentikan pelaksanaan Perda Perubahan dan mencabut Perda Perubahan dengan mengeluarkan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. Peraturan Perundangan yang lebih tinggi. Bila KDH dan DPRD tidak menindaklanjuti. dan Berlakunya APBD TA Berjalan kepada KDH. Gubernur/Medagri kemudian menyerahkan Per Mendagri/ Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD 129 .E. maka Gubernur/ Mendagri membatalkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD dengan mengeluarkan Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan. Berdasarkan dokumen ini KDH: . Penyempurnaan ini dilakukan paling lambat 7 hari kerja sejak diterimanya hasil evaluasi. Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. .Menetapkan Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Anggaran Berjalan. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan.8.

Penetapan Perda Perubahan APBD KDH 34 Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Pembuatan Surat Pemberitahuan Perda Perubahan APBD Disertai penjelasan perbedaan jumlah anggaran sebelum dan setelah perubahan Rancangan DPPA SKPD Surat Pemberitahuan Surat Pemberitahuan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Rancangan DPPA SKPD 35 Ke E. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD 130 .9. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD SKPD Surat Pemberitahuan Paling lambat 3 hari kerja setelah penetapan Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD PPKD Dari F.8.E.10.

Surat Pemberitahuan 3. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada PPKD. Surat Pemberitahuan 4. PPKD mendistribusikan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. SKPD menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD paling lambat 3 hari kerja setelah perubahan APBD ditetapkan. Berdasarkan kedua dokumen ini.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. SKPD menyusun Rancangan DPPA-SKPD. PPKD membuat Surat Pemberitahuan. SKPD PPKD Perda Perubahan APBD KDH Perda Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 2. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. Rancangan DPPA SKPD 5.E. 3 hari kerja Rancangan DPPA SKPD 131 .

Pengesahan Rancangan DPPA SKPD 132 .11.10. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD PPKD TAPD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Dari E. Penyusunan DPPA SKPD 35 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Tidak Menyetujui Ya Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Pengesahan DPPA SKPD 36 DPPA SKPD Ke E.9.E.

Rancangan DPPA SKPD 3. PPKD mengotorisasi Rancangan DPPA-SKPD kemudian menyerahkannya kepada TAPD. TAPD mengesahkan Rancangan DPPA-SKPD menjadi DPPA-SKPD kemudian DPPA-SKPD diserahkan kepada PPKD.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. Kemudian menyerahkan Rancangan DPPASKPD ini kepada SEKDA untuk disetujui. SEKDA menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada TAPD. TAPD membahas Rancangan DPPA-SKPD. Rancangan DPPA SKPD TAPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA 2. Rancangan DPPA SKPD 4. DPPA SKPD 133 . Setelah disetujui.E.

E. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Pengesahan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 134 .11. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD SKPD PPKD SEKDA DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 36 Dari E.10.

E. PPKD mengesahkan Rancangan DPPASKPD menjadi DPPA-SKPD.11 Pengesahan Rancangan DPPA-SKPD Uraian 1. DPPA SKPD 3. DPPA SKPD 135 . SKPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Rancangan DPPA SKPD 2. PPKD menyerahkan DPPA-SKPD kepada SKPD. SEKDA menyerahkan dokumen Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD.