BAGAN ALIR   SIKLUS PENGELOLAAN  KEUANGAN DAERAH 

Berdasarkan  PERMENDAGRI Nomor 13 Tahun 2006  Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA 12 JUNI 2006

DAFTAR ISI
Proses A. Proses Penyusunan APBD
A.1. A.2. A.3. A.4. A.5. A.6. A.7. A.8. A.9. Penyusunan KUA dan PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Penyusunan Raper KDH APBD

Halaman 1
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

A.10. Penetapan Raper KDH APBD

B. Pelaksanaan dan Penatausahaan Belanja
B.1. B.2. B.3. B.4. Penyiapan Rancangan DPA – SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA SKPD Pengesahan Rancangan DPA SKPD Penyediaan Dana

23
24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82

B.5.1. Pengajuan SPP – UP B.5.2. Penerbitan SP2D – UP B.5.3. Pembelanjaan Dana UP B.6.1. Pengajuan SPP – GU B.6.2. Penerbitan SP2D – GU B.6.3. Pembelanjaan Dana GU B.7.1 Pengajuan SPP – TU B.7.2. Penerbitan SP2D – TU B.7.3. Pembelanjaan Dana TU B.8.1. Pengajuan SPP – LS Gaji dan Tunjangan B.8.2. Penerbitan SP2D – LS Gaji dan Tunjangan B.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji B.9.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa B.9.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa B.9.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa B.9.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga B.11.1. Pengajuan SPP – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.2. Penerbitan SP2D – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan B.12. B.13. B.14. Dana Cadangan Pembuatan SPJ SPJ dengan Bendahara Pembantu

1. D.11.8. Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA 99 100 102 104 106 108 110 E. E. Perubahan APBD E. E.6. E.10. E. D.2. D. D. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.Proses C. E.9.5.2.1.3.1.1.4.1. E.1.6. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD . E.3.4.2. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu Halaman 85 86 88 90 92 94 96 D. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank lain C. Penatausahaan Penerimaan C.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda C.2. Akuntansi dan Pelaporan D. E. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran P-APBD Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD 113 114 116 118 120 122 124 126 128 130 132 134 E. D. Pelaksanaan dan Penatausahaan Pendapatan C.5.1.4.2.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan C.3.7. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu C.

Bendahara Penerimaan C. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa–Non Pihak Ketiga B.1. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.3.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.5 D.1 Penyusunan KUA & PPAS P-APBD E. Bantuan. B.9.4 B.6. Pembuatan SPJ B.1.2.5 Pembahasan Raperda P-APBD E. B. B.10.1 Penatausahaan Penerimaan C. B.2.8 Penetapan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.7.10.9.8. B.7 Pembatalan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.9.8.1 D.11.5.5 Penyusunan KUA & PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD A.1. Subsidi Hibah.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah . Penetapan Raper KDH (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) B.2 A. B94 DOKUMEN PELAKSANAAN APBD DAN PENATAUSAHAAN PENGELUARAN Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Penyediaan Dana Pengajuan SPP-UP Penerbitan SP2D-UP Pembelanjaan Dana UP Pengajuan SPP-GU Penerbitan SP2D-GU Pembelanjaan Dana GU Pengajuan SPP-TU Penerbitan SP2D-TU Pembelanjaan Dana TU Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.6 Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA E. Pembentukan Dana Cadangan B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.3 B. B. B.7 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.8 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.4.SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENURUT PERMENDAGRI PENYUSUNAN APBD A. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.1 A. SPJ dengan Bendahara Pembantu PERUBAHAN APBD PELAKSANAAN & PENATAUSAHAAN PENERIMAAN C.2. B.4 Penyiapan Raperda P-APBD E.4 A.2.5. B. Bantuan.Bendahara Penerimaan Pembantu C.2 Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu AKUNTANSI DAN PELAPORAN D. Pembelanjaan Dana Bunga.1.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Kasda C.1. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.3.11. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.1.7.13.2. 2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk P-APBD E.6. Bantuan.10. Penerbitan SP2D Bunga.3. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.2.14. B.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .5.3.10.3.9.12.1. Penyusunan Raper KDH APBD A.1. B.2.1.3.7.3. Subsidi Hibah. B.4 D. B. Subsidi Hibah.1. B.2.1.3 Penyusunan RKA SKPD P-APBD E.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD E.6 Evaluasi Raperda P-APBD & Raper KDH Penjabaran P-APBD E.11.2 D.6 Evaluasi Raperda APBD & Raper KDH Penjabaran APBD A.2 B.8.2.6. Pengajuan SPP-LS Bunga.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Lain C.11 Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .3 A.1 B.3 D.10.

7 Arsip / Database / Register 8 Pihak Lain di Luar Siklus ... Gambar Keterangan 1 Proses / Aktivitas 2 Alternatif Keputusan atau Situasi 3 Dokumen 4 Proses yang Telah Dijelaskan Sebelumnya 5 Berlanjut ke Halaman.. 6 Lanjutan dari Halaman..KETERANGAN GAMBAR No.

Dokumen BKU CALK DPA SKPD DPPA SKPD KUA LK LAK LRA Perda Per KDH PPA PPAS Raperda Raper KDH : Buku Kas Umum : Catatan Atas Laporan Keuangan : Dokumen Pelaksana Anggaran SKPD : Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD : Kebijakan Umum APBD : Laporan Keuangan : Laporan Arus Kas : Laporan Realisasi Angaran : Peraturan Daerah : Peraturan Kepala Daerah : Prioritas dan Plafon Anggaran : Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara : Rancangan Peraturan Daerah : Rancangan Peratruran Kepala Daerah : Bank Kas Daerah : Badan Pemeriksa Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Kepala Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Pengguna Anggaran : Pegawai Negeri Sipil Daerah : Pejabat Penatausahaan Keuangan : Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan : Sekretaris Daerah : Satuan Kerja Perangkat Daerah : Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah : Tim Anggaran Pemerintah Daerah . Instansi Bank Kasda BPK BUD DPRD KDH PPKD PA PNS Daerah PPK PPTK SEKDA SKPD SKPKD TAPD 2.DAFTAR SINGKATAN 1.

RKA SKPD RKPD SE SK SPD SPJ SKP Daerah SKR SPM STS SPP GU SPP LS SPP TU SPP UP SPPD SP2D : Rencana Kerja dan Anggaran SKPD : Rencana Kerja Pemerintah Daerah : Surat Edaran : Surat Keputusan : Surat Penyediaan Dana : Surat Pertanggungjawaban : Surat Ketetapan Pajak Daerah : Surat Ketetapan Retribusi : Surat Perintah Membayar : Surat Tanda Setoran : Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Langsung : Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan : Surat Perintah Perjalanan Dinas : Surat Perintah Pencairan Dana .

Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPA.KUA dan PPA Raperda APBD (A4) Perda APBD (A7) Pembatalan Perda APBD (A8) Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama Penyusunan Raper KDH APBD (A9) Evaluasi & Penetapan Raper KDH APBD (A10) Raper KDH APBD Proses Penyusunan APBD dimulai dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi. KDH memnyampaikan Surat Edaran yang berisi Pedoman Penyusunan RKA-SKPD yang kemudian ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD dengan melakukan penyusunan RKA-SKPD.Nota Kesepakatan . 1 . KDH dapat menyusun Peraturan KDH tentang APBD. Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi. Dalam kasus tertentu dimana DPRD tidak mengambil keputusan bersama.PROSES PENYUSUNAN APBD Penyusunan KUA & PPAS Penyusunan Raperda APBD Pedoman Penyusunan RKA-SKPD (A2) Penetapan Perda APBD Pembahasan Raperda APBD (A5) Proses Perencanaan RKPD Penyusunan RKA-SKPD (A3) Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan KUA dan PPAS (A1) RKA-SKPD Evaluasi Gubernur/ Mendagri (A6) . Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut.

DPRD Nota Kesepakatan KUA KUA KUA disepakati paling lambat Minggu Ke-1 Juli Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Tahapan: 1. Menentukan skala prioritas urusan 2. Penyusunan KUA dan PPAS TAPD RKPD Penyusunan Rancangan awal KUA SEKDA Rancangan KUA KDH Rancangan KUA Rancangan KUA DPRD Rancangan KUA Tidak Menyetujui Ya SE Mendagri Memuat: a.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD c.Daerah b.A.Teknis penyusunan APBD d. Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA SEKDA menyetujui dan menyerahkan kepada KDH paling lambat Awal Juni Otorisasi KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Pertengahan Juni Pembahasan Bersama PEMDA .1.Hal-hal khusus lainnya. Menentukan urutan program tiap urusan 3. Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Penyusunan Rancangan Awal PPAS Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Rancangan PPAS Rancangan PPAS Nota Kesepakatan KUA KUA Otorisasi Rancangan Awal PPAS Rancangan Awal PPAS KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Minggu Ke-2 Juli Rancangan PPAS Pembahasan Bersama PEMDA .Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat .DPRD PPA disepakati paling lambat Akhir Juli PPA KUA dan PPAS Menjadi Dasar Penyusunan Pedoman RKA Nota Kesepakatan PPA Nota Kesepakatan PPA PPA Nota Kesepakatan PPA PPA 2 .

KUA disepakati paling lambat minggu ke-1 Juli. Tengah Juni Rancangan KUA 5.Teknis penyusunan APBD . SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS menjadi Rancangan PPAS dan menyerahkan rancangan PPAS kepada KDH.1. Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Minggu 1 Juli 6.Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Rancangan Awal PPAS 7. TAPD menyusun rancangan awal KUA.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD . KDH mengotorisasi rancangan KUA dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat pertengahan Juni. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA dan menyerahkan rancangan KUA kpd KDH paling lambat awal Juni.Hal-hal khusus lainnya 2.Menentukan urutan program tiap urusan . Akhir Juli Nota Kesepakatan PPA PPA 3 . Awal Juni Rancangan KUA 4. Mgg 2 Juli Rancangan PPAS 10. Rancangan PPAS 9. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Tahapan PPAS: . Penyusunan KUA & PPAS Uraian 1.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat-Daerah . KDH mengotorisasi rancangan PPAS dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke-2 Juli. DPRD membahas rancangan KUA bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. Rancangan Awal KUA tersebut memuat: . TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS kepada SEKDA.Menentukan skala prioritas urusan . Berdasarkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA kpd SEKDA. Rancangan Awal PPAS 8.A. TAPD SEKDA KDH DPRD Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA 3. DPRD membahas rancangan PPAS bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA dan Nota Kesepakatan PPA. Kedua dokumen ini disepakati paling lambat akhir Juli.

Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.3.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan.2. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD SEKDA KDH Penyusunan Analisis Standar Belanja Penyusunan SPM Penyusunan Standar Satuan Harga Nota Kesepakatan KUA Nota Kesepakatan PPA Analisis Standar Belanja SPM Standar Satuan Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Ya Penyiapan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Tidak Menyetujui Otorisasi Diterbitkan paling lambat awal Agustus TA berjalan Mencakup: a.Batas waktu penyampaian RKASKPD kepada PPKD d.A. b. Penyusunan RKA SKPD 4 .Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SE KDH tentang SKPD Pedoman SE KDH tentang Penyusunan RKA Pedoman SKPD Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 Ke A.

PPA . dan Standar Satuan Harga. Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM 3. SPM. PPA untuk tiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan 2.Standar Satuan Harga 2. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD kepada SEKDA.A. Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD 4. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD kepada SKPDSKPD.Format RKA-SKPD . SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan meneruskannya kepada KDH. Sebagai langkah awal penyusunan Raperda APBD. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran (SE) KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Awal Agustus 5.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Uraian 1.Kode Rekening APBD . SKPD 5 . Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 4. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD. Penyusunan Pedoman tersebut mengacu pada KUA dan PPA yang telah disepakati serta dokumen-dokumen pendukung lain seperti Analisis Standar Belanja. paling lambat awal bulan Agustus tahun anggaran berjalan.Analisis Standar Belanja . Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari SKPD 5. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SEKDA KDH 3. Rancangan Awal SE KDH ini mencakup: 1. Lampiran: .KUA .

2.1 RKA SKPD 3.1 RKA SKPD 3. Penyiapan Raperda APBD 6 .4.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.A.2 Form RKA SKPD 3. Penyusunan RKA SKPD SKPD Mencakup: a.2.2 2 RKA SKPD RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Ke A.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan b. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga SEKDA Dari A.Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD d.3.1 dan 3.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 2.

1. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD RKA SKPD 2.1 untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKASKPD 2. 3. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1. RKA-SKPD tersebut selanjutnya diserahkan kepada PPKD untuk proses peyusunan Raperda APBD.A.2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. Berdasarkan SE tersebut. SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.1 RKA SKPD 2.2.2 8. Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPD pemungut pendapatan. 6.2 RKA SKPD RKA SKPD 3. 7 . SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASPKD 3. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD. 7.1 RKA SKPD 3. SKPD mulai menyusun RKA masing-masing RKA SKPD 1 2. 4. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASKPD 3.1 RKA SKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.2.3 Penyusunan RKA-SKPD Uraian SKPD 1.1.2.

5. pembiayaan) 4. pendapatan. Daftar jumlah pegawai. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Daftar piutang daerah. keselarasan urusan – fungsi) 5. Rekap Belanja (urusan PEMDA.3. organisasi. Pembahasan Raperda APBD Akuntansi RKA SKPD RKA SKPD Laporan Keuangan Badan Kepegawaian RKA SKPD Ya Daftar Pegawai RKA SKPD Masyarakat Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Lampiran Raperda APBD: 1. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Daftar investasi daerah 8. 6. PPA & Dokumen Lain Ke A. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. Rincian APBD (urusan PEMDA. program dan kegiatan. Daftar dana cadangan daerah 12. Penyiapan Raperda APBD SKPD Dari A. Ringkasan APBD 2. organisasi. Daftar pinjaman daerah 8 RKA SKPD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran .4.A. Penyusunan RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KDH Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 2 RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD 3 Tidak Raperda APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD Sesuai KUA. 7. belanja.

PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD untuk dilakukan pembahasan. RKA SKPD RKA SKPD 3. Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 9 . PPA. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada KDH dengan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.4 Penyiapan Raperda APBD Uraian SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 1. Raperda APBD dan Lampiran 6. SKPD harus melakukan penyempurnaan. dan investasi daerah .Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . standar harga. PPKD melakukan kompilasi atas RKA-SKPD menjadi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan. Apabila hasil pembahasan RKA-SKPD terdapat ketidaksesuaian.3) diserahkan kepada PPKD untuk memulai penyusunan Raperda APBD. SPM. 2.A. serta capaian kinerja.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . Dengan data tambahan berupa Laporan Keuangan dan Daftar Pegawai. SAB.Ringkasan APBD .Daftar jumlah pegawai. dan dokumen perencanaan lainnya. piutang daerah. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada SEKDA. Pembahasan dilakukan untuk menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dengan KUA. serta sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD. kelompok sasaran kegiatan. prakiraan .Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah RKA SKPD Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Nota Keuangan 5.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . RKA-SKPD yang telah disiapkan oleh masing-masing SKPD (seperti dijelaskan di hal A. indikator kinerja. Lampiran APBD: . TAPD menyerahkan RKA-SKPD yang telah sesuai kepada PPKD untuk dikompilasi menjadi Raperda APBD 4.Rekapitulasi belanja .

kegiatan.A.9. Penyusunan Raper KDH APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD Dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD Dan Lampiran Lampiran Raper KDH – Penjabaran APBD: a. Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran 5 Ke A. Penyiapan Raperda DPRD Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KUA PPA Nota Keuangan Penyiapan Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD dan Lampiran Penyampaian Raperda APBD beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Oktober RKA SKPD Pembahasan Bersama PEMDA . obyek. rincian obyek pendapatan. belanja dan pembiayaan.5. program. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 3 RKA Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan Raperda APBD KDH Dari A.DPRD SKPD RKA SKPD diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH Penjabaran APBD Raper KDH Penjabaran APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA DPRD Tidak Mengambil Keputusan Pengambilan keputusan bersama paling lambat 1 (satu) bulan sebelum TA ybs dilaksanakan 4 Ke A. organisasi.4. jenis.Penjabaran APBD menurut urusan pemerintahan daerah.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. kelompok.6. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD 10 . belanja daerah dan pembiayaan daerah b.

KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Oktober. DPRD bersama PEMDA membahas kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan dengan KUA dan PPAS. kegiatan. Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan 3. dan pembiayaan daerah . objek. Setelah dinyatakan sesuai DPRD dan KDH membuat Persetujuan Bersama Raperda APBD selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan dilaksanakan. jenis. PPKD.4). berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda APBD dan RKA-SKPD. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran 6. belanja.A. kelompok. rincian objek pendapatan. program.Penjabaran KDH menurut urusan. menyiapkan Raper KDH Penjabaran APBD. PPKD menyerahkan Raper KDH Penjabaran APBD kepada KDH. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran Paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan anggaran 5. Jika lebih dari 1 bulan DPRD tidak mengambil keputusan maka proses langsung dilanjutkan ke penyusunan Raper KDH APBD (A. KDH menyusun Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan (seperti dijelaskan dalam proses A. Raper KDH Penjabaran APBD 11 .9). pembiayaan Raper KDH Penjabaran APBD 7.5 Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD Uraian 1. Lampiran Raper KDH Penjabaran APBD: . organisasi. Pembahasan Bersama PEMDA 4. PPKD KDH Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan DPRD Mgg 1 Oktober 2. belanja daerah. DPRD menyerahkan Persetujuan Bersama Raperda APBD kepada PPKD.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah.

DPRD terhadap Raperda .APBD d.APBD b. Pembatalan Perda Raperda APBD Dan Lampiran Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Ke A. Evaluasi Raperda Ya Ditindaklanjuti KDH & DPRD Tidak Batas Waktu Penyempurnaan Adalah 7 Hari Kerja Setelah Diterimanya Evaluasi Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Tidak 6 Ya Ke A.5. Pembahasan Raperda 5 Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Penyampaian Raperda dan Raper KDH paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui disertai: a.KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD c.Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda . Penetapan Perda dan Per KDH 7 Raper KDH (Penjabaran APBD) 12 .A.Nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD.Persetujuan bersama Pemda . Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD KDH Gubernur/Mendagri Dari A.8.6.7.

A.6 Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD
Uraian
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

1. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD kepada Gubernur/Mendagri paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui. Penyampaian Raperda dan Raper KDH disertai: - Persetujuan bersama PEMDA – DPRD terhadap Raperda APBD - KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD - Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda APBD - Nota Keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD

3 hari kerja

2. Gubernur/Mendagri mengevaluasi kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda. Jika Raperda APBD tidak dapat diterima dalam proses evaluasi, Pemda & DPRD harus melakukan penyempurnaan dalam jangka waktu 7 hari

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

Hasil Evaluasi disampaikan paling lambat 15 hari kerja setelah diterimanya Raperda

3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran yang sudah sesuai dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda kepada KDH.

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

13

A.7. Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
KDH
7

Gubernur/Mendagri

Dari A.6. Evaluasi Raperda

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Per KDH – Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran

Perda - APBD

Penetapan Perda dan Per KDH

Paling lambat 31 Desember TA sebelumnya

Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD

8 Perda - APBD Perda - APBD Dilimpahkan Ke PPKD (Lembar B.1. Penyiapan Rancangan DPA SKPD dan Rancangan Anggaran Kas) Perda - APBD

Penyampaian Perda dan Per KDH ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan

14

A.7 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
Uraian
1. KDH menetapkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran menjadi Perda APBD dan Raper KDH Penjabaran selambat-lambatnya 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

31 Des Per KDH (Penjabaran APBD)

31 Des

Perda APBD

7 hari

2. KDH menyerahkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran kepada Gubernur/Mendagri selambat-lambatnya 7 hari setelah ditetapkan.

7 hari

Per KDH (Penjabaran APBD)

Perda APBD

15

Evaluasi Raperda Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pemberhentian Pelaksanaan Perda dan Pencabutan Perda Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Perda – Pencabutan Perda APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.8.A. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 16 . Pembatalan Perda APBD dan Per KDH – Penjabaran APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya Gubernur/Mendagri 6 Dari A.6.

Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. KDH menetapkan pelaksanaan pengeluaran atas pagu tahun sebelumnya dengan Per KDH Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 3. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.A. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya kepada KDH. Gubernur/Mendagri mengeluarkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. Apabila hasil evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD tidak ditindaklanjuti oleh KDH dan DPRD maka Gubernur/Mendagri membatalkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. KDH juga memberhentikan pelaksanaan Perda dengan mengeluarkan Perda Pencabutan Perda APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan.8 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Uraian 1. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya. KDH Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Pembatalan Perda dan Per KDH 2. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 4. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Perda – Pencabutan Perda APBD 17 . Gubernur/Mendagri menyerahkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH.

Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. belanja.A RKA SKPD Akuntansi Badan Kepegawaian RKA SKPD Ke A.APBD: 1.10. Penetapan Raper KDH . Rincian APBD (urusan PEMDA. Daftar investasi daerah 8. Daftar pinjaman daerah 18 RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran KDH Raper APBD dan Lampiran . Daftar piutang daerah. Daftar dana cadangan daerah 12.APBD + Lampiran Lampiran Raper KDH . Ringkasan APBD 2. 6. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9.APBD Laporan Keuangan Daftar Pegawai Penyusunan Raper KDH . pendapatan. keselarasan urusan – fungsi) 5. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) SKPD 4 Raper KDH APBD dan Lampiran KDH Raper APBD dan Lampiran PPKD TAPD SEKDA KDH Penyusunan RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 8.A. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. organisasi. Daftar jumlah pegawai.9. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. program dan kegiatan. 7. Rekap Belanja (urusan PEMDA. organisasi. pembiayaan) 4.

Rekapitulasi belanja .9 Penyusunan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD RKA SKPD 5. Jika DPRD tidak mengambil keputusan bersama. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD utk dibahas. 3. dan investasi daerah . PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada SEKDA. 6. RKA SKPD Penyusunan Raper KDH APBD beserta Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 19 .Ringkasan APBD . SKPD kembali menyusun RKA-SKPD. PPKD menyusun Raperda APBD beserta lampiran. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada KDH.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah 7. 8.A. TAPD menyerahkan RKASKPD yang telah dibahas kepada PPKD. Lampiran APBD: .Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) .Daftar kegiatan dianggarkan kembali . piutang daerah. SKPD menyerahkan RKASKPD kepada PPKD. 2.Daftar jumlah pegawai.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain .

10. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) Gubernur/Mendagri 8.A.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH . Penetapan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) KDH Dari A.9.A Raper KDH – APBD dan Lampiran Penyampaian paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama KDH Raper KDH .APBD Ya Melewati 30 (tigapuluh) Hari Kerja Tidak Per KDH – APBD (Keputusan KDH) Penetapan Per KDH APBD Per KDH .APBD Per (Keputusan Gubernur/ Mendagri) 20 .APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri)KDH .APBD Pengesahan Raper KDH APBD Penetapan Raper KDH – APBD oleh KDH Raper KDH .

Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 21 . Apabila pengesahan melewati batas waktu 30 hari kerja. KDH menyerahkan Raper KDH APBD dan lampiran kepada Gubernur/Mendagri. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 3. paling lambat 15 hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan Keputusan Bersama KDH.10 Penetapan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. Pengesahan harus sudah dilakukan dalam 30 hari kerja. maka KDH menetapkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD (Keputusan KDH). KDH Raper KDH APBD dan lampiran 15 hari kerja Gubernur/Mendagri Raper KDH APBD dan lampiran 30 hari kerja 2. Gubernur/Mendagri mengesahkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD.A. Gubernur/Mendagri menyerahkan Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) kepada KDH.

.

11.1) SPPGU Dana TU Pengajuan Dana (B.3) Pembelanjaan Dana LS (B.6.1 – B.3) Pembelanjaan Dana TU (B.PELAKSANAAN dan PENATAUSAHAAN BELANJA Penyiapan DPA SKPD dan SPD DPA SKPD Anggaran Kas Penyiapan DPA SKPD (B.4) SPD Dana UP Pengajuan Dana (B.2) Penerbitan SP2D (B.8.9.6.11.3) Penerbitan SP2D (B.7.5.2) SPPLS Dana LS Bantuan Pengajuan Dana (B.1) SPPTU SPM-UP SPM-GU SPM-TU Penerbitan SP2D (B.3) Dana LS Gaji Pengajuan Dana (B.10.3) Pembelanjaan Dana GU (B.2) SPPLS Dana LS Pihak III Pengajuan Dana (B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.10.9.8.8.3) Penyediaan Dana (B.3) Penerbitan SP2D (B.11.5.7.5.10.2) Penerbitan SP2D (B.7.9.3) 23 .2) SP2D SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan GAJI (B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.1) SPPLS SPM-GAJI SPM-LS SPM-LS SPM-LS Penerbitan SP2D (B.1) SPPGAJI Dana LS Barang Pengajuan Dana (B.1) SPPUP Dana GU Pengajuan Dana (B.2) SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan Dana UP (B.2) Penerbitan SP2D B.6.

2. Penetapan Perda 8 Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Halaman B.B.3. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD 24 .1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD PPKD TAPD Surat Pemberitahuan Dari A. Perda APBD PER KDH Penjabaran Rancangan DPA-SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Paling lambat 15 hari sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran APBD Verfikasi bersama Kepala SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Surat Pemberitahuan Tidak Sesuai Per KDH Penjabaran Paling lambat 3 (tiga) hari setelah APBD ditetapkan Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Ya Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 9 Paling lambat 6 (enam) hari setelah pemberitahuan Ke B.8.

TAPD melakukan verifikasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD bersama Kepala SKPD. Berdasarkan Rancangan DPA-SKPD yang telah dibuat. paling lambat 15 hari kerja sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran. PPKD mengotorisasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kemudian diserahkan kepada TAPD. PPKD menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. Surat Pemberitahuan 3.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Uraian 1. berdasar Per KDH Penjabaran. SKPD menyusun Rancangan DPA-SKPD (Hal B. SKPD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD. Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD 7. 15 hari kerja sejak penetapan Per KDH Penjabaran Verfikasi bersama Kepala SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 25 . SKPD menyerahkan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kpd PPKD paling lambat 6 hari kerja setelah adanya pemberitahuan. SKPD PPKD Surat Pemberitahuan 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan TAPD 2.B. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan Rancangan Anggaran Kas SKPD 6. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan 4.2) berdasarkan Surat Pemberitahuan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. PPKD membuat Surat Pemberitahuan berdasarkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD paling lambat 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan. Rancangan Anggaran Kas SKPD 5.

2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Menjadi Sub Proses di B. Penyusunan Rancangan DPA SKPD SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Mengacu pada proses B.1 DPA-SKPD 2.1 Surat Pemberitahuan Penyusunan Rincian DPA Pendapatan SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Langsung Program & Per Kegiatan SPKD Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah DPA-SKPD 1 DPA-SKPD 2. Penyiapan Rancangan DPA dan Rancangan Anggaran Kas 26 .2 Penyusunan Rekapitulasi Belanja Langsung menurut Program & Kegiatan SKPD DPA-SKPD 2.B.1 DPA-SKPD 3.1.2.2.1 DPA-SKPD 3.

2. SKPD untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian DPA Belanja Langsung untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.2 Rancangan DPA-SKPD 5. DPA-SKPD 3. SKPD mengkompilasi dokumen-dokumen DPA-SKPD diatas menjadi Rancangan DPA-SKPD. Berdasarkan Surat Pemberitahuan.1 DPA-SKPD 2. Perda APBD dan Per KDH Penjabaran.1 4. DPA-SKPD 3.2. DPA-SKPD 1 3. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Uraian 1. SKPD menyusun DPA-SKPD.2.2 7.1). SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. SKPD PER KDH Penjabaran PERDA APBD Surat Pemberitahuan 2. 27 .1 DPA-SKPD 2. Rancangan DPA-SKPD ini digunakan sebagai dasar pembuatan Rancangan Anggaran Kas (Hal B. SKPD menyusun Rincian DPA Pendapatan SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 1.1. DPA-SKPD 2.1 6.2. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.1.B.

4. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD SKPD DPA-SKPD PPKD Rancangan Anggaran Kas SKPD TAPD 9 Dari B.4.3. Penyediaan Dana 28 .B. Penyediaan Dana Rancangan DPA-SKPD Tidak Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD Bawasda BPK Setuju Ya Rancangan DPA-SKPD 11 Ke B. Penyiapan Rancangan DPA SEKDA Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah Rancangan Anggaran Kas SKPD Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah 10 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Ke B.1.

B.4. Penyediaan Dana
PA / Kuasa PA
SPD SPD

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD

10

Dari B.3. Pengesahan Rancangan DPA SKPD

11

DPA SKPD 12

Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Pengesahan Rancangan DPA SKPD

Ke B.5.1., B.6.1., B.7.1., B.8.1., B.9.1., B.10.1., B.11.1. (Pengajuan SPP)

Penyiapan SPD

Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah DPA SKPD

DPA SKPD DPA SKPD

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Otorisasi

SPD SPD SPD

29

B.3 Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Uraian
1. TAPD menyerahkan Rancangan DPASKPD yang lolos verifikasi kepada SEKDA dan Rancangan Anggaran Kas SKPD yang lolos verifikasi kepada PPKD.

SKPD

PPKD

TAPD
Rancangan DPA-SKPD

SEKDA
Rancangan DPA-SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

2. PPKD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD menjadi Anggaran Kas Pemerintah Daerah. Dokumen ini akan digunakan dalam proses pembuatan dokumen penyediaan dana.

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

3. SEKDA menyetujui Rancangan DPASKPD dan menyerahkan kepada PPKD.

Rancangan DPA-SKPD

Rancangan DPA-SKPD

4. PPKD mengesahkan Rancangan DPASKPD menjadi DPA-SKPD.
7 hari kerja

DPA-SKPD

5. PPKD menyerahkan DPA-SKPD kepada SKPD, Bawasda, dan BPK. Penyerahan kepada SPKD selambat-lambatnya 7 hari kerja sejak disahkan.

DPA-SKPD

BPK & Bawasda

30

B.4 Penyediaan Dana
Uraian
1. PPKD menyerahkan dokumen Anggaran Kas Pemerintah Daerah dan DPA-SKPD kepada Kuasa BUD.

PA/Kuasa PA

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

DPA SKPD

DPA SKPD

2. Berdasarkan dua dokumen tersebut, Kuasa BUD menyiapkan Rancangan SPD. 3. Kuasa BUD menyerahkan Rancangan SPD kepada PPKD.

Rancangan SPD

Rancangan SPD

4. PPKD mengotorisasi Rancangan SPD dan menyerahkan SPD kepada Pengguna Anggaran/Kuasa PA.

SPD

31

Salinan SPD 5.4. Surat Pengantar SPP-UP 2.5. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 6.2.1. Lampiran lain SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima 13. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-UP SPP-UP dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penelitian SPP-UP DPA SKPD Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD SPP-UP dan Dokumen Lain dan SPP-UP Dokumen Lain SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Pembuatan SPM Tidak Dokumen SPP-UP Terdiri dari: 1.B. Ringkasan SPP-UP 3.Pengajuan SPP UP Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD SPD SPD Pengguna Anggaran 12 Dari B. Penerbitan SP2D-UP SPP-UP dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Penyampaian SPP-UP Dilampiri: Daftar rincian rencana penggunaan dana s/d jenis belanja Register SPM UP 32 . Rincian SPP-UP (Jenis Belanja) 4.A Rancangan SPM Otorisasi Ke B.5.

jenis belanja) 3.d. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPPUP dan kesesuaiannya dengan SPD dan DPASKPD. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.1 Pengajuan SPP-UP Uraian 1. yang terdiri dari: . 9. Bendahara membuat SPP-UP beserta dokumen lainnya. 2.Rincian SPP-UP . 8. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-UP diterima. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-UP.B.Ringkasan SPP-UP . SPP-UP yang dinyatakan lengkap akan dibuatkan Rancangan SPM oleh PPK-SKPD.5. Berdasarkan SPD. Jika SPP-UP dinyatakan tidak lengkap. Rancangan SPM ini kemudian diberikan PPKSKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima Rancangan SPM Tidak Lengkap SPM 7.Surat Pengantar SPP-UP . Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-UP dan Dokumen Lain SPP-UP dan Dokumen Lain DPA 4. Bendahara menyerahkan SPP-UP beserta dokumen lain kepada PPK SKPD.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 33 .Lampiran lain (daftar rincian rencana penggunaan dana s. Penerbitan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP-UP diterima. 6.Salinan SPD . Penelitian SPP-UP 5.

B Tidak Lengkap Ke B.5. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Panjar 5. Pembelanjaan Dana UP Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D 15.5.3.5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Kas Pengeluaran Register SP2D 34 . Pengajuan SPP-UP SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penelitian Kelengkapan 13.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.5.1. Pembelanjaan Dana UP Ya Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.2. Buku Kas Penerimaan 2.B.3. Penerbitan SP2D-UP Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 13.A Dari B. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Pajak 4.

Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.2 Penerbitan SP2D-UP Uraian 1.B.Buku Pembantu Pajak .Buku Pembantu Simpanan Bank . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Pembantu Panjar . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. yang terdiri dari: . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM 35 .BKU Pengeluaran . paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM yang diajukan. Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank 4. SP2D Nota Debet SP2D 5. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. SP2D 7. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.Buku Kas Penerimaan . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan. yang terdiri dari: . 2.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8.Buku Kas Pengeluaran Dokumen Penatausahaan 6.5. Kuasa BUD menerbitkan SP2D. Bendahara Pengguna Anggaran Pengeluaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan 3. Apabila SPM dinyatakan lengkap.

Pembuatan SPJ dan D.4.2. Penerbitan SP2D UP Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 13.5.5.D Ke B. SPJ dengan Bendahara Pembantu 13.5.B.5.E Bukti Pembayaran 36 .3.2. Penerbitan SP2D UP Ke D.B Dari B. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 13.

Nota Debet ini kemudian diserahkan ke Kuasa BUD.5. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran.B. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.3 Pembelanjaan Dana UP Uraian 1. Pencairan Dana 3. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Bukti Pembayaran 37 . Bank mencairkan dana. Berdasarkan SP2D yang diterima. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian diserahkan kembali kepada Bendahara Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 2. Bendahara Pengeluaran menyerahkan uang dan Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4.

1.6. Ringkasan SPP-GU 3. Surat Pengantar SPP-GU 2. Salinan SPD 6. Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya 5.2.4. Pengajuan SPP-GU Bendahara Pengeluaran Pembuatan SPJ PPK SKPD SPD Pengguna Anggaran SPD 12 Dari B. Penerbitan SP2D-GU Register SPM GU 38 .A Ke B.B. Penyediaan Dana SPJ SPD SPP-GU dan Dokumen Lain Pembuatan SPP-GU Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima DPA SKPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Penelitian SPP-GU SPD SPJ DPA SKPD SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan SPM Tidak SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Dokumen SPP-GU Terdiri dari: 1.6. Rincian SPP-GU (Jenis Belanja) 4. Lampiran lain SPP-GU dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Otorisasi 14. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 7.

PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-GU berdasar SPD dan DPA-SKPD.Ringkasan SPP-GU . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Salinan SPD . DPA Tidak Lengkap 4. Rancangan SPM SPM 6. 9. SPP-GU dan Dokumen Lain 7. Bendahara menyerahkan SPP-GU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Jika SPP-GU dinyatakan tidak lengkap.Rincian SPP-GU . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. Apabila SPP-GU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 39 . Berdasar SPD dan SPJ.Surat Pengantar SPP-GU . yang terdiri dari: .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya . Bendahara membuat SPP-GU beserta dokumen lainnya. Penelitian SPP-GU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5.B. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-GU. 2.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran .1 Pengajuan SPP-GU Uraian 1. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-GU diterima.6.Lampiran lain SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain 3. 8.

B. Penerbitan SP2D-GU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 14.3.6. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 40 . Pengajuan SPP-GU Kuasa BUD SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Buku Pembantu Panjar 5.A Dari B.3. Pembelanjaan Dana GU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 14. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana GU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B. Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.6.2.1.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Surat Pengesahan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya 3. Buku Pembantu Pajak 4.6.6. Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA 2.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B. BKU Pengeluaran 2. Bukti atas penyetoran PPN/PPh Bank SP2D Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan 14.

Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yg sah & lengkap . yang terdiri dari: . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.B.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.Buku Kas Pengeluaran 6. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Surat Pengesahan SPJ Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya . 3. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.2 Penerbitan SP2D-GU Uraian 1.Bukti atas penyetoran PPN/PPh 4.Buku Kas Penerimaan . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.6. 7. 5. yang terdiri dari: . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Pajak . Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterima pengajuan SPM. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 41 . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 2.Buku Pembantu Simpanan Bank .BKU Pengeluaran . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D yaitu: .Buku Pembantu Panjar .

5.B. Pembelanjaan Dana GU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 14.6. Pembuatan SPJ dan D.B Dari B.4. SPJ dengan Bendahara Pembantu 14.D Ke B.3.6.6. Penerbitan SP2D GU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Uang SP2D SP2D Bukti Pembayaran Uang 14.2. Penerbitan SP2D GU Ke D.E Bukti Pembayaran 42 .2.

Bukti Pembayaran 43 . 2. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Berdasarkan SP2D yang diterima. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran.6. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang serta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Pencairan Dana 3.B. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5.3 Pembelanjaan Dana GU Uraian Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 1. Bank mencairkan dana.

4.7. Surat Pengesahan SPJ 5. Salinan SPD 6.7.1.B. Penerbitan SP2D-TU Register SPM TU 44 . Surat Pengantar SPP-TU 2. Rincian SPP-TU (Jenis Belanja) 4. Penyediaan Dana SPD SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-TU SPD SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Pembuatan SPP-TU SPD Lengkap Register SPP-TU Ya Pembuatan SPM Tidak Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Otorisasi 15. Pengajuan SPP-TU Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Ringkasan SPP-TU 3.2.A Dokumen SPP-TU Terdiri dari: 1. Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Ke B. Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU 7.

SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-TU diterima. DPA 4. yang terdiri dari: . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPPTU sebelumnya .Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU . 8.Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain 3. 9. Berdasarkan SPD dan SPJ.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Rancangan SPM 6.B.7.Surat Pengantar SPP-TU . SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. Tidak Lengkap Penelitian SPP-TU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5.Ringkasan SPP-TU . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-TU. SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 45 .1 Pengajuan SPP-TU Uraian 1. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Bendahara menyerahkan SPP-TU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-TU berdasarkan DPA-SKPD dan SPD.Rincian SPP-TU . Apabila SPP-TU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM.Salinan SPD . Jika SPP-TU dinyatakan tidak lengkap. Bendahara membuat SPPTU beserta dokumen lainnya.

Pembelanjaan Dana TU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 15. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana TU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.3.7. Pengajuan SPP-TU SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: .Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA Penelitian Kelengkapan 15. Buku Pembantu Pajak 4. BKU Pengeluaran 2.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.A Dari B.7.B. Penerbitan SP2D-TU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 15. Buku Pembantu Panjar 5.7.2.7.3.1.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Ke B. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 46 .

Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D adalah: . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran SP2D Pengguna Anggaran SPM Bendahara Pengeluaran Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D 4. yang terdiri dari: . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 47 . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 7. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pd dokumen Penatausahaan. 5.B. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. yang terdiri dari: .7. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 3. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.Buku Pembantu Pajak . SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.Buku Pembantu Simpanan Bank . 2.Buku Kas Penerimaan .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.Buku Pembantu Panjar .2 Penerbitan SP2D-TU Uraian 1. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SPP-TU dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Kas Pengeluaran 6.BKU Pengeluaran .

B Dari B. SPJ dengan Bendahara Pembantu 15.7.2. Pembelanjaan Dana TU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga 15.7. Penerbitan SP2D TU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 15.E Bukti Pembayaran 48 .3. Penerbitan SP2D TU Ke D.5.2.B. Pembuatan SPJ dan D.7.D Ke B.4.

Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang beserta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga.B. Bukti Pembayaran 49 . Pencairan Dana Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4.7. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5.3 Pembelanjaan Dana TU Uraian 1. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD 2. Bank mencairkan dana. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Berdasarkan SP2D yang diterima. 3.

A Lampiran Dokumen SPP-LS Gaji: 1.B. Gaji Terusan 5. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain DPA SKPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Kekurangan Gaji 4. …………………….2.4.1. Lampiran SPP-LS Gaji Pembuatan SPM Tidak Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Rancangan SPM Otorisasi 16. Rincian SPP-LS Gaji 4. Surat Pengantar SPP-LS Gaji 2. Gaji Susulan 3.8. Pembayaran Gaji Induk 2. Register SPM LS Gaji Ke B. Penerbitan SP2D-LS Gaji 50 .8.. Ringkasan SPP-LS Gaji 3.

Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS Gaji diterima.Surat Pengantar SPP-LS Gaji .Gaji Terusan . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Pembayaran Gaji Induk . Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 6. Jika SPP-LS Gaji dinyatakan tidak lengkap. DPA 4.Dll SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain 3. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK-SKPD. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Berdasarkan SPD.B. Apabila SPP-LS Gaji dinyatakan lengkap maka PPKSKPD membuat Rancangan SPM.Gaji Susulan .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Kekurangan Gaji . SPP-LS dan Dokumen Lain 7. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-LS Gaji berdasar SPD dan DPA-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS Gaji. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9.Ringkasan SPP-LS Gaji .Rincian SPP-LS Gaji . Bendahara menyerahkan SPP-LS Gaji beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2.8. Bendahara membuat SPP-Gaji beserta dokumen lainnya. yang terdiri dari: .Lampiran yang terdiri dari: .1 Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Gaji Lengkap 5. Surat Penolakan Penerbitan SPM 51 .

Pembelanjaan Dana Gaji Register SP2D 52 .2.3.B Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2.1.A Dari B.8. Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM 16. Buku Pembantu Pajak 4. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.3.8. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 16.8. Pembelanjaan Dana Gaji SP2D Dokumen Penatausahaan Ke B. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.B.C Nota Debet Pencatatan 16.8. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek Dari B.

Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Penelitian Kelengkapan Tidak Lengkap Lengkap 3. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Pajak . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 53 . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran .BKU Pengeluaran . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pada dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Panjar . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 7. 5.2 Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM 2. yang terdiri dari: . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8.Buku Kas Penerimaan .B.Buku Pembantu Simpanan Bank .Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet 4. yang terdiri dari: .Buku Kas Pengeluaran SP2D Dokumen Penatausahaan 6.8. SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran.

Penerbitan SP2D LS Gaji SP2D SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 16.8.2.8. Penerbitan SP2D LS Gaji Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 54 .2.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji Bendahara Pengeluaran Bank 16.B Dari B.C PNS Daerah Ke B.B.

B.8. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Uang Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji PNS Daerah Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 55 . Berdasarkan SP2D yang diterima.3 Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Uraian 1. Bendahara Pengeluaran SP2D Bank SP2D 2. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada Penerima Gaji. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.

1. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Acara Berita Penyelesaian Berita Acara Pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan 56 .2.B. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Pihak Ketiga 12 Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Acara Berita Penyelesaian Pekerjaan Dari B.A Pembuatan Kontrak Pekerjaan Ke D.9. Penyediaan Dana Disertai Berita Acara Penyerahan Barang SPD SPD Pelaksanaan Lelang Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan SPD SPD Keputusan Lelang Pelaksanaan Pekerjaan 17.4.9.

melaksanakan lelang pekerjaan. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Disertai Berita Acara Penyerahan Barang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 57 . Setelah keluar dokumen Keputusan Lelang. Pihak Ketiga menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada PPTK. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD Pihak Ketiga Pelaksanaan lelang pekerjaan 2.9. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 4. Pengguna Anggaran membuat Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Uraian 1.B. Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 3. Pihak Ketiga melaksanakan pekerjaan dan membuat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. Pengguna Anggaran menyerahkan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga. PPTK menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan & Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Bendahara Pengeluaran. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 5. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 6.

Salinan SPD b.A Dari B.2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa 58 .2. Ringkasan SPP-LS 3.9. SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan SPM Otorisasi 17. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPK SKPD Pengguna Anggaran Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.9.B Register SPM LS Barang & Jasa Ke B. ……………………. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran 17.B. Lampiran SPP-LS: a.. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c.1.9. Rincian SPP-LS (Jenis Belanja) 4. Surat Pengantar SPP-LS 2.

Dll Bendahara Pengeluaran Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan PPK-SKPD Pengguna Anggaran SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 7. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Uraian 1. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4.Salinan SPD . Bila SPP-LS dinyatakan lengkap.Rincian SPP-LS Barang & Jasa Lampiran SPP-LS: . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. Surat Penolakan Penerbitan SPM 59 . Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain.Ringkasan SPP-LS Barang & Jasa . DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. Berdasar SPD. Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 5.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD.9. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. 6. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait .SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP .Surat Pengantar SPP-LS Barang & Jasa . PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.B. maka PPK-SKPD membuat SPM. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.

Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Penelitian Kelengkapan 17. Buku Pembantu Panjar 5.4. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. BKU Pengeluaran 2. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 17. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SP2D Register SP2D 60 .B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Mencakup: 1.9.9.4.C Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.D Nota Debet Pencatatan Pencatatan Dari B.3.9.2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran Dari B.9. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM BANK SP2D 17. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.B Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.

Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. 7. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 61 .9.3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Uraian 1.Buku Pembantu Simpanan/ Bank . 5. 2. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bank dan Pengguna Anggaran. 3.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran . 6.B. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM BANK Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank SP2D Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Panjar .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap.Buku Pembantu Pajak . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .BKU Pengeluaran . Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .

9. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa SP2D Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet Uang Ditransfer ke Rekening Pihak Ketiga 17.3.D Ke B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Pihak Ketiga Bank 17.C Dari B.B.4.3.9.9. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa 62 .

Uang Nota Debet 2.B.9.4 Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Uang Diserahkan ke Kuasa BUD 63 .

2.B.4. Penyediaan Dana SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD SPD SPD Penugasan SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD Pelaksanaan Tugas SK Tim SK Tim 18. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran PNS Daerah SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas 12 Dari B.8.10.A Surat Perintah dan atau SPPD Surat Perintah dan atau SPPD SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas Ke D. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 64 .1.

10. Pengguna Anggaran membuat dokumen SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 4. Surat Perintah dan atau SPPD. Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim Laporan Pelaksanaan Tugas Surat Perintah dan atau SPPD 5. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 3. Untuk penugasan. PNS Daerah melaksanakan tugas dan membuat dokumen Laporan Pelaksanaan Tugas. 6. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kpd Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD tersebut Pengguna Anggaran melakukan penugasan.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Pengguna Anggaran menyerahkan SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD kepada PNS Daerah. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD PNS Daerah 2. Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim 65 .B. PPTK menyerahkan ketiga dokumen ini kepada Bendahara Pengeluaran. dan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada PPTK. PNS Daerah menyerahkan SK Tim.

Ringkasan SPP-LS 3. Lampiran SPP-LS: a.2. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPK SKPD Pengguna Anggaran SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS Laporan Pelaksanaan Tugas SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Surat Perintah dan atau SPPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Register SPP-LS SK Tim Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM SPM Otorisasi 18.A Dari B. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 66 .1. SPP-LS dan Dokumen Lain Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B.B Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.10. Salinan SPD b.. Surat Pengantar SPP-LS 2. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Rincian SPP-LS 4. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran 18.2.10. …………………….B.10.

PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA SKPD. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap.Surat Pengantar SPP-LS . SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 5. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. Pembuatan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Surat Perintah dan atau SPPD.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. 6.B.Rincian SPP-LS Lampiran: . Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4.Dll Bendahara Pengeluaran Berita Acara Penyelesaian Tugas PPK SKPD Pengguna Anggaran Surat Tugas SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. SK Tim. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Laporan Pelaksanaan TUgas. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap.Salinan SPD . Surat Penolakan Penerbitan SPM 67 .10.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Berdasar SPD. 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. Surat Penolakan Penerbitan SPM 7.Ringkasan SPP-LS . Dokumen lain tersebut terdiri dari: .Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . maka PPK-SKPD membuat SPM.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.

Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 18.B Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.10.D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD Nota Debet Pencatatan Dari B.4. Pengajuan SPPLS Gaji & Tunjangan Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Pencatatan SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Rekap Pengeluaran per rincian objek 18.3. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Pembantu Pajak 4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Register SP2D 68 .10. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.10. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Kuasa BUD SPM Dari B. BKU Pengeluaran 2.B.10. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga SP2D Dokumen Penatausahaan 18.C Ke B.2.4.

10.BKU Pengeluaran . 5. Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap.Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . 2.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .B.Buku Pembantu Panjar . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Pengguna Anggaran.Buku Pembantu Simpanan/ Bank .Buku Pembantu Pajak . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM.3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 69 . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . 3. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. 6. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dlm dokumen Penatausahaan. 7.

10.D Ke B.10.4.3. Penerbitan SP2D Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 70 .B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 18.

Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.B. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Uang 71 . Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Bendahara Pengeluaran Dari Kuasa BUD Bank SP2D 2. Berdasarkan SP2D yang diterima.10.4 Pembelanjaan Dana LS Barang & Jasa .Non Pihak Ketiga Uraian 1.

SPP-LS dan Dokumen Lain SPM SPM Otorisasi 19.11. Ringkasan SPP-LS 3. Bunga.1. Hibah SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Hibah. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. …………………….A Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. Hibah Keputusan KDH – Subsidi. Hibah SPD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Hibah 72 . Subsidi. Bunga.. Rincian SPP-LS (Rincian Objek) 4.11. Subsidi. Surat Pengantar SPP-LS 2.2. Bunga. Penerbitan SP2D-LS – Bunga. Bunga. Lampiran SPP-LS: a.B. Bantuan. Pengajuan SPP-LS – Bunga. Hibah SPD Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD Otorisasi Pembuatan Surat Penolakan SPM SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Keputusan KDH – Subsidi. Bagi Hasil & Pembiayaan Bendahara Pengeluaran SKPKD PPK SKPKD PPKD Pembuatan Keputusan KDH – Subsidi. Salinan SPD b.

PPK-SKPKD menyerahkan SPM kepada PPKD untuk diotorisasi. PPKD menyerahkan SPD dan Keputusan KDH Subsidi. yang terdiri dari: . Bunga. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya SPP.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Bunga.Rincian SPP-LS Lampiran: . 5. Surat Penolakan Penerbitan SPM 73 . Bendahara Pengeluaran SKPKD membuat SPP-LS & Dokumen Lain. Hibah PPK SKPKD PPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. 7. Hibah kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD. 6. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Bunga.B. PPK SKPKD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Dll 3. Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap. Berdasarkan kedua dokumen ini.1 Pengajuan SPP-LS – Subsidi. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Hibah 2.Salinan SPD .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPKD kepada PPKD untuk diotorisasi. PPK-SKPKD membuat SPM. PPK-SKPKD meneliti SPP-LS beserta dokumen lain berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Lengkap Rancangan SPM SPD 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. Hibah. Bagi Hasil & Pembiayaan Uraian 1. Bendahara Pengeluaran SKPKD menyerahkan SPP-LS beserta dokumen lain kepada PPK-SKPKD untuk diteliti.Surat Pengantar SPP-LS .SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP .11. Bunga. Bantuan.Ringkasan SPP-LS . 4. Bendahara Pengeluaran SKPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi.

B.11.2. Penerbitan SP2D-LS - Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Bendahara Pengeluaran SKPKD
SPM

Kuasa BUD
19.A

PPKD
Dari B.11.1. Pengajuan SPP-LS Bunga, Subsidi, Hibah

BANK

Penelitian Kelengkapan

Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap

Pembuatan SPM

SP2D

SPM Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan Penolakan Surat SP2D Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima 19.B

Lengkap

Tidak

Ya Penerbitan SP2D
Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima

Ke B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah

Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah 19.C SP2D

SP2D

Otorisasi

Pencatatan

Nota Debet

Pencatatan

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPKD

Register SP2D

74

B.11.2 Penerbitan SP2D-LS – Subsidi, Bunga, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Uraian
1. PPKD menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3. Jika dinyatakan lengkap, maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak pengajuan SPM diterima. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: - Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran - Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD dan PPKD. 5. Sedangkan BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 6. Bendahara Pengeluaran SKPKD mencatat SP2D ke dalam Dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: - BKU Pengeluaran - Buku Pembantu Simpanan/ Bank - Buku Pembantu Pajak - Buku Pembantu Panjar - Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 7. PPKD mengotorisasi SP2D dan menyerahkannya kepada Bank. 8. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap, Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima
SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima

Bendahara Pengeluaran SKPKD

Kuasa BUD
SPM

PPKD
SPM

BANK

Penelitian Kelengkapan

Tidak Lengkap

Lengkap

SP2D

Dari Bank Nota Debet SP2D

Dokumen Penatausahaan

Dokumen Penatausahaan

SP2D

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM

1 hari kerja sejak SPM diterima

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

75

B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan
Pihak Ketiga Bank

19.B

Dari B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

SP2D

Pencairan Dana

Uang

Uang

SP2D

Nota Debet Nota Debet

19.C

Ke B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

76

Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.3 Pembelanjaan Dana Bunga. Hibah. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.B. Uang 77 .11. Subsidi. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bantuan Bagi Hasil dan Pembiayaan Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 2.

B.12. Pembentukan Dana Cadangan Kuasa BUD PPKD Penetapan Perda Pembentukan Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Penyisihan Dana Cadangan Tidak Verifikasi Kecukupan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Pemilihan Program/Kegiatan Cukup Pembuatan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Pencatatan Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Ya Setuju Tidak Dokumen Penatausahaan Surat Perintah Pemindahbukuan Bank 78 .

PPKD menyetujui Surat Perintah Pemindahbukuan dan menyerahkannya kembali kepada BUD. Penyisihan Dana Cadangan 4. PPKD menyerahkan ke tiga dokumen ini kepada BUD. Perda Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 3. BUD mencatat Surat Perintah Pemindahbukuan dalam Dokumen Penatausahaan dan menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada Bank. Verifikasi Kecukupan 5. Daftar Program/ Kegiatan Kuasa BUD PPKD Perda Dana Cadangan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 2. Surat Perintah Pemindahbukuan 6. Berdasarkan Perda Dana Cadangan. BUD menyisihkan Dana Cadangan. Surat Perintah Pemindahbukuan 8. BUD menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada PPKD.B. PPKD memilih Program/Kegiatan untuk menghasilkan dokumen Daftar Program/Kegiatan dan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan. Surat Perintah Pemindahbukuan 7. maka BUD membuat Surat Perintah Pemindahbukuan.12 Pembentukan Dana Cadangan Uraian 1. Jika dinyatakan cukup. Dokumen Penatausahaan Bank 79 . Berdasarkan ke tiga dokumen ini. Kemudian BUD memverifikasi kecukupan Dana Cadangan.

13 Pembuatan SPJ Bendahara Pengeluaran 13.7. Pembelanjaan Dana UP PPK SKPD 15.E Dari B.E Dari B.bukti atas penyetoran PPN/PPh d.ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai buktibukti yang sah c.E Dari B. 80 .register penutupan kas.3. b. Pembelanjaan Dana GU SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran 20 Dari B.5. SPJ dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Pencatatan Bukti Bukti Pembayaran Pembayaran Bukti Pembayaran Pengesahan SPJ Verifikasi BKU Pengeluaran Buku Pajak Buku Panjar Buku Simpanan/ Bank Buku Rekap Pengeluaran Per Objek SPJ Pengeluaran Pembantu Surat Penolakan SPJ Surat Penolakan SPJ Tidak Surat Pengesahan SPJSurat Pengesahan SPJ SPJ Pengeluaran Menyetujui Register Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Pengeluaran Ya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Register Penolakan SPJ Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Penyerahan SPJ ke Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya Register Penerimaan SPJ BUD Menjadi Dasar Pengajuan SPP Surat Pengesahan SPJ Dokumen SPJ: a. Pembelanjaan Dana TU Kepala SKPD SPJ Pengeluaran 14.3.buku kas umum.3.B.6.14.

Surat Pengesahan SPJ 81 . BUD SPJ Pengeluaran 5. Bendahara Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran. Dokumen SPJ: a. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada PPK-SKPD.BKU Pengeluaran . b. Ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai bukti-bukti yang sah c. SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya 4. Surat Pengesahan SPJ 8. Bendahara Pengeluaran Bukti Transaksi UPGU-TU PPK SKPD Kepala SKPD BKU 2.Buku Pembantu Panjar . Bendahara Pengeluaran membuat SPJ Pengeluaran. Apabila disetujui. Bukti atas penyetoran PPN/PPh d. Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu. SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya SPJ Pengeluaran 7.Buku Rekap Pengeluaran Per Objek Buku Simpanan/ Bank Buku Pajak Buku Panjar Buku Rekap Pengeluaran Per Objek 3. Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana. Buku kas umum. Register penutupan kas.B. Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Bendahara Pengeluaran.13 Pembuatan SPJ Uraian 1.Buku Pembantu Simpanan/Bank . Verifikasi 6. PPK-SKPD menyampaikan SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran.Buku Pembantu Pajak .

6.3.3.E SPJ Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Transaksi Verifikasi. dan Analisis Bukti Bukti Transaksi Bukti Transaksi Transaksi Pencatatan Paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu Tidak Menyetujui Ya Pembuatan SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu 20 Dokumen SPJ Pembantu: a.7.B.E Dari B. SPJ 82 . Pembelanjaan Dana GU 15.5.buku pajak PPN/PPh c.buku kas umum b. Pembelanjaan Dana TU 14.E Dari B.bukti pengeluaran yang sah Ke B.14.3. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Dari B.13. Evaluasi. SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu 13.

Bendahara Pengeluaran akan menggunakan SPJ Pengeluaran Pembantu dalam proses pembuatan SPJ. Bendahara Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi UPGU-TU Bendahara Pengeluaran 2.Buku Kas Pengeluaran Pembantu . SPJ Pengeluaran Pembantu 5.14 SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Uraian 1. Dokumen SPJ Pembantu: . Bendahara Pengeluaran Pembantu mencatat buktibukti transaksi pembelanjaan dana.Buku Pajak PPN/PPh . Setelah disetujui.BKU . mengevaluasi. Bendahara Pengeluaran Pembantu membuat SPJ Pengeluaran Pembantu. Bendahara Pengeluaran memverifikasi. Verifikasi. SPJ Pengeluaran Pembantu 83 .Buku Pajak PPN/PPh Pembantu . Evaluasi.B. Bendahara Pengeluaran Pembantu menyerahkan SPJ Pengeluaran Pembantu kepada Bendahara Pengeluaran paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi.Buku Panjar Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu 3. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: .Bukti pengeluaran yang sah SPJ Pengeluaran Pembantu Tgl 5 bln berikutnya 4. dan Analisis 6. dan menganalisa SPJ Pengeluaran Pembantu.

.

2.1.3) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Lain (C.1.Penatausahaan Penerimaan Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan (C.2.4) STS SKP Daerah / SKR Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Penatausahaan Penerimaan (C.1) Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu (C.1) Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan Pembantu (C.2) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Kasda (C.2) SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Pembantu 85 .1.1.

1.2. Penatausahaan Penerimaan Disampaikan kepada BUD 86 .1.A Ke C.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BANK SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti Surat Tanda Bukti lain yg Sah Pembayaran / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.C.

Bank kemudian menyerahkan kembali STS kepada Bendahara Penerimaan. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Uang STS Diserahkan ke BUD 7. Bank membuat Nota Kredit dan mengotorisasi STS. Setelah diverifikasi. Bendahara menyerahkan Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan menyerahkan uang yang diterimanya tadi beserta STS kepada Bank. Verifikasi 5. Bendahara Penerimaan akan menerbitkan STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Uraian 1. Nota Kredit disampaikan kepada BUD Nota Kredit STS STS 87 .1.C. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Bendahara Penerimaan dan Wajib Pajak/Retribusi. Bendahara Penerimaan memverifikasi kesesuaian jumlah uang yang diterimanya dengan dokumen SKP Daerah/ SKR yang diterimanya dari Pengguna Anggaran. Uang Uang 4. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan sejumlah uang yang tertera dalam SKP Daerah/ SKR kepada Bendahara Penerimaan. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank 3. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 6.

Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Penerimaan Pembantu Disampaikan kepada BUD 88 .2.B Ke C.1.2.C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pembantu Pengguna Anggaran BANK Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Surat Tanda Bukti Bukti lain Pembayaran / yg Sah Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.2.

Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan Pembantu. Bendahara Penerimaan Pembantu memverifikasi uang yang diterimanya dengan SKP Daerah/SKR dari Pengguna Anggaran. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bendahara Penerimaan Pembantu sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR.C. Jika sesuai maka Bendahara Penerimaan Pembantu membuat dokumen STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/ Bukti Lain yang Sah. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang Diserahkan ke BUD 6. Verifikasi 4. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Pembantu SKP Daerah / SKR BANK 2. Bank mengotorisasi STS dan menerbitkan Nota Kredit. Nota Kredit disampaikan ke BUD Nota Kredit STS STS 89 .1. Bank mengembalikan STS Bendahara Penerimaan Pembantu. Uang Uang 3.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Uraian 1. Bendahara Penerimaan Pembantu menyerahkan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/Retribusi dan STS beserta uang kepada Bank.

1. Penatausahaan Penerimaan 90 .A Ke C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Wajib Pajak/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BUD SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR 21.C.1.3.2.

1. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 91 . Bank Kasda menerbitkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 5. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Kasda sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 4. Uang Uang 3. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR BUD 2.C. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan. Bank Kasda menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada WP/Retribusi dan Nota Kredit kepada BUD.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Uraian 1.

1. Penatausahaan Penerimaan 92 . Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Wajib Pajak/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Bank Kasda Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Uang Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR Disampaikan kepada BUD 21.C.A Ke C.2.1.4.

1. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan.C. Bank Lain membuat Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit serta menyerahkan uang kepada Bank Kasda. WP/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank Kasda SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR 2. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 93 . Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/ SKR kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan Bendahara Penerimaan.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Uraian 1. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit Nota Kredit Uang 4. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Lain sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Uang Uang 3.

Evaluasi. Bank Lain) PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Penatausahaan Penerimaan Dari C.1.. Akuntansi SKPD SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Penerimaan Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ SPJ Penerimaan BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Lampiran SPJ Penerimaan: a.1.BKU b. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu SPJ Penerimaan 22 Otorisasi Verifikasi.C.1.Bukti penerimaan lainnya yang sah.Buku pembantu per rincian objek penerimaan c. Pelaksanaan Pendapatan Daerah (Bendahara Penerimaan. C. 94 .2.2. dan Analisis Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan 15 Ke D.1..3.1. Bank Kasda. Penatausahaan Penerimaan Bendahara Penerimaan 21.A Dari C. C.4.2.1.Buku rekapitulasi penerimaan harian d.

Bendahara Penerimaan membuat SPJ Penerimaan. STS. 2.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian 3. BUD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Pengguna Anggaran. Pengguna Anggaran menyerahkan SPJ Penerimaan kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. 5. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi ditambah dokumen SPJ Penerimaan Pembantu. Bendahara Penerimaan akan menghasilkan dokumen sebagai berikut: . 9. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. dan menganalisis SPJ Penerimaan.C. Dari proses penetausahaan penerimaan. 7. SKR.2. 6.Buku Pembantu Per Rincian Objek Penerimaan . PPK-SKPD menyerahkan SPJ Penerimaan kepada Pengguna Anggaran paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Dalam rangka rekonsiliasi penerimaan.Bukti Penerimaan lain yg sah 4. BUD memverifikasi. Setelah diotorisasi. STS. SKR. Bendahara Penerimaan menyerahkan SPJ Penerimaan kepada PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. dan Analisis Surat Pengesahan SPJ 95 . mengevaluasi.1 Penatausahaan Penerimaan Uraian 1.Buku Pembantu (Rincian Objek Penerimaan) . dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD BKU Penerimaan Buku Pembantu Buku Rekapitulasi SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Verifikasi.BKU . 8. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. Lampiran SPJ Penerimaan: .BKU Penerimaan . Evaluasi. Surat Pengesahan SPJ Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan Bendahara Penerimaan SKP Daerah. Kemudian BUD mengesahkan SPJ Penerimaan.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian .

Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Pembantu SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Paling lambat tanggal 5 (lima) bulan berikutnya SPJ Penerimaan Pembantu Penatausahaan Penerimaan Verifikasi. Evaluasi.1.2. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Bendahara Penerimaan Pembantu Bendahara Penerimaan 21.2.2.2. dan Analisis SKP Daerah SKR STS Bukti Lain Yang Sah BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Pembuatan SPJ Pembantu 22 BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Ke C.B Dari C.C. Penatausahaan Penerimaan 96 .1.

2. Verifikasi. STS. SPJ Penerimaan Pembantu diserahkan Bendahara Penerimaan Pembantu kepada Bendahara Penerimaan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Berdasarkan kedua dokumen ini.2 Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Uraian 1. SKR. mengevaluasi. Evaluasi. SPJ Penerimaan Pembantu 97 . Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. STS. Dari proses penatausahaan penerimaan. SPJ Penerimaan Pembantu 5. Bendahara Penerimaan Pembantu menghasilkan dokumen BKU Penerimaan Pembantu dan Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu.C. dan Analisis 6. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Bendahara Penerimaan 2. Bendahara Penerimaan Pembantu membuat SPJ Pembantu. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Kemudian SPJ Penerimaan Pembantu digunakan dalam penatausahaan penerimaan. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. SPJ Penerimaan Pembantu Tgl 5 bulan berikutnya 4. Bendahara Penerimaan memverifikasi. Bendahara Penerimaan Pembantu SKP Daerah. dan menganalisis dokumen ini. SKR. BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu 3.

.

CALK) Laporan Keuangan PEMDA (D.5) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan LK PEMDA (D. LAK.4) LK SKPKD (LRA. Neraca. LAK.6) LK PEMDA (LRA.Akuntansi dan Pertanggungjawaban Akuntansi SKPD (D. LAK. CALK) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (D. Neraca. CALK) Berupa Perda LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 99 . CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) Akuntansi SKPKD (D.2) LK SKPD (LRA. Neraca. Neraca.3) LK PEMDA (LRA.1) Neraca Saldo SKPD Laporan Keuangan SKPD (D. LAK.

Berita Acara Serah Terima Barang 7. SK Mutasi Barang 4. Surat Pengiriman Barang 4. Berita Acara Pemusnahan Barang 5. Berita Acara Pemusnahan Barang 6. SK Mutasi Barang 5. Berita Acara Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Bukti Memorial Bukti Memorial PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum POSTING Buku Besar SKPD Neraca Saldo SKPD PEMBUATAN NERACA SALDO 23 Ke D. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Penilaian 7.D.2. Laporan Keuangan SKPD 100 .1 Penatausahaan Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Pengelolaan Barang Daerah Terdiri Dari: 1. Berita Acara Penerimaan Barang 2. Berita Acara Penerimaan Barang 2. Berita Acara Serah Terima Barang 6.1. Akuntansi SKPD PPK SKPD Akuntansi Penerimaan Kas 15 Dari C. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Terdiri Dari: 1.2. SK Penghapusan Barang 3.

SPJ Pengeluaran dan SP2D dalam Register Jurnal Pengeluaran Kas.SPJ Penerimaan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas. .BA Pemusnahan Barang .SK Penghapusan Barang .BA Penilaian . Berdasarkan Buku Besar SKPD. Akuntansi SKPD Uraian 1.BA Penerimaan Barang . Neraca Saldo SKPD 101 .Bukti memorial transaksi Selain Kas dalam Register Jurnal Umum.Bukti memorial transaksi Aset Tetap dalam Register Jurnal Umum.BA Pemusnahan Barang . Bukti Memorial transaksi Aset Tetap dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .BA Penyelesaian Pekerjaan Bukti Memorial transaksi Selain Kas dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .SK Mutasi Barang .SK Penghapusan Barang . Jurnal-jurnal tersebut oleh PPKSKPD diposting ke Register Buku Besar SKPD.SK Mutasi Barang . . Register Buku Besar SKPD 3. .BA Seraht Terima Barang . PPK SKPD membuat Neraca Saldo SKPD.BA Seraht Terima Barang . PPK-SKPD menjurnal: .1.BA Penilaian Akuntansi Penerimaan Kas PPK SKPD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Akuntansi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum 2.BA Penerimaan Barang .Surat Pengiriman Barang .D.

CALK) 102 . Akuntansi SKPD 23 Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca.D. CALK)Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Laporan Keuangan SKPD (LRA.2.4. Neraca.1. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK) Neraca Saldo SKPD 24 Pembuatan LK SKPD Otorisasi Ke D. Laporan Keuangan SKPD PPK SKPD Pengguna Anggaran PPKD Dari D. Neraca. Neraca.

Neraca. CALK) 2. PPK SKPD menyerahkan Laporan Keuangan SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA.Neraca . CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Berdasarkan Neraca Saldo SKPD.2. Neraca. Laporan Keuangan SKPD Uraian PPK SKPD Neraca Saldo SKPD Pengguna Anggaran PPKD 1. Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca.Laporan Realisasi Anggaran .D. CALK) 4. Pengguna Anggaran mengotorisasi Laporan Keuangan SKPD. PPK SKPD menyusun Laporan Keuangan SKPD yang terdiri dari: . CALK) 3. Neraca.Catatan Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Pengguna Anggaran menyerahkan Laporan Keuangan SKPD berikut Surat Pernyataan kepada PPKD Surat Pernyataan 103 . dan membuat Surat Pernyataan.

3. LAK. BA Penyelesaian Pekerjaan Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset / Hutang Pengelolaan Barang /Hutang Daerah Terdiri Dari: 1.4. BA Serah Terima Barang 7. Surat Pengiriman Barang 4. BA Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas Nota Kredit Nota Debet Bukti Transaksi Bukti Transaksi PENJURNALAN Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Jurnal Penerimaan/ Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial POSTING PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Buku Besar Kas Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum Pembuatan Laporan Keuangan POSTING Laporan Keuangan SKPKD (LRA. BA Pemusnahan Barang 5. CALK) Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Buku Besar SKPKD Pembuatan Neraca Saldo SKPKD Neraca Saldo SKPKD Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian dilampiri: 1. Nota Debet 2. BA Pemusnahan Barang 6. SK Mutasi Barang 5. BA Penilaian 7. BA Serah Terima Barang 6. BA Penerimaan Barang 2. Laporan Keuangan PEMDA 104 . Nota Kredit Pembuatan LK SKPKD 25 Ke D.D. Neraca. SK Penghapusan Barang 3. Akuntansi SKPKD BUD Akuntansi Penerimaan Kas Laporan Posisi Kas Harian Terdiri Dari: 1. SK Penghapusan Barang 3. BA Penerimaan Barang 2. SK Mutasi Barang 4.

CALK) 105 . Fungsi Akuntansi SKPKD memposting jurnal-jurnal tsb ke dalam Buku Besar SKPKD 8. Neraca. CALK) Register Jurnal Penerimaan / Pengeluaran Kas Buku Besar Kas Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Laporan Posisi Kas Harian Bukti Transaksi Bukti Transaksi Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum Buku Besar SKPKD Laporan Arus Kas Neraca Saldo SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Fungsi Akuntansi membuat Neraca Saldo SKPKD. Neraca. 9. LAK. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan penjurnalan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas dan Register Jurnal Pengeluaran Kas. Fungsi Akuntansi juga menjurnal Bukti Memorial transaksi Aset / Hutang dan Bukti Memorial transaksi Selain Kas ke dalam Register Jurnal Umum 7.BUD menjurnal Nota Kredit dan Nota Debet ke dalam Register Jurnal Penerimaan/Pengeluaran Kas 2. Berdasarkan Laporan Posisi Kas Harian. Akuntansi SKPKD Uraian Nota Kredit BUD Nota Debet Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Kas Akuntansi Aset / Hutang Akuntansi Selain Kas 1. Fungsi Akuntansi Menggabungkan Neraca Saldo dan Laporan Arus Kas dalam menyusun Laporan Keuangan SKPKD (LRA. BUD menyerahkan Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian yang dilampiri Nota Kredit dan Nota Debet kepada Fungsi Akuntansi SKPKD.D. BUD kemudian memposting jurnal tersebut ke dalam Buku Besar Kas. 5. BUD membuat Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian 4. Berdasarkan Buku Besar SKPKD. Berdasarkan Buku Besar Kas. 6.3. 3.

Neraca. LAK. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 106 . LAK. Neraca. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Fungsi Akuntansi SKPKD 25 PPKD 24 SEKDA KDH Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Neraca. Neraca.D.5. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah 26 Ke D. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Pembuatan Surat Pernyataan KDH Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. LAK. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK) LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Konsolidasi (Penggabungan) LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Otorisasi LK PEMDA (LRA. Neraca.4. Neraca.

4. Neraca. LAK. LAK. yang diserahkan oleh PPKD. CALK) SEKDA KDH 2. LAK. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan konsolidasi (penggabungan) Laporan Keuangan SKPKD dan Laporan Keuangan SKPD. Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahan Daerah diserahkan oleh Fungsi Akuntansi SKPKD ke PPKD untuk diotorisasi. CALK LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH 107 . 7. Proses konsolidasi tsb menghasilkan Laporan Keuangan PEMDA dan Penjabaran LRA. Neraca. Kepala Daerah membuat surat pernyataan.D. Laporan Keuangan PEMDA Uraian 1. 3. Neraca. CALK) PPKD Laporan Keuangan SKPD (LRA. LAK. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Setelah mengotorisasi Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Konsolidasi Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. 5. Neraca.4. Laporan Keuangan Pemda tersebut disertai oleh Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Setelah menerima Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. SEKDA meneruskan kedua laporan tersebut kepada Kepala Daerah. Neraca. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Fungsi Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. PPKD kemudian menyerahkan kedua laporan tsb kepada SEKDA 6. Laporan Keuangan PEMDA dan Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH berlanjut ke proses Pertanggungjawaban Pelaksanaa APBD. LAK.

CALK) LK Perusahaan Daerah Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA.5.D. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Pemeriksaan Penjabaran LRA Ya Melewati Batas Waktu? Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah penerimaan LK Pemda Tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. Neraca. Pembahasan LK Pemda 108 . CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. Neraca. Laporan Keuangan Pemda KDH 26 BPK Penyampaian LK paling lambat 3 bulan setelah TA berakhir LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 27 Ke D.6. LAK. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Fungsi Akuntansi SKPKD Dari D. Neraca.4. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. LAK.

Fungsi Akuntansi juga menambahkan penjabaran LRA ke Laporan Keuangan. CALK LK Perusahaan Daerah Pemeriksaan 3. LAK. Neraca. LAK. Penjabaran LRA Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada KDH. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan Laporan Hasil Pemerikaan 4. KDH meneruskan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada Fungsi Akuntansi untuk disesuaikan. LAK. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Uraian 1. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. Fungsi Akuntansi menyerahkan Laporan Keuangan yang disertai Penjabaran LRA kepada KDH LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 109 . CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan 5.D. CALK LK Perusahaan Daerah BPK Surat Pernyataan KDH 2. BPK melakukan pemeriksaan atas LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD Surat Pernyataan KDH KDH LK PEMDA (LRA. CALK LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. LAK. KDH menyerahkan LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH kepada BPK. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 6.5. LK PEMDA (LRA. Fungsi Akuntansi melakukan penyesuaian dan meyiapkan tanggapan terhadao Laporan Hasil Pemeriksaan. LK PEMDA (LRA. LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. LAK. Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah diterimanya LK.

LAK.6. Pembahasan LK Pemda KDH DPRD Dari D. Neraca. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 27 Paling lambat 6 bulan setelah Tahun Anggaran berakhir Raperda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 110 . Neraca. Neraca. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan Persetujuan bersama paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Perda Pertanggungjawaban APBD yang harus dipublikasikan LK PEMDA (LRA. LAK.D. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA.5.

dan Penjabaran LRA. LK Perusahaan Daerah.6. LK PEMDA (LRA. Neraca.D. Neraca. LAK. Penjabaran LRA). Raperda yang disetujui ditetapkan menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD (LK Pemda. LAK. Perda ini harus dipublikasikan Berupa Perda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. Persetujuan bersama dicapai paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Pertanggungjawaban APBD. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 3. LK Perusahan Daerah. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD 2. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 111 . LK PEMDA (LRA. DPRD melakukan pembahasan terhadap LK Pemda. Neraca. KDH menyerahkan LK PEMDA. LAK. Pembahasan LK PEMDA Uraian KDH DPRD 1. LK Perusahaan Daerah. dan Penjabaran LRA (Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD) kepada DPRD.

.

10) Rancangan DPPA-SKPD DPPA-SKPD 113 .SKPD Perubahan (E.3) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD (E.6) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD (E.Perubahan APBD Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD (E.1) KUA Perubahan PPA Perubahan Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA.7) Per KDH-Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda-Pencabutan Perda Perubahan APBD Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA-SKPD (E.5) Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD (E.9) Pengesahan Rancangan DPPASKPD (E.11) Rancangan DPPA-SKPD Pembahasan Rancangan DPPA-SKPD (E.8) Penetapan Perda Perubahan APBD (E.2) Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan Raperda Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD (E.4) RKA-SKPD Perubahan Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD (E.

Program dan kegiatan diusulkan dalam perubahan APBD 3. Capaian target kinerja yang harus ditingkatkan Penyusunan Rancangan Awal PPAS Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Otorisasi Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Pembahasan Bersama PEMDA .DPRD Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Menjelaskan: 1. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD TAPD Identifikasi Faktor Penyebab Perubahan APBD Penyusunan Rancangan awal KUA Perubahan Rancangan awal KUA Perubahan SEKDA Rancangan KUA Perubahan Rancangan KUA Perubahan KDH Rancangan KUA Perubahan DPRD Rancangan KUA Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan awal KUA Perubahan Otorisasi Penyampaian ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus TA berjalan Pembahasan Bersama PEMDA .1.DPRD Nota Nota Kesepakatan PPA Kesepakatan PPA Perubahan Perubahan PPA PPA Perubahan Perubahan 114 . Perbedaan asumsi KUA 2.E. Capaian target kinerja yang harus dikurangi 4.

Rancangan awal KUA Perubahan TAPD SEKDA KDH DPRD 3.1. DPRD membahas rancangan KUA Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. 2. DPRD menyerahkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan kepada TAPD. Rancangan KUA Perubahan 5. KDH mengotorisasi rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan kepada DPRD. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan 8. Penyusunan KUA & PPAS Perubahan APBD Uraian 1. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS Perubahan menjadi Rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan rancangan PPAS Perubahan kepada KDH. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA Perubahan dan menyerahkan rancangan KUA Perubahan kpd KDH. KDH mengotorisasi rancangan KUA Perubahan dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat Minggu 1 Agustus. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS Perubahan kepada SEKDA. Rancangan PPAS Perubahan Minggu 2 Agustus Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan 115 . TAPD menyusun rancangan awal KUA Perubahan. 7.E. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA Perubahan kpd SEKDA. Minggu 1 Agustus Rancangan awal KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Minggu 2 Agustus 6. KUA Perubahan disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus. yang disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus TA berjalan. DPRD membahas rancangan PPAS Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan 9. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Perubahan berdasarkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. Rancangan awal KUA Perubahan 4. 10.

Kode rekening APBD .2. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.KUA Perubahan APBD .E. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD 116 .PPA Perubahan APBD . Lampiran: .Standar Harga 28 Ke E. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan TAPD SEKDA KDH Nota Kesepakatan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ya Penyiapan Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Tidak Menyetujui Otorisasi Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Diterbitkan paling lambat minggu ketiga Agustus TA berjalan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.3.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Sinkronisasi program 3.SAB . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.

SKPD.KUA Perubahan APBD .SAB .2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1.E. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SEKDA.Standar Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 4. Berdasarkan dokumen Nota Kesepakatan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 3.PPA Perubahan APBD . TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SEKDA KDH 2. Sinkronisasi program 3.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . 117 . SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Minggu ke-3 Agustus 5. Rancangan SE KDH Mencakup: 1.Kode rekening APBD . paling lambat minggu ke-3 Agustus tahun anggaran berjalan. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD dan menyerahkan Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada KDH. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/ atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. Lampiran: .

Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA Perubahan APBD 28 SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 3.Standar Harga SEKDA Dari E. Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SKPD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.2.Kode rekening APBD .KUA Perubahan APBD .3. Sinkronisasi program 3.SAB .Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. Penyiapan Raperda Perubahan APBD 118 .2 29 RKA SKPD – Perubahan RKA SKPD – APBD Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ke E. Lampiran: .2. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.1 RKA SKPD 3.4.1 dan 3.2 Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Form RKA SKPD 3.PPA Perubahan APBD . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 2.E.

1. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKASKPD 2. KDH menyerahkan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD Perubahan APBD. Pedoman ini mencakup: .1 7. RKA SKPD 1 3.3.1 RKA SKPD 2.Kode rekening . SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.Standar Harga SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD KDH SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 2. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SPKD 3.2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1.KUA & PPAS . RKA SKPD 2.Format RKA . Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1.Sinkronisasi program nasional-daerah .1.1 dan merekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SKPD 3.PPAS untuk tiap program .2 8. RKA SKPD Perubahan APBD 119 . RKA SKPD 3.Sinkronisasi kinerja-SPM .Standar Analisis Belanja .Batas waktu penyampaian RKA .2 6.2.2. RKA SKPD 3. RKA SKPD 2.Hal lain terkait prinsip transparansi & akuntabilitas Lampiran: .1 4.2.E.

keselarasan urusan – fungsi) 5. LK Daerah (LRA. pendapatan. 6. organisasi.E. Daftar jumlah pegawai. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 8. Rincian APBD (urusan PEMDA. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Akuntansi Laporan Keuangan Daftar Pegawai RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Masyarakat Penyusunan Raperda Perubahan APBD beserta Lampiran RKA SKPD – Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Lampiran Raperda Perubahan APBD: 1.3. 7.4. CALK). PPAS & Dokumen Lain 30 Ke E. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. pembiayaan) 4. organisasi.5. Rekap Belanja (urusan PEMDA. Neraca. Daftar pinjaman daerah 120 . Penyiapan Raperda Perubahan APBD SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 29 Dari E. belanja. LAK. program dan kegiatan. Ringkasan APBD 2. Penyusunan RKA Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Badan Kepegawaian Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Sesuai KUA.

laporan keuangan pemda .4 Penyiapan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. PPKD mengotorisasi RKA-SKPD Perubahan APBD kemudian menyerahkannya kpd TAPD. Apabila dinyatakan sesuai. PPKD mengotorisasi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD & menyerahkannya kepada SEKDA.ringkasan perubahan APBD . 3.daftar perubahan jumlah pegawai .daftar kegiatan tahun sebelumnya yang belum terealisasi dan dianggarkan kembali . 5. 7. Tim Anggaran membahas kesesuaian RKASKPD Perubahan APBD dengan KUA & PPAS. SKPD RKA SKPD Perubahan APBD PPKD RKA SKPD Perubahan APBD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD Perubahan APBD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Lampiran: .rekapitulasi perubahan belanja . TAPD menyusun Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD.daftar pinjaman daerah Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Masyarakat Nota Keuangan Perubahan APBD 121 . 2. 4. 6.E. SEKDA akan mengotorisasi kedua dokumen ini dan menyerahkannya kepada KDH setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. TAPD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kpd PPKD. SKPD menyerahkan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada PPKD.

Penyiapan Raperda Perubahan APBD DPRD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran KUA Perubahan PPA Perubahan RKA SKPD Perubahan Penyiapan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran SKPD Pembahasan Bersama PEMDA .6. Penjabaran perubahan APBD Bersama Raperda Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 31 Ke E.E. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 30 RKA Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raperda Perubahan APBD KDH Dari E. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD 122 .4. Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD 2.5.DPRD RKA SKPD Perubahan diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA Pengambilan keputusan bersama paling lambat 3 bulan sebelum TA ybs berakhir Ya Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Lampiran: 1.

Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD .5 Pembahasan Raperda Perubahan APBD Uraian 1.Penjabaran perubahan APBD Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD 123 . Setelah Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD dinyatakan sesuai dengan KUA Perubahan APBD & PPA Perubahan APBD.E.DPRD 3. Pembahasan Bersama PEMDA . KDH menyiapkan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. Berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD. KDH Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD DPRD Akhir September Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD 2. Lampiran Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD adalah sebagai berikut: . paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran yang bersangkutan berakhir. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat akhir September tahun anggaran berjalan. Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 3 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan berakhir 4. dibuatlah Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD antara DPRD dan KDH. DPRD membahas Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD bersama PEMDA.

5. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH 31 Dari E.E.6. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Pembahasan Bersama Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya hasil evaluasi Ya Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Tidak Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Tidak Ke D.7. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 33 Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 124 .8. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 32 Ya Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Ke D.

6 Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. Raperda dan Raper KDH yang telah lolos evaluasi diserahkan kembali oleh Gubernur/Mendagri kepada KDH.E. KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 3. Gubernur/Mendagri meneliti kesesuaian Raperda dan Raper KDH dengan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD . Raperda Perubahan APBD Dan Raper KDH Lampiran (Penjabaran Perubahan APBD) 125 . Gubernur/Mendagri mengevaluasi Raperda dan Raper KDH. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/ Mendagri.

Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Penyampaian Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan 126 .6. Evaluasi Perda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri 33 Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penetapan Perda dan Per KDH Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 34 Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Ke F.E. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH Dari F.7.9.

KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/Mendagri. Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) KDH Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Gubernur/Mendagri Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 2.7 Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1.E. KDH menetapkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 127 .

Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.6.E.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan Gubernur/Mendagri 32 Dari E. Evaluasi Raperda Perubahan APBD Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Pemberhentian Pelaksanaan Perda Perubahan APBD dan Pencabutan Perda Perubahan APBD Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.8.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan 128 .

Bila KDH dan DPRD tidak menindaklanjuti. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 3. dan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD maka Gubernur/Mendagri akan mengembalikan kedua dokumen tersebut kepada KDH untuk ditindaklanjuti bersama DPRD. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan.Menetapkan Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Anggaran Berjalan.E. Peraturan Perundangan yang lebih tinggi. Gubernur/Medagri kemudian menyerahkan Per Mendagri/ Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Uraian KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 1. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 7 Hari Kerja setelah pembatalan 4. maka Gubernur/ Mendagri membatalkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD dengan mengeluarkan Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. .Memberhentikan pelaksanaan Perda Perubahan dan mencabut Perda Perubahan dengan mengeluarkan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan.8. dan Berlakunya APBD TA Berjalan kepada KDH. Berdasarkan dokumen ini KDH: . Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD 129 . Penyempurnaan ini dilakukan paling lambat 7 hari kerja sejak diterimanya hasil evaluasi. Apabila Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD dinyatakan tidak sesuai Kepentingan Umum.

Penyusunan Rancangan DPPA SKPD SKPD Surat Pemberitahuan Paling lambat 3 hari kerja setelah penetapan Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD PPKD Dari F.9. Penetapan Perda Perubahan APBD KDH 34 Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Pembuatan Surat Pemberitahuan Perda Perubahan APBD Disertai penjelasan perbedaan jumlah anggaran sebelum dan setelah perubahan Rancangan DPPA SKPD Surat Pemberitahuan Surat Pemberitahuan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Rancangan DPPA SKPD 35 Ke E.10.E. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD 130 .8.

SKPD menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD paling lambat 3 hari kerja setelah perubahan APBD ditetapkan. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. SKPD PPKD Perda Perubahan APBD KDH Perda Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 2. PPKD mendistribusikan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. Surat Pemberitahuan 4.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. Berdasarkan kedua dokumen ini.E. PPKD membuat Surat Pemberitahuan. SKPD menyusun Rancangan DPPA-SKPD. Rancangan DPPA SKPD 5. Surat Pemberitahuan 3. 3 hari kerja Rancangan DPPA SKPD 131 . KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada PPKD.

11.E. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD 132 . Pembahasan Rancangan DPPA SKPD PPKD TAPD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Dari E. Penyusunan DPPA SKPD 35 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Tidak Menyetujui Ya Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Pengesahan DPPA SKPD 36 DPPA SKPD Ke E.10.9.

PPKD mengotorisasi Rancangan DPPA-SKPD kemudian menyerahkannya kepada TAPD. Kemudian menyerahkan Rancangan DPPASKPD ini kepada SEKDA untuk disetujui. TAPD mengesahkan Rancangan DPPA-SKPD menjadi DPPA-SKPD kemudian DPPA-SKPD diserahkan kepada PPKD. TAPD membahas Rancangan DPPA-SKPD. Rancangan DPPA SKPD TAPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA 2.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. Setelah disetujui. SEKDA menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada TAPD. Rancangan DPPA SKPD 4. DPPA SKPD 133 . Rancangan DPPA SKPD 3.E.

Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Pengesahan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 134 .10. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD SKPD PPKD SEKDA DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 36 Dari E.E.11.

PPKD mengesahkan Rancangan DPPASKPD menjadi DPPA-SKPD. SKPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Rancangan DPPA SKPD 2. DPPA SKPD 3.11 Pengesahan Rancangan DPPA-SKPD Uraian 1. PPKD menyerahkan DPPA-SKPD kepada SKPD. SEKDA menyerahkan dokumen Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD.E. DPPA SKPD 135 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful