BAGAN ALIR   SIKLUS PENGELOLAAN  KEUANGAN DAERAH 

Berdasarkan  PERMENDAGRI Nomor 13 Tahun 2006  Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA 12 JUNI 2006

DAFTAR ISI
Proses A. Proses Penyusunan APBD
A.1. A.2. A.3. A.4. A.5. A.6. A.7. A.8. A.9. Penyusunan KUA dan PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Penyusunan Raper KDH APBD

Halaman 1
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

A.10. Penetapan Raper KDH APBD

B. Pelaksanaan dan Penatausahaan Belanja
B.1. B.2. B.3. B.4. Penyiapan Rancangan DPA – SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA SKPD Pengesahan Rancangan DPA SKPD Penyediaan Dana

23
24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82

B.5.1. Pengajuan SPP – UP B.5.2. Penerbitan SP2D – UP B.5.3. Pembelanjaan Dana UP B.6.1. Pengajuan SPP – GU B.6.2. Penerbitan SP2D – GU B.6.3. Pembelanjaan Dana GU B.7.1 Pengajuan SPP – TU B.7.2. Penerbitan SP2D – TU B.7.3. Pembelanjaan Dana TU B.8.1. Pengajuan SPP – LS Gaji dan Tunjangan B.8.2. Penerbitan SP2D – LS Gaji dan Tunjangan B.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji B.9.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa B.9.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa B.9.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa B.9.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga B.11.1. Pengajuan SPP – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.2. Penerbitan SP2D – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan B.12. B.13. B.14. Dana Cadangan Pembuatan SPJ SPJ dengan Bendahara Pembantu

Perubahan APBD E.5. E. D.2. E. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan C. D. E. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu C.11.2. Pelaksanaan dan Penatausahaan Pendapatan C.3.5.2. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .2.3. D.4.1. E. D.1.7.2.6.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda C.1. E. E. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu Halaman 85 86 88 90 92 94 96 D. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran P-APBD Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD 113 114 116 118 120 122 124 126 128 130 132 134 E.9.1.6.1. E.8. Akuntansi dan Pelaporan D. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.2.4. E. Penatausahaan Penerimaan C. D. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank lain C.1.Proses C.3. Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA 99 100 102 104 106 108 110 E.4.10.1.

10.3 A.8 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.6 Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA E.5 Penyusunan KUA & PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD A.9. Pembelanjaan Dana Bunga.7.1 B. B94 DOKUMEN PELAKSANAAN APBD DAN PENATAUSAHAAN PENGELUARAN Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Penyediaan Dana Pengajuan SPP-UP Penerbitan SP2D-UP Pembelanjaan Dana UP Pengajuan SPP-GU Penerbitan SP2D-GU Pembelanjaan Dana GU Pengajuan SPP-TU Penerbitan SP2D-TU Pembelanjaan Dana TU Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B. SPJ dengan Bendahara Pembantu PERUBAHAN APBD PELAKSANAAN & PENATAUSAHAAN PENERIMAAN C.6. Pengajuan SPP-LS Bunga. Subsidi Hibah.2. B. B.13.2 B.2.5.3 Penyusunan RKA SKPD P-APBD E. Penyusunan Raper KDH APBD A. Pembentukan Dana Cadangan B.2.2.1. 2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk P-APBD E.1. B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.5 Pembahasan Raperda P-APBD E. Penetapan Raper KDH (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) B.1.1.8. B.4 B.10.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Kasda C.3.Bendahara Penerimaan C.8 Penetapan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.14.1. Pembuatan SPJ B.6. B.11.4. Bantuan.11 Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .9. Bantuan.3.1.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .8. B. B.4 D.1. Bagi Hasil dan Pembiayaan B. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.2. Penerbitan SP2D Bunga.3 B.4 A.Bendahara Penerimaan Pembantu C.7.1 D. Subsidi Hibah.7 Pembatalan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.1 A.10. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.5.6 Evaluasi Raperda APBD & Raper KDH Penjabaran APBD A.SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENURUT PERMENDAGRI PENYUSUNAN APBD A.10.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .2 A.2 Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu AKUNTANSI DAN PELAPORAN D. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B. B. Subsidi Hibah.8.3.7.12.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD E.2 D. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa–Non Pihak Ketiga B.9.4 Penyiapan Raperda P-APBD E.1.1 Penyusunan KUA & PPAS P-APBD E.5 D.2. B.2. B.1.3.3.2. B. B. Bantuan.3. B.7 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Lain C.6.10.1 Penatausahaan Penerimaan C.11.2.9.1.5.1.3 D. B.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.6 Evaluasi Raperda P-APBD & Raper KDH Penjabaran P-APBD E.3.11.

KETERANGAN GAMBAR No.. 6 Lanjutan dari Halaman. Gambar Keterangan 1 Proses / Aktivitas 2 Alternatif Keputusan atau Situasi 3 Dokumen 4 Proses yang Telah Dijelaskan Sebelumnya 5 Berlanjut ke Halaman.. 7 Arsip / Database / Register 8 Pihak Lain di Luar Siklus ...

Instansi Bank Kasda BPK BUD DPRD KDH PPKD PA PNS Daerah PPK PPTK SEKDA SKPD SKPKD TAPD 2. Dokumen BKU CALK DPA SKPD DPPA SKPD KUA LK LAK LRA Perda Per KDH PPA PPAS Raperda Raper KDH : Buku Kas Umum : Catatan Atas Laporan Keuangan : Dokumen Pelaksana Anggaran SKPD : Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD : Kebijakan Umum APBD : Laporan Keuangan : Laporan Arus Kas : Laporan Realisasi Angaran : Peraturan Daerah : Peraturan Kepala Daerah : Prioritas dan Plafon Anggaran : Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara : Rancangan Peraturan Daerah : Rancangan Peratruran Kepala Daerah : Bank Kas Daerah : Badan Pemeriksa Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Kepala Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Pengguna Anggaran : Pegawai Negeri Sipil Daerah : Pejabat Penatausahaan Keuangan : Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan : Sekretaris Daerah : Satuan Kerja Perangkat Daerah : Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah : Tim Anggaran Pemerintah Daerah .DAFTAR SINGKATAN 1.

RKA SKPD RKPD SE SK SPD SPJ SKP Daerah SKR SPM STS SPP GU SPP LS SPP TU SPP UP SPPD SP2D : Rencana Kerja dan Anggaran SKPD : Rencana Kerja Pemerintah Daerah : Surat Edaran : Surat Keputusan : Surat Penyediaan Dana : Surat Pertanggungjawaban : Surat Ketetapan Pajak Daerah : Surat Ketetapan Retribusi : Surat Perintah Membayar : Surat Tanda Setoran : Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Langsung : Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan : Surat Perintah Perjalanan Dinas : Surat Perintah Pencairan Dana .

KUA dan PPA Raperda APBD (A4) Perda APBD (A7) Pembatalan Perda APBD (A8) Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama Penyusunan Raper KDH APBD (A9) Evaluasi & Penetapan Raper KDH APBD (A10) Raper KDH APBD Proses Penyusunan APBD dimulai dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS). KDH memnyampaikan Surat Edaran yang berisi Pedoman Penyusunan RKA-SKPD yang kemudian ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD dengan melakukan penyusunan RKA-SKPD. PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi.PROSES PENYUSUNAN APBD Penyusunan KUA & PPAS Penyusunan Raperda APBD Pedoman Penyusunan RKA-SKPD (A2) Penetapan Perda APBD Pembahasan Raperda APBD (A5) Proses Perencanaan RKPD Penyusunan RKA-SKPD (A3) Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan KUA dan PPAS (A1) RKA-SKPD Evaluasi Gubernur/ Mendagri (A6) . Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut. Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi.Nota Kesepakatan . 1 . Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPA. Dalam kasus tertentu dimana DPRD tidak mengambil keputusan bersama. KDH dapat menyusun Peraturan KDH tentang APBD.

1.A.Daerah b. Menentukan skala prioritas urusan 2.DPRD Nota Kesepakatan KUA KUA KUA disepakati paling lambat Minggu Ke-1 Juli Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Tahapan: 1. Penyusunan KUA dan PPAS TAPD RKPD Penyusunan Rancangan awal KUA SEKDA Rancangan KUA KDH Rancangan KUA Rancangan KUA DPRD Rancangan KUA Tidak Menyetujui Ya SE Mendagri Memuat: a. Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA SEKDA menyetujui dan menyerahkan kepada KDH paling lambat Awal Juni Otorisasi KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Pertengahan Juni Pembahasan Bersama PEMDA .Teknis penyusunan APBD d. Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Penyusunan Rancangan Awal PPAS Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Rancangan PPAS Rancangan PPAS Nota Kesepakatan KUA KUA Otorisasi Rancangan Awal PPAS Rancangan Awal PPAS KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Minggu Ke-2 Juli Rancangan PPAS Pembahasan Bersama PEMDA .Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat .DPRD PPA disepakati paling lambat Akhir Juli PPA KUA dan PPAS Menjadi Dasar Penyusunan Pedoman RKA Nota Kesepakatan PPA Nota Kesepakatan PPA PPA Nota Kesepakatan PPA PPA 2 .Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD c.Hal-hal khusus lainnya. Menentukan urutan program tiap urusan 3.

SEKDA menyetujui rancangan awal KUA dan menyerahkan rancangan KUA kpd KDH paling lambat awal Juni. KDH mengotorisasi rancangan PPAS dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke-2 Juli. Rancangan PPAS 9. TAPD SEKDA KDH DPRD Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA 3. Awal Juni Rancangan KUA 4. Kedua dokumen ini disepakati paling lambat akhir Juli.Menentukan skala prioritas urusan . TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS kepada SEKDA. Mgg 2 Juli Rancangan PPAS 10. TAPD menyusun rancangan awal KUA. Rancangan Awal KUA tersebut memuat: . Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Minggu 1 Juli 6.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat-Daerah . Penyusunan KUA & PPAS Uraian 1.1. Tengah Juni Rancangan KUA 5. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS menjadi Rancangan PPAS dan menyerahkan rancangan PPAS kepada KDH.Hal-hal khusus lainnya 2. Berdasarkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. DPRD membahas rancangan KUA bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA.Teknis penyusunan APBD .Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Rancangan Awal PPAS 7. KDH mengotorisasi rancangan KUA dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat pertengahan Juni. KUA disepakati paling lambat minggu ke-1 Juli.Menentukan urutan program tiap urusan . Akhir Juli Nota Kesepakatan PPA PPA 3 .A. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Tahapan PPAS: . TAPD menyampaikan rancangan awal KUA kpd SEKDA. DPRD membahas rancangan PPAS bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA dan Nota Kesepakatan PPA. Rancangan Awal PPAS 8.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD .

Penyusunan RKA SKPD 4 . b.3.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.A.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SE KDH tentang SKPD Pedoman SE KDH tentang Penyusunan RKA Pedoman SKPD Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 Ke A.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan.2.Batas waktu penyampaian RKASKPD kepada PPKD d. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD SEKDA KDH Penyusunan Analisis Standar Belanja Penyusunan SPM Penyusunan Standar Satuan Harga Nota Kesepakatan KUA Nota Kesepakatan PPA Analisis Standar Belanja SPM Standar Satuan Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Ya Penyiapan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Tidak Menyetujui Otorisasi Diterbitkan paling lambat awal Agustus TA berjalan Mencakup: a.

TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD kepada SEKDA. Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari SKPD 5. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan meneruskannya kepada KDH. Lampiran: . SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD kepada SKPDSKPD. Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD 4.Kode Rekening APBD . KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Awal Agustus 5. Penyusunan Pedoman tersebut mengacu pada KUA dan PPA yang telah disepakati serta dokumen-dokumen pendukung lain seperti Analisis Standar Belanja. Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 4. Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM 3. PPA untuk tiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan 2. SPM.Analisis Standar Belanja .Standar Satuan Harga 2. Rancangan Awal SE KDH ini mencakup: 1.A.PPA . paling lambat awal bulan Agustus tahun anggaran berjalan. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran (SE) KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD. Sebagai langkah awal penyusunan Raperda APBD.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Uraian 1.KUA .Format RKA-SKPD . dan Standar Satuan Harga. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SEKDA KDH 3. SKPD 5 .

1 dan 3.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.1 RKA SKPD 2.2 2 RKA SKPD RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Ke A. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan RKA SKPD 2.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan b.4.2. Penyusunan RKA SKPD SKPD Mencakup: a.2 Form RKA SKPD 3.2.3.Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD d.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c. Penyiapan Raperda APBD 6 .1 RKA SKPD 3.1 RKA SKPD 3.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga SEKDA Dari A.A.

1 RKA SKPD 3. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASKPD 3. RKA-SKPD tersebut selanjutnya diserahkan kepada PPKD untuk proses peyusunan Raperda APBD.2 8. SKPD mulai menyusun RKA masing-masing RKA SKPD 1 2. SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD.3 Penyusunan RKA-SKPD Uraian SKPD 1.2 RKA SKPD RKA SKPD 3. Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPD pemungut pendapatan.2. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD RKA SKPD 2.A.2.1.1. 7 .1 RKA SKPD 2. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD.2. 6. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1.1 RKA SKPD 2. Berdasarkan SE tersebut. 7. 4. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.1 untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKASKPD 2.2. 3. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASPKD 3.

Daftar dana cadangan daerah 12. Pembahasan Raperda APBD Akuntansi RKA SKPD RKA SKPD Laporan Keuangan Badan Kepegawaian RKA SKPD Ya Daftar Pegawai RKA SKPD Masyarakat Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Lampiran Raperda APBD: 1. pembiayaan) 4. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. 6. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. PPA & Dokumen Lain Ke A. Daftar piutang daerah. organisasi. Rincian APBD (urusan PEMDA.5. Penyusunan RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KDH Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 2 RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD 3 Tidak Raperda APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD Sesuai KUA. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. 7. Daftar investasi daerah 8. Daftar jumlah pegawai.A. Ringkasan APBD 2. Rekap Belanja (urusan PEMDA. keselarasan urusan – fungsi) 5.4.3. belanja. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Penyiapan Raperda APBD SKPD Dari A. program dan kegiatan. Daftar pinjaman daerah 8 RKA SKPD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran . organisasi. pendapatan.

SKPD harus melakukan penyempurnaan. PPKD melakukan kompilasi atas RKA-SKPD menjadi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan. serta capaian kinerja. Raperda APBD dan Lampiran 6.3) diserahkan kepada PPKD untuk memulai penyusunan Raperda APBD. kelompok sasaran kegiatan. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada KDH dengan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD untuk dilakukan pembahasan.A. Dengan data tambahan berupa Laporan Keuangan dan Daftar Pegawai.Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah RKA SKPD Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Nota Keuangan 5.Ringkasan APBD .Rekapitulasi belanja .Daftar jumlah pegawai. SAB. indikator kinerja. RKA-SKPD yang telah disiapkan oleh masing-masing SKPD (seperti dijelaskan di hal A.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain .Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . dan investasi daerah . Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 9 . Pembahasan dilakukan untuk menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dengan KUA. Apabila hasil pembahasan RKA-SKPD terdapat ketidaksesuaian. PPA. piutang daerah. standar harga. serta sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD. Lampiran APBD: . SPM.4 Penyiapan Raperda APBD Uraian SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 1. prakiraan . PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada SEKDA. RKA SKPD RKA SKPD 3. TAPD menyerahkan RKA-SKPD yang telah sesuai kepada PPKD untuk dikompilasi menjadi Raperda APBD 4. 2.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . dan dokumen perencanaan lainnya.

kegiatan. Penyusunan Raper KDH APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD Dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD Dan Lampiran Lampiran Raper KDH – Penjabaran APBD: a.A. organisasi.5. belanja daerah dan pembiayaan daerah b.6. Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran 5 Ke A.Penjabaran APBD menurut urusan pemerintahan daerah.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. rincian obyek pendapatan. obyek. program. jenis. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD 10 . belanja dan pembiayaan. Penyiapan Raperda DPRD Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KUA PPA Nota Keuangan Penyiapan Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD dan Lampiran Penyampaian Raperda APBD beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Oktober RKA SKPD Pembahasan Bersama PEMDA .DPRD SKPD RKA SKPD diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH Penjabaran APBD Raper KDH Penjabaran APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA DPRD Tidak Mengambil Keputusan Pengambilan keputusan bersama paling lambat 1 (satu) bulan sebelum TA ybs dilaksanakan 4 Ke A. kelompok. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 3 RKA Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan Raperda APBD KDH Dari A.4.9.

KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Oktober. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran Paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan anggaran 5. objek. belanja daerah. Jika lebih dari 1 bulan DPRD tidak mengambil keputusan maka proses langsung dilanjutkan ke penyusunan Raper KDH APBD (A. organisasi. Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan 3. belanja. jenis. kelompok. dan pembiayaan daerah . PPKD KDH Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan DPRD Mgg 1 Oktober 2.9). berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda APBD dan RKA-SKPD. pembiayaan Raper KDH Penjabaran APBD 7.4). DPRD menyerahkan Persetujuan Bersama Raperda APBD kepada PPKD.A. program. Setelah dinyatakan sesuai DPRD dan KDH membuat Persetujuan Bersama Raperda APBD selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan dilaksanakan. Raper KDH Penjabaran APBD 11 . Pembahasan Bersama PEMDA 4. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran 6.5 Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD Uraian 1.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. rincian objek pendapatan. PPKD menyerahkan Raper KDH Penjabaran APBD kepada KDH. Lampiran Raper KDH Penjabaran APBD: . menyiapkan Raper KDH Penjabaran APBD. PPKD. DPRD bersama PEMDA membahas kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan dengan KUA dan PPAS. kegiatan. KDH menyusun Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan (seperti dijelaskan dalam proses A.Penjabaran KDH menurut urusan.

A. Penetapan Perda dan Per KDH 7 Raper KDH (Penjabaran APBD) 12 . Pembatalan Perda Raperda APBD Dan Lampiran Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Ke A.7.APBD d.Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda .Nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD. Pembahasan Raperda 5 Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Penyampaian Raperda dan Raper KDH paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui disertai: a.6. Evaluasi Raperda Ya Ditindaklanjuti KDH & DPRD Tidak Batas Waktu Penyempurnaan Adalah 7 Hari Kerja Setelah Diterimanya Evaluasi Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Tidak 6 Ya Ke A.DPRD terhadap Raperda .8.Persetujuan bersama Pemda .KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD c. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD KDH Gubernur/Mendagri Dari A.5.APBD b.

A.6 Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD
Uraian
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

1. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD kepada Gubernur/Mendagri paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui. Penyampaian Raperda dan Raper KDH disertai: - Persetujuan bersama PEMDA – DPRD terhadap Raperda APBD - KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD - Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda APBD - Nota Keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD

3 hari kerja

2. Gubernur/Mendagri mengevaluasi kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda. Jika Raperda APBD tidak dapat diterima dalam proses evaluasi, Pemda & DPRD harus melakukan penyempurnaan dalam jangka waktu 7 hari

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

Hasil Evaluasi disampaikan paling lambat 15 hari kerja setelah diterimanya Raperda

3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran yang sudah sesuai dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda kepada KDH.

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

13

A.7. Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
KDH
7

Gubernur/Mendagri

Dari A.6. Evaluasi Raperda

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Per KDH – Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran

Perda - APBD

Penetapan Perda dan Per KDH

Paling lambat 31 Desember TA sebelumnya

Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD

8 Perda - APBD Perda - APBD Dilimpahkan Ke PPKD (Lembar B.1. Penyiapan Rancangan DPA SKPD dan Rancangan Anggaran Kas) Perda - APBD

Penyampaian Perda dan Per KDH ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan

14

A.7 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
Uraian
1. KDH menetapkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran menjadi Perda APBD dan Raper KDH Penjabaran selambat-lambatnya 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

31 Des Per KDH (Penjabaran APBD)

31 Des

Perda APBD

7 hari

2. KDH menyerahkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran kepada Gubernur/Mendagri selambat-lambatnya 7 hari setelah ditetapkan.

7 hari

Per KDH (Penjabaran APBD)

Perda APBD

15

A.6. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 16 . dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya Gubernur/Mendagri 6 Dari A.8. Evaluasi Raperda Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pemberhentian Pelaksanaan Perda dan Pencabutan Perda Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Perda – Pencabutan Perda APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. Pembatalan Perda APBD dan Per KDH – Penjabaran APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.

A. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya kepada KDH. Gubernur/Mendagri mengeluarkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 3. KDH Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Pembatalan Perda dan Per KDH 2.8 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Uraian 1. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. KDH juga memberhentikan pelaksanaan Perda dengan mengeluarkan Perda Pencabutan Perda APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. KDH menetapkan pelaksanaan pengeluaran atas pagu tahun sebelumnya dengan Per KDH Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 4. Apabila hasil evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD tidak ditindaklanjuti oleh KDH dan DPRD maka Gubernur/Mendagri membatalkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. Gubernur/Mendagri menyerahkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Perda – Pencabutan Perda APBD 17 .

program dan kegiatan.9. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. pembiayaan) 4. Daftar piutang daerah. 6. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Ringkasan APBD 2. organisasi. keselarasan urusan – fungsi) 5. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) SKPD 4 Raper KDH APBD dan Lampiran KDH Raper APBD dan Lampiran PPKD TAPD SEKDA KDH Penyusunan RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 8. Daftar pinjaman daerah 18 RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran KDH Raper APBD dan Lampiran . Daftar investasi daerah 8. Penetapan Raper KDH . Rekap Belanja (urusan PEMDA. belanja. Daftar jumlah pegawai.10. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3.A. 7.APBD Laporan Keuangan Daftar Pegawai Penyusunan Raper KDH . pendapatan.APBD: 1. organisasi.APBD + Lampiran Lampiran Raper KDH .A RKA SKPD Akuntansi Badan Kepegawaian RKA SKPD Ke A. Rincian APBD (urusan PEMDA. Daftar dana cadangan daerah 12.

SKPD menyerahkan RKASKPD kepada PPKD. 3. PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD utk dibahas. 6.Rekapitulasi belanja .Daftar kegiatan dianggarkan kembali .Ringkasan APBD . dan investasi daerah . 2. Jika DPRD tidak mengambil keputusan bersama. RKA SKPD Penyusunan Raper KDH APBD beserta Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 19 .9 Penyusunan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada SEKDA. SKPD kembali menyusun RKA-SKPD. piutang daerah.Daftar jumlah pegawai. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada KDH.A. Lampiran APBD: .Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah 7. 8. PPKD menyusun Raperda APBD beserta lampiran.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) .Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . TAPD menyerahkan RKASKPD yang telah dibahas kepada PPKD. SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD RKA SKPD 5.

9. Penetapan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) KDH Dari A.APBD Pengesahan Raper KDH APBD Penetapan Raper KDH – APBD oleh KDH Raper KDH .APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH .A Raper KDH – APBD dan Lampiran Penyampaian paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama KDH Raper KDH .APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri)KDH . Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) Gubernur/Mendagri 8.APBD Ya Melewati 30 (tigapuluh) Hari Kerja Tidak Per KDH – APBD (Keputusan KDH) Penetapan Per KDH APBD Per KDH .10.APBD Per (Keputusan Gubernur/ Mendagri) 20 .A.

Pengesahan harus sudah dilakukan dalam 30 hari kerja. paling lambat 15 hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan Keputusan Bersama KDH. KDH menyerahkan Raper KDH APBD dan lampiran kepada Gubernur/Mendagri. Gubernur/Mendagri mengesahkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD. KDH Raper KDH APBD dan lampiran 15 hari kerja Gubernur/Mendagri Raper KDH APBD dan lampiran 30 hari kerja 2. maka KDH menetapkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD (Keputusan KDH). Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 3.10 Penetapan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1.A. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 21 . Gubernur/Mendagri menyerahkan Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) kepada KDH. Apabila pengesahan melewati batas waktu 30 hari kerja.

.

11.8.6.2) SPPLS Dana LS Pihak III Pengajuan Dana (B.3) Pembelanjaan Dana LS (B.7.4) SPD Dana UP Pengajuan Dana (B.1) SPPGU Dana TU Pengajuan Dana (B.5.3) 23 .3) Penyediaan Dana (B.2) Penerbitan SP2D (B.1) SPPLS SPM-GAJI SPM-LS SPM-LS SPM-LS Penerbitan SP2D (B.8.10.8.4) Pembelanjaan Dana LS (B.5.3) Penerbitan SP2D (B.2) SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan Dana UP (B.3) Dana LS Gaji Pengajuan Dana (B.1) SPPTU SPM-UP SPM-GU SPM-TU Penerbitan SP2D (B.6.9.10.1) SPPUP Dana GU Pengajuan Dana (B.2) SPPLS Dana LS Bantuan Pengajuan Dana (B.4) Pembelanjaan Dana LS (B.1 – B.5.11.PELAKSANAAN dan PENATAUSAHAAN BELANJA Penyiapan DPA SKPD dan SPD DPA SKPD Anggaran Kas Penyiapan DPA SKPD (B.10.2) Penerbitan SP2D B.3) Pembelanjaan Dana TU (B.3) Pembelanjaan Dana GU (B.9.1) SPPGAJI Dana LS Barang Pengajuan Dana (B.11.2) Penerbitan SP2D (B.2) SP2D SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan GAJI (B.6.7.3) Penerbitan SP2D (B.7.9.

1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD PPKD TAPD Surat Pemberitahuan Dari A.3. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD 24 .B.8. Perda APBD PER KDH Penjabaran Rancangan DPA-SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Paling lambat 15 hari sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran APBD Verfikasi bersama Kepala SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Surat Pemberitahuan Tidak Sesuai Per KDH Penjabaran Paling lambat 3 (tiga) hari setelah APBD ditetapkan Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Ya Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 9 Paling lambat 6 (enam) hari setelah pemberitahuan Ke B. Penetapan Perda 8 Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Halaman B.2.

berdasar Per KDH Penjabaran.B. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan Rancangan Anggaran Kas SKPD 6. PPKD menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. SKPD menyerahkan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kpd PPKD paling lambat 6 hari kerja setelah adanya pemberitahuan. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan 4. paling lambat 15 hari kerja sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran. Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD 7. Rancangan Anggaran Kas SKPD 5. TAPD melakukan verifikasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD bersama Kepala SKPD.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Uraian 1. SKPD menyusun Rancangan DPA-SKPD (Hal B. Berdasarkan Rancangan DPA-SKPD yang telah dibuat.2) berdasarkan Surat Pemberitahuan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD. PPKD mengotorisasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kemudian diserahkan kepada TAPD. SKPD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD. SKPD PPKD Surat Pemberitahuan 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan TAPD 2. Surat Pemberitahuan 3. PPKD membuat Surat Pemberitahuan berdasarkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD paling lambat 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan. 15 hari kerja sejak penetapan Per KDH Penjabaran Verfikasi bersama Kepala SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 25 .

1 DPA-SKPD 3.2.1 Surat Pemberitahuan Penyusunan Rincian DPA Pendapatan SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Langsung Program & Per Kegiatan SPKD Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah DPA-SKPD 1 DPA-SKPD 2.B.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Menjadi Sub Proses di B. Penyusunan Rancangan DPA SKPD SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Mengacu pada proses B.2 Penyusunan Rekapitulasi Belanja Langsung menurut Program & Kegiatan SKPD DPA-SKPD 2. Penyiapan Rancangan DPA dan Rancangan Anggaran Kas 26 .2.1 DPA-SKPD 3.1 DPA-SKPD 2.1.

SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.2.1.1. SKPD PER KDH Penjabaran PERDA APBD Surat Pemberitahuan 2. DPA-SKPD 2. DPA-SKPD 3. 27 .B. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3. DPA-SKPD 1 3. Rancangan DPA-SKPD ini digunakan sebagai dasar pembuatan Rancangan Anggaran Kas (Hal B.1).2 7.2. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.1 6. SKPD menyusun Rincian DPA Pendapatan SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 1.1 DPA-SKPD 2. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. Perda APBD dan Per KDH Penjabaran.2 Rancangan DPA-SKPD 5.2. SKPD mengkompilasi dokumen-dokumen DPA-SKPD diatas menjadi Rancangan DPA-SKPD.1 DPA-SKPD 2. DPA-SKPD 3. SKPD menyusun DPA-SKPD.1 4. SKPD untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian DPA Belanja Langsung untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. Berdasarkan Surat Pemberitahuan.2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Uraian 1.

4.3.1. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD SKPD DPA-SKPD PPKD Rancangan Anggaran Kas SKPD TAPD 9 Dari B. Penyediaan Dana 28 .B.4. Penyiapan Rancangan DPA SEKDA Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah Rancangan Anggaran Kas SKPD Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah 10 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Ke B. Penyediaan Dana Rancangan DPA-SKPD Tidak Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD Bawasda BPK Setuju Ya Rancangan DPA-SKPD 11 Ke B.

B.4. Penyediaan Dana
PA / Kuasa PA
SPD SPD

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD

10

Dari B.3. Pengesahan Rancangan DPA SKPD

11

DPA SKPD 12

Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Pengesahan Rancangan DPA SKPD

Ke B.5.1., B.6.1., B.7.1., B.8.1., B.9.1., B.10.1., B.11.1. (Pengajuan SPP)

Penyiapan SPD

Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah DPA SKPD

DPA SKPD DPA SKPD

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Otorisasi

SPD SPD SPD

29

B.3 Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Uraian
1. TAPD menyerahkan Rancangan DPASKPD yang lolos verifikasi kepada SEKDA dan Rancangan Anggaran Kas SKPD yang lolos verifikasi kepada PPKD.

SKPD

PPKD

TAPD
Rancangan DPA-SKPD

SEKDA
Rancangan DPA-SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

2. PPKD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD menjadi Anggaran Kas Pemerintah Daerah. Dokumen ini akan digunakan dalam proses pembuatan dokumen penyediaan dana.

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

3. SEKDA menyetujui Rancangan DPASKPD dan menyerahkan kepada PPKD.

Rancangan DPA-SKPD

Rancangan DPA-SKPD

4. PPKD mengesahkan Rancangan DPASKPD menjadi DPA-SKPD.
7 hari kerja

DPA-SKPD

5. PPKD menyerahkan DPA-SKPD kepada SKPD, Bawasda, dan BPK. Penyerahan kepada SPKD selambat-lambatnya 7 hari kerja sejak disahkan.

DPA-SKPD

BPK & Bawasda

30

B.4 Penyediaan Dana
Uraian
1. PPKD menyerahkan dokumen Anggaran Kas Pemerintah Daerah dan DPA-SKPD kepada Kuasa BUD.

PA/Kuasa PA

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

DPA SKPD

DPA SKPD

2. Berdasarkan dua dokumen tersebut, Kuasa BUD menyiapkan Rancangan SPD. 3. Kuasa BUD menyerahkan Rancangan SPD kepada PPKD.

Rancangan SPD

Rancangan SPD

4. PPKD mengotorisasi Rancangan SPD dan menyerahkan SPD kepada Pengguna Anggaran/Kuasa PA.

SPD

31

Lampiran lain SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima 13. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 6.5.1. Penerbitan SP2D-UP SPP-UP dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Penyampaian SPP-UP Dilampiri: Daftar rincian rencana penggunaan dana s/d jenis belanja Register SPM UP 32 .4.Pengajuan SPP UP Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD SPD SPD Pengguna Anggaran 12 Dari B. Surat Pengantar SPP-UP 2.A Rancangan SPM Otorisasi Ke B.5. Ringkasan SPP-UP 3. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-UP SPP-UP dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penelitian SPP-UP DPA SKPD Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD SPP-UP dan Dokumen Lain dan SPP-UP Dokumen Lain SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Pembuatan SPM Tidak Dokumen SPP-UP Terdiri dari: 1. Salinan SPD 5.2. Rincian SPP-UP (Jenis Belanja) 4.B.

Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-UP. SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 33 .Rincian SPP-UP . 9.5.1 Pengajuan SPP-UP Uraian 1. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-UP dan Dokumen Lain SPP-UP dan Dokumen Lain DPA 4. Bendahara membuat SPP-UP beserta dokumen lainnya. Bendahara menyerahkan SPP-UP beserta dokumen lain kepada PPK SKPD.B. jenis belanja) 3.Salinan SPD . Rancangan SPM ini kemudian diberikan PPKSKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. 2. Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima Rancangan SPM Tidak Lengkap SPM 7. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPPUP dan kesesuaiannya dengan SPD dan DPASKPD. Penelitian SPP-UP 5.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. yang terdiri dari: .Ringkasan SPP-UP . SPP-UP yang dinyatakan lengkap akan dibuatkan Rancangan SPM oleh PPK-SKPD.d.Lampiran lain (daftar rincian rencana penggunaan dana s. Berdasarkan SPD. Jika SPP-UP dinyatakan tidak lengkap. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. 8. Penerbitan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP-UP diterima. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. 6.Surat Pengantar SPP-UP .Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-UP diterima.

Pembelanjaan Dana UP Ya Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.2. BKU Pengeluaran 2. Penerbitan SP2D-UP Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 13.B Tidak Lengkap Ke B. Buku Kas Penerimaan 2.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Buku Kas Pengeluaran Register SP2D 34 .5.5.B.5.3. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.1. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.5.3. Pembelanjaan Dana UP Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D 15. Pengajuan SPP-UP SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penelitian Kelengkapan 13. Buku Pembantu Panjar 5.A Dari B.

B. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM yang diajukan. 2. Kuasa BUD menerbitkan SP2D. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. yang terdiri dari: .5.Buku Pembantu Simpanan Bank .Buku Pembantu Panjar . SP2D 7. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM 35 . SP2D Nota Debet SP2D 5. Bendahara Pengguna Anggaran Pengeluaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan 3. Apabila SPM dinyatakan lengkap.Buku Pembantu Pajak .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan.Buku Kas Pengeluaran Dokumen Penatausahaan 6.Buku Kas Penerimaan . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.2 Penerbitan SP2D-UP Uraian 1. yang terdiri dari: . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank 4.BKU Pengeluaran .

2. Pembuatan SPJ dan D.B Dari B.5.5.D Ke B. Penerbitan SP2D UP Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 13.5.2. Penerbitan SP2D UP Ke D.4.5.E Bukti Pembayaran 36 . SPJ dengan Bendahara Pembantu 13. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 13.B.3.

Berdasarkan SP2D yang diterima. Nota Debet ini kemudian diserahkan ke Kuasa BUD.B. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet.5. Pencairan Dana 3. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian diserahkan kembali kepada Bendahara Pengeluaran. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran.3 Pembelanjaan Dana UP Uraian 1. Bank mencairkan dana. Bukti Pembayaran 37 . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 2. Bendahara Pengeluaran menyerahkan uang dan Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa.

Penyediaan Dana SPJ SPD SPP-GU dan Dokumen Lain Pembuatan SPP-GU Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima DPA SKPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Penelitian SPP-GU SPD SPJ DPA SKPD SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan SPM Tidak SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Dokumen SPP-GU Terdiri dari: 1. Penerbitan SP2D-GU Register SPM GU 38 .2.4. Salinan SPD 6.6. Pengajuan SPP-GU Bendahara Pengeluaran Pembuatan SPJ PPK SKPD SPD Pengguna Anggaran SPD 12 Dari B.1. Ringkasan SPP-GU 3.A Ke B.6. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 7. Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya 5.B. Lampiran lain SPP-GU dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Otorisasi 14. Rincian SPP-GU (Jenis Belanja) 4. Surat Pengantar SPP-GU 2.

Bendahara membuat SPP-GU beserta dokumen lainnya.B.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-GU berdasar SPD dan DPA-SKPD. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 39 . Jika SPP-GU dinyatakan tidak lengkap. Rancangan SPM SPM 6. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-GU. Penelitian SPP-GU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. 9.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . SPP-GU dan Dokumen Lain 7.Salinan SPD . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-GU diterima.6. Berdasar SPD dan SPJ. yang terdiri dari: . 2. Apabila SPP-GU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. Bendahara menyerahkan SPP-GU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD.Rincian SPP-GU .Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. DPA Tidak Lengkap 4. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. 8.Lampiran lain SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain 3.Surat Pengantar SPP-GU .1 Pengajuan SPP-GU Uraian 1.Ringkasan SPP-GU .

BKU Pengeluaran 2.6. Penerbitan SP2D-GU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 14. Buku Pembantu Panjar 5.3. Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA 2. Buku Pembantu Pajak 4.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.A Dari B. Bukti atas penyetoran PPN/PPh Bank SP2D Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan 14.B.2. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 40 . Surat Pengesahan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya 3.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B. Pembelanjaan Dana GU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 14. Pembelanjaan Dana GU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B. Pengajuan SPP-GU Kuasa BUD SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.6.6.3.6. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.1.

Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. yang terdiri dari: .BKU Pengeluaran .Bukti atas penyetoran PPN/PPh 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D yaitu: . 5.Buku Pembantu Simpanan Bank .Buku Kas Pengeluaran 6. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan.6.Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yg sah & lengkap . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterima pengajuan SPM.2 Penerbitan SP2D-GU Uraian 1. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 41 . 2. 3.Buku Pembantu Pajak . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Surat Pengesahan SPJ Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya . yang terdiri dari: .B. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9.Buku Kas Penerimaan .Buku Pembantu Panjar . Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. 7.

D Ke B.B Dari B. Pembuatan SPJ dan D.B.3. SPJ dengan Bendahara Pembantu 14. Pembelanjaan Dana GU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 14.6.5.6.2.4.6. Penerbitan SP2D GU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Uang SP2D SP2D Bukti Pembayaran Uang 14.E Bukti Pembayaran 42 . Penerbitan SP2D GU Ke D.2.

Berdasarkan SP2D yang diterima. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang serta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bank mencairkan dana. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Pencairan Dana 3.6. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet.B. Bukti Pembayaran 43 . Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. 2.3 Pembelanjaan Dana GU Uraian Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 1. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran.

A Dokumen SPP-TU Terdiri dari: 1.7. Ringkasan SPP-TU 3.B. Surat Pengesahan SPJ 5. Pengajuan SPP-TU Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B.4.7. Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU 7. Penyediaan Dana SPD SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-TU SPD SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Pembuatan SPP-TU SPD Lengkap Register SPP-TU Ya Pembuatan SPM Tidak Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Otorisasi 15. Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Ke B.2.1. Salinan SPD 6. Rincian SPP-TU (Jenis Belanja) 4. Surat Pengantar SPP-TU 2. Penerbitan SP2D-TU Register SPM TU 44 .

Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPPTU sebelumnya .Rincian SPP-TU . Rancangan SPM 6. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-TU berdasarkan DPA-SKPD dan SPD. Berdasarkan SPD dan SPJ. Jika SPP-TU dinyatakan tidak lengkap.Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain 3. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.1 Pengajuan SPP-TU Uraian 1.Ringkasan SPP-TU . SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. Bendahara menyerahkan SPP-TU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD.Surat Pengantar SPP-TU . Apabila SPP-TU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM.7.Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU .Salinan SPD . Tidak Lengkap Penelitian SPP-TU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.B. Bendahara membuat SPPTU beserta dokumen lainnya. 9. SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 45 . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-TU diterima. SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. DPA 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. yang terdiri dari: . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-TU. 8. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.

7.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Ke B.Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA Penelitian Kelengkapan 15.A Dari B. Penerbitan SP2D-TU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 15.3. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 46 .7.7.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4.3.1. Pembelanjaan Dana TU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.2. Buku Pembantu Panjar 5. Pengajuan SPP-TU SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: . Pembelanjaan Dana TU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 15.7.B.

SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. yang terdiri dari: . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SPP-TU dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Kas Pengeluaran 6. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.7.Buku Pembantu Panjar . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 5. 2.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.B.Buku Kas Penerimaan . 7. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D adalah: . Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pd dokumen Penatausahaan. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 47 . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.Buku Pembantu Pajak . yang terdiri dari: .2 Penerbitan SP2D-TU Uraian 1. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. 3.BKU Pengeluaran .Buku Pembantu Simpanan Bank . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran SP2D Pengguna Anggaran SPM Bendahara Pengeluaran Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D 4.

2.7.3. Penerbitan SP2D TU Ke D.2. Penerbitan SP2D TU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 15.7. SPJ dengan Bendahara Pembantu 15.4.D Ke B.5.7.E Bukti Pembayaran 48 .B Dari B.B. Pembelanjaan Dana TU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga 15. Pembuatan SPJ dan D.

Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD 2. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Bank mencairkan dana. Bukti Pembayaran 49 . Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang beserta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.7. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Berdasarkan SP2D yang diterima. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. 3.3 Pembelanjaan Dana TU Uraian 1.B. Pencairan Dana Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4.

Kekurangan Gaji 4. Surat Pengantar SPP-LS Gaji 2. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain DPA SKPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Gaji Susulan 3.8. Penerbitan SP2D-LS Gaji 50 . Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Gaji Terusan 5.1. Ringkasan SPP-LS Gaji 3.2. Rincian SPP-LS Gaji 4. ……………………. Pembayaran Gaji Induk 2. Lampiran SPP-LS Gaji Pembuatan SPM Tidak Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Rancangan SPM Otorisasi 16.8. Register SPM LS Gaji Ke B..4.A Lampiran Dokumen SPP-LS Gaji: 1.B.

Jika SPP-LS Gaji dinyatakan tidak lengkap. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 6. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS Gaji diterima. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS Gaji. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Gaji Susulan . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK-SKPD. Bendahara membuat SPP-Gaji beserta dokumen lainnya.Kekurangan Gaji .1 Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1.B.8. yang terdiri dari: .Lampiran yang terdiri dari: .Dll SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain 3. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Gaji Lengkap 5.Ringkasan SPP-LS Gaji . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-LS Gaji berdasar SPD dan DPA-SKPD.Pembayaran Gaji Induk . Berdasarkan SPD.Surat Pengantar SPP-LS Gaji . Bendahara menyerahkan SPP-LS Gaji beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. DPA 4.Rincian SPP-LS Gaji .Gaji Terusan . SPP-LS dan Dokumen Lain 7. Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. Surat Penolakan Penerbitan SPM 51 . SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. Apabila SPP-LS Gaji dinyatakan lengkap maka PPKSKPD membuat Rancangan SPM. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.

B.A Dari B.3. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.8. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 16. BKU Pengeluaran 2.2. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek Dari B.1. Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM 16. Buku Pembantu Pajak 4.8. Pembelanjaan Dana Gaji Register SP2D 52 . Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.B Mencakup: 1.C Nota Debet Pencatatan 16.3. Pembelanjaan Dana Gaji SP2D Dokumen Penatausahaan Ke B.8.8.

Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Kas Pengeluaran SP2D Dokumen Penatausahaan 6. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet 4. Penelitian Kelengkapan Tidak Lengkap Lengkap 3. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. 7.BKU Pengeluaran .Buku Kas Penerimaan . yang terdiri dari: .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . yang terdiri dari: .Buku Pembantu Simpanan Bank . Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Pembantu Pajak .B. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pada dokumen Penatausahaan.8.Buku Pembantu Panjar . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 53 .Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . 5. SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM 2.2 Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1.

B Dari B. Penerbitan SP2D LS Gaji Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 54 . Penerbitan SP2D LS Gaji SP2D SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 16.B. Pembelanjaan Dana Gaji Bendahara Pengeluaran Bank 16.C PNS Daerah Ke B.8.2.8.3.8.2.

3 Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Uraian 1. Berdasarkan SP2D yang diterima.B.8. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada Penerima Gaji. Bendahara Pengeluaran SP2D Bank SP2D 2. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Uang Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji PNS Daerah Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 55 . Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3.

B.A Pembuatan Kontrak Pekerjaan Ke D.9.1. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Acara Berita Penyelesaian Berita Acara Pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan 56 .9.2. Penyediaan Dana Disertai Berita Acara Penyerahan Barang SPD SPD Pelaksanaan Lelang Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan SPD SPD Keputusan Lelang Pelaksanaan Pekerjaan 17. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Pihak Ketiga 12 Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Acara Berita Penyelesaian Pekerjaan Dari B.4.

PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD Pihak Ketiga Pelaksanaan lelang pekerjaan 2. Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 3. Pengguna Anggaran menyerahkan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga. Pihak Ketiga menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada PPTK. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Disertai Berita Acara Penyerahan Barang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 57 . Setelah keluar dokumen Keputusan Lelang. Pihak Ketiga melaksanakan pekerjaan dan membuat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan.B. Pengguna Anggaran membuat Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. PPTK menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan & Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Bendahara Pengeluaran.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Uraian 1.9. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 4. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 6. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 5. melaksanakan lelang pekerjaan.

A Dari B.B Register SPM LS Barang & Jasa Ke B. Ringkasan SPP-LS 3. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa 58 .9. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c.9. Surat Pengantar SPP-LS 2. Salinan SPD b.2. Lampiran SPP-LS: a. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran 17. ……………………..1.2. SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan SPM Otorisasi 17.B.9. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPK SKPD Pengguna Anggaran Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Rincian SPP-LS (Jenis Belanja) 4.

Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 7. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Uraian 1. dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. maka PPK-SKPD membuat SPM.Dll Bendahara Pengeluaran Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan PPK-SKPD Pengguna Anggaran SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Dokumen lain tersebut terdiri dari: .Surat Pengantar SPP-LS Barang & Jasa . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. 6. Berdasar SPD. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.Ringkasan SPP-LS Barang & Jasa .9.B. Surat Penolakan Penerbitan SPM 59 . PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Salinan SPD . Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD.Rincian SPP-LS Barang & Jasa Lampiran SPP-LS: .SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 5. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait .

2.D Nota Debet Pencatatan Pencatatan Dari B. Buku Pembantu Panjar 5.4. BKU Pengeluaran 2.4. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.B Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.3. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SP2D Register SP2D 60 .9. Buku Pembantu Pajak 4.C Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B.9.9. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran Dari B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Mencakup: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM BANK SP2D 17.9. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 17.B. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Penelitian Kelengkapan 17.

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 61 . 3. Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM BANK Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank SP2D Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM.Buku Pembantu Panjar . 7. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .BKU Pengeluaran . Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bank dan Pengguna Anggaran. 6.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Pajak . 2.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.B.Buku Pembantu Simpanan/ Bank .3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Uraian 1. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: . Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran . Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.

9.D Ke B.C Dari B.3.B.4.9.3. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Pihak Ketiga Bank 17. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa 62 .9. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa SP2D Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet Uang Ditransfer ke Rekening Pihak Ketiga 17.

Uang Diserahkan ke Kuasa BUD 63 .B. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Uang Nota Debet 2.4 Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.9.

1.10. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran PNS Daerah SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas 12 Dari B. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 64 . Penyediaan Dana SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD SPD SPD Penugasan SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD Pelaksanaan Tugas SK Tim SK Tim 18.2.4.8.A Surat Perintah dan atau SPPD Surat Perintah dan atau SPPD SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas Ke D.B.

Pengguna Anggaran menyerahkan SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD kepada PNS Daerah. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD PNS Daerah 2.10. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 3. PPTK menyerahkan ketiga dokumen ini kepada Bendahara Pengeluaran. Surat Perintah dan atau SPPD. 6. Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim Laporan Pelaksanaan Tugas Surat Perintah dan atau SPPD 5. Pengguna Anggaran membuat dokumen SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. dan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada PPTK. Untuk penugasan. Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim 65 . Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kpd Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD tersebut Pengguna Anggaran melakukan penugasan.B. PNS Daerah melaksanakan tugas dan membuat dokumen Laporan Pelaksanaan Tugas. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 4. PNS Daerah menyerahkan SK Tim.

2.A Dari B. SPP-LS dan Dokumen Lain Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B.B..1. Salinan SPD b.10. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran 18. Ringkasan SPP-LS 3.10. Surat Pengantar SPP-LS 2. Rincian SPP-LS 4. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 66 . Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPK SKPD Pengguna Anggaran SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS Laporan Pelaksanaan Tugas SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Surat Perintah dan atau SPPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Register SPP-LS SK Tim Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM SPM Otorisasi 18. Lampiran SPP-LS: a. …………………….2.B Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c.10.

Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. Laporan Pelaksanaan TUgas.Ringkasan SPP-LS . Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.10.2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Surat Penolakan Penerbitan SPM 67 . 6. maka PPK-SKPD membuat SPM. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA SKPD.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP .Surat Pengantar SPP-LS . Berdasar SPD.Dll Bendahara Pengeluaran Berita Acara Penyelesaian Tugas PPK SKPD Pengguna Anggaran Surat Tugas SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 5.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Salinan SPD . 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. Surat Perintah dan atau SPPD. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . SK Tim. Surat Penolakan Penerbitan SPM 7.B. Pembuatan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. Dokumen lain tersebut terdiri dari: .Rincian SPP-LS Lampiran: .

10.4. Buku Pembantu Panjar 5. Pengajuan SPPLS Gaji & Tunjangan Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Pencatatan SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga SP2D Dokumen Penatausahaan 18. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Register SP2D 68 .10.3.10.C Ke B. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD Nota Debet Pencatatan Dari B. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Kuasa BUD SPM Dari B.2. BKU Pengeluaran 2.4.B Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Buku Rekap Pengeluaran per rincian objek 18.B. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.10. Buku Pembantu Pajak 4. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 18.

5. 2.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.BKU Pengeluaran . 7. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dlm dokumen Penatausahaan. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM.10.Buku Pembantu Panjar . Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Pengguna Anggaran. 3. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Pembantu Simpanan/ Bank . Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap.Buku Pembantu Pajak . Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1.Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.B. 6. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 69 .

Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 18.3.D Ke B.4.B.10.10. Penerbitan SP2D Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 70 .

B. Bendahara Pengeluaran Dari Kuasa BUD Bank SP2D 2.10. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Berdasarkan SP2D yang diterima.Non Pihak Ketiga Uraian 1. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3.4 Pembelanjaan Dana LS Barang & Jasa . Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas. Uang 71 .

Hibah Keputusan KDH – Subsidi. ……………………. Hibah SPD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Hibah SPD Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD Otorisasi Pembuatan Surat Penolakan SPM SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Keputusan KDH – Subsidi. Ringkasan SPP-LS 3. Hibah SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Lampiran SPP-LS: a. Pengajuan SPP-LS – Bunga. Subsidi.1. Bunga. SPP-LS dan Dokumen Lain SPM SPM Otorisasi 19. Bunga. Bantuan. Bagi Hasil & Pembiayaan Bendahara Pengeluaran SKPKD PPK SKPKD PPKD Pembuatan Keputusan KDH – Subsidi. Hibah.B. Salinan SPD b.A Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B.2. Penerbitan SP2D-LS – Bunga.. Subsidi. Hibah 72 . Bunga. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. Bunga. Rincian SPP-LS (Rincian Objek) 4.11.11. Surat Pengantar SPP-LS 2.

Ringkasan SPP-LS . PPKD menyerahkan SPD dan Keputusan KDH Subsidi. yang terdiri dari: . PPK SKPKD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPKD kepada PPKD untuk diotorisasi. Surat Penolakan Penerbitan SPM 73 . Hibah PPK SKPKD PPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap. Berdasarkan kedua dokumen ini. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. Bunga. Bagi Hasil & Pembiayaan Uraian 1. PPK-SKPKD meneliti SPP-LS beserta dokumen lain berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD.Salinan SPD . Bendahara Pengeluaran SKPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Bendahara Pengeluaran SKPKD menyerahkan SPP-LS beserta dokumen lain kepada PPK-SKPKD untuk diteliti. PPK-SKPKD menyerahkan SPM kepada PPKD untuk diotorisasi.Surat Pengantar SPP-LS . Hibah kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD. PPK-SKPKD membuat SPM. Bendahara Pengeluaran SKPKD membuat SPP-LS & Dokumen Lain. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.Dll 3.1 Pengajuan SPP-LS – Subsidi. 6. Hibah 2. 7. Bunga. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Bunga. 5.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Bunga. SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Lengkap Rancangan SPM SPD 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. 4. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS.Rincian SPP-LS Lampiran: .B. Bantuan.11. Hibah. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya SPP.

B.11.2. Penerbitan SP2D-LS - Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Bendahara Pengeluaran SKPKD
SPM

Kuasa BUD
19.A

PPKD
Dari B.11.1. Pengajuan SPP-LS Bunga, Subsidi, Hibah

BANK

Penelitian Kelengkapan

Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap

Pembuatan SPM

SP2D

SPM Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan Penolakan Surat SP2D Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima 19.B

Lengkap

Tidak

Ya Penerbitan SP2D
Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima

Ke B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah

Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah 19.C SP2D

SP2D

Otorisasi

Pencatatan

Nota Debet

Pencatatan

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPKD

Register SP2D

74

B.11.2 Penerbitan SP2D-LS – Subsidi, Bunga, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Uraian
1. PPKD menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3. Jika dinyatakan lengkap, maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak pengajuan SPM diterima. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: - Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran - Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD dan PPKD. 5. Sedangkan BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 6. Bendahara Pengeluaran SKPKD mencatat SP2D ke dalam Dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: - BKU Pengeluaran - Buku Pembantu Simpanan/ Bank - Buku Pembantu Pajak - Buku Pembantu Panjar - Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 7. PPKD mengotorisasi SP2D dan menyerahkannya kepada Bank. 8. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap, Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima
SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima

Bendahara Pengeluaran SKPKD

Kuasa BUD
SPM

PPKD
SPM

BANK

Penelitian Kelengkapan

Tidak Lengkap

Lengkap

SP2D

Dari Bank Nota Debet SP2D

Dokumen Penatausahaan

Dokumen Penatausahaan

SP2D

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM

1 hari kerja sejak SPM diterima

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

75

B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan
Pihak Ketiga Bank

19.B

Dari B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

SP2D

Pencairan Dana

Uang

Uang

SP2D

Nota Debet Nota Debet

19.C

Ke B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

76

Subsidi.B.3 Pembelanjaan Dana Bunga. Uang 77 . Berdasarkan SP2D yang diterima.11. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Hibah. Bantuan Bagi Hasil dan Pembiayaan Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 2.

12.B. Pembentukan Dana Cadangan Kuasa BUD PPKD Penetapan Perda Pembentukan Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Penyisihan Dana Cadangan Tidak Verifikasi Kecukupan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Pemilihan Program/Kegiatan Cukup Pembuatan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Pencatatan Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Ya Setuju Tidak Dokumen Penatausahaan Surat Perintah Pemindahbukuan Bank 78 .

Penyisihan Dana Cadangan 4.12 Pembentukan Dana Cadangan Uraian 1. BUD mencatat Surat Perintah Pemindahbukuan dalam Dokumen Penatausahaan dan menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada Bank. Kemudian BUD memverifikasi kecukupan Dana Cadangan. Surat Perintah Pemindahbukuan 8. Perda Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 3.B. Berdasarkan ke tiga dokumen ini. Surat Perintah Pemindahbukuan 6. Verifikasi Kecukupan 5. Surat Perintah Pemindahbukuan 7. PPKD menyetujui Surat Perintah Pemindahbukuan dan menyerahkannya kembali kepada BUD. Jika dinyatakan cukup. Berdasarkan Perda Dana Cadangan. PPKD memilih Program/Kegiatan untuk menghasilkan dokumen Daftar Program/Kegiatan dan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan. Dokumen Penatausahaan Bank 79 . Daftar Program/ Kegiatan Kuasa BUD PPKD Perda Dana Cadangan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 2. BUD menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada PPKD. maka BUD membuat Surat Perintah Pemindahbukuan. BUD menyisihkan Dana Cadangan. PPKD menyerahkan ke tiga dokumen ini kepada BUD.

E Dari B. SPJ dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Pencatatan Bukti Bukti Pembayaran Pembayaran Bukti Pembayaran Pengesahan SPJ Verifikasi BKU Pengeluaran Buku Pajak Buku Panjar Buku Simpanan/ Bank Buku Rekap Pengeluaran Per Objek SPJ Pengeluaran Pembantu Surat Penolakan SPJ Surat Penolakan SPJ Tidak Surat Pengesahan SPJSurat Pengesahan SPJ SPJ Pengeluaran Menyetujui Register Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Pengeluaran Ya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Register Penolakan SPJ Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Penyerahan SPJ ke Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya Register Penerimaan SPJ BUD Menjadi Dasar Pengajuan SPP Surat Pengesahan SPJ Dokumen SPJ: a.3. Pembelanjaan Dana TU Kepala SKPD SPJ Pengeluaran 14.bukti atas penyetoran PPN/PPh d.5.B.3.14.E Dari B.6. Pembelanjaan Dana GU SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran 20 Dari B.ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai buktibukti yang sah c. Pembelanjaan Dana UP PPK SKPD 15. b.7.register penutupan kas. 80 .3.buku kas umum.E Dari B.13 Pembuatan SPJ Bendahara Pengeluaran 13.

Verifikasi 6. SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya SPJ Pengeluaran 7.Buku Pembantu Simpanan/Bank . Bendahara Pengeluaran Bukti Transaksi UPGU-TU PPK SKPD Kepala SKPD BKU 2. Bendahara Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.B. Apabila disetujui. PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran. b. Dokumen SPJ: a. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada PPK-SKPD. Buku kas umum. Ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai bukti-bukti yang sah c. Register penutupan kas. Bukti atas penyetoran PPN/PPh d. Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran. Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Bendahara Pengeluaran. PPK-SKPD menyampaikan SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Surat Pengesahan SPJ 8. SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya 4. BUD SPJ Pengeluaran 5. Bendahara Pengeluaran membuat SPJ Pengeluaran. Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu.BKU Pengeluaran .Buku Pembantu Pajak .13 Pembuatan SPJ Uraian 1. Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana.Buku Rekap Pengeluaran Per Objek Buku Simpanan/ Bank Buku Pajak Buku Panjar Buku Rekap Pengeluaran Per Objek 3.Buku Pembantu Panjar . Surat Pengesahan SPJ 81 .

7.E SPJ Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Transaksi Verifikasi.5.B.3. Evaluasi. SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu 13. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Dari B. dan Analisis Bukti Bukti Transaksi Bukti Transaksi Transaksi Pencatatan Paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu Tidak Menyetujui Ya Pembuatan SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu 20 Dokumen SPJ Pembantu: a.13.buku pajak PPN/PPh c. Pembelanjaan Dana TU 14. SPJ 82 . Pembelanjaan Dana GU 15.E Dari B.6.bukti pengeluaran yang sah Ke B.E Dari B.3.buku kas umum b.3.14.

Bendahara Pengeluaran akan menggunakan SPJ Pengeluaran Pembantu dalam proses pembuatan SPJ. mengevaluasi. dan menganalisa SPJ Pengeluaran Pembantu. Evaluasi.Buku Pajak PPN/PPh . Bendahara Pengeluaran memverifikasi. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: .Buku Kas Pengeluaran Pembantu .Bukti pengeluaran yang sah SPJ Pengeluaran Pembantu Tgl 5 bln berikutnya 4. dan Analisis 6.BKU . Bendahara Pengeluaran Pembantu mencatat buktibukti transaksi pembelanjaan dana. SPJ Pengeluaran Pembantu 5. Bendahara Pengeluaran Pembantu menyerahkan SPJ Pengeluaran Pembantu kepada Bendahara Pengeluaran paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya.Buku Panjar Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu 3. Dokumen SPJ Pembantu: . Setelah disetujui. SPJ Pengeluaran Pembantu 83 .B. Bendahara Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi UPGU-TU Bendahara Pengeluaran 2.Buku Pajak PPN/PPh Pembantu . Bendahara Pengeluaran Pembantu membuat SPJ Pengeluaran Pembantu. Verifikasi. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi.14 SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Uraian 1.

.

3) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Lain (C.1) Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu (C.1.1.4) STS SKP Daerah / SKR Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Penatausahaan Penerimaan (C.2.2) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Kasda (C.2.1.1) Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan Pembantu (C.2) SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Pembantu 85 .1.Penatausahaan Penerimaan Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan (C.

1.1. Penatausahaan Penerimaan Disampaikan kepada BUD 86 .A Ke C.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BANK SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti Surat Tanda Bukti lain yg Sah Pembayaran / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.1.C.

SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank 3. Bendahara menyerahkan Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan menyerahkan uang yang diterimanya tadi beserta STS kepada Bank. Bank kemudian menyerahkan kembali STS kepada Bendahara Penerimaan. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 6. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan sejumlah uang yang tertera dalam SKP Daerah/ SKR kepada Bendahara Penerimaan. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Uang STS Diserahkan ke BUD 7. Bank membuat Nota Kredit dan mengotorisasi STS. Setelah diverifikasi. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Bendahara Penerimaan dan Wajib Pajak/Retribusi. Uang Uang 4. Bendahara Penerimaan memverifikasi kesesuaian jumlah uang yang diterimanya dengan dokumen SKP Daerah/ SKR yang diterimanya dari Pengguna Anggaran. Bendahara Penerimaan akan menerbitkan STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Nota Kredit disampaikan kepada BUD Nota Kredit STS STS 87 .C. Verifikasi 5.1.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Uraian 1.

2.B Ke C.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pembantu Pengguna Anggaran BANK Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Surat Tanda Bukti Bukti lain Pembayaran / yg Sah Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.1. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Penerimaan Pembantu Disampaikan kepada BUD 88 .2.C.

Uang Uang 3. Bendahara Penerimaan Pembantu menyerahkan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/Retribusi dan STS beserta uang kepada Bank. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 5.C. Verifikasi 4.1. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bendahara Penerimaan Pembantu sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Bank mengotorisasi STS dan menerbitkan Nota Kredit. Bank mengembalikan STS Bendahara Penerimaan Pembantu. Jika sesuai maka Bendahara Penerimaan Pembantu membuat dokumen STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/ Bukti Lain yang Sah. Bendahara Penerimaan Pembantu memverifikasi uang yang diterimanya dengan SKP Daerah/SKR dari Pengguna Anggaran. Nota Kredit disampaikan ke BUD Nota Kredit STS STS 89 .2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Uraian 1. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Pembantu SKP Daerah / SKR BANK 2. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang Diserahkan ke BUD 6. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan Pembantu.

1.3. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Wajib Pajak/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BUD SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR 21.A Ke C.1.C.2. Penatausahaan Penerimaan 90 .

Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 91 . Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 4.C. Bank Kasda menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada WP/Retribusi dan Nota Kredit kepada BUD. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR BUD 2. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Kasda sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 5.1. Bank Kasda menerbitkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Uang Uang 3. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Uraian 1.

Penatausahaan Penerimaan 92 .A Ke C.1.4.C.2.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Wajib Pajak/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Bank Kasda Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Uang Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR Disampaikan kepada BUD 21.

Bank Lain membuat Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit serta menyerahkan uang kepada Bank Kasda.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Uraian 1. WP/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank Kasda SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR 2. Uang Uang 3.C. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Lain sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 93 . WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan.1. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/ SKR kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit Nota Kredit Uang 4.

1. Evaluasi. Bank Lain) PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Penatausahaan Penerimaan Dari C.4.1. Bank Kasda.2. 94 . dan Analisis Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan 15 Ke D.1.Buku pembantu per rincian objek penerimaan c.. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu SPJ Penerimaan 22 Otorisasi Verifikasi. C.2. C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah (Bendahara Penerimaan..1. Akuntansi SKPD SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Penerimaan Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ SPJ Penerimaan BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Lampiran SPJ Penerimaan: a.C.A Dari C.2.1.BKU b. Penatausahaan Penerimaan Bendahara Penerimaan 21.3.Buku rekapitulasi penerimaan harian d.Bukti penerimaan lainnya yang sah.1.

Buku Pembantu (Rincian Objek Penerimaan) . Berdasarkan dokumen SKP Daerah. Dalam rangka rekonsiliasi penerimaan. STS. STS.BKU .1 Penatausahaan Penerimaan Uraian 1. Bendahara Penerimaan menyerahkan SPJ Penerimaan kepada PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.BKU Penerimaan . SKR.2. 5. Bendahara Penerimaan membuat SPJ Penerimaan. SKR. 9. 2. Surat Pengesahan SPJ Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan Bendahara Penerimaan SKP Daerah.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian .C. dan Analisis Surat Pengesahan SPJ 95 . Pengguna Anggaran menyerahkan SPJ Penerimaan kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. 7. Berdasarkan ke tiga dokumen tadi ditambah dokumen SPJ Penerimaan Pembantu.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian 3. BUD memverifikasi. BUD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Pengguna Anggaran. Lampiran SPJ Penerimaan: . PPK-SKPD menyerahkan SPJ Penerimaan kepada Pengguna Anggaran paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. mengevaluasi. 6. 8. Dari proses penetausahaan penerimaan. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD BKU Penerimaan Buku Pembantu Buku Rekapitulasi SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Verifikasi. Evaluasi.Buku Pembantu Per Rincian Objek Penerimaan . Setelah diotorisasi. dan menganalisis SPJ Penerimaan. Bendahara Penerimaan akan menghasilkan dokumen sebagai berikut: . Kemudian BUD mengesahkan SPJ Penerimaan.Bukti Penerimaan lain yg sah 4. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan.

Penatausahaan Penerimaan 96 .1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Pembantu SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Paling lambat tanggal 5 (lima) bulan berikutnya SPJ Penerimaan Pembantu Penatausahaan Penerimaan Verifikasi. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Bendahara Penerimaan Pembantu Bendahara Penerimaan 21. Evaluasi.2.2.2.2.B Dari C.C. dan Analisis SKP Daerah SKR STS Bukti Lain Yang Sah BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Pembuatan SPJ Pembantu 22 BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Ke C.1.

Bendahara Penerimaan memverifikasi. Berdasarkan kedua dokumen ini. SPJ Penerimaan Pembantu 97 . STS. SPJ Penerimaan Pembantu Tgl 5 bulan berikutnya 4. dan menganalisis dokumen ini. SKR.2. Verifikasi. Dari proses penatausahaan penerimaan. Bendahara Penerimaan Pembantu SKP Daerah. SPJ Penerimaan Pembantu 5. Kemudian SPJ Penerimaan Pembantu digunakan dalam penatausahaan penerimaan. SKR. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. SPJ Penerimaan Pembantu diserahkan Bendahara Penerimaan Pembantu kepada Bendahara Penerimaan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu 3. STS.2 Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Uraian 1. Evaluasi. Bendahara Penerimaan Pembantu menghasilkan dokumen BKU Penerimaan Pembantu dan Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu. Bendahara Penerimaan Pembantu membuat SPJ Pembantu. mengevaluasi. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Bendahara Penerimaan 2. dan Analisis 6.C. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah.

.

CALK) Laporan Keuangan PEMDA (D.5) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan LK PEMDA (D. LAK. CALK) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (D. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA.1) Neraca Saldo SKPD Laporan Keuangan SKPD (D. Neraca.2) LK SKPD (LRA. CALK) Berupa Perda LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 99 . LAK.3) LK PEMDA (LRA.4) LK SKPKD (LRA.6) LK PEMDA (LRA. CALK) Akuntansi SKPKD (D. Neraca.Akuntansi dan Pertanggungjawaban Akuntansi SKPD (D. Neraca. LAK. LAK. Neraca.

Berita Acara Serah Terima Barang 6. Berita Acara Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Bukti Memorial Bukti Memorial PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum POSTING Buku Besar SKPD Neraca Saldo SKPD PEMBUATAN NERACA SALDO 23 Ke D. Laporan Keuangan SKPD 100 . SK Penghapusan Barang 3.D. Berita Acara Penerimaan Barang 2. SK Penghapusan Barang 3. SK Mutasi Barang 4. Surat Pengiriman Barang 4. SK Mutasi Barang 5. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Terdiri Dari: 1. Berita Acara Serah Terima Barang 7. Berita Acara Penerimaan Barang 2.2. Berita Acara Pemusnahan Barang 6. Akuntansi SKPD PPK SKPD Akuntansi Penerimaan Kas 15 Dari C. Berita Acara Pemusnahan Barang 5.1. Berita Acara Penilaian 7.2.1 Penatausahaan Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Pengelolaan Barang Daerah Terdiri Dari: 1.

SPJ Pengeluaran dan SP2D dalam Register Jurnal Pengeluaran Kas.Bukti memorial transaksi Aset Tetap dalam Register Jurnal Umum. PPK-SKPD menjurnal: . .BA Penyelesaian Pekerjaan Bukti Memorial transaksi Selain Kas dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .BA Penerimaan Barang .SK Penghapusan Barang .Bukti memorial transaksi Selain Kas dalam Register Jurnal Umum.SK Penghapusan Barang . Akuntansi SKPD Uraian 1.1. PPK SKPD membuat Neraca Saldo SKPD. Neraca Saldo SKPD 101 . Register Buku Besar SKPD 3.Surat Pengiriman Barang .D.SK Mutasi Barang .BA Pemusnahan Barang .SK Mutasi Barang .BA Seraht Terima Barang .BA Penilaian Akuntansi Penerimaan Kas PPK SKPD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Akuntansi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum 2. Bukti Memorial transaksi Aset Tetap dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .BA Penerimaan Barang . Jurnal-jurnal tersebut oleh PPKSKPD diposting ke Register Buku Besar SKPD.BA Seraht Terima Barang . .SPJ Penerimaan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas. .BA Pemusnahan Barang . Berdasarkan Buku Besar SKPD.BA Penilaian .

Neraca.4. CALK) 102 . Neraca.1. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK)Laporan Keuangan SKPD (LRA.2. Laporan Keuangan SKPD PPK SKPD Pengguna Anggaran PPKD Dari D. Akuntansi SKPD 23 Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK) Neraca Saldo SKPD 24 Pembuatan LK SKPD Otorisasi Ke D. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA.D. Neraca.

Neraca . Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca.Catatan Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca.D. Pengguna Anggaran mengotorisasi Laporan Keuangan SKPD. CALK) 3. Laporan Keuangan SKPD Uraian PPK SKPD Neraca Saldo SKPD Pengguna Anggaran PPKD 1. Berdasarkan Neraca Saldo SKPD. Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. PPK SKPD menyusun Laporan Keuangan SKPD yang terdiri dari: . CALK) 2. Neraca. PPK SKPD menyerahkan Laporan Keuangan SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. dan membuat Surat Pernyataan. Pengguna Anggaran menyerahkan Laporan Keuangan SKPD berikut Surat Pernyataan kepada PPKD Surat Pernyataan 103 .Laporan Realisasi Anggaran .2. Neraca. CALK) 4. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA.

BA Pemusnahan Barang 6. BA Penerimaan Barang 2. SK Penghapusan Barang 3.D. Neraca. LAK. BA Pemusnahan Barang 5. SK Mutasi Barang 5. SK Mutasi Barang 4. BA Penyelesaian Pekerjaan Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset / Hutang Pengelolaan Barang /Hutang Daerah Terdiri Dari: 1. BA Serah Terima Barang 6. Laporan Keuangan PEMDA 104 .3. Surat Pengiriman Barang 4. Nota Debet 2. Akuntansi SKPKD BUD Akuntansi Penerimaan Kas Laporan Posisi Kas Harian Terdiri Dari: 1. BA Serah Terima Barang 7. SK Penghapusan Barang 3. BA Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas Nota Kredit Nota Debet Bukti Transaksi Bukti Transaksi PENJURNALAN Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Jurnal Penerimaan/ Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial POSTING PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Buku Besar Kas Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum Pembuatan Laporan Keuangan POSTING Laporan Keuangan SKPKD (LRA. BA Penerimaan Barang 2. Nota Kredit Pembuatan LK SKPKD 25 Ke D. CALK) Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Buku Besar SKPKD Pembuatan Neraca Saldo SKPKD Neraca Saldo SKPKD Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian dilampiri: 1.4. BA Penilaian 7.

Fungsi Akuntansi Menggabungkan Neraca Saldo dan Laporan Arus Kas dalam menyusun Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Berdasarkan Buku Besar SKPKD. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD memposting jurnal-jurnal tsb ke dalam Buku Besar SKPKD 8.3.BUD menjurnal Nota Kredit dan Nota Debet ke dalam Register Jurnal Penerimaan/Pengeluaran Kas 2. Berdasarkan Buku Besar Kas. Neraca. Fungsi Akuntansi membuat Neraca Saldo SKPKD. CALK) Register Jurnal Penerimaan / Pengeluaran Kas Buku Besar Kas Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Laporan Posisi Kas Harian Bukti Transaksi Bukti Transaksi Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum Buku Besar SKPKD Laporan Arus Kas Neraca Saldo SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan penjurnalan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas dan Register Jurnal Pengeluaran Kas. BUD membuat Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian 4. CALK) 105 . 5.D. BUD kemudian memposting jurnal tersebut ke dalam Buku Besar Kas. Berdasarkan Laporan Posisi Kas Harian. 3. Akuntansi SKPKD Uraian Nota Kredit BUD Nota Debet Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Kas Akuntansi Aset / Hutang Akuntansi Selain Kas 1. 9. BUD menyerahkan Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian yang dilampiri Nota Kredit dan Nota Debet kepada Fungsi Akuntansi SKPKD. Fungsi Akuntansi juga menjurnal Bukti Memorial transaksi Aset / Hutang dan Bukti Memorial transaksi Selain Kas ke dalam Register Jurnal Umum 7. 6. LAK.

LAK. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Konsolidasi (Penggabungan) LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 106 . Neraca.5. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. LAK. LAK. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah 26 Ke D. Neraca. LAK. Neraca. CALK) LK PEMDA (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Fungsi Akuntansi SKPKD 25 PPKD 24 SEKDA KDH Laporan Keuangan SKPKD (LRA.4. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Otorisasi LK PEMDA (LRA. Neraca.D. CALK) LK Perusahaan Daerah Pembuatan Surat Pernyataan KDH Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Neraca.

3. LAK. 5. Neraca.D. SEKDA meneruskan kedua laporan tersebut kepada Kepala Daerah. Konsolidasi Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Setelah menerima Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Neraca. Laporan Keuangan PEMDA Uraian 1. LAK. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. PPKD kemudian menyerahkan kedua laporan tsb kepada SEKDA 6. CALK) SEKDA KDH 2. Neraca. Neraca. Laporan Keuangan Pemda tersebut disertai oleh Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Laporan Keuangan PEMDA dan Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH berlanjut ke proses Pertanggungjawaban Pelaksanaa APBD. CALK LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. 4. 7. CALK) PPKD Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH 107 . Neraca. Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahan Daerah diserahkan oleh Fungsi Akuntansi SKPKD ke PPKD untuk diotorisasi. yang diserahkan oleh PPKD. LAK. Proses konsolidasi tsb menghasilkan Laporan Keuangan PEMDA dan Penjabaran LRA. Kepala Daerah membuat surat pernyataan. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan konsolidasi (penggabungan) Laporan Keuangan SKPKD dan Laporan Keuangan SKPD. Neraca.4. Setelah mengotorisasi Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK.

Neraca. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 27 Ke D. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Pemeriksaan Penjabaran LRA Ya Melewati Batas Waktu? Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah penerimaan LK Pemda Tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca. LAK. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH LK PEMDA (LRA. LAK. Pembahasan LK Pemda 108 . CALK) LK Perusahaan Daerah Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA.6.4. Laporan Keuangan Pemda KDH 26 BPK Penyampaian LK paling lambat 3 bulan setelah TA berakhir LK PEMDA (LRA. LAK. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Fungsi Akuntansi SKPKD Dari D. Neraca.5.D. Neraca.

BPK melakukan pemeriksaan atas LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah. LAK. LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah BPK Surat Pernyataan KDH 2. LAK. BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada KDH. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 6. LAK. LK PEMDA (LRA. KDH menyerahkan LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH kepada BPK. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan Laporan Hasil Pemerikaan 4. Neraca. LAK. CALK LK PEMDA (LRA. Penjabaran LRA Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. Fungsi Akuntansi menyerahkan Laporan Keuangan yang disertai Penjabaran LRA kepada KDH LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 109 . KDH meneruskan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada Fungsi Akuntansi untuk disesuaikan. Neraca.D. LAK. Fungsi Akuntansi juga menambahkan penjabaran LRA ke Laporan Keuangan. Neraca. Fungsi Akuntansi SKPKD Surat Pernyataan KDH KDH LK PEMDA (LRA. Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah diterimanya LK. Neraca. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan 5. LK PEMDA (LRA. LAK.5. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Uraian 1. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Pemeriksaan 3. LAK. Fungsi Akuntansi melakukan penyesuaian dan meyiapkan tanggapan terhadao Laporan Hasil Pemeriksaan.

CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Neraca. Pembahasan LK Pemda KDH DPRD Dari D. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan Persetujuan bersama paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Perda Pertanggungjawaban APBD yang harus dipublikasikan LK PEMDA (LRA. LAK. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 110 . Neraca.D. Neraca. LAK. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 27 Paling lambat 6 bulan setelah Tahun Anggaran berakhir Raperda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA.5.6.

LK PEMDA (LRA. Neraca. Perda ini harus dipublikasikan Berupa Perda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. KDH menyerahkan LK PEMDA. Pembahasan LK PEMDA Uraian KDH DPRD 1. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 111 . Neraca. Penjabaran LRA). DPRD melakukan pembahasan terhadap LK Pemda. LAK. LAK.D.6. LK PEMDA (LRA. Persetujuan bersama dicapai paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Pertanggungjawaban APBD. Raperda yang disetujui ditetapkan menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD (LK Pemda. dan Penjabaran LRA (Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD) kepada DPRD. LK Perusahaan Daerah. LK Perusahaan Daerah. LK Perusahan Daerah. dan Penjabaran LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 3. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD 2.

.

1) KUA Perubahan PPA Perubahan Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA.2) Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan Raperda Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD (E.8) Penetapan Perda Perubahan APBD (E.9) Pengesahan Rancangan DPPASKPD (E.Perubahan APBD Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD (E.7) Per KDH-Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda-Pencabutan Perda Perubahan APBD Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA-SKPD (E.4) RKA-SKPD Perubahan Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD (E.6) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD (E.SKPD Perubahan (E.11) Rancangan DPPA-SKPD Pembahasan Rancangan DPPA-SKPD (E.3) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD (E.10) Rancangan DPPA-SKPD DPPA-SKPD 113 .5) Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD (E.

Program dan kegiatan diusulkan dalam perubahan APBD 3.1. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD TAPD Identifikasi Faktor Penyebab Perubahan APBD Penyusunan Rancangan awal KUA Perubahan Rancangan awal KUA Perubahan SEKDA Rancangan KUA Perubahan Rancangan KUA Perubahan KDH Rancangan KUA Perubahan DPRD Rancangan KUA Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan awal KUA Perubahan Otorisasi Penyampaian ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus TA berjalan Pembahasan Bersama PEMDA . Capaian target kinerja yang harus ditingkatkan Penyusunan Rancangan Awal PPAS Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Otorisasi Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Pembahasan Bersama PEMDA . Perbedaan asumsi KUA 2.DPRD Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Menjelaskan: 1.E. Capaian target kinerja yang harus dikurangi 4.DPRD Nota Nota Kesepakatan PPA Kesepakatan PPA Perubahan Perubahan PPA PPA Perubahan Perubahan 114 .

TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS Perubahan kepada SEKDA. yang disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus TA berjalan. 2. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Perubahan berdasarkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS Perubahan menjadi Rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan rancangan PPAS Perubahan kepada KDH. DPRD membahas rancangan KUA Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan.1. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA Perubahan kpd SEKDA. DPRD membahas rancangan PPAS Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. Rancangan PPAS Perubahan Minggu 2 Agustus Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan 115 . Rancangan KUA Perubahan 5. DPRD menyerahkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan kepada TAPD. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan 9. KDH mengotorisasi rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan kepada DPRD. Minggu 1 Agustus Rancangan awal KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Minggu 2 Agustus 6. Penyusunan KUA & PPAS Perubahan APBD Uraian 1. Rancangan awal KUA Perubahan TAPD SEKDA KDH DPRD 3. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan 8. TAPD menyusun rancangan awal KUA Perubahan. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA Perubahan dan menyerahkan rancangan KUA Perubahan kpd KDH. KDH mengotorisasi rancangan KUA Perubahan dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat Minggu 1 Agustus. Rancangan awal KUA Perubahan 4. 10.E. KUA Perubahan disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus. 7.

Kode rekening APBD .SAB . Sinkronisasi program 3.KUA Perubahan APBD . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.Standar Harga 28 Ke E.2.E.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD 116 .PPA Perubahan APBD . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. Lampiran: . Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan TAPD SEKDA KDH Nota Kesepakatan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ya Penyiapan Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Tidak Menyetujui Otorisasi Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Diterbitkan paling lambat minggu ketiga Agustus TA berjalan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.3. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.

SKPD.Kode rekening APBD . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/ atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1.PPA Perubahan APBD . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5. Berdasarkan dokumen Nota Kesepakatan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. paling lambat minggu ke-3 Agustus tahun anggaran berjalan. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SEKDA.SAB .KUA Perubahan APBD .E.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Lampiran: . SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Minggu ke-3 Agustus 5. 117 . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. Rancangan SE KDH Mencakup: 1.Standar Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 4. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 3. SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD dan menyerahkan Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada KDH. Sinkronisasi program 3. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SEKDA KDH 2. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada SKPD.

PPA Perubahan APBD .3. Penyiapan Raperda Perubahan APBD 118 .2 29 RKA SKPD – Perubahan RKA SKPD – APBD Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ke E.Kode rekening APBD .SAB . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD RKA SKPD 2.Standar Harga SEKDA Dari E.E.KUA Perubahan APBD .1 RKA SKPD 3.2. Sinkronisasi program 3.1 dan 3. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA Perubahan APBD 28 SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2. Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SKPD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.1 RKA SKPD 2. Lampiran: . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.4. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD .1 RKA SKPD 3.2 Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Form RKA SKPD 3.2.

SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. RKA SKPD 3. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SPKD 3.1 4. RKA SKPD 2. Pedoman ini mencakup: .1 RKA SKPD 2.E.Format RKA .2. Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1. RKA SKPD 2.Standar Analisis Belanja .Kode rekening . KDH menyerahkan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SKPD.3. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1.1.Hal lain terkait prinsip transparansi & akuntabilitas Lampiran: .2 6.2. RKA SKPD Perubahan APBD 119 . RKA SKPD 3. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD Perubahan APBD.2. RKA SKPD 1 3.Sinkronisasi kinerja-SPM . SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKASKPD 2.Standar Harga SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD KDH SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 2.Batas waktu penyampaian RKA . SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SKPD 3.KUA & PPAS .1 dan merekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.2 8.2.1.PPAS untuk tiap program .Sinkronisasi program nasional-daerah .1 7.

Pembahasan Raperda Perubahan APBD Akuntansi Laporan Keuangan Daftar Pegawai RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Masyarakat Penyusunan Raperda Perubahan APBD beserta Lampiran RKA SKPD – Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Lampiran Raperda Perubahan APBD: 1. belanja. Penyiapan Raperda Perubahan APBD SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 29 Dari E. 6. organisasi.4. pembiayaan) 4. keselarasan urusan – fungsi) 5. Neraca. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Daftar jumlah pegawai. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 8. Daftar pinjaman daerah 120 . Rekap Belanja (urusan PEMDA. CALK). pendapatan. Ringkasan APBD 2. LAK. organisasi.5. Penyusunan RKA Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Badan Kepegawaian Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Sesuai KUA. 7. program dan kegiatan.E. PPAS & Dokumen Lain 30 Ke E.3. Rincian APBD (urusan PEMDA. LK Daerah (LRA.

daftar perubahan jumlah pegawai . 5. SKPD menyerahkan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada PPKD. 6. TAPD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kpd PPKD. Tim Anggaran membahas kesesuaian RKASKPD Perubahan APBD dengan KUA & PPAS. SKPD RKA SKPD Perubahan APBD PPKD RKA SKPD Perubahan APBD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD Perubahan APBD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Lampiran: .ringkasan perubahan APBD .4 Penyiapan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. 4. Apabila dinyatakan sesuai. PPKD mengotorisasi RKA-SKPD Perubahan APBD kemudian menyerahkannya kpd TAPD.rekapitulasi perubahan belanja .daftar pinjaman daerah Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Masyarakat Nota Keuangan Perubahan APBD 121 .laporan keuangan pemda . TAPD menyusun Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD.daftar kegiatan tahun sebelumnya yang belum terealisasi dan dianggarkan kembali . 2. 7. SEKDA akan mengotorisasi kedua dokumen ini dan menyerahkannya kepada KDH setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. 3. PPKD mengotorisasi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD & menyerahkannya kepada SEKDA.E.

4. Penyiapan Raperda Perubahan APBD DPRD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran KUA Perubahan PPA Perubahan RKA SKPD Perubahan Penyiapan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran SKPD Pembahasan Bersama PEMDA . Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 30 RKA Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raperda Perubahan APBD KDH Dari E.E. Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD 2.DPRD RKA SKPD Perubahan diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA Pengambilan keputusan bersama paling lambat 3 bulan sebelum TA ybs berakhir Ya Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Lampiran: 1.5. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD 122 . Penjabaran perubahan APBD Bersama Raperda Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 31 Ke E.6.

DPRD membahas Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD bersama PEMDA. paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran yang bersangkutan berakhir. dibuatlah Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD antara DPRD dan KDH. Lampiran Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD adalah sebagai berikut: . KDH Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD DPRD Akhir September Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD 2.Penjabaran perubahan APBD Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD 123 . KDH menyiapkan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. Setelah Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD dinyatakan sesuai dengan KUA Perubahan APBD & PPA Perubahan APBD.Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD . Pembahasan Bersama PEMDA .DPRD 3.E. KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat akhir September tahun anggaran berjalan.5 Pembahasan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 3 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan berakhir 4. Berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD.

Pembahasan Raperda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Pembahasan Bersama Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya hasil evaluasi Ya Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Tidak Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Tidak Ke D.8.E.7. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH 31 Dari E.5. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 32 Ya Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Ke D. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 33 Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 124 .6.

E. Raperda dan Raper KDH yang telah lolos evaluasi diserahkan kembali oleh Gubernur/Mendagri kepada KDH. Raperda Perubahan APBD Dan Raper KDH Lampiran (Penjabaran Perubahan APBD) 125 . KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Gubernur/Mendagri meneliti kesesuaian Raperda dan Raper KDH dengan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD . KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/ Mendagri.6 Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 3. Gubernur/Mendagri mengevaluasi Raperda dan Raper KDH.

E. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Penyampaian Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan 126 . Evaluasi Perda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri 33 Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penetapan Perda dan Per KDH Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 34 Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Ke F.9.6.7. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH Dari F.

Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 127 .7 Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/Mendagri. KDH menetapkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) KDH Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Gubernur/Mendagri Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 2.E.

8.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan Gubernur/Mendagri 32 Dari E.E. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan. Evaluasi Raperda Perubahan APBD Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Pemberhentian Pelaksanaan Perda Perubahan APBD dan Pencabutan Perda Perubahan APBD Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.6.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan 128 .

dan Berlakunya APBD TA Berjalan 3.8. Gubernur/Medagri kemudian menyerahkan Per Mendagri/ Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD maka Gubernur/Mendagri akan mengembalikan kedua dokumen tersebut kepada KDH untuk ditindaklanjuti bersama DPRD. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan.Memberhentikan pelaksanaan Perda Perubahan dan mencabut Perda Perubahan dengan mengeluarkan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD 129 . Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. . maka Gubernur/ Mendagri membatalkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD dengan mengeluarkan Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan kepada KDH. Apabila Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD dinyatakan tidak sesuai Kepentingan Umum. Penyempurnaan ini dilakukan paling lambat 7 hari kerja sejak diterimanya hasil evaluasi.E.Menetapkan Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Anggaran Berjalan. dan Berlakunya APBD TA Berjalan. Peraturan Perundangan yang lebih tinggi. Bila KDH dan DPRD tidak menindaklanjuti. Berdasarkan dokumen ini KDH: . Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Uraian KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 1. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 7 Hari Kerja setelah pembatalan 4.

9. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD 130 . Penetapan Perda Perubahan APBD KDH 34 Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Pembuatan Surat Pemberitahuan Perda Perubahan APBD Disertai penjelasan perbedaan jumlah anggaran sebelum dan setelah perubahan Rancangan DPPA SKPD Surat Pemberitahuan Surat Pemberitahuan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Rancangan DPPA SKPD 35 Ke E.10.8. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD SKPD Surat Pemberitahuan Paling lambat 3 hari kerja setelah penetapan Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD PPKD Dari F.E.

E. 3 hari kerja Rancangan DPPA SKPD 131 . Surat Pemberitahuan 3. PPKD mendistribusikan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. Rancangan DPPA SKPD 5. SKPD menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD paling lambat 3 hari kerja setelah perubahan APBD ditetapkan. SKPD PPKD Perda Perubahan APBD KDH Perda Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 2. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada PPKD. PPKD membuat Surat Pemberitahuan.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. Berdasarkan kedua dokumen ini. SKPD menyusun Rancangan DPPA-SKPD. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. Surat Pemberitahuan 4.

Pembahasan Rancangan DPPA SKPD PPKD TAPD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Dari E. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD 132 . Penyusunan DPPA SKPD 35 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Tidak Menyetujui Ya Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Pengesahan DPPA SKPD 36 DPPA SKPD Ke E.10.E.9.11.

Rancangan DPPA SKPD 4. Rancangan DPPA SKPD 3. PPKD mengotorisasi Rancangan DPPA-SKPD kemudian menyerahkannya kepada TAPD. Setelah disetujui. TAPD membahas Rancangan DPPA-SKPD. Rancangan DPPA SKPD TAPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA 2. DPPA SKPD 133 . Kemudian menyerahkan Rancangan DPPASKPD ini kepada SEKDA untuk disetujui. TAPD mengesahkan Rancangan DPPA-SKPD menjadi DPPA-SKPD kemudian DPPA-SKPD diserahkan kepada PPKD.E. SEKDA menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada TAPD.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1.

10.11. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Pengesahan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 134 . Pengesahan Rancangan DPPA SKPD SKPD PPKD SEKDA DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 36 Dari E.E.

SEKDA menyerahkan dokumen Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD. PPKD menyerahkan DPPA-SKPD kepada SKPD.11 Pengesahan Rancangan DPPA-SKPD Uraian 1. DPPA SKPD 135 . PPKD mengesahkan Rancangan DPPASKPD menjadi DPPA-SKPD. DPPA SKPD 3.E. SKPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Rancangan DPPA SKPD 2.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful