BAGAN ALIR   SIKLUS PENGELOLAAN  KEUANGAN DAERAH 

Berdasarkan  PERMENDAGRI Nomor 13 Tahun 2006  Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah 

DEPARTEMEN DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA 12 JUNI 2006

DAFTAR ISI
Proses A. Proses Penyusunan APBD
A.1. A.2. A.3. A.4. A.5. A.6. A.7. A.8. A.9. Penyusunan KUA dan PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Penyusunan Raper KDH APBD

Halaman 1
2 4 6 8 10 12 14 16 18 20

A.10. Penetapan Raper KDH APBD

B. Pelaksanaan dan Penatausahaan Belanja
B.1. B.2. B.3. B.4. Penyiapan Rancangan DPA – SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA SKPD Pengesahan Rancangan DPA SKPD Penyediaan Dana

23
24 26 28 30 32 34 36 38 40 42 44 46 48 50 52 54 56 58 60 62 64 66 68 70 72 74 76 78 80 82

B.5.1. Pengajuan SPP – UP B.5.2. Penerbitan SP2D – UP B.5.3. Pembelanjaan Dana UP B.6.1. Pengajuan SPP – GU B.6.2. Penerbitan SP2D – GU B.6.3. Pembelanjaan Dana GU B.7.1 Pengajuan SPP – TU B.7.2. Penerbitan SP2D – TU B.7.3. Pembelanjaan Dana TU B.8.1. Pengajuan SPP – LS Gaji dan Tunjangan B.8.2. Penerbitan SP2D – LS Gaji dan Tunjangan B.8.3. Pembelanjaan Dana Gaji B.9.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa B.9.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa B.9.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa B.9.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B.10.1. Pelaksanaan Pengeluaran Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.2. Pengajuan SPP – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.3. Penerbitan SP2D – LS Barang dan Jasa – Non Pihak Ketiga B.10.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga B.11.1. Pengajuan SPP – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.2. Penerbitan SP2D – LS – Subsidi, Bunga, Hibah dan Pembiayaan B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan B.12. B.13. B.14. Dana Cadangan Pembuatan SPJ SPJ dengan Bendahara Pembantu

D.4.1. E. Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran P-APBD Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran P-APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD 113 114 116 118 120 122 124 126 128 130 132 134 E. D.2. D.3.1.3.9.2.2.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu C.2. Akuntansi dan Pelaporan D. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .11. Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA 99 100 102 104 106 108 110 E.2. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank lain C. Penatausahaan Penerimaan C. D. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan C. Perubahan APBD E.3. E.8.5.10.5.6. E.4. E.1.7.2. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu Halaman 85 86 88 90 92 94 96 D.6.4. E. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda C.1.1. E.1. E. Pelaksanaan dan Penatausahaan Pendapatan C. E.1.Proses C. D.

4 B. B. Bantuan.3 Penyusunan RKA SKPD P-APBD E. B.6 Akuntansi SKPD Laporan Keuangan SKPD Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan PEMDA Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Pembahasan Laporan Keuangan PEMDA E.10.2. Pembentukan Dana Cadangan B. Subsidi Hibah.1 B.5 D.3.5.4 Penyiapan Raperda P-APBD E.1.4 D.2.2 Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu AKUNTANSI DAN PELAPORAN D. 2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD untuk P-APBD E. Pengajuan SPP-LS Bunga.10.12.8.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Lain C.3.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .1 Penyusunan KUA & PPAS P-APBD E.9.2 B. B94 DOKUMEN PELAKSANAAN APBD DAN PENATAUSAHAAN PENGELUARAN Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Penyediaan Dana Pengajuan SPP-UP Penerbitan SP2D-UP Pembelanjaan Dana UP Pengajuan SPP-GU Penerbitan SP2D-GU Pembelanjaan Dana GU Pengajuan SPP-TU Penerbitan SP2D-TU Pembelanjaan Dana TU Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Pembelanjaan Dana Barang & Jasa B. Pembuatan SPJ B.3.1.2 D.8 Penetapan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E. B.7. Penyusunan Raper KDH APBD A.7. B.1.1.5 Penyusunan KUA & PPAS Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Penyiapan Raperda APBD Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH Penjabaran APBD A. B. B. B.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah .7.2.6 Evaluasi Raperda P-APBD & Raper KDH Penjabaran P-APBD E.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD E.6 Evaluasi Raperda APBD & Raper KDH Penjabaran APBD A. Penerbitan SP2D Bunga.9.11 Pengesahan Rancangan DPPA SKPD .3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah–Bank Kasda C.13.3.3 A. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.1. Pembelanjaan Dana Bunga.6. B.Bendahara Penerimaan Pembantu C.9.3 D. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.8 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.9.2 A.10.3 B.2.1. B. B.4. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.1.5 Pembahasan Raperda P-APBD E. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa–Non Pihak Ketiga B.2.2.1 A. Subsidi Hibah. B. Bantuan.2.10.14.8.1 Penatausahaan Penerimaan C.5.SIKLUS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH MENURUT PERMENDAGRI PENYUSUNAN APBD A.3. Subsidi Hibah.1.3.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD E.2. B.3. Penetapan Raper KDH (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) B.1. Bantuan. Bagi Hasil dan Pembiayaan B.7 Pembatalan Perda P-APBD dan Per KDH Penjabaran P-APBD E.11.1 D. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.2.4 A.1.10. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa –Non Pihak Ketiga B.Bendahara Penerimaan C.11. B.11. B.8.6.1.6.5. SPJ dengan Bendahara Pembantu PERUBAHAN APBD PELAKSANAAN & PENATAUSAHAAN PENERIMAAN C.7 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD A.

. 6 Lanjutan dari Halaman.. Gambar Keterangan 1 Proses / Aktivitas 2 Alternatif Keputusan atau Situasi 3 Dokumen 4 Proses yang Telah Dijelaskan Sebelumnya 5 Berlanjut ke Halaman..KETERANGAN GAMBAR No. 7 Arsip / Database / Register 8 Pihak Lain di Luar Siklus ..

Dokumen BKU CALK DPA SKPD DPPA SKPD KUA LK LAK LRA Perda Per KDH PPA PPAS Raperda Raper KDH : Buku Kas Umum : Catatan Atas Laporan Keuangan : Dokumen Pelaksana Anggaran SKPD : Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran SKPD : Kebijakan Umum APBD : Laporan Keuangan : Laporan Arus Kas : Laporan Realisasi Angaran : Peraturan Daerah : Peraturan Kepala Daerah : Prioritas dan Plafon Anggaran : Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara : Rancangan Peraturan Daerah : Rancangan Peratruran Kepala Daerah : Bank Kas Daerah : Badan Pemeriksa Keuangan : Bendahara Umum Daerah : Dewan Perwakilan Rakyat Daerah : Kepala Daerah : Pejabat Pengelola Keuangan Daerah : Pengguna Anggaran : Pegawai Negeri Sipil Daerah : Pejabat Penatausahaan Keuangan : Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan : Sekretaris Daerah : Satuan Kerja Perangkat Daerah : Satuan Kerja Pengelola Keuangan Daerah : Tim Anggaran Pemerintah Daerah .DAFTAR SINGKATAN 1. Instansi Bank Kasda BPK BUD DPRD KDH PPKD PA PNS Daerah PPK PPTK SEKDA SKPD SKPKD TAPD 2.

RKA SKPD RKPD SE SK SPD SPJ SKP Daerah SKR SPM STS SPP GU SPP LS SPP TU SPP UP SPPD SP2D : Rencana Kerja dan Anggaran SKPD : Rencana Kerja Pemerintah Daerah : Surat Edaran : Surat Keputusan : Surat Penyediaan Dana : Surat Pertanggungjawaban : Surat Ketetapan Pajak Daerah : Surat Ketetapan Retribusi : Surat Perintah Membayar : Surat Tanda Setoran : Surat Permintaan Pembayaran Ganti Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Langsung : Surat Permintaan Pembayaran Tambahan Uang Persediaan : Surat Permintaan Pembayaran Uang Persediaan : Surat Perintah Perjalanan Dinas : Surat Perintah Pencairan Dana .

KDH memnyampaikan Surat Edaran yang berisi Pedoman Penyusunan RKA-SKPD yang kemudian ditindaklanjuti oleh SKPD-SKPD dengan melakukan penyusunan RKA-SKPD. Kedua dokumen tersebut kemudian dibahas bersama DPRD untuk menghasilkan sebuah Nota Kesepakatan KUA dan PPA.Nota Kesepakatan . KDH dapat menyusun Peraturan KDH tentang APBD. 1 . PPKD melakukan kompilasi RKA-SKPD menjadi Raperda APBD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama dengan DPRD sebelum diajukan dalam proses Evaluasi. Dalam kasus tertentu dimana DPRD tidak mengambil keputusan bersama.PROSES PENYUSUNAN APBD Penyusunan KUA & PPAS Penyusunan Raperda APBD Pedoman Penyusunan RKA-SKPD (A2) Penetapan Perda APBD Pembahasan Raperda APBD (A5) Proses Perencanaan RKPD Penyusunan RKA-SKPD (A3) Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan KUA dan PPAS (A1) RKA-SKPD Evaluasi Gubernur/ Mendagri (A6) . Berdasarkan Nota Kesepakatan tersebut. Proses penetapan Perda APBD baru dapat dilakukan jika Mendagri/Gubernur menyatakan bahwa Perda APBD tidak bertentangan dengan kepentingan umum dan peraturan perundangan yang lebih tinggi.KUA dan PPA Raperda APBD (A4) Perda APBD (A7) Pembatalan Perda APBD (A8) Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama Penyusunan Raper KDH APBD (A9) Evaluasi & Penetapan Raper KDH APBD (A10) Raper KDH APBD Proses Penyusunan APBD dimulai dengan penyusunan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan dokumen Proiritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS).

Teknis penyusunan APBD d.Daerah b.A.DPRD Nota Kesepakatan KUA KUA KUA disepakati paling lambat Minggu Ke-1 Juli Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Tahapan: 1. Menentukan urutan program tiap urusan 3. Penyusunan KUA dan PPAS TAPD RKPD Penyusunan Rancangan awal KUA SEKDA Rancangan KUA KDH Rancangan KUA Rancangan KUA DPRD Rancangan KUA Tidak Menyetujui Ya SE Mendagri Memuat: a. Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA SEKDA menyetujui dan menyerahkan kepada KDH paling lambat Awal Juni Otorisasi KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Pertengahan Juni Pembahasan Bersama PEMDA .Hal-hal khusus lainnya.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat . Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Penyusunan Rancangan Awal PPAS Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Rancangan PPAS Rancangan PPAS Nota Kesepakatan KUA KUA Otorisasi Rancangan Awal PPAS Rancangan Awal PPAS KDH mengotorisasi dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat Minggu Ke-2 Juli Rancangan PPAS Pembahasan Bersama PEMDA . Menentukan skala prioritas urusan 2.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD c.1.DPRD PPA disepakati paling lambat Akhir Juli PPA KUA dan PPAS Menjadi Dasar Penyusunan Pedoman RKA Nota Kesepakatan PPA Nota Kesepakatan PPA PPA Nota Kesepakatan PPA PPA 2 .

Tengah Juni Rancangan KUA 5. KDH mengotorisasi rancangan PPAS dan menyerahkan kepada DPRD paling lambat minggu ke-2 Juli.Menentukan skala prioritas urusan . KUA disepakati paling lambat minggu ke-1 Juli. Berdasarkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA. Rancangan PPAS 9. Rancangan Awal PPAS 8.Menyusun plafon anggaran sementara tiap program Rancangan Awal PPAS 7.1.Prinsip dan kebijakan penyusunan APBD . TAPD menyampaikan rancangan awal KUA kpd SEKDA. TAPD menyusun rancangan awal KUA.A. Kedua dokumen ini disepakati paling lambat akhir Juli. Mgg 2 Juli Rancangan PPAS 10. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS kepada SEKDA. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Tahapan PPAS: .Hal-hal khusus lainnya 2. DPRD membahas rancangan PPAS bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA dan Nota Kesepakatan PPA. KDH mengotorisasi rancangan KUA dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat pertengahan Juni. Penyusunan KUA & PPAS Uraian 1. Awal Juni Rancangan KUA 4. SEKDA menyetujui rancangan awal KUA dan menyerahkan rancangan KUA kpd KDH paling lambat awal Juni. Akhir Juli Nota Kesepakatan PPA PPA 3 . DPRD membahas rancangan KUA bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA dan Nota Kesepakatan KUA.Pokok-pokok kebijakan yang memuat sinkronisasi kebijakan Pusat-Daerah . SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS menjadi Rancangan PPAS dan menyerahkan rancangan PPAS kepada KDH.Menentukan urutan program tiap urusan . Nota Kesepakatan KUA KUA Nota Kesepakatan KUA KUA Minggu 1 Juli 6.Teknis penyusunan APBD . Rancangan Awal KUA tersebut memuat: . TAPD SEKDA KDH DPRD Rancangan awal KUA Rancangan awal KUA 3.

Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SE KDH tentang SKPD Pedoman SE KDH tentang Penyusunan RKA Pedoman SKPD Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 Ke A.2.Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e. Penyusunan RKA SKPD 4 . b.Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.Batas waktu penyampaian RKASKPD kepada PPKD d.A.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan.3. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD SEKDA KDH Penyusunan Analisis Standar Belanja Penyusunan SPM Penyusunan Standar Satuan Harga Nota Kesepakatan KUA Nota Kesepakatan PPA Analisis Standar Belanja SPM Standar Satuan Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Ya Penyiapan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Tidak Menyetujui Otorisasi Diterbitkan paling lambat awal Agustus TA berjalan Mencakup: a.

SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Awal Agustus 5. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran (SE) KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD. Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM 3. Penyusunan Pedoman tersebut mengacu pada KUA dan PPA yang telah disepakati serta dokumen-dokumen pendukung lain seperti Analisis Standar Belanja.A. TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD kepada SEKDA. Rancangan Awal SE KDH ini mencakup: 1. Hal-hal lain yang perlu mendapat perhatian dari SKPD 5.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Uraian 1.PPA . Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD 4. dan Standar Satuan Harga. paling lambat awal bulan Agustus tahun anggaran berjalan. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD. Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD 4. Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SEKDA KDH 3.KUA . SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD dan meneruskannya kepada KDH.Standar Satuan Harga 2. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD kepada SKPDSKPD.Format RKA-SKPD .Analisis Standar Belanja . SKPD 5 . Sebagai langkah awal penyusunan Raperda APBD. SPM. Lampiran: .Kode Rekening APBD . PPA untuk tiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan 2.

Sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD dengan kinerja SKPD sesuai dengan SPM c.2 2 RKA SKPD RKA SKPD Penyusunan RKA SKPD Ke A.1 RKA SKPD 3.1 RKA SKPD 3.1 dan 3.Batas waktu penyampaian RKA-SKPD kepada PPKD d. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD 1 SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2.2 Form RKA SKPD 3.4.Lampiran: -KUA -PPA -Kode rekening APBD -Format RKA-SKPD -Analisis standar belanja -Standar satuan harga SEKDA Dari A. Penyusunan RKA SKPD SKPD Mencakup: a.A.2.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan RKA SKPD 2.2. Penyiapan Raperda APBD 6 .Hal-hal lainnya yang perlu mendapatkan perhatian dari SKPD e.3.PPA untuk setiap program SKPD dan rencana pendapatan dan pembiayaan b.1 RKA SKPD 2.

SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD. 6. 7 .3 Penyusunan RKA-SKPD Uraian SKPD 1. Berdasarkan SE tersebut.2.1.1 untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKASKPD 2. Form RKA-SKPD 1 disiapkan hanya oleh SKPD pemungut pendapatan.A. SKPD menerima Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASKPD 3. SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD RKA SKPD 2. 7. 3. 4. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKASPKD 3.1. RKA-SKPD tersebut selanjutnya diserahkan kepada PPKD untuk proses peyusunan Raperda APBD.2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.1 RKA SKPD 2.1 RKA SKPD 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.2.1 RKA SKPD 3. SKPD mulai menyusun RKA masing-masing RKA SKPD 1 2. SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1.2 8.2.2 RKA SKPD RKA SKPD 3.

keselarasan urusan – fungsi) 5. Rekap Belanja (urusan PEMDA.5. PPA & Dokumen Lain Ke A. organisasi. Rincian APBD (urusan PEMDA. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10. Penyiapan Raperda APBD SKPD Dari A. Daftar piutang daerah. 6. Daftar dana cadangan daerah 12. program dan kegiatan. pembiayaan) 4. belanja. Penyusunan RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KDH Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 2 RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD 3 Tidak Raperda APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD Sesuai KUA. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. Daftar jumlah pegawai. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11.A. Daftar investasi daerah 8. 7.3. pendapatan. organisasi. Daftar pinjaman daerah 8 RKA SKPD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran . Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. Pembahasan Raperda APBD Akuntansi RKA SKPD RKA SKPD Laporan Keuangan Badan Kepegawaian RKA SKPD Ya Daftar Pegawai RKA SKPD Masyarakat Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Lampiran Raperda APBD: 1.4. Ringkasan APBD 2.

serta capaian kinerja. 2. indikator kinerja. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada SEKDA.Daftar jumlah pegawai. PPA.Ringkasan APBD .Rekapitulasi belanja . PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD untuk dilakukan pembahasan. RKA SKPD RKA SKPD 3. dan investasi daerah . Apabila hasil pembahasan RKA-SKPD terdapat ketidaksesuaian. Lampiran APBD: . kelompok sasaran kegiatan. Dengan data tambahan berupa Laporan Keuangan dan Daftar Pegawai. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada KDH dengan sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat. SAB. prakiraan .Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah RKA SKPD Penyusunan Raperda APBD beserta Lampiran Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Nota Keuangan 5. standar harga.3) diserahkan kepada PPKD untuk memulai penyusunan Raperda APBD. RKA-SKPD yang telah disiapkan oleh masing-masing SKPD (seperti dijelaskan di hal A.Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain .4 Penyiapan Raperda APBD Uraian SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 1. SPM.A. PPKD melakukan kompilasi atas RKA-SKPD menjadi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan.Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . piutang daerah. SKPD harus melakukan penyempurnaan. Pembahasan dilakukan untuk menelaah kesesuaian antara RKA-SKPD dengan KUA. Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran 9 . dan dokumen perencanaan lainnya. Raperda APBD dan Lampiran 6. serta sinkronisasi program dan kegiatan antar SKPD.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . TAPD menyerahkan RKA-SKPD yang telah sesuai kepada PPKD untuk dikompilasi menjadi Raperda APBD 4.

Penyusunan Raper KDH APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD Dan Lampiran Nota Keuangan Raperda APBD Dan Lampiran Lampiran Raper KDH – Penjabaran APBD: a. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 3 RKA Persetujuan Bersama Raperda APBD Penyusunan Raperda APBD KDH Dari A. obyek.DPRD SKPD RKA SKPD diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH Penjabaran APBD Raper KDH Penjabaran APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA DPRD Tidak Mengambil Keputusan Pengambilan keputusan bersama paling lambat 1 (satu) bulan sebelum TA ybs dilaksanakan 4 Ke A.5. Penyiapan Raperda DPRD Nota Keuangan Raperda APBD dan Lampiran KUA PPA Nota Keuangan Penyiapan Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD dan Lampiran Penyampaian Raperda APBD beserta lampirannya kepada DPRD paling lambat pada minggu pertama bulan Oktober RKA SKPD Pembahasan Bersama PEMDA . rincian obyek pendapatan. organisasi.A.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. program.6.9. kelompok. kegiatan. belanja daerah dan pembiayaan daerah b.Penjabaran APBD menurut urusan pemerintahan daerah. Raper KDH Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran 5 Ke A. Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD 10 . jenis.4. belanja dan pembiayaan.

menyiapkan Raper KDH Penjabaran APBD.9).5 Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD Uraian 1. Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan 3. Raper KDH Penjabaran APBD 11 . kegiatan.4). DPRD bersama PEMDA membahas kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan dengan KUA dan PPAS. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran 6. Lampiran Raper KDH Penjabaran APBD: . jenis. objek.Penjabaran KDH menurut urusan. PPKD KDH Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan DPRD Mgg 1 Oktober 2. KDH menyusun Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan (seperti dijelaskan dalam proses A. organisasi. Jika lebih dari 1 bulan DPRD tidak mengambil keputusan maka proses langsung dilanjutkan ke penyusunan Raper KDH APBD (A. berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda APBD dan RKA-SKPD. dan pembiayaan daerah . PPKD. belanja daerah. rincian objek pendapatan. pembiayaan Raper KDH Penjabaran APBD 7. belanja. Setelah dinyatakan sesuai DPRD dan KDH membuat Persetujuan Bersama Raperda APBD selambat-lambatnya 1 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan dilaksanakan. Pembahasan Bersama PEMDA 4.Ringkasan penjabaran anggaran pendapatan daerah. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Oktober. PPKD menyerahkan Raper KDH Penjabaran APBD kepada KDH. DPRD menyerahkan Persetujuan Bersama Raperda APBD kepada PPKD. kelompok.A. Persetujuan Bersama Raperda APBD Raperda APBD dan Lampiran Paling lambat 1 bulan sebelum pelaksanaan anggaran 5. program.

Pembatalan Perda Raperda APBD Dan Lampiran Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Ke A. Penetapan Perda dan Per KDH 7 Raper KDH (Penjabaran APBD) 12 . Pembahasan Raperda 5 Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Penyampaian Raperda dan Raper KDH paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui disertai: a.5.DPRD terhadap Raperda . Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD KDH Gubernur/Mendagri Dari A.KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD c.Persetujuan bersama Pemda . Evaluasi Raperda Ya Ditindaklanjuti KDH & DPRD Tidak Batas Waktu Penyempurnaan Adalah 7 Hari Kerja Setelah Diterimanya Evaluasi Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Tidak 6 Ya Ke A.6.8.7.APBD b.Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda .APBD d.Nota keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD.A.

A.6 Evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD
Uraian
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

1. KDH menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD kepada Gubernur/Mendagri paling lambat 3 hari kerja setelah disetujui. Penyampaian Raperda dan Raper KDH disertai: - Persetujuan bersama PEMDA – DPRD terhadap Raperda APBD - KUA dan PPA yang disepakati KDH dan pimpinan DPRD - Risalah sidang jalannya pembahasan Raperda APBD - Nota Keuangan dan pidato kepala daerah perihal penyampaian pengantar nota keuangan pada sidang DPRD

3 hari kerja

2. Gubernur/Mendagri mengevaluasi kesesuaian Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran APBD dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda. Jika Raperda APBD tidak dapat diterima dalam proses evaluasi, Pemda & DPRD harus melakukan penyempurnaan dalam jangka waktu 7 hari

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

Hasil Evaluasi disampaikan paling lambat 15 hari kerja setelah diterimanya Raperda

3. Gubernur/Mendagri menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran yang sudah sesuai dengan Permendagri tentang Evaluasi Raperda kepada KDH.

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Raperda APBD Dan Lampiran

13

A.7. Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
KDH
7

Gubernur/Mendagri

Dari A.6. Evaluasi Raperda

Raper KDH (Penjabaran APBD)

Per KDH – Penjabaran APBD Raperda APBD Dan Lampiran

Perda - APBD

Penetapan Perda dan Per KDH

Paling lambat 31 Desember TA sebelumnya

Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD Per KDH – Penjabaran APBD

8 Perda - APBD Perda - APBD Dilimpahkan Ke PPKD (Lembar B.1. Penyiapan Rancangan DPA SKPD dan Rancangan Anggaran Kas) Perda - APBD

Penyampaian Perda dan Per KDH ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan

14

A.7 Penetapan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD
Uraian
1. KDH menetapkan Raperda APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran menjadi Perda APBD dan Raper KDH Penjabaran selambat-lambatnya 31 Desember tahun anggaran sebelumnya.
Raper KDH (Penjabaran APBD)

KDH
Raperda APBD Dan Lampiran

Gubernur/Mendagri

31 Des Per KDH (Penjabaran APBD)

31 Des

Perda APBD

7 hari

2. KDH menyerahkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran kepada Gubernur/Mendagri selambat-lambatnya 7 hari setelah ditetapkan.

7 hari

Per KDH (Penjabaran APBD)

Perda APBD

15

A. Pembatalan Perda APBD dan Per KDH – Penjabaran APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya Gubernur/Mendagri 6 Dari A.6.8. Evaluasi Raperda Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pemberhentian Pelaksanaan Perda dan Pencabutan Perda Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Perda – Pencabutan Perda APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 16 .

KDH juga memberhentikan pelaksanaan Perda dengan mengeluarkan Perda Pencabutan Perda APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan. KDH Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran APBD) Raperda APBD Dan Lampiran Pembatalan Perda dan Per KDH 2. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya Perda – Pencabutan Perda APBD 17 . dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 3. KDH menetapkan pelaksanaan pengeluaran atas pagu tahun sebelumnya dengan Per KDH Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Sebelumnya. Gubernur/Mendagri mengeluarkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya kepada KDH. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya. Permendagri/Gubernur – Pembatalan Perda dan Per KDH.A. dan Berlakunya Pagu Tahun Sebelumnya 4. Gubernur/Mendagri menyerahkan dokumen Keputusan Mendagri/Gubernur Pembatalan Perda dan Per KDH.8 Pembatalan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD Uraian 1. Apabila hasil evaluasi Raperda APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD tidak ditindaklanjuti oleh KDH dan DPRD maka Gubernur/Mendagri membatalkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD.

6. Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) SKPD 4 Raper KDH APBD dan Lampiran KDH Raper APBD dan Lampiran PPKD TAPD SEKDA KDH Penyusunan RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD RKA SKPD Pembahasan RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 8. keselarasan urusan – fungsi) 5. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset lain-lain 10.A RKA SKPD Akuntansi Badan Kepegawaian RKA SKPD Ke A. Daftar investasi daerah 8.APBD: 1. Daftar dana cadangan daerah 12. Daftar perkiraan penambahan/pengurangan aset tetap 9. 7. Daftar jumlah pegawai.10. organisasi. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3.A. Daftar piutang daerah. Daftar pinjaman daerah 18 RKA SKPD Raper KDH APBD dan Lampiran KDH Raper APBD dan Lampiran . Daftar kegiatan dianggarkan kembali 11. pendapatan. Rekap Belanja (urusan PEMDA. Rincian APBD (urusan PEMDA. Ringkasan APBD 2. organisasi. Penetapan Raper KDH . program dan kegiatan. pembiayaan) 4.APBD + Lampiran Lampiran Raper KDH .APBD Laporan Keuangan Daftar Pegawai Penyusunan Raper KDH . belanja.9.

Daftar dana cadangan daerah dan pinjaman daerah 7. Jika DPRD tidak mengambil keputusan bersama. Lampiran APBD: . PPKD menyerahkan RKA-SKPD kepada TAPD utk dibahas. 8.A. SKPD menyerahkan RKASKPD kepada PPKD. SKPD RKA SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD RKA SKPD 5.Daftar jumlah pegawai. SEKDA menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada KDH.Rekapitulasi belanja .Ringkasan APBD (urusan dan organisasi) . 2. 3.Daftar kegiatan dianggarkan kembali . SKPD kembali menyusun RKA-SKPD. PPKD menyusun Raperda APBD beserta lampiran. RKA SKPD Penyusunan Raper KDH APBD beserta Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran Raper KDH APBD dan Lampiran 19 .Ringkasan APBD .Daftar perkiraan penambahan/ pengurangan aset tetap dan aset lain-lain . piutang daerah. PPKD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran kepada SEKDA. TAPD menyerahkan RKASKPD yang telah dibahas kepada PPKD. dan investasi daerah . 6.9 Penyusunan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1.

APBD Per (Keputusan Gubernur/ Mendagri) 20 .10. Penetapan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) KDH Dari A.APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri)KDH .APBD Ya Melewati 30 (tigapuluh) Hari Kerja Tidak Per KDH – APBD (Keputusan KDH) Penetapan Per KDH APBD Per KDH .APBD Pengesahan Raper KDH APBD Penetapan Raper KDH – APBD oleh KDH Raper KDH .APBD (Keputusan Gubernur/ Mendagri) Per KDH . Penyusunan Raper KDH APBD (Dalam Hal DPRD Tidak Mengambil Keputusan Bersama) Gubernur/Mendagri 8.9.A Raper KDH – APBD dan Lampiran Penyampaian paling lambat 15 (lima belas) hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan keputusan bersama KDH Raper KDH .A.

Pengesahan harus sudah dilakukan dalam 30 hari kerja. Gubernur/Mendagri menyerahkan Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) kepada KDH. maka KDH menetapkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD (Keputusan KDH). Gubernur/Mendagri mengesahkan Raper KDH APBD menjadi Per KDH APBD. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 21 . KDH menyerahkan Raper KDH APBD dan lampiran kepada Gubernur/Mendagri. KDH Raper KDH APBD dan lampiran 15 hari kerja Gubernur/Mendagri Raper KDH APBD dan lampiran 30 hari kerja 2. paling lambat 15 hari kerja sejak DPRD tidak menetapkan Keputusan Bersama KDH.A. Per KDH APBD (Keputusan Gubernur/Mendagri) 3.10 Penetapan Raper KDH APBD (DPRD tidak mengambil Keputusan Bersama) Uraian 1. Apabila pengesahan melewati batas waktu 30 hari kerja.

.

4) Pembelanjaan Dana LS (B.2) Penerbitan SP2D (B.7.3) Pembelanjaan Dana TU (B.3) Penerbitan SP2D (B.9.3) Penyediaan Dana (B.3) 23 .5.3) Dana LS Gaji Pengajuan Dana (B.9.2) SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan Dana UP (B.10.1) SPPGAJI Dana LS Barang Pengajuan Dana (B.1) SPPLS SPM-GAJI SPM-LS SPM-LS SPM-LS Penerbitan SP2D (B.6.7.6.2) Penerbitan SP2D (B.3) Pembelanjaan Dana GU (B.11.8.2) Penerbitan SP2D B.6.10.5.11.8.2) SPPLS Dana LS Pihak III Pengajuan Dana (B.4) SPD Dana UP Pengajuan Dana (B.5.11.2) SPPLS Dana LS Bantuan Pengajuan Dana (B.1 – B.1) SPPUP Dana GU Pengajuan Dana (B.1) SPPTU SPM-UP SPM-GU SPM-TU Penerbitan SP2D (B.1) SPPGU Dana TU Pengajuan Dana (B.PELAKSANAAN dan PENATAUSAHAAN BELANJA Penyiapan DPA SKPD dan SPD DPA SKPD Anggaran Kas Penyiapan DPA SKPD (B.3) Penerbitan SP2D (B.8.9.4) Pembelanjaan Dana LS (B.10.7.3) Pembelanjaan Dana LS (B.2) SP2D SP2D SP2D SP2D Pembelanjaan GAJI (B.

B.3. Penetapan Perda 8 Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Halaman B.8. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD 24 .2. Perda APBD PER KDH Penjabaran Rancangan DPA-SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Paling lambat 15 hari sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran APBD Verfikasi bersama Kepala SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Surat Pemberitahuan Tidak Sesuai Per KDH Penjabaran Paling lambat 3 (tiga) hari setelah APBD ditetapkan Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Ya Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 9 Paling lambat 6 (enam) hari setelah pemberitahuan Ke B.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD PPKD TAPD Surat Pemberitahuan Dari A.

B. PPKD mengotorisasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kemudian diserahkan kepada TAPD. Rancangan Anggaran Kas SKPD 5. Surat Pemberitahuan 3. 15 hari kerja sejak penetapan Per KDH Penjabaran Verfikasi bersama Kepala SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD 25 . Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan Rancangan Anggaran Kas SKPD 6. PPKD menyerahkan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. berdasar Per KDH Penjabaran. Berdasarkan Rancangan DPA-SKPD yang telah dibuat. Rancangan DPA-SKPD Rancangan Anggaran Kas SKPD 7. paling lambat 15 hari kerja sejak ditetapkannya Per KDH Penjabaran. PPKD membuat Surat Pemberitahuan berdasarkan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD paling lambat 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan. TAPD melakukan verifikasi Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD bersama Kepala SKPD. SKPD PPKD Surat Pemberitahuan 3 hari kerja sejak APBD ditetapkan TAPD 2. Rancangan DPA-SKPD 6 hari kerja setelah pemberitahuan 4. SKPD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD.2) berdasarkan Surat Pemberitahuan Perda APBD dan Per KDH Penjabaran APBD.1 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Uraian 1. SKPD menyerahkan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas SKPD kpd PPKD paling lambat 6 hari kerja setelah adanya pemberitahuan. SKPD menyusun Rancangan DPA-SKPD (Hal B.

B.2.1 DPA-SKPD 3.1.1 DPA-SKPD 3. Penyiapan Rancangan DPA dan Rancangan Anggaran Kas 26 . Penyusunan Rancangan DPA SKPD SKPD Pembuatan Surat Pemberitahuan Mengacu pada proses B.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Penyusunan Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Menjadi Sub Proses di B.2 Penyusunan Rekapitulasi Belanja Langsung menurut Program & Kegiatan SKPD DPA-SKPD 2.1 DPA-SKPD 2.1 Surat Pemberitahuan Penyusunan Rincian DPA Pendapatan SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD Penyusunan Rincian DPA Belanja Langsung Program & Per Kegiatan SPKD Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah DPA-SKPD 1 DPA-SKPD 2.2.

SKPD mengkompilasi dokumen-dokumen DPA-SKPD diatas menjadi Rancangan DPA-SKPD.2 7.1. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.1 DPA-SKPD 2. SKPD bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah utk menghasilkan DPA-SKPD 3.2 Rancangan DPA-SKPD 5.1 6.1 DPA-SKPD 2.2. DPA-SKPD 3.2.2 Penyusunan Rancangan DPA-SKPD Uraian 1. Berdasarkan Surat Pemberitahuan.2. SKPD untuk kemudian digabung dalam rekapitulasi Rincian DPA Belanja Langsung untuk menghasilkan DPA-SKPD 2.B. SKPD menyusun Rincian DPA Pendapatan SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 1.1). Perda APBD dan Per KDH Penjabaran. DPA-SKPD 3. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. SKPD PER KDH Penjabaran PERDA APBD Surat Pemberitahuan 2.1 4.1. Rancangan DPA-SKPD ini digunakan sebagai dasar pembuatan Rancangan Anggaran Kas (Hal B. SKPD menyusun DPA-SKPD. DPA-SKPD 2.2. SKPD menyusun Rincian DPA Belanja Tidak Langsung SKPD untuk menghasilkan DPA-SKPD 2. DPA-SKPD 1 3. 27 .

B. Penyediaan Dana Rancangan DPA-SKPD Tidak Pengesahan Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD DPA-SKPD Bawasda BPK Setuju Ya Rancangan DPA-SKPD 11 Ke B.1.4.4. Penyediaan Dana 28 .3. Penyiapan Rancangan DPA SEKDA Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah Rancangan Anggaran Kas SKPD Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah 10 Penyiapan Rancangan DPA-SKPD dan Rancangan Anggaran Kas Rancangan Anggaran Kas SKPD Rancangan DPA-SKPD Rancangan DPA-SKPD Ke B. Pengesahan Rancangan DPA-SKPD SKPD DPA-SKPD PPKD Rancangan Anggaran Kas SKPD TAPD 9 Dari B.

B.4. Penyediaan Dana
PA / Kuasa PA
SPD SPD

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD

10

Dari B.3. Pengesahan Rancangan DPA SKPD

11

DPA SKPD 12

Penyusunan Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Pengesahan Rancangan DPA SKPD

Ke B.5.1., B.6.1., B.7.1., B.8.1., B.9.1., B.10.1., B.11.1. (Pengajuan SPP)

Penyiapan SPD

Anggaran Kas Pemerintah Anggaran Kas Daerah Pemerintah Daerah DPA SKPD

DPA SKPD DPA SKPD

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Rancangan SPD Rancangan SPD Rancangan SPD

Otorisasi

SPD SPD SPD

29

B.3 Pengesahan Rancangan DPA-SKPD
Uraian
1. TAPD menyerahkan Rancangan DPASKPD yang lolos verifikasi kepada SEKDA dan Rancangan Anggaran Kas SKPD yang lolos verifikasi kepada PPKD.

SKPD

PPKD

TAPD
Rancangan DPA-SKPD

SEKDA
Rancangan DPA-SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

Rancangan Anggaran Kas SKPD

2. PPKD menyusun Rancangan Anggaran Kas SKPD menjadi Anggaran Kas Pemerintah Daerah. Dokumen ini akan digunakan dalam proses pembuatan dokumen penyediaan dana.

Anggaran Kas Pemerintah Daerah

3. SEKDA menyetujui Rancangan DPASKPD dan menyerahkan kepada PPKD.

Rancangan DPA-SKPD

Rancangan DPA-SKPD

4. PPKD mengesahkan Rancangan DPASKPD menjadi DPA-SKPD.
7 hari kerja

DPA-SKPD

5. PPKD menyerahkan DPA-SKPD kepada SKPD, Bawasda, dan BPK. Penyerahan kepada SPKD selambat-lambatnya 7 hari kerja sejak disahkan.

DPA-SKPD

BPK & Bawasda

30

B.4 Penyediaan Dana
Uraian
1. PPKD menyerahkan dokumen Anggaran Kas Pemerintah Daerah dan DPA-SKPD kepada Kuasa BUD.

PA/Kuasa PA

Kuasa BUD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

PPKD
Anggaran Kas Pemerintah Daerah

DPA SKPD

DPA SKPD

2. Berdasarkan dua dokumen tersebut, Kuasa BUD menyiapkan Rancangan SPD. 3. Kuasa BUD menyerahkan Rancangan SPD kepada PPKD.

Rancangan SPD

Rancangan SPD

4. PPKD mengotorisasi Rancangan SPD dan menyerahkan SPD kepada Pengguna Anggaran/Kuasa PA.

SPD

31

4. Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 6.5. Salinan SPD 5. Surat Pengantar SPP-UP 2. Lampiran lain SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima 13.5.B. Ringkasan SPP-UP 3. Penerbitan SP2D-UP SPP-UP dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Penyampaian SPP-UP Dilampiri: Daftar rincian rencana penggunaan dana s/d jenis belanja Register SPM UP 32 .1.Pengajuan SPP UP Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD SPD SPD Pengguna Anggaran 12 Dari B. Rincian SPP-UP (Jenis Belanja) 4.2. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-UP SPP-UP dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penelitian SPP-UP DPA SKPD Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD SPP-UP dan Dokumen Lain dan SPP-UP Dokumen Lain SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Pembuatan SPM Tidak Dokumen SPP-UP Terdiri dari: 1.A Rancangan SPM Otorisasi Ke B.

6. Bendahara membuat SPP-UP beserta dokumen lainnya. 9.Lampiran lain (daftar rincian rencana penggunaan dana s.Salinan SPD . SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-UP dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 33 .5. Rancangan SPM ini kemudian diberikan PPKSKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-UP. 2. Jika SPP-UP dinyatakan tidak lengkap. jenis belanja) 3. Berdasarkan SPD. 8. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima Rancangan SPM Tidak Lengkap SPM 7. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.d.Surat Pengantar SPP-UP . Bendahara menyerahkan SPP-UP beserta dokumen lain kepada PPK SKPD. SPP-UP yang dinyatakan lengkap akan dibuatkan Rancangan SPM oleh PPK-SKPD.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-UP dan Dokumen Lain SPP-UP dan Dokumen Lain DPA 4.Rincian SPP-UP . Penelitian SPP-UP 5. yang terdiri dari: . PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPPUP dan kesesuaiannya dengan SPD dan DPASKPD.Ringkasan SPP-UP .B. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-UP diterima. Penerbitan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP-UP diterima.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.1 Pengajuan SPP-UP Uraian 1.

Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.A Dari B. Buku Kas Penerimaan 2.5.2.3. Buku Pembantu Pajak 4.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.5. BKU Pengeluaran 2.3. Penerbitan SP2D-UP Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 13. Pembelanjaan Dana UP Ya Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.5.5. Pengajuan SPP-UP SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penelitian Kelengkapan 13. Buku Pembantu Panjar 5.1. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana UP Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D 15. Buku Kas Pengeluaran Register SP2D 34 .B Tidak Lengkap Ke B.B.

Buku Pembantu Pajak . Apabila SPM dinyatakan lengkap. Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank 4. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.B. Bendahara Pengguna Anggaran Pengeluaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan 3. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. yang terdiri dari: .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. SP2D Nota Debet SP2D 5. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.2 Penerbitan SP2D-UP Uraian 1. 2. yang terdiri dari: .5. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.Buku Kas Pengeluaran Dokumen Penatausahaan 6.Buku Pembantu Panjar . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Simpanan Bank . paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Kuasa BUD menerbitkan SP2D.BKU Pengeluaran . SP2D 7.Buku Kas Penerimaan . Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM yang diajukan. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM 35 .

2.2. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 13.D Ke B. SPJ dengan Bendahara Pembantu 13.4.B Dari B. Pembuatan SPJ dan D.E Bukti Pembayaran 36 .B.5.3.5. Penerbitan SP2D UP Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 13.5.5. Penerbitan SP2D UP Ke D.

B. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian diserahkan kembali kepada Bendahara Pengeluaran. Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 2.5.3 Pembelanjaan Dana UP Uraian 1. Pencairan Dana 3. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bukti Pembayaran 37 . Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Nota Debet ini kemudian diserahkan ke Kuasa BUD. Bank mencairkan dana. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Bendahara Pengeluaran menyerahkan uang dan Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa.

Surat Pernyataan Pengguna Anggaran 7. Surat Pengantar SPP-GU 2. Penyediaan Dana SPJ SPD SPP-GU dan Dokumen Lain Pembuatan SPP-GU Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima DPA SKPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Penelitian SPP-GU SPD SPJ DPA SKPD SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan SPM Tidak SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Dokumen SPP-GU Terdiri dari: 1. Ringkasan SPP-GU 3.2. Salinan SPD 6. Pengajuan SPP-GU Bendahara Pengeluaran Pembuatan SPJ PPK SKPD SPD Pengguna Anggaran SPD 12 Dari B. Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya 5. Lampiran lain SPP-GU dan Dokumen Lain Rancangan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Otorisasi 14.A Ke B. Penerbitan SP2D-GU Register SPM GU 38 . Rincian SPP-GU (Jenis Belanja) 4.B.1.6.4.6.

Lampiran lain SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD SPP-GU dan Dokumen Lain SPP-GU dan Dokumen Lain 3.Surat Pengantar SPP-GU . DPA Tidak Lengkap 4.Surat Pernyataan Pengguna Anggaran . Berdasar SPD dan SPJ. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima.1 Pengajuan SPP-GU Uraian 1.Salinan SPD . Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-GU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 39 . yang terdiri dari: .Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPP-GU sebelumnya . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-GU diterima. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-GU.6. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-GU berdasar SPD dan DPA-SKPD. Apabila SPP-GU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM. Rancangan SPM SPM 6. SPP-GU dan Dokumen Lain 7. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Rincian SPP-GU .Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Penelitian SPP-GU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. 8. Jika SPP-GU dinyatakan tidak lengkap. 2.B. Bendahara membuat SPP-GU beserta dokumen lainnya.Ringkasan SPP-GU . Bendahara menyerahkan SPP-GU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. 9.

Penerbitan SP2D-GU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 14. Buku Pembantu Pajak 4.6. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 40 . Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Pembelanjaan Dana GU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B.6.6.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Panjar 5.3.3.B. Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.A Dari B. Pengajuan SPP-GU Kuasa BUD SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Bukti atas penyetoran PPN/PPh Bank SP2D Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan 14.1.6. Pembelanjaan Dana GU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 14. Surat Pengesahan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya 3.2.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.

Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. 2. 7.Buku Kas Pengeluaran 6. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterima pengajuan SPM. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet (Dari Bank) pada dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Pajak . 5.Buku Pembantu Simpanan Bank .Bukti atas penyetoran PPN/PPh 4. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.6. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3.B. yang terdiri dari: . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D yaitu: . Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. yang terdiri dari: .Surat Pengesahan SPJ Bendahara Pengeluaran periode sebelumnya .Ringkasan pengeluaran per rincian objek disertai bukti pengeluaran yg sah & lengkap .BKU Pengeluaran .2 Penerbitan SP2D-GU Uraian 1.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.Buku Pembantu Panjar .Buku Kas Penerimaan . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 41 .

E Bukti Pembayaran 42 .6.D Ke B.4.5. Pembuatan SPJ dan D.6.B Dari B.2.3. Penerbitan SP2D GU Ke D.6. Pembelanjaan Dana GU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa 14. Penerbitan SP2D GU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Uang SP2D SP2D Bukti Pembayaran Uang 14. SPJ dengan Bendahara Pembantu 14.B.2.

Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Berdasarkan SP2D yang diterima. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Bukti Pembayaran 43 .6. 2. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Pencairan Dana 3. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran.3 Pembelanjaan Dana GU Uraian Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Penyedia Barang & Jasa Dari Kuasa BUD 1. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang serta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran.B. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bank mencairkan dana.

1.7. Pengajuan SPP-TU Bendahara Pengeluaran PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B. Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Ke B. Ringkasan SPP-TU 3. Penerbitan SP2D-TU Register SPM TU 44 . Salinan SPD 6. Penyediaan Dana SPD SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-TU SPD SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain DPA SKPD SPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Pembuatan SPP-TU SPD Lengkap Register SPP-TU Ya Pembuatan SPM Tidak Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Otorisasi 15.A Dokumen SPP-TU Terdiri dari: 1.2. Surat Pengantar SPP-TU 2. Surat Pengesahan SPJ 5.7. Rincian SPP-TU (Jenis Belanja) 4. Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU 7.4.B.

9. SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 7.Rincian SPP-TU . PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Lampiran lain SPP-TU dan Dokumen Lain SPP-TU dan Dokumen Lain 3. Bendahara membuat SPPTU beserta dokumen lainnya.Surat Keterangan penjelasan keperluan pengisian TU .1 Pengajuan SPP-TU Uraian 1.Surat Pengesahan SPJ atas penggunaan dana SPPTU sebelumnya . SPJ Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. yang terdiri dari: .Ringkasan SPP-TU . Berdasarkan SPD dan SPJ. DPA 4.7.Surat Pengantar SPP-TU . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-TU diterima. Jika SPP-TU dinyatakan tidak lengkap. SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM 1 hari kerja sejak SPP diterima 45 . Bendahara menyerahkan SPP-TU beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-TU. PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-TU berdasarkan DPA-SKPD dan SPD. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.B. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK SKPD. 8.Salinan SPD . Tidak Lengkap Penelitian SPP-TU Lengkap 2 hari kerja sejak SPP diterima 5. Rancangan SPM 6. Apabila SPP-TU dinyatakan lengkap maka PPK-SKPD membuat Rancangan SPM.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.

Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.1.B Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Ke B.7.Surat Pernyataan tanggung jawab PA/Kuasa PA Penelitian Kelengkapan 15.A Dari B.2. Penerbitan SP2D-TU Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD Bank 15.7. BKU Pengeluaran 2. Pembelanjaan Dana TU Pencatatan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D 15.7.D Nota Debet Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.3. Pengajuan SPP-TU SPM SP2D Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: . Pembelanjaan Dana TU Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Penerbitan SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D Dari B. Buku Pembantu Panjar 5.7.B. Buku Pembantu Pajak 4.3. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Register SP2D 46 .

Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pd dokumen Penatausahaan. 7.BKU Pengeluaran . 5. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan. yang terdiri dari: . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 47 . 2. Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D adalah: .Buku Pembantu Simpanan Bank . 3. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap.Buku Kas Pengeluaran 6.7.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran SP2D Pengguna Anggaran SPM Bendahara Pengeluaran Kuasa BUD SPM Bank Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank Nota Debet SP2D 4. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. yang terdiri dari: .Buku Kas Penerimaan .B. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SPP-TU dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SPP-TU dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Buku Pembantu Panjar .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8.2 Penerbitan SP2D-TU Uraian 1. SP2D ini diserahkan kepada Bank dan Pengguna Anggaran.Buku Pembantu Pajak . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara.

Penerbitan SP2D TU Bukti Pembayaran Uang SP2D Penerimaan Uang Pencairan Dana Bukti Pembayaran Uang SP2D SP2D Nota Debet Nota Debet Pembayaran ke Pihak Ketiga Bukti Pembayaran Uang 15.3.E Bukti Pembayaran 48 .5.D Ke B.7.7.4.2.2.7. Pembelanjaan Dana TU Bendahara Pengeluaran Bank Pihak Ketiga 15. SPJ dengan Bendahara Pembantu 15. Penerbitan SP2D TU Ke D.B Dari B. Pembuatan SPJ dan D.B.

B. Setelah menerima uang dan Bukti Pembayaran. Bukti Pembayaran Uang Bukti Pembayaran Uang 5. 3.3 Pembelanjaan Dana TU Uraian 1. Pihak Ketiga menandatangani Bukti Pembayaran kemudian mengembalikan Bukti Pembayaran kepada Bendahara Pengeluaran. Bank mencairkan dana. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.7. Bendahara Pengeluaran membuat Bukti Pembayaran dan menyerahkan uang beserta Bukti Pembayaran kepada Pihak Ketiga. Bank kemudian menyerahkan uang kepada Bendahara Pengeluaran dan membuat Nota Debet. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bukti Pembayaran 49 . Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD 2. Pencairan Dana Uang Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 4. Berdasarkan SP2D yang diterima.

A Lampiran Dokumen SPP-LS Gaji: 1. Penyediaan Dana Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain DPA SKPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Pembuatan Surat Penolakan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi Surat Penolakan Penerbitan SPM SPD Lengkap Register SPP-GU Ya Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Pembayaran Gaji Induk 2. Lampiran SPP-LS Gaji Pembuatan SPM Tidak Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan Rancangan SPM SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Rancangan SPM Otorisasi 16.B.. Surat Pengantar SPP-LS Gaji 2. Kekurangan Gaji 4. Register SPM LS Gaji Ke B.8. Rincian SPP-LS Gaji 4.1. Gaji Susulan 3.4. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 12 Dari B.2. ……………………. Ringkasan SPP-LS Gaji 3. Penerbitan SP2D-LS Gaji 50 . Gaji Terusan 5.8.

SPP-LS dan Dokumen Lain 7. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8.8. Bendahara membuat SPP-Gaji beserta dokumen lainnya.Kekurangan Gaji .Dll SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain SPP-LS Gaji dan Dokumen Lain 3.Lampiran yang terdiri dari: . Jika SPP-LS Gaji dinyatakan tidak lengkap. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 6. Berdasarkan SPD. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS Gaji diterima.Gaji Susulan . Surat Penolakan Penerbitan SPM 51 .B. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara dan PPK-SKPD.Surat Pengantar SPP-LS Gaji .Rincian SPP-LS Gaji . Bendahara Pengeluaran SPD PPK SKPD Pengguna Anggaran SPD SPD 2. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS Gaji.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. PPK-SKPD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Apabila SPP-LS Gaji dinyatakan lengkap maka PPKSKPD membuat Rancangan SPM.Ringkasan SPP-LS Gaji . Bendahara menyerahkan SPP-LS Gaji beserta dokumen lain kepada PPK-SKPD. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Gaji Lengkap 5.Gaji Terusan . PPK-SKPD meneliti kelengkapan SPP-LS Gaji berdasar SPD dan DPA-SKPD.Pembayaran Gaji Induk . paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. yang terdiri dari: . PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.1 Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. DPA 4.

BKU Pengeluaran 2. Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM 16. Pembelanjaan Dana Gaji SP2D Dokumen Penatausahaan Ke B.3. Pembelanjaan Dana Gaji Register SP2D 52 .B. Buku Pembantu Panjar 5.1. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek Dari B.3.8.8. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Pencatatan SP2D Dokumen Penatausahaan Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 16.C Nota Debet Pencatatan 16. Buku Pembantu Pajak 4.B Mencakup: 1.8. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Pengajuan SPP-LS Gaji & Tunjangan Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.8.2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.A Dari B.

Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek Dokumen Penatausahaan 8.8. SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 7.Buku Kas Pengeluaran SP2D Dokumen Penatausahaan 6.BKU Pengeluaran . Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 53 . Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM 2. yang terdiri dari: .B. yang terdiri dari: .Buku Pembantu Pajak .2 Penerbitan SP2D-LS Gaji & Tunjangan Uraian 1. Penelitian Kelengkapan Tidak Lengkap Lengkap 3. Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima 1 hari kerja sejak SPM diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran . Bila SPM dinyatakan lengkap maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM.Buku Kas Penerimaan .Buku Pembantu Simpanan Bank . 5. Bendahara mencatat SP2D pada dokumen Penatausahaan.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet 4. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet pada dokumen Penatausahaan.Buku Pembantu Panjar . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .

C PNS Daerah Ke B.B.8.B Dari B.3. Pembelanjaan Dana Gaji Bendahara Pengeluaran Bank 16.8. Penerbitan SP2D LS Gaji Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 54 .8.2. Penerbitan SP2D LS Gaji SP2D SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 16.2.

Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank. Berdasarkan SP2D yang diterima.8.3 Pembelanjaan Dana Gaji & Tunjangan Uraian 1. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3. Uang Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada Penerima Gaji PNS Daerah Uang Dapat Juga Ditransfer Langsung Ke Rekening PNS Daerah Penerima Gaji 55 . Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.B. Bendahara Pengeluaran SP2D Bank SP2D 2. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada Penerima Gaji.

9.2.4.9.B. Penyediaan Dana Disertai Berita Acara Penyerahan Barang SPD SPD Pelaksanaan Lelang Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan SPD SPD Keputusan Lelang Pelaksanaan Pekerjaan 17. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran Pihak Ketiga 12 Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Acara Berita Penyelesaian Pekerjaan Dari B.1.A Pembuatan Kontrak Pekerjaan Ke D. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Kontrak Pekerjaan Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Acara Berita Penyelesaian Berita Acara Pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan 56 .

Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 5. Pengguna Anggaran menyerahkan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Pihak Ketiga. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kepada Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD Pihak Ketiga Pelaksanaan lelang pekerjaan 2. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Disertai Berita Acara Penyerahan Barang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 57 .1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa Uraian 1.B. Pihak Ketiga menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada PPTK. Pihak Ketiga melaksanakan pekerjaan dan membuat Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan. Setelah keluar dokumen Keputusan Lelang. Keputusan Lelang Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 3. PPTK menyerahkan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan & Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan kepada Bendahara Pengeluaran. Pengguna Anggaran membuat Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan 6.9. Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan 4. melaksanakan lelang pekerjaan.

A Dari B. SPP-LS dan Dokumen Lain Rancangan SPM Otorisasi 17. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c. ……………………. Lampiran SPP-LS: a.9.2.. Surat Pengantar SPP-LS 2. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa PPK SKPD Pengguna Anggaran Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM Rancangan SPM Rancangan SPM Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1. Ringkasan SPP-LS 3. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran 17.9.B Register SPM LS Barang & Jasa Ke B. Salinan SPD b. Rincian SPP-LS (Jenis Belanja) 4.1.B.9. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa 58 .2.

PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS.Rincian SPP-LS Barang & Jasa Lampiran SPP-LS: . Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. Rancangan SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 5.B.9. Dokumen lain tersebut terdiri dari: .Dll Bendahara Pengeluaran Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan PPK-SKPD Pengguna Anggaran SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan.Salinan SPD . Berdasar SPD. maka PPK-SKPD membuat SPM. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. 6.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . dan Kontrak Pelaksanaan Pekerjaan. Surat Penolakan Penerbitan SPM 59 . SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain. paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima.Surat Pengantar SPP-LS Barang & Jasa .2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Uraian 1. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap.Ringkasan SPP-LS Barang & Jasa . DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 7.

9. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Mencakup: 1.D Nota Debet Pencatatan Pencatatan Dari B.B.9. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD 17. BKU Pengeluaran 2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Bendahara Pengeluaran Dari B.4. Buku Pembantu Panjar 5.C Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D Ke B. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Penelitian Kelengkapan 17. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan SP2D Register SP2D 60 .B Pembuatan SPM SPM Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.4.9.3. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa Pengguna Anggaran Kuasa BUD SPM BANK SP2D 17.2.9.

7.Surat Pernyataan tanggung jawab Pengguna Anggaran/ Kuasa Pengguna Anggaran . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bank dan Pengguna Anggaran.B.Buku Pembantu Simpanan/ Bank .BKU Pengeluaran . 6.Buku Pembantu Panjar . Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .Buku Pembantu Pajak .3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa Uraian 1.Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. 3. 5.9. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 61 . Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM BANK Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima Dari Bank SP2D Nota Debet SP2D Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 9. Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap.

9.3.B. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa SP2D Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet Uang Ditransfer ke Rekening Pihak Ketiga 17.C Dari B.D Ke B. Penerbitan SP2D LS Barang & Jasa 62 .3.9.9. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Pihak Ketiga Bank 17.4.

Uang Nota Debet 2. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.B. Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga.9. Uang Diserahkan ke Kuasa BUD 63 . Berdasarkan SP2D yang diterima. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD.4 Pembelanjaan Dana Barang & Jasa Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1.

A Surat Perintah dan atau SPPD Surat Perintah dan atau SPPD SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas Ke D.1. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 64 .10. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPTK Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran PNS Daerah SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas 12 Dari B.4.2.B. Penyediaan Dana SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD SPD SPD Penugasan SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD Pelaksanaan Tugas SK Tim SK Tim 18.8.

Untuk penugasan. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 4.10. Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim 65 .B. PNS Daerah menyerahkan SK Tim. PPTK Bendahara Pengeluaran SPD Pengguna Anggaran SPD PNS Daerah 2. Pengguna Anggaran menyerahkan SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD kepada PNS Daerah. Pengguna Anggaran menyerahkan SPD kpd Bendahara Pengeluaran dan berdasarkan SPD tersebut Pengguna Anggaran melakukan penugasan. PNS Daerah melaksanakan tugas dan membuat dokumen Laporan Pelaksanaan Tugas. Pengguna Anggaran membuat dokumen SK Tim dan Surat Perintah dan atau SPPD. dan Laporan Pelaksanaan Tugas kepada PPTK. PPTK menyerahkan ketiga dokumen ini kepada Bendahara Pengeluaran. SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD 3.1 Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Surat Perintah dan atau SPPD. 6. Laporan Pelaksanaan Tugas SK Tim Laporan Pelaksanaan Tugas Surat Perintah dan atau SPPD 5.

Lampiran SPP-LS: a. Rincian SPP-LS 4. Pelaksanaan Pengeluaran Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga PPK SKPD Pengguna Anggaran SK Tim Surat Perintah dan atau SPPD Laporan Pelaksanaan Tugas SPD SPD SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Pembuatan SPP-LS Laporan Pelaksanaan Tugas SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain SPD Pembuatan Surat Penolakan SPM Penolakan SPM Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPP Diterima Surat Perintah dan atau SPPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Otorisasi SPD Register SPP-LS SK Tim Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM SPM Otorisasi 18. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c.2. Salinan SPD b. SPP-LS dan Dokumen Lain Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B.10. Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran 18.2.1. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 66 .. ……………………. Surat Pengantar SPP-LS 2.B.10.10. Ringkasan SPP-LS 3.A Dari B.B Penerbitan SPM Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPP Diterima SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.

B.10.Ringkasan SPP-LS . SK Tim. Surat Penolakan Penerbitan SPM 67 .Dll Bendahara Pengeluaran Berita Acara Penyelesaian Tugas PPK SKPD Pengguna Anggaran Surat Tugas SPD SPP-LS dan Dokumen Lain 2. Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS SPD SPD Lengkap 4. Bila SPP-LS dinyatakan lengkap. 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 8.SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . DPA SPP-LS dan Dokumen Lain 3. Dokumen lain tersebut terdiri dari: . Surat Penolakan Penerbitan SPM 7. Laporan Pelaksanaan TUgas. SPM 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM 5.Salinan SPD . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. PPK-SKPD meneliti kelengkapan dokumen SPP-LS berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA SKPD. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPPLS beserta dokumen lain kepada PPKSKPD untuk diteliti. Berdasar SPD.Surat Pengantar SPP-LS . Pembuatan SPM paling lambat 2 hari kerja sejak SPP diterima. Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. 6. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap.Rincian SPP-LS Lampiran: .2 Pengajuan SPP-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Bendahara Pengeluaran membuat SPP-LS dan dokumen lain.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . maka PPK-SKPD membuat SPM. PPK-SPKD menyerahkan SPM kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi. PPK SKPD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM. Surat Perintah dan atau SPPD.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.

Buku Rekap Pengeluaran per rincian objek 18.10.D Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPD Nota Debet Pencatatan Dari B.B. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2.10. Buku Pembantu Panjar 5.10.3. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap Kuasa BUD SPM Dari B. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3.C Ke B. BKU Pengeluaran 2.4. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Register SP2D 68 .B Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1.2. Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran 18. Pengajuan SPPLS Gaji & Tunjangan Pembuatan SPM SPM Penelitian Kelengkapan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima Surat Penolakan Penerbitan SP2D Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Lengkap Ya Penerbitan SP2D SP2D Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima SP2D Pencatatan SP2D SP2D SP2D Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D Dokumen Penatausahaan Mencakup: 1.4. Buku Pembantu Pajak 4.10. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga SP2D Dokumen Penatausahaan 18.

3 Penerbitan SP2D-LS Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Uraian 1. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM Surat Penolakan Penerbitan SP2D 1 hari kerja sejak SPM diterima 69 . Bila dokumen SPM dinyatakan lengkap. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap. Kuasa BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dlm dokumen Penatausahaan.B. 3. Bendahara Pengeluaran mencatat SP2D ke dalam dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: .Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran .Buku Pembantu Panjar . Pengguna Anggaran menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran. Kuasa BUD meneliti kelengkapan dokumen SPM. 6.BKU Pengeluaran . Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: .Buku Pembantu Pajak .Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4.Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 8. Pengguna Anggaran menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD.10. 5. 2. 7.Buku Pembantu Simpanan/ Bank . Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya pengajuan SPM. Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima SP2D SP2D Bendahara Pengeluaran Pengguna Anggaran SPM Kuasa BUD SPM Tidak Lengkap Penelitian Kelengkapan Lengkap 2 hari kerja sejak SPM diterima SP2D Dari Bank Nota Debet Dokumen Penatausahaan Dokumen Penatausahaan Surat Penolakan Penerbitan SP2D 9. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Pengguna Anggaran.

10.4.3.B. Pembelanjaan Dana Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga Bendahara Pengeluaran Bank SP2D Uang Ditransfer Ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk Didistribusikan Kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas Pencairan Dana Uang Uang SP2D Nota Debet Nota Debet 18.10.D Ke B. Penerbitan SP2D Barang & Jasa – Non Pihak Ketiga 70 .

Berdasarkan SP2D yang diterima.B.Non Pihak Ketiga Uraian 1. Bendahara Pengeluaran Dari Kuasa BUD Bank SP2D 2. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 3.4 Pembelanjaan Dana LS Barang & Jasa . Uang 71 . Bendahara Pengeluaran menyerahkan SP2D kepada Bank.10. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet. Bank mentransfer uang ke Rekening Bendahara Pengeluaran untuk didistribusikan kepada PNS Daerah Pelaksana Tugas.

Lampiran SPP-LS: a.A Register SPM LS Barang & Jasa Non Pihak Ketiga Ke B. Bunga. Subsidi. Salinan SPD b. SPP-LS dan Dokumen Lain SPM SPM Otorisasi 19. Hibah.. Pengajuan SPP-LS – Bunga.11. Surat Pengantar SPP-LS 2. Penerbitan SP2D-LS – Bunga. Bunga. ……………………. Rincian SPP-LS (Rincian Objek) 4.1.2. Subsidi.B. Hibah Keputusan KDH – Subsidi. Bantuan. Hibah SPD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Ringkasan SPP-LS 3. Bunga. Bagi Hasil & Pembiayaan Bendahara Pengeluaran SKPKD PPK SKPKD PPKD Pembuatan Keputusan KDH – Subsidi. Bunga. Hibah SPD SPP-LS dan Dokumen Lain dan SPP-LS Dokumen Lain SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Lengkap Tidak Surat Penolakan Penerbitan SPM Surat Penolakan Penerbitan SPM Register SPP-LS Ya Pembuatan SPM Register Surat Penolakan Penerbitan SPM SPM SPM Dokumen SPP-LS Terdiri Dari: 1.11. Hibah 72 . Hibah SPD Pembuatan SPP-LS SPP-LS dan Dokumen Lain DPA SKPD Penelitian SPP-LS DPA SKPD Otorisasi Pembuatan Surat Penolakan SPM SPD Surat Penolakan Penerbitan SPM Keputusan KDH – Subsidi. Salinan Surat Rekomendasi SKPD Terkait c.

Bendahara Pengeluaran SKPKD menyerahkan SPP-LS beserta dokumen lain kepada PPK-SKPKD untuk diteliti. 7. Berdasarkan kedua dokumen ini. PPK-SKPKD membuat SPM.Surat Pengantar SPP-LS . Surat Penolakan Penerbitan SPM diberikan kepada Bendahara agar Bendahara melakukan penyempurnaan SPP-LS. PPK-SKPKD meneliti SPP-LS beserta dokumen lain berdasarkan SPD yang diterima dari Pengguna Anggaran dan DPA-SKPD. Hibah kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD. Bendahara Pengeluaran SKPKD membuat SPP-LS & Dokumen Lain.Dll 3.1 Pengajuan SPP-LS – Subsidi.11.B. SPP-LS dan Dokumen Lain SPP-LS dan Dokumen Lain DPA Tidak Lengkap Penelitian SPP-LS Lengkap Rancangan SPM SPD 2 hari kerja sejak SPP diterima SPM SPP-LS dan Dokumen Lain Surat Penolakan Penerbitan SPM SPP-LS dan Dokumen Lain 8. Bunga.Salinan Surat Rekomendasi dari SKPD terkait . Hibah PPK SKPKD PPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. 5. 6. yang terdiri dari: . Penolakan SPM paling lambat 1 hari kerja sejak SPP-LS diterima. paling lambat 2 hari kerja sejak diterimanya SPP. Bunga.Rincian SPP-LS Lampiran: . Hibah. Surat Penolakan Penerbitan SPM 73 .SSP disertai faktur pajak yang ditandatangani WP . Setelah diteliti dan dinyatakan lengkap. 4. PPK SKPKD akan menerbitkan Surat Penolakan SPM.Surat Penolakan Penerbitan SPM ini kemudian diberikan PPK-SKPKD kepada PPKD untuk diotorisasi. Bagi Hasil & Pembiayaan Uraian 1. Bunga. PPK-SKPKD menyerahkan SPM kepada PPKD untuk diotorisasi. Jika SPP-LS dinyatakan tidak lengkap. SPP-LS dan Dokumen Lain 1 hari kerja sejak SPP diterima Surat Penolakan Penerbitan SPM 9. Bantuan. Hibah 2.Ringkasan SPP-LS . Bendahara Pengeluaran SKPKD SPD Keputusan KDH – Subsidi. Bunga.Salinan SPD . PPKD menyerahkan SPD dan Keputusan KDH Subsidi.

B.11.2. Penerbitan SP2D-LS - Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Bendahara Pengeluaran SKPKD
SPM

Kuasa BUD
19.A

PPKD
Dari B.11.1. Pengajuan SPP-LS Bunga, Subsidi, Hibah

BANK

Penelitian Kelengkapan

Kelengkapan Dokumen untuk Penerbitan SP2D: 1. Surat Pernyataan tanggung jawab PA / Kuasa PA 2. Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap

Pembuatan SPM

SP2D

SPM Pembuatan Surat Penolakan Penerbitan SP2D Surat Penolakan Penerbitan Penolakan Surat SP2D Penerbitan SP2D Penolakan SP2D Paling Lambat 1 Hari Kerja Sejak SPM Diterima 19.B

Lengkap

Tidak

Ya Penerbitan SP2D
Penerbitan SP2D Paling Lambat 2 Hari Kerja Sejak SPM Diterima

Ke B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah

Register Surat Penolakan Penerbitan SP2D SP2D SP2D SP2D SP2D Dari B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah 19.C SP2D

SP2D

Otorisasi

Pencatatan

Nota Debet

Pencatatan

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Mencakup: 1. BKU Pengeluaran 2. Buku Pembantu Simpanan/Bank 3. Buku Pembantu Pajak 4. Buku Pembantu Panjar 5. Buku Rekapitulasi Pengeluaran per rincian objek

SP2D

Dokumen Penatausahaan

Diregister untuk keperluan pencatatan di PPK-SKPKD

Register SP2D

74

B.11.2 Penerbitan SP2D-LS – Subsidi, Bunga, Hibah, Bantuan, Bagi Hasil & Pembiayaan
Uraian
1. PPKD menyerahkan SPM kepada Kuasa BUD. 2. Kuasa BUD meneliti kelengkapan SPM. 3. Jika dinyatakan lengkap, maka Kuasa BUD menerbitkan SP2D paling lambat 2 hari kerja sejak pengajuan SPM diterima. Kelengkapan dokumen untuk penerbitan SP2D: - Surat Pernyataan tangung jawab Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran - Bukti-bukti pengeluaran yang sah dan lengkap 4. Kuasa BUD menyerahkan SP2D kepada Bendahara Pengeluaran SKPKD dan PPKD. 5. Sedangkan BUD sendiri harus mencatat SP2D dan Nota Debet ke dokumen Penatausahaan. 6. Bendahara Pengeluaran SKPKD mencatat SP2D ke dalam Dokumen Penatausahaan yang terdiri dari: - BKU Pengeluaran - Buku Pembantu Simpanan/ Bank - Buku Pembantu Pajak - Buku Pembantu Panjar - Buku Rekapitulasi Pengeluaran Per Rincian Objek 7. PPKD mengotorisasi SP2D dan menyerahkannya kepada Bank. 8. Apabila SPM dinyatakan tidak lengkap, Kuasa BUD menerbitkan surat penolakan penerbitan SP2D paling lambat 1 hari kerja sejak SPM diterima
SP2D 2 hari kerja sejak SPM diterima

Bendahara Pengeluaran SKPKD

Kuasa BUD
SPM

PPKD
SPM

BANK

Penelitian Kelengkapan

Tidak Lengkap

Lengkap

SP2D

Dari Bank Nota Debet SP2D

Dokumen Penatausahaan

Dokumen Penatausahaan

SP2D

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

9. Surat penolakan penerbitan SP2D ini diserahkan kepada Pengguna Anggaran agar dilakukan penyempurnaan SPM

1 hari kerja sejak SPM diterima

Surat Penolakan Penerbitan SP2D

75

B.11.3. Pembelanjaan Dana Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan
Pihak Ketiga Bank

19.B

Dari B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

SP2D

Pencairan Dana

Uang

Uang

SP2D

Nota Debet Nota Debet

19.C

Ke B.11.2. Penerbitan SP2D LS Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan dan Pembiayaan

76

3 Pembelanjaan Dana Bunga. Uang Nota Debet Diserahkan ke Kuasa BUD 2. Subsidi. Bank mencairkan dana dan membuat Nota Debet.11. Uang 77 . Bank membayarkan/mentransfer uang kepada Pihak Ketiga. Nota Debet ini kemudian diserahkan kepada Kuasa BUD. Bantuan Bagi Hasil dan Pembiayaan Uraian Pihak Ketiga Dari Kuasa BUD Bank SP2D 1. Hibah.B. Berdasarkan SP2D yang diterima.

12.B. Pembentukan Dana Cadangan Kuasa BUD PPKD Penetapan Perda Pembentukan Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Penyisihan Dana Cadangan Tidak Verifikasi Kecukupan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan Perda Dana Cadangan Pemilihan Program/Kegiatan Cukup Pembuatan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Pencatatan Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Surat Perintah Pemindahbukuan Ya Setuju Tidak Dokumen Penatausahaan Surat Perintah Pemindahbukuan Bank 78 .

BUD menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada PPKD. Penyisihan Dana Cadangan 4. BUD menyisihkan Dana Cadangan. PPKD menyetujui Surat Perintah Pemindahbukuan dan menyerahkannya kembali kepada BUD.12 Pembentukan Dana Cadangan Uraian 1. Surat Perintah Pemindahbukuan 6. Perda Dana Cadangan Daftar Program/ Kegiatan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 3. Kemudian BUD memverifikasi kecukupan Dana Cadangan. BUD mencatat Surat Perintah Pemindahbukuan dalam Dokumen Penatausahaan dan menyerahkan Surat Perintah Pemindahbukuan kepada Bank. Daftar Program/ Kegiatan Kuasa BUD PPKD Perda Dana Cadangan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan 2. Surat Perintah Pemindahbukuan 8. PPKD menyerahkan ke tiga dokumen ini kepada BUD.B. PPKD memilih Program/Kegiatan untuk menghasilkan dokumen Daftar Program/Kegiatan dan Daftar Kebutuhan Dana Cadangan. Berdasarkan Perda Dana Cadangan. Dokumen Penatausahaan Bank 79 . Verifikasi Kecukupan 5. Berdasarkan ke tiga dokumen ini. Jika dinyatakan cukup. Surat Perintah Pemindahbukuan 7. maka BUD membuat Surat Perintah Pemindahbukuan.

Pembelanjaan Dana UP PPK SKPD 15.register penutupan kas. 80 .buku kas umum.bukti atas penyetoran PPN/PPh d.13 Pembuatan SPJ Bendahara Pengeluaran 13.E Dari B.6.7.5.3.3. SPJ dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Pencatatan Bukti Bukti Pembayaran Pembayaran Bukti Pembayaran Pengesahan SPJ Verifikasi BKU Pengeluaran Buku Pajak Buku Panjar Buku Simpanan/ Bank Buku Rekap Pengeluaran Per Objek SPJ Pengeluaran Pembantu Surat Penolakan SPJ Surat Penolakan SPJ Tidak Surat Pengesahan SPJSurat Pengesahan SPJ SPJ Pengeluaran Menyetujui Register Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Pengeluaran Ya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Register Penolakan SPJ Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Penyerahan SPJ ke Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya Register Penerimaan SPJ BUD Menjadi Dasar Pengajuan SPP Surat Pengesahan SPJ Dokumen SPJ: a.3. b. Pembelanjaan Dana GU SPJ Pengeluaran SPJ Pengeluaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran Bukti Pembayaran 20 Dari B.14.E Dari B.E Dari B.ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai buktibukti yang sah c.B. Pembelanjaan Dana TU Kepala SKPD SPJ Pengeluaran 14.

b. Kepala SKPD mengesahkan SPJ Pengeluaran.BKU Pengeluaran .13 Pembuatan SPJ Uraian 1. Berdasarkan lima dokumen tersebut ditambah dokumen SPJ Pengeluaran Pembantu. Bendahara Pengeluaran membuat SPJ Pengeluaran. SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya SPJ Pengeluaran 7. Bendahara Pengeluaran juga harus menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.Buku Pembantu Simpanan/Bank . PPK-SKPD memverifikasi SPJ Pengeluaran. Verifikasi 6. PPK-SKPD menyampaikan SPJ Pengeluaran kepada Kepala SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya.Buku Pembantu Panjar . Surat Pengesahan SPJ 81 .Buku Pembantu Pajak . Ringkasan pengeluaran per rincian obyek disertai bukti-bukti yang sah c. Bukti atas penyetoran PPN/PPh d. Bendahara Pengeluaran menyerahkan SPJ Pengeluaran kepada PPK-SKPD. Register penutupan kas.Buku Rekap Pengeluaran Per Objek Buku Simpanan/ Bank Buku Pajak Buku Panjar Buku Rekap Pengeluaran Per Objek 3. Bendahara Pengeluaran Bukti Transaksi UPGU-TU PPK SKPD Kepala SKPD BKU 2. Buku kas umum. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . Dokumen SPJ: a. BUD SPJ Pengeluaran 5. Surat Pengesahan SPJ 8. Apabila disetujui. SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Tgl 10 bln berikutnya 4.B. Bendahara Pengeluaran melakukan pencatatan bukti-bukti pembelanjaan dana. Kepala SKPD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Bendahara Pengeluaran.

buku pajak PPN/PPh c. SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Bendahara Pengeluaran Pembantu 13.E Dari B.E Dari B. Pembelanjaan Dana GU 15.13. Pembelanjaan Dana TU 14.bukti pengeluaran yang sah Ke B. Pembelanjaan Dana UP Bendahara Pengeluaran Dari B. dan Analisis Bukti Bukti Transaksi Bukti Transaksi Transaksi Pencatatan Paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu Tidak Menyetujui Ya Pembuatan SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/ PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu SPJ Pengeluaran Pembantu 20 Dokumen SPJ Pembantu: a.7.6.E SPJ Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Transaksi Verifikasi. SPJ 82 . Evaluasi.14.B.3.3.buku kas umum b.5.3.

Bendahara Pengeluaran akan menggunakan SPJ Pengeluaran Pembantu dalam proses pembuatan SPJ. Bendahara Pengeluaran memverifikasi. Verifikasi.Bukti pengeluaran yang sah SPJ Pengeluaran Pembantu Tgl 5 bln berikutnya 4. SPJ Pengeluaran Pembantu 83 . dan menganalisa SPJ Pengeluaran Pembantu.Buku Pajak PPN/PPh . Setelah disetujui.Buku Pajak PPN/PPh Pembantu .Buku Kas Pengeluaran Pembantu . Dokumen SPJ Pembantu: . Berdasarkan ke tiga dokumen tadi. dan Analisis 6. Bendahara Pengeluaran Pembantu membuat SPJ Pengeluaran Pembantu. Dari proses pencatatan ini dihasilkan dokumen sebagai berikut: . SPJ Pengeluaran Pembantu 5. Bendahara Pengeluaran Pembantu mencatat buktibukti transaksi pembelanjaan dana. Bendahara Pengeluaran Pembantu menyerahkan SPJ Pengeluaran Pembantu kepada Bendahara Pengeluaran paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. mengevaluasi. Evaluasi.Buku Panjar Pembantu Buku Kas Pengeluaran Pembantu Buku Pajak PPN/PPh Pembantu Buku Panjar Pembantu 3.B. Bendahara Pengeluaran Pembantu Bukti Transaksi UPGU-TU Bendahara Pengeluaran 2.14 SPJ Dengan Bendahara Pengeluaran Pembantu Uraian 1.BKU .

.

2.1.1.2.2) SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Pembantu 85 .1) Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan Pembantu (C.1.Penatausahaan Penerimaan Pelaksanaan Pendapatan – Bendahara Penerimaan (C.3) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Lain (C.1) Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu (C.1.4) STS SKP Daerah / SKR Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Penatausahaan Penerimaan (C.2) Pelaksanaan Pendapatan – Bank Kasda (C.

Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BANK SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti Surat Tanda Bukti lain yg Sah Pembayaran / Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.C.1.A Ke C. Penatausahaan Penerimaan Disampaikan kepada BUD 86 .1.2.1.

Setelah diverifikasi. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan sejumlah uang yang tertera dalam SKP Daerah/ SKR kepada Bendahara Penerimaan. Bank membuat Nota Kredit dan mengotorisasi STS. Verifikasi 5.1 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Uraian 1. Bendahara Penerimaan memverifikasi kesesuaian jumlah uang yang diterimanya dengan dokumen SKP Daerah/ SKR yang diterimanya dari Pengguna Anggaran. Bank kemudian menyerahkan kembali STS kepada Bendahara Penerimaan.C. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Uang STS Diserahkan ke BUD 7. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 6. Bendahara menyerahkan Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan menyerahkan uang yang diterimanya tadi beserta STS kepada Bank. Nota Kredit disampaikan kepada BUD Nota Kredit STS STS 87 .1. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank 3. Uang Uang 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Bendahara Penerimaan dan Wajib Pajak/Retribusi. Bendahara Penerimaan akan menerbitkan STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah.

C. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Penerimaan Pembantu Disampaikan kepada BUD 88 .2.B Ke C.2.1.2. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Wajib Pajak/Retribusi Bendahara Penerimaan Pembantu Pengguna Anggaran BANK Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang STS SKP Daerah / SKR Uang Verifikasi Penerimaan Surat Tanda Bukti Pembayaran / Surat Tanda Bukti Bukti lain Pembayaran / yg Sah Bukti lain yg Sah SKP Daerah / SKR Uang STS STS Nota Kredit STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah 21.

SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Pembantu SKP Daerah / SKR BANK 2. Jika sesuai maka Bendahara Penerimaan Pembantu membuat dokumen STS dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/ Bukti Lain yang Sah. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bendahara Penerimaan Pembantu sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR.2 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Penerimaan Pembantu Uraian 1. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang Diserahkan ke BUD 6.1. Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah STS Uang 5. Bendahara Penerimaan Pembantu memverifikasi uang yang diterimanya dengan SKP Daerah/SKR dari Pengguna Anggaran. Bank mengotorisasi STS dan menerbitkan Nota Kredit.C. Bendahara Penerimaan Pembantu menyerahkan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah kepada Wajib Pajak/Retribusi dan STS beserta uang kepada Bank. Bank mengembalikan STS Bendahara Penerimaan Pembantu. Nota Kredit disampaikan ke BUD Nota Kredit STS STS 89 . Verifikasi 4. Uang Uang 3. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan Pembantu.

C. Penatausahaan Penerimaan 90 .2.1. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Wajib Pajak/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Penerbitan SKP Daerah / SKR BUD SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR 21.A Ke C.1.3.

Uang Uang 3. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 91 . Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Kasda sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Bank Kasda menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada WP/Retribusi dan Nota Kredit kepada BUD. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 5. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan.C.1.3 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Kasda Uraian 1. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit 4. Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/SKR kepada Wajib Pajak/Retribusi dan Bendahara Penerimaan. Bank Kasda menerbitkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit. SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR WP/Retribusi Bank Kasda Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR BUD 2.

1.1. Penatausahaan Penerimaan 92 .C.A Ke C.4. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Wajib Pajak/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran Bank Kasda Penerbitan SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR Pembayaran Uang SKP Daerah / SKR Uang Uang Penerimaan Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) Nota Kredit Uang Nota Kredit Slip Setoran (Bukti Lain yg Sah) SKP Daerah / SKR Disampaikan kepada BUD 21.2.

Pengguna Anggaran menyerahkan SKP Daerah/ SKR kepada Wajib Pajak/ Retribusi dan Bendahara Penerimaan.4 Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bank Lain Uraian 1. WP/Retribusi menyerahkan Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah kepada Bendahara Penerimaan. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah Nota Kredit Nota Kredit Uang 4. Bank Lain membuat Slip Setoran/Bukti Lain yang Sah dan Nota Kredit serta menyerahkan uang kepada Bank Kasda.C. Wajib Pajak/Retribusi membayarkan uang kepada Bank Lain sejumlah yang tertera di SKP Daerah/SKR. Slip Setoran/ Bukti Lain yang Sah 93 .1. WP/Retribusi Bank Lain Bendahara Penerimaan Pengguna Anggaran SKP Daerah / SKR Bank Kasda SKP Daerah / SKR SKP Daerah / SKR 2. Uang Uang 3.

.1. Evaluasi. dan Analisis Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan 15 Ke D. Pelaksanaan Pendapatan Daerah (Bendahara Penerimaan. Bank Lain) PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD Paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Penatausahaan Penerimaan Dari C. C. Bank Kasda.4.1. C.BKU b.Bukti penerimaan lainnya yang sah. 94 .1.A Dari C. Penatausahaan Penerimaan Bendahara Penerimaan 21. Akuntansi SKPD SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu Pengesahan SPJ Pembuatan SPJ Penerimaan Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ Surat Pengesahan SPJ SPJ Penerimaan BKU Penerimaan Buku Pembantu (Rincian Obyek Penerimaan) Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan SPJ Penerimaan Lampiran SPJ Penerimaan: a.2.1.1.2.2.3.C..1.Buku pembantu per rincian objek penerimaan c.Buku rekapitulasi penerimaan harian d. Penatausahaan Penerimaan dengan Bendahara Pembantu SPJ Penerimaan 22 Otorisasi Verifikasi.

BUD menyerahkan Surat Pengesahan SPJ kepada Pengguna Anggaran. STS.2.BKU . 9. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah PPK SKPD Pengguna Anggaran BUD BKU Penerimaan Buku Pembantu Buku Rekapitulasi SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Tgl 10 bulan berikutnya SPJ Penerimaan Verifikasi. 7. Dalam rangka rekonsiliasi penerimaan. SKR. SKR. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian 3. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. dan menganalisis SPJ Penerimaan.C. BUD memverifikasi. Bendahara Penerimaan membuat SPJ Penerimaan.1 Penatausahaan Penerimaan Uraian 1. Kemudian BUD mengesahkan SPJ Penerimaan. dan Analisis Surat Pengesahan SPJ 95 . 8. 6. STS. Setelah diotorisasi.Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian . Dari proses penetausahaan penerimaan. 2.BKU Penerimaan .Bukti Penerimaan lain yg sah 4. Bendahara Penerimaan akan menghasilkan dokumen sebagai berikut: . Berdasarkan ke tiga dokumen tadi ditambah dokumen SPJ Penerimaan Pembantu. Lampiran SPJ Penerimaan: . mengevaluasi. Surat Pengesahan SPJ Dilakukan Dalam Rangka Rekonsiliasi Penerimaan Bendahara Penerimaan SKP Daerah.Buku Pembantu Per Rincian Objek Penerimaan . Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. Pengguna Anggaran menyerahkan SPJ Penerimaan kepada BUD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. 5.Buku Pembantu (Rincian Objek Penerimaan) . Bendahara Penerimaan menyerahkan SPJ Penerimaan kepada PPK-SKPD paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. PPK-SKPD menyerahkan SPJ Penerimaan kepada Pengguna Anggaran paling lambat tanggal 10 bulan berikutnya. Evaluasi.

Evaluasi. Penatausahaan Penerimaan 96 . dan Analisis SKP Daerah SKR STS Bukti Lain Yang Sah BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Pembuatan SPJ Pembantu 22 BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu SPJ Penerimaan Pembantu Ke C.1.1.2.B Dari C.C. Pelaksanaan Pendapatan Daerah – Bendahara Pembantu SKP Daerah / SKR STS Surat Tanda Bukti Pembayaran / Bukti lain yg Sah Paling lambat tanggal 5 (lima) bulan berikutnya SPJ Penerimaan Pembantu Penatausahaan Penerimaan Verifikasi. Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Bendahara Penerimaan Pembantu Bendahara Penerimaan 21.2.2.2.

Dari proses penatausahaan penerimaan.C. Bendahara Penerimaan memverifikasi. STS. Berdasarkan kedua dokumen ini. Evaluasi. SPJ Penerimaan Pembantu diserahkan Bendahara Penerimaan Pembantu kepada Bendahara Penerimaan paling lambat tanggal 5 bulan berikutnya. dan menganalisis dokumen ini.2. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah Bendahara Penerimaan 2. Verifikasi. SPJ Penerimaan Pembantu 5. SPJ Penerimaan Pembantu Tgl 5 bulan berikutnya 4. Bendahara Penerimaan Pembantu menghasilkan dokumen BKU Penerimaan Pembantu dan Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu. Bendahara Penerimaan Pembantu SKP Daerah. Berdasarkan dokumen SKP Daerah. SKR. SKR. mengevaluasi. dan Surat Tanda Bukti Pembayaran/Bukti Lain yang Sah. Bendahara Penerimaan Pembantu membuat SPJ Pembantu. Kemudian SPJ Penerimaan Pembantu digunakan dalam penatausahaan penerimaan. Bendahara Penerimaan melakukan penatausahaan penerimaan. SPJ Penerimaan Pembantu 97 . STS. dan Analisis 6.2 Penatausahaan Penerimaan Dengan Bendahara Pembantu Uraian 1. BKU Penerimaan Pembantu Buku Rekapitulasi Penerimaan Harian Pembantu 3.

.

Neraca. LAK. LAK.3) LK PEMDA (LRA. CALK) Akuntansi SKPKD (D. Neraca. LAK. Neraca. CALK) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (D.6) LK PEMDA (LRA.Akuntansi dan Pertanggungjawaban Akuntansi SKPD (D. LAK. CALK) Berupa Perda LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 99 . Neraca.2) LK SKPD (LRA.5) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan LK PEMDA (D. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca.1) Neraca Saldo SKPD Laporan Keuangan SKPD (D. CALK) Laporan Keuangan PEMDA (D.4) LK SKPKD (LRA.

1 Penatausahaan Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Pengelolaan Barang Daerah Terdiri Dari: 1. Berita Acara Serah Terima Barang 6. Laporan Keuangan SKPD 100 . SK Mutasi Barang 5. Berita Acara Penyelesaian Pekerjaan Terdiri Dari: 1. Berita Acara Penerimaan Barang 2.2. Akuntansi SKPD PPK SKPD Akuntansi Penerimaan Kas 15 Dari C. SK Penghapusan Barang 3. Berita Acara Pemusnahan Barang 6.1. SK Mutasi Barang 4. SK Penghapusan Barang 3. Surat Pengiriman Barang 4. Berita Acara Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Bukti Memorial Bukti Memorial PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum POSTING Buku Besar SKPD Neraca Saldo SKPD PEMBUATAN NERACA SALDO 23 Ke D. Berita Acara Penilaian 7. Berita Acara Pemusnahan Barang 5.2. Berita Acara Serah Terima Barang 7. Berita Acara Penerimaan Barang 2.D.

PPK-SKPD menjurnal: .BA Seraht Terima Barang .Bukti memorial transaksi Selain Kas dalam Register Jurnal Umum.BA Penilaian . Berdasarkan Buku Besar SKPD.SK Penghapusan Barang . Akuntansi SKPD Uraian 1.SK Mutasi Barang .BA Pemusnahan Barang . .BA Penilaian Akuntansi Penerimaan Kas PPK SKPD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset Akuntansi Selain Kas SPJ Penerimaan SPJ Pengeluaran SP2D Bukti Transaksi Bukti Transaksi Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum 2.BA Seraht Terima Barang . . PPK SKPD membuat Neraca Saldo SKPD. Jurnal-jurnal tersebut oleh PPKSKPD diposting ke Register Buku Besar SKPD. Register Buku Besar SKPD 3.BA Penerimaan Barang . .Surat Pengiriman Barang . Bukti Memorial transaksi Aset Tetap dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .D.Bukti memorial transaksi Aset Tetap dalam Register Jurnal Umum.SK Mutasi Barang .SPJ Pengeluaran dan SP2D dalam Register Jurnal Pengeluaran Kas.BA Pemusnahan Barang .SK Penghapusan Barang .BA Penyelesaian Pekerjaan Bukti Memorial transaksi Selain Kas dibuat berdasarkan bukti transaksi yang terdiri dari: .1.SPJ Penerimaan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas.BA Penerimaan Barang . Neraca Saldo SKPD 101 .

Laporan Keuangan SKPD PPK SKPD Pengguna Anggaran PPKD Dari D. CALK) 102 . CALK) Neraca Saldo SKPD 24 Pembuatan LK SKPD Otorisasi Ke D. Neraca. Laporan Keuangan PEMDA Laporan Keuangan SKPD (LRA.1. Neraca. Neraca. Neraca.4.D. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA.2. Akuntansi SKPD 23 Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK)Laporan Keuangan SKPD (LRA.

D. Pengguna Anggaran mengotorisasi Laporan Keuangan SKPD. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. PPK SKPD menyerahkan Laporan Keuangan SKPD kepada Pengguna Anggaran untuk diotorisasi.Catatan Atas Laporan Keuangan Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) 4.Laporan Realisasi Anggaran . Neraca. CALK) 3. Surat Pernyataan Laporan Keuangan SKPD (LRA. CALK) 2.2. Pengguna Anggaran menyerahkan Laporan Keuangan SKPD berikut Surat Pernyataan kepada PPKD Surat Pernyataan 103 . Laporan Keuangan SKPD Uraian PPK SKPD Neraca Saldo SKPD Pengguna Anggaran PPKD 1. dan membuat Surat Pernyataan. Neraca. PPK SKPD menyusun Laporan Keuangan SKPD yang terdiri dari: . Berdasarkan Neraca Saldo SKPD. Neraca.Neraca .

BA Penerimaan Barang 2. BA Serah Terima Barang 7. BA Penilaian 7.3. BA Pemusnahan Barang 5. CALK) Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Buku Besar SKPKD Pembuatan Neraca Saldo SKPKD Neraca Saldo SKPKD Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian dilampiri: 1. SK Mutasi Barang 5. SK Mutasi Barang 4.4. Nota Debet 2. BA Penyelesaian Pekerjaan Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Pengeluaran Kas Akuntansi Aset / Hutang Pengelolaan Barang /Hutang Daerah Terdiri Dari: 1. Neraca. Surat Pengiriman Barang 4. BA Serah Terima Barang 6. SK Penghapusan Barang 3. Laporan Keuangan PEMDA 104 . BA Penerimaan Barang 2. BA Pemusnahan Barang 6. BA Penilaian Akuntansi Selain Kas Identifikasi transaksi Selain Kas Nota Kredit Nota Debet Bukti Transaksi Bukti Transaksi PENJURNALAN Pembuatan Bukti Memorial Pembuatan Bukti Memorial Jurnal Penerimaan/ Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial POSTING PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN PENJURNALAN Buku Besar Kas Jurnal Penerimaan Kas Jurnal Pengeluaran Kas Jurnal Umum Jurnal Umum Pembuatan Laporan Keuangan POSTING Laporan Keuangan SKPKD (LRA. SK Penghapusan Barang 3. LAK.D. Nota Kredit Pembuatan LK SKPKD 25 Ke D. Akuntansi SKPKD BUD Akuntansi Penerimaan Kas Laporan Posisi Kas Harian Terdiri Dari: 1.

BUD kemudian memposting jurnal tersebut ke dalam Buku Besar Kas. 3.BUD menjurnal Nota Kredit dan Nota Debet ke dalam Register Jurnal Penerimaan/Pengeluaran Kas 2. 5. LAK. BUD menyerahkan Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian yang dilampiri Nota Kredit dan Nota Debet kepada Fungsi Akuntansi SKPKD. Neraca. CALK) Register Jurnal Penerimaan / Pengeluaran Kas Buku Besar Kas Laporan Arus Kas Laporan Posisi Kas Harian Laporan Posisi Kas Harian Bukti Transaksi Bukti Transaksi Register Jurnal Penerimaan Kas Register Jurnal Pengeluaran Kas Bukti Memorial Bukti Memorial Register Jurnal Umum Register Jurnal Umum Buku Besar SKPKD Laporan Arus Kas Neraca Saldo SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Fungsi Akuntansi membuat Neraca Saldo SKPKD. Neraca. CALK) 105 . Fungsi Akuntansi SKPKD memposting jurnal-jurnal tsb ke dalam Buku Besar SKPKD 8. Fungsi Akuntansi Menggabungkan Neraca Saldo dan Laporan Arus Kas dalam menyusun Laporan Keuangan SKPKD (LRA. 9. 6. Berdasarkan Buku Besar SKPKD. Berdasarkan Buku Besar Kas.D. Akuntansi SKPKD Uraian Nota Kredit BUD Nota Debet Fungsi Akuntansi SKPKD Akuntansi Penerimaan Akuntansi Pengeluaran Kas Kas Akuntansi Aset / Hutang Akuntansi Selain Kas 1. BUD membuat Laporan Arus Kas dan Laporan Posisi Kas Harian 4.3. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan penjurnalan dalam Register Jurnal Penerimaan Kas dan Register Jurnal Pengeluaran Kas. Fungsi Akuntansi juga menjurnal Bukti Memorial transaksi Aset / Hutang dan Bukti Memorial transaksi Selain Kas ke dalam Register Jurnal Umum 7. Berdasarkan Laporan Posisi Kas Harian.

Neraca. LAK. LAK. LAK. LAK. LAK. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. Neraca. CALK) LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca.4. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Pembuatan Surat Pernyataan KDH Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Fungsi Akuntansi SKPKD 25 PPKD 24 SEKDA KDH Laporan Keuangan SKPKD (LRA. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah 26 Ke D. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 106 . CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Otorisasi LK PEMDA (LRA.D. CALK) LK Perusahaan Daerah Konsolidasi (Penggabungan) LK PEMDA (LRA. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA.5.

Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahan Daerah diserahkan oleh Fungsi Akuntansi SKPKD ke PPKD untuk diotorisasi. Fungsi Akuntansi SKPKD Laporan Keuangan SKPKD (LRA. SEKDA meneruskan kedua laporan tersebut kepada Kepala Daerah. LAK. 5. LAK. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Proses konsolidasi tsb menghasilkan Laporan Keuangan PEMDA dan Penjabaran LRA.4. Laporan Keuangan Pemda tersebut disertai oleh Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. LAK. 3. 7. Neraca. CALK) SEKDA KDH 2. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Kepala Daerah membuat surat pernyataan. Neraca. LAK. Konsolidasi Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. Setelah mengotorisasi Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah.D. CALK) PPKD Laporan Keuangan SKPD (LRA. Laporan Keuangan PEMDA Uraian 1. yang diserahkan oleh PPKD. LAK. PPKD kemudian menyerahkan kedua laporan tsb kepada SEKDA 6. CALK) Laporan Keuangan SKPD (LRA. 4. Setelah menerima Laporan Keuangan PEMDA dan Laporan Keuangan Perusahaan Daerah. Fungsi Akuntansi SKPKD melakukan konsolidasi (penggabungan) Laporan Keuangan SKPKD dan Laporan Keuangan SKPD. Neraca. Neraca. Laporan Keuangan PEMDA dan Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH berlanjut ke proses Pertanggungjawaban Pelaksanaa APBD. CALK LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH 107 .

LAK. LAK. Neraca. LAK.5. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. LAK. Neraca.D. CALK) LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 27 Ke D. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Fungsi Akuntansi SKPKD Dari D. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH LK PEMDA (LRA. LAK. LAK.6. Laporan Keuangan Pemda KDH 26 BPK Penyampaian LK paling lambat 3 bulan setelah TA berakhir LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Surat Pernyataan KDH Pemeriksaan Penjabaran LRA Ya Melewati Batas Waktu? Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah penerimaan LK Pemda Tidak Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Hasil Pemeriksaan LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. Neraca. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. Pembahasan LK Pemda 108 .4. LAK.

5. LK PEMDA (LRA. Fungsi Akuntansi melakukan penyesuaian dan meyiapkan tanggapan terhadao Laporan Hasil Pemeriksaan. CALK LK Perusahaan Daerah LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. CALK LK PEMDA (LRA. Neraca. Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Uraian 1. Neraca. Neraca. KDH meneruskan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada Fungsi Akuntansi untuk disesuaikan. BPK melakukan pemeriksaan atas LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan 5. Fungsi Akuntansi juga menambahkan penjabaran LRA ke Laporan Keuangan. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah BPK Surat Pernyataan KDH 2. LAK. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 6. LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Pemeriksaan 3. LAK. LAK. BPK menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan dan Laporan Keuangan yang telah diperiksa kepada KDH.D. CALK LK Perusahaan Daerah Laporan Hasil Pemerikaan Laporan Hasil Pemerikaan 4. Penjabaran LRA Tanggapan dan Penyesuaian LK PEMDA (LRA. Neraca. LAK. Fungsi Akuntansi SKPKD Surat Pernyataan KDH KDH LK PEMDA (LRA. Fungsi Akuntansi menyerahkan Laporan Keuangan yang disertai Penjabaran LRA kepada KDH LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 109 . LK PEMDA (LRA. Neraca. Pemeriksaan diselesaikan paling lambat 2 bulan setelah diterimanya LK. Neraca. LAK. KDH menyerahkan LK PEMDA dan LK Perusahaan Daerah beserta Surat Pernyataan KDH kepada BPK.

Neraca.D. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 110 . Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 27 Paling lambat 6 bulan setelah Tahun Anggaran berakhir Raperda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA.6.5. LAK. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA LK PEMDA (LRA. CALK) LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Pembahasan Persetujuan bersama paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Perda Pertanggungjawaban APBD yang harus dipublikasikan LK PEMDA (LRA. Neraca. Neraca. LAK. LAK. Pembahasan LK Pemda KDH DPRD Dari D.

Neraca.D. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 111 . Perda ini harus dipublikasikan Berupa Perda Pertanggungjawaban APBD LK PEMDA (LRA. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA 3.6. Penjabaran LRA). KDH menyerahkan LK PEMDA. LK PEMDA (LRA. Neraca. Persetujuan bersama dicapai paling lambat 1 bulan sejak diterimanya Raperda Pertanggungjawaban APBD. Pembahasan LK PEMDA Uraian KDH DPRD 1. dan Penjabaran LRA (Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD) kepada DPRD. LAK. DPRD melakukan pembahasan terhadap LK Pemda. LK Perusahaan Daerah. LK PEMDA (LRA. LAK. LK Perusahaan Daerah. Neraca. CALK LK Perusahaan Daerah Penjabaran LRA Berupa Raperda Pertanggungjawaban APBD 2. Raperda yang disetujui ditetapkan menjadi Perda Pertanggungjawaban APBD (LK Pemda. dan Penjabaran LRA. LK Perusahan Daerah. LAK.

.

11) Rancangan DPPA-SKPD Pembahasan Rancangan DPPA-SKPD (E.2) Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan Raperda Perubahan APBD Penyiapan Raperda Perubahan APBD (E.6) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD Pembatalan Perda Perubahan APBD (E.SKPD Perubahan (E.1) KUA Perubahan PPA Perubahan Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA.5) Raperda Perubahan APBD Evaluasi Raperda Perubahan APBD (E.4) RKA-SKPD Perubahan Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD (E.8) Penetapan Perda Perubahan APBD (E.Perubahan APBD Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD (E.10) Rancangan DPPA-SKPD DPPA-SKPD 113 .7) Per KDH-Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda-Pencabutan Perda Perubahan APBD Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA-SKPD (E.3) Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Pembahasan Raperda Perubahan APBD (E.9) Pengesahan Rancangan DPPASKPD (E.

1. Program dan kegiatan diusulkan dalam perubahan APBD 3. Perbedaan asumsi KUA 2.DPRD Nota Nota Kesepakatan PPA Kesepakatan PPA Perubahan Perubahan PPA PPA Perubahan Perubahan 114 .DPRD Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Rancangan KUA dan PPAS Perubahan Menjelaskan: 1. Capaian target kinerja yang harus dikurangi 4.E. Capaian target kinerja yang harus ditingkatkan Penyusunan Rancangan Awal PPAS Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan Otorisasi Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan Awal PPAS Perubahan Pembahasan Bersama PEMDA . Penyusunan KUA dan PPAS Perubahan APBD TAPD Identifikasi Faktor Penyebab Perubahan APBD Penyusunan Rancangan awal KUA Perubahan Rancangan awal KUA Perubahan SEKDA Rancangan KUA Perubahan Rancangan KUA Perubahan KDH Rancangan KUA Perubahan DPRD Rancangan KUA Perubahan Tidak Menyetujui Ya Rancangan awal KUA Perubahan Otorisasi Penyampaian ke DPRD paling lambat minggu pertama Agustus TA berjalan Pembahasan Bersama PEMDA .

7. SEKDA menyetujui rancangan awal PPAS Perubahan menjadi Rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan rancangan PPAS Perubahan kepada KDH. TAPD menyampaikan rancangan awal PPAS Perubahan kepada SEKDA. 10. Penyusunan KUA & PPAS Perubahan APBD Uraian 1. Rancangan awal KUA Perubahan TAPD SEKDA KDH DPRD 3. DPRD menyerahkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan kepada TAPD. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan KUA & PPAS Perubahan APBD disepakati menjadi KUA & PPA Perubahan paling lambat minggu kedua Agustus TA berjalan 8. Rancangan PPAS Perubahan Minggu 2 Agustus Nota Kesepakatan PPA Perubahan PPA Perubahan 115 . SEKDA menyetujui rancangan awal KUA Perubahan dan menyerahkan rancangan KUA Perubahan kpd KDH. KUA Perubahan disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus. 2.1.E. DPRD membahas rancangan KUA Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan. TAPD menyusun rancangan awal KUA Perubahan. Rancangan Awal PPAS Perubahan Rancangan PPAS Perubahan 9. KDH mengotorisasi rancangan KUA Perubahan dan menyerahkan kpd DPRD paling lambat Minggu 1 Agustus. Rancangan KUA Perubahan 5. DPRD membahas rancangan PPAS Perubahan bersama PEMDA untuk menghasilkan PPA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan. yang disepakati paling lambat minggu ke-2 Agustus TA berjalan. TAPD menyampaikan rancangan awal KUA Perubahan kpd SEKDA. Rancangan awal KUA Perubahan 4. Minggu 1 Agustus Rancangan awal KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Nota Kesepakatan KUA Perubahan KUA Perubahan Minggu 2 Agustus 6. KDH mengotorisasi rancangan PPAS Perubahan dan menyerahkan kepada DPRD. TAPD menyusun rancangan awal PPAS Perubahan berdasarkan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan KUA Perubahan.

Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD 116 .KUA Perubahan APBD .PPA Perubahan APBD .Kode rekening APBD .Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.SAB .2. PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. Lampiran: . Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan TAPD SEKDA KDH Nota Kesepakatan KUA Perubahan Nota Kesepakatan PPA Perubahan Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ya Penyiapan Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Tidak Menyetujui Otorisasi Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan AWAL SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Diterbitkan paling lambat minggu ketiga Agustus TA berjalan SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.3.Standar Harga 28 Ke E. Sinkronisasi program 3.E. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.

Kode rekening APBD . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/ atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2. 117 . TAPD menyerahkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SEKDA.Standar Harga Rancangan SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 4. Rancangan SE KDH Mencakup: 1.E.2 Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1. Berdasarkan dokumen Nota Kesepakatan KUA Perubahan dan Nota Kesepakatan PPA Perubahan.KUA Perubahan APBD . SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD Minggu ke-3 Agustus 5. Sinkronisasi program 3. KDH mengotorisasi Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD menjadi Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD. Lampiran: . SEKDA menyetujui Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD dan menyerahkan Rancangan Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada KDH.PPA Perubahan APBD . paling lambat minggu ke-3 Agustus tahun anggaran berjalan.SAB . Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4. SEKDA mengkoordinasi penyebaran Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD kepada SKPD. TAPD menyiapkan Rancangan AWAL Surat Edaran KDH tentang Pedoman Penyusunan RKASKPD Perubahan APBD TAPD Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SEKDA KDH 2.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Rancangan AWAL SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 3.SKPD. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.

Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD SKPD Rancangan SE KDH Mencakup: 1.1 RKA SKPD 3. Penyiapan Pedoman Penyusunan RKA Perubahan APBD 28 SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD SE KDH Pedoman Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Penyusunan Rincian Anggaran Pendapatan Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung Penyusunan Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Penyusunan Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah Penyusunan Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah RKA SKPD 1 Form RKA SKPD 1 Disiapkan Hanya Oleh SKPD Pemungut Pendapatan RKA SKPD 2. Batas waktu penyampaian RKA – SKPD 4.2. Hal lain yang perlu mendapat perhatian 5.Standar Harga SEKDA Dari E. Lampiran: .2 29 RKA SKPD – Perubahan RKA SKPD – APBD Perubahan APBD Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Ke E.4.KUA Perubahan APBD .PPA Perubahan APBD .1 RKA SKPD 2.3.1 dan 3.2 Disiapkan Oleh SKPD yang bertindak sebagai SKPKD RKA SKPD 2. Penyiapan Raperda Perubahan APBD 118 . PPA Perubahan APBD untuk program baru dan/atau kriteria DPA-SKPD yang dapat diubah 2.2.1 RKA SKPD 3.SAB .2 Penyusunan Rekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung (Program & Kegiatan Form RKA SKPD 3.E.Format RKA SKPD dan/atau DPPA SKPD . Sinkronisasi program 3.Kode rekening APBD .

Format RKA .E.Sinkronisasi program nasional-daerah .PPAS untuk tiap program . Pedoman ini mencakup: . SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Pengeluaran Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SKPD 3.1 7. RKA SKPD Perubahan APBD 119 .KUA & PPAS .3.1. RKA SKPD 2.2.2. RKA SKPD 2.Batas waktu penyampaian RKA .Standar Analisis Belanja .1. RKA SKPD 1 3. RKA SKPD 3. SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Langsung masing-masing kegiatan untuk menghasilkan RKASKPD 2.2 8.Standar Harga SKPD SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD KDH SE KDH tentang Pedoman Penyusunan RKA SKPD Perubahan APBD 2.1 4.Kode rekening .Hal lain terkait prinsip transparansi & akuntabilitas Lampiran: . SKPD menyusun Rincian Anggaran Belanja Tidak Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2.1 RKA SKPD 2.1 dan merekapitulasi Rincian Anggaran Belanja Langsung untuk menghasilkan RKA-SKPD 2. SKPD mengkompilasi dokumen RKA-SKPD diatas menjadi RKA-SKPD Perubahan APBD. RKA SKPD 3.2.Sinkronisasi kinerja-SPM . SKPD menyusun Rincian Anggaran Pendapatan untuk menghasilkan RKA-SKPD 1.2. KDH menyerahkan Pedoman Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada SKPD.2 6. SKPD yang bertindak sebagai SKPKD menyusun Rincian Penerimaan Pembiayaan Daerah untuk menghasilkan RKA-SPKD 3. Penyusunan RKA-SKPD Perubahan APBD Uraian 1.

program dan kegiatan. LAK. belanja. Ringkasan APBD 2. organisasi. LK Daerah (LRA. Daftar pinjaman daerah 120 . Rincian APBD (urusan PEMDA. Daftar jumlah pegawai.4. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Akuntansi Laporan Keuangan Daftar Pegawai RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Masyarakat Penyusunan Raperda Perubahan APBD beserta Lampiran RKA SKPD – Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Lampiran Raperda Perubahan APBD: 1.3. Penyusunan RKA Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Penyusunan RKA SKPD – Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD RKA SKPD – Perubahan APBD Badan Kepegawaian Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Sesuai KUA. 7.E. 6. keselarasan urusan – fungsi) 5. Neraca. organisasi. Daftar kegiatan dianggarkan kembali 8. Penyiapan Raperda Perubahan APBD SKPD PPKD TAPD SEKDA KDH 29 Dari E. PPAS & Dokumen Lain 30 Ke E. Rekap Belanja (urusan PEMDA.5. pendapatan. pembiayaan) 4. Ringkasan APBD (urusan PEMDA dan organisasi) 3. CALK).

daftar kegiatan tahun sebelumnya yang belum terealisasi dan dianggarkan kembali . 6. Apabila dinyatakan sesuai. TAPD menyusun Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD. TAPD menyerahkan Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kpd PPKD. 4.E.rekapitulasi perubahan belanja . 3.daftar perubahan jumlah pegawai .daftar pinjaman daerah Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Masyarakat Nota Keuangan Perubahan APBD 121 .ringkasan perubahan APBD . PPKD mengotorisasi Raperda APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD & menyerahkannya kepada SEKDA.4 Penyiapan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. SKPD menyerahkan RKA-SKPD Perubahan APBD kepada PPKD. SKPD RKA SKPD Perubahan APBD PPKD RKA SKPD Perubahan APBD TAPD SEKDA KDH RKA SKPD Perubahan APBD Pembahasan RKA SKPD Perubahan APBD Raperda APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Lampiran: . 7. SEKDA akan mengotorisasi kedua dokumen ini dan menyerahkannya kepada KDH setelah sebelumnya melakukan sosialisasi kepada masyarakat.laporan keuangan pemda . 2. Tim Anggaran membahas kesesuaian RKASKPD Perubahan APBD dengan KUA & PPAS. 5. PPKD mengotorisasi RKA-SKPD Perubahan APBD kemudian menyerahkannya kpd TAPD.

Penyiapan Raperda Perubahan APBD DPRD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran KUA Perubahan PPA Perubahan RKA SKPD Perubahan Penyiapan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran SKPD Pembahasan Bersama PEMDA .4.5.6. Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD 2. Penjabaran perubahan APBD Bersama Raperda Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 31 Ke E.E. Pembahasan Raperda APBD dan Penyusunan Raper KDH – Penjabaran APBD PPKD 30 RKA Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raperda Perubahan APBD KDH Dari E. Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD 122 .DPRD RKA SKPD Perubahan diberikan jika DPRD memerlukan penjelasan tambahan Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Tidak Sesuai KUA dan PPA Pengambilan keputusan bersama paling lambat 3 bulan sebelum TA ybs berakhir Ya Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Lampiran: 1.

Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD 3 bulan sebelum tahun anggaran bersangkutan berakhir 4.DPRD 3.Penjabaran perubahan APBD Raper KDH – Penjabaran Perubahan APBD 123 . Pembahasan Bersama PEMDA . KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD kepada DPRD paling lambat akhir September tahun anggaran berjalan. paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran yang bersangkutan berakhir. KDH menyiapkan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. Lampiran Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD adalah sebagai berikut: .Ringkasan penjabaran perubahan anggaran APBD .5 Pembahasan Raperda Perubahan APBD Uraian 1. dibuatlah Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD antara DPRD dan KDH.E. Berdasarkan Persetujuan Bersama Raperda Perubahan APBD. Setelah Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD dinyatakan sesuai dengan KUA Perubahan APBD & PPA Perubahan APBD. KDH Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD DPRD Akhir September Raperda Perubahan APBD dan Lampiran Nota Keuangan Perubahan APBD 2. DPRD membahas Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Nota Keuangan Perubahan APBD bersama PEMDA.

Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH 31 Dari E. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 32 Ya Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Ke D.E.6.7.8.5. Pembahasan Raperda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri Penetapan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD Penyusunan Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Pembahasan Bersama Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Hasil Evaluasi Disampaikan Paling Lambat 15 Hari Kerja Sejak Diterimanya Raperda Penyempurnaan paling lama 7 (tujuh) hari kerja setelah diterimanya hasil evaluasi Ya Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Tidak Sesuai Kepentingan Umum dan Peraturan Perundangan Lebih Tinggi Tidak Ke D. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD 33 Raperda Perubahan APBD dan Lampiran 124 .

E. Raperda dan Raper KDH yang telah lolos evaluasi diserahkan kembali oleh Gubernur/Mendagri kepada KDH.6 Evaluasi Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. Gubernur/Mendagri mengevaluasi Raperda dan Raper KDH. Evaluasi Raperda dan Raper KDH Perubahan Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 3. Raperda Perubahan APBD Dan Raper KDH Lampiran (Penjabaran Perubahan APBD) 125 . KDH menyerahkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/ Mendagri. KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Gubernur/Mendagri meneliti kesesuaian Raperda dan Raper KDH dengan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD .

9. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Penyampaian Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD ke Gubernur/Mendagri paling lambat 7 (tujuh) hari kerja setelah ditetapkan 126 .6.E. Evaluasi Perda Perubahan APBD Gubernur/Mendagri 33 Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Penetapan Perda dan Per KDH Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 34 Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Ke F.7. Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD KDH Dari F.

7 Penetapan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Uraian 1. Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 127 . KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada Gubernur/Mendagri.E. KDH menetapkan Raperda Perubahan APBD beserta lampiran dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD menjadi Perda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran Perubahan APBD. Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) KDH Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Gubernur/Mendagri Per KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Perda Perubahan APBD 2.

6.8. Evaluasi Raperda Perubahan APBD Ditindaklanjuti KDH dan DPRD Penetapan Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Pemberhentian Pelaksanaan Perda Perubahan APBD dan Pencabutan Perda Perubahan APBD Paling Lama 7 (tujuh) hari kerja setelah pembatalan Tidak Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan Gubernur/Mendagri 32 Dari E.E. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD KDH Kep Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan.dan Berlakunya Pagu TA Berjalan 128 .

dan Berlakunya APBD TA Berjalan 7 Hari Kerja setelah pembatalan 4. dan Berlakunya APBD TA Berjalan kepada KDH. Berdasarkan dokumen ini KDH: .Memberhentikan pelaksanaan Perda Perubahan dan mencabut Perda Perubahan dengan mengeluarkan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD selambatlambatnya 7 hari kerja setelah pembatalan.8. dan PerMendagri tentang Evaluasi Raperda Perubahan APBD maka Gubernur/Mendagri akan mengembalikan kedua dokumen tersebut kepada KDH untuk ditindaklanjuti bersama DPRD. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Penyempurnaan ini dilakukan paling lambat 7 hari kerja sejak diterimanya hasil evaluasi. Pembatalan Perda Perubahan APBD dan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Uraian KDH Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) Gubernur/Mendagri Raper KDH (Penjabaran Perubahan APBD) 1. dan Berlakunya APBD TA Berjalan 3.E. . Gubernur/Medagri kemudian menyerahkan Per Mendagri/ Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu TA Berjalan Perda – Pencabutan Perda Perubahan APBD 129 . dan Berlakunya APBD TA Berjalan. Apabila Raperda Perubahan APBD dan Raper KDH Penjabaran APBD dinyatakan tidak sesuai Kepentingan Umum. maka Gubernur/ Mendagri membatalkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD dengan mengeluarkan Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Per Mendagri/Gubernur – Pembatalan Perda Perubahan dan Per KDH Perubahan. Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran Raperda Perubahan APBD Dan Lampiran 2. Bila KDH dan DPRD tidak menindaklanjuti.Menetapkan Per KDH – Pelaksanaan Pengeluaran atas Pagu Tahun Anggaran Berjalan. Peraturan Perundangan yang lebih tinggi.

8.10. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD 130 .9. Penetapan Perda Perubahan APBD KDH 34 Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Pembuatan Surat Pemberitahuan Perda Perubahan APBD Disertai penjelasan perbedaan jumlah anggaran sebelum dan setelah perubahan Rancangan DPPA SKPD Surat Pemberitahuan Surat Pemberitahuan Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Perda Perubahan APBD Rancangan DPPA SKPD 35 Ke E.E. Penyusunan Rancangan DPPA SKPD SKPD Surat Pemberitahuan Paling lambat 3 hari kerja setelah penetapan Perda Perubahan APBD Penyusunan Rancangan DPPA SKPD PPKD Dari F.

Surat Pemberitahuan 3.9 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1. Rancangan DPPA SKPD 5. SKPD menyusun Rancangan DPPA-SKPD. 3 hari kerja Rancangan DPPA SKPD 131 .E. SKPD menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD paling lambat 3 hari kerja setelah perubahan APBD ditetapkan. Berdasarkan Surat Pemberitahuan. SKPD PPKD Perda Perubahan APBD KDH Perda Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD Per KDH – Penjabaran Perubahan APBD 2. PPKD mendistribusikan Surat Pemberitahuan kepada SKPD. Berdasarkan kedua dokumen ini. KDH menyerahkan Perda Perubahan APBD dan Per KDH Penjabaran Perubahan APBD kepada PPKD. PPKD membuat Surat Pemberitahuan. Surat Pemberitahuan 4.

9. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD PPKD TAPD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Dari E.10. Pengesahan Rancangan DPPA SKPD 132 .E. Penyusunan DPPA SKPD 35 Penyusunan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Tidak Menyetujui Ya Rancangan DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD Pengesahan DPPA SKPD 36 DPPA SKPD Ke E.11.

SEKDA menyerahkan Rancangan DPPA-SKPD kepada TAPD. Rancangan DPPA SKPD 3.10 Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Uraian 1.E. Setelah disetujui. PPKD mengotorisasi Rancangan DPPA-SKPD kemudian menyerahkannya kepada TAPD. Kemudian menyerahkan Rancangan DPPASKPD ini kepada SEKDA untuk disetujui. Rancangan DPPA SKPD TAPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA 2. DPPA SKPD 133 . Rancangan DPPA SKPD 4. TAPD mengesahkan Rancangan DPPA-SKPD menjadi DPPA-SKPD kemudian DPPA-SKPD diserahkan kepada PPKD. TAPD membahas Rancangan DPPA-SKPD.

10.11.E. Pembahasan Rancangan DPPA SKPD Pengesahan Rancangan DPPA SKPD Pembahasan Rancangan DPPA SKPD DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 134 . Pengesahan Rancangan DPPA SKPD SKPD PPKD SEKDA DPPA SKPD Rancangan DPPA SKPD 36 Dari E.

11 Pengesahan Rancangan DPPA-SKPD Uraian 1. DPPA SKPD 135 .E. PPKD mengesahkan Rancangan DPPASKPD menjadi DPPA-SKPD. DPPA SKPD 3. SEKDA menyerahkan dokumen Rancangan DPPA-SKPD kepada PPKD. SKPD PPKD Rancangan DPPA SKPD SEKDA Rancangan DPPA SKPD 2. PPKD menyerahkan DPPA-SKPD kepada SKPD.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful