Anda di halaman 1dari 17

OLEH :

NAMA : DAUD
NIM : 061233310066
KELAS : B-REGULER

www.daudsajo.webs.com
PENDAHULUAN
BUMI merupakan sebuah planet yang
senantiasa mengitari bintang pusatnya, yaitu
MATAHARI.

Matahari sebagai bintang pusat dari planet,


satelit, komet, asteroid, dan meteor/meteorit.
Seluruh benda langit tersebut beserta dengan
matahari berada dalam suatu system yang
dinamakan SISTIM TATA SURYA.

Matahari berada dalam suatu galaksi yang


dinamakan GALAKSI BIMASAKTI.
Di alam semesta diperkirakan terdapat
sekitar 10 milyar galaksi.

GALAKSI AWAN MAGELLAN adalah


galaksi terdekat ke galaksi Bimasakti yang
berjarak 0,2 tahun cahaya; sedangkan
galaksi terjauh berjarak 10 bilyun tahun
cahaya.
TEORI ASAL USUL
TATA SURYA
Ada beberapa teori yang menjelaskan
tentang asal usul tata surya, antara lain :
1). Teori Kabut (Nebula)
2). Teori Planetesimal
3). Teori Pasang
4). Teori Lytheleton
5). Teori Awan Debu
SISTEM TATA SURYA
Dinamakan juga SOLAR SYSTEM yang
anggotanya terdiri atas matahari sebagai
bintang pusat, yang senantiasa diedari
oleh 8 buah planet, satelit, asteroid,
komet, dan materi antar planet. Seluruh
benda-benda langit tersebut berada dalam
suatu kesatuan karena pengaruh gravitasi
ANGGOTA TATA SURYA
1. Matahari
Ukuran garis tengah Matahari seratus kali lebih besar
dari Bumi. Jarak Matahari ke Bumi sekitar 150 Juta Km.
Jarak Matahari ke Bumi disebut satu satuan astronomi 1
(Sa).

2. Planet
Planet merupakan benda langit dalam tata surya yang
bergerak mengelilingi Matahari pada lintasan (orbit) yang
stabil.

3. Asteroid
Asteroid merupakan planet berbatu kecil (diameter
1.700 Km) dengan jumlah yang sangat banyak. Asteroid
yang orbitnya melewati orbit bumi dinamakan Asteroid
Apollo.
4. Meteor
Meteor/Bintang jatuh merupakan bagian dari asteroid
yang terpisah. Meteor jatuh mengarah Bumi akan tampak
seperti bola api. Meteor yang jatuh terkadang sangat
banyak dan disebut hujan meteor

5. Komet
Komet merupakan benda angkasa yang terlihat
bercahaya dikarenakan adanya gesekan atom-atom di
udara. Komet sering disebut juga bintang berekor.
1. MERKURIUS
Planet terdekat ke matahari
dengan jarak 0,39 SA.
Siang suhunya 42700˚C;
malam 17000˚C.
Eksentrisitasnya 0,206
Jarak terjauh ke matahari
(aphelium) 57,9 juta km.
Jarak perihelium 22 juta km.
Tidak memiliki atmosfir,
langit Merkurius berwarna
hitam.
Kerapatan atau densitasnya
5,43 gr/cm3.
2. VENUS
Dikenal sebagai bintang
kejora atau bintang senja.
Orbitnya mendekati
lingakaran karena
eksentrisitasnya 0,007
Jarak ke matahari 0,72 SA.
Suhunya sangat panas dapat
mencapai 48000˚C.
Tingginya suhu di planet
Venus diakibatkan adanya
efek rumah kaca.
Densitas Venus adalah 5,24
gr/cm3.
4. MARS
Jarak rata-rata planet
Mars ke matahari
adalah 1,52 SA.
Eksentisitas 0,093
Kala revolusi 687 hari.
Mempunyai dua buah
satelit yaitu Phobos
dan Deimos.
5. YUPITER
Jarak rata-rata ke matahari
5,2 SA.
Eksentisitasnya 0,048.
Kala revolusi 11,86 tahun.
Mars mempunyai 17 satelit
(data sampai tahun 1992).
Empat buah satelit yang
berukuran besa bernama IO,
Europa, Ganymede, dan
Callisto. Yupiter merupakan
planet terbesar dalam sistim
tata surya.
Kala rotasi 9 jam 50 menit.
6. SATURNUS
Jarak rata-rata ke
matahari 9,5 SA.
Eksentrisitasnya 0,056.
Kala revolusi 29,5 tahun.
Saturnus dihiasi oleh
gelang dan cincin yang
indah.
Mempunyai 9 buah
satelit yaitu Mimas,
Enceladus, Tethys,
Dione, Rhea, Titan,
Hyperion, Lapetus, dan
Phoebe.
7. URANUS
Jarak rata-rata ke
matahari 19,2 SA.
Eksentisitas 0,047
Kala revolusi 84 tahun.
Uranus mempunyai
cincin dan mempunyai 5
buah satelit yaitu
Miranda, Ariel, Umbriel,
Titania, dan Oberion.
8. NEPTUNUS
Jarak rata-rata ke
matahari 30,07 SA.
Eksentisitas 0,009
Kala revolusi 164,8
tahun.
Mempunyai dua
buah satelit yaitu
Triton dan Nereid.
TERIMA KASIH