Anda di halaman 1dari 8

SKRIPSI ILMU TANAH SILAHKAN KAMI TAMPILKAN JUDUL JUDUL SKRIPSI YANG ADA, BILA BERMINAT UNTUK MENDAPATKAN

FILENYA ATAU MENDOWNLOADNYA SILAHKAN HUBUNGI email : pusatskripsi@gmail.com atau sms ke 085316254562

1. APLIKASI KOMPOS TITHONIA DIVERSIFOLIA DAN CHROMOLAENA ODORATA DENGAN MENGGUNAKAN DEKOMPOSER TRICHODERMA HARZIANUM TERHADAP KETERSEDIAAN P DAN SERAPAN HARA P OLEH TANAMAN JAGUNG PADA TANAH ANDISOL 2. APLIKASI KOMPOS TITHONIA DIVERSIFOLIA DAN PUPUK SP-36 TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SERAPAN TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) SERTA KETERSEDIAAN FOSFOR PADA ULTISOL MANCANG 3. DAMPAK DEBU VULKANIK LETUSAN GUNUNG SINABUNG TERHADAP KETERSEDIAAN DAN SERAPAN HARA P OLEH TANAMAN JAGUNG SERTA TERHADAP RESPIRASI MIKROORGANISME PADA TANAH DYSTRANDEPTS 4. DAMPAK PEMBERIAN KISERIT DAN KOTORAN AYAM TERHADAP PRODUKSI SAWI (BRASSICA JUNCEA L.) PADA TANAH ULTISOL ASAL SIMALINGKAR 5. DAMPAK PEMUPUKAN P DAN PEMBERIAN MEDIA TANAM KOMERSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L) DAN BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH ULTISOL ASAL MANCANG KABUPATEN LANGKAT 6. DINAMIKA POPULASI JAMUR PADA TANAH ULTISOL AKIBAT PEMBERIAN BERBAGAI BAHAN ORGANIK LIMBAH PERKEBUNAN 7. EFEK PEMBERIAN TERAK BAJA TERHADAP P-TERSEDIA DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) PADA ANDISOL ASAL TONGKOH. 8. EFEK RESIDU PEMBERIAN LIMBAH PADAT PABRIK ROKOK DAN PUPUK FOSFAT PADA ULTISOL TERHADAP KETERSEDIAAN SERTA SERAPAN FOSFAT DAN KALIUM PADA TANAH SERTA TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.) 9. EFEK RESIDU PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKSI SAWI (BRASSICA JUNCEA L) DAN BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH ANDISOL 10. EFISIENSI PEMUPUKAN SP-36 PADA ULTISOL MANCANG MELALUI PENGELOLAAN DOSIS DAN WAKTU PEMBERIAN 11. EMISI CO2, NISBAH C/N, DAN TEMPERATUR PADA PENGOMPOSAN ECENG GONDOK (EICHHORNIA CRASSIPES) DENGAN MENGGUNAKAN DAN EISENIA FETIDA 12. EVALUASI BASA-BASA TUKAR DAN KAPASITAS TUKAR KATION TANAH YANG DIAPLIKASI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT DI PT SMART KEBUN PADANG HALABAN LABUHAN BATU UTARA

13. EVALUASI KEBERADAAN MIKORIZA DARI RESIDU APLIKASI MIKORIZA DAN KOMPOS JERAMI SERTA EFEKTIVITASNYA PADA TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX) PADA TANAH ULTISOL 14. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DESA HARIAN DAN DESA SITINJAK KECAMATAN ONAN RUNGGU KABUPATEN SAMOSIR UNTUK BERBAGAI TANAMAN PALAWIJA 15. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DESA HARIAN DAN DESA SITINJAK KECAMATAN ONAN RUNGGU KABUPATEN SAMOSIR UNTUK TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) DAN BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) 16. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DESA HARIAN DAN DESA SITINJAK KECAMATAN ONAN RUNGGU KABUPATEN SAMOSIR UNTUK TANAMAN KOPI (COFFEA SP 17. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DI DESA RUMAH PILPIL, KECAMATAN SIBOLANGIT, KABUPATEN DELI SERDANG UNTUK TANAMAN JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L) 18. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DI DESA RUMAH PILPIL KECAMATAN SIBOLANGIT KABUPATEN DELI SERDANG UNTUK TANAMAN MANGGIS (GARCINIA MANGGOSTANA. L) 19. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DI DESA RUMAH PILPIL KEC. SIBOLANGIT KAB. DELI SERDANG UNTUK TANAMAN MANGGA (MANGIFERA SPP), SIRSAK (ANNONA MURICATA L.) DAN JAMBU METE (ANACARDIUM OCCIDENTALE L.) 20. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DI KEBUN BEKALA KECAMATAN PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG UNTUK TANAMAN PEPAYA ( CARICA PAPAYA L. ) DAN PISANG ( MUSA ACUMINATA COLLA ) 21. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DI KECAMATAN BARUS JAHE KABUPATEN TANAH KARO UNTUK TANAMAN APEL (MALUS SYLVESTRIS MILL) 22. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PADA TANAH INSEPTISOL DI KECAMATAN SIBOLANGIT KABUPATEN DELI SERDANG UNTUK TANAMAN DUKU (LANSIUM DOMESTICUM CORR.) 23. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PADA TANAMAN DUKU (LANSIUM DOMESTICUM CORR)DI DESA BAHBALUA KECAMATAN BANGUN PURBA KABUPATEN DELI SERDANG 24. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN PADA TANAMAN PENGGANTI NENAS (JERUK, MARKISA DAN MANGGIS) DI DESA SIPAHUTAR KECAMATAN SIPAHUTAR KABUPATEN TAPANULI UTARA 25. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN CABAI (CAPSICUM ANNUM L.) DUSUN PAMAH SEMILIR KECAMATAN SEI BINGEI KABUPATEN LANGKAT 26. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN TANAMAN PALAWIJA DAN HORTIKULTURA DI DESA SEI TUAN KECAMATAN PANTAI LABU KABUPATEN DELI SERDANG 27. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN DURIAN (DURIO ZIBETHINUS MURR) DAN KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINENSIS JACQ.) DI DESA BAHBALUA KECAMATAN BANGUN PURBA KABUPATEN DELI SERDANG

28. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN KELAPA SAWIT (ELAEIS QUENENSIS JACQ), COKLAT (THEOBROMA CACAO) DAN KARET (HAVEA BRASILIENSIS) DI DESA BELINTENG KECAMATAN SEI BINGEI KABUPATEN LANGKAT 29. EVALUASI SIFAT FISIK, PH, DAN C-ORGANIK TANAH AKIBAT APLIKASI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT DI PT. SMART PADANG HALABAN KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA 30. EVALUASI STATUS HARA N, P, K DAN C-ORGANIK YANG TERANGKUT EROSI AKIBAT PENERAPAN BERBAGAI TEKNIK MULSA VERTIKAL DI LAHAN MIRING PADA PERTANAMAN JERUK (CITRUS SINENSIS) DI DESA RUMAH GALUH KECAMATAN SEI BINGEI KABUPATEN LANGKAT 31. ISOLASI DAN UJI POTENSI MIKROORGANISME PELARUT FOSFAT YANG BERASAL DARI BAHAN TANAH HISTOSOL 32. ISOLASI DAN UJI POTENSI MIKROORGANISME SELULOLITIK ASAL TANAH GAMBUT DAN KAYU SEDANG MELAPUK DALAM MENDEKOMPOSISIKAN KAYU 33. ISOLASI DAN UJI POTENSI MIKROORGANISME SELULOLITIK DALAM DEKOMPOSISI SISA TANAMAN TEMBAKAU DELI PTPN II KEBUN SAMPALI 34. ISOLASI DAN UJI POTENSI RHIZOBIA DARI BAHAN ASAL TANAH GAMBUT PADA TANAMAN KACANG KEDELAI (GLYCINE MAX(L). MERRILL) 35. KAJIAN DEBIT ALIRAN SUNGAI DAN SEDIMEN MELAYANG SERTA ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN PADA TIGA OUTLET SUB DAS DI KAWASAN HULU DAS PADANG 36. KAJIAN DEBIT DAN KUALITAS AIR SUNGAI DI BERBAGAI KAWASAN KABUPATEN PAKPAK BHARAT 37. KAJIAN KUANTITATIF PELAPUKAN PEDOKIMIA(C?A)PADA TANAH BERBAHAN INDUK TUFF DASIT DI DESA LINGGA JULU KECAMATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN KARO 38. KAJIAN PELAPUKAN GEOKIMIA PADA BATUAN TUFF DASIT DI DESA LINGGA JULU KECAMATAN SIMPANGEMPAT KABUPATEN KARO 39. KAJIAN PELAPUKAN GEOKIMIA (R --> C) TANAH ANDISOL DI DESA TONGKOH KECAMATAN TIGA PANAH KABUPATEN KARO 40. KAJIAN PELAPUKAN PEDOKIMIA (A?B) ANDISOL BERDASARKAN MINERAL LIAT DI DESA TONGKOH KECAMATAN TIGA PANAH KABUPATEN KARO 41. KAJIAN PELAPUKAN PEDOKIMIA (A?B) BERDASARKAN MINERAL LIAT PADA TANAH BERBAHAN INDUK ALLUVIAL DAN TUFF LIPARIT DI KECAMATAN TANJUNG MORAWA 42. KAJIAN PELAPUKAN PEDOKIMIA (A?B) BERDASARKAN MINERAL LIAT PADA TANAH BERBAHAN INDUK ALLUVIAL DAN TUFF LIPARIT DI KECAMATAN TANJUNG MORAWA 43. KAJIAN PELAPUKAN PEDOKIMIA (A?B) BERDASARKAN MINERAL LIAT PADA TANAH BERBAHAN INDUK ALLUVIAL DAN TUFF LIPARIT DI KECAMATAN TANJUNG MORAWA 44. KAJIAN PELAPUKAN PEDOKIMIA BERDASARKAN MINERAL LIAT PADA TANAH BERBAHAN INDUK ALLUVIAL DAN TUFF LIPARIT DI KECAMATAN TANJUNG MORAWA KABUPATEN DELI SERDANG

45. KAJIAN PEMBERIAN ZEOLIT, DOLOMIT , DAN BATU APUNG TERHADAP BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH GAMBUT YANG TELAH DILINDI AIR LAUT 46. KAJIAN POLA DISTRIBUSI MINERAL LIAT PADA TIGA JENIS TANAH BERDASARKAN TINGKAT PERKEMBANGAN TANAH DI LAHAN KAMPUS PERTANIAN USU BARU KWALA BEKALA 47. KAJIAN SIFAT KIMIA TANAH INCEPTISOL DAN ENTISOL PADA TANAH SAWAH DENGAN TEKNIK BUDIDAYA KONVENSIONAL DAN ORGANIK DI KABUPATEN DELI SERDANG 48. KAJIAN SIFAT TANAH AKIBAT ALIH FUNGSI LAHAN TEMBAKAU DELI MENJADI LAHAN PERKEBUNAN TEBU DI PTPN II KEBUN TANDEM HULU KABUPATEN DELI SERDANG 49. KANDUNGAN CO2, NISBAH C/N DAN TEMPERATUR PADA PENGOMPOSAN JERAMI PADI DENGAN MENGGUNAKAN TRICHODERMA HARZIANUM DAN CACING TANAH 50. KARAKTERISTIK DAN KLASIFIKASI TANAH BERBAHAN INDUK ALUVIUM DAN VULKAN DI KECAMATAN TANJUNG MORAWA BERDASARKAN SOIL TAXONOMY 2003 51. KARAKTERISTIK KIMIA TANAH ANDISOL PADA KEMIRINGAN LERENG BERBEDA DI TAMAN HUTAN RAYA BUKIT BARISAN KABUPATEN KARO 52. KARAKTERISTIK KUALITAS TANAH PADA BEBERAPA PENGGUNAAN LAHAN DI KAWASAN HULU DAS PADANG KABUPATEN SIMALUNGUN 53. KEBERADAAN CACING TANAH PADA BERBAGAI PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN DAN PEMANFAATANNYA UNTUK MENINGKATKAN KESUBURAN TANAH ULTISOL DAN PERTUMBUHAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) 54. KEJENUHAN BASA, KETERSEDIAAN HARA, PERTUMBUHAN BAGI BANGUN-BANGUN (COLEUS AMBOINICUS LOUR.) DAN KECIPIR (PSOPHOCARPUS TETRAGONOLOBUS) PADA TANAH GAMBUT ASAL LABUHAN BATU 55. KEPEKAAN TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX. L.MERRILL) TERHADAP KADAR AIR PADA BEBERAPA JENIS TANAH 56. KETERSEDIAAN HARA-P DAN RESPON TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L) PADA TANAH ULTISOL TAMBUNAN-A AKIBAT PEMBERIAN GUANO DAN MIKROORGANISME PELARUT FOSFAT (MPF) 57. KLASIFIKASI TANAH DI KECAMATAN BARUS JAHE KABUPATEN KARO MENURUT KEYS TO SOIL TAXONOMY 2006 58. KONSERVASI LAHAN KRITIS BAHOROK LANGKAT DENGAN BERBAGAI BAHAN ORGANIK TERHADAP PERBAIKAN SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH ULTISOL DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) 59. KORELASI BEBERAPA SIFAT TANAH DENGAN PRODUKSI PADA TANAMAN TEMBAKAU DELI DI PTPN II SAMPALI KABUPATEN DELI SERDANG 60. PEMANFAATAN KOMPOS TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN KONSENTRAT LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT UNTUK MEMPERBAIKI SIFAT KIMIA MEDIA TANAM SUB SOIL ULTISOL DAN PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (ELAEIS GUINEENSIS JACQ.)

61. PEMANFAATAN PUPUK KANDANG UNTUK MENGURANGI PEMAKAIAN PUPUK NITROGEN PADA TANAMAN PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) 62. PEMBERIAN ABU SEKAM PADI DAN FOSFAT ALAM SEBAGAI PENGGANTI PUPUK KCL DAN SP-36 PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI SAWAH (ORYZA SATIVA) 63. PEMBERIAN ABU TULANG SAPI DAN BEBERAPA ASAM ORGANIK UNTUK MENINGKATKAN KETERSEDIAAN FOSFAT PADA TANAH ULTISOL 64. PEMBERIAN BAHAN ORGANIK DAN FOSFAT ALAM UNTUK MENGURANGI PENGGUNAAN PUPUK UREA, SP- 36 DAN KCL PADA TANAH SAWAH SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA) 65. PEMBERIAN BEBERAPA JENIS ROCK PHOSPHATE, MIKROORGANISME PELARUT FOSFAT DAN BAHAN ORGANIK TERHADAP P-TERSEDIA DAN PERTUMBUHAN TANAMAN KEDELAI ( GLYCINE MAX L. MERR ) PADA ULTISOL GEBANG 66. PEMBERIAN SILIKAT TUMBUHAN SEBAGAI AMELIORAN SILIKAT BAGI TANAH ANDISOL 67. PEMETAAN STATUS HARA K-TUKAR, CA-TUKAR, DAN MG-TUKAR DI KEBUN TANJUNG GARBUS PAGAR MERBAU PTPN II 68. PEMETAAN STATUS HARA P TERSEDIA, P TOTAL, DAN K TUKAR DI KEBUN TANJUNG GARBUS PAGAR MARBAU PTPN II 69. PENDUGAAN FAKTOR PRODUKSI PEPAYA (CARICA PAPAYA L) DI KEBUN BEKALA SIMALINGKAR KECAMATAN PANCUR BATU KABUPATEN DELI SERDANG 70. PENETAPAN DOSIS DAN WAKTU PEMUPUKAN SP-36 PADA TANAH SULFAT MASAM UNTUK MENDUKUNG PERTUMBUHAN PADI (ORYZA SATIVA L.) 71. PENETAPAN METODE ANALISIS P TERSEDIA TANAH ENTISOL 72. PENETAPAN TINGKAT ERODIBILITAS TANAH BERDASARKAN KEMIRINGAN LERENG DI KECAMATAN PANCUR BATU DENGAN BERBAGAI METODA 73. PENGARUH BEBERAPA MEDIA TANAM DAN INTENSITAS PEMUPUKAN TERHADAP PERTUMBUHAN ANGGREK (ONCIDIUM GOLDEN SHOWER) 74. PENGARUH KELEMBABAN TANAH DAN PEMBERIAN KASCING PADA LAHAN RAWA PASANG SURUT SUNGAI DENAI PADA PERTUMBUHAN JAGUNG 75. PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI MVA DAN PUPUK KANDANG AYAM PADA TANAMAN TEMBAKAU DELI TERHADAP SERAPAN P DAN PERTUMBUHAN DITANAH INCEPTISOL SAMPALI 76. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK DAN PUPUK ANORGANIK TERHADAP KADAR N, P, DAN K TANAH, SERAPAN N, P, DAN K SERTA PERTUMBUHAN PADI DENGAN METODE SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION). 77. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK TERHADAP PRODUKSI SAWI (BRASSICAJUNCEAL) DAN BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH ANDISOL

78. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ROCK FOSFAT DAN BERBAGAI JENIS ISOLAT MIKORIZA VESIKULAR ARBUSKULA TERHADAP PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX. L. MERILL) PADA TANAH GAMBUT AJAMU, LABUHAN BATU 79. PENGARUH PEMBERIAN PUPUK SP-36, KCL, KIESERIT DAN KOTORAN SAPI TERHADAP JUMLAH MIKROORGANISME PADA ANDISOL TONGKOH KABUPATEN KARO 80. PENGARUH PEMBERIAN RHIZOBIA DAN TANAH MINERAL (ULTISOL) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SERAPAN N KEDELAI ( GLYCINE MAX.( L.) MERRIL ) DI TANAH GAMBUT 81. PENGARUH PEMBERIAN SERUM DARAH SAPI DAN AYAM TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN CABAI RAWIT (CAPSICUM FRUTESCENS L.) PADA TANAH ULTISOL 82. PENGARUH PEMUPUKAN ORGANIK DAN ANORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI ROSELA (HIBISCUS SABDARIFFA L.)SERTA PERUBAHAN TEMPERATUR TANAH 83. PENGGUNAAN KOMPOS CHROMOLAENA ODORATA DAN TITHONIA DIVERSIFOLIA SEBAGAI PEMBENAH SIFAT KIMIA TANAH TEREROSI BERAT DI KECAMATAN SILIMAKUTA KABUPATEN SIMALUNGUN 84. PENGGUNAAN KOMPOS CHROMOLAENA ODORATA DAN TITHONIA DIVERSIFOLIA TERHADAP SIFAT FISIK TANAH TEREROSI BERAT DI KECAMATAN SILIMAKUTA KABUPATEN SIMALUNGUN 85. PENGUJIAN PENGOLAHAN TANAH KONSERVASI DAN INOKULASI MIKORIZA TERHADAP SIFAT FISIKA DAN KIMIA TANAH SERTA PRODUKSI BEBERAPA VARIETAS KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA,L.) 86. PENGUKURAN LAJU INFILTRASI PADA TATA GUNA LAHAN YANG BERBEDA DI DESA TANJUNG SELAMAT KECAMATAN ______ TUNTUNGAN ______ 87. PENJAJAKAN KADAR LOGAM BERAT PB PADA TANAMAN KANGKUNG DARAT (IPOMEA REPTANS POIR) ASAL KECAMATAN ______ DELI DAN KANGKUNG AIR (IPOMEA AQUATICA FORSK) ASAL KECAMATAN SUNGGAL KOTA ______ 88. PENJAJAKAN KADAR LOGAM BERAT PB PADA TANAMAN KANGKUNG DARAT (IPOMEA REPTANS POIR) ASAL KECAMATAN ______ DELI DAN KANGKUNG AIR (IPOMEA AQUATICA FORSK) ASAL KECAMATAN SUNGGAL KOTA ______. 89. PENYEBARAN UNSUR HARA DARI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT YANG DIAPLIKASIKAN PADA TANAH DI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT PT. AMAL TANI 90. PERBANDINGAN BEBERAPA SIFAT FISIK TANAH PADA LAHAN VEGETASI DAN NON VEGETASI DI TAHURA BUKIT BARISAN KABUPATEN KARO 91. PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH ANDISOL PADA SISTEM PERTANIAN ORGANIK AKIBAT PENGOLAHAN TANAH DAN PEMBERIAAN PUPUK ORGANIK 92. PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) PADA ULTISOL AKIBAT PEMBERIAN LIMBAH PKS DAN CACING TANAH

93. PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT KIMIA TANAH ULTISOL ASAL MANCANG AKIBAT PEMBERIAN KOMPOS ENCENG GONDOK DAN SISA KOTORAN LEMBU SERTA EFEKNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) 94. PERUBAHAN SIFAT FISIKA TANAH ULTISOL AKIBAT PEMBERIAN BOKASHI DAN KOMPOS TANDAN KOSONG SAWIT SERTA EFEKNYA TERHADAP PRODUKSI TANAMAN KEDELAI(GLYCINE MAX L) 95. PERUBAHAN SIFAT KIMIA TANAH SAWAH, PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI PADI (ORYZA SATIVA L.) AKIBAT APLIKASI JERAMI CACAH DAN PUPUK KANDANG SAPI DENGAN SISTEM SRI 96. POPULASI ORGANISME TANAH PADA DAERAH APLIKASI LIMBAH CAIR PABRIK KELAPA SAWIT PT. AMAL TANI KABUPATEN LANGKAT 97. PREDIKSI LAJU ALIRAN PERMUKAAN PADA TATA GUNA LAHAN YANG BERBEDA DENGAN MENGGUNAKAN METODE RASIONAL 98. PROFIL ASAM HUMAT DAN FULVAT PADA TANAH ANDISOL DI DESA TONGKOH KECAMATAN TIGA PANAH KABUPATEN KARO 99. REHABILITASI TANAH ANDISOL YANG TERDEGRADASI DI DESA TONGKOH KECAMATAN TIGA PANAH TERHADAP TANAMAN LOBAK(RAPHANUS SATIVUS L.) 100. REKLAMASI LAHAN BERGARAM SECARA FITOREMEDIASI MENGGUNAKAN BUNGA MATAHARI 101. RESPONS TANAMAN TEMBAKAU DELI PADA BEBERAPA TINGKAT PEMBERIAN AIR DENGAN PH YANG BEBERBEDA 102. SURVEI DAN PEMETAAN P TERSEDIA DAN PH TANAH DI KEBUN SUKALUWEI NV PERIMEX KEC. BANGUN PURBA, KAB. DELI SERDANG. 103. SURVEI DAN PEMETAAN STATUS HARA P-TERSEDIA, K-TUKAR DAN C-ORGANIK TANAH SAWAH DESA AIR HITAM KECAMATAN LIMA PULUH KABUPATEN BATUBARA 104. SURVEI PEMETAAN KEMASAMAN TANAH DI DESA PINTU AIR KECAMATAN PANGKALAN SUSU KABUPATEN LANGKAT 105. SURVEY DAN PEMETAAN BAHAN ORGANIK DI KEBUN SUKALUWEI PT. NV PERIMEX KECAMATAN BANGUN PURBA KABUPATEN DELI SERDANG 106. SURVEY DAN PEMETAAN TANAH DETAIL DI KEBUN SUKALUWEI PT. NV PERIMEX KECAMATAN BANGUN PURBA KABUPATEN DELI SERDANG 107. SURVEY DAN PEMETAAN TINGKAT SALINITAS (DHL) PADA LAHAN SAWAH DI DESA SEI TUAN KECAMATAN PANTAI LABU KABUPATEN DELI SERDANG 108. SURVEY PEMETAAN K- TERSEDIA DAN PH DI KEBUN SUKALUWEI PT.NV PERIMEX KEC. BANGUN PURBA, KAB. DELI SERDANG 109. TANGGAP TANAMAN JAGUNG ( ZEA MAYS L ) TERHADAP PEMUPUKAN P DAN KOTORAN AYAM PADA TANAH ULTISOL ASAL MANCANG KABUPATEN LANGKAT 110. TINGKAT INFILTRASI PADA BEBERAPA TIPE PENGGUNAAN LAHAN DI DAS SEI WAMPU BAGIAN HILIR 111. TRANSFORMASI UNSUR P DARI SP-36 DAN FOSFAT ALAM PADA TANAH ULTISOL, ANDISOL DAN ENTISOL

112. UJI PEMBERIAN KASCING DAN LIMBAH TEMBAKAU (PABRIK ROKOK) TERHADAP BEBERAPA SIFAT KIMIA ULTISOL DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.)