Anda di halaman 1dari 1

Mekanisme batuk berdahak Infeksi atau iritasi pada saluran napas akan menyebabkan hipersekresi mucus pada saluran

napas besar, terjadi hipertropi kelenjar submukosa pada trachea dan bronchi. Hal ini juga ditandai dengan adanya peningkatan sekresi sel goblet di saluran napas kecil, bronchi, bronchiole menyebabkan produksi mucus berlebihan sehingga akan memproduksi sputum yang berlebihan. Kondisi ini kemudian mengaktifkan rangsang batuk dengan tujuan untuk mengeluarka benda asing yang telah mengiritasi saluran napas. Demam Substansi penyebab demam disebut pirogen. Pirogen eksogen berasal dari luar tubuh, baik dari produk proses infeksi maupun non-infeksi. Lipopolisakarida pada dinding bakteri gram negative atau peptidoglikan dan techoid acid pada bakteri gram positif, merupakan pirogen eksogen. Substansi ini merangsang makrofag, monosit, limfosit dan endotel untuk melepaskan , TNF dan INF yang bertindak sebagai pirogenendogen. Sitokin-sitokin 8,12,14 proinflamasi ini akan berikatan dengan reseptornya di hipotalamus dan fosfolipase A-2. hal ini menyebabkan pelepasan asam arakidonat dari membrane fosfolipid atas pengaruh enzim siklooksigenase-2 (COX 2). Asam arakidonat selanjutnyadiubah menjadi Prostaglandin E2. Prostaglandin E2, baik secara langsung atau tidak langsung melalui AMP siklik akan mengubah setting thermostat (pengatur suhu tubuh) di hipotalamus pada nilai yang lebih tinggi.