Anda di halaman 1dari 4

SKRIPSI SOSIAL EKONOMI PERTANIAN SILAHKAN KAMI TAMPILKAN JUDUL JUDUL SKRIPSI YANG ADA, BILA BERMINAT UNTUK

MENDAPATKAN FILENYA ATAU MENDOWNLOADNYA SILAHKAN HUBUNGI email : pusatskripsi@gmail.com atau sms ke 085316254562

1. ANALISIS CURAHAN TENAGA KERJA DAN PENDAPATAN PETANI DAFEP PADA USAHA TANI PADI SAWAH(STUDI KASUS : DESA KARANG ANYER, KECAMATAN GUNUNG MALIGAS, KABUPATEN SIMALUNGUN) 2. ANALISIS EFISIENSI PRODUKSI TANAMAN TEH (STUDI KASUS : PT PEKEBUNAN NUSANTARA IV SIDAMANAIK KECAMATAN SIDAMANIK KABUPATEN SIMALUNGUN) 3. ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN KONSUMEN AKAN SAYURAN ORGANIK 4. ANALISIS FINANSIAL USAHATANI KOPI ARABIKA VARIETAS UNGGUL DI KABUPATEN PAKPAK BHARAT (KASUS : DESA KUTA MARIAH, KECAMATAN KERAJAAN, KABUPATEN PAKPAK BHARAT) 5. ANALISIS FINANSIAL USAHATANI WORTEL (STUDI KASUS : DESA SUKADAME, KECAMATAN TIGAPANAH, KABUPATEN KARO 6. ANALISIS KOMPARASI KOMPONEN BIAYA PRODUKSI ANTAR EMPAT JENIS TANAMAN PALAWIJA DI KABUPATEN DELI SERDANG 7. ANALISIS KOMPARASI USAHATANI PADI SAWAH ANTARA PETANI PENGGUNA POMPA AIR DAN PETANI PENGGUNA IRIGASI PADA LAHAN IRIGAS) DI KABUPATEN DELI SERDANG (STUDI KASUS: DESA SIDOARJO II RAMUNIA, KECAMATAN BERINGIN, KABUPATEN DELI SERDANG) 8. ANALISIS KOMPARASI USAHATANI PEPAYA DAN PISANG BARANGAN DI KABUPATEN DELISERDANG (STUDI KASUS : DESA NEGARA BERINGIN, KECAMATAN STM : HILIR, KAB. DELISERDANG ) 9. ANALISIS PEMASARAN PUPUK BERSUBSIDI (UREA, ZA, SP-36, NPK PHONSKA) DI KABUPATEN SIMALUNGUN (STUDI KASUS : KECAMATAN JORLANG HATARAN, KELURAHAN TIGA BALATA) 10. ANALISIS PEMASARAN PUPUK DI _____ (STUDI KASUS : KABUPATEN KARO DAN KABUPATEN DELI SERDANG) 11. ANALISIS PENDAPATAN DAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI USAHA TERNAK KAMBING (STUDI KASUS DESA BANGUN PURBA DAN DESA BATU GINGGING KECAMATAN BANGUN PURBA KABUPATEN DELI SERDANG)12. ANALISIS PENDAPATAN DAN SISTEM PEMBAGIAN HASIL NELAYAN BERMOTOR <5 GT DAN 5-9 GT (STUDI KASUS : KECAMATAN DATUK BANDAR DAN KECAMATAN TELUK NIBUNG KOTAMADYA TANJUNG BALAI, PROPINSI _____) 13. ANALISIS SISTEM PEMASARAN WORTEL (STUDI KASUS : DESA SUKADAME, KEC. TIGAPANAH, KAB. KARO)

14. ANALISIS SITUASI KETAHANAN PANGAN ( STUDI KASUS : PROPINSI _____ ) 15. ANALISIS USAHATANI PISANG BARANGAN (STUDI KASUS : DESA SUMBUL KECAMATAN STM HILIR, KABUPATEN DELI SERDANG)16. ANALISIS USAHATANI STROBERI (STUDI KASUS : DESA TONGKOH KECAMATAN TIGA PANAH, DAN DESA KORPRI KECAMATAN BERASTAGI KABUPATEN KARO) 17. ARON SEBAGAI LAPANGAN KERJA SEKTOR INFORMAL BAGI WANITA PEDESAAN DAN SUMBANGANNYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS : DESA SEMPAJAYA, KECAMATAN BERASTAGI, KABUPATEN KARO) 18. BEBERAPA FAKTOR SOSIAL EKONOMI YANG MEMPENGARUHI SIKAP NELAYAN BURUH TERHADAP JURAGAN (TOKE) (STUDI KASUS: DESA BAGAN DALAM, KECAMATAN TANJUNG TIRAM, KABUPATEN ASAHAN) 19. BEBERAPA MASALAH SOSIAL EKONOMI DALAM PENGEMBANGAN USAHATANI BUNGA POT STUDI KASUS GG. MADIRSAN., DESA BANGUN SARI, KECAMATAN TANJUNG MORAWA, KABUPATEN DELI SERDANG 20. DAMPAK KENAIKAN HARGA BBM (SOLAR) TERHADAP USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN PUKAT CINCIN (STUDI KASUS : KEL. BAGAN DELI KEC. _____ BELAWAN KOTA _____ 21. DAMPAK VIRUS IKAN TERHADAP KEADAAN SOSIAL EKONOMI PETANI IKAN MAS DI DANAU TOBA ( STUDI KASUS KELURAHAN HARANGGAOL KECAMATAN HARANGGAOL HORISAN) 22. EVALUASI PENERAPAN VARIETAS INDRAGIRI PADA PENANAMAN PADI PINGGIR PANTAI (DESA PEMATANG CENGAL BARAT KECAMATAN TANJUNG PURA KABUPATEN LANGKAT. 23. EVALUASI PENYULUHAN BUDIDAYA ASAM GLUGUR (STUDI KASUS : DESA SILO LAMA KECAMATAN AIR JOMAN KABUPATEN ASAHAN) 24. EVALUASI PERANAN RUMAH KOMPOS TERHADAP KEBUTUHAN USAHATANI PADI SAWAH (RUMAH KOMPOS UP3HP BERSATU KITA MAJU KECAMATAN STABAT KABUPATEN LANGKAT 25. EVALUASI PERKEMBANGAN ORGANISASI P3A DAN HUBUNGANNYA DENGAN SOSIAL EKONOMI PETANI DI KABUPATEN DELI SERDANG (STUDI KASUS: DESA PERDAMEAN KECAMATAN TANJUNG MORAWA, DESA KARANG ANYAR KECAMATAN BERINGIN, DESA PASAR MELINTANG KECAMATAN LUBUK PAKAM) 26. EVALUASI PROGRAM PENGEMBANGAN KAWASAN INTEGRASI DOMBA DENGAN PERKEBUNAN DI KABUPATEN LANGKAT ( STUDI KASUS : DESA PADANG BRAHRANG KECAMATAN SELESAI KABUPATEN LANGKAT 27. HUBUNGAN DINAMIKA KELOMPOK TANI DENGAN PRODUKTIVITAS DAN PENDAPATAN USAHA TANI KOPI (KASUS : KELURAHAN TIGARUNGGU, KABUPATEN SIMALUNGUN) 28. HUBUNGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PENYULUH DENGAN PELAKSANAAN TUGAS POKOK PENYULUH PERTANIAN (STUDI KASUS : BPP _____ KRIO KEC. SUNGGAL KAB. DELI SERDANG) 29. HUBUNGAN TINGKAT KOSMOPOLITAN DENGAN SIKAP PETANI PADI SAWAH TERHADAP KELOMPOK TANI DI KABUPATEN DELI

SERDANG. (STUDI HASIL : KELOMPOK TANI KAMPUNG BARU, TANI JAYA, HOTMA JAYA, DESA PASAR MELINTANG, KECAMATAN LUBUK PAKAM 30. HUBUNGAN UMUR TANAMAN JERUK DENGAN BIAYA PRODUKSI DAN PENERIMAAN 31. INVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS TOBA SAMOSIR DAN STRATEGI PENGEMBANGAN TIPA-TIPA DI TOBA SAMOSIR 32. KAJIAN TINGKAT PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHA TANI SAYURAN DATARAN RENDAH DI KAWASAN AGRIBISNIS KOTA _____ 33. KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI KARYAWAN PERKEBUNAN PT.TOLAN TIGA INDONESIA DAN SIKAP MEREKA TERHADAP SISTEM MANAJEMEN YANG BERLAKU (STUDI KASUS: DESA PERLABIAN, KECAMATAN KAMPUNG RAKYAT, KABUPATEN LABUHAN BATU) 34. KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI TOKE BAWANG DAN WANITA PENGUPAS BAWANG SERTA SUMBANGANNYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS: JALAN VETERAN KELURAHAN PANDAU HILIR KECAMATAN _____ TIMUR KOTAMADYA _____) 35. KOINTEGRASI HARGA CPO (CRUDE PALM OIL) INTERNASIONAL DAN HARGA CPO (CRUDE PALM OIL) DOMESTIK TERHADAP HARGA MINYAK GORENG DOMESTIK 36. MATERI, METODE DAN MEDIA PENYULUHAN PETERNAKAN YANG DISAMPAIKAN PPL DI KABUPATEN DELI SERDANG DAN DAMPAKNYA TERHADAP SOSIAL EKONOMI PETERNAK ( STUDI KASUS : DESA SUKA MAJU, KECAMATAN SUNGGAL, KABUPATEN DELI SERDANG ) 37. PARTISIPASI ORGANISASI P3A DALAM PEMELIHARAAN DAN PENGELOLAAN IRIGASI DI KABUPATEN SIMALUNGUN (STUDI KASUS: DESA BOSAR GALUGUR KECAMATAN TANAH JAWA, DESA TIGA DOLOK KECAMATAN DOLOK PANRIBUAN, DESA DOLOK HATARAN KECAMATAN SIANTAR) 38. PENGARUH JUMLAH TEPUNG ROTI TERHADAP MUTU CHICKEN BURGER SELAMA PENYIMPANAN BEKU 39. PENGARUH MODAL BERGULIR TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI SAYUR DI KOTA _____ (STUDI KASUS : KELURAHAN TANAH ENAM RATUS DAN KELURAHAN TERJUN KECAMATAN _____ MARELAN) 40. PENGARUH PANGLIMA LAOT TERHADAP PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN (STUDI KASUS : NELAYAN PEMILIK : PERAHU TANPA MOTOR, PERAHU MOTOR DAN KAPAL MOTOR DI KELURAHAN LHOK BENGKUANG, KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN 41. PENGARUH PENERAPAN SARANA PRODUKSI SPESIFIK LOKAL TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH (STUDI KASUS: DESA WONOSARI, KECAMATAN TANJUNG MORAWA, KABUPATEN DELI SERDANG) 42. PENGGUNAAN SARANA PRODUKSI DANA ANALISIS KOMPONEN BIAYA PADA USAHA TANI SAWAH,STUDI KASUS DESA WONOSARI, KEC. TANJUNG MORAWA, KAB. DELI SERDANG 43. PERANAN TENAGA KERJA WANITA PADA USAHATANI KOPI DAN SIKAPNYA TERHADAP PERAN GANDA DALAM RUMAH TANGGA

(STUDI KASUS : DESA PARULOHAN, KECAMATAN LINTONG NIHUTA KABUPATEN HUMBANG HASUNDUTAN) 44. PERANAN WANITA DALAM USAHATANI PADI SAWAH DAN SUMBANGANNYA TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA (STUDI KASUS : DESA SIONGGANG UTARA, KECAMATAN LUMBAN JULU, KABUPATEN TOBA SAMOSIR 45. PERBANDINGAN SIKAP PENGURUS DAN ANGGOTA TERHADAP ORGANISASI CREDIT UNION (CU) 46. PERBEDAAN KARAKTERISTIK SOSIAL-EKONOMI, SUMBER INFORMASI DAN PENDAPATAN PETANI KOPI ARABIKA DENGAN PETANI KOPI ROBUSTA (STUDI KASUS : KELURAHAN SIDIANGKAT DAN KELURAHAN BINTANG HULU, KECAMATAN SIDIKALANG, KABUPATEN DAIRI) 47. PROSPEK PENGEMBANGAN TANAMAN HIAS AGLAONEMA DI KOTA _____ 48. SIKAP PETANI KENTANG TERHADAP TEKNOLOGI PEMBUATAN KOMPOS (STUDI KASUS : DESA SILANDO, KEC. MUARA, KAB. TAPANULI UTARA ) 49. SIKAP PETANI PADA PROGRAM COMMUNITY DEVELOPMENT (CD) SAPI SISTEM BERGULIR DAN HUBUNGANNYA DENGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI ( STUDI KASUS : KABUPATEN TOBA SAMOSIR ) 50. SIKAP PETANI TERHADAP PROGRAM CD (COMMUNITY DEVELOPMENT) PT.TPL (TOBA PULP LESTARI) DAN FAKTORFAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI KASUS: DESA PARBULUAN I KECAMATAN PARBULUAN KABUPATEN DAIRI) 51. SISTEM USAHA TANI TANAMAN WORTEL(STUDI KASUS : DESA MERDEKA KECAMATAN SIMPANG EMPAT KABUPATEN KARO) 52. TINGKAT ADOPSI PETANI SAYUR BAYAM JEPANG TERHADAP TEKNOLOGI BUDIDAYA ANJURAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN SOSIAL EKONOMI PETANI (STUDI KASUS DESA RUMAH BERASTAGI KECAMATAN BERASTAGI KABUPATEN KARO ) 53. TINGKAT ADOPSI PETANI TERHADAP TEKNOLOGI BUDIDAYA JAGUNG DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA DI KABUPATEN LANGKAT (STUDI KASUS: DESA NAMU UKUR UTARA KECAMATAN SEI BINGE KABUPATEN LANGKAT 54. TINGKAT ADOPSI PETANI TERHADAP TEKNOLOGI BUDIDAYA NILAM DAN HUBUNGANNYA DENGAN KARAKTERISTIK SOSIAL EKONOMI PETANI (KASUS: DESA TANJUNG MERIAH KECAMATAN STTU JEHE KABUPATEN PAKPAK BHARAT)