Anda di halaman 1dari 1

AIR BRAKE SYSTEM VERIVICATION

1. Pendahuluan kendaraan dengan cara memperlambat atau menghentikan laju kendaraan. Brake juga merupakan salah satu faktor safety bagi penumpang yang menghindarkanya dari kecelakan. Untuk itu kinerja brake benar - benar diperhatikan. Parameter yang menjadi tolak ukur kinerja dari sistem pengereman adalah stopping distance dan decceeleration limit yang direm dengan kecepatan mula yang ditentukan. GEA- Mobil yang dirancang oleh PT. INKA ini dilengkapi dengan sistem rem angin (air brake system) yang memanfaatkan udara bertekanan udara bertekanan sebagai sumber daya untuk melakukan pengereman. Sirkuit pengereman dan komponen - komponennya telah dipilih oleh PT.INKA, namun perlu dilakukan verifikasi tentang pemenuhan persyaratan standart dan kinerjanya. Secara umum sistem pengereman yang berkembang untuk kendaraan saat tini ada 2 jenis yaitu : A. Sistem pengereman jenis lock. Yaitu sistem rem yang unutuk menghentikan kendaraan dilakukan dengan cara membuat roda berhenti berputar (lock). Gaya gesek antara ban yang lock dengan jalan dimanafaatkan untuk mengurangi kecepatan dari kendaraan . B. Sistem pengereman jenis anti lock (anti lock break system = ABS) Yaitu sitem rem yang untuk menghentikan kendaraan dilakukan dengan cara mempertahankan roda tidak lock atau dalam keadaan slip tertentu dimana koefesien adhesi antara jalan dan ban adalah paling besar sehingga jarak berhenti kendaraan lebih pendek dan kendaraan masih tetap stabil walau direm pada saat kendaraan berbelok. 2. Verifikasi 2.1 Pengereman Sistem Lock Setiap rem yang baik adalah sistem rem yang bisa membuat lock semua roda secara bersama-sama. Setiap kesalahan pada sistem rem akan dapat mengakibatkan roda depan atau belakang berhenti (lock) duluan. Kedua situasi baik roda depan atau belakang berhenti duluan akan berbahaya bagi keselamatan kendaraan. Ada 2 macam gerak kendaraan yaitu : kendaraan gerak lurus, dan kendaraan dengan gerak belok. 2.1.1 Kendaraan dengan gerak lurus