PROPOSAL PROYEK PERUMAHAN

MEDINA RESIDENCE – BINTARO
PT BANGUN SUKSES ABADI

Benjamin Ibnu Almer Farras Naufal Fauzan Rahman Mila Nadhira Rediani Pramudita Roja Sonaji
i.

1106069292 1106016531 1106069525 1106069600 1106069525 1106069531

Executive Summary Lokasi Proper : Perumahan Medina Residence – Bintaro , INDUSTRIAL ENGINEERRING

523.000. 36/60 m2 : 10 Bulan : Rp. 1. Ciputat. 10.: Rp. Tangerang.: Rp.Desa Jombang.476. Peruntukan Luas Lokasi Luas Kavling Jumlah Unit Periode Project Nilai Penjualan Modal Sendiri Pinjaman/Investment Keuntungan Developer : Pembangunan 41 unit Rumah Tinggal Type.: Rp.300.500.: PT. Financial Performa Laporan Keuangan tahun 2007 dan 2008 (Anaudited) sbb. 4. 36/60 m2 : 4. Kab. Kec.000.000.000.700.700 m2 (40%) : 42 unit Rumah Tinggal Type.500. Jawa Barat.593 m2 : 2.000. 4. Sentra Inovasitama) ii. BANGUN SUKSES ABADI (joint Operation to PT. : iii. INDUSTRIAL ENGINEERRING .000.

600. Namun hal ini mengindikasikan bahwa PT BSA tidak akan mengalami kesulitan di dalam membayar kewajiban yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu satu tahun ke depan.61 1.000 621.000 3.266.300 2.300 1.012 3.247.637.000 Financial Ratios Ratios Current Ratio Quick Ratio Debt to Equity Ratio Return on Assets Return on Sales Return on Equity Formula (Kas+Piutang Usaha)/Hutang Jk.52 0.266.025.075. current dan quick ratio tidak dapat didefinisikan.300 281. ROA mengalami kenaikan sebesar 100% dibandingkan dengan tahun 2007.000 9.000. Hal ini disebabkan karena adanya penjualan yang meningkat. Hal ini disebabkan karena PT BSA pada tahun 2008 berhasil meningkatkan penjualan usaha dan menekan biaya operasional jika dibandingkan dengan tahun 2007. Pendek Total Kewajiban/Total Ekuitas Laba Setelah Pajak/Total Aktiv a Laba Setelah Pajak/Total Pendapatan (Penjualan) Laba Setelah Pajak/Total Ekuitas Value 2007 #DIV/0! #DIV/0! 0 0.000 678.000 24.000 1.25 Value 2008 #DIV/0! #DIV/0! 0 0.982 2008 1. Dengan demikian.000 1.000 169.125.996 3.300 1.861.52 Penjelasan Laporan Keuangan dan Rasio Keuangan a. b.492 1.000.615.130.996 2.537. iii.000 3.967.500.012 3.000 1.000 4.500.992 87.275.334.250.836.040.LAPORAN LABA RUGI Untuk Tahun yang Berakhir 31 Desember Pendapatan Pendapatan Bunga dan Lain-Lain Jumlah Pendapatan Harga Pokok Laba (Rugi) Kotor Biaya-biaya Operasional Gaji / Upah Listrik/Telephone/Air Alat tulis/Cetakan Transportasi Operasi Iuran/Retribusi Penyusutan alat kantor Penyusutan kendaraan Amortisasi Izin Usaha J umlah Biaya Laba (Rugi) Usaha Sebelum Pajak Beban Pajak Penghasilan SALDO LABA (RUGI) SETELAH PAJ AK 2007 1.612.000.967.25 0.800.500 339.000 6. Laba setelah pajak di tahun 2008 mengalami kenaikan yang signifikan sebesar hampir 300% dibandingkan tahun 2007. c.244.000 1. Pendek (Kas+Piutang Usaha-Persediaan)/Hutang Jk.300 0 43.336.018 338. dan PT BSA tidak banyak melakukan penambahan investasi pada tahun 2008. Sejarah Proper INDUSTRIAL ENGINEERRING .30 0.250.000 771.000.000.861.615.750.77 0.200. dapat disimpulkan bahwa PT BSA memiliki kemampuan yang baik dalam mengelola keuangannya.500 113. PT BSA tidak memiliki komponen kewajiban untuk tahun 2007 dan 2008 sehingga.500 508. Rentabilitas perusahaan pada tahun 2008 mengalami perubahan yang dapat dilihat melalui indikator Return on Total Assets (ROA). Latar Belakang Proyek Perumahan (Proper) a.000 3.000.000 35.303.

Permbangunan akan dilaksanakan secara bertahap dengan sistem indent dgn target penyelesaian 42 unit rumah dalam waktu 6 bulan. an. Mengutamakan efisiensi dan efektifitas dalam pembangunan serta melibatkan masyarakat setempat sebagai stakehalders dalam pekerjaan phisik konstruksi rumah. Bangun Sukses Abadi dan PT. 11 Rt.500. Sesuai SHM No. Kalimantan I No. Tangerang. Kec. Jurangmangu Timur. 295 m2. 280 m2. 311. Aspek Sosial & Environment a. an. dimaksudkan untuk mengoptimalkan resources yang dimilki terutama pada Development” dan penciptaan Added Value bagi Stakeholders. 001/12 Desa Jombang. Tangerang. Kec. Joko Satoso (dibeli oleh Subiyanto. 339 dan 595 /Jombang seluas 1. Konsep Proper Kebijakan masyarakat. 144/Jombang seluas 2. Ciputat. 001/12 Desa Jombang. Pondok Aren Kab. Jl.000.675 m2. 427. Kab.KPKNL Serpong.Proyek perumahan “Medina Residence” ini diinisiasi oleh PT. Sentra Inovasitama untuk mengembangkan Lokasi Tanah Kosong yang berlokasi di daerah yang cukup strategis di Bintaro. 10 Rt. iv. Konsep Pembangunan Proper ini mengacu kepada : Pengembangan Lokasi dengan menjadi nuansa Cluster Asri. b. Kalimantan I No. Kalimangso No 45 Rt. Sesuai SHM No. Kab. beralamat di Jl. Lokasi Proper Terletak di Jl. Ciputat.01/02. Tangerang Rp. INDUSTRIAL ENGINEERRING pada tanggal 29 November 2007 di Pemerintah khususnya Pemerintah Daerah yang mendorong peran swasta dalam penyediaan perumahan bagi . Perumahan ramah yang memenuhi dan kriteria perumahan untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke atas lingkungan Minimalis. Kalimangso No 45 Rt.01/02. Jurangmangu Tmur. beralamat di Jl. Proper yang merupakan proyek bersama aspek utilitas “Land antara dua perusahaan ini.515 m2. Tangerang. Bambang Sulistio (dibeli oleh Subiyanto.

000.November 2007 di KPKNL Serpong. Kependudukan Jumlah penduduk kota Tangerang mengalami peningkatan setiap tahunnya dimana hal ini dapat dilihat pada tabel berikut yang menunjukkan jumlah penduduk sejak tahun 2000 – 2007 serta tingkat pertumbuhan penduduk per tahunnya untuk periode 2000 – 2007. Proper pada tanggal 29 terletak di daerah pemukiman yang telah padat.54 km2. Dengan luas wilayah 164. b. 391. daerah bebas banjir dan hanya sekitar 800 m sebelah Tenggara dari lokasi perumahan mewah Vila Bintaro Indah dan beberapa real estate lainnya. c. Tangerang merupakan kota terbesar dan terpenting di Provinsi Banten serte kedua terbesar di kawasan perkotaan Jabotabek setelah Jakarta.Pondok Aren Kab. Tangerang Rp. Demografi Demografi Kota Tangerang terletak di Provinsi Banten. dan berada tepat di sebelah barat kota Jakarta. Tabel 1 : Grafik Perkembangan jumlah penduduk Kota Tangerang 2000 – 2007 INDUSTRIAL ENGINEERRING .500.

67 dalam kurun waktu 8 tahun. sarana dan fasilitas pun akan turut meningkat.go. d.tangerangkota. maka kebutuhan akan perumahan. Fasilitas Umum Lokasi proyek ini cukup strategis untuk kelas masyarakat INDUSTRIAL ENGINEERRING .Tabel 2 : Grafik Pertumbuhan Penduduk Kota Tangerang 2000 – 2007 Sumber : http://www.id Dengan rata-rata pertumbuhan penduduk 2.

SMP N 3 Ciutat. Access Stasiun Kereta Sudimara dan Stasiun Pondok Ranji juga tidak jauh dari lokasi proper. Emerald Menteng : 700 m  Berdekatan dgn lokasi proper Residence. Aspek Pemasaran a. Rumah Sakit. Beberapa institusi pendidikan di sekitar lokasi proper antara lain : Sekolah Jepang Jakarta. BNI. Bank Niaga. SMU Pembangunan Jaya. Mandiri. Sekolah Tunas Permata Indonesia. Fasilitas Umum:  Masjid  Kantor Kecamatan  Puskesmas : 300 m : 500 m : 600 m  Sarana Pendidikan SD. Lokasi Proper dekat dengan sejumlah fasilitas publik antara lain : Pasar Tradisional. Taman Senayan. Sarana Pendidikan dan terakses oleh Angkutan Umum. BRI  Jaringna Listrik  PDAM  Telepon : 800 m : ada : ada : ada :Bintaro Jaya. Pesantren Baiturrahman.berpenghasilan menengah ke atas.SMU : 500 m  Pasar Tradisional  Bank Permata.SMP. Global Jaya Scholl. SMAN 6 Jombang. Bank. Access jalan masuk ke proyek cukup padat. Fasilitas publik lainnya adalah RS Internasional Bintaro. Dan Lokasi proper Medina diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyakat kelas INDUSTRIAL ENGINEERRING . Pusat Perbelanjaan. Potensi & Segmentasi Pasar Kebutuhan akan perumahan yang representatif menjadi hal yang sangat urgent bagi setiap masyarakat/keluarga. Gedung Bank Permata dan Kantor Bank Niaga. namun masih dalam tahap pelebaran sehingga dapat memadai sebagai sarana lalu lintas jalan utama perumahan. iv. Residence. Permata Bintaro dll. Restorant.

PT BSA telah memiliki potensial buyer yang berasal dari salah satu institusi pemerintah. b. Project Utility Berdasarkan stretegi pemasaran dan data yang diperoleh. Brosur. Pemasangan spanduk serta umbul-umbul. Kawasan estate masyarakat/populasi kelas menengah ke atas dengan pendapatan perkapita yang terus meningkat setiap tahun.menengah tersebut. Dengan kondisi seperti tersebut di atas. dapat diperkirakan bahwa pemilihan segmen pasar menengah ke atas cukup memadai untuk diperhitungkan. maka pemanfaatan lahan untuk pengembangan pembangunan rumah dapat lebih optimal dalam periode waktu satu tahun. c. Telkom. PDAM dan jaringan pendukung lainnya. Hal yang dapat dilakukan untuk dapat mempercepat penjualan Proper “Medina Residence” ini adalah menemukan target market yang memiliki pendapatan tetap dan tidak terganggu akan situasi dan kondisi perekonomian Indonesia. Jaringan luas adalah salah satu asset penting dari PT BSA. INDUSTRIAL ENGINEERRING . Marketing Strategy Strategi pemasaran yang akan digunakan mix adalah yakni dengan dengan mengaplikasikan strategi marketing memanfaatkan media promosi secara intensif. Utilitas/jaringan yang ada disekitar lokasi antara lain jaringan Listrik PLN. Melalui jaringan ini. Media promosi antara lain dengan menggunakan Attractive Leaflet. dan door to door ke Institusi yang dianggap potensi untuk kelas proper “Medina Residence”. Hal ini disebabkan karena Lokasi Proper berada di posisi real yang cukup strategis salah satunya disebabkan oleh di sekitar lokasi proper tersebut dihuni oleh banyak real estate yang berada di sekitar lokasi proper. Balon Promosi.

000.000 0 1.000.555 2.000 0 10.000 0 2.000 0 1.500.976.000 0 .000.402.000 0 1.000 0 4.000.593 4.000 0 K ETER ANGAN UK AN/S UR ATUAN/UNIT P K AAN B A ER IR N IAY v.000 0 14.700.000 0 2.500.650. Aspek a.500. S ANA / UNIT : AR A T 42 unit 2 IV.000 0 10.000 0 81.733.523.000.000 0 279.51% ENGINEERRING 4.300.000 0 600.000 0 250.970. I TANAH Luas proper/m2 (100% s 2 ) L s Proper/m bersih uas 2 Tanah efektif/m (60% h 2 ) S arana/prasa rana/m (40% 2 ) Tanah matang/m2 h 2 Tanah efektif/m2 h 2 B a Tanah MatangB ih iaya h g ers B a Tanah Efektif iaya h 4. TOTALB A P L IAY ROY EK TANAH PRASARANA SARANA BANGUNAN RMH N OVERHEAD (10% D *sales) TOTAL BIAYA PROYEK L A SALES MARGIN SALES MARGIN S VI.000 0 8.000.476.893 600. B ANGUNAN / M2 N Jum h Unit lah Luas bangunan / m2 s n Luas Tanah / m2 s h Biaya Bangunan / m2 a n Total Biaya Bangunan / unit l a n Total B a B unan 42 unit l iaya ang n 2 Sales/Unit Total S s 42 Unit l ales 2 V.512.000 0 2.300.000 0 279.300. TOTALMOD LPR EK L AL OY MODAL SENDIRI (51% L I ) INVESTOR/BANKINDUSTRIAL K (49% ) TOTAL MODAL PROYEK L L Keuangan Proyek Biaya 42 36 60 2.000 0 3.000 2 iii.000 0 3.402.000 0 1.050.250. P AS ANA /m2: R AR A m 42 unit*60m2*600.000.000.000. Proyeksi Proper II.700 1.000 0 8.300.000.000.000.733.000.000 0 1.300.K UANGAN PR E N OJEC T S IMUL I K UTUH N ANGGARAN B A PR C AS EB AN N IAY OJE T NO.512.976.100.000 0 6.

prasarana. Sumber Dana Pembiayaan awal (Initial Investment) yang digunakan untuk perijinan dan modal kerja sarana.500. dapat diinformasikan sumber pengembalian sbb. : Penerimaan Penjualan tanah excluded) : Rp 10. Manajemen perusahaan berencana memenuhi sumber dana dengan komposisi sebagai berikut :   50% bersumber dari Investor/Bank 50% bersumber dari Dana Sendiri c.000.000.b. Untuk kebutuhan financing proyek. kontruks serta biaya overhead diperoleh dengan komposisi modal sendiri dan modal investor. Proyeksi Penjualan Berdasarkan proyeksi penerimaan dan pengeluaran kas.(kelebihan INDUSTRIAL ENGINEERRING .

HPP Margin Kotor : Rp 8.: Rp.523.(14.51%) Rencana Cash Flow dengan asumsi harga jual Rp 200.000/unit INDUSTRIAL ENGINEERRING .976.700.000.000.300.000. 1..

0 0. 7. . . 0 0 0 H U T A N4 . 0. 5 A 0 2 N0 . . 0.5 . 0. 0 0 30. 0 0 20.N oK E T E T R o At a N l G A N 1 IS A L D O A W A L 2 3 4 5 B U L A N 6 7 8 9 1 0 I CI A S H I N 1 D A N A 4 B. 0 0 0 I IC I A S H O U 1 T A N A 2H . . .0 . 0 5 0 1 0 . 4 P 7 4 6E . . 1 1 0 05 0 0 . 7 2K O N S T R T 3 6 /4 6 25 0 .26 . 0 0 0 0 0 0 0 0 . . 0 0 0 H J 2 0 0 . )0 0 0.0 0.7 E0 13 0F 7.5 0 0 0.0 50 0 0 0 . 0 0 20.0 0 0 0 0 01. 0 . 0 0 0 0 0 . 3 1 01 9 0.4 . 02. . S5 1 0 (. 4 0 0 . 0 0 2 0 0 . 0 -0 0 0 0 . 0 -0 0 0 0 .5 .0 0. 0D . R 3 7 U0 6 0S. .0 0 A D 5 3 0 5 . 0 . 3H 0 01 2 O0. . 2 8 6 INDUSTRIAL ENGINEERRING .0 0. 0 05 10 0 . 0 0 0 0 0 0 0 0 . . 9.A 0 A 0 N0 3D O W N P A Y M E N T T 3 6 /4 6 2 0 . 4. 0.050. 0 0 0 0. 2.5 0 10 0 . 1 0 020 0 0.0 05 0 0 0 03.K 0 0 01 0 0.0 0 - - T O T A L 8 . 0. 2 01 8 74 16 1. 32 1 58 4 5. .5 03 0 . 8. A0 0 0H0 0 .0 02.1 . 32 1 58 4 1. .5 3 5 5.0 0 0 0 0 09.7 3 1 6 0I . . 0 0 50 0 0.0 0 0 01 0 0 0. . 0 0 0 - . .0 05 0 0 0 02.0 0 0 T O T A L1 9 C . .2 0 0 0 0 .0 0 0 0 0 0 0 01.0 50 0 0 0 .0 0 0 .5 1 . 7. 10 0 2 0 0 . 05 0 10 0 .0 00 0 00 0 0.0 00 0 001 0 0. 0 0 .0 0 2 M O D A 4 L . 96 H . 7 3 1 5 4 5. .0 0 0 0 0 0 . . .4 .. .0 0.0 0 0 0 0 0 .0 . .5 0 0 0. 0 T 3 2 3 . 0 -0 0 0 0 .0 10 0 .0 0 0 0 0 0 . .0 50 10 0 .1 . .7 5 1 7 4 1 . 0. 01 0 . 0 3 0 3 0 . 0 0 0 . U02 5 403T 0 50. .6 0 0 0. 0 0 0 0 0 0 0 0 . 0. 0 0 0 .5 0 0 0 0 . N.0 0.0 0. 06I 6 S . 0 0 0 4S A L E S T 3 6 /4 6 28 0 . 0. 0..0 0. 0. 0.0 0 0 0 0 0 0 0 .G 5 0 B 0 A.6 7. . 0 -0 0 0 0 . .0 0. 6 0 5 0. 0 . 1 3O V E R H E T 3 6 /4 6 21 0 . 02 5 203 0 50.0 05 0 0 0 02. 4 A 6 7 S. 0 . C9 7A 5 6 S. 0 02 0 0. 0 00 020 0.05 I30 T50 5.6 7.0 N 0 K0 .0 00 0 0 0 0 09.0 0 - I VS U R P L1 0U . 0 0 2 0 0 .0 0.20. 0 0 0 01 0 0.3 6.0 0. . 0 0 0 0 10 0 0 .0 0 0 0 01 . 3. . 010 0 . 0 10 0 .0 0.0 0 -0 0 0 0 . 6 0 5 0.0 0 0 . . .1 6.0 0.4 .2 48 8 26 5 8 .0 0. 0 0 0 U K S I 9 2 3 .0 0 0 0 0 .0 50 0 0 0 .

vii. •PT BSA telah memiliki pengalaman yang memadai untuk melaksanakan proyek yang sejenis dengan proposal Proper “Medina Residence Bintaro •Proyek ini memiliki prospek yang cukup bagus dilihat dari aspek pemilihan lokasi. spesifikasi bangunan. Kesimpulan Berdasarkan analisa dan pemaparan proyek ini maka dapat kami simpulkan sebagai berikut : •Kinerja keuangan PT BSA menunjukkan peningkatan yang signifikan sehingga relatif lebih aman untuk mendapatkan pinjaman dari bank. serta target market yang sudah jelas. INDUSTRIAL ENGINEERRING .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful