Anda di halaman 1dari 26

PEDOMAN MENYUSUN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

ABDUL MADJID,SH.MH.

LATAR BELAKANG
MANUSIA MAHLUK SOSIAL MANUSIA MEMPUNYAI TUJUAN MANUSIA TIDAK SELALU DAPAT MEMENUHI SEGALA KEBUTUHAN PEMENUHAN KEBUTUHAN MEMBUTUHKAN ORGANISASI ORGANISASI BUTUH PENGELOLAAN

PENGERTIAN ANGGARAN DASAR


MERUPAKAN KONSTITUSI ORGANISASI LANDASAAN UMUM ARAH ORGANISASI MENGGAMBARKAN STRUKTUR DAN MEKANISME KERJA SUATU ORGANISASI SEBAGAI DASAR PENGAMBILAN KEBIJAKAN SUMBER PERATURAN/HUKUM DALAM KONTEKS TERTENTU ORGANISASI

MAKNA ART ORGANISASI


BERFUNGSI MENERANGKAN HAL-HAL YANG BELUM SPESIFIK PADA AD ATAU YANG TIDAK DITERANGKAN DALAM AD, KARENA AD HANYA MENGEMUKAKAN POKOK-POKOK MEKANISME ORGANISASI SAJA. ADALAH PERINCIAN PELAKSANAAN AD KETENTUAN PADA ART RELATIF LEBIH MUDAH DIRUBAH DARIPADA KETENTUAN PADA AD. HAL-HAL YANG TERCANTUM DALAM SETIAP AD/ART SUATU ORGANISASI TERGANTUNG DARI PERHATIAN ORGANISASI TERSEBUT KEPADA SUATU HAL. ADA SUATU HAL YANG DALAM SUATU ORGANISASI DIMASUKKAN DALAM AD ATAU ART-NYA KARENA DIANGGAP PENTING, TETAPI DIORGANISASI LAIN BISA JADI HAL TERSEBUT TIDAK DIMASUKKAN DALAM AD ATAU ART ORGANISASI TERSEBUT KARENA DIANGGAP TIDAK PENTING.

PENGERTIAN ANGGARAN RUMAH TANGGA


adalah suatu acuan program dalam garis besar sebagai pernyataan kehendak pimpinan dan anggota suatu organisasi yang pada intinya berisi Kerangka Umum Program Kerja yang ditetapkan oleh Rapat Pimpinan dan Anggota Suatu Organisasi. merupakan rangkaian program program Kerja yang menyeluruh, terarah dan terpadu yang berlangsung secara berkesinambungan merupakan Program Utama Badan Pengurus Organisasi yang memberikan arah dalam mewujudkan Rencana Kerja Operasional yang lebih terperinci, setiap tahunnya.

POKOK MATERI YANG ADA DALAM ANGGARAN DASAR


NAMA, PENDIRI, DAN TEMPAT KEDUDUKAN IDENTITAS, ASAS, DAN LAMBANG MAKSUD DAN TUJUAN SERTA USAHA KEANGGOTAAN SUSUNAN DAN PENETAPAN ORGANISASI PIMPINAN MEKANISME PENGAMBILAN KEPUTUSAN PENDANAAN MEKANISME PENGAWASAN DAN PERTANGGUNG JAWABAN

POKOK MATERI YANG ADA DALAM ANGGARAN RUMAH TANGGA


Pengaturan lebih lanjut dari anggaran dasar ttg mekanisme keanggotaan Pengaturan lebih lanjut dari anggaran dasar ttg kepemimpinan organisasi Pengaturan lebih lanjut dari anggaran dasar keuangan dan usaha Pengaturan lebih lanjut dari anggaran dasar lain yang diperlukan

POKOK MATERI ANGGARAN DASAR


MUKADIMAH
MENERANGKAN DASAR-DASAR PELAKSANAAN/KEBERADAAN/FUNGSI ORGANISASI TERSEBUT (ASPEK IDEAL / FALSAFATI DAN HISTORIS)

BAB I : NAMA DAN TEMPAT


PASAL 1 :

(1) ORGANISASI INI BERNAMA (NAMA ORGANISASI) (2) (NAMA ORGANISASI) BERKEDUDUKAN DI .(TEMPAT)
- PASAL 2 :

(NAMA ORGANISASI) DIDIRIKAN PADA . UNTUK WAKTU YANG TIDAK DITENTUKAN.

BAB II AZAS, SIFAT dan TUJUAN


Pasal 3 :
(nama organisasi) berazaskan Pancasila

Pasal 4 :
(nama organisasi) merupakan organisasi . (politik, social, dll) yang bersifat (kekeluargaan dll.)

Pasal 5 :
. (nama organisasi) bertujuan : (menjelaskan visi organisasi)

BAB III USAHA-USAHA


MENJELASKAN MISI ORGANISASI BENTUK, PROGRAM, DAN KEGIATAN, DAN PENYELENGGARAANNYA PENENTU KEBIJAKAN DAN PENANGGUNG JAWAB

BAB IV : KEANGGOTAAN
Pasal 7 :
(1) Anggota (nama organisasi) adalah setiap orang yang memenuhi syarat dan sudah disahkan (2) Ketentuan mengenai keanggotaan (nama organisasi) diatur dalam ART

BAB V : ORGANISASI
Pasal 8 :
(1) (nama organisasi) mempunyai wilayah kerja di Jika dirasa perlu bisa saja menerangkan hierarki kepengurusan

Pasal 9 :
(1) Kekuasaan tertinggi pada (2) Kepengurusan diatur dalam .

Pasal 10 :
Pengurus bertugas :

BAB VI : MUSYAWARAH dan RAPAT


Pasal 11 :
(1) Musyawarah diadakan pada

Pasal 12 :
(1) Musyawarah . memiliki wewenang

Pasal 13 :
Dalam keadaan luar biasa dapat diadakan musyawarah

Pasal 14 :
Pengambilan keputusan dalam musyarah dan rapatrapat yang tersebut pad pasal-pasal dalam bab IV diatas dilakukan dengan .....................

BAB VII : LAMBANG


Pasal 15 :
(nama organisasi) mempunyai lambang dengan bentuk serta makna sebagaimana diatur dalam ART

BAB VIII : KEUANGAN


Pasal 16 :
Keuangan . (nama organisasi) diperoleh dari :
a. Uang pangkal dan uang iuran b. Sumbangan dalam bentuk apapun yang sah dan tidak mengikat c. Penerimaan-penerimaan lain yang sah d. Usaha yang sah

Pasal 17 :
Besarnya uang pangkal dan uang iuran ditetapkan oleh .

Pasal 18 :
Dana yang diperoleh dipergunakan untuk membiayai

BAB IX ANGGARAN RUMAH TANGGA


Pasal 19 :
(1) Hal-hal yang tidak diatur didalam Anggaran Dasar akan diatur didalam Anggaran Rumah Tangga yang merupakan pula perincian pelaksanaan Anggaran Dasar (2) ART dan peraturan-peraturan pelaksanaan lainnya tidak boleh bertentangan dengan AD

BAB X : PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGA

BAB X : PERUBAHAN ANGGARAN DASAR dan ANGGARAN RUMAH TANGGA


Pasal 20 :
(1) Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ditetapkan oleh . (2) Perubahan AD dan ART dianggap sah jika

BAB XI : PEMBUBARAN
Pasal 21 :
Pembubaran (nama organisasi) ditetapkan dan diatur dalam . , atas permintaan . (atau dapat juga alasan-alasan lainnya)

BAB XII PENUTUP


Pasal 22 :
Hal-hal lain yang tidak diatur di dalam AD dan ART, diatur dalam . Ditetapkan di : Pada tanggal :

ANGGARAN RUMAH TANGGA


HAK-HAK, KEWAJIBAN DAN PEMBERHENTIAN ANGGOTA KEPENGURUSAN STRUKTUR ORGANISASI PENGURUS PUSAT DAN CABANG RAPAT-RAPAT ATAU MUSYAWARAH KEUANGAN LAMBANG, HYMNE DAN MARS PERUBAHAN ANGGARAN RUMAH TANGGA PEMBUBARAN KETENTUAN PERALIHAN PENUTUP

BAB II KEPENGURUSAN
BAGIAN KESATU
ORGANISASI DEWAN PENGURUS
PASAL 4 ORGANISASI DEWAN PENGURUS PUSAT ..., YANG DISINGKAT DENGAN DPP. TERDIRI DARI:
PEMBINA : MENTERI DALAM NEGERI; GUBERNUR SELURUH INDONESIA PENGARAH : SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN DALAM NEGERI;

BAB I HAK KEWAJIBAN DAN PEMERHENTIAN ANGGOTA


Bagian Kesatu : Hak PASAL 1 Hak Anggota yaitu : . Memilih dan dipilih; Mengemukakan pendapat, usul dan pertanyaan; dan Mengikuti kegiatan-kegiatan ..... serta ikut memanfaatkan hasil dan fasilitas Bagian Kedua : Kewajiban PASAL 2 Kewajiban Anggota yaitu: Mentaati Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta ketentuan-ketentuan lain yang ditetapkan dalam Musyawarah Nasional; dan Membayar iuran anggota. Bagian Ketiga : Pemberhentian Menjadi Anggota PASAL 3 Anggota Berhenti : Apabila berhenti dari jabatannya karena.. Meninggal Dunia; dan Karena suatu ketentuan perundang-undangan.

SELAMAT MENCOBA SENDIRI

SEMOGA BERMANFAAT