Anda di halaman 1dari 14

PENJERNIHAN AIR

SECARA MEKANIS

MASALAH AIR :
Kualitas Kuantitas Kuantitas sangat banyak, kualitas rendah Contoh : saat banjir, air sangat banyak, tapi keruh Kuantitas sedikit, kualitas juga rendah Contoh : saat kemarau sumber air mengering, sehingga masyarakat sering menggunakan air sungai yang keruh

AIR KERUH MENGANDUNG


PADATAN TERENDAP PADATAN TERSUSPENSI PADATAN TERLARUT LEMAK, MINYAK DAN GEMUK/OLI

MACAM PADATAN TERENDAP


TANAH PASIR KERIKIL BAHAN ORGANIK MISAL RANTING, DAUN, KOTORAN HEWAN, DSB

MACAM PADATAN TERSUSPENSI


BAHAN ORGANIK MIKROORGANISME PARTIKEL CEMARAN LAIN

KARAKTERISTIK PADATAN TERSUSPENSI


BERUPA PARTIKEL-PARTIKEL KECIL YANG MIKROSKOPIS DAPAT MELEWATI SARINGAN BIASA DAPAT MELAYANG-LAYANG DI DALAM AIR UNTUK MENGHILANGKANNNYA HARUS DIBERI PERLAKUAN KHUSUS TERLEBIH DAHULU KEMUDIAN DIENDAPKAN BARU DAPAT DIPISAHKAN

KEKERUHAN
KEKERUHAN BUKAN POLUTAN DISEBABKAN ADANYA BAHAN TERSUSPENSI MERUPAKAN SIFAT OPTIK BUKAN MERUPAKAN INDIKASI BAHAN TERSUSPENSI

PADATAN TERLARUT
BERUPA PADATAN YANG DAPAT LARUT DALAM AIR TIDAK DAPAT DISARING TIDAK DAPAT DIENDAPKAN UNTUK MENGHILANGKANNYA DENGAN JALAN EVAPORASI (PENGUAPAN)

LEMAK, MINYAK DAN GEMUK/OLI


TIDAK LARUT DALAM AIR MENGAPUNG DI PERMUKAAN AIR DAPAT MENUTUPI PERMUKAAN AIR

FUNGSI PENJERNIH AIR


MENGHILANGKAN KOTORAN, PADATAN TERENDAP DAN PADATAN TERSUSPENSI MEMBUAT AIR MENJADI LEBIH JERNIH MENGHILANGKAN ORGANISME MIKROKOSPIK DAN MAKROSKOPIK MISAL PLANKTON, ALGAE MENGURANGI BAU PADA AIR

ALAT DAN BAHAN PENJERNIH AIR


BAK AIR (PLASTIK, DRUM, PENGARON, PADASAN) KERAN AIR KERIKIL PASIR IJUK ARANG POTONGAN BATU BATA

CARA KERJA PENJERNIH AIR

AIR SEBELUM DAN SESUDAH DIJERNIHKAN

SEKIAN DAN TERIMA KASIH