Anda di halaman 1dari 2

Teknologi Informasi Multimedia

PENTINGNYA TEKNOLOGI INFORMASI MULTIMEDIA


DALAM PENINGKATAN PROFESIONALISME MAHASISWA
PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Oleh :

M. APRIAN ARIZALDI
0514022032
( Mahasiswa Penyuluhan Komunikasi Pertanian Universitas Lampung )

Pada dasarnya, adanya teknologi informasi berbasis multimedia telah


memungkinkan dan memudahkan manusia saling berhubungan dengan cepat,
mudah, terjangkau, dan memiliki potensi untuk mendorong pembangunan
masyarakat. Teknologi yang semacam ini harus dimiliki oleh seorang penyuluh
untuk dapat membantu rakyat mengorganisir diri secara modern dan efisien,
sehingga pada gilirannya rakyat yang akan mendapat manfaat terbesar. Seperti
yang dikatakan oleh banyak pakar tentang peran Teknologi Informasi Multimedia
yang antara lain :
1. Informasi Multimedia memiliki banyak kelebihan dibandingkan dengan
media massa lainnya.
2. Mudah, cepat dan murah dengan jangkauan yang sangat luas.
3. Untuk menjangkau 60 juta orang :
a. Butuh 30 tahun untuk radio
b. Butuh 15 tahun untuk televisi
c. Butuh 3 tahun untuk teknologi berbasis multimedia ( internet ).

Dalam rangka meningkatkan profesionalisme penyuluhan, terjadinya revolusi


teknologi informasi adalah sebuah tantangan yang harus mampu dipecahkan.
Adanya revolusi informasi harus dapat dimanfaatkan oleh bidang penyuluhan
sebagai alat mencapai tujuannya. Untuk itu, perlu didukung oleh suatu kehendak
dan etika yang dilandasi oleh keilmuan penyuluhan dengan dukungan berbagai
pengalaman para praktisi penyuluhan di lapangan.

Peran program pendidikan yang mempersiapkan tenaga ahli penyuluhan , seperti


pada perguruan tinggi perlu mempersiapkan pelaku-pelaku penyuluhan yang
mampu menyampaikan informasi pembangunan dan mampu memotivasi
masyarakat untuk melakukan tindakan yang tepat, sesuai dengan tuntutan
Teknologi Informasi Multimedia

perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan masyarakat sasaran


penyuluhan.

Profesionalisme penyuluhan juga harus didukung oleh kompetensi yang harus


dikuasai oleh para penyuluh professional. Salah satu dari kompetensi tersebut
adalah kemampuan menggunakan teknologi informasi yang terus-menerus
berkembang sesuai dengan kemajuan dan kebutuhan masyarakat, seperti keahlian
yang bersifat khusus, tingkat pendidikan minimal, dan sertifikat keahlian haruslah
dipandang perlu sebagai prasarat untuk menjadi penyuluh professional. Selain itu,
agar profesi penyuluhan dapat berkembang maka evaluasi dan uji kelayakan
profesi harus terus menerus dilakukan. Disinilah peran Perguruan Tinggi
khususnya civitas akademika Program Studi Penyuluhan Komunikasi Pertanian
Universitas Lampung dan Ikatan Penyuluh (Organisasi profesi penyuluhan,
seperti PAPPI dan PERHIPTANI ) sangatlah penting. Kerjasama antara keduanya
menjadi sangat diperlukan dan dengan demikian maka, pengembangan
profesionalisme penyuluhan juga harus mempersyaratkan hidup dan
berperanannya organisasi profesi penyuluhan, sehingga terjadi penyebarluasan
dan pertukaran ide diantara anggota dalam menjaga kode etik dan pengembangan
profesi. Melalui cara demikian, maka tindakan penyuluhan akan sesuai dengan
bidang ilmu dari profesi penyuluhan dan mampu mengikuti tuntutan
perkembangan serta perubahan masyarakat penggunanya.

Ucapan Terima Kasih saya haturkan kepada Tim Pengajar


Mata Kuliah Teknologi Informasi Multimedia.....semoga
ilmu yang kalian berikan menjadi bekal yang bermanfaat
bagi saya untuk menjadi seorang penyuluh pertanian
yang profesional......
Amin ya Robbal Alamin