U PAYA M E N I N G K AT K A N P R E S TA S I BE LAJAR IP S M E LALUI M E TODE T U T O R S E B AYA K E L A S V S D N 1 T U G U , C A W A S , K L AT E N

Ester Dwi Pebruarti 08144600114

BAB I PENDAHULUAN
 A.

Latar Belakang Masalah

Dalam keseluruhan proses pendidikan, kegiatan belajar mengajar adalah proses pokok yang harus dilalui oleh seorang pendidik atau guru. Berhasil tidaknya suatu tujuan pendidikan bergantung kepada bagaimana proses belajar mengajar dirancang dan disajikan.

kreativitas guru untuk menciptakan model pembelajaran yang  Kurangnya .B. Identifikasi Masalah  Rendahnya  Kurangnya prestasi belajar siswa minat guru untuk menerapkan model pembelajaran yang tepat.

Batasan Masalah penelitian ini menitik beratkan pada bagaimana upaya meningkatkan prestasi belajar IPS melalui metode tutor sebaya di kelas V SD Negeri 1 Tugu .C. Klaten? . Cawas .

Tujuan Penelitian  Mengetahui proses perencanaan metode tutor sebaya dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPS Mengetahui proses pelaksanaan metode tutor sebaya dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPS Mengetahui proses penilaian pendekatan metode tutor sebaya dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPS   .E.

D. Rumusan Masalah  Bagaimanakah proses perencanaan penerapan metode tutor sebaya dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPS ? Bagaimanakah proses pelaksanaan penerapan metode tutor sebaya dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPS? Bagaimanakah proses hasil penilaian pembelajaran penerapan metode tutor sebaya dalam meningkatkan prestasi hasil belajar siswa kelas V pada mata pelajaran IPS?   .

Manfaat Penelitian 1. . Manfaat Teoritis Secara teoritis penelitian ini dapat menambah pemahaman terhadap pendekatan teori dan strategi pembelajaran melalui pembelajaran tutor sebaya.F.

Bagi siswa Menumbuhkan aktivitas dan kreatifitas siswa secara optimal dalam pelaksanaan proses belajar sehingga lebih bermakna. Bagi Guru Sebagai referensi dalamproses belajar mengajar terhadap ketepatan dan keefektifan penggunaan strategi pengajaran. Manfaat praktis a. . b.2.

Diskriptif Teori 1. PUSTAKA *BAB II . diciptakan baik secara individu maupun kelompok. “prestasi” adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan.A. Pengertian belajar dan prestasi belajar Menurut kamus bahasa Indonesia “belajar” adalah berusaha (dan sebagainya) supaya mendapatkan suatu kepandaian. 2.

dikerjakan dan sebagainya.* Prestasi belajar adalah hasil yang telah dicapai dari apa yang telah dilakukan. .

Menurut Ischak dan Warji (1987) tutor sebaya artinya siswa yang mengalami kesulitan belajar diberi bantuan oleh teman-teman mereka sekelas yang punya umur sebaya dengan dia. Tinjauan Tentang model pembelajaran Tutor Sebaya . * B.

Kerangka Berfikir F.C. Tinjauan tentang IPS D. Hipotesis Tindakan . Hubungan Metode Tutor Sebaya Dengan prestasi Belajar IPS E.

* Adapun peneliti terdahulu yang di teneliti oleh Moh. Deni NIM.yang judulnya: eksperimentasi metode tutor sebaya dalam pembelajaran Qiraah bagi siswa kelas XI di MAN Al-muhajirin bangka belitung. Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Peneliti terdahulu . 04420926. * G.

KLATEN Penelitian ini dilaksanakan pada semester II (dua) . Tempat dan waktu Penelitian Penelitian ini bertempat di SD N 1 TUGU.BAB III METODOLOGI PENELITIAN  A.CAWAS. Jenis dan Desain penelitian  B.

Klaten dan guru yang mengajar. Obyek Penelitian  para siswa di SD N 1 Tugu. dan mengawasi segala kegiatan yang ada di lingkungan sekolahnya terutama dalam proses pembelajaran .C.Cawas.

Metode Observasi b. Teknik Pengumpulan Data a. Metode Interview/wawancara c. Metode Dokumentasi D. Pengamatan Partisipatif .D. Prosedur Penelitian F.

Pedoman observasi Pedoman observasi berisi sebuah daftar jenis kegiatan yang mungkin timbul dan akan diamati.G . . 1. Instrument Penelitian instrument penelitian berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Pedoman observasi dibuat peneliti dengan dikonsultasikan kepada dosen pembimbing.

2. . kemudian dari pertanyaan-pertanyaan tersebut satu persatu diperdalam guna mengorek keterangan lebih lanjut. yaitu mula-mula interview menggunakan sederetan pertanyaan yang sudah terstruktur. Pedoman wawancara Pedoman wawancara dalam penelitian ini menggunakan wawancara semi struktur.

Kriteria Keberhasilan tindakan .H. Teknik Analisis Data I.

Matur Sembah Nuwun .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful