Anda di halaman 1dari 25

‫‪MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA‬‬

‫‪BINALAH RUMAH TANGGA‬‬


‫‪SORGA BERPEDOMAN KEPADA‬‬
‫‪KITABULLAH‬‬

‫‪OLEH : H. MAS’OED ABIDIN‬‬

‫فُره ُ َو‬ ‫سسست َغْ ِ‬ ‫ه وَ ن َ ْ‬ ‫سسست َعِي ْن ُ ُ‬ ‫مسسد ُه ُ وَ ن َ ْ‬ ‫ح َ‬ ‫ه‪ ،‬ن َ ْ‬ ‫مسسد ُ للسس ِ‬ ‫ح ْ‬ ‫ال َ‬
‫َ‬
‫سسَنا َو‬ ‫ف ِ‬ ‫سسُروْرِ أن ْ ُ‬ ‫ن ُ‬ ‫مس ْ‬ ‫ى ِ‬ ‫ه‪ ،‬وَ ن َعُوْذ ُ ِباللهِ ت ََعال َ‬ ‫ست َهْد ِي ْ ِ‬ ‫نَ ْ‬
‫َ‬
‫ه‪َ ،‬و‬ ‫ل ل َس ُ‬ ‫ضس ّ‬ ‫م ِ‬ ‫ه فَل َ ُ‬ ‫ن ي َهْد ِهِ الل ُ‬ ‫م ْ‬ ‫مال َِنا‪َ ،‬‬ ‫ت أع ْ َ‬ ‫سي َّئا ِ‬ ‫ن َ‬ ‫م ْ‬ ‫َ‬
‫ه‬ ‫ه ل َس ُ‬ ‫ل الل س ُ‬ ‫جعَ س ِ‬ ‫م يَ ْ‬ ‫ن ل َس ْ‬ ‫مس ْ‬ ‫ه‪ ،‬وَ َ‬ ‫هاد ِىَ ل َ ُ‬ ‫ل فَل َ َ‬ ‫ضل ِ ْ‬ ‫ن يُ ْ‬ ‫م ْ‬ ‫َ‬
‫ن ن ُوٍْر‪،‬‬ ‫م ْ‬ ‫ه ِ‬ ‫ما ل َ ُ‬ ‫ن ُوًْرا فَ َ‬
‫َ‬ ‫وَ أ َ ْ‬
‫ه‪َ ،‬و‬ ‫ك ل َس ُ‬ ‫شسرِي ْ َ‬ ‫حسد َه ُ ل َ َ‬ ‫ه وَ ْ‬ ‫ه إ ِل ّ اللس ُ‬ ‫ن ل َ إ ِل َ َ‬ ‫شهَد ُ أ ْ‬
‫ة‪ ،‬وَ ب َل ّ َ‬ ‫َ‬ ‫شهد أ َن محمدا ع َبده و رسول ُ َ‬ ‫َ‬
‫غ‬ ‫مان َ َ‬ ‫ه‪ ،‬أّدى ال َ‬ ‫ْ ُ ُ َ َ ُ ْ ُ‬ ‫أ ْ َ ُ ّ ُ َ ّ ً‬
‫ة و ن َص َ ُ‬
‫ه‪،‬‬
‫جَهاد ِ ِ‬ ‫حق ّ ِ‬ ‫ي اللهِ َ‬ ‫جاهَد َ ف ِ‬ ‫ة‪ ،‬وَ َ‬ ‫م ِ‬‫ح ل ِل ّ‬ ‫سال َ َ َ َ‬ ‫الّر َ‬
‫ى‬ ‫عل س َ‬ ‫مسسد‪ ،‬وَ َ‬ ‫ح ّ‬ ‫م َ‬ ‫ى ُ‬ ‫عل س َ‬ ‫ك َ‬ ‫م وَ ب َسسارِ ْ‬ ‫سل ّ ْ‬ ‫ل وَ َ‬ ‫ص ّ‬ ‫م َ‬ ‫الل ّهُ ّ‬
‫مت َْنا ع ََلسسى‬ ‫َ‬ ‫َ‬
‫ه‪ ،‬وَ أ ِ‬ ‫سن ّت ِ ِ‬ ‫ى ُ‬ ‫عل َ‬ ‫م َ‬ ‫حي َِنا الل ّهُ ّ‬ ‫ه‪ .‬وَ أ ْ‬ ‫حب ِ‬ ‫ص ْ‬ ‫آله وَ َ‬
‫شسرنا فسي زمرتـسه‪ ،‬مسع ال ّسذي َ‬
‫ت‬ ‫م َ‬ ‫ن أنـسعَ ْ‬ ‫ِْ َ‬ ‫ِ َ َ‬ ‫ِ ُ ْ َ‬ ‫ح ُ ْ َ‬ ‫ه‪ ،‬وَ ا ْ‬ ‫مل ّت ِ ِ‬ ‫ِ‬
‫داِء َو‬ ‫شسسسهَ َ‬ ‫ن وَ ال ّ‬ ‫قي ْ َ‬ ‫صسسسد ّي ْ ِ‬ ‫ن وَ ال ّ‬ ‫ن الن ّب ِي ّي ْسسس َ‬ ‫مسسس َ‬ ‫م ِ‬ ‫ع َل َي ْهِسسس ْ‬
‫ك رفي ً َ‬ ‫حين و حس ُ‬
‫د‪.‬‬‫ما ب َعْ ُ‬ ‫قا‪ .‬أ ّ‬ ‫ن أول َئ ِ َ َ ِ ْ‬ ‫صال ِ ِ ْ َ َ َ ُ َ‬ ‫ال ّ‬

‫‪aat ini, kita dapat melaksanakan warisan‬‬


‫‪S‬‬ ‫‪Rasulullah SAW,‬‬
‫‪“an- nikahu sunnati, man raghiba ‘an‬‬
‫‪sunnati falaisa minni”, artinya “nikah itu‬‬

‫‪1‬‬ ‫‪H. Mas’oed Abidin‬‬


BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

sunnahku, dan yang tidak mau mengikuti sunnahku,


tidaklah termasuk umatku” (al Hadist).
Sasaran pernikahan adalah mendapatkan
kedamaian, kenyamanan dan ketenangan.
Rasa damai hanya dicapai dengan saling mencintai.
Rasa bahagia akan tercipta dengan menguatkan rasa
saling menghargai, dan saling pengertian antara
kedua keluarga terutama di dalam mencapai tujuan
pernikahan.
Baiti Jananati, rumah tanggaku adalah sorgaku.
 
 
 
 

  

 
 
 
   
”Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah
Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu
sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa
tenteram kepadanya, dan di- jadikanNya di
antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya
pada yang demikian itu benar-benar terdapat
tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (QS.ar-Rum :
21).
Ayat ini memakai dua kosa kata secara berurutan,
yakni mawaddah, dan rahmah.
Kedua-duanya berarti cinta, kasih dan sayang.

2 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

Mawaddah artinya cinta dan ghairah ketika masih


usia awal dan saling ketertarikan antara keduanya.
Rahmah adalah cinta, kasih saying, kepedulian
karena pengalaman dalam perjalanan waktu dalam
wadah ketenteraman (sakinah).
Nabi Muhammad SAW memberikan khutbah, di awali
dengan kata singkat ‫لل‬
َّ ‫ اّتُقللوا ا‬artinya bertaqwalah
kepada Allah.
Tidak ada satu sistim peradilan di dunia ini yang bisa
secara adil menetapkan seberapa besar rasa cinta
seseorang.
Kecuali dengan bertakwa dan ingat kepada Allah SWT
pada tiap langkah kehidupan.
Ayat pertama Surat an-Nisa’, cukup sebagai
peringatan pada pernikahan yang suci ini.
  
 
  

   
   
 
  
   
 
   
“Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-
mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang

3 H. Mas’oed Abidin
BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

satu, dan daripadanya Allah menciptakan isterinya;


dan daripada keduanya Allah memperkembang
biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan
bertakwalah kepada Allah yang dengan
(mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta
satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan
silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga
dan mengawasi kamu.”
Allah SWT telah mencipta semua keperluan kita dan
telah memberi pula alat dan daya untuk mendukung
hidup dengan hak dan kewajiban.

ANANDA PUTRA, baru saja ananda mengucapkan Ijab


Kabul, timbang terima tanggung-jawab antara
ayah bunda dari istri dengan diri ananda (suami).
Mulai detik ini, ananda telah menjadi suami dari putri
dan keluarga di rumah ini. Nan ka di-bao jadi kawan
sa-iriang, tagak ka di-bao ba-iyo, duduak ka di-
bao ba-rundiang.
Inilah tugas sumando di Minangkabau.

Allah SWT perintahkan kepada setiap suami, wa ‘a-


syiruu-hunna bil ma’ruf, artinya pergaulilah istrimu
dengan dengan ma’ruf, lemah lembut.

Itulah janji ananda dalam sighat thalaq ta’lik.


Tanggung-jawab suami menurut hidayah Alquran
sangat berat.
ِ‫ساء‬
َ ‫عَلى الّن‬
َ ‫ن‬
َ ‫ل َقّواُمو‬
ُ ‫جا‬
َ ‫ الّر‬Lelaki adalah pemimpin bagi
kaum perempuan … (QS. an-Nisa’:34).
Kaum lelaki bukan dictator.

4 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

Seorang suami mesti “menggauli isterinya


dengan baik” sesuai bimbingan Allah di dalam
Alquran QS.an-Nisa’:19.
  
  

   

   
 
 

 
   
  
  
    

  
  
   
“Hai orang-orang yang beriman, tidak halal bagi
kamu mempusakai wanita dengan jalan paksa, dan
janganlah kamu menyusahkan mereka karena
hendak mengambil kembali sebagian dari apa yang
telah kamu berikan kepadanya, terkecuali bila
mereka melakukan pekerjaan keji yang nyata, dan
bergaullah dengan mereka secara patut. kemudian
bila kamu tidak menyukai mereka, (maka
bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai

5 H. Mas’oed Abidin
BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

sesuatu, Padahal Allah menjadikan padanya


kebaikan yang banyak.” (QS.4, An-Nisa’ : 19).

Suami mesti memperlakukan perempuan dengan


lembut. Hak-hak lelaki dan perempuan tidak ada
perbedaan,
  

 
“ … dan Para wanita mempunyai hak yang
seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang
ma'ruf.”

Lelaki berkewajiban melindungi perempuan. Di sini


tugas dan kehormatan laki-laki yang diberikan Allah
SWT.

 
  
 
 

Akan tetapi para suami mempunyai satu tingkatan
kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha
Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS.al-Baqarah:228).
Betapa bijaksana Allah, memberikan tanggung jawab
kepada lelaki memikul tugas menyeluruh membina
rumah tangga.
Ketahuilah bahwa suami adalah pemimpin di tengah
rumah tangganya.

Rumah tangga wajib di bina. Masyarakat keliling


mesti di tenggang. Keduanya wajib di jaga.

6 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

Mancari kato mufakaik, ma-nukuak mano nan


kurang,
Mam-bilai mano nan senteng, ma-uleh sado nan
singkek,
Man-jinaki mano nan lia, ma-rapekkan mano nan
ranggang, Ma-nyalasai mano nan kusuik, Ma-nyisik
mano nan kurang, Ma-lantai mano nan lapuak,
mam-baharui mano nan usang.

Inilah, keseimbangan berumah tangga masyarakat


adat kita.
Alah bakarih samporono, Bingkisan rajo Majopahik,
Tuah basabab bakarano, Pandai batenggang di nan
rumik.
Betapa agung Allah, yang mewajibkan suami
musyawarah dengan istri, serta menggauli istri
dengan lemah lembut setiap waktu.

َ‫ه وَل َ ن ُسزِع‬


ُ ‫يءٍ إ ِل ّ َزان َس‬ ِ ‫ن الّرفْقُ ف س‬
َ ‫ي‬
ْ ‫شس‬ َ ‫ما‬
َ ‫كا‬ َ
‫سسسس سسسسسس سس سسس‬ ‫ه‬ َ ّ ‫يٍء إ ِل‬
ُ َ ‫شان‬ ْ ‫ش‬ َ ‫ن‬
ْ ‫م‬ِ
Lemah lembut dalam sesuatu (urusan)
menyebabkan indahnya sesuatu dan jika lemah
lembut itu telah dicabut dari sesuatu, niscaya yang
akan tersisa adalah keburukan. (Diriwayatkan oleh
Dhia dari Anas).

Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW bersabda,


“sebaik-baik kamu adalah yang paling baik dengan
keluarganya.”
7 H. Mas’oed Abidin
BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

Nilai martabat seseorang terletak pada akhlaknya.

َ ً ُ ‫خل‬ َ َ
‫رواه الططططبراني‬‫قا‬ ُ ‫م‬
ْ ُ‫سن ُه‬
َ ‫ح‬
ْ ‫مانا أ‬
َ ْ ‫ن إ ِي‬
ِ ْ ‫من ِي‬ ُ ْ ‫ل ال‬
ِ ْ ‫مؤ‬ َ ْ ‫أك‬
ُ ‫م‬
‫و أبو نعيم‬
“Sebaik-baik mukmin seseorang adalah yang paling
sempurna akhlaknya”. (HR. Thabarany dan Abu Nu’aim).

Kewajiban suami, menjadi pelindung terhadap


perempuan, karena Allah telah memberikan
kelebihan kepada suami membelanjakan harta
untuk membahagiakan istrinya.

Umar bin Khattab RA, menceritakan tentang bakti


istrinya ; “Istriku, benteng bagiku dari api neraka.
Istriku, orang yang paling setia mendampingiku di
saat senang dan susah. Istriku yang membantu,
menjaga, memelihara rumah dan hartaku. Istriku
adalah ibu dari anak-anakku. Saya tahu betul,
betapa berat tugas ibu, mengandung, melahirkan,
menyusukan, dan menjaga anak-anak. Selain itu,
istriku tanpa mengenal lelah, setiap hari mencuci
pakaianku, dan memasakkan makanan untukku, dan
anak-anakku. Karena itu, aku selalu memaafkannya.
Mungkin banyak hak-haknya yang belum sempat
aku penuhi.”
Begitu sahabat Nabi SAW mempergauli istri dan
membina rumah tangga “baiti jannati” adalah
sorgaku. Kiat Umar bin Khattab ini mesti ananda tiru.

Kebahagiaan rumah tangga hanya bisa di perdapat


dengan saling pengertian dan musyawarah.

8 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

Hindarilah sifat menang sendiri dan memaksakan


kehendak.
Bina rumah tangga dengan penuh kasih sayang.
Hindari sifat tertutup dan saling curiga. Hadapi
masalah dengan bersama.
Anggang jo kekek cari makan, Tabang ka pantai
kaduo nyo, Panjang jo singkek pa uleh kan, mako
sampai nan di cito.

Kaedah hidup di Ranah Minang mengadatkan,

”Handak kayo badikik-dikik, Handak tuah


batabua urai,

Handak mulia tapek-i janji, Handak luruih


rantangkan tali,

Handak buliah kuat mancari, Handak namo


tinggakan jaso,

Handak pandai rajin balaja.”

Suami dituntut berpendirian teguh dengan sifat-sifat


mulia. Lembut hati, penyabar, penyayang sesama,
dan teguh iman melaksanakan suruhan Allah. Mampu
memimpin keluarga dan masyarakat dengan akhlak

yang mulia,

‫مسسا‬ً ‫حْز‬
َ َ‫ن و‬ٍ ‫ي د ِي ْس‬ِ ‫ن قُوّة ً ف س‬ ِ ‫م‬ ِ ْ ‫مؤ‬ ِ َ ‫خل‬
ُ ‫ق ال‬ ْ َ‫ن أ‬
ْ ‫م‬ِ ‫ن‬ ّ ِ‫إ‬
‫عْلسسم ٍ َو‬
ِ ‫ي‬
ِ ‫صا فسس‬ ً ‫حْر‬ِ َ‫ن و‬ ٍ ْ ‫قي‬ِ َ‫ي ي‬ ِ ‫ماًنا ف‬َ ْ ‫ن وَ إ ِي‬ٍ ْ ‫ي ل ِي‬ِ ‫ف‬
9 H. Mas’oed Abidin
BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

‫ي‬ ِ ‫دا فس‬ ً ‫صس‬ ْ َ‫عل ْسم ٍ وَ ق‬ ِ ‫ي‬ ِ ‫ما فس‬ ً ْ ‫حل‬ِ َ ‫قة ٍ و‬
َ ‫م‬
ِ ‫ي‬ ِ ‫ةف‬ ً ‫ق‬
َ ‫ف‬
َ ‫ش‬َ
‫م سٍع َو‬َ َ‫ن ط‬ ْ ‫جسسا ع َس‬ َ َ ‫ي َفاقَ سةٍ وَ ت‬
ً ‫حّر‬ ِ ‫مل ً ف س‬ ّ ‫ج‬ َ َ ‫ِغًنى وَ ت‬
‫طا‬ ً ‫شسسا‬َ َ ‫مة ٍ و َ ن‬َ ‫قا‬
َ ِ ‫سست‬ْ ‫يا‬ ِ ‫ل وَ ب ِسّرا فس‬ ٍ َ ‫حل‬ َ ‫ي‬ ِ ‫سًبا فس‬ ْ َ‫ك‬
.‫جهُوِْد‬ َ ْ ‫ة ل ِل‬
ْ ‫م‬ ً ‫م‬
َ ‫ح‬ َ ‫ن‬
ْ ‫شهْوَةٍ وَ َر‬ ْ َ ‫دى وَ ن َهًْيا ع‬
ً ُ‫ي ه‬
ِ ‫ف‬
Sesungguhnya, termasuk budi pekerti orang
beriman ialah, kuat memegang agama, tegas
bersikap, ramah lembut, beriman dengan
keyakinan, merebut ilmu pengetahuan, membantu
dengan kasih sayang, ramahtamah dalam berilmu,
sederhana di waktu kaya, mampu bersahaja dikala
miskin, memelihara diri dari tamak, berusaha di
jalan yang halal, selalu berbuat baik, rajin
menjalankan pimpinan yang benar, membatasi diri
dari keinginan nafsu dan kasih sayang terhadap
orang yang berkekurangan.

Inilah profil suami ideal itu.

Suami yang berakhlak mulia akan mampu


membentuk rumah tangga ideal (baiti jannati)

10 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

‫ه‬ ُ َ‫ن ت‬ َ
ُ ‫جُتسس‬َ ْ‫ن َزو‬ َ ْ‫كسسو‬ ْ ‫ أ‬:‫مسسْرِء‬
َ ‫سسسَعاد َةِ ال‬ َ ‫ن‬ ْ ‫مسس‬ِ ٌ‫أَْرَبسسع‬
‫ َو‬،‫ن‬ َ ْ ‫حي‬ َ ُ ‫طساؤ ُه‬
ِ ِ ‫صسال‬ ُ َ‫ و‬،‫ وَ أ َوْل َد ُه ُ أ َب َْراًرا‬،‫ة‬
َ َ ‫خل‬ ً ‫ح‬
َ ِ ‫صال‬
َ
َ
ِ‫ه ِفي ب َل َد ِه‬ َ ْ‫ن ي َك ُو‬
ُ ُ‫ن رِْزق‬ ْ ‫أ‬
Empat kebahagiaan dalam hidup manusia: istrinya
perempuan yang saleh, anak-anaknya orang baik-
baik, teman sepergaulannya orang-orang yang
saleh, dan rezekinya diperoleh di negerinya.
(Diriwayatkan oleh Dailami dari ‘Ali)

ANANDA PUTRI, dengan akad nikah itu telah mengubah


posisi menjadi seorang istri.
Wahyu al-Quran menempatkan perempuan posisi
azwajan (pasangan hidup, mitra sejajar dan setara)
dengan hak dan kewajiban seimbang.
Perempuan, sumber sakinah (kebahagiaan). Merajut
kasih dan rahmah. Tenteram, dengan mawaddah
kasih sayang.
Citra perempuan Minangkabau sangat sempurna
diperankan pada posisi sentral IBU = Ikutan Bagi
Ummat.
Ibu adalah inti keluarga yang disebut bundo
kanduang. Perempuan adalah “tiang negeri” (al
Hadist).

11 H. Mas’oed Abidin
BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

Perempuan mendapat penghormatan mulia dalam


hadist Rasulullah SAW, “sorga terletak di bawah
telapak kaki ibu” (al Hadist).

Kaum perempuan wajib menjaga marwah (muruah)


dengan menjaga “aurat”, sebagai ujud ciri-ciri
feminim.
Sifat feminim yang merupakan sumber kasih sayang,
kelembutan, keindahan, dan sumber cahaya Ilahi,
mempunyai potensi untuk menyerap dan mengubah
kekuatan kasar menjadi sensitivitas, mengubah
rasionalitas menjadi intuisi, dan mendorong
seksualitas menjadi spiritualitas, sehingga memiliki
daya tahan terhadap kesakitan, penderitaan dan
kegagalan”.
Bahkan, “hancurnya sebuah rumah tangga ideal
akibat sikap istri terlalu maskulin”.1

TIGA TIPE PEREMPUAN, TIDAK BOLEH DITIRU ;


1. perempuan yang kufur dan khianat kepada
suami, seperti isteri Nuh dan Luth, berakhir
keneraka.
  
   
 
  
 
 
   
1
Hani’ah, HISKI, UNP-1997, dan Armiyn Pane, “Belenggu”
12 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

 
  
   
   

“ Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai
perumpamaan, bagi orang-orang kafir. Keduanya,
berada di bawah pengawasan dua orang hamba
yang saleh, di antara hamba-hamba kami. Lalu
kedua isteri itu berkhianat kepada suaminya
(masing-masing), Maka suaminya itu tiada dapat
membantu mereka sedikitpun dari (siksa) Allah, dan
dikatakan (kepada keduanya):
"Masuklah ke dalam Jahannam bersama orang-
orang yang masuk ( ke dalam jahannam itu)".
(QS.66,at Tahrim :10),

Nabi-nabi sekalipun, tidak dapat membela isteri-


isterinya atas azab Allah, apabila mereka menentang
ajaran agama.

2. perempuan yang suka meninggalkan


bengkalai dan merusak rajutan, seperti di
siang hari dia menenun, di malam hari
mengungkai kembali tenunan itu.
 
 
  
  
 
13 H. Mas’oed Abidin
BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

        
  
“ Dan janganlah kamu menjadi seperti seorang
perempuan, yang menguraikan benangnya yang
sudah dipintal dengan kuat, menjadi cerai berai
kembali. Kamu menjadikan sumpah (perjanjian)-mu
sebagai alat penipu di antaramu…,” (QS.16, an-Nahl
:92).

TIGA TIPE PEREMPUAN PERLU DITIRU ;


a. Selalu menghindar dari kezaliman dan
kemusyrikan. Senantiasa berharap sorga,
seperti Asiyah isteri Fir’aun ;
  
   
 
     

  
  

 
 
 
    
“ Dan Allah membuat isteri Fir'aun, perumpamaan
bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata:
"Ya Rabbku, bangunkanlah untukku sebuah rumah
di sisi-Mu, dalam firdaus, dan selamatkanlah aku
dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah
aku dari kaum yang zhalim.” (QS.66 at-Tahrim : 11).

14 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

Sekalipun isteri seorang kafir, apabila menganut


ajaran Allah dengan ketaatan, akhirnya, akan masuk
ke dalam jannah.

b. Selalu berupaya agar generasi yang lahir,


menjadi zurriyat yang memegang teguh
amanah Allah, seperti isteri ‘Imran ibu dari
Maryam ;

  

   

   
 
     
  
  
   
 
   
  

   
 
 

 
 
   


15 H. Mas’oed Abidin
BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

“ Dan (ingatlah), ketika isteri 'Imran berkata: "Ya


Tuhanku, sesungguhnya aku menazarkan kepada
Engkau, anak yang dalam kandunganku ini, menjadi
hamba yang saleh, dan berkhidmat (di Baitul
Maqdis). Karena itu terimalah (nazar) itu dari
padaku, sesungguhnya Engkaulah yang Maha
Mendengar lagi Maha Mengetahui".
Maka, tatkala isteri 'Imran melahirkan anaknya,
diapun berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku
melahirkan seorang anak perempuan, dan Allah
lebih mengetahui apa yang dilahirkannya itu, dan
(padahal), anak laki-laki tidaklah seperti anak
perempuan. Sesungguhnya, aku telah menamai dia
Maryam, dan aku mohon perlindungan untuknya,
serta anak-anak keturunannya, dengan
(pemeliharaan) Engkau (ya Allah), daripada syaitan
yang terkutuk." (QS.3, Ali Imran : 35-36),
Doa ibu muda ini makbul. Maryam, melahirkan anak
laki-laki yang sangat baik, mulia dan bermartabat,
menjadi Nabi dan Rasul Allah untuk Bani Israil, yaitu
Isa ibni Maryam.

c. Selalu memelihara faraj, yakni Maryam itu


sendiri.
 
 
 
   
 
 

16 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

 
 
“ Dan (ingatlah) Maryam binti Imran yang
memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke
dalam rahimnya sebagian dari ruh (ciptaan) Kami,
dan dia membenarkan kalimat Rabbnya dan Kitab-
kitabNya, dan dia adalah termasuk orang-orang
(perempuan) yang taat.” (QS.66, Tahrim : 12).

Tugas seorang ibu rumah tangga tidak hanya


sekedar menyiapkan makanan dan minuman.
Seorang ibu, adalah sumber sakinah yakni bahagia
dan ketenangan.
Seorang ibu di rumah tangganya, sangat dituntut
bersifat kreatif, ulet, tabah, sabar dan mampu
menghidangkan keindahan.
Seorang perempuan, di Minangkabau, hati-hati
melangkah.


  

  


   
  
   
  


17 H. Mas’oed Abidin
BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

“ boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia


amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu
menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu.
Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.
“ (QS.2, Al Baqarah : 216)

Ada kearifan, bahwa di balik sesuatu tersimpan


sesuatu. Jangan terperdaya kepada yang tampak
lahir semata.

Arif melahirkan kewaspadaan dalam bertindak dan


berperangai.

Dalam awa akie mambayang, Dalam baiak


kanalah buruak,

Dalam galak tangih kok tibo, Hati gadang utang


kok tumbuah.

Sejak awal, diperhitungkan apa mudharat dan


manfaat dari suatu. Hati-hati dalam bertindak. Jangan
perturutkan hati gadang, sehingga lupa nasehat
orang tua-tua.

Dibalik gembira, bisa menanti duka membawa tangis.


Sia-sia hutang tumbuh, kurang awas nagari kalah.

MASYARAKAT ADAT DI MINANGKABAU TELAH


MENETAPKAN KEMULIAAN SIFAT PEREMPUAN,
PEREMPUAN,

18 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

”Adopun nan di sabuik parampuan, tapakai taratik


dengan sopan. Mamakai baso jo basi. Tahu di
ereang jo gendeang.
Mamakai raso jo pareso. Manaruah malu dengan
sopan.
Manjauhi sumbang jo salah. Muluik manih baso
katuju.
Kato baiak kucindan murah, pandai bagaua samo
gadang.
Hormat kapado ibu bapo.
Khidmat kapado urang tuo-tuo, labiah kapado pihak
laki-laki. Takuik kapado Allah, manuruik parentah
Rasulullah.
Tahu di korong dengan kampuang, tahu di rumah
dengan ranggo.
Tahu manyuri mangulindan. Takuik di budi katajua.
Malu di paham ka tagadai. Tahu di mungkin dengan
patuik. Malatakkan sasuatu pado tampeknyo.
Tahu ditinggi dengan randah, bayang-bayang
sapanjang badan.
Bulieh ditiru dituladan.
Kasuri tuladan kain, kacupak tuladan batuang.
Maleleh buliaeh dipalik, manitiak bulieh
ditampuang.
Satitiak bulieh dilauikkan, sakapa dapek
digunuangkan.
Iyo dek urang di nagari”.
Inilah, harkat perempuan di Ranah Bundo.
Mulia dan bermartabat.

19 H. Mas’oed Abidin
BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

Perempuan Minang, padu isi dengan lima sifat


utama; benar, jujur, pandai, fasih terdidik, dan
bersifat malu.
Rarak kalikih dek mindalu, tumbuah sarumpun jo
sikasek,
Kok hilang raso jo malu, bak kayu lungga
pangabek.
Anak urang Koto Hilalang, Handak lalu ka Pakan
Baso,
Malu jo sopan kalau lah hilang, habihlah raso jo
pareso.
Al hayak nisful iman = malu adalah paruhan dari
Iman.

Falsafah hidup beradat mendudukkan perempuan


Minang,
“limpapeh rumah nan gadang, umbun puro
pegangan kunci,
umbun puruak aluang bunian, hiasan di dalam
kampuang,
sumarak dalam nagari, nan gadang basa batauah,
kok hiduik tampek ba nasa, kalau mati tampek ba
niaik, ka unduang-unduang ka madinah, ka
payuang panji ka sarugo.”

Dalam siklus ini generasi Minangkabau lahir


bernasab ke ayahnya, bersuku ke ibunya, dan
bersako ke mamak atau memperoleh gelar sako
dan pusako dari mamaknya. Ketek banamo
gadang bagala.

Yang perlu di ingat ;

20 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

JANGAN CEPAT BERPUTUS ASA.

Riak jo galombang adolah permainan lauik.


Bagisia sampan jo pandayuang adaik nan alah
biaso.
Usah rusuah jo putuih aso. Kandalikan kamudi
elok-elok, nak ja-an ma-antak karang, karam
sampan karam nakodo, karamlah rumah tanggo
ananda baduo.
MINTA SELALU PERTOLONGAN DARI ALLAH DENGAN
SHABAR DAN SHALAT.

Sesuai pesan Rasulullah SAW, “Bila


“Bila perlu
perlindungan minta perlindungan kepada Allah.
Bila engkau memerlukan pertolongan minta
pertolongan dari Allah “.

1. Jangan meminta kepada jimat yang dikeramat-


keramatkan, apalagi kepada paranormal.
Akibatnya bisa terseret kepada mensyarikatkan
Allah, satu dosa besar, ujungnya doamu tidak
akan dikabulkan Allah.
SHALAT YANG LIMA WAKTU JANGAN DILALAIKAN APALAGI
DI TINGGALKAN.

Doamu dinilai dari sini !!!.

SEORANG ISTRI MESTI MENJAGA DIRI DAN MURUAH-NYA;

1. Pakaiannya menutup aurat.


Mamakai raso jo pareso,
Mampunyai malu dengan sopan.
  
 
21 H. Mas’oed Abidin
BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

  


 
   
  
  
   
   
“ Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-
anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:
"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke
seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya
mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu
mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS.33, al Ahzab
: 59).

2. Tidak berkata keras, apalagi bersikap kasar


sombong, di kacak batih bak batih, di kacak
langan bak langan, yang diarahkan kepada
suami junjungan diri.
3. Jangan menolak panggilan suami kepada yang
baik. Jangan berpuasa sunat tanpa seizin suami
(kecuali puasa yang wajib). Jangan meninggalkan
rumah tanpa seizin suami. Jangan berhias
berlebih-lebihan untuk dilihat orang lain. Jangan
lupa berbenah diri ketika suami pulang ke rumah.
Jangan menerima tamu laki-laki yang bukan
muhrim, di saat suami tidak di rumah.
4. Simpan rahasia rumah tangga dengan baik.
Karena, suami istri adalah ibarat pakaian yang
saling melindungi.
22 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

  
 
  

“.. mereka adalah pakaian bagimu, dan kamupun
adalah pakaian bagi mereka...” (QS.2, al-Baqarah :
187)
Menceritakan rahasia rumah tangga, adalah aib
besar. Inilah pertanda kuatnya budi dan malu.

Rasulullah SAW telah bersabda, “Seorang istri yang


taat melakukan shalat 5 waktu, berpuasa di bulan
Ramadhan, menjaga diri (kehormatan faraj-nya),
setia kepada suaminya, -- dia akan di masukkan ke
dalam sorga dari pintu mana saja yang dia ingini”.2
Alangkah mulia dan tingginya penghargaan Allah
SWT bagi seorang istri. Bila ia mau mengamalkannya.

Dengan bekalan syariat agama Islam dan adat


istiadat yang baik akan dapat dibina rumah tangga
sakinah, “Baiti jannati”, yakni Rumah Tanga
Sorga.
Pesan Rasulullah SAW, “ sinarilah rumah
tangga kalian berdua, dengan shalat dan
bacaan Alquran.”

Bismillah, dengan pedoman hidup ini layarkanlah


bahtera hidup, hati-hati memegang kemudi,

Insya Allah terjejak tanah tepi.


Kami bersama mendoakan.
2
Hadist dari Anas bin Malik.
23 H. Mas’oed Abidin
BERDASARKAN KITABULLAH DAN SUNNAH RASULULLAH

Semoga Allah akan senantiasa melimpahkan


berkah yang banyak kepada ananda berdua
yang telah mengumpulkan ananada berdua ke
dalam kebaikan. Amin Ya Mujibas Sailina.

UCAPAN SELAMAT, kepada kedua orang tua, ayah dan


bunda yang berbahagia, karena telah menunaikan
tanggung-jawab patah tumbuah hilang baganti, dari
mengazankan anak ketika lahir, memberi nama
yang baik pada mereka, memberi makanan,
pakaian baik-halal, dan pendidikan cukup,
kemudian, mengantarkan kejenjang pernikahan,

‫ن قُل ُوْب ِن َسسا َو‬ َ ‫ف ب َي ْس‬ ْ ‫ت ب َي ْن ِن َسسا وَ أ َل ّس‬ َ ‫ذا‬ َ ‫ح‬ ْ ِ ‫ص سل‬ ْ ‫ما‬ ّ ‫الل ّهُ س‬
‫ى‬ َ ‫ت ِإل س‬ َ ‫مسسا‬ َ ُ ‫ن الظ ّل‬ َ ‫مس‬ ِ ‫جن َسسا‬ ّ َ ‫س سل َم ِ وَ ن‬ ّ ‫ل ال‬ َ ُ ‫سب‬ ُ ‫اهْد َِنا‬
،‫ن‬َ َ ‫ما ب َط‬ َ َ‫ما ظ َهََر و‬ َ ‫ش‬ َ ‫ح‬ ِ ‫وا‬ َ ‫ف‬ َ ْ ‫جن ّب َْنا ال‬ َ َ‫الن ّوْرِ و‬
‫صارَِنا وَ قُل ُوْب َِنا‬ َ َ
َ ْ ‫عَنا و أب‬ ِ ‫ما‬ َ ‫س‬ ْ ‫يأ‬ ِ ‫ك ل ََنا ف‬ ْ ِ‫م َبار‬ ّ ُ‫الل ّه‬
‫ب‬ َ َ ‫و أ َزواجنا و ذ ُريات ِنا و تب ع َل َينا إن‬
ُ ‫وا‬
ّ ‫ت الّتس‬ َ ‫ك أن ْس‬ ِّ َْ ْ ُ َ َ َ ّ َ َ ِ َ ْ َ
‫ن بهَسسا‬ َ ‫مث ْن ِي ْس‬ ُ ‫ك‬ َ ‫مت ِس‬ َ ْ‫ن ل ِن ِع‬ َ ْ ‫شسساك ِرِي‬ َ ‫جعَل ْن َسسا‬ ْ ‫ وَ ا‬،‫م‬ ُ ْ ‫حي‬ ِ ‫الّر‬
.‫مَها ع َل َي َْنا‬ َ
ّ ِ ‫ن ل ََها وَ أت‬ َ ْ ‫َقاب ِل ِي‬
‫ي د ِي ْن ِن َسسا َو‬ ِ ‫ة فس‬ َ ‫فسوَ وَ الَعافِي َس‬ ْ َ‫ك ْالع‬ َ ُ ‫سأ َل‬ ْ َ ‫م إ ِّنا ن‬ ّ ُ‫الل ّه‬
َ َ
،‫وال َِنا‬ َ ‫م‬ْ ‫د ُن َْيانا َ وَ أهْل ِي َْنا وَ أ‬
‫ن‬ ِ ‫ما‬
َ ‫ليـسسس‬ ِ ْ ‫قوَْنا ب ِا‬ ُ َ ‫سب‬ َ ‫ن‬ َ ْ ‫وان َِنا ال ّذ ِي‬ َ ‫خ‬ ْ ِ ‫فْرل ََنا وَِل‬ ِ ْ ‫َرب َّنا اغ‬
‫ك‬َ ‫وا َرب ّن َسسا إ ِن ّس‬ ْ ‫من ُس‬ َ ‫نآ‬ َ ْ ‫ي قُل ُوْب َِنا ِغل ّ ل ِل ّسذ ِي‬ ِ ‫لف‬ ْ َ‫جع‬ ْ َ ‫وَل َ ت‬
.‫م‬ ٌ ْ ‫حي‬
ِ ‫ف َر‬ ٌ ْ‫َرُءو‬

24 H. Mas’oed Abidin
MEMBINA RUMAH TANGGA SORGA

Padang, 1430 H / 2009 M

25 H. Mas’oed Abidin