Anda di halaman 1dari 12

Nomor Sifat Lampiran Perihal

: 2004.154/RR-MKS : : Surat Kuasa : Somasi

Kepada Yth, Direktur Utama CV. Andika Sejahtera Jl. Beruang Utara No.189 Makassar Dengan hormat, Untuk dan atas nama Klien kami RAHADI RAMELAN S, yang dalam hal ini memilih domisili hukum pada Law Office RAHMAT ENDRIANTO, S.H.,M.H. & Associates, yang berkantor di Jalan Arif Rate No.12 Makassar. Dengan ini mengajukan Somasi terhadap Direktur Utama CV. Andika Sejahtera, yang berkedudukan di Jl. Beruang Utara No.189 Makassar. Berdasarkan alasan-alasan sebagai berikut: 1. Bahwa Klien kami adalah selaku pemilik atas tanah yang terletak di Jln. Ratulangi No.556 seluas 30.000 M2 dengan batas-batas sebagai berikut: - Sebelah Utara : Tanah milik H.Subaedah - Sebelah Barat: Tanah milik Rahayu - Sebelah Selatan : Tanah KOsong - Sebelah Timur : Tanah milik Sermani 2. Bahwa sekitar Bulan Juli 2003 beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab yang secara sewenang-wenang menggunakan tanah milik klien kami dan membongkar bangunan yang ada di atasnya, dan sebagai masyarakat yang mengerti hukum maka klien kami selaku pemilik tanah tersebut berhak untuk menegur CV. Andika Sejahtera. 3. Bahwa dengan alasan tersebut, klien kami tentunya berharap agar selaku pengusaha yang mempunyai reputasi dan nama baik seharusnya mentaati dan menghargai aturan hukum yang berlaku, termasuk menghargai hak-hak hukum klien kami selaku pemilik di atas obyek tanah tersebut. 4. Dengan demikian klien kami meminta dengan hormat agar CV. Andika Sejahtera untuk segera mengosongkan tanah milik klien kami tanpa syarat apapun juga dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat somasi ini. Jika hal tersebut tidak diindahkan maka kami terpaksa menempuh upaya hukum baik perdata maupun pidana yang tentu saja akan merugikan kepentingan CV. Andika Sejahtera sendiri. Demikian hal ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih. Makassar, 10 Juni 2005, Hormat kami, Kuasa Hukum

RAHMAT ENDRIANTO S.H.,M.H.

Law Firm M.K NURSAL, AHMAD TAWAKAL PATURUSI & Partners


Jakarta, 12 April 2010 No Sifat Lampiran Perihal : : Istimewa : : Pemberitahuan dan Peringatan.

Kepada Yth: Saudara JUNE ERNAWATI Di Tempat Dengan Hormat, Bahwa berdasarkan perjanjian jual beli tanah yang terletak di Kavling Empire Park jalan Widelia VI/0017 yang telah disepakati oleh saya (penjual) dan saudara June Ernawati (Pembeli) pada hari Selasa, 03 Januari 2011 sebesar RP. 370.000.000 (tiga ratus tujuh puluh juta rupiah), dengan cara pembayaran yang telah di sepakati dua tahap, yaitu, tahap pertama sebesar Rp. 200.000.000 (dua ratus juta rupiah) yang telah dibayarkan oleh saudara, dan tahap kedua, sebesar Rp. 170.000.000 (seratus tujuh puluh juta rupiah) yang hingga sekarang belum dibayarkan oleh pihak kedua. Bahwa setelah di minta beberapa kali untuk melunasi pembayaran tahap kedua, saudara selalu menunda tanpa alasan yang jelas. Hal ini menunjukkan, bahwa saudara tidak beritikad baik untuk melaksanakan kesepakatan perjanjian sehingga menimbulkan kerugian bagi saya. Bahwa setelah dilakukan pertemuan beberapa kali untuk meminta saudara agar segera membayar sisa pembayaran tahap kedua, namun saudara tidak mau melaksanakan kesepakatan dengan berbagai alasan yang tidak jelas dan tidak masuk akal, berdasarkan fakta-fakta tersebut, maka saya meminta kepada saudara; Dalam tempo 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat ini, saudara wajib melunasi sisa pembayaran tahap kedua senilai Rp. 170.000.000 (seratus tujuh puluh juta rupiah). Bahwa apabila saudara Ernawati tidak melaksanakan pembayaran sebagaimana tanggal jatuh tempo (terhitung sejak tanggal diterimanya surat ini), maka: 1. Saya akan memutuskan penjanjian secara sepihak dengan saudara dengan mengembalikan uang pembayaran tahap pertama setelah di potong 50% (lima puluh persen), yakni Rp. 200.000.000 100.000.000 = 100.000.000. Pemotongan 50% (lima puluh persen) ini dilakukan mengingat kerugian yang ditimbulkan akibat tidak adanya Itikad baik saudara untuk membayar sisa pembayaran senilai Rp. 170.000.000 (seratus tujuh puluh juta rupiah).

2. Saudara akan dikenakan denda sebesar .% dari Rp 170.000.000,-(Seratus Tujuh puluh Juta Rupiah) untuk setiap harinya, sebagai akibat dari tidak dilaksanakan kesepakatan dalam perjanjian. Bahwa untuk menghindari tuntutan hukum baik secara Pidana maupun Perdata, maka saya memberikan waktu 7 (tujuh hari) sejak diterimanya surat ini untuk memenuhi kewajiban diatas. Demikian surat ini kami beritahukan untuk segera dilaksanakan, atas perhatiannya saya ucapkan terimakasih. Hormat saya

N. Fitri Ani. Tembusan 1. Pengadilan Negeri Bogor, di Jl. Pengadilan No. 10 Bogor. 2. Kejaksaan Negeri Bogor, di Jl. Ir. Juanda No. 6 Bogor. 3. Kepolisian Resort Bogor, di Jl. Kapten Muslihat Bogor 4. Direksi Sentul City, di Kecamatan Babakan Madang, Kab. Bogor 16810 5. Pertinggal

Nomor Sifat Lampiran Perihal

: : : :SOMASI

Kepada: Pimpinan Radio ANDIKA Fm di-Tempat Dengan hormat, Setelah mendengar acara di Radio Andika Fm pada tanggal 23 Oktober 2006 Pukul 17.00 17.30 tentang Dialog tentang Kinerja Pemerintah Daerah maka dengan ini kami mengajukan SOMASI kepada pihak Radio Andika Fm, karena : 1. Pada acara tersebut dikatakan bahwa pemerintah desa yang ada di daerah Purwokerto tidak melakukan kinerjanya dengan baik, hal ini dikarenakan pemerintah desa banyak melakukan penyunatan dana bantuan untuk pembangunan-pembangunan desa. Padahal pernyataan tersebut tidak realistis karena tidak ada bukti yang konkrit. 2. Acara tersebut juga terkesan terlalu memojokkan pemerintah desa yang sampai saat ini sudah berusaha semaksimal mungkin untuk membangun desa. 3. Acara tersebut juga membuat citra pemerintah desa menjadi buruk di mata masyarakat, hal ini akan mempengaruhi kinerja para staf pegawai pemerintah yang ada di desa termasuk saya. Berdasarkan alasan-alasan tersebut diatas kami (Staf Pemerintah Kota Makassar) terutama saya menuntut Radio Andika Fm untuk meminta maaf dan meralat penyataan pada tanggal 23 Oktober 2006 di acara tersebut dimulai pada tanggal 25 Oktober 2006 Pukul 17.00 sampai tanggal 27 Oktober 2006 Pukul 17.30. Apabila dalam waktu 1x24 jam sejak somasi ini diterima tuntutan kami belum dipenuhi dan dilaksanakan maka kami akan melakukan tuntutan secara pidana mengadukan pihak Andika Fm kepada kepolisian dengan ancaman pasal 310 dan 335 KUHP serta Gugatan Perdata Pencemaran nama baik Pasal 1371 KUHPerdata. Makassar, 24 Oktober 2006 Demikian disampaikan. Muhammad Anis Afiqi

Kepada YTH PT DUMAIS PRISMA LAND (Developer dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village yang terletak di Pao-pao Kab. Gowa Sulawesi Selatan) Jln. Ince Nurdin No 17 (Depan SD.Pundarika Makassar) Saya salah satu konsumen (User) yang telah dirugikan oleh PT DUMAIS PRISMA LAND (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village yang terletak di Pao-pao Kab. Gowa Sulawesi Selatan). Adapun yang menjadi duduk perkara atau permasalahannya, Ir Budi Dumais selaku Direktur Utama PT DUMAIS PRISMA LAND sampai sekarang belum melaksanakan kewajibannya selaku penjual untuk melakukan peralihan hak atas tanah beserta bangunan yang terletak pada perumahan Green Dumais Village Blok E No. 23 dalam bentuk Akte Jual Beli di depan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) sesuai dengan ketentuan peralihan hak yang berlaku. Pada hal pelunasan atas tanah serta bangunan tersebut telah saya laksanakan sejak satu (1) tahun yang lalu terhitung tanggal 31 Mei 2010 (Bukti Kuitansi ada). Saya sebagai konsumen dengan Itikad Baik telah berulang-ulang memberitahukan kepada Ir Budi Dumais selaku Direktur Utama PT Dumais Prisma Land baik secara lisan dan surat maupun pesan singkat melalui SMS tetapi hanya ditanggapi dengan berbagai jawaban atau alasan yang tidak masuk akal dan saya selaku pembeli yang dilindungi oleh hukum berhak untuk menegur dan menuntut, baik secara pidana maupun perdata Ir Budi Dumais dalam hal ini selaku Direktur Utama PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village). Berdasarkan alasan-alasan tersebut diatas saya meminta kepada Ir Budi Dumais selaku Direktur Utama PT DUMAIS PRISMA LAND (Devleoper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village) dengan Itikad Baik untuk segera melaksanakan kewajibannya melakukan peralihan hak atas tanah beserta bangunan yang terletak pada perumahan Green Dumais Village Blok E No. 23 dalam bentuk Akte Jual Beli didepan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). Selanjutnya bersama surat ini saya Memohon Perlindungan Hukum Kepada Kepolisian Republik Indonesia (Kepolisian Daerah SulselBar), Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sulawesi Selatan, Pemerintah melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Sulsel dan khusus kepada Ketua DPD REI Sulawesi Selatan, dimohon melakukan pengawasan dan pembinaan serta membantu memediasi persoalan anatara Developer dan Konsumen (User). Terimakasih sebesar-besarnya kepada Fajar yang telah memuat surat saya dalam ruang Surat Dari Pembaca (SdP). Hormat saya, Ir. H. Saharuddin Achmad Jalan Abd.Dg Sirua BTN CV Dewi Hp 081342992238

Nomor Sifat Lampiran Perihal

: : Istimewa : Surat Kuasa Khusus : Pemberitahuan dan Peringatan.

Kepada Yth: Direktur Utama PT DUMAIS PRISMA LAND Developer dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village Jln Ince Nurdin No. 17 (Depan SD.Pundarika Makassar) Dengan hormat, Untuk dan atas nama Klien kami Ir. Sumartini Machmud sebagai pihak Pembeli (User) atas Perumahan Green Dumais Village Blok E No 23, Jln Hertasning Baru Pao-pao Kab. Gowa Sulawesi Selatan mengajukan Somasi (teguran) yang pertama kepada Ir Budi Dumais selaku Direktur Utama PT DUMAIS PRISMA LAND sebagai pihak Penjual (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village yang terletak di Jl Hertasning Baru, Paopao, Kab. Gowa Sulawesi Selatan). Berdasarkan fakta, bukti dan alasan-alasan sebagai berikut: 1. Bahwa berdasarkan kesepakatan jual beli tanah beserta rumah yang terletak di Perumahan Green Dumais Village Blok E No 23, Jln Hertasning Baru Pao-pao Kab. Gowa Sulawesi Selatan, klien kami telah melunasi sepenuhnya jumlah harga pembelian kepada PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village) 2. Bahwa klien kami membayar lunas sepenuhnya jumlah harga pembelian Perumahan Green Dumais Village Blok E No 23, Jln Hertasning Baru Pao-pao Kab. Gowa Sulawesi Selatan kepada PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village) terhitung tanggal 31 Mei 2010. 3. Bahwa setelah klien kami membayar lunas sepenuhnya harga pembelian tersebut, PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village) belum melaksanakan kewajibannya selaku penjual untuk melakukan peralihan hak atas tanah beserta bangunan dalam bentuk Akte Jual Beli didepan Pejabat Pembuat Akta Tanah sesuai dengan ketentuan peralihan hak yang diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. 4. Bahwa klien kami dengan Itikad Baik telah berulang-ulang memberitahukan kepada Ir Budi Dumais selaku Direktur Utama PT Dumais Prisma Land baik secara lisan maupun pesan singkat melalui SMS tetapi klien kami hanya ditanggapi dengan berbagai jawaban atau alasan yang tidak masuk akal dan sebagai masyarakat yang mengerti hukum maka klien kami selaku pembeli yang dilindungi oleh hukum berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, berhak untuk menegur dan menuntut baik secara pidana maupun perdata Ir Budi Dumais dalam hal ini selaku Direktur Utama PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village). 5. Bahwa dengan alasan tersebut, klien kami tentunya berharap agar selaku pengusaha yang mempunyai reputasi dan nama baik seharusnya mentaati dan menghargai aturan hukum yang berlaku, termasuk menghargai hak-hak hukum klien kami selaku pembeli yang beritikad baik atas obyek tanah beserta bangunan tersebut. ------------------------------------------------------------------------------6. Dengan demikian-----

6. Dengan demikian klien kami meminta dengan hormat agar Ir Budi Dumais dalam hal ini selaku Direktur Utama PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village) untuk : Segera melaksanakan kewajibannya melakukan peralihan hak dalam bentuk Akte Jual Beli didepan Pejabat Pembuat Akte Tanah/Notaris atas tanah beserta bangunan yang terletak di Perumahan Green Dumais Village Blok E No 23, Jln Hertasning Baru Pao-pao Kab. Gowa Sulawesi Selatan dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat somasi ini. 7. Jika hal tersebut tidak diindahkan maka kami terpaksa menempuh upaya hukum baik perdata maupun pidana yang tentu saja akan merugikan kepentingan PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village) sendiri. Demikian hal ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih. Makassar, 8 Juli 2011, Hormat kami, Tim Kuasa Hukum

M. Nursal NS, S.H

Ahmad Tawakkal Paturusi, S.H

Tembusan, Kepada Yth : 1. Ketua Pengadilan Negeri Makssar, Jalan Kartini Kota Makassar. 2. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Propinsi Sulawesi Selatan. 3. Badan Penyelesaian Sengketa Kosumen (BPSK), di Jalan Rappocini Kota Makassar. 4. Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat (Polda SulselBar), di Makassar 5. Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan,6. Pertinggal,-

Nomor

Sifat Lampiran Perihal

: Istimewa : Surat Kuasa Khusus : Pemberitahuan dan Peringatan.

Kepada Yth: Direktur Utama PT DUMAIS PRISMA LAND Developer dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village Jln Ince Nurdin No. 17 (Depan SD.Pundarika Makassar) Dengan hormat, Untuk dan atas nama Klien kami Ir. Sumartini Machmud sebagai pihak Pembeli (User) atas Perumahan Green Dumais Village Blok E No 23, Jln Hertasning Baru Pao-pao Kab. Gowa Sulawesi Selatan mengajukan Somasi (teguran) yang terakhir kepada Ir Budi Dumais selaku Direktur Utama PT DUMAIS PRISMA LAND sebagai pihak Penjual (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village yang terletak di Jl Hertasning Baru, Paopao, Kab. Gowa Sulawesi Selatan). Berdasarkan fakta, bukti dan alasan-alasan sebagai berikut: 1. Bahwa berdasarkan kesepakatan jual beli tanah beserta rumah yang terletak di Perumahan Green Dumais Village Blok E No 23, Jln Hertasning Baru Pao-pao Kab. Gowa Sulawesi Selatan, klien kami telah melunasi sepenuhnya jumlah harga pembelian kepada PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village) 2. Bahwa klien kami membayar lunas sepenuhnya jumlah harga pembelian Perumahan Green Dumais Village Blok E No 23, Jln Hertasning Baru Pao-pao Kab. Gowa Sulawesi Selatan kepada PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village) terhitung tanggal 31 Mei 2010. 3. Bahwa setelah klien kami membayar lunas sepenuhnya harga pembelian tersebut, PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village) belum melaksanakan kewajibannya selaku penjual untuk melakukan peralihan hak atas tanah beserta bangunan dalam bentuk Akte Jual Beli didepan Pejabat Pembuat Akta Tanah sesuai dengan ketentuan peralihan hak yang diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah. 4. Bahwa klien kami dengan Itikad Baik telah berulang-ulang memberitahukan kepada Ir Budi Dumais selaku Direktur Utama PT Dumais Prisma Land baik secara lisan maupun pesan singkat melalui SMS tetapi klien kami hanya ditanggapi dengan berbagai jawaban atau alasan yang tidak masuk akal dan sebagai masyarakat yang mengerti hukum maka klien kami selaku pembeli yang dilindungi oleh hukum berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, berhak untuk menegur dan menuntut baik secara pidana maupun perdata Ir Budi Dumais dalam hal ini selaku Direktur Utama PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village). 5. Bahwa dengan alasan tersebut, klien kami tentunya berharap agar selaku pengusaha yang mempunyai reputasi dan nama baik seharusnya mentaati dan menghargai aturan hukum yang berlaku, termasuk menghargai hak-hak hukum klien kami selaku pembeli yang beritikad baik atas obyek tanah beserta bangunan tersebut. ------------------------------------------------------------------------------6. Dengan demikian-----

6. Dengan demikian klien kami meminta dengan hormat agar Ir Budi Dumais dalam hal ini selaku Direktur Utama PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village) untuk : Segera melaksanakan kewajibannya melakukan peralihan hak dalam bentuk Akte Jual Beli didepan Pejabat Pembuat Akte Tanah/Notaris atas tanah beserta bangunan yang terletak di Perumahan Green Dumais Village Blok E No 23, Jln Hertasning Baru Pao-pao Kab. Gowa Sulawesi Selatan paling lambat dalam jangka waktu 10 (sepuluh) hari setelah diterimanya surat somasi ini. 7. Jika hal tersebut tidak diindahkan maka kami terpaksa menempuh upaya hukum baik perdata maupun pidana yang tentu saja akan merugikan kepentingan PT Dumais Prisma Land (Devloper dan Pengembang Perumahan Green Dumais Village) sendiri. Demikian hal ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerja sama yang baik kami ucapkan terima kasih. Makassar, 27 Desember 2011, Hormat kami, Tim Kuasa Hukum

M. Nursal NS, S.H

Ahmad Tawakkal Paturusi, S.H

Tembusan, Kepada Yth : 1. Ketua Pengadilan Negeri Makassar, Jalan Kartini, Kota Makassar. 2. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Propinsi Sulawesi Selatan. 3. Badan Penyelesaian Sengketa Kosumen (BPSK), di Jalan Rappocini Makassar. 4. Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat (Polda SulselBar), di Makassar 5. Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Sulawesi Selatan,6. Pertinggal,-

Nomor Klasifikasi Lampiran Hal

: : Sangat Penting : : Surat Pengaduan Warga Masyarakat

Kepada Yth. Bapak Walikota Makassar DiMakassar Dengan Hormat, Bersama ini kami sampaikan Laporan Pengaduan dan keberatan warga yang bertempat tinggal di Jalan Hertasning Baru No.99, ORT V, ORW X, Kel. Gunung Sari, Kec. Rappocini, Kota Makassar terhadap berdirinya Tower setinggi 20 meter yang berada diatas Lantai 3 (tiga) Rumah salah seorang warga yang bertetangga dengan kami. Bahwa pembangunan/pendirian Tower tersebut patut diduga belum atau tidak memiliki izin gangguan sebagai mana yang telah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar dan Analisis mengenai dampak lingkungan hidup yang selanjutnya disebut Amdal berdasarkan Pasal 1 angka 11, Pasal 22 ayat 1 dan 2, Pasal 23 ayat 1 Huruf D dan I, Pasal 26 ayat 1, 2, 3, dan 4, Pasal 36 ayat 1 dan Pasal 109 serta beberapa pasal yang terdapat dalam Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Alasan yang menjadi dasar dugaan karena sebagai tetangga kami tidak pernah dimintai persetujuan baik secara lisan maupun tertulis sehubungan dengan pembangunan/pendirian tower tersebut. Berdasarkan alasan tersebut di atas kami : 1. Memohon kepada Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Propinsi Sulawesi Selatan memerintahkan agar Tower tersebut segera diturunkan karena dapat mengakibatkan efek radiasi yang membahayakan kesehatan dan dapat menimbulkan kerusakan secara fisik (kami tidak ingin musibah robohnya tembok pagar Perumahan Villa Mutiara terjadi dan terulang kepada kami), 2. Memohon kepada Pemerintah Kota Makassar dalam hal ini Walikota Makassar beserta SKPD terkait untuk segera menindak lanjuti Laporan pengaduan keberatan warga

masyarakat dengan turun tangan langsung mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, 3. Memohon kepada Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Lingkungan Hidup Propinsi Sulawesi Selatan dan Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan dan Barat (Polda SulselBar) untuk mengusut secara professional hingga tuntasnya masalah ini. Demikian surat pengaduan dan keberatan kami, atas perhatian dan kerja samanya, kami ucapkan Terima kasih. Makassar, 8 Desember 2011 Hormat kami, Hj. Saharnaeni, S.Pd Hp 085 241 664 183 Tembusan. Kepada Yth, - Bapak Gubernur Propinsi Sulawesi Selatan - Bapak Ketua DPRD Propinsi Sulawesi Selatan - Bapak/Ibu Kakanwil Kementerian Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan - Bapak Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat - Bapak Walikota Makassar - Bapak Ketua DPRD Kota Makassar - Bapak Kapolwiltabes Kota Makassar Kota Makassar - Bapak Kapolsekta Rappocini - Bapak Lurah Gunung Sari - Bapak Ketua ORW X Kelurahan Gunung Sari - File,-

Nomor Sifat Lampiran Hal

: ------------------: Penting : Satu rangkap Copy KTP Pelapor, Satu rangkap Copy Surat Pengaduan di Media. : Permohonan Tindak lanjut Surat Pengaduan

Kepada Yth, Bapak Walikota Makassar Di Makassar Dengan Hormat, Sehubungan dengan surat pengaduan terbuka melalu Media (terlampir) atas nama Hj Saharnaeni (KTP terlampir) tertanggal 11 Desember 2011 tentang pendirian/pembangunan Tower disebelah rumah kami Jalan Hertasning Baru No. 99, RT V RW 10 Kel. Gunung Sari, Kec. Rappocini yang diduga kuat tidak memiliki Izin ganguan dan rekomendasi Amdal, oleh seorang warga (tetangga) kami yang namanya akan kami sebutkan pada bagian terakir (catatan) dari surat ini. Berdasarkan surat pengaduan tersebut, maka bersama surat ini kami : 1. Memohon kepada Bapak Walikota Makassar untuk segera/secepatnya menindak lanjuti Surat pengaduan pada Point 1 (satu) dan 2 (dua) dalam pengaduan tersebut (terlampir). 2. Memohon kepada Bapak Walikota Makassar merekomendasikan penyelidikan dan Investigasi secara tuntas terkait pendirian/pembangunan Tower kepada Instansi pemerintah yang berwenang. 3. Meminta kepada Bapak Walikota Makassar untuk menindak tegas warga pemilik tower yang tidak memiliki itikad baik dengan tetap bersikeras untuk mendirikan tower tersebut. Demikian surat dari kami, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. Makassar, 26 Juni 2002 Hormat kami, Hj. Saharnaeni, S.Pd HP : 085 241 664 183 Tembusan Kepada Yth,
Bapak Gubernur Propinsi Sulawesi Selatan Bapak Ketua DPRD Propinsi Sulawesi Selatan Bapak/Ibu Kakanwil Kementerian Lingkungan Hidup Sulawesi Selatan Bapak Kapolda Sulawesi Selatan dan Barat Bapak Ketua DPRD Kota Makassar Bapak Kapolwiltabes Kota Makassar Kota Makassar Bapak Camat Rappocini Bapak Lurah Gunung Sari File,-

NB

: Nama warga yang mengaku pemilik Tower tersebut adalah H. Kuntum @Pak Kun, No HP 0811 811 5422.