Anda di halaman 1dari 4

Asuhan Keperawatan Gangguan sistem persyarafan (STROKE HEMORAGIK). A.

Latar Belakang Stroke merupakan gangguam sistem persyarafan yang banyak terjadi di ICU. stroke terbagi menjadi 2 yaitu stroke hemoragik dan non hemoragik. Penyakit ini merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di Amerika Serikat. Stroke dapat diakibatakan pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara 75 85 tahun. Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak ), Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain ), Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). Masalah keperawatan yang sering muncul pada stroke adalah bersihan jalan napas tidak efektif yang harus segera ditangani. B. Tujuan Penulisan 1. Melakukan asuhan keperawatan pada pasien stroke hemoragik 2. Mengetahui masalah keperawatan yang muncul pada pasien stroke hemoragik STUDI PUSTAKA A. Pengertian Gangguan peredaran darah diotak (GPDO) atau dikenal dengan CVA (Cerebro Vaskuar Accident) adalah gangguan fungsi syaraf yang disebabkan oleh gangguan aliran darah dalam otak yang dapat timbul secara mendadak (dalam beberapa detik) atau secara cepat (dalam beberapa jam) dengan gejala atau tanda yang sesuai dengan daerah yang terganggu. (Harsono,1996, hal 67) Stroke atau cedera cerebrovaskuler adalah kehilangan fungsi otak yang diakibatkan oleh berhentinya suplai darah ke bagian otak sering ini adalah kulminasi penyakit serebrovaskuler selama beberapa tahun. (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131) Penyakit ini merupakan peringkat ketiga penyebab kematian di United State. Akibat stroke pada setiap tingkat umur tapi yang paling sering pada usia antara75 85 tahun. (Long. C, Barbara;1996, hal 176) B. Etiologi 1. Trombosis ( bekuan cairan di dalam pembuluh darah otak ) 2. Embolisme cerebral ( bekuan darah atau material lain ) 3. Iskemia (Penurunan aliran darah ke area otak). (Smeltzer C. Suzanne, 2002,hal 2131) Faktor resiko pada stroke 1. Hipertensi 2. Penyakit kardiovaskuler: arteria koronaria, gagal jantung kongestif, fibrilasi atrium, penyakit jantung kongestif) 3. Kolesterol tinggi 4. Obesitas 5. Peningkatan hematokrit ( resiko infark serebral) 6. Diabetes Melitus ( berkaitan dengan aterogenesis terakselerasi) 7. Kontrasepasi oral( khususnya dengan disertai hipertensi, merkok, dan kadar estrogen tinggi) 8. Penyalahgunaan obat ( kokain) 9. Konsumsi alkohol (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

C. Patofisiologi Stroke trombotik terjadi akibat oklusi aliran darah, biasanya karena aterosklerosis berat. biasanya pasien mengalami satu atau beberapa kali serangan iskemek transient (transient ischemic attak) sebelum stroke trombotik terjadi.TIA adalahgangguan fungsi otak singkat yang reversible akibat hipoksia serebrum. TIA mungkin terjadi akibat suatu pembuluh aterosklerotik yang mengalami spasme, atau saat kebutuhan oksigen otak meningkat dan kebutuhan ini tidak dapat dipenuhi karena aterosklerosis yang berat. stroke trombotik biasanya berkembang dalam periode 24 jam. D. Tanda dan Gejala Gejala gejala CVA muncul akibat daerah tertentu tak berfungsi yang disebabkan oleh terganggunya aliran darah ke tempat tersebut. Gejala itu muncul bervariasi, bergantung bagian otak yang terganggu. Gejala-gejala itu antara lain bersifat: a. Sementara Timbul hanya sebentar selama beberapa menit sampai beberapa jam dan hilang sendiri dengan atau tanpa pengobatan. Hal ini disebut Transient ischemic attack (TIA). Serangan bisa muncul lagi dalam wujud sama, memperberat atau malah menetap. b. Sementara,namun lebih dari 24 jam Gejala timbul lebih dari 24 jam dan ini dissebut reversible ischemic neurologic defisit (RIND) c. Gejala makin lama makin berat (progresif) hal ini desebabkan gangguan aliran darah makin lama makin berat yang disebut progressing stroke atau stroke inevolution. d. Sudah menetap/permanen (Harsono,1996, hal 67) E. Penatalaksanaan 1. Diuretika : untuk menurunkan edema serebral. 2. Anti koagulan: Mencegah memberatnya trombosis dan embolisasi. (Smeltzer C. Suzanne, 2002, hal 2131)

F. Pemeriksaan penunjang CT Scan Memperlihatkan adanya edema , hematoma, iskemia dan adanya infark 2. Angiografi serebral membantu menentukan penyebab stroke secara spesifik seperti perdarahan atau obstruksi arteri 3. Pungsi Lumbal - menunjukan adanya tekanan normal - tekanan meningkat dan cairan yang mengandung darah menunjukan adanya perdarahan 4. MRI : Menunjukan daerah yang mengalami infark, hemoragik. 5. EEG: Memperlihatkan daerah lesi yang spesifik 6. Ultrasonografi Dopler : Mengidentifikasi penyakit arteriovena 7. Sinar X Tengkorak : Menggambarkan perubahan kelenjar lempeng pineal (DoengesE, Marilynn,2000 hal 292)

pencarian yang hadir: pathway oksigenasi,Hemiparase,pathway stroke hemoragik,pathway ckr,laporan pendahuluan suspek hemoragik,askep kasus peritonitis,contoh pathway ckr,ASKEP CVA hemoragik,laporan pendahuluan persyarafan stroke,pengkajian stroke hemoragik,patofisiologi tia,laporan pendahuluan tentang tia,cvd hemoragik,makalah stroke hemoragik dan pathway,contoh resume stroke,analisa sintesa stroke hemorogik,laporan kasus di igd,contoh laporan pendahuluan stroke hemoragik,laporan pendahuluan stroke kegawatdaruratan,resume stroke,stroke hemoragik,definisi suspek stroke,contoh laporan pendahuluan stroke non hemoragic,contoh pengkajian stroke non hemoragik,lp stroke nicnoc,contoh laporan di ugd pada penyakit jantung,laporan resume kgd stroke hemoragik,laporan kasus stroke infark,contoh makalah stroke hemoragik,Laporan Kasus cva bleeding,makalah lp stroke hemoragik,askep suspek stroke hemoragik,askep susp stroke hemoragik,lp transient ischemic attak,jurnal persyarafan,laporan pendahuluan persyarafan,contoh kasus stroke,konsep askep stroke kegawatdaruratan,contoh kasus stroke non hemoragik,laporan pendahuluan post persyarafan,contoh laporan asuhan keperawatan stroke non hemoragik,komplikasi tia,contoh laporan kasus stroke di igd,contoh laporan kasus stoke dengan kegawat daruratan,intervensi dan rasional tumor intra abdomen,contoh kasus pasien dengan penyakit jantung,laporan kasus igd,kegawatdaruratan stroke,contoh kasus asuhan keperawatan stroke hemoragik,contoh kasus di icu,contoh kasus gadar strokhemoragik,definisi hemiparase,laporan pendahulan stroke pada kasus icu,askep keluarga dengan post stroke,contoh resume strouk,studi kasus stroke hemoragik,pengkajian stroke hemoragik di gawat darurat,stroke susp hemoragik,pengkajian gawat darurat stroke hemoragik,stroke hemoragik dengan gangguan nutrisi,study kasus ruang icu,tinjauan kasus stroke,pathways stroke hemoragik,suspek stroke,resume keperawatan stroke,stroke hemoragik nic noc,stroke hemoragik NOC NIC,tinjauan kasus struk,pengkajian gawat darurat pada pasien stroke hemoragik,resume keperawatan icu stroke,suspek stroke hemoragik,pendahuluan gadar,stroke dan askep stroke,laporan pendahuluan stroke kgd,laporan pendahuluantumor intra abdomen,konsep dasar stroke infark,laporan pendahuluan struk infark,contoh kasus penyakit aterosklerosis,Contoh kasus kegawatdaruratan pasien stroke,Contoh kasus kegawatdaruratan stroke,contoh kasus stroke hemoragik,laporan pendahuluan suspek stroke hemoragik,contoh laporan kasus icu,kegawatdaruratan diabetes melitus,laporan kasus pada stroke,contoh resume ugd,contok kasus askep kegawatdaruratan syok hipovolemik,cva non hemoragik,laporan kasus IGD dengan pasien stroke,hubungan gastrointeriris dengan strok,hemoragi ante partum adalah,edema pada stroke hemoragik,contoh resume askep non hemoragic stroke,contoh pathway stroke,contoh laporan pendahuluan (lp) tentang stroke,contoh laporan pendahuluan di ruang ICU,contoh laporan pendahuluan keperawatan pada stroke hemoragik,kumpulan pathway stroke (TIA),kegawat daruratan strke,kasus susp stroke hemoragik,kasus pasien icu,contoh laporan penyakit stroke infark,laporan kasus pasien ICU stroke non hemoragik,contoh laporan pendahuluan tentang oksigenasi keperawatan,askep icu stroke hemoragic,askep gawat darurat stroke di ugd,latar belakang stroke non hemoragik,askep susp tia,asuhan keperawatan cvd hemoragik,LP kegawatdaruratan stroke hemoragic,lp cva non hemoragic,lp dan pathway stroke hemoragik,asuhan keperawatan pada kegawatdaruratan stroke hemoragik,askep susp stroke,contoh analisa sintesa stroke hemoregik,pathway stroke perdarahan,laporan praktikum protein urin kebidanan,askep kegawatdaruratan pada stroke hemoragik,contoh askep stroke infark hemoragik,analisa kasus stroke hemoragik,analisa kasus stroke,analisa sintesa stroke hemoragik,pasien koma stroke,latar belakang cva stroke,lp gadar stroke hemoragik,laporan kasus

stroke hemoragic,laporan kasus pada stroke non hemoragik,laporan kasus penderita stroke hemoragik di igd,laporan kasus pasien stroke haemoragik,oedem pada stroke,laporan kasus stroke infak,laporan pendahuluan askep stroke di ruang icu,makalah stroke dan tia,makalah stroke hemoragik,makalah stroke infark hemoragik,manajemen asuhan kebidanan peritonitis,laporan pendahuluan askep stroke hemoragi di ruang icu,metode primer keperawatan,nama kasus kegawatdaruratan,nic noc stroke haemoragic,laporan pendahulan CVD,laporan makalah stroke,laporan kasus tn a dengan post stroke,makalah stroke,pathway dan lp stroke hemoragik,laporan kasus nic noc gawat darurat dengan hipertensi,laporan kasus askep stroke non haemoragik,pathway stroke infark trombotik,laporan cvd non hemorajik,laporan askep TIA,laporan askep pasien dengan stroke non hemoragik,pathway stroke non hemoragik,lapkas stroke hemoragik,laporan pendahuluan asuhan kegawatdaruratan stroke,pathway stroke TIA,laju endap darah,pathway stroke hemoragik dan non hemoragik,laporan kasus asuhan keperawatan keluarga dengan diabetes mellitus,laporan kasus keperawatan stroke,pathway hemoragik,laporan kasus keperawatan gawat darurat dengan stroke\,pathway hemoragik askep,laporan kasus asuhan keperawatan stroke hemoragik,laporan kasus diabetes melitus di ugd,pathway kasus snh,pathway oksigenasi stroke hemoragik,pathway pada laporan pendahuluan stroke hemoragik,pathway stroke,kumpulan resume stroke,laporan penyuluhan di ruang icu,lp cva hemoragik,lp cva non hemo,lp gadar ckr,laporan pendahuluan stroke infark trombotik,laporan pendahuluan stroke infark hemoragik,laporan pendahuluan stroke hemoragik pathway,lp lengkapsetroke non hemoragiki,laporan pendahuluan strok hemoragik,laporan pendahuluan strok hemoragi,lp strok gawat darurat,laporan pendahuluan post stroke,laporan pendahuluan stroke non hemoragic,latar belakang stroke/cva,laporan pendahulun stroke infrk,Laporan pendahuluanSuspek strok,laporan resume pasien di igd,laporan stroke non hemoragik,laporan pendahuluanpasien dengan stroke,latar belakang cva bleeding,latar belakang gangguan sistem persyarafan,latar belakang non hemoragik stroke,latar belakang penyakit stroke,laporan pendahuluan suspek cva,latar belakang stroke dengan keperawatan keluarga,lp strok infark,lp stroke dengan noc nic,laporan pendahuluan hepatitis pada ruang ICU,lptransian iskemick,makalah askep kasus stroke,laporan pendahuluan gawat darurat CVA
http://www.simpulmedika.info/38/pendahuluan-gangguan-sistem-persyarafan-stroke-hemoragikbeserta-studi-pustaka.html