Anda di halaman 1dari 9

Fatwa tentang Krisis Libanon, Irak, dan Palestina

(Bag. I)
Oleh: Asy Syaikh Rabi’ Bin Hadi Al-Madkhali

Beliau ditanya: “Apa pendapat Anda wahai Syaikh yang mulia tentang berbagai keadaan
genting (krisis) di Libanon, Irak, Palestina? Jazakumullah khairan.”

Jawaban:
“Demi Allah, kami berpandangan bahwa jihad tetap tegak sampai hari kiamat dan
merupakan perkara yang wajib dilakukan oleh umat ini. Namun umat (Islam) ini telah
melalaikan banyak perkara agama, diantaranya adalah jihad itu sendiri, sehingga Allah
memberikan kekuatan kepada musuh-musuh untuk menguasai mereka.

‫ليبس يف داجلا متكرتو عرزلاب متيضرو رقبلا بانذأ متذخأو ةنيعلاب متعيابت اذإ‬
‫للا‬- ‫!تافارخلاو عدبلاو ضفرلا ليبس يف سيل‬- ‫ مكيلع للا طلس‬ ً ‫ىتح عزني ال ذ‬
‫مكنيد ىلإ اوعجرت‬
“Jika kalian berjual beli dengan cara ‘inah [1 ] dan kalian mengambil ekor-ekor sapi
(beternak) serta kalian senang dengan bercocok tanam dan kalian meninggalkan jihad di
jalan Allah Azza Wajalla –bukan di atas jalannya kaum Rafidhah, bid’ah dan khurafat-
maka Allah akan mencampakkan kehinaan pada diri kalian. Dan Dia (Allah) tidak akan
mencabut kehinaan itu sampai kalian kembali kepada agama kalian.” (HR. Abu Dawud
dalam Sunannya 3/740, dari Ibnu Umar dan lainnya, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani
dalam Ash Shahihah no 11, red)

Maka langkah yang paling pertama untuk menuju kemuliaan dan keluar dari kehinaan
dan kerendahan adalah kembali kepada agama Allah. Ini langkah pertama dan bukan
kembali kepada agamanya kaum Rafidhah yang ekstrim, yang mengkafirkan para
shahabat lalu mengangkat bendera jihad!

Mereka tidak kembali kepada agama, namun justru memerangi agama dan orang-orang
yang komitmen dengannya!
Bagaimana mungkin ini akan mendapatkan pertolongan!? Bagaimana mungkin ini
dikatakan sebagai jihad di jalan Allah ?!
Jihad haruslah dilakukan untuk menegakkan kalimat Allah.Terkadang seseorang
terbunuh dalam berjihad, namun dia masuk neraka disebabkan karena dia tidak
melakukannya dengan niat untuk menegakkan kalimat Allah Tabaraka wa Ta’ala.
‫للا ليبس يف وف ايلعلا ي للا ةملك نوكتل لتاق نم‬
“Barangsiapa yang berperang untuk meninggikan kalimat Allah, maka itulah fi sabilillah”.

‫لتاق نم لاق للا ليبس يف كلذ يأف ءاير لتاقيو ةيمح لتاقيو ةعاجش لتاقي لجرلا‬
‫للا ليبس يف وف ايلعلا ي للا ةملك نوكتل‬
“Seseorang ada yang berperang karena modal keberanian semata, ada orang yang

1
berperang karena semangat saja, ada yang berperang karena untuk mendapatkan pujian di
mata manusia, yang manakah di jalan Allah? Maka beliau menjawab:
“Barangsiapa yang berperang untuk meninggikan kalimat Allah, maka itulah fi sabilillah
(di jalan Allah) Ta’ala”.

Maka sebelum melakukan segala sesuatu, wajib bagi kaum muslimin untuk membenahi
berbagai keadaan mereka dan kembali kepada agama yang telah dibawa oleh Muhammad
Shallallahu alaihi wasallam. Serta kembali di atas petunjuk orang-orang yang telah
bersungguh-sungguh dalam menyebarkan agama ini, yaitu para shahabat yang mulia,
yang menyebarkan agama, berupa amalan-amalan yang shalih dan syi’ar-syi’ar Islam
yang benar .Inilah yang dilakukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam dalam
berjihad yaitu untuk meninggikan kalimat-Nya.

Sekarang saya bertanya kepada kalian : “Bendera yang ada di Libanon,yaitu bendera
yang diangkat oleh Hizbullah, apakah bendera yang berhak dikatakan bahwa itu
merupakan bendera di jalan Allah?! Apakah dikatakan bahwa itu jihad di jalan Allah ?!
Sementara mereka (Hizbullah yang termasuk beragama Syi’ah Rafidlah, red)
mengkafirkan para shahabat Muhammad - Shallallahu ‘alaihi wassalam - dan
mempermainkan al-Qur’an dan merubahnya - dengan perubahan yang tidak pernah
dilakukan oleh orang-orang Yahudi sekalipun - !?

Kalian belum pernah membaca tentang kaum Rafidhah ? Bagi siapa yang membaca
tentangnya, dia akan mendapati bahwa mereka lebih parah dalam melakukan perubahan
terhadap agama Allah Ta’ala dibanding kaum Yahudi dan Nashara.
Demi Allah, kami ingin berjihad namun dengan jihad yang benar. Maka wajib bagi umat
ini untuk kembali kepada agamanya, kemudian setelah itu melakukan persiapan:

ْ‫ِ"!وا‬$‫* )َ(ُ& َوَأ‬+, &ُ-ْ.َ/َ-ْ0‫ ا‬12, ‫ ٍة‬4+ ُ5 1ِ,‫َ*طِ َو‬6‫ر‬2 7


ِ ْ8َ9ْ)‫ن ا‬
َ 4ُ:ِ‫ِ>ِ =ُ<ْه‬6 ‫و‬+ ْ"َ$ ِ>ّ@)‫وآُ&ْ ا‬+ "ُ َ$‫َو‬
“Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan
dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu
menggentarkan musuh Allah dan musuhmu “ (QS Al Anfal:60).

Sekarang ini, kelompok Hizbullah berperang semenjak tiga pekan yang lalu, tidak ada
yang terbunuh dari mereka melainkan hanya delapan orang. Sementara yang terbunuh
dari rakyat Libanon hampir mencapai seribu! Dan yang terusir dari mereka berjumlah
ribuan, fasilitas-fasilitas umum mereka dihancurkan! Apakah ini yang dikatakan jihad
yang dikehendaki Allah?!

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam berjihad di Badar, di Uhud, di Khandaq dan


ditempat lainnya, tidak satupun anak kecil yang terbunuh! Dan tidak satupun wanita yang
terbunuh! Namun mereka ini (Hizbullah, red) menyusup dalam barisan para wanita dan
anak-anak kecil, lalu datanglah berbagai serangan yang diarahkan (oleh Yahudi kafir,
red) kepada mereka yang patut dikasihani. Apakah ini jihad?!

Sekarang ini Yahudi telah menguasai daerah yang luas dan besar, ada dua puluh
kampung di Libanon. Apakah ini jihad? Apakah ini yang dimaksudkan?

2
Apakah kita berjihad agar wanita dan anak-anak kaum muslimin dibunuh, yayasan-
yayasan mereka dihancurkan! Lalu ini yang dikatakan hasil dari jihad itu!
Inilah jihad ‘akrobatik’. Inilah adalah jihad model Rafidhah! Maka wajib bagi kaum
muslimin untuk berfikir dan kembali kepada agama mereka, sebelum melakukan segala
sesuatu. Lalu setelah itu, mereka berjihad dengan tujuan meninggikan kalimat Allah.

Sesungguhnya kita lebih mengimani tentang syari’at jihad dibanding mereka ini yang
merupakan para pendusta yang hanya mengaku saja! Kami mengimaninya akan tetapi
kami mengatakan kepada kaum muslimin : “Kembalilah kepada agama ini, bekali diri
kalian untuk persiapan jihad dan mendapat pertolongan dari Allah Ta’ala. Sebab kalian
tidak mungkin mendapatkan pertolongan dari Allah Ta’ala, kecuali jika kalian berperang
dengan tujuan untuk meninggikan kalimat Allah dan kalian berada di atas agama yang
benar.

Namun apa yang terjadi di Iraq? Berapa banyak kaum muslimin yang telah dibunuh oleh
kaum Rafidhah!? Lebih dari seratus ribu jiwa atau lebih yang mereka sembelih dari
kalangan para wanita, anak-anak, mereka usir, mereka merusak rumah-rumah, masjid-
masjid dan menginjak-injak mushaf-mushaf! Dan berbagai kelakuan lainnya yang –demi
Allah- tidak dilakukan oleh orang-orang Yahudi! Dan tatkala mereka melakukan berbagai
tindakan kekejian ini semua, lalu mereka pun membuka front (di Libanon), mereka
menertawai Ahlus Sunnah dan bergembira atas apa yang menimpa mereka.

Apakah kalian menangisi Ahlus Sunnah dari penduduk Irak - dalam keadaan mereka
disembelih, diusir, ratusan masjid-masjid mereka dirusak ?! Mungkin mencapai seratus
ribu jiwa atau lebih yang terbunuh dari mereka!
Apakah mereka (kaum Rafidhah) menangisi kematian kalian?! Apakah mereka
mengangkat suara buat kalian?! Sama sekali tidak, sama sekali tidak!

Maka tatkala si Rafidhi - yang beraliran kebatinan ini dating - banyak yang berpandangan
bahwa dia mengangkat bendera jihad dan yang akan memimpin umat menuju kemuliaan
dan pertolongan. Ini merupakan keberuntungan besar - diantara keberuntungan kaum
Rafidhah- ! Sekarang ini umat Islam bersorak dan bertepuk tangan untuk mereka!!! Dan
inilah yang diinginkan oleh kaum Rafidhah. Dimana dia (pimpinan Hizbullah) ini
sekarang? Sekarang dimana panglima ini berada?!
(Ketauhilah) Dia ada di tempat persembunyian, dia dan kelompoknya ada di tempat
persembunyiannya! Sementara kehancuran dan kebinasaan menimpa rakyat jelata
Libanon ! Penyembelihan (terhadap kaum muslimin Ahlus Sunnah) masih saja berlanjut
di Irak! Darah kaum muslimin di Irak sangatlah murah, tidak sepantasnya disebut-sebut
(dianggap berharga) menurut mereka!

Bahkan darah seluruh kaum muslimin dan harta mereka adalah halal menurut kaum
Rafidhah, sebab mereka menganggapnya kafir! Inilah hukum yang mereka terapkan!.
Lalu dimana kita meletakkan akal kita? Sekarang ini kebanyakan yang membimbing
kaum muslimin adalah orang-orang yang jahil dan bodoh! Tokoh-tokoh yang jahil
sebagaimana yang dikatakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam ! Orang jahil
(bodoh) yang berpenampilan sebagai ‘alim (pandai) dan tidak mengetahui hakekat Islam!

3
Tidak mengetahui kekufuran, penyimpangan dan perbuatan zindiq yang dimiliki kaum
Rafidhah.

Telitilah kitab tafsir - dari kitab-kitab tafsir yang dimiliki Rafidhah- , mulai dari surah Al-
Fatihah, perhatikan perubahan yang mereka lakukan, dimana orang Yahudi pun merasa
malu darinya!
((‫“ ))ميقتسملا طارصلا‬Jalan yang lurus”, maknanya Ali radhiallahu anhu!
((‫“ ))بوضغملا ريغ‬Bukan jalan orang-orang yang dimurkai”, maknanya adalah jalan Abu
Bakar, Umar dan Utsman –radhiallahu anhum-!
((‫ملأ‬. ‫“ ))نيقتملل ىد يف بير ال باتكلا كلذ‬Alif Laam Mim. Itulah kitab yang tidak
ada keraguan didalamnya sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa”, makna
orang-orang yang bertaqwa dalah pengikut Ali radhiallahu anhu (maksudnya kaum
Rafidhah)!

Dunia, Akhirat, Surga, semuanya milik Ali radhiallahu anhu dan para pengikutnya
(maksudnya Rafidhah)!.
(( ‫“ ))اقوف امف ةضوعب ام الثم برضي نأل ييحتسي ال للا نإ‬Sesungguhnya Allah tiada
segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu”, mereka
mengatakan: yang dimaksud nyamuk adalah Ali radhiallahu anhu, sedangkan yang lebih
rendah adalah Muhammad Shallallahu ‘alaihi wassalam. Yaitu Ali radhiallahu anhu
kadang-kadang dianggap seperti nyamuk oleh mereka. Ini termasuk perbuatan zindiq dan
cercaan mereka terhadap Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam.

Kadang-kadang mereka menganggap Ali radhiallahu anhu sebagai binatang melata, yang
melata di muka bumi. Dan dia sebagai bintang, dia sebagai matahari, dia adalah langit
sedangkan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam sebagai buah Tin dan Ali radhiallahu
anhu sebagai buah Zaitun, para Imam (mereka) sebagai bukit Sinai. Ayat-ayat Al-Qur’an
dan tanda-tanda kekuasaan alam seluruhnya yang dimaksud adalah para Imam mereka!
Sedangkan tanda-tanda kemunafikan, kekufuran, siksaan, ayat-ayat celaan dan ancaman
semuanya diterapkan kepada para shahabat .Abu Bakar –radhiallahu anhu- disiksa
dengan siksaan yang paling keras, seperti Iblis. Dan Umar adalah setan di tempat
manapun disebutkan dalam Al-Qur’an.

Ayat-ayat tentang hari Kebangkitan dan hari Pembalasan, menurut mereka yang
dimaksud adalah keluarnya sang penegak hukum (Imam Mahdi, pen)! Berbagai macam
penyelewengan yang tak terhitung banyaknya dalam kitab Allah dan berbagai kedustaan
terhadap Ali radhiallahu anhu dan Ahlul Bait yang tak terhitung banyaknya!

Semua yang menjelaskan tanda kekuasaan maksudnya adalah Ahlul Bait, engkau tidak
membaca satu ayat pun dalam Al-Qur’an, baik ayat Kauniyyah maupun ayat Syar’iyyah
melainkan mereka menyelewengkannya. Ayat-ayat tentang Tauhid mereka rubah menuju
kepada kesesatan mereka!.
(( ‫ِ“ ))نينثا نيلإ اوذختت ال للا لاقو‬Allah berfirman: Janganlah kalian menjadikan dua
sesembahan.” Ayat ini (sebenarnya) mengajak kepada Tauhid dan memberi peringatan
dari kesyirikan. (Namun) mereka mengatakan: “Janganlah kalian mengangkat dua
Imam!”

4
Ayat-ayat Tauhid mereka tidak jelaskan, bahkan menghindar darinya! Kalaupun jika
mereka menjelaskannya, maka mereka merubahnya. Mereka tidak menyisakan sesuatu
dari ayat tersebut melainkan mereka merubahnya!

Mereka adalah musuh-musuh Islam, cukuplah bagi mereka sejarah hitam mereka yang
selalu bersama Yahudi dan Nashara. Merekalah yang membawa pasukan Tartar dan
menyembelih puluhan ribu, bahkan mungkin sejuta atau bahkan lebih!
Merekalah yang meruntuhkan khilafah Abbasiyyah! Dalam perang di Afghanistan,
sebagai negara tetangga mereka, mereka (kaum Syiah Rafidlah Iran) tidak ikut serta
bersama kaum muslimin sedikitpun!!! Tidak di dalam Afghanistan dan tidak pula di
luarnya.

Tatkala Amerika datang ke Afghanistan untuk menjatuhkan kekuasaan Taliban, maka


mereka menjadi tameng terkuat bersama Amerika dalam memerangi kaum muslimin.
Merekalah yang turut mendatangkan Amerika dan sekutunya ke Irak. Mereka menambah
kekuatan bersamanya untuk menyembelih kaum muslimin. Apakah ini Islam yang kita
berjihad untuknya?

Kaum Rafidhah ini lebih berbahaya dari Yahudi dan Nashara, dan apa yang menimpa
kaum muslimin melalui tangan Rafidhah lebih berbahaya dari apa yang menimpa kaum
muslimin melalui tangan Yahudi dan Nashara. Pahamilah perkara ini, adapun mereka
yang (tertipu). Apakah mereka disesatkan ataukah mereka orang-orang yang tidak
mengetahui ?!.

Apakah ini pertolongan Allah? Apa yang telah dilakukan terhadap Ahlus Sunnah di
Irak?! Apakah pernah engkau membimbing dengan satu ucapan untuk menasehati
keluarga dan kaummu tentang kaum Rafidhah Bathiniyyah untuk menyeru agar mereka
menahan diri (dari menyiksa) kaum muslimin?!

Demi Allah, saya yakin bahwa mereka tidaklah melakukan ini melainkan untuk
mempermainkan kaum muslimin dan menertawai mereka. Allah Maha mengetahui apa
tujuan mereka di belakang semua ini!

Jangan kalian membenarkan perselisihan mereka dengan Amerika! Ini semua dusta.
Berapa banyak pembicaraan seputar pembuatan sel (instalasi) nuklir yang ada di Iran?
Apakah tujuan mereka dengan menyimpan bahan nuklir tersebut, apakah untuk
memerangi kaum Yahudi? Mereka pendusta!

Iran selalu mengumumkan hal ini semenjak 70 tahun yang lalu, sementara kaum
muslimin memerangi Yahudi dalam berbagai peperangan. Sudah berapa banyak mereka
(kaum muslimin) mengikuti peperangan, menyumbangkan harta, turut berperan serta.
Sementara Iran menghilang (tidak turun serta) ! Sekarang mereka bersorak dan
menghendaki kaum muslimin memasuki pertempuran sedangkan mereka menghilang.
Belum berhenti satu peperangan hingga dibuka kembali peperangan yang baru.

5
Perencanaan pembuatan sel (instalasi) nuklir tersebut tidaklah dipersiapkan melainkan
untuk negara-negara Teluk! Kaum muslimin harus memahami hal ini. Perhatikanlah
perkara-perkara ini. Apakah dengan seperti ini lalu aku menganggapnya sebagai jihad di
jalan Allah? Sama sekali tidak! (dengan sebab):
Pertama: Aqidah mereka jelas, sebagaimana yang telah kami sebutkan sebagiannya.
Kedua: Jihad merekapun jelas, dimana mereka bersembunyi di gua-gua, menyusup di
rumah-rumah dan gedung-gedung! Allah Ta’ala lebih mengetahui, mungkin saja mereka
mengutus Yahudi untuk menyerang tempat tersebut! Saya tidak menganggap mustahil hal
tersebut! Sadarlah kalian terhadap makar dan tipu daya kaum Rafidhah.

Demi Allah mereka menertawai Ahlus Sunnah, mereka memiliki orang-orang, di negeri
Arab dan negeri-negeri Islam yang bekerja untuk mereka, guna menjembatani
tersebarnya keyakinan Rafidhah di seluruh dunia Islam.

Sekarang dakwah mereka tersebar di dunia Islam, di bagian Asia Timur mereka memiliki
Ma’had, sekolah, para da’i di negara-negara Afrika. Telah berlalu waktu dimana mereka
tidak pernah bermimpi untuk mendapatkan ini semua. Hingga datangnya sebagian
kelompok yang berkhianat, lalu membukakan jalan bagi mereka dan memberi
kesempatan kepada mereka untuk menyebarkannya di dunia Islam.

Sekarang merekapun menertawakan kaum muslimin. Tangan mereka masih berlumuran


darah kaum Muslimin di Iraq, lalu bersamaan dengan itu mereka ingin agar kita
membantu mereka?!

Sementara musibahnya menimpa rakyat Libanon dan rakyat Palestina. Lalu apa kerugian
yang dialami kaum Rafidhah dalam semua peperangan ini?! (Tidak ada!!-pen)

Baik di Palestina, di Afghanistan dan selainnya dari semenjak 70 tahun yang lalu hingga
sekarang? Apa yang telah diperbuat oleh para pendusta ini?!”

Transkrip asli dalam bahasa Arab :


————————————————————————————————————
‫للا ظفح –يلخدملا عيبر خيشلا مالك‬- ‫نيطسلفو قارعلاو نانبل يف ةنارلا عاضوألا لوح‬.
………………………………………………….
‫لاؤس‬: ‫للا مكازجو نيطسلفو قارعلاو نانبل يف ةنارلا عاضوألا يف مكتليضف يأر ام‬
‫<اً؟‬8I
‫باوجلا‬: ‫ةمايقلا موي ىلإ مئاق داجلا نأ ىرن نحن للاو‬، ‫ةمألا ذ نكلو ةمألا ذ ىلع بجاوو‬
‫رًا تعيض‬4,‫ةريثك أ‬، ‫!ءادعألا ميلع للا طلسف داجلا انمو‬
(‫ليبس يف داجلا متكرتو عرزلاب متيضرو رقبلا بانذأ متذخأو ةنيعلاب متعيابت اذإ‬
‫للا‬- ‫!تافارخلاو عدبلاو ضفرلا ليبس يف سيل‬- ‫ مكيلع للا طلس‬ ً ‫ىتح عزني ال ذ‬
‫)مكنيد ىلإ اوعجرت‬.
‫للا نيد ىلإ عوجرلا و ناولاو لذلا نم جورخلاو ةزعلا ىلإ ةوطخ لوأ‬.
‫ىلوألا ةوطخلا ذ‬، ‫< يلاغلا يضفارلا نيدلا ىلإ عوجرلا سيلو‬2LMN)‫ةيار عفري ةباحصلل ا‬
‫!لأ براحيو نيدلا براحي لب !نيدلا ىلإ عجري مل و !داجلا‬

6
‫!؟ للا ليبس يف اداج اذ نوكي فيك !؟اذ رصتني فيك‬
‫ءالعإ ديري ام نإل رانلا لخديو داجلا يف لتقي دق ‪،‬للا ةملك ءالعإل نوكي نأ دبال داجلاف‬
‫‪-.‬ىلاعتو كرابت‪ -‬للا ةملك‬
‫ةيمح لتاقيو ةعاجش لتاقي لجرلا( للا ليبس يف وف ايلعلا ي للا ةملك نوكتل لتاق نم‬
‫يف وف ايلعلا ي للا ةملك نوكتل لتاق نم لاق للا ليبس يف كلذ يأف ءاير لتاقيو‬
‫‪).‬للا ليبس‬
‫دمحم يلع ناك يذلا نيدلا ىلإ اوعجريو ‪،‬معاضوأ اوححصي نأ ءيش لك لبق نيملسملا ىلعف‬
‫نمو ديحوتلا نم نيدلا اذ ماركلا باحصأو و رشن يف داج يذلاو ‪،‬مالسلاو ةالصلا يلع‬
‫‪ .‬ئالعإل للا لوسر داج يذلا اذ ةحيحصلا مالسإلا رئاعشو ةحلاصلا لامعألا‬
‫قحتست ةيار ي ل للا بزح اعفري يتلاو ةيار نانبل يف يتلا ةيارلا ذ ‪ :‬ن‪O‬لا مكلأسأ انأ‬
‫!؟ للا ليبس يف ةيار انأ ايلع قلطي نأ‬
‫ن‪O‬رقلاب نوثبعيو دمحم باحصأ نورفكي مو !للا ليبس يف داج انأ ايلع قلطيو‬
‫!؟دويلا يف مقحلي مل =‪ *ً LP<Q‬نوفرحيو‬
‫‪!.‬ىراصنلاو دويلا نم للا نيدل افيرحت دشأ منأ دجي أرقي يذلا !ةضفارلل اؤرقت مل متنأ‬
‫ةدعلا دعت مث نيدلا ىلإ عجرت نأ ةمألا ىلعف حيحصلا ‪،‬داجلا نكل داجلا ديرن نحن للاو‬
‫‪2 7‬ر‪*َ6‬طِ َو‪ٍ 4+ ُ5 1ِ,‬ة ‪ 12,‬ا‪َ &ُ(َ) *+, &ُ-ْ.َ/َ-ْ0‬وَأ‪!"ِ$‬واْ{‬
‫ن ا)ْ‪ِ ْ8َ9‬‬
‫‪:60‬لافنألا} َو‪+ "ُ َ$‬وآُ&ْ ا)@ّ>ِ ‪+ ْ"َ$‬و ‪ْ<ُ= ِ>ِ6‬هِ‪َ 4ُ:‬‬
‫ينانبللا بعشلا نم لتقو ةينامث الإ منم لتق ام عيباسأ ةثالث نم لتاقي للا بزح ن‪O‬لا‬
‫!؟للا ديري يذلا داجلا و اذأ !متاسسؤم ترمدو فولألا منم درشو !فلألا ةبارق‬
‫لفط لتق ام اريغ يف ‪،‬قدنخلا يف ‪،‬دحأ يف ‪،‬ردب يف داج ملسو يلع للا ىلص لوسرلا‬
‫!ةدحاو ةأرما تلتق الو ! دحاو‬
‫داج اذأ نيكاسملا ءالؤ ىلع تابرضلا ءيجتو لافطألاو ءاسنلا فوفص يف نوسدني ءالؤ‬
‫!؟داجلاب‬
‫!؟دوصقملا و اذأ !؟داجلا و اذأ نانبل نم ةيرق نيرشع ةريثك تافاسم اولتحا دويلا ن‪O‬لا‬
‫! ةجيتنلا ي ذ نوكتو !متاسسؤم و="‪ <+,‬ملافطأو نيملسملا ءاسن لتقيل داجن‬
‫لبق منيد ىلإ اوعجري نأو اولقعتي نأ نيملسملا ىلع بجي !يضفار داج !يناولب داج اذ‬
‫‪.‬للا ةملك ءالعإل نوداجي كلذ دعب مث ‪،‬ءيش لك‬
‫اوعجرا نيملسملل لوقن نكل ب نمؤن !ءايعدألا نيباذكلا ءالؤ نم رثكأ داجلاب نمؤن نحن‬
‫‪.‬رصنلاو داجلل مكسفنأ أهّ@‪4‬ا‬
‫نيدلا ىلع متنكو للا ةملك ءالعإل متلتاق اذإ الإ للا نم رصنلا نوقحتست ال مكنأل‬
‫‪.‬حيحصلا‬
‫!؟ةنسلا لأ نيملسملا نم ضفاورلا لتق مك قارعلا يف ىرج اذام مث‬
‫مدجاسم نوبرخيو متويب نوبرخيو منودرشيو لافطألاو ءاسنلا نوحبذي فلأ ةئام نم رثكأ‬
‫!دويلا العفي ال للاو ليعافأ نولعفيو !مفحاصم ىلع نوسوديو‬
‫مل ‪4@ّ:/P‬ن مث ةنسلا لأ ىلع نوكحضي ‪ ،‬ذ ةبجلا اوحتف الك ذ مئارجلا اوبكترا املو‬
‫!؟ مدجاسم نم تائملا برختو نودرشيو نوحبذي مو ةنسلا لأ قارعلا لأ ىلع متيكب ل‬
‫!منم لتق رثكأ وأ فلأ ةئام نكمي‬
‫!؟ ةعمد مكل ترطق ل‬
‫!ءيش ال ءيش ال !؟توص مكل عفترا ل‬
‫ةزعلا ىلإ ةمألا دئاقو داجلا ةيار عفار نأ ريثكلا روصت ينطابلا يضفارلا اذ ءاج املو‬
‫‪ .‬رصنلاو‬
‫ديري يذلا اذ !ن‪O‬لا ل قفصتو فتت ةمألا نأ !ضفاورلا بساكم نم ميظع بسكم اذ‬
‫‪.‬ضفاورلا‬
‫!؟ ن‪O‬لا دئاقلا اذ نيأ ؟ن‪O‬لا و نيأ‬
‫!نيكسملا ينانبللا بعشلاب لزني كاللاو رامدلاو!ئباخملا يف تعامجو و أبخم يف و‬
‫نأ قحتست ال قارعلا يف ةصيخر مئامد نوملسملاف !قارعلا يف ةرمتسم لازت ال حباذملاو‬
‫!ممكح اذف رافك منأل ضفاورلا دنع لالح ملاومأو نيملسملا عيمج ءامد لب !ءالؤ دنع ركذت‬

‫‪7‬‬
‫!؟لوقعلا نيأ‬
‫!ءافسو ءالج مرثكأ سانلا دوقي يذلا ن‪O‬لا‬
‫!مالسلاو ةالصلا يلع ميركلا لوسرلا لاق امك لاج سوؤر‬
‫داحلإلاو رفكلا نم ضفاورلا دنع اذام فرعي الو !مالسإلا ةقيقح فرعي ال لاج ملاعتم‬
‫!ةقدنزلاو‬
‫لجخي يذلا فيرحتلا ىلإ رظناو ةحتافلا نم اؤدباو ضفاورلا ريسافت نم ريسفت يأ ‪:‬اؤرقا‬
‫!دويلا نم‬
‫!‪-‬نع للا يضر‪-‬ىلع ‪) :‬ميقتسملا طارصلا(‬
‫!‪-‬منع للا ىضر– نامثعو رمعو ركب وبأ ‪) :‬ميلع بوضغملا(‬
‫!‪-‬نع للا يضر– ىلع باتكلا ‪):‬يف بير ال باتكلا كلذ ملأ (‬
‫!تعيش م نيقتملا ‪) :‬نيقتملل ىد(‬
‫!تعيشو ‪-‬نع للا يضر– يلعل الك ةنجلاو ةرخ‪O‬لاو ايندلا‬
‫!ةضوعب مدنع انايحأ ‪ -‬نع للا يضر– يلع ينعي‬
‫ ا)@‪ِ َ>+‬إن‪(+‬‬
‫ب أَن ‪َ Rِ8ْQَ-ْSَP‬‬ ‫‪َ <ِ ْTَP U‬‬ ‫امف ‪ -‬نع للا يضر – يلع ‪ :‬ةضوعبلا اولاق ‪ً َVَ, *+, ًWَX4ُ.َ6 *َNَY *َ(َ5ْ4َY):‬‬
‫للا ىلص للا لوسرو ىلع يف منعطو متقدنز نم ذو ملسو يلع للا ىلص دمحم اقوف‬
‫‪ .‬ملسو يلع‬
‫للا لوسرو ءامسلا وو سمشلا وو مجنلا وو ضرألا ةباد‪ :‬ةبادلا انايحأ ‪-‬نع للا يضر‪-‬يلعو‬
‫تاي‪O‬لاو نينيس روط ةمئألاو ‪-‬نوتيزلا نع للا يضر – ىلعو نيتلا ملسو يلع للا ىلص‬
‫ديعولاو مذلا تاي‪O‬و باذعلاو رفكلاو قافنلا تاي‪O‬و ةمئألا اب دارملا الك ةينوكلاو ةين‪O‬رقلا‬
‫درو امنيأ ناطيشلا و رمعو سيلبإ باذع فعض بذعي ركبوبأو ةباحصلا ىلع لزنت الك‬
‫‪ .‬ن‪O‬رقلا يف‬
‫‪،‬للا باتكل ىصحت ال تافيرحتو !مئاقلا جورخ مدنع اب دارملا ءازجلاو ثعبلا تاي‪O‬و‬
‫!ىصحت ال تيبلا لأو ‪-‬نع للا يضر– يلع ىلع بيذاكأو‬
‫اوفرح الإ ةيعرش ةي‪ O‬وأ ةينوك ةي‪ O‬؛ن‪O‬رقلا يف ةي‪ O‬أرقت ام تيبلا لأ تاي‪O‬لاو‬
‫!ملالضل اوفرح ديحوتلا تاي‪O‬‬
‫ ا)@ّ>ُ َو‪*َ5‬لَ(‬
‫‪ُ[ِ9+-َ= 1‬واْ َ‬
‫‪ 1‬إِ)ـ(َ‪ِ ْ8‬‬
‫!نيمامإ ذختت ال اولاق كرشلا نم ريذحتو ديحوتلا ىلإ وعدت ذ )ا^ْ]َ‪ِ ْ8‬‬
‫!وفرح الإ ءيش اوكرت ام اوفرح اولوانت اذإو !انم نوبري لب انوحرشي ال ديحوتلا تاي‪O‬‬
‫دويلاو ىراصنلا عم امئاد دوسأ مخيرأت منأ ميفكي مالسإلا ءادعأ ءالؤ‬
‫‪.‬ىراصنلاو دويلاو نيبو منيب ةبعل ذ نأ ملعأ للاو‬
‫!رثكأ وأ نويلم نكمم ةفلؤملا فولألا اوحبذو راتتلاب اؤاج نيذلا م‬
‫ال ءيشب نيملسملا اوكراش ام مراوجب ةيناغفألا برحلا يفو !ةيسابعلا ةفالخلا اوطقسأو‬
‫‪.‬جراخ يف الو ناتسناغفأ لخاد يف‬
‫اؤاج نيذلا مو نيملسملا دض ناكيرمألا عم عرد ىوقأ اوناك نابلاط طاقسإل ناكيرمألا ءاج املو‬
‫‪.‬قارعلل فلاحتلا لودو ناكيرمألاب‬
‫!؟لجأ نم داجن يذلا مالسإلا و اذأ نيملسملا حيبذت يف اوعرشو مب اووقتو‬
‫ضفرلا قيرط نع نيملسملاب لزن يذلاو ‪،‬ةينارصنلاو ةيدويلا نم رطخأ و يذلا ضفرلا و‬
‫‪.‬ىراصنلاو دويلا قيرط نع نيملسملاب لزن امم يكنأو دشأ‬
‫!؟ ءايبغأ امأو نوللضم امإ نوللضملا ءالؤو ءايشألا ذ اومفا‬
‫كموقو كتريشع حصنت ةدحاو ةملك تجو ل !؟قارعلا يف ةنسلا لأل لمع اذام للا رصن اذ‬
‫!؟نيملسملا نع ميديأ اوفكي نأ ةينطابلا ضفاورلا‬
‫نم فادأ نم مدنع ام ملعأ للاو ميلع اكحضو نيملسملل =@(‪ ًW8‬الإ اذ اولمع ام منأ دقتعأ انأ للاو‬
‫!اذ ءارو‬
‫يوونلا فلملا لوح مالكلا نم ن‪O‬لا مك ‪،‬بذك لك اذ !اكيرمأ عم مفالخ يف موقدصت ال‬
‫!؟يناريإلا‬
‫‪!.‬نوباذك !؟دويلا ب براحيس ل !؟جمانربلا اذ و ام يوونلا فلملا‬
‫اومدق مكو ‪،‬بورحلا نم اولخد مكو كراعم يف دويلا عم نوملسملا !ةنس نيعبس نم ندندت ناريإ‬

‫‪8‬‬
‫!جرفتت ناريإو ‪،‬لامعألا نم اومدق مكو ‪،‬لاومألا نم‬
‫ىتح برحلا يتنت نأ امو !جرفتت يو برحلا يف اولخدي نأ نوملسملا نم ديرتو =‪ 7ّ:/-‬ن‪O‬لاو‬
‫‪!.‬ةديدج برح ميلع حتفت‬
‫‪.‬اذ سانلا مفي نأ بجي !جيلخلا لودل الإ دعت ام يوونلا جمانربلا اذ‬
‫! ءايشألا ذل اوبنتف‬
‫!؟ادبأ للا ليبس يف _(*دًا ربتعأ ام اذ‬
‫‪.‬اضعب مكل انركذ امك ! ةفورعم مدئاقع لأ الوأ‬
‫للاو !تارامعلا و تويبلا يف نوسدنيو فوكلا يف نوئبتخي فيك فورعم مداج ‪:‬ايناث‬
‫!اذ دعبتسأ ال !ينالفلا ناكملا برضل دويلل نولسري م ملعأ‬
‫‪.‬ضفاورلا دياكمل اوظقيتف‬
‫مو !مل ‪4@ّ:/P‬ن ةيمالسإلاو ةيبرعلا دالبلا يف ءالمع ملو ةنسلا لأ ىلع نوكحضي منإ للاو‬
‫‪.‬لك يمالسإلا ملاعلا يف ضفرلا دمل روسج‬
‫يف ةاعد الو سرادم الو داعم ال ايس‪ O‬قرش يف يمالسإلا ملاعلا يف راشتنا ال متوعد ن‪O‬لاو‬
‫بازحألا ضعب تءاج ىتح !ءايشألا ذب نوملحي اوناك ام و نورق ايلع ترمو ‪،‬ايقيرفأ لود‬
‫يمالسإلا ملاعلا يف راشتنالل ممامأ تالاجملاو قيرطلا مل تحتفف ةنئاخلا‬
‫‪.‬نيملسملا ىلع نوكحضي ن‪O‬لاو‬
‫ىلع ةبيصملاو مدناسن نأ ‪ *ّ],‬نوديريو تقولا سفن يفو قارعلا لأ ءامد نم رطقت ميديأ‬
‫‪.‬ينيطسلفلا بعشلاو ينانبللا بعشلا‬
‫!؟الك بورحلا يف ضفاورلا رئاسخ ي ام مث‬
‫!؟ن‪O‬لا ىلإ ةنس نيعبس نم امريغو ناتسناغفأو نيطسلف يف‬
‫‪!.‬؟ نوكافألا مدق اذامو‬
‫‪ .‬اعرو للا ظفح خيشلا مالك ىتنا‬
‫‪ -‬للا ظفح – عيبر خيشلا ىلع اضرع مث ةملكلا ذ غرف‬
‫ينجلا دمحم نب ناطلس ‪:‬مكوخأ‬
‫)م‪ 6/8/2006‬قفاوملا ‪/‬ـ‪(12/7/1427‬خيراتب‬
‫…………………………………………‬
‫) ملعلا بلط نع قئاوع( ‪:‬ةرضاحم يف‬
‫فئاطلاب ‪-‬للا محر– زاب نب زيزعلا دبع مامإلا ةرود ‪:‬جمانرب نمض‬
‫)م‪ 4/8/2006‬قفاوملا ‪/‬ـ‪(10/7/1427‬خيراتب‬
‫)فئاطلا ‪-‬للا محر – دف كلملا دجسمب(‬

‫‪Footnote :‬‬
‫‪1. Salah satu jenis praktek yang dilakukan dengan cara riba‬‬

‫‪(Dikutip dari ceramah Asy Syaikh Rabi’ Ibn Haadi al Madkhali yang berjudul‬‬
‫‪“Penghalang-penghalang dalam menuntut ilmu” pada hari Jum’at. Dalam acara: Daurah‬‬
‫‪Imam Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah di Thaif, pada tanggal: 10-7-1427 H, bertepatan‬‬
‫‪dengan tanggal 4-8-2006 M di Masjid Raja Fahd rahimahullah. Ditranskrip oleh Al-Akh‬‬
‫‪Al-Fadhil Sulthan Al-Juhani dan diterjemahkan oleh Al Ustadz Abu Karimah Askari bin‬‬
‫)‪Jamal Al-Bugisi. URL sumber http://www.sahab.net/forums/showthread.php?t=337298‬‬

‫‪(Dikutip dari situs‬‬


‫)‪http://www.darussalaf.or.id/index.php?name=News&file=article&sid=310‬‬

‫‪9‬‬