Anda di halaman 1dari 11

TEMPE BOSOK

pengganti

MSG

Indra Crisbi Irawan Aminatul Maulida Triyana dari SMPN 1 Trenggalek

Kata Pengantar
Saya memanjaatkan puja dan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas selesainya penyusunan karya tulis ilmiah TEMPE BOSOK PENGGANTI MSG ini. Karya Tulis Ilmiah ini di susun untuk memberi solusi kepada orang banyak terhadap masalah kesehatan yang sering di alami pada kehidupan sehari hari. Karya tulis ilmiah ini juga bisa dijadikan referensi untuk Guru dan para murid sekolah berbagai jenjang. Karya Ilmiah ini di desain tidak kaku dan sesuai dengan kebutuhan. Saya mengucapkan terima kasih atas bimbingan ibu bapak guru untuk pembuatan karya tulis ilmiah ini.

Penulis

Daftar Isi
Kata pengantar................................................................................................. 1 Daftar isi........................................................................................................... 2 Pendahuluan..................................................................................................... 3 Pembahasan...................................................................................................... 4 Test kandungan gizi tempe bosok.................................................................... 5 Apa perbedaan tempe bosok dengan MSG?.................................................... 7 Masalah masalah kesehatan yang dihubungkan dengan MSG..................... 7 Negara pengkonsumsi MSG terbesar di dunia................................................. 8 Kesimpulan...................................................................................................... 9 Daftar pustaka..................................................................................................

Pendahuluan

Saat ini kita sudah banyak menjumpai produk produk makanan yang mengandung bahan pengawet. Para prosuden bahan makanan sudak tidak mau lagi mengalami kerugian sehingga mereka mengganti pengawet alami dengan pengawet buatan. Tentu saja, konsumen konsumen yang diincar adalah para anak anak yang belum tahu menahu tentang bahaya bahan kimia pengawet buatan. Oleh karena itu para orang tua harus selektif dalam memilih bahan makanan. Jangan melihat tampilan luarnya saja, tapi kita harus melihat kandungan gizinya. Disini saya ingin satu bahan makanan yang sejak dulu sudah diproduksi oleh masyarakat Indonesia khususnya Jawa dan kini sudah terlupakan oleh masyarakat banyaak, yaaitu tempe busuk ( tempe bosok ). Makanan ini dapat digunakan sebagai pengganti pengawet buatan yaitu MSG ( monosodium glutamat ). Tentu saja, kalau dilihat dari mananya tempe busuk tidak begitu menarik, apalagi ada kata busuknya. Itulah yang saya bilang di awal tadi Jangan tertipu oleh penampilan. Saya membuat karya tulis ini agar para orang tua mempunyai opsi untuk menyediakan makanan yang sehat dan bergizi baik bagi anak anaknya. Sehingga anak tidak akan terganggu kesehatannya karena menyantap makaanan yang mengandung bahan - bahan berbahaya.

Pembahasan
Saat ini tempe bosok sudah menjadi makanan yang melegenda, terutama di daerah Jawa. Seiring dengan migrasi masyarakat Jawa makanan ini menjadi populer di luara pulau Jawa. Pasti anda bertanya, Apa itu tempe bosok? Bagaimana tempe bosok dibuat? Bagaimana kandungan gizinya? Apakah baik untuk kesehatan? Apa perbedaannya dengan MSG?. Itu semua akan saya bahas secara berkala. Tempe bosok adalah tempe tedelai biasa yang mengalami perpanjangan masa fermentasi. Biasanya warnanya kehitaman daaan berbau tengik. Tapi itu tetap sehat selama masih di fermentasi oleh bakteri tempe. Karena bakteri yang tumbuh merupakan bakteri asam laktat, tapi jangan sampai tempe bosok yang telah benar-benar bosok dan berbelatung masih dipakai. karena pertumbuhan bakteri pada masa ini, bukan lagi murni bakteri pada tempe. bahkan pertumbuhan dan jenis bakteri nya pun tidak terkendali. Salah- salah, bila bakteri patogen yang hidup pada tempe kelewat bosok akan menyebabkan kita terkena penyakit pencernaan yang berbahaya. Berikut cara pembuatan tempe bosok:

Dibiarkan (3 malam)

TEMPE BOSOK

Dalam ilmu Biologi, mikroorganisme (terutama bakteri) dapat dibagi menjadi bakteri patogen dan perusak (menyebabkan spoilage). Patogen menyebabkan penyakit sedangkan spoilage menyebabkan makanan menjadi busuk atau basi. Beberapa makanan ada yang sengaja dibiarkan membusuk agar terfermentasi. Dengan fermentasi, bakteri akan mengubah struktur kimia bahan makanan sehingga tercipta rasa dan aroma yang khas. Contohnya pada fermentasi tape ketan, tape singkong, sambal tempoyak, dll. Masalah aman atau tidak, biasanya makanan yang tidak aman adalah yang ditumbuhi mikroorganisme patogen seperti bakteri golongan Shigella, Salmonella, E. coli, dll. Perbandingannya begini, apabila kita makan makanan yang terkena mikroorganisme spoilage dalam jumlah banyak, belum tentu kita menjadi sakit. Tetapi, bila kita makan makanan yang terkena Salmonella atau Shigella dalam jumlah sedikit saja, kita bisa langsung sakit. Makanan yang terkena bakteri spoilage berciri-ciri busuk, berlendir, dan berbau busuk sedangkan yang terkena patogen biasanya tidak ada ciri seperti itu sehingga tanpa curiga kita memakannya. Apabila mau diperiksa, sampel makanan harus dibawa ke laboratorium untuk diperiksa bakteri patogen apa yang mencemarinya. Jadi tempe bosok itu mengandung bakteri spoilage bukan bakteri patogen sehingga tidak menyebabkan gangguan pada tubuh. Anda sudah yakin atau belum untuk meninggalkan MSG dan berganti ke tempe bosok? Kalau belum yakin saya akan menjabarkan kandungan gizi tempe bosok ini dibanding makanan makanan yang lain terutama bahan penyedaap yang berbahaya yaitu MSG.

Test Kandungan Gizi Tempe Bosok


Pusat Penelitian Penyakit Tidak Menu1ar Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI, Jakarta pernah melakukan penelitian tentang kandungan gizi tempe bosok oleh Risnawati Aminah dan Cornelis Adimunca dalam penelitiannya yang berjudul Penentuan Nilai Biologik Tempe Bosok pada Tikus Putih strain Wistar percobaan tersebut menggunakan tikus putih strain wistar sebagai Hewan percobaan. Berikut percobaannya: Ini adalah kandungan gizi melalui peengecekan secara kimia per 100 g makanan: Bahan Susu skim Tempe kedelai biasa Tempe kedelai bosok Beras Air (g) 3.24 3.58 4.46 12.37 Protein (g) 37.32 35.77 33.64 8.61 Lemak (g) 0.65 13.30 12.31 0.72 Mineral (g) 7.83 1.73 2.20 0.68 Karbo hidrat (g) 50.96 45.62 47.39 77.62

( Susu skim adalah susu yang dihilangkan sebagian besar kandungan air dan lemak )

Kemudian empat macam makanan tersebut diberikan kepada tikus putih strain wistar selama satu bulan dan juga diberikan kepada bayi tikus putih strain wistran, kemudian diamati. Mengejutkan, dari ke nempat macam makanan tersebut tempe bosok menduduki posisi ke tiga. Untuk ukuran penyedap rasa itu sangat baik sekali. Dan berikut hasilnya: 1. Susu skim, mengalami kenaikan berat badan 110,36% 2. Tempe kedelai biasa, mengalami kenaikan berat badan 105,36% 3. Tempe kedele bosok, mengalami kenaikan berat badan 104,24% 4. Beras, mengalami kenaikan berat badan 62,44% Jadi, kesimpulan dari percobaan diatas adalah: 1. Nilai biologik dan tempe kedelai bosok lebih rendah dari pada tempe kedelai biasa. (sudah baik untuk usuran penyedap rasa ) 2. Tempe kedele bosok dapat diandalkan sebagai sumber protein satu-satunya di dalam diet sehari-hari karena memiliki kandungan lemak yang sedikit dah protein yang cukup banyak. Percobaan Lainnya: Percobaan yang dilakukan di FMIPA UNY menyebutkan bahwa mempunyai kandungan isoflavon genestein dalam tempe busuk juga dapat digunakan sebagai bahan alternatif antikanker. Berikut ini merupakan kandungan Isoflavon genestian beberapa produk olahan kedelai: Kandungan Isoflavon ( mg/100g ) 30 50 60 180

Produk olahan kedelai Tahu Tempe Biasa Tempe Bosok Tepung Kedelai

Dari tabel berikut kita dapaat menyimpulkan bahwa sebagai penyedap rasa tempe bosok mempunyai kadar isoflavon yang tinggi melebihi tempe biasa.

Selain itu hanya untuk sekedar diketahui Kedelai sebagai bahan dasar tempe mempunyai nilai gizi cukup tinggi. Di antara jenis kacang-kacangan, kedelai merupakan sumber protein, lemak, vitamin, mineral dan serat yang paling baik. Dalam lemak kedelai terkandung beberapa fosfolipida penting, yaitu lesitin, sepalin dan lipositol. Kedelai sudah diyakini banyak orang untuk penyembuhan penyakit, seperti diabetes, ginjal, anemia, rematik, diare, hepatitis dan hipertensi.

Apa Perbedaan Tempe Bosok dengan MSG?


MSG adalah bentuk garam natrium dari asam glutamat. Asam glutamat sendiri termasuk golongan asam amino nonesensial. MSG sangat berbahaya bagi tubuh karena akan menyebabkan kerusakan otak dan obesitas. Saat ini MSG diproduksi dengan menggunakan teknologi fermentasi, biasanya menggunakan bantuan bakteri Corynebacterium sp dengan substrat berbagai jenis gula, mulai dari gula bit hingga molase tebu sisa produksi gula pasir. Corynebacterium sp inilah yang akan mengubah gula menjadi asam glutamat. Nah, asam glutamat inilah yang kemudian direaksikan dengan ion natrium dan diperoleh MSG. Sebenarnya di dalam tempe bosok itu juga ada semacam glutamat yang gunanya sama dengan MSG. Bahkan lebih banyak kandungannya daripada tempe yang fresh. Glutamat juga dihasilkan oleh mahkluk hidup. Untuk manusia dan hewan terkandung pada otak dan otot sedangkan hewan berada pada buah. Sehingga kalau buah belum masak dimakan rasanya akan tidak enak karena tidak mengandung glutamat yang cukup untuk membuat rasa buah menjadi enak.

Masalah - Masalah Kesehatan yang Dihubungkan dengan MSG

Masalah-masalah kesehatan yang dihubungkan dengan MSG kebanyakannya tidak memiliki dasar ilmiah yang baik. Misalnya:

Sampai sekarang ada yang percaya MSG menyebabkan syndrom restoran cina (Chinese Restaurant Syndrome) (antara lain rasa haus, pusing, tubuh kejang dan jantung berdebar-debar), pertama kali syndrom ini dicetuskan tidak didasarkan pada sebuah penelitian yang baik secara ilmiah. Syndrom restoran cina semula hanya sebuah tulisan mengenai pengalaman pribadi Dr Kwok tentang syndrom yang dialaminya sehabis makan makanan cina dimana dia menduga penyebabnya mungkin karena kecap, angciu dan garam selain MSG. Berbagai penelitian ilmiah dengan metode yang baik telah membuktikan tidak adanya kaitan antara MSG dengan syndrom restoran cina. MSG dituduh sebagai penyebab makanan snack yang disukai anak-anak menjadi tidak menyehatkan. Tuduhan seperti ini menunjukkan rendahnya pengetahuan MSG dan gizi. Bayi yang baru lahir justru sehat jika hanya mengonsumsi air susu ibu yang mengandung glutamat sangat tinggi, yaitu 50% lebih dari total protein. Kebanyakan snack adalah sumber karbohidrat

sedangkan anak-anak sangat memerlukan kecukupan protein untuk menunjang pertumbuhan dan kesehatan tubuh mereka. Karena mengandung natrium, MSG dituduh sebagai pencetus hipertensi. Dari rumus molekulnya maupun analisa laboratorium kita bisa mengetahui kadar natrium dalam MSG, yaitu 12%. Sementara itu garam mengandung 40% natrium atau tiga kali lebih tinggi. Berdasarkan banyak uji rasa yang telah dibuktikan, kadar natrium dalam makanan bisa kita kurangi hingga 40% dengan menambahkan sedikit MSG tanpa mengurangi rasa enak.

Rasa enak yang ditimbulkan oleh MSG dituduh sebagai penyebab penggunaan MSG yang berlebihan. Sama seperti pemakaian garam, pemakaian MSG memiliki dosis optimum yaitu 0.2-0.8% dari volume makanan. Penggunaan MSG lebih tinggi dari dosis optimum ini justru dapat mengurangi rasa enak makanan.

Negara Pengkonsumsi MSG Terbesar di dunia


MSG sekarang banyak dikonsumsi oleh banyak negara, dan yang mengejutkan adalah Indonesia terletak pada posisi kedua. Mari kita lihat diagramnya: 60% 50% 40% 30% 20% 10% 0% Asia Africa Eropa America Australia

(sumber: BPOM RI tahun 2009) Dari diagram tersebut diketahui bahwa Asia merupakan penkonsumsi MSG ter besar. Itu tak mengherankan karena pencipta MSG berasal dari Jepang. Tetapi pada negara negara Asia pengkonsumsi MSG Jepang sendiri berada pada posisi ke tiga sedangkan Indonesia pada posisi ke dua dan pengkonsumsi terbesar adalah China.

Kesimpulan
1. Tempe bosok sangat baik untuk menggantikan MSG 2. Kandungan gizi tempe bosok sangat baik untuk ukuran penyedap rasa. 3. Tempe bosok dapat digunakan sebagai makanan diet karena mengandung lemak yang rendah dan protein yang tinggi.

10

Daftar Pustaka
http://fmipa.uny.ac.id/warta.php?nomor=101, kecap dari tempe bosok, Rina m Lina & Melati sukma Pusat Penelitian Penyakit Tidak Menu1ar Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI, Jakarta, Penentuan Nilai Biologik Tempe Bosok pada Tikus Putih strain Wistar Percobaan FMIPA UNY, kandungan isoflavon genestein dalam tempe busuk

11

Anda mungkin juga menyukai