P. 1
Askep CA Vulva

Askep CA Vulva

|Views: 432|Likes:
Dipublikasikan oleh Nw Wirajati

More info:

Published by: Nw Wirajati on Jul 29, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2014

pdf

text

original

Laporan Kasus Asuhan Keperawatan Pada NY. S Dengan CA VULVA(T3N1M0) Ruang Ginekologi RSUP Dr.

Kariadi Semarang

Disusun Oleh: KELOMPOK 5

PRODI DIII KEPERAWATAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH 2010/2011

D : 49 tahun : perempuan : jawa/indonesia : janda : islam : SD : petani : Jetis ngarap-arap Grobogan : Vulva : C307340 : 18/02-2012 : 26 februari 2012 : 10. D DENGAN CA VULVA I. S : 23 tahun : Ny.00 Wib : B32(Ginekologi) Hubungan dg pasien : anak Suku/ bangsa Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat : jawa/indonesia : islam : SMA : buruh : Jetis ngarap-arap Grobogan .LAPORAN KASUS ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. PENGKAJIAN Tanggal masuk Jam Ruang Identitas Nama pasien Umur Jenis kelamin Suku/ bangsa Status perkawinan Agama Pendidikan Pekerjaan Alamat Diagnosa medis Nomer registrasi Tanggal masuk Penanggung jawab Nama Umur : Nn.

ayah pasien menderita hipertensi tetapi keluarga yang lain tidak mempunyai riwayat penyakit jantung. Riwayat Perawatan Sekarang Pasien dirawat di ruang ginekologi(B32) RSUP Dr. Riwayat obsetri 1. DM maupun hipertensi. Pasien pernah menjalani terapi radiasi(ER). Kariadi sejak tanggal 18/02/2012 dengan diagnose medis CA Vulva(T2N1M0). e. Keluhan Utama Ny. Tidak ada keluhan pasca KB yang dialami pasien. b. D mengeluhkan mual dan muntah pasca ER(Exsterna Radiasi). d. f. Riwayat Keperawatan a. pasien melanjutkan pengobatan terapi radiasi(ER) c. Riwayat keperawatan yang lalu Pasien pernah menjalani operasi pengangkatan rahim pada bulan agustus 2010( dua tahun yang lalu). Riwayat menstruasi a) Menarche umur b) Banyaknya c) Siklus d) Lamanya : 14 tahun : 2 pembalut : teratur : 4-7 hari e) Keluhan menstruasi : tidak ada. . namun mengalami hambatan dan terapinya terputus. RIWAYAT KELUARGA BERENCANA Pasien menggunakan KB suntik selama 4 tahun dan berhenti di tahun 2005.II. Riwayat kesehatan keluarga Keluarga tidak ada yang pernah menderita sakit yang dialami pasien saat ini. kanker dll. pada bulan November dan desember 2011.

III. dan juga melakukan kegiatan yang lain sesuai dengan rutinitasnya sebagai ibu umah tangga . BAK 4 – 6 X / Hari. turgor kulit kering dan kurang elastic.9 gr%.9 B : Hb: 10. Bau Khas Tidak Ada Penggunaan Obat Laksatif. Selama Sakit : saat sakit pasien frekuensi BAB biasa 1 x / hari. Penghitungan Antropometri A : TB:152 cm.7 gr/dl C : mukosa bibir kering. 4. Selama sakit : Diwaktu sakit seperti saat ini pasientetap melaksanakan aktifitasnya secara mandiri tanpa bantuan orang lain. Tidak Ada Keluhan BAB dan BAK sering dengan frekuensi 5-6 x / hari tidak ada keluhan saat BAK. Saat pasien sakit. Pola eliminasi Sebelum sakit: Pasien BAB 1-2 x / hari tidak ada keluhan saat Bab. Di rumah sakit pasien jarang menghabiskan porsi makannya. Pola manajemen kesehatan Pasien mengatakan bahwa kesehatan itu sangat penting. jika ada keluarga yang sakit maka segera dibawa tempat pelayanan kesehatan terdekat yaitu puskesmas. 2. Pola aktivitas Sebelum Sakit: pasien beraktivitas seperti biasa secara mandiri yaitu pergi ke sawah karena pekerjaanya sebagi petani. pasien tidak memiliki alergi terhadap makanan atau obat.BB:39.Tidak Ada Keluhan Bak Warna Kuning Jernih Bau Khas. D : TKTP 3. ia berusaha untuk mendatangi tempat pelayanan kesehatan guna kesembuhan penyakitnya. nafsu makan baik tak ada alergi makanan minum ± 4-5 gelas/ hari.albumin: 2. . Pola Nutrisi Dan Metabolik Sebelum sakit : pasien makan 3 x sehari dengan nasi lauk dan sayur. pasien hanya makan 1 x sehari dengan 1/2 porsi dan minum 5 – 6 gelas / hari. Selama sakit : pasien selalu mengalami kurang nafsu makan stelah menjalani terapi radiasi . PENGKAJIAN POLA FUNGSIONAL GORDON 1.IMT: 16. Warna Hijau Konsistensi Padat.

Identitas : pasien adalah seorang perempuan Gambaran diri : pasien merasa sakitnya adalah takdir dan tidak mengalami depresi. Pola persepsi dan kognitif Sebelum sakit : Pasien tidak mengalami disorientasi tempat dan waktu. namun sedikit cemas dengan keadaanya sat ini. Pola persepsi diri dan konsep diri Harga diri Ideal diri : pasien tidak malu dengan keadaanya saat ini. 7. Pola seksualitas dan reproduksi Pasien adalah seorang janda dengan 2 orang anak. Pasien juga mengatakan tidak . Suami sudah meninggal 7 tahun yang lalu. tidak ada ritual khusus yang dijalani sebelum tidur. Semua alat indera pasien masih berfungsi dalam batas normal. Hubungan pasien dengan pasien yang lain yang sekamar dengan dia baik begitu juga dengan perawat. tidak ada keluarga atau tetangganya yang dating menjenguk. Namun pasien mengatakan belum paham tentang cara mengatasi gatal pada kulit pasca ER. termasuk dengan penyakit yang dialami saat ini. 6. Peran : pasien adalah seorang ibu dari 2 orang anak. Pola Hubungan Social Pasien tidak mengalami masalah dalam hubungan sosialnya dengan orang lain dan lingkungannya. Pola Koping Stress Pasien selalu memusyawarahkan dengan keluarga bila ada masalah.5. : pasien menginginkan kesembuhanya dan optimis untuk kesembuhanya. Karena jauh dari tempat tinggalnya. 9. 10. Pola tidur dan istirahat Sebelum sakit : kebiasaan tidur pasien yaitu 7 – 8 jam/ hari. Selama dirawat di RSDK pasien ditemani oleh istri dan anak laki-lakinya. 8. Selama sakit : Pasien mengatakan tidak ada nyeri pasca exsterna radiasi. Tidak ada penggunaan obat tidur. Selama sakit: pasien tidur 6-7 jam sehari tidak ada perubahan dalam pola tidurnya.

bersih.saat ini pasien kurang bisa menerima keadaan sakitnya. : 23x/menit : 36. tak ada nyeri telan. Pasien terlihat sangat menerima dan tabah menghadapi penyakitnya ini.namun dia percaya akan kesembuhanya. tidak ada lesi. tidak berbau. 11. turgor jelek. tidak ada rambut hitam sudah mulai beruban lurus. konjungtiva tidak anemis. Leher : Tidak terdapat pembesaran kelenjar thyroid dan kelenjar limfe. mukosa bibir kering. Mulut : Bibir tidak cyanosis. Mata : tidak Isokor. bersih. tidak ada tanda peradangan ditelinga / : Simetris. Pemeriksaan fisik   Keadaan umum : baik Kesadaran : kesadaran qualitativ : composmentis Kesadaran quantitativ GCS : E4M6V5  Tekanan Darah : 130/90 Nadi : 89x/menit Pernafasan Suhu tubuh BB TB        Kulit hiperpigmentasi Kepala : Bentuk kepala mesosephal. tidak ada polip hidung. sclera tidak ikteric. . Pola nilai dan kepercayaan/ agama Sebelum sakit pasien masih menjalankan ibadah rutin sebagai seorang muslim namun selama sakit pasien tetap menjalankan sholat walaupun dalam keadaan tiduran dan terus berdoa untuk kesembuhannya. bersih. koordinasi gerak mata simetris. tidak ada pembesaran tonsil. cerumen tidak ada. IV. rambut mudah rontok.2derajad celsius : 152 : 39 : Warna kulit sawo matang. Hidung ada Telinga : Simetris. reflek suara baik dan tidak berdengung. terdapat stomatitis stomatitis dan gigi tampak kotor. cuping hidung tidak mastoid.mengalami kecemasan yang sangat dengan penyakitnya ini.

capillary refill < 2 detik. tidak terlalu mengkilat. tidak ada perdarahan : tidak ada hemoroid. terdapat gambar batas terapi radiasi di abdomen kuadran III dan IV. 5 5 5 5  Genitalia uretra Anus : keadaan bersih. murmur dll)  Abdomen Inspeksi : Bentuk perut simetris. tidak ada ronkhi atau whezing : suara sonor  Jantung Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi : IC tidak tampak : IC teraba di interkosta IV LMCS : suara redup : terdengar bunyi jantung I dan II. : suara vesikuler. tidak ada keputihan. sedikit ruam. Pulmo Inspeksi Palpasi Auskultasi Perkusi : simetris. dinamis(SSD) : tidak ada nyeri tekan.  Kulit . tidak ada nyeri tekan : Bising usus 12 x / menit   Ekstrimitas atas : warna sawo matang sedikit mengkilat tak terpasang infuse. : turgor kulit kering kurang elastic. Tidak ada suara tambahan (gallop. tidak ada lesi. tidak ada iritasi. exstremitas bawah: tidak ada edema. Perkusi Palpasi Auskultasi : Suara Thympani : Tidak ada pembesaran massa. tidak terdapat pembengkakan kekuatan tonus otot baik. statis.

1 98-107 4. Pemeriksaan Urin (23/02/2012) Albumin Ureum Creatinin SGOT SGPT : 2. Hematologi (02/03/2012) Analyzer Hema Hemoglobin Hematokrit Eritrosit Leukosit Trombosit MCH MCHC MCV : 10.3 gr% % Nilai Normal 13 – 16 40 – 54 4.7 mg/dl : 2.8 G/DL : 79.8 fl 2.4 mg/dl : 0.70 mg/dl : 24 U/L : 23 U/L 3.32 juta / mmk : 5.8 mmol/L : 109 mmol/L 136-145 3.9 : 34.4 fl : 31. Hasil CT SCAN( 24/02/2012) Kesan ^ Tidak ada modul multiple segmen 10 paru kanan dan kiri sesuai gambaran metastasis paru. ELEKTROLIT(23/02/2012) Natrium Kalium Chlorida : 144 mmol/L : 3.Pemeriksaan Penunjang  Pemeriksaan laboratorium 1.7 ribu / mmk : 158 ribu / mmk : 79.5 juta 4 – 11 ribu 150 – 400 76-96 29-36 76-96 : 4.5 – 6. ^ modul densitas Lemak pada Segmen 3 hepar ^ mild kardiomegali ^ tak tampak efusi pleura .5-5.

Terapi yang telah diberikan Tidak terdapat obat oral maupun injeksi Pasien telah menjalani terapi Exsterna Radiasi ke 18 dari 25 terapi ER yang telah direncanakan .5.

ANALISA DATA No 1. Do: wajah pasien sedikit khawatir N : 89x /menit RR:26x/menit 3.Terdapat gambar batas ER di abdomen kuadra III dan IV kulit tampak sedikit ruam Prioritas masalah 1. Ansietas b.10 Ds: pasien mengatakan cemas dengan keadaanya keadaanya namun yakin akan kesembuhanya.ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY D DENGAN CA VULVA 1.00 DATA FOKUS DS: pasien mngeluhkan kurang nafsu makan setelah menjalani terapi exsterna radiasi Do: .Pemeriksaan status nutrisi A : TB:167cm. TGL / JAM 27/02/2012 09. ancaman kematian Josh ETIOLOGI nutrisi kurang dari kebutuhan MASALAH Intake tidak adekuat akibat anoreksia pasca exsterna radiasi TTD Josh .d kondisi penyakit.d Intake tidak adekuat akibat anoreksia pasca exsterna radiasi 2.9 gr%.Lila:20.albumin: 2. Nutrisi kurang dari kebutuhan b.IMT: 16.Turgor kulit pasien kering dan kurang lembab. Gangguan integritas kulit b.20 Ds: pasien mengatakan gatal pada daerah abdomen pasca exsterna radiasi Do: pasien tampak memegangi bekas ER .d efek exsterna radiasi 3. anemis D : TKTP menghabiskan 1 porsi tiap makan 2 27/02/2012 09.5 B : Hb: 10.BB:46.7 gr/dl C : konjungtiva pucat. 27/02/2012 09. ancaman kematian Gangguan integritas kulit Efek exsterna radiasi Josh Ansietas Kondisi penyakit . terdapat stomatitis .

2. Kaji adanya tanda-tanda dehidrasi 4. Berikan empati dan tanggapan yang tepat pada Josh .mukosa bibir lembab . Observasi tanda-tanda kerusakan integritas kulit 4.nilai albumin dalam batas normal ( 3. Anjurkan makan sedikit tapi sering (crackers) 3.25 DP 1TUJUAN Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x24 jam diharapkan kebutuhan nutrisi pasien terpenuhi dengan KH: .2. Kolaborasi diet TKTP dan asupan cairan adekuat 5. Kaji keadaan umum pasien 2.Mengungkapkanperasaan mengenai perubahan yang 1.nafsu makan membaik . Pasien mampu berperan serta dalam mencegah kerusakan kulit b.30 1. Catat asupan makanan setiap hari 2.5 g% ) INTERVENSI 1. Berikan pendkes tentang radioterapi(efek dan cara perawatan pasca radioterapi.Melaporkan berkurangnya ansietas . RENCANA KEPERAWATAN NO 1 TGL/ JAM 27/02/2012 09. Tidak terjadi kerusakan kulit c. Pantau hasil pemeriksaan laboratorium sesuai indikasi 2 2 Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x24 jam diharapkan integritas kulit pasien terjaga dengan KH a. Tidak ada tanda-tanda iritasi Josh TTD Josh 27/02/2012 09. 3 27/02/2012 09.Pasien tampak rileks .45 3 Setelah dilakukan tindakan keperawatan selama 2x24 jam diharapkan koping pasien efektif dengan KH: . 3.5 – 5. Pantau tanda-tanda komplikasi 5. Motivasi pasien dan keluarga untuk mengungkapkan perasaan. Kaji kemampuan perawatan kulit pasien pasca ER. Berikan lingkungan yang nyaman dimanapasien dan keluarga merasa aman untuk mendiskusikan perasaan 3.

00 2.00 4.10 3.7 gr/dl Josh Ds: pasien mengatakan makanya habis Do: porsi habis. mukosa bibir agak lembab 12. menganjurkan makan sedikit tapi sering (crackers) 10. Mengkaji keadaan umum pasien.terjadi pada diri klien. pasien tersenyum Josh Josh Ds : pasien mengatakan faham maksud tindakan Do: pasien mengangguk Josh Paraf Josh .45 Dx 1 Tindakan 1. Ds: pasien mengatakan keadaanya lebih baik Do: pasien tampak semangat Josh Do: tidak ada hasil laboratorium terbaru. setelah menjalani terapi radiasi pasien mengalami penurunan nafsu makan. 3.9 gr%.albumin: 2.00 5. IMPLEMENTASI No 1 Tanggal 28/02/2012 Jam 09. . berkolaborasi diet TKTP dan asupan cairan adekuat 13. 10. mencatat asupan makanan setiap hari Respon Do: pasien makan 1x sehari dengan porsi yang diberikan rumah sakit. mengkaji adanya tanda-tanda dehidrasi Ds: pasien mengatakan tidak haus Do: turgor kulit kering dan mengkilat. Berikan tekhnik relaksasi nafas dalam dan distraksi 5.20 2 1. Hb: 10.terjalin hubungan saling percaya(bina trust) antara perawat dan pasien keadaan pasien 4. memantau hasil pemeriksaan laboratorium sesuai indikasi 2 28/02/2012 13. Pantau adanya tanda tanda depresi.

00 4. Ds: pasien mengangguk Josh Josh S: 36. memantau tandatanda komplikasi 5.30 2. Berikan pendkes tentang radioterapi(efek dan cara perawatan pasca radioterapi.3O celcius Josh Ds: pasien mengatakan tidak tau apa yang harus dilakukan untuk mengatasi gatal pada kulitnya Do: pasien tampak khawatir Do: terdapat sedikit ruam dan kemerahan di sekitar gambar batas radiasi. Josh 11.15 2.TTV: N : 87x/ Menit TD: 130/90 RR: 24x/menit 13. Mengkaji kemampuan perawatan kulit pasien pasca ER. Ds: pasien mengatakan sudah mengupayakan seluruh hal yang dipunyai untuk kesembuhan penyakitnya Do: pasien tampak sedih. Memotivasi pasien dan keluarga untuk mengungkapkan perasaan. Josh 3 28/02/2012 11. terbuka dengan keadaanya Josh . Mengobservasi tanda-tanda kerusakan integritas kulit 13. Ds: ruam dalam batas normal tak ada-tanda-tanda iritasi.40 3.40 29/02/2012 10.00 3 1. Ds: pasien mengatakan faham dengan penjelasan perawatan kulit pasca ER. 13. memberikan lingkungan yang nyaman dimanapasien dan keluarga merasa aman untuk mendiskusikan perasaan Ds: Pasien mengatakan keadaanya lebih baik Do: pasien tampak rileks bercerita kepada perawat.

Ds: pasien mengatakan sekarang perasaanya lebih tenang Ds: pasien tampak rileks Ds: pasien mengatakan semangat untuk kesembuhanya Do: pasien tampak rileks Josh Josh . Josh 11.30 3. Berikan tekhnik relaksasi nafas dalam dan distraksi 5. Pantau adanya tanda tanda depresi.11.45 4. Berikan empati dan tanggapan yang tepat pada keadaan pasien Do: pasien tampak sedih.

O: turgor kulit kering dan mengkilat. ruam pada daerah pasca ER masih terlihat A: masalah teratasi sebagian P: lanjutkan intervensi (3. EVALUASI.4) Plan: .55 2 S: pasien mengatakan faham dengan penjelasan cara perawatan kulit yang benar O: pasien tampak lebih tenang. hubungan bina trust terjalin antara pasien dan perawat A: masalah teratasi P: Pertahankan intervensi Josh . No 1 Tanggal/jam 01/03/2011 14.10 3 S: Pasien mengatakan sudah mengupayakan seluruh hal yang dipunyai untuk kesembuhan penyakitnya O: pasien tampak lebih rileks.4.4) Josh 3 01/03/2011 15.45 Dx 1 Catatan perkembangan S: Pasien mengatakan setelah menjalani terapi radiasi pasien mengalami penurunan nafsu makan.Kolaborasi dengan ahli gizi tentang peningkatan status nutrisi adekuat Paraf Josh 2 01/03/2011 14. mukosa bibir agak lembab A: masalah teratasi sebagian P: lanjutkan intervensi (3.hitung balance cairan .

Patofisiologi Konsep Klinis Proses Penyakit. Jakarta : EGC. Doenges. 2003. Marilyn. Price. Sylvia & Loiraine M. Jakarta : EGC. Buku Saku Keperawatan Onkologi. 1999. Edisi 4. Edisi 3 . 2000. Corwin. Jakarta : EGC. Jakarta : EGC. . Elizabeth J. Rencana Asuhan Keperawatan pedoman untuk perencanaan keperawatan pasien. Jakarta : EGC. Rencana Asuhan Keperawatan Onkologi. Wilson. Danielle & Jane Chorette. Shirley E. Gole. E. Lynda juall.DAFTAR PUSTAKA Carpenito. Dokumentasi Asuhan Keperawatan Edisi 8. Buku Saku Patofisiologi. 1998. Otto. Jakarta : EGC. 1999. 2001.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->