P. 1
Budaya Politik Xi New,,

Budaya Politik Xi New,,

|Views: 43|Likes:
Dipublikasikan oleh Ibrahim Hussaein

More info:

Published by: Ibrahim Hussaein on Jul 30, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/12/2012

pdf

text

original

Budaya Politik Di indonesia

Pelajaran xi mm,anm,tkj
SMK BINA INFORMATIKA BELAJAR DENGAN PIKIRAN IDEOLOGI PANCASILA DAN MELAHIRKAN PESERTA DIDIK YANG BERAKHLAK MULIA SERTA MEMILIKI IMAN DAN TAQWA

MENURUT ALMOND DAN VELBA BUDAYA POLITIK DI BAGI MENJADI 3 BAGIAN :  Budaya politik paroikal : kebudayaan ini berlangsung terhadap sistem tradisional ,tidak ada yang bersifat khusus dalam masyarakat,dan tidak ada perubahan yang significan contohnya : pada jaman dahulu yang menjadi pemimpin adalah orang yang paling di tuakan atau kepala kamung atau sesepuh dan biasanya sistem ini masih berlaku karena tradisi  Budaya politik subyek : kebudayaan ini berlangsung karena tingginya frekuensi terhadap sisetem politik yang modern dan aspek outputnya berdasarkan kebijakan /keputusan.sistem poitik ini masih ada ketergantungan rakyat terhadap otoritas kebijakan politik pemerintah untuk sistem politik ini jarang terjadi karena bersiat pasif  Kebudayaan politik partisipan : bentuk budaya dimana anggota masy secara eksplisit di orientasikan kepada sistem secara keseluruhan.adapun pemerinah di arahkan secara pribadi sebagai aktivis untuk enolak atau meerima atau menolak. Contohnya : dimana budaya politik ini adalah cara bagaimana masyarakat indonesia ikut berpolitik/demokrasi

Lanjutan
Pembagian ini di dasarkan pada : Dampak pemerintahan terhadap kehidupan WN Kewajiban-kewajiban WN terhadap pemerintah Apa yang di harapkan WN dari pemerintah

MODEL-MODEL KEBUDAYAAN POLITIK
DEMOKRATIS INDUSTRIAL Dalam sistem ini cukup banyak aktivis yang mejamin adanya Kompetisi partai politik,kehadiran pemberian suara yang besar DEMOKRATIS OTORITER Politik ini jumlah industrial dan modernis sedikit,meskipun terdapat organisasi politik dan mahasiswa,kaum intelektual dengan tindakan persuasif menentang sistem yang ada…tapi sebagian besar rakyat hanya bersifat pasif DEMOKRATIS PRA INDUSTRIAL Dalam sistem ini hanya terdapat sedikit sekali partisipan dan sedikit pula keterlibatannya dalam pemerintahan

Struktur sistem kebudayaan politik
Demokratis pra industrial

Demokratis industrial

Sistem Otoriter

Budaya politik di indonesia
Menurut Moerdiono (1991) di beri nama budaya politik demokrasi pancasila yaitu bagian seluruh budaya indonesia,,ada 6 masalah pokok yaitu sosialisasi,internalisasi,institusionalisas i pancasila,persepsi tntang kekuasaan,posisi agama,dan kebudayaan daerah,integrasi antar elite politik,massa,masalah pemerataan dan keadilan

Budaya politik menurut Moerdiono (1991)
Sosialisasi : Bagaimana mensosialisasikan pancasila kepada masyarakat

Internalisasi

: Proses aktif masyakat terhadap pilitik berpacu kepada pancasila

Persepsi kekuasaan di bagi 3 : Kekuasaan absah : berpusat pada UUD Kekuasaan vulgar : bersifat alamiah atau kekuasaan yang berasal dari individu Kekuasaan moral : kekuasaan yang berasal dari hati nurani
Posisi agama & kebudayaan : pancasila yang mengatur masyarakat sebagai manusianya

Integrasi antalite politik : pancasila di dasarkan rasa kebersamaan & kekeluargaan keterpaduan antar pemimpin ( beberapa golongan dan antar golongan ) contoh: pengkaderan partai, primodialisme, doktrin dll
Intergasi elite massa : berpolitik dengan mencari dukungan yaitu seperti lewat media audio atau visual

Masalah pemerataan & keadilan : menyangkut keadilan dengan berazaskan pancasila

Kesimpulan

 Budaya bersifat campuran
 Akulturasi  paroikal,subyek,partisipan

Budaya politik menurut alfian (1991)
Budaya politik di indonesia atau budaya politik demokrasi pancasila adalah demokrasi desa sebagai embrio ataupun jiwa dalam budaya demokrasi pancasila karena mengandung arti keterbukaan dan kebebasan yang wajar dan sehat ada 6 bangunan untuk menciptakan budaya demokrasi yang sehat
a. b. c. d. e. f. g. Wilayah yang kecil menciptakan hubungan & komunikasi Jumlah penduduk yang sedikit bersifat homogen Adanya satu pertalian darah atau keturunan (kesatuan) Rasa kekeluargaan,gotong royong & kebersamaan Nilai-nilai kebersamaan & nilai-nilai sosial Relatif sederhana untuk pembagian fungsi adanya hukum twalaupun tidak tertulis...

kesimpulan

Adalah...Lebih kegotong royong karena menentukan politik lebih cendrung melalui musyawarah mufakat,,, menurut teori dari alfian..sesuai dengan pancasila yaitu sila ke empat

Terima kasih

Semoga bermanfaat Insya allah menjadi ilmu yang pasti Luar biasa

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->