Anda di halaman 1dari 5

BAB II MATRIKS INVENTARISASI HUKUM LINGKUNGAN DI INDONESIA Berikut ini daftar Undang-undang dan Peraturan Pemerintah yang dibuat

dalam sebuah matriks, hasil inventarisasi bidang-bidang yang terkait dengan usaha pengelolaan lingkungan hidup. Inventarisasi dilakukan dengan menganalisis asas dan kaidah yang terdapat pada masing-masing undangundang dan peraturan pemerintah.
Asas* (Berdasarkan UU no. 32/2009) No 1. Subsistem Pertanian/ pangan UU No. 7 Tahun 1996 Ketahanan Pangan PP No. 68 Tahun 2002 Perikanan UU No. 9 Tahun 1985 Usaha perikanan PP No. 54 Tahun 2002 Sistem Budaya Tanaman UU No. 12 Tahun 1992 Pupuk PP No. 8 Tahun 2001 Usaha Budidaya Tanaman PP No. 18 Tahun 2010 Pembenihan Tanaman PP No. 44 Tahun 1995 Kehutanan UU No. 41 Tahun 1999 Tata Cara Perubahan Peruntukan&Fungsi Hutan PP No. 10 Tahun 2001 Penggunaan Kawasan Hutan PP No. 24 Tahun 2010 Dana Reboisasi PP No. 35 Tahun 2002 Peternakan dan kesehatan a b c d e f g h i j k l m n o p q r s Perintah larangan Kaidah Kebolehan Pidana Sanksi Perdata Administrasi

2.

7 8

9 10 11

12

13 14

hewan UU No. 18 Tahun 2009 Pertambangan mineral dan batubara UU No. 4 Tahun2009 Wilayah Pertambangan PP No. 22 Tahun 2010 Perindustrian UU No. 5 Tahun 1984 pengesahan united nations convention on law of the sea (konvensi perserikatan bangsa-bangsa tentang hukum laut) UU No 17 tahun 1985 Sumber Daya Air UU No. 7 Tahun 2004 Pengairan UU No. 11 Tahun 1974 Perairan Indonesia UU No. 6 Tahun 1996 Pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air PP No. 82 Tahun 2001 Pengesahan stockholm convention on persistent organic pollutants (konvensi stockholm tentang bahanpencemar organik yang persisten) UU No. 19 Tahun 2009 Kesehatan UU No. 23 Tahun 1992 Karantina Hewan, Ikan, Dan Tumbuhan UU No. 16 Tahun 1992

15 16 17

18 19

20

21 22

23

24

Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) UU No. 5 Tahun 1960 Transmigrasi UU No. 29 Tahun 2009 Pariwisata (rekreasi) UU No. 10 Tahun 2009 Perlindungan SDA&ekosistem UU no. 5 tahun 1990 Kawasan Suaka Margasatwa&Pelestaria Alam PP No. 68 Tahun 1998 Landas kontinen/dasar laut UU No.1 Tahun 1973 Tenaga Kenukliran UU No. 10 Tahun 1997 Perizinan&Pemanfaatan Tenaga Nuklir PP No. 64 Tahun 2000 Ketenagalistrikan UU No. 30 Tahun 2009 Penyediaan&Pemanfaatan Tenaga listrik PP No. 3 Tahun 2005 Perumahan dan pemukiman UU No.1 tahun 2011 Bangunan gedung UU No. 28 Tahun 2002 Perhubungan (transportasi) Lalin dan angkutan jalan (UU No. 22 Tahun 2009) Prasarana&Lalu Lintas Jalan PP No. 43 tahun 1993 Penerbangan UU No. 15 Tahun 1992

24

25

26 27

28

Kebandarudaraan PP No. 70 Tahun 2001 Keamanan Dan Keselamatan Penerbangan PP No. 3 Tahun 2001 Pelayaran UU No. 17 Tahun 2008 Perlindungan Lingkungan Maritim PP No. 21 Tahun 2010 Tata Ruang UU No. 26 Tahun 2007 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional PP No.26 Tahun 2008 Tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang PP No. 15 Tahun 2010 Pengelolaan Sampah UU No. 18 Tahun 2008 Pengelolaan Lingkungan Hidup* UU No. 32 Tahun 2009 Analisis mengenai Dampak Lingkungan PP No. 27 Tahun 1999 Pengendalian Pencemaran Udara PP No. 41 Tahun 1999 Pengelolaan Limbah B3 PP No. 18 Tahun 1999 Hinder Ordonantie* (UU gangguan) 1926 Ijin Usaha Industri PP No. 13 Tahun 1995

Berdasarkan UU no. 32 Tahun 2009, BAB II Asas, Tujuan dan Ruang Lingkup Bagian Kesatu. Pasal 2 tentang asas Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dilaksanakan berdasarkan asas: a. tanggung jawab negara; b. kelestarian dan keberlanjutan; c. keserasian dan keseimbangan; d. keterpaduan; e. manfaat; f. kehati-hatian; g. keadilan; h. ekoregion; i. keanekaragaman hayati; j. pencemar membayar; k. partisipatif; l. kearifan lokal; m. tata kelola pemerintahan yang baik; dan n. otonomi daerah. o. kerja sama (co-operation) dalam deklarasi Stockholm (Imamulhadi, 2011) p. pencegahan q. tanggung jawab mutlak r. keterbukaan s. lingkungan sebagai hak dasar manusia *Ket: asas subsidiaritas