Anda di halaman 1dari 3

Perpustakaan Online Blogger Indonesia www.duniabaca.

com `

SURAT PERJANJIAN JASA KEPENGACARAAN

Pada Hari ini, Senin Tanggal Tujuh Belah Bulan Juli Tahun Dua Ribu Sebelas (1701-2011 ) Saya yang bertandatangan di bawah ini: Nama Pekerjaan Alamat Telp : : : :

Untuk selanjutnya disebut Pihak Pemberi Kuasa atau PIHAK PERTAMA Dalam hal ini memilih kedudukan hukum (domisili) di kantor kuasanya yang akan disebut di bawah ini. Nama Pekerjaan : :

Untuk selanjutnya disebut Pihak Penerima Kuasa atau PIHAK KEDUA PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA untuk selanjutnya secara bersama-sama disebut para PARA PIHAK. PARA PIHAK sepakat untuk memperhatikan terlebih dahulu ketentuan- ketentuan sebagai berikut: Berdasarkan Surat Kuasa No. ....................... , tertanggal 17 Januari 2011, yang telah ditandatangani oleh PARA PIHAK. Dan sepakat untuk mengikatkan diri dalam suatu Perjanjian Jasa Kepengacaraan dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat sebagaimana tercantum dalam pasal-pasal di bawah ini:

PASAL I MAKSUD DAN TUJUAN 1. PIHAK PERTAMA bermaksud menguasakan kepada PIHAK KEDUA untuk mengurus dan menyelesaikan perkara dan atau keperluan PIHAK PERTAMA dengan ketentuan yang tercantum dalam Surat kuasa tersebut di atas, untuk memberikan imbalan / jasa-jasa tersebut. 2. PIHAK KEDUA berusaha untuk mengurus dan menyelesaikan masalah keperluan PIHAK PERTAMA sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam surat kuasa tersebutdi atas, guna kepentingan PIHAK PERTAMA .

Perpustakaan Online Blogger Indonesia www.duniabaca.com ` PASAL 2 ONGKOS PERKARA, BIAYA PERKARA, UANG JASA DAN SUCCES FEE Besar biaya yang harus dibayar oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA sebagai operasional dan succes fee adalah sebagai berikut: 1. Administrasi : 2. Biaya Transportasi : 3. Biaya Opeasional : Rp. 3.000.000,4. Biaya Pengacara : 5. Succes Fee :

PASAL 3 CARA PEMBAYARAN 1. Biaya-biaya yang harus dibayar oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA secara tunai pada saat Surat Kuasa ditandatangani 2. Succes fee Pengacara sebagaimana tercantum pada pasal 2 angka 3 perjanjian ini, dibayar PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA secara tunai, seketika, dan sekaligus, pada saat uang diterima PIHAK KEDUA dari hasil pengurusan dan penyelesaian perkara yang dilakukan PIHAK KEDUA.

PASAL 4 JANGKA WAKTU 1. Bahwa jangka waktu berlakunya Surat Kuasa sebagaimana dimaksud dalam perjanjian ini, berlaku efektif sejak ditandatangani perjanjian ini hingga penanganan perkara PIHAK PERTAMA telah selesai. 2. Bahwa penyimpang dari ayat (1) pasal ini, apabila PIHAK PERTAMA bermaksud untuk mencabut Surat Kuasa yang telah diberikan kepada PIHAK KEDUA, maka terlebih dahulu PIHAK PERTAMA meminta persetujuan PIHAK KEDUA. 3. Bahwa untuk mencabut Surat kuasa yang telah diberikan kepada PIHAK KEDUA, terlebih dahulu PIHAK PERTAMA harus menyelesaikan seluruh Kewajiban-kewajibannya kepada PIHAK KEDUA

PASAL 5 HAK DAN KEWAJIBAN 1. PIHAK PERTAMA A. PIHAK PERTAMA berhak untuk meminta tanggungan jawab atas penyelesaian kasus / Perkara, sebagaimana Surat Kuasa yang telah diberikan kepada PIHAK KEDUA. B. PIHAK PERTAMA berkewajiban memenuhi kewajiban kepada PIHAK KEDUA sesuai dengan ketentuan pasal 2 dan pasal 3, tersebut diatas

Perpustakaan Online Blogger Indonesia www.duniabaca.com ` 2. PIHAK KEDUA A. PIHAK KEDUA berhak untuk mendapatkan haknya sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 2 dan Pasal 3 dari surat perjanjian ini. B. PIHAK KEDUA akan berusaha seoptimal mungkin dalam menunaikan kewajiban sebagaimana tercantum dalam Surat Kuasa. C. PIHAK KEDUA berkewajiban untuk membela kepentingan PIHAK PERTAMA, sebagaimana permasalahan yang timbul setelah penyelesaian tercapai.

PASAL 6 ADDENDUM Bila dikemudian hari terjadi hal-hal yang belum diatur dalam perjanjian ini, maka akan diatur dengan musyawarah dan mufakat dalam bentuk perjanjian yang sifatnya tambahan (Addendum). Demikian perjanjian ini dibuat dan ditandatangani oleh PARA PIHAK sesuai dengan hari tanggal tersebut, pada awal perjanjian ini.

Jakarta, . 2011 PIHAK KEDUA, PIHAK PERTAMA,

..

Anda mungkin juga menyukai