Anda di halaman 1dari 18

Uji Validitas dan Reliabilitas

Catur Rosidati

Pengantar

Pengukuran adalah prosedur pemberian nilai atau kategori terhadap variabel pada subyek penelitian. Instrument pengukuran diperlukan untuk melakukan pengukuran Jika instrumen yang dipergunakan dapat dipertanggungjawabkan, data yang diperoleh juga dapat dipertanggungjawabkan. Data yang bersangkutan dapat mewakili dan mencerminkan keadaan sesuatu yang diukur pada diri subyek penelitian dan atau si pemilik data.

Pengantar
Dalam melakukan pengukuran harus meminimalkan kesalahan-kesalahan. Semakin terpercaya (reliable) dan semakin shahih (valid) suatu instrument maka semakin kecil kesalahan.

Akurasi data tergantung pada


1. Alat ukur yang digunakan standard 2. Orang yang mengumpulkan data terlatih 3. Isi kuesioner 4. Situasi wawancara

Validitas
Adalah tingkatan yang dipunyai suatu instrumen untuk mengukur apa yang seharusnya diukur. Sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam mengukur suatu data

Cara mengukur validitas


Untuk mengetahui validitas suatu instrument (misal kuesioner) dilakukan dengan cara melakukan korelasi antar skor masing-masing variabel dengan skor totalnya. Suatu variabel (pertanyaan) dikatakan valid bila skor variabel (pertanyaan) tersebut berkorelasi secara signifikan dengan skor totalnya.

Reliabilitas
Suatu ukuran yang menunjukkan sejauh mana hasil pengukuran tetap konsisten bila dilakukan pengukuran dua kali atau lebih terhadap gejala yang sama dan dengan alat pengukur yang sama. Pengukuran yang memiliki reliabilitas yang tinggi disebut pengukuran yang reliabel Pertanyaan dikatakan reliable jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu Tinggi rendahnya reliabilitas ditunjukkan oleh koefisien reliabilitas

Reliabilitas
Tinggi rendahnya reliabilitas dicerminkan oleh koefisien korelasi antara skor pada dua tes yang paralel, yang dilakukan pada sekelompok individu yang sama Semakin tinggi koefisien korelasi berarti konsistensi antara hasil pengukuran dua tes tersebut semakin baik dan hasil ukur kedua tes dikatakan semakin reliabel. Koefisien korelasi dilambangkan dengan huruf r

Cara Mengukur Reliabilitas


Repeated measure / ukur ulang Pertanyaan ditanyakan pada responden berulang pada waktu yang berbeda (mis: sebulan kemudian) dan kemudian dilihat apakah ia tetap konsisten dengan jawabannya. One shot / diukur sekali saja Pengukurannya hanya sekali dan kemudian hasilnya dibandingkan dengan pertanyaan lain.

Tahapan Pengujian Validitas dan Reliabilitas


Lakukan operasionalisasi konsep yang akan diukur dan tuangkan dalam bentuk instrumen Lakukan ujicoba kuesioner tersebut kepada responden Responden diminta untuk memilih jawaban dengan menentukan skala penilaian Mengentry skor jawaban responden ke dalam program pengolah data Lakukan uji validitas dan reliabilitas Tentukan keputusan uji : bila r hitung > r tabel pertanyaan valid

Tahapan Pengujian Validitas dan Reliabilitas


Pertanyaan yang tidak valid dikeluarkan dari uji Lakukan uji validitas pada pertanyaan yang tersisa sampai didapatkan pertanyaan yang valid saja Setelah semua pertanyaan valid, lalu lakukan uji reliabilitas Bila r alpha > r tabel pertanyaan reliabel Contoh kuesioner

Langkah Uji
Analyse Scale reliability analysis, sbb :

Langkah Uji
Maka akan muncul jendela baru sbb :

Langkah Uji
Masukkan semua variabel pertanyaan yang akan diuji sbb :

Langkah Uji
Klik Statistics Descriptive pilih Item ; scale ; scale if item deleted, seperti berikut

Hasil Uji

Interpretasi
Hasil analisis reliabilitas memperlihatkan dua bagian. Bagian pertama menunjukkan hasil statistik deskriptif masing-masing variabel dalam bentuk mean, variance dll. Pada bagian kedua memperlihatkan hasil dari proses validitas dan reliabilitas. Kaidah yang berlaku bahwa pengujian dimulai dengan menguji validitas kuesioner, baru dilanjutkan uji reliabilitas.

Uji validitas
Untuk mengetahui validitas kuesioner dilakukan dengan membandingkan nilai r tabel dengan nilai r hitung. Menentukan nilai r tabel: Nilai r tabel dilihat dengan tabel r dengan menggunakan df = n-2 df = 35 2 = 33. Pada tingkat kemaknaan 5%. Didapat angka r tabel = 0.325. Menentukan nilai r hasil perhitungan Nilai r hasil dapat dilihat pada colom Corrected item-Total Correlation Keputusan Masing-masing pertanyaan / variable dibandingkan nilai r hasil dengan nilai r table. Ketentuan : Bila nilai r hasil > r table pertanyaan tersebut valid. Kesimpulan : Terlihat dari empat pertanyaan tersebut, semua nilai r hasil > r table. Sehingga semua pertanyaan dinyatakan valid

Uji Reliabilitas
Setelah semua pertanyaan sudah valid, analisis dilanjutkan dengan uji reliabilitas. Untuk mengetahui reliabilitas adalah dengan membandingkan nilai r table dengan r hasil . Dalam uji reliabilitas, nilai r hasil adalah alpha (yang terdapat di akhir output). Ketentuan : bila r alpha > r table pertanyaan tersebut reliable. Dalam hasil uji tersebut di atas didapatkan nilai r alpha adalah 0.7733 lebih besar dari nilai r table (0.325) . maka keempat pertanyaan tersebut adalah reliable.