Anda di halaman 1dari 5

No. A.

Strategi PERMUKIMAN

Aspek yang diamati

Implikasi

Program

Menertibkan Fisik permukiman di kawasan sempadan sungai, pantai dan tebat Sosial ekonomi

Membutuhkan relokasi rumah yang

Relokasi kawasan permukiman di

berada di kawasan sempadan Membutuhkan lokasi baru untuk menampung relokasi


Membutuhkan dukungan

kawasan sempadan sungai, pantai da tebat Pembangunan permukiman baru


Sosialisasi rencana relokasi

Kelembagaan

masyarakat yang terkena rencana relokasi Membutuhkan lembaga pengawas

Pembentukan lembaga pengawas

Pembiayaan

Membutuhkan dana relokasi dan

pembangunan permukiman baru 2 Menertibkan fungsi non hunian di kawasan permukiman Fisik Membutuhkan upaya penertiban jumlah lantai bangunan dan fasad bangunan Perlunya dukungan masyarakat
Membutuhkan lembaga pengawas

pengelolaan kawasan sempadan sungai, pantai dan tebat Pembentukan sistem insentif disinsentif
Penataan bangunan dan

lingkungan
Sosialisasi penataan bangunan

Sosial ekonomi Kelembagaan

dan penertiban bangunan yang melanggar Perlunya regulasi pengaturan bangunan Pembiayaan
Perlunya ada kompensasi balik

dengan fungsi non hunian Penguatan lembaga penegak hukum sipil (Satpol PP) Pembentukan peraturan daerah tentang bangunan (building codes)
Pengembangan disinsentif fungsi

bagi fungsi non hunian

non hunian di kawasan

permukiman 3 Meningkatkan ruang Fisik terbuka hijau permukiman Sosial ekonomi Kelembagaan Pembiayaan 4 Mempercepat proses Fisik pembangunan permukiman baru Sosial ekonomi
Membutuhkan lahan kosong Konsolidasi lahan di kawasan Resistensi masyarakat Membutuhkan regulasi tentang

Kelembagaan

Pembiayaan 5 Mengintegrasikan Fisik kawasan permukiman dengan Sosial ekonomi Kelembagaan kawasan wisata

KDH minimal di permukiman Dibutuhkan dukungan dana bagi pengembangan RTH Membutuhkan ketersediaan lahanlahan yang siap pakai bagi pengembangan permukiman Perlunya kerjasama dari masyarakat terutama dalam pengadaan tanah bagi pembangunan perumahan baru Membutuhkan lembaga khusus yang menangani penyiapan lahan bagi permukiman atau perumahan baru Kebutuhan dana pembebasan yang besar Perlunya penataan lahan untuk kepentingan wisata dan hunian Konflik kepentingan Perlunya lembaga pengelola terpadu

permukiman padat Pengembangan RTH minimal 30% dari luas Kawasan Sosialisasi Pembentukan peraturan daerah tentang KDH Pengembangan sistem insentif dan disinsentif Inventarisasi lahan yang dapat dialihfungsikan Pengembangan Kasiba Lisiba Sosialisasi

Pembentukan lembaga pengelola

lahan perumahan (land banking)

Penguatan investasi swasta Revitalisasi kawasan permukiman

nelayan di kawasan wisata pantai Sosialisasi dan edukasi Pembentukan lembaga pengelola kawasan wisata terpadu

Pembiayaan

Dibutuhkan biaya pengembangan

Swastanisasi pengelolaan

dan pengelolaan yang cukup besar

kawasan wisata

No. B.

Strategi INFRASTRUKTUR

Aspek yang diamati

Implikasi

Program

9.

Meningkatkan jangkauan dan kualitas layanan SPAM perpipaan

Fisik

Dibutuhkan penambahan

Pengembangan jaringan

Sosial ekonomi

Kelembagaan

Pembiayaan

10.

Memperkuat sistem Kelembagaan kemitraan dalam pembangunan permukiman

jaringan baru dan peningkatan kapasitas mesin IPA Dibutuhkan penambahan tekhnologi IPA Dibutuhkan lahan baru bagi SPAM baru Membutuhkan peran masyarakat kaya dalam membantu MBR Perlunya penguatan lembaga PDAM Perlunya lembaga alternatif pengelola air bersih selain PDAM khususnya untuk SPAM skala lokal Kebutuhan dana pengembangan yang sangat besar Perubahan pola dan sistem pembangunan permukiman Semakin besarnya peranana swasta dan masyarakat dalam pembangunan

SPAM baru Konservasi sumber air baku Peremajaan tekhnologi SPAM

Pengembangan sistem

subsidi silang tarif air minum


Penguatan kapasitas

kelembagaan PDAM (capacity building)

Swastanisasi PDAM

Pembentukan badan

percepatan pembangunan permukiman dan infrastruktur perkotaan (B3PIP) ditingkat kabupaten Pembentukan CBO lembaga pelaksana pembangunan permukiman dan infrastruktur di tingkat desa

Pembiayaan

Perubahan skema

Pengembangan lembaga

pembiayaan menuju konsep penyertaan modal dan investasi

pembiayaan pembangunan permukiman dan infrastruktur perkotaan (L3PIP)