Anda di halaman 1dari 2

Fluida - Aliran Tak termampatkan Fluida adalah suatu zat yang dimana zat tersebut akan terdeformasi secara

kontinyu oleh tegangan geser,sekecil apapun tegangan geser yang dikenakan kepadanya. Fluida sendiri terbagi menjadi ke beberapa sifat dan keadaan yang secara garis besar dapat kita kelompokkan atas fluida termampatkan(compressible fluid) dan fluida tak termampatkan (incompresible fluid). Kelompok compressible fluid,atau fluida yang secara fisis dapat berubah densitasnya karena pengecilan volum sampai angka tertentu contohnya adalah fluida yang terdiri atas fluida berfase gas misal udara, oksigen,dll. Sebaliknya fluida yang tak mampu mampat (incompresible fluid) adalah fluida yang memiliki fase cair semisal air, minyak dll. Fluida yang terdeformasi secara kontinyu dapat kita asumsikan sebagai suati gerakan fluida atau aliran fluida. Aliran fluida juga terbagi menjadi dua bagian yakni aliran mampu mampat (compressible flow) dan aliran tak mampu mampat (incompressible flow). Aliran tak-termampatkan adalah aliran fluida yang dicirikan dengan tidak berubahnya besaran kerapatan massa (densitas) dari fluida di sepanjang aliran tersebut. Contoh fluida tak-termampatkan adalah: air, berbagai jenis minyak, emulsi, dll. Sedangkan aliran termampatkan adalah aliran fluida yang dicirikan dengan berubahnya besaran kerapatan massa (densitas) dari fluida di sepanjang aliran tersebut. Contoh fluida termampatkan adalah: udara, gas alam, dll. Bilangan Reynold Bilangan Reynolds adalah rasio antara gaya inersia (vs) terhadap gaya viscous (/L) yang mengkuantifikasikan hubungan kedua gaya tersebut dengan suatu kondisi aliran tertentu. Bilangan ini digunakan untuk mengidentikasikan jenis aliran yang berbeda, misalnya laminar dan turbulen. Rumus reynold Bilangan reynold untuk membatasi fluida tersebut mengalir pada kondisi laminar atau turbulen bermacam2 sesuai dengan kondisi dari fluida yang mengalir tersebut. Untuk aliran didalam pipa tertutup, batasan mulai munculnya turbulensi aliran pada bilangan reynold Re > 2300. Sedangkan pada aliran antara dua plat sejajar turbulensi terjadi mulai bilangan reynold Re >1400. Head Loss Head adalah satuan energi per satuan berat fluida yanga dibutuhkan oleh suatu sistem aliran fluida. Karena merupakan fungsi energi, maka seperti halnya bentuk konversi energi yang lain,head dalam suatu system aliran fluid juga mengalami kerugian (loss) dalam suatu system aliran fluida tersebut yang biasa disebut head loss. Head loss adalah perhitungan dari pengurangan/ kerugian dari seluruh jumlah head (velocity head,elevation head dan preassure head) yang terjadi pada aliran pada suatu system fluida. Head loss tidak bisa terhindarkan pada setiap aliran fluida.Head loss terjadi karena adanya gesekan antara laju fluida dan dinding pembatas aliran flida yang bergerak secara relative berlawanan yang menyebabkan timbulnya gaya gesek. NominalHead loss pun bisa bervariasi menurut bentuk sistem aliran fluida yang dilewati,seperti elbow, fitting pipe,reduction,enlargement,inlet,outlet dll. Yang setiap keadaannya dinyatakan oleh suatu kofisienyang disebut coefficient of discharge (k). Selain itu, head loss juga dipegnaruhi

oleh diameter / lebar dinding pembatas, perubahan kecepatan actual,dan percepatan gravitasi pada suatu daerah tersebut.