Anda di halaman 1dari 11

BERITA RESMI STATISTIK

BPS PROVINSI JAWA TIMUR


No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012 PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR TRIWULAN IV-TAHUN 2011

Ekonomi Jawa Timur Triwulan IV-Tahun 2011 Tumbuh 7,11 persen (y-on-y) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur pada triwulan IV tahun 2011 mengalami kontraksi sebesar 0,31 persen terhadap triwulan III tahun 2011 (q-to-q). Penurunan hanya terjadi di sektor pertanian sebesar 19,31 persen, sedangkan peningkatan terjadi pada hampir semua sektor dengan pertumbuhan tertinggi di sektor industri pengolahan sebesar 4,47 persen dan terendah di sektor pengangkutan dan komunikasi 1,81 persen. Bila dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun 2010 (y-on-y), PDRB Jawa Timur Triwulan IV2011 tumbuh sebesar 7,11 persen. Semua sektor tumbuh positif dan yang tertinggi terjadi di sektor pengangkutan dan komunikasi 9,86 persen, diikuti sektor perdagangan, hotel & restoran sebesar 9,69 persen, sedangkan terendah di sektor pertanian sebesar 1,64 persen. Secara kumulatif (triwulan I s/d triwulan IV), pertumbuhan PDRB Jawa Timur hingga triwulan IV-2011 dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2010 (c-to-c) tumbuh 7,22 persen, dimana semua sektor mengalami pertumbuhan positif dan tertinggi di Sektor Pengangkutan dan Komunikasi sebesar 11,44 persen, sedangkan terendah di sektor pertanian sebesar 2,53 persen. Besaran PDRB Jawa Timur atas dasar harga berlaku pada triwulan IV tahun 2011 sebesar Rp 229,76 triliun, sehingga kumulatif sampai dengan triwulan IV tahun 2011 mencapai Rp. 884,14 triliun. Dengan jumlah penduduk pertengahan tahun 2011 sebanyak 37.687.622 jiwa, PDRB per kapita Jawa Timur mencapai Rp. 23,46 juta, atau naik 12,95 persen dibanding PDRB perkapita tahun 2010 yang sebesar Rp. 20,77 juta. Struktur perekonomian Jawa Timur sampai dengan Triwulan IV-2011 masih didominasi Sektor Perdagangan, Hotel & Restoran dengan kontribusi sebesar 30,00 persen, diikuti sektor industri pengolahan 27,13 persen dan sektor pertanian 15,39 persen.

Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012

I. Pertumbuhan dan Struktur Ekonomi Menurut Lapangan Usaha

a. Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Triwulan IV tahun 2011 Kinerja perekonomian Jawa Timur triwulan IV tahun 2011 yang digambarkan oleh Produk Domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga konstan mengalami kontraksi sebesar -0,31 persen dibanding triwulan sebelumnya (q-to-q). Hal ini lebih disebabkan karena menurunnya produktivitas sektor pertanian, sehingga mengalami kontraksi sebesar -19,31 persen. Penyebab utama menurunnya pertumbuhan sektor pertanian tersebut adalah faktor iklim yaitu curah hujan yang cukup tinggi disertai dengan angin kencang. Adapun subsektor yang terkena dampaknya sehingga mengalami pertumbuhan minus yaitu subsektor tanaman bahan makanan (-25,11 persen), subsektor perkebunan (-35,44 persen), subsektor kehutanan (-17,78 persen) dan subsektor perikanan (-2,79 persen). Sementara peningkatan terjadi pada hampir semua sektor dengan pertumbuhan tertinggi di sektor industri pengolahan sebesar 4,47 persen dan terendah di sektor pengangkutan dan komunikasi 1,81 persen. Meskipun pertumbuhan di sektor pertanian mengalami kontraksi akibat pola musiman dan kondisi iklim yang kurang bersahabat. Beberapa fenomena ekonomi yang masih menggerakkan pertumbuhan ekonomi Jawa Timur antara lain mulai membaiknya perekonomian global khususnya wilayah Asia, kondisi perekonomian domestik yang cukup stabil, bertepatan dengan keberangkatan Jemaah Haji, Perayaan Lebaran Idul Adha, Natal dan Tahun Baru 2011, liburan akhir tahun, serta penyerapan anggaran akhir tahun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota se-Jawa Timur serta pembangunan beberapa infrastruktur jalan tol dan perumahan. Dengan adanya fenomena tersebut kinerja perekonomian Jawa Timur pada triwulan IV tahun 2011 baik secara y-on-y maupun c-to-c tumbuh tinggi, masingmasing sebesar 7,11 persen dan 7,22 persen. Motor penggerak pertumbuhan ekonomi Jawa Timur triwulan IV-2011 (y-on-y) umumnya didominasi oleh sektor untradable goods, seperti sektor perdagangan, hotel dan restoran; sektor pengangkutan dan komunikasi; dan sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, masingmasing tumbuh sebesar 9,69 persen; 9,86 persen dan 7,87 persen. Dari ketiga sektor tersebut, sektor perdagangan, hotel dan restoran memiliki kontribusi pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 3,09 persen, disusul sektor industri pengolahan dan sektor pengangkutan dan komunikasi masingmasing dengan kontribusi pertumbuhan 1,57 persen dan 0,77 persen. Sektor tradable goods juga mengalami pertumbuhan cukup tinggi seperti sektor industri pengolahan sebesar 5,96 persen dengan kontribusi pertumbuhan sebesar 1,57 persen; sektor pertambangan dan penggalian 4,85 persen dengan sumber pertumbuhan 0,12 persen. Sektor pertanian tumbuh sebesar 1,64 persen dengan sumber pertumbuhan sebesar 0,20 persen. Sektor lain juga tumbuh pada tingkat yang relatif tinggi seperti sektor konstruksi tumbuh 8,99 persen dengan sumber pertumbuhan 0,30 persen; sektor listrik, gas dan air bersih 5,65 persen dengan sumber pertumbuhan 0,08 persen dan sektor jasa-jasa sebesar 5,82 persen dengan sumber pertumbuhan 0,54 persen.

Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012

Tabel 1 Laju dan Sumber Pertumbuhan PDRB Jawa Timur Menurut Lapangan Usaha Januari Desember Tahun 2011 (persen) Trw IV Sumber Jan-Des 2011 Sumber Sumber 2011 thd trw Pertumbuhan Thd Jan-Des Pertumbuhan Pertumbuhan III 2011 trw IV 2010 (y-on-y) (q-to-q) 2010 (c-to-c) (c-to-c) (q-to-q) (y-on-y) Trw IV 2011 Thd (2) 1,64 4,85 5,96 5,65 8,99 9,69 9,86 7,87 5,82 7,11 (3) 0,20 0,12 1,57 0,08 0,30 3,09 0,77 0,44 0,54 7,11 (4) -19,31 2,91 4,47 2,35 3,55 1,43 1,81 3,07 3,19 -0,31 (5) -2,69 0,07 1,11 0,03 0,12 0,46 0,14 0,17 0,28 -0,31 (6) 2,53 6,08 6,06 6,25 9,12 9,81 11,44 8,18 5,08 7,22 (7) 0,38 0,14 1,54 0,08 0,29 3,04 0,84 0,45 0,46 7,22

Lapangan Usaha

(1) 1. Pertanian 2. Pertambangan dan Penggalian 3. Industri Pengolahan 4. Listrik, Gas, dan Air Bersih 5. Konstruksi 6. Perdagangan, Hotel, dan Restoran 7. Pengangkutan dan Komunikasi 8. Keuangan, Persew, dan Js Perush 9. Jasa - Jasa PDRB

.Grafik 1
Laju dan Sumber Pertumbuhan PDRB Jawa Timur y-on-y Triwulan IV 2011 (%)
persen 10.00 9.00 7.87 8.00 7.00 6.00 4.85 5.00 4.00 3.00 2.00 1.00 0.00 1.64 0.20
Pertanian

9.69 8.99

9.86

5.96

5.65

5.82

3.09 1.57 0.12


Pertambangan Industri LGA

0.08

0.30
Konstruksi Perdagangan

0.77

0.44
Keuangan

0.54
Jasa-jasa

Angkutan

Laju Pertumbuhan

Sumber Pertumbuhan

Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012

Grafik 2 Laju dan Sumber Pertumbuhan PDRB Jawa Timur q-to-q Triwulan IV 2011 (%)
persen 4.47 5.00 2.91 0.07 0.00 1.11 3.55 2.35 0.03 0.12 1.43 1.81 0.46 0.14 3.07 0.17 3.19 0.28

-5.00

-2.69

-10.00

-15.00

-20.00

-19.31 Pertanian

Pertambangan

Industri

LGA

Konstruksi

Perdagangan

Angkutan

Keuangan

Jasa-jasa

Laju Pertumbuhan

Sumber Pertumbuhan

b. Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Januari Desember tahun 2011 Secara kumulatif Januari Desember tahun 2011, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2010 mencapai 7,22 persen. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar 11,44 persen, dan memberikan sumber pertumbuhan sebesar 0,84 persen. Sementara itu, sektor perdagangan, hotel, dan restoran yang memberikan sumber pertumbuhan tertinggi, sebesar 3,04 persen, tumbuh sebesar 9,81 persen. Sektor berikutnya yang mengalami pertumbuhan tinggi adalah sektor konstruksi dan sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan yang masing-masing tumbuh sebesar 9,12 persen dan 8,18 persen, dengan kontribusinya terhadap pertumbuhan selama Januari Desember tahun 2011 masing-masing sebesar 0,29 persen dan 0,45 persen. Sementara sektor industri pengolahan dan sektor pertanian walau hanya mampu tumbuh sebesar 6,06 persen dan 2,53 persen, tetapi keduanya memberikan sumbangan pertumbuhan yang besar yakni 1,54 persen dan 0,38 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa tiga sektor ekonomi utama Jawa Timur masih dimotori oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran, industri pengolahan dan sektor pertanian, yang sumber pertumbuhannya mencapai 4,96 persen. c. Struktur Ekonomi Jawa Timur Menurut Lapangan Usaha Triwulan IV Tahun 2011 Struktur ekonomi Jawa Timur di triwulan IV tahun 2011 nampak tidak terjadi perubahan yang signifikan dibanding dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Tiga sektor terbesar atau leading sektor masih di dominasi oleh sektor perdagangan, hotel dan restoran, sektor industri pengolahan dan sektor pertanian. Pada triwulan IV tahun 2011 ketiga sektor tersebut
4
Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012

memberikan kontribusi sebesar 71,10 persen, lebih kecil dibandingkan triwulan IV tahun 2010 yang mencapai 71,60 persen. Perekonomian Jawa Timur pada triwulan IV tahun 2011 terhadap triwulan IV tahun 2010 telah terjadi pergeseran struktur. Pergeseran struktur ekonomi dari sektor tradable goods ke sektor non tradable good. Sektor pertanian mengalami penurunan kontribusi, dari 13,05 persen menjadi 12,56 persen, sektor pertambangan dan penggalian turun dari 2,31 persen menjadi 2,30 persen, sedangkan sektor industri pengolahan mengalamai penurunan kontribusi sebesar 0,46 persen poin (dari 28,38 persen menjadi 27,92 persen).
Tabel 2 Struktur PDRB Jawa Timur Menurut Lapangan Usaha Triwulan IV 2010 dan 2011, serta Januari - Desember 2010 dan 2011 (persen) Lapangan Usaha (1) 1. Pertanian 2. Pertambangan dan Penggalian 3. Industri Pengolahan 4. Listrik, Gas, dan Air Bersih 5. Konstruksi 6. Perdagangan, Hotel, dan Restoran 7. Pengangkutan dan Komunikasi 8. Keuangan, Persew, dan Js Perush 9. Jasa - Jasa PDRB Triw IV 2010 (2) 13,05 2,31 28,38 1,43 4,58 30,16 5,89 4,94 9,25 100,00 Triw IV 2011 (3) 12,56 2,30 27,92 1,41 4,87 30,62 5,98 4,99 9,37 100,00 Januari - Desember Januari - Desember 2010 (4) 15,75 2,19 27,49 1,51 4,49 29,47 5,52 4,90 8,68 100,00 2011 (5) 15,39 2,24 27,13 1,44 4,67 30,00 5,66 4,93 8,55 100,00

Sementara itu, sektor non tradable goods mengalami sedikit kenaikan, seperti sektor konstruksi yang memberikan kontribusi 4,87 persen, lebih tinggi dari 0,29 persen poin dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya. Sektor perdagangan, hotel, dan restoran, sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan, persewaan, dan jasa perusahaan, serta sektor jasa-jasa masing-masing mengalami peningkatan kontribusi sebesar 0,46 persen, 0,09 persen, 0,04 persen, dan 0,12 persen. d. Struktur Ekonomi Jawa Timur menurut Lapangan Usaha Januari Desember Tahun 2011 Sebagaimana dengan triwulan IV tahun 2011, struktur perekonomian Jawa Timur secara kumulatif selama Januari Desember tahun 2011 juga didominasi oleh tiga sektor utama, yaitu sektor perdagangan, hotel, dan restoran, sektor industri pengolahan dan sektor pertanian yang kontribusi ketiganya sebesar 72,51 persen, sedikit agak menurun dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2010 yang mencapai 72,70 persen. Penurunan kontribusi ketiga sektor ini mengindikasikan sektor-sektor lain tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga beberapa sektor mengalami peningkatan kontribusi. Misalnya, sektor konstruksi berkontribusi 4,67 persen

Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012

lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang mencapai 4,49 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi berkontribusi 5,66 persen lebih tinggi dari 5,52 persen pada tahun sebelumnya, sektor keuangan, persewaaan dan jasa perusahaan berkontribusi 4,93 persen labih tinggi dari 4,90 persen di tahun sebelumnya. Begitu juga sektor perdagangan, hotel, dan restoran mengalami kenaikan dari 29,47 persen pada tahun 2010 menjadi 30,00 persen di tahun 2011. Perkembangan sektor-sektor yang bergerak pada pelayanan jasa tersebut sangat dibutuhkan guna mendukung sektor riil baik dalam berproduksi, distribusi, maupun pemasaran sehingga sektor-sektor non tradable goods seirama dengan perkembangan sektor-sektor riil. Perkembangan ekonomi domestik yang cukup dinamis dan mulai membaiknya perekonomian global khususnya di Wilayah Asia merupakan tantangan sekaligus peluang bagi pelaku ekonomi di Jawa Timur dalam menghasilkan produk barang dan jasa yang dapat diminati konsumen nasional maupun global secara kompetitif, pada gilirannya akan mendorong peningkatan nilai tambah di Jawa Timur dan kesejahteraan masyarakat. Secara nominal, perekonomian Jawa Timur diukur dengan besaran PDRB atas dasar harga berlaku pada periode Januari Desember tahun 2011 nilainya sebesar Rp 884,14 triliun dan Dengan jumlah penduduk Jawa Timur pertengahan tahun 2011 sebanyak 37.687.622 jiwa, maka diperoleh PDRB per kapita Jawa Timur sebesar Rp 23,46 juta, lebih tinggi dibanding tahun 2010 yang mencapai Rp 20,77 juta atau meningkat 12,95 persen, yang berarti kesejahteraan masyarakat Jawa Timur semakin lebih baik.
Tabel 3 PDRB Jawa Timur Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2000 Triwulan IV dan Januari - Desember 2011 (Miliar Rupiah) Lapangan Usaha (1) 1. Pertanian 2. Pertambangan dan Penggalian 3. Industri Pengolahan 4. Listrik, Gas, dan Air Bersih 5. Konstruksi 6. Perdagangan, Hotel, dan Restoran 7. Pengangkutan dan Komunikasi 8. Keuangan, Persew, dan Js Perush 9. Jasa - Jasa PDRB Atas Dasar Harga Berlaku Trw IV 2011 (2) 28.860,98 5.274,09 64.144,83 3.230,75 11.195,15 70.348,27 13.728,81 11.460,51 21.517,57 229.760,97 Jan - Des 2011 (3) 136.027,92 19.794,06 239.844,52 12.690,73 41.295,65 265.238,86 50.044,95 43.570,71 75.636,17 884.143,57 Atas Dasar Harga Konstan Trw IV 2011 (5) 10.507,87 2.201,52 24.299,09 1.274,40 3.212,22 30.450,68 7.443,10 5.282,03 8.541,77 93.212,68 Jan - Des 2011 (6) 52.628,43 8.228,63 92.171,19 4.932,08 11.994,83 116.645,21 27.946,28 20.186,11 32.251,53 366.984,30

Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012

II. Pertumbuhan dan Struktur Ekonomi Jawa Timur Menurut Komponen Penggunaan

Perekonomian Jawa Timur pada triwulan IV tahun 2011 tumbuh sebesar 0,31 persen dibandingkan dengan triwulan III tahun 2011 (q-to-q). Sumber pertumbuhan tertinggi berasal dari Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) 1,26 persen dan konsumsi pemerintah sebesar 1,04 persen. Dibandingkan dengan triwulan yang sama tahun sebelumnya (y-on-y), perekonomian Jawa Timur tumbuh 7,11 persen, dengan sumber pertumbuhan tertinggi terjadi pada konsumsi rumah tangga sebesar 4,96 persen dan ekspor sebesar 4,88 persen. Secara kumulatif Januari Desember tahun 2011 (c-to-c) perekonomian Jawa Timur tumbuh sebesar 7,22 persen, terutama didukung PMTB yang tumbuh sebesar 11,64 persen dengan memberikan sumber pertumbuhan sebesar 2,09 persen serta ekspor tumbuh 10,67 persen dengan sumber pertumbuhan sebesar 5,05 persen. Struktur Ekonomi Jawa Timur menurut penggunaan pada triwulan IV 2011 masih didominasi oleh konsumsi rumahtangga dan ekspor yang masing-masing memberikan kontribusi sebesar 67,97 persen dan 47,79 persen. Sementara kontribusi pembentukan modal tetap bruto dan konsumsi pemerintah masing-masing sebesar 20,52 persen dan 8,24 persen, sedangkan konsumsi lembaga swasta nirlaba memberikan kontribusi terendah sebesar 0,70 persen. Secara kumulatif Januari - Desember tahun 2011 kontribusi konsumsi rumahtangga sebesar 67,46 persen, diikuti oleh ekspor sebesar 46,60 persen. Sementara kontribusi pembentukan modal tetap bruto dan konsumsi pemerintah masing-masing sebesar 19,44 persen dan 7,57 persen. Sedangkan konsumsi lembaga swasta nirlaba sebesar 0,65 persen.

a.

Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV Tahun 2011

Beberapa fenomena ekonomi penting yang terjadi selama bulan Oktober Desember tahun 2011, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, telah memberi pengaruh yang cukup nyata terhadap pertumbuhan PDRB Jawa Timur menurut penggunaan. Misalnya, Lebaran Idul Adha, Natal dan Tahun baru. Dengan jumlah masyarakat yang menunaikan ibadah haji dari tahun ke tahun meningkat, maka hal ini ikut mendorong konsumsi rumah tangga untuk membelanjakan komoditas makanan dan non makanan seperti tasyakuran (selamatan) saat pergi dan pulang dari ibadah Haji, penggunaan jasa angkutan baik darat, kereta api, maupun udara. Sementara konsumsi masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru 2012 seperti konsumsi tekstil dan produk tekstil, alas kaki dan sepatu serta penggunaan jasa angkutan darat, laut dan udara (gelombang mudik) juga ikut mengangkat pertumbuhan ekonomi Jawa Timur. Kebutuhan masyarakat Jawa Timur selain dipenuhi dari produk domestik juga diperoleh dari impor luar negeri maupun luar Provinsi Jawa Timur sehingga salah satu komponen PDRB menurut penggunaan yakni komponen impor ikut tumbuh cukup tinggi. Kondisi ekonomi global dan nasional yang terus membaik membawa berkah pada industri pengolahan di Jawa Timur sehingga mereka mampu melakukan ekspor ke luar negeri

Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012

dan antarprovinsi yang bukan saja berdampak terhadap sisi produksi (supply) tetapi juga berpengaruh terhadap sisi permintaan (demand) seperti ekspor, impor, konsumsi pemerintah, konsumsi rumahtangga dan pembentukan modal tetap bruto, sehingga secara serentak komponen penggunaan tersebut mendorong pertumbuhan ekonomi Jawa Timur pada triwulan IV tahun 2011 mencapai angka tujuh persen yaitu sebesar 7,11 persen (y-on-y). Pertumbuhan ekonomi Jawa Timur q-to-q triwulan IV tahun 2011 yang sebesar 0,31 persen terutama karena sumbangan impor sebagai fakta pengaruh tumbuh sebesar 2,38 persen dan perubahan stok 1,85 persen. Meskipun secara total kontraksi, tetapi komponen konsumsi rumah tangga memberikan sumber pertumbuhan 0,62 persen, konsumsi pemerintah dengan sumber pertumbuhan 1,04 persen, pembentukan modal tetap bruto dengan sumber pertumbuhan 1,26 persen dan ekspor memiliki sumber pertumbuhan 0,96 persen.
Tabel 4 Laju dan Sumber Pertumbuhan PDRB Jawa Timur Menurut Penggunaan Januari Desember Tahun 2011 (persen) Trw IV 2011 Thd trw IV 2010 (y-on-y) (2) 6,97 8,95 3,34 17,73 185,91 10,00 13,40 7,11 Sumber Pertumbuhan (y-on-y) (3) 4,96 0,06 0,29 3,19 0,08 4,88 6,35 7,11 Trw IV 2011 thd trw III 2011 (q-to-q) (4) 0,88 5,64 14,16 6,85 -94,04 1,96 4,99 -0,31 Sumber Pertumbuhan (q-to-q) (5) 0,62 0,04 1,04 1,26 -1,85 0,96 2,38 -0,31 Jan-Des 2011 Sumber Thd Jan-Des Pertumbuhan 2010 (c-to-c) (c-to-c) (6) (7) 7,16 5,04 7,79 0,05 1,18 0,09 11,64 2,09 -15,09 -0,40 10,67 5,05 10,13 4,71 7,22 7,22

Komponen Penggunaan (1) 1. Konsumsi Rumahtangga 2. Konsumsi Lbg Swasta Nirlaba 3. Konsumsi Pemerintah 4. Pembentukan Modal Tetap Bruto 5. Perubahan Stock 6. Ekspor Barang dan Jasa 7. Dikurangi Impor Barang dan Jasa PDRB

b.

Pertumbuhan Ekonomi Jawa Timur Kumulatif Januari Desember Tahun 2011

Komponen PDRB penggunaan yang tumbuh cukup signifikan dan memberikan kontribusi pertumbuhan tertinggi secara kumulatif Januari - Desember tahun 2011 adalah PMTB dan ekspor. PMTB tumbuh sebesar 11,64 persen dengan sumber pertumbuhan sebesar 2,09 persen, dan ekspor tumbuh sebesar 10,67 persen dengan sumber pertumbuhan sebesar 5,05 persen. Kenaikan PMTB selama Januari Desember tahun 2011 antara lain didorong oleh adanya peningkatan investasi fisik yang dilakukan pelaku ekonomi antara lain infrastruktur jalan serta mesin dan peralatan dalam rangka peningkatan produksi maupun peningkatan kualitas produksi. Sedangkan ekspor naik pada periode yang sama karena permintaan produk Jawa Timur di luar negeri cukup tinggi termasuk juga permintaan domestik nasional. Konsumsi lembaga nirlaba selama Januari Desember tahun 2011 tumbuh 7,79 persen dengan sumber pertumbuhan sebesar 0,05 persen. Sedangkan konsumsi rumahtangga tumbuh sebesar 7,16 persen dengan kontribusi pertumbuhan sebesar 5,04 persen. Kenaikan konsumsi

Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012

rumhahtangga antara lain didorong oleh peningkatan konsumsi selama masa liburan sekolah, puasa, lebaran idul fitri, idul adha, natal dan menyambut tahun baru 2012.
Grafik 3 Laju dan Sumber Pertumbuhan PDRB Jawa Timur Menurut Penggunaan Januari - Desember 2011 (%)
persen 12.00 11.64 10.67 10.00 7.79 8.00 7.16 5.05 4.71 10.13

6.00

5.04

4.00 2.09 2.00 0.05 0.00


Kons. Rumahtangga Kons. Lbg Swasta Nirlaba

1.18 0.09
Kons. Pemerintah PMTB Ekspor Impor

Laju Pertumbuhan

Sumber Pertumbuhan

Selama Januari Desember tahun 2011 ekspor dan impor menunjukan peningkatan. Ekspor tumbuh sebesar 10,67 persen dengan kontribusi pertumbuhan sebesar 5,05 persen. Komoditas tembaga, rokok, kimia organik, kertas dan karton, kayu dan barang dari kayu serta ikan dan udang masih menjadi andalan ekspor Jawa Timur.
Tabel 5 Struktur PDRB Jawa Timur Menurut Penggunaan Triwulan IV 2010 dan 2011, serta Januari - Desember 2010 dan 2011 (persen)

Komponen Penggunaan (1) 1. Konsumsi Rumahtangga 2. Konsumsi Lbg Swasta Nirlaba 3. Konsumsi Pemerintah 4. Pembentukan Modal Tetap Bruto 5. Perubahan Stock 6. Ekspor Barang dan Jasa 7. Dikurangi Impor Barang dan Jasa PDRB

Triw IV 2010 (2) 67,25 0,60 8,43 19,28 1,77 48,35 45,67 100,00

Triw IV 2011 (3) 67,97 0,70 8,24 20,52 2,96 47,79 48,17 100,00

Januari - Desember Januari - Desember 2010 2011 (4) 66,35 0,60 7,74 18,78 3,69 46,52 43,69 100,00 (5) 67,46 0,65 7,57 19,44 4,63 46,60 46,35 100,00
9

Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012

Sementara impor tumbuh sebesar 10,13 persen dan memberikan kontribusi pertumbuhan sebesar 4,71 persen. Terutama masih didorong oleh impor barang konsumsi dan bahan baku/penolong.

Tabel 6 PDRB Jawa Timur Menurut Penggunaan Atas Dasar Harga Berlaku dan Harga Konstan 2000 Triwulan IV dan Januari - Desember 2011 (Miliar Rupiah) Atas Dasar Harga Berlaku Trw IV 2011 Jan - Des 2011 (2) (3) 156.157,74 1.599,45 18.936,14 47.137,12 6.789,49 109.814,01 110.672,99 229.760,97 596.413,77 5.783,24 66.946,44 171.905,42 40.915,26 411.998,64 409.819,19 884.143,57 Atas Dasar Harga Konstan Trw IV 2011 Jan - Des 2011 (5) (6) 66.311,65 624,10 7.824,92 18.427,11 109,52 46.697,12 46.781,75 93.212,68 258.085,46 2.400,75 25.902,85 68.739,43 7.685,63 179.284,60 175.114,42 366.984,30

Komponen Penggunaan (1) 1. Konsumsi Rumahtangga 2. Konsumsi Lbg Swasta Nirlaba 3. Konsumsi Pemerintah 4. Pembentukan Modal Tetap Bruto 5. Perubahan Stock 6. Ekspor Barang dan Jasa 7. Dikurangi Impor Barang dan Jasa PDRB

10

Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012

Untuk keterangan lebih lanjut, hubungi: BPS PROVINSI JAWA TIMUR c.q. BIDANG NERACA WILAYAH DAN ANALISIS STATISTIK Jl. Raya Kendangari Industri No 43 - 44 Telp. Hunting (031) 8439343 Fax: (031)8494007

Berita Resmi Statistik Provinsi Jawa Timur No. 13/02/35/Th.X, 6 Februari 2012

11