Anda di halaman 1dari 3

UJIAN PRAKTEK PENDIDIKAN AGAMA KATHOLIK

10
Lady Varesqua Valentina / XII.IPA-5 / 23
1. Lagu MUKJIZAT ITU NYATA Tak terbatas kuasaMu Tuhan Semua dapat Kau lakukan Apa yang kelihatan mustahil bagiku Itu sangat mungkin bagiMu Disaatku tak berdaya Kuasamu yang sempurna Ketikaku percaya Mukjizat itu nyata Bukan karna kekuatan Namun rohMu ya Tuhan Ketikaku berdoa mukjizat itu nyata Disaatku tak berdaya Kuasamu yang sempurna Ketikaku percaya Mukjizat itu nyata Bukan karna kekuatan Namun rohMu ya Tuhan Ketikaku berdoa mukjizat itu nyata 2. Doa Pembuka Marilah berdoa : Tuhan, Allah Bapa yang Mahakuasa, puji syukur Engkau berkati kami selalu dan melindungi kami, sehingga pada hari ini Kau kumpulkan kami disini, untuk memuliakan namaMu serta mendengarkan sabdaMu. Kiranya Engkau ampuni kami yang berdosa ini, Tuhan, agar kami layak untuk mendengarkan sabdaMu dan dapat menerapkan sabdaMu dalam kehidupan kami. Kiranya, Bapa, Engkau berkati pula iman-iman yang belum menjadikan Engkau pedoman dalam hidup, agar supaya mereka menjadikan Engkau penerang dalam hidup mereka. Amin. 3. Bacaan Kitab Suci (Markus 2 : 1 12) Bacaan diambil dari Injil Markus, Bab 2, Ayat 1 12. ORANG LUMPUH DISEMBUHKAN

Kemudian, sesudah lewat beberapa hari, waktu Yesus datang lagi ke Kapernaum, tersiarlah kabar, bahwa ia ada di rumah. 2Maka datanglah orang-orang berkerumun sehingga tidak ada lagi tempat, bahkan di muka pintu pun tidak. Sementara Ia memberitakan firman kepada mereka, 3ada orang-orang datang membawa kepada-Nya seorang lumpuh, digotong oleh empat orang. 4Tetapi mereka tidak dapat membawanya kepada-Nya karena orang banyak itu, lalu mereka membuka atap yang di atas-Nya; sesudah terbuka mereka menurunkan tilam, tempat orang lumpuh itu terbaring. 5Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: Hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni! 6Tetapi di situ ada juga duduk beberapa ahli Taurat mereka berpikir dalam hatinya: 7Mengapa orang ini berkata begitu? Ia menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah sendiri? 8Tetapi Yesus segera mengetahui dalam hati-Nya, bahwa mereka berpikir demikian, lalu Ia berkata kepada mereka: Mengapa kamu berpikir begitu dalam hatimu? 9Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan:

Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan? 10Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak manusia berkuasa mengampuni dosa berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu : 11 Kepadamu Kukatakan, bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu! 12 Dan orang itu pun bangun, segera mengangkat tempat tidurnya dan pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu memuliakan Allah, katanya: Yang begini belum pernah kita lihat. Demikianlah Injil Tuhan. Terpujilah Kristus. 4. Renungan Dulu, ketika saya masih SD, Mama saya, mengalami serangan jantung pertama kali. Waktu itu, jam 6 sore, Mama saya harus menjemput saya, di tempat les sempoa saya, yang dari rumah ke tempat les itu memerlukan waktu 30 menit. Ketika saya selesai les, Mama saya mengeluh punggungnya sakit, seperti ditusuk, kemudian meminta saya untuk meminjam sebangsa balsem untuk mengobati rasa sakitnya itu kepada tukang kebun yang ada disitu. Setelah saya pinjamkan, rasa sakit itu tidak hilang, melainkan nafas Mama saya semakin terlihat rekoso. Saya yang waktu itu bingung, karena masih kecil, kelas 4 SD, saya meminta bantuan kepada guru les saya, yang notabene teman kerja kakak saya. Saya yang datang ke guru itu dengan panik, otomatis membuat guru saya bingung. Kemudian, guru saya mencari bantuan, dari orangtua teman saya, yang kebetulan membawa mobil. Saat itu, Mama saya benar-benar sudah sesak nafas. Dengan dibantu beberapa orang disana, Mama saya dinaikkan ke mobil, dan saya yang masih kecil hanya bisa menangis. Di mobil, saya terus memegang tangan Mama saya yang sudah berkeringat. Saya takut kehilangan Mama saya. Dengan terus menyebut nama Yesus dengan tersendat-sendat, Mama saya tersenyum kepada saya. Mama saya kemudian menyebutkan kata Be-thes-da, dengan susah payah. Saya bilang ke guru saya yang menemani saya bahwa Mama saya minta diantar ke rumah sakit Bethesda, yang memang pelayanan UGDnya cepat. Sesampainya di rumah sakit, saya hanya bersama guru saya dan guru saya mencoba menghubungi keluarga saya. Setelah Mama saya lepas dari masa kritis, barulah keluarga saya, Papa dan kakak kakak saya datang. Kata Papa saya, dokter berkata, kalau Tuhan sangat baik terhadap Mama saya, karena dalam waktu 10 menit setelah serangan jantung, sebenarnya tidak tertolong lagi. Saat itu, saya benar-benar bersyukur karena Mama saya masih bisa tertolong karena kebaikan Tuhan dan karena mukjizat yang diberikan Tuhan kepada keluarga saya. Sama seperti kisah dari Injil Markus yang kita dengarkan tadi, Yesus membuat mukjizat di daerah Kapernaum. Banyak orang berkumpul di tempat itu, karena kepercayaan mereka terhadap Yesus. Dengan segala usaha, ada 4 orang yang menggotong seorang lumpuh, dan berusaha agar dapat masuk ke tempat Yesus yang sangat penuh itu, demi menyembuhkan orang lumpuh ini. Mereka percaya bahwa Yesus dapat menyembuhkan orang lumpuh itu. Yesus tidak berkata kamu sembuh atau kamu sudah bisa berjalan, melainkan berkata dosamu diampuni. Dari situ kita tahu, bahwa Yesus melakukan mukjizat, bukan dengan kata kata yang kita inginkan, namun langsung menunjukkan mukjizatnya. Kita pasti pernah menyerahkan suatu masalah kepada Tuhan, dengan berdoa dan percaya bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik. Namun, terkadang, kita juga ragu apakah Tuhan akan mendengarkan dan mengabulkan doa kita. Tuhan selalu siap menjawab doa doa kita dan memberikan mukjizatnya. Namun, perlu diketahui bahwa mukjizat terjadi hanya atas kehendak Tuhan, dimana terjadi diluar akal pikiran manusia, karena tuntunan Tuhan untuk memberitakan kebesaran kuasaNya dan juga menolong umat manusia yang percaya akan kuasaNya, dengan cara cara yang unik untuk menunjukkan mukjizatnya agar orang semakin percaya, dan terjadi menurut waktu yang sudah diatur yang terbaik bagi umatnya. Yang kita perlukan agar Tuhan memberikan mukjizat kepada kita adalah percaya, tetap hidup didalam namanya yang kudus, dan juga meminta sesuatu yang benar benar kita butuhkan bukan hanya sekedar memuaskan hawa nafsu duniawi saja. Ketika kita menghadapi kesulitan, kita harus percaya, Tuhan akan membantu kita, Tuhan mempunyai rencana yang lebih baik bagi kita,

Tuhan akan memberikan mukjizatNya bagi kita, dan kita harus selalu percaya dan berjalan terus didalam namaNya. Maka mukjizat akan terjadi pada orang orang yang percaya kepadaNya dan taat melakukan firmannya. Semoga demikian. Amin. 5. Doa Penutup Marilah berdoa : Tuhan Yesus yang Mahabaik, puji dan syukur atas perlindunganmu dalam ibadat singkat ini. Terimakasih, Tuhan, Kau berkati kami sehingga ibadat ini berjalan lancar. Kiranya Tuhan, Engkau sertai kami dalam kehidupan kami, sehingga sabda yang telah kami dengarkan, dapat kami laksanakan dengan baik dalam kehidupan kami. Dan dengan pengalaman hidup yang kami lalui, Tuhan, semoga dapat menjadi pelajaran berharga bagi kami, Tuhan, serta selalu memaknainya sebagai anugerah dariMu. Kiranya Engkau terangi jalan disetiap kehidupan kami, Tuhan, agar dengan rahmat dan perlindunganMu, kami dapat mewartakan sabda-sabdaMu bagi orang lain. Demi Yesus Kristus, Pelindung dan Juru Selamat kami. Amin.