Anda di halaman 1dari 11

TUGAS SDA

GANDUM DALAM PRODUK MAKANAN SEREAL,

OLEH : Tri Yuniasari

Dosen : Lastri

UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA 2012

I.

PENDAHULUAN

Gandum (Triticum spp.) adalah sekelompok tanaman serealia dari suku padi-padian yang kaya akan karbohidrat. Gandum biasanya digunakan untuk memproduksi tepung terigu, pakan ternak, ataupun difermentasi untuk menghasilkan alkohol.

Gambar tanaman gandum dan tepung gandum Gandum merupakan makanan pokok manusia, pakan ternak dan bahan industri yang mempergunakan karbohidrat sebagai bahan baku. Gandum dapat diklasifikasikan berdasarkan tekstur biji gandum (kernel), warna kulit biji (bran), dan musim tanam. Berdasarkan tekstur kernel, gandum diklasifikasikan menjadi hard, soft, dan durum. Sementara itu berdasarkan warna bran, gandum diklasifikasikan menjadi red (merah) dan white (putih). Untuk musim tanam, gandum dibagi menjadi winter (musim dingin) dan spring (musim semi). Namun, secara umum gandum diklasifikasikan menjadi hard wheat, soft wheat dan durum wheat.

T. aestivum adalah spesies gandum yang paling banyak ditanam di dunia dan banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan roti karena mempunyai kadar protein yang tinggi. Gandum ini mempunyai ciri-ciri kulit luar berwarna coklat, bijinya keras, dan berdaya serap air tinggi. Setiap bulir terdiri dari dua sampai lima butir gabah. T. compactum (soft wheat) T. compactum merupakan spesies yang berbeda dan hanya sedikit ditanam. Setiap bulirnya terdiri dari tiga sampai lima buah, berwarna putih sampai merah, bijinya lunak, berdaya serap air rendah dan berkadar protein rendah. Jenis gandum ini biasanya digunakan untuk membuat biskuit dan kadang-kadang membuat roti. T. durum (durum wheat) T. durum merupakan jenis gandum yang khusus. Ciri dari gandum ini ialah bagian dalam (endosperma) yang berwarna kuning, bukan putih, seperti jenis gandum pada umumnya dan memiliki biji yang lebih keras, serta memiliki kulit yang berwarna coklat. Gandum jenis ini digunakan untuk membuat produk-produk pasta, seperti makaroni, spageti, dan produk pasta lainnya

Manfaat Kandungan Gizi Gandum Gandum baik untuk berdiet karena kandungan gizinya. Kandungan serat yang tinggi, protein, karbohidrat, vitamin, dan mineralnya, memberi nilai gizi dalam gandum. Gandum juga mengandung antioksidan yang dapat mencegah berbagai penyakit, seperti kanker, jantung, diabetes, dan hipertensi. Menurut penelitian, biji-bijian gandum lebih mengenyangkan. Oleh karena itu, dengan mengonsumsi olahan gandum, Anda akan lebih cepat kenyang sehingga mencegah makan dalam porsi lebih banyak. Kandungan seratnya pun membantu memperlancar pencernaan. Namun, ada pula yang harus diperhatikan. Biji gandum terdiri dari beberapa bagian. Jika seluruh bagian gandum digunakan untuk dijadikan olahan makanan, kandungan gizinya pun tidak berkurang sehingga manfaatnya lebih banyak diperoleh. Bagian gandum yang digunakan seluruhnya disebut gandum utuh. Meski tidak berdiet, gandum juga bisa dikonsumsi sebagai makanan sehari-hari. Bahkan, ahli nutrisi mengatakan bahwa mengonsumsi tiga porsi biji-bijian gandum dalam sehari sangat baik bagi kesehatan.

Manfaat gandum buat hipertensi

Gandum digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan roti, cake, biskuit, pastri, dan sereal sarapan. Selain kaya akan karbohidrat dan protein, dalam setiap 100 gram gandum terkandung 3,1 mg zat besi dan 36 mg kalsium yang bermanfaat, antara lain dapat menyembuhkan penyakit jantung koroner dan darah tinggi Food and Drug Administration, badan yang mengawasi makanan dan obat-obatan di Amerika, pada tahun 1999 mengumumkan fakta baru tentang manfaat gandum. Gandum memiliki khasiat bagi kesehatan jantung. Menurut penelitian terakhir, gandum dapat menurunkan tingginya tekanan darah. Hasil penelitian itu dimuat oleh American Journal of Clinical Nutrition. Menurut dr Prapti Utami, seorang herbalis, konsultan dan penulis buku Terapi dengan Tanaman Obat, gandum memiliki kandungan serat yang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit jantung koroner. Oatmeal memiliki serat alami yang daya serap air paling baik. Ia mengandung folic acid yang dapat mengurangi dan menyembuhkan penyakit jantung koroner. Oatmeal didapat dari biji gandum yang telah diolah. Biji gandum terdiri atas dua bagian. Bagian luar, sekam dan biji bagian dalam, yakni groat, terangnya. Selain itu, oat bran yang didapat dari lapisan terluar oat groat menjadi sumber terbaik serat yang dapat dicerna (soluble fibre). Serat pada oat bran dapat mengikat kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh. Peran inilah yang bisa membuat turunnya kolesterol dalam darah. Orang yang menderita obesitas bisa mengombinasikan oat dengan makanan rendah kolesterol dan lemak. Oat juga baik dikonsumsi oleh orang yang mengidap diabetes. Berdasarkan penelitian, gandum mengandung berbagai senyawa fitokimia, yakni senyawa dalam tanaman kimia dalam tanaman yang mempunyai pengaruh positif bagi kesehatan. Ada beberapa senyawa fitokimia, yakni lignan. Estrogen tanaman (fitoestrogen) mampu menekan risiko penyakit jantung koroner dan telah terbukti bisa menekan pertumbuhan sel kanker pada binatang percobaan. Asam fitat pun dapat mengurangi kadar gula dalam bahan pangan yang sangat penting bagi penderita diabetes serta memberikan efek perlindungan terhadap risiko perkembangan sel kanker kolon (usus besar).

Senyawa yang lain adalah saponin, fitosterol, squalen, orisanol, dan tokotrienol yang mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Sementara senyawa fenol berperan sebagai antioksidan yang mampu mengikat ion-ion radikal bebas sehingga tidak berbahaya bagi tubuh. Meski memiliki banyak senyawa fitokimia, gandum merupakan makanan yang aman dari zat adiktif. Kebanyakan produk oatmeal tidak mengandung bahan adiktif apa pun. Bahkan tidak ada bahan pengawet maupun pewarna pada mayoritas produk oatmeal katanya. Menurut penelitian, 50 persen perempuan berusia lebih dari 20 tahun lalu memenuhi kebutuhan nutrisi esensial macam kalsium, folic acid, vitamin B6, vitamin A dan E, serta zat besi. Dengan mengonsumsi gandum, kebutuhan nutrisi tersebut bisa terpenuhi. Produk gandum tersebut bisa terpenuhi. Produk gandum khusus perempuan berbentuk sereal. Di dalamnya, terdapat vitamin A, D, kalsium yang berguna bagi kesehatan tulang, dan penambah energi berupa zat besi dan vitamin B, serta folic acid dan vitamin E. Cara termudah untuk menyiapkan steel cut oats ialah dengan merendamnya semalaman. Sebelum tidur, didihkan 4 gelas air dalam panci dan tambahan satu gelas oatmeal. Aduk hingga benar-benar larut dan matikan apinya. Biarkan oatmeal dalam panci tertutup hingga pagi. Ketika akan disajikan, panaskan kembali oatmeal agar hangat. Anda juga bisa memanfaatkan food processor untuk menyiapkan gandum. Pisau-pisau di dalam food processor akan mengiris gandum. Atau bisa juga bisa dimasak dengan microwave. Campurkan setengah gelas steel cut oat dengan dua gelas air di dalam mangkuk yang bisa menampung delapan gelas air. Tutup mangkuknya dengan plastik pembungkus lalu masukkan ke dalam microwave. Panaskan selama lima menit. Aduk rata dan hangatkan kembali dalam microwave selama lima menit. Produk Olahan Gandum Berbagai olahan gandum tidak hanya bisa dinikmati sebagai konsumsi sehari-hari. Bagi Anda yang ingin berdiet, mengonsumsi gandum adalah salah satu pilihan yang baik. Olahan gandum yang bisa dikonsumsi untuk diet tersebut pun beragam, mulai roti, biskuit, pasta, nasi merah, hingga mie.

Roti Gandum Roti gandum sudah dikenal lebih baik dibanding roti putih. Kandungan serat dalam roti gandum lebih tinggi. Selain itu, terdapat vitamin, mineral, zat besi, dan antioksidan yang bisa membantu mengatasi radikal bebas. Olahan gandum, termasuk roti gandum, juga bisa membantu mencegah terkena penyakit jantung dan kanker. Pasta Gandum Pasta yang terbuat dari gandum atau disebut millet memiliki rasa yang agak manis. Selain berserat tinggi, millet mengandung vitamin, mineral, dan protein. Pasta biasanya dihindari saat berdiet. Namun, pasta yang terbuat dari gandum ini bisa dijadikan pilihan. Pasta ini juga dapat mengurangi stres bagi yang mengonsumsinya. Biskuit dan Mi Gandum Biskuit dan mi yang terbuat dari gandum juga baik untuk dikonsumsi saat berdiet. Daripada memakan cemilan yang bisa menambah berat badan, mengonsumsi biskuit gandum bisa menjadi cemilan saat berdiet sekaligus cemilan sehat. Oatmeal Oatmeal juga makanan yang terbuat dari gandum. Selain baik dikonsumsi bagi penderita jantung, oatmeal baik dikonsumsi untuk berdiet. Jika Anda tidak menyukai rasanya yang hambar, tambahkanlah buah-buahan sebagai pelengkap. Buah sangat baik untuk menjaga berat badan sehingga konsumsi diet Anda menjadi lebih baik. ] Gandum baik untuk berdiet karena kandungan gizinya. Kandungan serat yang tinggi, protein, karbohidrat, vitamin, dan mineralnya, memberi nilai gizi dalam gandum. Gandum juga mengandung antioksidan yang dapat mencegah berbagai penyakit, seperti kanker, jantung, diabetes, dan hipertensi.

Referensi :

John M. deMan, 1999. Principles of Food Chemistry.Third Edition. A Chapman & Hall Food Science Book Potter, N.N., Hotchkiss, J.H., Food Science. Fifth Edition.Chapman & Hall http://balitsereal.litbang.deptan.go.id http://www.ebookpangan.com