Anda di halaman 1dari 14

DEFINISI STATISTIKA

Ilmu yang mempelajari tentang metodemetode dalam mengumpulkan, mengorganisir dan menganalisis semua bentuk informasi hingga pada suatu kesimpulan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan atau untuk prediksi dan peramalan.

JENIS STATISTIKA I. Statistika Deskriptif II. Statistika Inferensial

STATISTIKA DESKRIPTIF
Jenis statistika yang penggunaannya hanya menyederhanakan dan menata data untuk mendapatkan gambaran secara keseluruhan dari peubah/karakteristik yang diamati. Misal:
1. 2. 3. Rata-rata IQ mahasiswa UB adalah 122. Tahun 2011, perbandingan mahasiswa putra dengan mahasiswa putri UB adalah 1:5. Dari 100 mahasiswa UB, 70% menggunakan kendaraan bermotor.

STATISTIKA INFERENSIAL
Jenis statistika yang menggunakan sebagian dari anggota populasi (sampel) untuk dianalisis yang kemudian hasil analisis tersebut digunakan untuk memberikan gambaran tentang populasi di mana sampel tersebut diambil dan digunakan untuk proses prediksi atau peramalan. Misal:
1. 2. 3. Berdasar amatan di lab, perkembangan bakteri Aspergilus Wenti berpola eksponensial. Diprediksi jumlah pengidap AIDS pada tahun 2013 akan meningkat sebanyak 5%. Apakah IQ mahasiswa putra dengan mahasiswa putri UB sama..?

DATA
Hasil pengukuran atau pengamatan yang dikumpulkan yang dapat berupa angka, besaran, pernyataan atau fakta yang menggambarkan persamaan atau perbedaan objek satu dengan yang lain dalam karakteristik/peubah yang sama. Misal:
1. 2. 3. Waktu running program Jenis pekerjaan Kemiringan lahan

Dalam terapannya, data semua anggota populasi hampir mustahil untuk dapat diperoleh semuanya atau hanya memanfaatkan data dari sampel

Populasi, semua objek yang menjadi pusat perhatian. Sampel, sebagian dari anggota populasi yang biasanya digunakan untuk mempelajari kondisi populasi di mana dia diambil.

ALASAN PENGAMBILAN SAMPEL

1. Pertimbangan biaya, waktu dan tenaga 2. Mustahil untuk dilakukan 3. Tidak perlu dilakukan disebabkan sifat populasi itu sendiri, misal: destruktif dan hampir homogen

Besaran atau angka yang mencirikan atau diperoleh dari populasi disebut paramater, sedangkan yang mencirikan atau didapatkan dari sampel disebut statistik.

JENIS DAN MACAM DATA

Sifat: kualitatif dan kuantitatif Kontinyuitas: diskrit dan kontinyu Skala Pengukuran: nominal, ordinal, interval dan rasio Sumber: primer dan sekunder

DATA BERDASARKAN SIFAT

Kualitatif, data yang didasarkan pada kategorik. Misal: warna kulit, model baju, rasa makanan. Kuantitatif, data yang didasarkan pada numerik. Misal: kecepatan, pH, waktu paruh.

DATA BERDASAR KONTINYUITAS

Diskrit, data yang dihasilkan dari proses mencacah sehingga tidak bernilai pecahan. Misal: jumlah telur, jumlah produk cacat, banyak koin. Kontinyu, data yang dihasilkan dari proses mengukur. Misal: diameter ring mesin, waktu produksi, kecepatan servis.

DATA BERDASAR SKALA PENGUKURAN


Nominal, data hanya didasarkan pada nama saja. Misal: agama, tipe HP, merek mobil.

Ordinal, data didasarkan pada nama dan mengandung tingkatan (urutan). Misal: jabatan, jenjang pendidikan, ukuran baju (S, M, L, XL, XXL).
Interval, data yang didasarkan pada numerik namun nilai 0 (nol) adalah bukan nilai nol mutlak, artinya 0 bukan berarti tidak ada dan rasio antara 2 nilai tidak mempunyai makna. Misal: Suhu. Rasio, data yang didasarkan pada numerik, nilai nol adalah mutlak, dan rasio antara 2 nilai bermakna. Misal: Luas area, tinggi bangunan, viskositas.

DATA BERDASAR SUMBER DIPEROLEHNYA

Primer, data yang diperoleh dan dikumpulkan sendiri oleh peneliti langsung dari objek amatan. Sekunder, data yang diperoleh dari pihak lain yang biasanya telah terorganisir.