P. 1
Cara Mengatasi

Cara Mengatasi

|Views: 11|Likes:
Dipublikasikan oleh Merinda Lestari

More info:

Published by: Merinda Lestari on Aug 01, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/17/2013

pdf

text

original

Cara Mengatasi Kekeringan

Posted by: marhenyantoz on: 18/09/2011
 

In: Uncategorized Comment!

Kekeringan sedang melanda berbagai daerah di wilayah Indonesia dengan berbagai tingkat keparahan. Terasa sangat sedih melihat warga harus mencari air dengan berjalan kaki berkilometer sekedar mendapat air satu jerigen kecil. Bahkan ada yang harus berjalan naik turun bukit terjal dengan harapan mendapatkan air bersih untuk memasak menghidupi anak dan anggota keluarganya. Kadang ada yang lebih menyedihkan melihat ibu-ibu, mbah-mbah tua renta harus mencari air yang jauh tempatnya, ternyata yang diperoleh hanya se-ember kecil air keruh yang tak layak digunakan. Di tempat lain kisah semacam ini muncul dengan mengais air di tengah lubang kecil di tengah telaga yang kering kerontang. Sedikit demi sedikit air dikumpulkan melalui canting kecil untuk memenuhi jerigen kecilnya dengan penuh sabar dan harus segera gentian dengan warga lain yang ngantri di belakangnya. Kekeringan yang melanda negeri ini, tiap tahun selalu terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Akankah kejadian seperti ini akan selalu terulang kembali di tahun ke depan? Barangkali Ya. Pengalaman masa kecil 4o tahun lalu dikala anak-anak senang bermain air di parit-parit depan rumah dengan membuat sumur-sumuran, sungguh senangnya jika air mata air memancar dari lubang galian sedalam 10-15 cm. Ya hanya 10 cm menggali tanah dengan tangan sudah mendapatkan mata air. Setelah bermain membuat lubang sumur-sumuran dilanjutkan dengan mencari ikan diparit-parit, dengan mudahnya mendapatkan ikan, seperti ikan mujair, ikan betik atau ikan kating. Ya itu waktu 40 tahun yang lalu. Tahun-tahun berikutnya air mulai langka dengan beriringan matinya pohon-pohon tahunan dikebun-kebun, karena didirikan rumah-rumah, bangunan-bangunan, dsb. Namun sekarang ini orang membuat sumur untuk kebutuhan air minum keluarga harus menggali tanah antara 5 – 15 m, tergantung lokasi tanahnya. Itupun jika musim kemarau masih karing juga. Bagaimana dengan 5 -10 tahun ke depan, kondisi air permukaan akan makin dalam. Begitulah kondisi perkembangan keadaan air permukaan di daerah kami. Walaupun dekat dengan kawasan hutan lindung yang hanya berjarak tidak lebih dari 15 km. Hutan kawasan yang mestinya lebat ternyata lebat dipinggiran saja, tengah hutan bagaikan padang ilalang nan luas sejauh mata memandang. Karena pohon-pohon telah ditebangi oleh orang-orang yang tidak peduli akan lingkungan dan hanya peduli keluarga dan kroninya. Ya cukong cukong besar, pejabat-pejabat diera tahun 70-80an. Kini penghuni hutan sepeti Gajah, terpaksa mencari makan di pinggir kawasan milik penduduk. Memakan seadanya, padi, pisang, pohon kelapa, sikat habis. Ya memang kasihan warga di sekitar kawasan hutan lindung. Korban tidak saja berujud tanaman pangan namun juga korban jiwa juga sudah banyak karena dibantai Gajah, dengan diinjak-injak, saat ronda menjaga tanaman pangannya yang hampir di panen. Kembali ke masalah kekringan tadi, ternyata hutan penting sekali untuk menjaga lingkungan agar tetap lestari dan mempertahankan ketersediaan air yan cukup. Sayangnya kesadaran masyarakat sekarang ini makin berkurang bahkan sama sekali tidak peduli akan pentingnya

tanpa ada yang dikorupsi. Biaya pembuatan sumur bor sebenarnya murah sekali. tanpa ini itu. jika kekurangan dana sedkit masyarakat yang mengusahakan kekurangannya. dengan arahan. Ya. 5 -10 tahun mendatang berjuta-juta pohon ditebangi untuk pembukaan lahan perkebunan seperti sawit. tetapi di daerah yang sama masyarakat selalu kesulitan air. Tidak menutup kemungkinan masyarakat yang diserahi proyek terdapat oknum yang ingin berbuat curang juga. membuat sumur bor diameter 4 inchi kedalaman 50 meter. tergantung sikap para pemimpinnya ada niatan membantu apa tidak. tanpa tender. nilai proyeknya Rp. dengan mengucurkan dana ke masyarakat secara langsung. Tetapi jika sumur bantuan pemerintah dengan kedalaman70 m.000. 15. korupsi oknum Pegawai pemda bisa ditekan. dsb. dana pemerintah juga dapat terserap dengan baik. yang lebih parah lagi banyak pejabat yang terkait dengan pengadaan penanaman hutan juga banyak yang korup. illegal loging. Belum lagi untuk kawasan perumahan. sudah ada pompa air yang ditanam di dasar sumur. 1 milyar pohon dan akan terasa manfaatnya 5-10 tahun mendatang.penanaman pohon tahunan. jika dilihat manfaatnya. Belum ada sumur bor yang bisa mencukupi kebutuhan air warganya. dan masyarakat se Indonesia sudah tahu dan selalu ditayangkan bagaimana kehidupan rakyatnya yang kesusahan mencari air untuk keperluan hidupnya. bukan nilai proyek. dan pengawasan dari dinas terkait. tanpa proposal.000 (+ Bak dan Listrik) Biaya di atas adalah biaya pribadi. Alasan klasik yang selalu dilontarkan adalah TIDAK ADA DANA. Peran Pemda Kekeringan yang melanda berbagai daerah setiap tahun terjadi. Contohnya didaerah saya. misalkan lengkap bisa Rp. permudahlah proses bantuan. karet.000. Sampai saat ini hutan Indonesia tidak lebih 100 juta hektar. Masyarakat jadi hidup sejahtera. Tetapi. Sekarang yang perlu dipertanyakan adalah sikap pemerintah daerahnya (PEMDA) selama ini dalam menangani kejadian ini sampai sejauhmana? Jika pemda beralasan sudah ditangani. Apakah bisa? Jawabnya pasti bisa. 90 juta. atau penambangan hasil bumi lainnya. ladang berpindah. tanpa biaya materai. terima bersih Rp.000. bimbingan. Pemerintah Indonesia telah mencanangkan penanaman pohon 1 Milyar di seluruh Indonesia. Kalau pemerintah ada niatan membantu. Dengan model semacam ini diharapkan masyarakat terbantu. biarkan masyarakat yanag menangani. 10. air siap mengalir tanpa sumber listrik dan tampungan air . tanpa potongan sanasini. Solusi yang bisa diberikan adalah pemda membuatkan sumur bor ditiap desa yang mengalami kekeringan tiap tahunnya.. Tanpa gambar. .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->