P. 1
tugas DM

tugas DM

|Views: 21|Likes:
Dipublikasikan oleh Fitria Toki Riswiani

More info:

Published by: Fitria Toki Riswiani on Aug 01, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/14/2013

pdf

text

original

Perbedaan

Pabrik Komposisi Merck

Glucophage

Glucovance
Merck Indonesia 2.5 mg, Bayer

Glucobay
Metformin Acarbose 50 mg; 100mg

Metformin HCl 500 mg; 850 mg; Glibenclamide 1000 mg

hydrochloride 500 mg. Kombinasi sulfonylurea dan biguanida Antidiabetik lain

Penggolongan Biguanida antidiabetes Mekanisme kerja Bekerja

menurunkan obat dengan menggabungkan gabungan Bekerja

menghambat

alpha-

glukoneogenesis dan meningkatkan fungsi dari kedua obat tersebut yaitu glikosidase sehingga memperlambat penggunaan glukosa di jaringan. menstimulasikan pancreas dan menghambat penyerapan

Karena kerjanya hanya bila ada untuk memproduksi insulin lebih banyak karbohidrat. insulin endogen, maka hanya efektif dan meningkatkan fungsi insulin itu bila masih ada fungsi sebagian sel sendiri. islet pancreas. Indikasi Sebagai tambahan terhadap diet dan Terapi tahap 2 untuk diabetes tipe 2 bila Terapi tambahan bersama dengan diet olahraga atau digunakan bersama diet, olah raga, dan pengobatan awal pada sulfonylurea untuk penderita Diabetes Melitus.

memperbaiki dengan sulfonylurea atau metformin tidak Diabetes mellitus yang tidak dapat

kondisi gula darah pada pasien menghasilkan control glikemik yang diatur hnya dengan diet atau diet dengan DM Tipe 2. Kontra indikasi cukup. fungsi ginjal, dengan antidiabetik oral. penyakit Hipersensitif zat terhadap tidak aktif, acarbose pasien

Penyakit ginjal kolaps KV, IMA, Gangguan

septicemia, gagal jantung kongestif, jantung, kongestif, hipersensitif terhadap dan/atau asidosis metabolic akut atau kronik, metformin hydrochloride

atau berumur di bawah 18 tahun, gangguan

ketoadosis diabetikum dengan atau glibenclamide atau sulfonilurea lain, intestinal kronis yang secara nyata

alcohol. laktasi. gangguan atau malnutrisi.tanpa koma. yang Peningkatan enzim hati. berkaitan pemeriksaan radiologi dengan absorpsi dan dengan gangguan fungsi hati. bersama suapan makanan . lansia. ginjal dan hati. ditandai peningkatan laktat pada darah pasien dalam kondisi lemah fisik (>5 mmol/L). yang teryodisasi Perhatian Asidosis laktat. atau 3x1 tablet Glucobay® 100 mg) Tablet ditelan pertama. Dosis mg dan metformin 2000 mg. dengan 200 mg. hamil dan laktasi. Interval dosis sehari max sampai glibenklamid 20 peningkatan dosis 4-8 minggu. intoksikasi akut pencernaan. rata-rata adalah 300 mg/hari (3x2 tablet Glucobay® 50 mg . porfiria. dapat Terapi awal Dosis permulaan yang Tergantung respon pasien. keseimbangan elektrolit. dianjurkan: 2. penurunan pH. anak. kehamilan dan laktasi. hipoksia. diawali dengan 50 mg kemudian mg/hari dengan penambahan dosis Terapi kedua Dosis permulaan yang ditingkatkan hingga 100 mg sampai maksimal 500 mg/minggu. 3 x sehari. gangguan fungsi ginjal berat (bersihan kreatinin < 25 ml/min). Dosis Awal: sehari 1x500 mg. biasanya ditingkatkan sampai dengan 2000 dianjurkan: 1. pasien yang menjalani asidosis metabolik akut atau kronik.5 mg/500 mg 2 x sehari. alkoholisme.25 mg/250 mg 1-2 x sehari. gangguan fungsi Dapat terjadi laktat asidosis. penyakit infeksi saluran pencernaan seperti kolitis dan penyakit Chron. pemberian secara IV bahan kontras alkohol.

pruritis. INH. gangguan daya pengecapan. fungsi hati tidak normal. amilorid. asam nikotinat. simpatomimetik. fenitoin. prokainamid. vankomisin. reaksi pada kulit. kortikosteroid. kontrasepsi oral. dan enzim pencernaan harus hindari. kuinin. morfin. laktat. eritema. tiazid. mengandung nikotinat. furosemid. sakit kepala. . penghambat kanal calcium. asam kortikosteroid. kontrasepsi oral. fenotiazin. ditambahkan Glucobay . produk meningkatnya fermentasi karbohidrat dalam kolon. udema. muntah. dan hepatitis. vit-B12. Diuretik. pusing. digoksin. estrogen. kuinidin. diare. penghambat bila parasimpatomimetik.Interaksi obat Alcohol. muntah. bersamaan adsorben dengan usus. Infeksi pernafasan atas. diare. Efek samping Anoreksia. Flatulensi. Ada laporan ileus. mual. diare. ikterus. pusing. triamteren. canal Ca. Dosis terapi antidiabetes yang lain perlu dikurangi ® tiroid. gliburid. Karena dapat mempengaruhi kerja dari Glucobay®. fenotiazin. gangguan Gastro Intestinal. infeksi saluran nafas atas. diuretic. tiroid. mual. dan hepatitis. fenitoin. Sukrose (gula tebu) dan makanan yang sukrosa gangguan selama Glucobay® sering abdomen. jarang terjadi asidosis gangguan pencernaan seperti kembung. urtikaria. nyeri saluran cerna. isoniazid. pemberian kolestiramin. estrogen. trimetoprim. menyebabkan bahkan dengan diare ranitidine. pengobatan akibat nifedipin.penurunan penyerapan vitamin B12.

Hal ini dapat dicapai dalam beberapa hari. Apabila diberikan bersamaan dengan insulin dapat diikuti petunjuk ini: a. b. Dosis harus diperbesar secara perlahan-lahan. . tetapi tidak jarang pula efek ini terlambat dicapai sampai dua minggu. mengingatkemungkinantimbulnya hipoglikemia.dosis dapat diturunkan.pemberian Glucophage® adakalanya menyebabkan darah dengan uepaL.1 tablet Glucophage® 500 tiga kali sehari atau 1 tablet Glucophage® 850 dua kali sehari atau Glucophage® 1000 dua kali sehari sering kali cukup untuk mengendalikan penyakit diabetes. Apabila dikombinasi dengan pemakaian sulfonilurea yang hasilnya kurang memadai. 3.dosis dapat dinaikkan secara berhati-hati 3x 1 tablet Glucophage® 850 atau Glucophage® 1000 (maksimum 3 g sehari). kemudian dosis insulin dikurangi secara berangsur-angsur (4 unit setiap 2-4 hari). 2. Apabila hasil yang diinginkan tidak tercapai. Pasien demikian harus diobservasi dengan hati-hati selama 24 jam pertama setelah pemberian Glucophage®. 1. Bila dosis insulin lebih dari 60 unit sehari. Bila dosis insulin kurang dari 60 unit sehari.Indeks keamanan A.Pemakaian tablet dapat ditambahsetiap interval mingguan.kadar gula darah harus diperiksa. Sesudahitu dapat diikuti petunjuk yang diberikan pada (a) diatas.Sering kali dosis sulfonilurea dapat dikurangi dan pada beberapa pasien bahkan tidak perlu diberikan lagi.permulaan diberikan 1 tablet Glucophage® 500 atau to-1 tablet Glucophage® 850 atau to-1 tablet Glucophage® 1000.Pengobatan dapat dilanjutksn dengan Glucophage® sebagai obat tunggal.Bila gejala diabetes telah dapat dikontrol.mula-mula diberikan tablet Glucophage® 500 atau to-1 tablet Glucophage® 850 atau Va-1 tablet Glucophage® 1000 kemudian dosis Glucophage® dinaikkan perlahan-lahan sampai diperoleh kontrol optimal. Glucophage Pada pengobatan kombinasi dengan sulfonilurea atau insulin.

B. Untuk mengantisipasi kemungkinan efek hipoglikemia. karena akarbosa mempengaruhi absorbs sukrosa). pasien yang mendapat insulin atau suatu sulfonil urea atau akarbosa harus selalu membawa glukosa (bukan sukrosa. Glucovance Baik penelitian reproduksi hewan tidak menunjukkan risiko pada janin maupun penelitian terkendali pada wanita hamil atau hewan coba tidak memperlihatkan efek merugikan (kecuali penurunan kesuburan) dimana tidak ada penelitian terkendali yang mengkonfirmasi risiko pada wanita hamil semester pertama (dan tidak ada bukti risiko pada trisemester selanjutnya). . C. Glucobay Tablet dikunyah bersama 1 suapan pertama makanan atau ditelan utuh dengan sedikit air segera sebelum makan.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->