Anda di halaman 1dari 32

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Daftar Isi
Daftar Isi Penting dibaca Into Game-Dev Apa itu Unity 3D First Project : 3D First Person 1. Membuat Dataran (Terrain) 2. Character Controller 3. First Object : Wall 4. Insert Texture 5. First Script 6. Animating Object 7. Game Atribute 8. Lighting Effect 9. Skyboxes Whats Next Daftar Pustaka 1 2 3 4 9 9 11 13 14 17 20 24 27 29 31 32

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 1

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Penting Dibaca
Sebelum anda melangkah lebih lanjut kedalam tutorial ini, sangat dianjurkan agar anda membaca bagian ini terlebih dahulu agar tidak timbul kebingungan dalam diri anda nantinya. 1. Tujuan dari tutorial ini adalah untuk mengenalkan tentang GameDevelopment dan penggunaan UNITY 3D game engine. Sehingga tutorial ini lebih tepat untuk kalangan pemula yang ingin belajar. 2. Yang anda dapatkan dengan mengikuti pelatihan ini nantinya adalah : a) Mengerti apa itu game-development. b) Mengerti dasar-dasar dari interface UNITY 3D. c) Dapat mengoperasikan UNITY 3D secara umum. d) Membuat game 3D FPS sederhana. 3. Jangan sungkan dan malu untuk menghubungi saya atau instruktur yang ada apabila anda mengalami kesulitan atau ingin bertanya. 4. Saya, instruktur yang hadir, serta seluruh panitia tidak akan bertanggung -jawab atas apa yang anda lakukan dan penyalah-gunaan pelatihan maupun tutorial ini. 5. Tutorial ini bersifat terbuka, anda dapat menyebarkan atau bahkan menyempurnakannya di kemudian hari jika berkenan, namun tidak untuk komersial.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 2

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Into Game-Dev
Saya mengasumsikan anda sekalian adalah orang yang masih belum awam dengan game development dan baru saja memasukinya untuk belajar, oleh karenanya sedikit pengantar tentang game development mungkin anda butuhkan. Game berdasar pada imajinasi, sebuah dunia yang penuh dengan kreatifitas. Game adalah sebuah produk seni, sama seperti anda membuat sebuah gambar dengan menggunakan Corel Draw, video dengan menggunakan Movie Maker, atau sekedar meng-edit foto dengan menggunakan Adobe Photoshop. Oleh karenanya untuk membuat game yang anda butuhkan hanya dua : imajinasi dan sedikit pengetahuan penggunaan tool dan Unity 3D adalah tool utama yang nantinya akan anda gunakan dalam mengembangkan imajinasi anda. Tentunya anda sudah sering kali bermain game, mulai dari game terbaru dan umum seperti Counter Strike, Warcraft, Need for Speed, Elder Scroll, dll hingga game klasik masa kanak-kanak seperti Mario Bros, Zelda, Megaman, dll. Bagi anda yang sudah biasa memainkan banyak game tentunya sudah tahu banya macam-macam genre game, beberapa genre game yang umum beredar saat ini antara lain RPG (Role Playing Game), FPS (First Action Shooter), Sports, Racing, RTS (Real Time Strategy), Third Person, Arcade, dan MMO (Massively Multiplayer Online). Namun terlepas dari genre tersebut, game terbagi menjadi 2 macam berdasarkan platformnya yaitu 2D dan 3D, yang nantinya akan anda akan mendapatkan kesempatan mencoba membuat dalam platform 3D. Kembali tentang game development, pengembangan sebuah game tidaklah dilakukan oleh perseorangan, namun dilakukan oleh sebuah tim. Jika anda berkesempatan menamatkan sebuah game atau membuka bagian About maka biasanya anda akan melihat sederetan nama yang merupakan kontributor dalam pengembangan hingga pemasaran game tersebut. Umumnya terdapat 5 elemen utama dalam pengembangan game, yaitu produser, game designer, proggrammer, art designer, audio designer. Elemen ini dapat bertambah sesuai dengan kebutuhan juga menyesuaikan dengan ketersediaan dana, biasanya semakin besar skala gamenya maka semakin banyak juga elemen yang dibutuhkankan. Demikian adalah sedikit pengantar mengenai game development, sebelum kita benar-benar masuk kedalam pelatihan ini, saya akan terlebih dahulu mengajak anda untuk mengenal tool yang akan kita gunakan sealama pelatihan ini, yakni Unity 3D.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 3

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Apa itu Unity 3D


Unity adalah sebuah tool game development, yang juga dapat dikatakan sebagai sebuah game engine yang artinya project dari Unity ini akan diassembly menjadi sebuah game (Corel Draw, Blender, dll juga dapat dikatan tool game development namun bukan game engine). Unity terkenal karena kemudahan, fleksibilitas dan kekuatannya dalam membuat sebuah game, dikatakan mudah karena interfacenya yang ringan dan mudah dipahami hingga membuat orang yang baru belajar sekalipun akan langsung mampu membuat sebuah game sederhana, dikatakan fleksibel karena anda akan dapat menuangkan kreatifitas anda semaksimal mungkin secara unity mendukung banyak mode dan platform, dikatan kuat karena dengan engine yang digunakan Unity mampu menghasilkan sebuah game yang rumit/berat baik secara visual, kompleksitas, dan juga konten yang diusung. Beberapa game yang mungkin anda kenal yang dibuat menggunakan Unity antara lain adalah Need for Speed World, Battlestar Galactica Online, Drift Mania Championship, Dungeon Empires, Tiger Woods PGA, dll. Selain itu juga terdapat beberapa studio yang menggunakan unity sebagai salah satu game engine antara lain adalah Electronic Arts, GLU Mobile, Marvel Studio, Niclodeon, dll. Ini membuktikan bahwa Unity 3D merupakan tool yang handal. Unity 3D mendukung banyak sekali platform, tidak hanya untuk desktop, namun juga untuk IoS, Android, Wii, dan lainnya.unity juga dapat mengimport banyak format untuk membantu anda dalam mendevelop game, antara lain adalah Maya, 3DMax, Blender, City Engine, Filter Forge, dll.

Gambar 1 : Unity 3D ketika pertama dijalankan

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 4

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 2 : halaman awal Unity 3D

Masuk kedalam interface, unity memiliki 4 area utama dan 3 menu bar, seperti terlihat pada gambar 2, dengan penjelasan sebagai berikut : Nomor 1 : Scene/Game/Animation Scene adalah area dimana game anda dibuat, area ini digunakan unuk membuat dan menaruh objek serta memanipulasinya, dibagian pojok kanan atas adalah tools untuk mengatur view/sudut pandang dari desain anda secara default (sumbu x, y, atau z). Pengendalian area ini menggunakan mouse klik kiri untuk memilih/memblok objek, klik kanan untuk memutar view secara random, klik tengah untuk menggeser view, dan scroll untuk menzoom in dan out. Game adalah area dimana anda dapat melihat game yang anda buat ketika dijalankan walaupun belum game anda belum selesai. Erat kaitannya dengan menu bar yang dikotak biru, akan dijelaskan selanjutnya. Animation adalah area yang sesuai namanya dimana anda membuat animasi dari game (objek dalam game lebih tepatnya) yang anda buat sebelumnya di area scene. Nomor 2 : Hierarchy Hierarchy adalah area dimana seluruh objek yang berada dalam area Scene tertulis, objek yang tertulis di dalam area hierarchy dapat disortir sesuai dengan kebutuhan dan kemudahan anda. Area hierarchy berhubungan erat dengan area Project.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 5

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Nomor 3 : Project Project adalah area dimana seluruh asset yang anda imporkan kedalam unity ketika membuat projek baru, seperti sebuah perpustakaan, semua objek, script, texture, dan yang lainnya berada dan ketika anda membutuhkannya anda hanya perlu memanggilnya. Area Project berhubungan erat dengan area Hierarchy karena proses pemanggilan objek terjadi ketika anda mendrag objek yang berada di area Project kearah area Hierarchy, dengan demikian objek akan muncul di area Scene. Nomor 4 : Inspector Inspector adalah area dimana objek yang sedang aktif (disorot) baik itu yang berada di area Scene, Hierarchy, maupun Project akan ditampilkan keterangannyanya sehingga bisa di-edit. Editing ini umumnya meliputi atribut, texture, dan yang paling sering adalah scriptnya.
note : untuk perlu diketahui terlebih dahulu, bahasa pemrograman yang dikenali Unity ada tiga : C#, Java, dan Phyton. Dalam tutorial ini bahasa yang akan digunakan adalah Java.

Selain 4 area, juga terdapat 3 menu bar yang memiliki fungsinya masingmasing yang mana penjelasannya adalah sebagai berikut : Menu bar 1 :

Nomor 1 : Berfungsi untuk menggerakan field of view secara bebas. Nomor 2 : Berfungsi untuk memindahkan/menggerakkan objek. Nomor 3 : Berfungsi untuk memutar objek. Nomor 4 : Berfungsi untuk memperbesar/memperkecil objek.

Fungsi dari nomor 2-3 dapat digunakan secara 3 dimensi. Menu bar 2 :

Merupakan menu bar utama yang memiliki banyak fungsi sesuai dengan kategorinya, misalkan GameObject berfungsi untuk membuat objek game, Terrain berfungsi untuk membuat sebuah lahan dan pengaturannya, Component berfungsi untuk memunculkan komponen tambahan dan pengaturan yang belum ter-include dalam objek, dll.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 6

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN Menu bar 3 :

UNITY 3D GAME ENGINE

Tentunya anda sudah tidak asing lagi dengan ketiga lambang tersebut, yakni Play, Pause, dan Forward. Dan seperti yang anda pikirkan, fungsi ketiganya adalah untuk menjalankan dan mencoba game yang anda buat. Ketika anda menekan Play, secara otomatis area Scene akan berpindah ke Game. Setelah anda mulai mengenal sedikit interface awal dari unity cobalah terlebih dahulu sebelum anda memulai lebih jauh hingga anda terbiasa, terutama bagi anda yang masih belum terbiasa dengan aplikasi desain 3 dimensi. Anda juga dapat mencoba sebuah game bonus bernama AngryBots (jika anda meng-install unity versi terbaru), anda dapat memainkan dan meng-editnya sesuka anda. Nah, jika anda merasa sudah cukup terbiasa maka kita akan lanjutkan dengan membuat sebuah project baru.

Pertama-tama masuklah ke menu bar File->kemudian pilih New Project (bukan New Scene), akan muncul jendela seperti dibawah, untuk saat ini pilih saja Dont Save.

Gambar 3 : Jendela baru yang muncul

Kemudian akan muncul jendela Project Wizard seperti dibawah, pada bagian Project Location masukkan alamat tempat anda ingin menyimpan game anda beserta nama game anda (dalam hal ini sama memilih nama first game), kemudian pada bagian Import the following packges untuk saat ini beri tanda centang pada seluruh kotak yang tersedia, kedepannya anda dapat memilih sendiri sesuai kebutuhan anda package yang ingin anda gunakan. Package berisi paket-paket objek dan atributnya yang nantinya anda butuhkan dalam membangun sebuah game.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 7

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 4 : Jendela Project Wizard

Setelah itu Unity akan menutup dirinya sendiri dan memuat seluruh packages yang sebelumnya anda pilih kemudian membuka kembali, proses ini akan memakan waktu cukup lama sehingga anda cukup sabar menunggu. Setelah beberapa saat maka anda akan mendapatkan jendela baru sebagai berikut.

Gambar 5 : Jendela baru

Berikutnya anda akan memasuki lebih jauh kedalam game pertama anda.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 8

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

First Project 3D : First Person


Dalam project pertama ini anda akan membuat sebuah game 3D sederhana dengan menggunakan sudut pandang orang pertama. Skenario dalam game ini adalah anda tersesat berada dalam sebuah labirin (maze) dimana anda harus mencari jalan keluar, namun jalan keluar ini tidak akan terbuka tanpa anda mencari 7 kunci yang tersebar secara acak dalam labirin tersebut. Untuk itu yang pertama-tama anda butuhkan adalah sebuah dataran(terrain), langsung saja masuk ke menu bar Terrain->Create Terrain maka kemudian muncullah dataran yang anda butuhkan, ukurannya mungkin terlalu besar sehingga anda dapat mengecilkannya dengan masuk ke menu bar Terrain->Set Resolution sehingga akan muncul jendela berikut, disini saya men-set panjang dan lebar dari terrainnya menjadi 150.

Gambar 6 : Set Resolution

Setelah anda memiliki sebuah dataran, yang perlu anda lakukan adalah mengecat dataran anda dengan sebuah texture tertentu, yang perlu anda lakukan adalah lihat pada area Inspector->Terrain Script->klik pada tombol Paint Texture(yang di highlight). Setelahnya klik pada bagian Edit Texture->Add Texture, kemudian akan muncul sebuah jendela Add Terrain Texture, klik pada tanda o dibagian kanan dari Splat, disini terdapat banyak sekali texture yang dapat anda gunakan, anda dapat memilih dengan bebas, disini saya akan menggunakan Grass (Meadows).

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 9

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 7 : Paint Texture

Gambar 8 : Add Terrain Texture

Gambar 9 : Dataran setelah diberi texture

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 10

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Setelah anda memiliki dataran, anda dapat memasukkan Character Controllers. Character Controllers adalah (seperti namanya) pengontrol karakter yang merupakan bawaan dari Unity, dan sudah merupakan pengontrol yang hebat bahkan tanpa anda tambahkan script sekalipun,. Langsung saja, pada area Project->Standart Assets->Character Controllers-> drag prefab First Person Controller ke area Hierarchy.

Gambar 9 : Memasukan First Person Controller kedalam game

Segera setelah anda memiliki karakter First Person, anda dapat langsung mencoba game anda dengan menekan Play pada menu bar. Secara default, kontrol karakternya adalah tombol tanda panah atau ASWD dengan spasi untuk melompat.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 11

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 10 : Menjalankan game untuk pertama kali

Setelah anda mencoba menjalankan karakter anda, elemen berikutnya yang anda butuhkan adalah labirin yang terbuat dari kumpulan dinding. Disini saya akan membuat dinding pertama dengan ukuran 150x5x1. Untuk merubah ukuran anda cukup meng-aktifkan objek (dengan cara mengkliknya), lalu pada area Inspector->Scale rubah nilai dai variabel X, Y, dan Z. Dinding ini saya posisikan sebagai pembatas luar dari daratan permainan dengan yang bukan daratan agar karakter tidak terjatuh.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 12

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 10 : Menjalankan game untuk pertama kali

Karena diposisikan sebagai pembatas luar, maka saya membutuhkan 4 buah dinding yang sama dengan klik kanan pada objek di area Hierarchy>Duplicate. Setelahnya, saya me-rename dinding ini dari Cube menjadi Dinding pembatas luar agar nantinya tidak rancu. Kemudian untuk memudahkan pengaturan, pada area Hierarchy saya sortir menjadi lebih ringkas seperti berikut dengan cara men-dragnya masuk satu-persatu.

Gambar 11 : Membuat 4 dinding pembatas luar

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 13

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 11 : Men-sortir area Hierarchy

Setelah anda memiliki dinding, akan kurang realistis apabila dindingnya hanya terdiri dari waarna yang solid, oleh karenanya anda dapat memasukkan texture kedalamnya, dengan cara meng-aktifkan objek-> pada bagian Inspector->Mesh Renderer->Materials->klik pada tanda o.

Gambar 12 : Memasukkan texture kedalam objek

Tentunya karena unsur utama dalam game ini adalah labirin, maka anda perlu membuat labirin, dengan menggunakan cara yang sama anda membuat dinding pembatas luar diatas. Sesuaikan dengan krativitas anda. Labirin hasil buatan saya adalah sebagai berikut, dimana pojok kiri bawah merupakan tempat start dan pojok kanan atas merupakan tempat finish.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 14

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 13 : Labiri akhir

Anda telah memiliki labirin, selanjutnya sesuai dengan tujuan dari game ini, anda memerlukan 7 buah kunci yang anda letakkan secara acak di labirin tersebut. Pertama-tama membuat sebuah kunci, buat sebuah objek sembarang dan anggaplah itu adalah sebuah kunci dengan cara yang sama anda membuat objek-objek sebelumnya dan jangan lupa diberi nama agar tidak rancu (disini saya beri nama cratekey). Setelah anda membuat kunci, duplikat hingga menjadi 7, kemudian tempatkan secara random di labirin.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 15

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 14 : Kunci untuk membuka gerbang

Selanjutnya adalah membuat agar karakter anda dapat mengambil kunci, untuk itu dibutuhkanlah script. Cara membuat scrip adalah dengan meng-klik tanda Create pada area Project->JavaScript (dalam tutorial ini menggunakan bahasa java). Kemudian beri nama ambil-kunci, lalu klik dobel hingga muncul jendela Mono Develop, lalu tuliskan script sebagai berikut.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 16

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 15 : Membuat script dan jendela MonoDevelop

Scriptnya :
static var NUMBER_KEY = 0; function OnControllerColliderHit(hit :ControllerColliderHit) { if (hit.gameObject.tag == "cratekey") { //menghilangkan cratekey Destroy(hit.gameObject); NUMBER_KEY ++; GameObject.Find("g_keytext").guiText.text = ""+NUMBER_KEY; } }

Secara umum script diatas ini berfungsi untuk menghancurkan objek dengan tag cratekey ketika bersentuhan (ColliderHit), dan dipasang pada karakter

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 17

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

(OnController), pada baris berikutnya terdapat script yang berfungsi untuk menghitung jumlah key yang sudah diambil dan ditampilkan pada layar (g_keytext.guiText.text=+NUMBER_KEY pembahasan mengenai guiText ini akan ada pada bagian berikutnya), semua yang saya beri highlight dapat anda beri nama sesuka anda namun anda harus mengingatnya karena akan sangat dibutuhkan nantinya . Sehingga ketika anda mengambil kunci maka secara otomatis kunci akan hilang dan dilayar muncul angka yang akan terus bertambah seiring anda mengambil kunci. Selesai dengan script saatnya anda mengimplementasikan script ini kedalam objek anda, seperti yang telah sedikit dijelaskan diatas bahwa script ini dipasang pada karakter (OnController) maka anda perlu memasangnya pada karakter, caranya adalah aktifkan karakter anda dengan meng-kliknya-> kemudian drag file scriptnya (disini saya beri nama a_ambilkey) ke area Inspector dari objek karakter.

Gambar 16 : Memasukkan script kedalam karakter.

Anda telah memiliki script, namun jangan lupa, script ini hanya bekerja dengan objek yang memiliki tag cratekey. Oleh karenanya pada objek kunci perlu anda beri tag, caranya aktifkan objek key anda dengan cara diklik-> kemudian pada area Inspector tepat dibawah nama objek ada kolom Tag-> klik dan pilih Add Tag->pilih pada Tags->pada Elemen 0 masukkan nama dari tag yang anda sebelumnya buat pada script (disini saya menggunakan nama tag cratekeey)->setelahnya anda kembali pada kolom tag->pilih cratekey(yang diinputkan sebelumnya).

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 18

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 17 : Memasukkan tag kedalam objek

Setelah selesai anda dapat mencoba memainkan game anda untuk mengetahui apakah scriptnya sudah berjalan atau tidak. Sekarang setelah anda memiliki labirin dan kunci untuk membuka pintunya selanjutnya adalah membuat pintunya terbuka apabila aanda telah mendapatkan 7 kunci. Caranya adalah dengan masuk ke area Animation (jika tidak ada anda dapat membuat tab baru dengan mng-klik tanda di pojok kanan atas->add tab->animation).

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 19

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 18 : Memuat area animation

Setelah itu anda dapat membuat animasi baru dengan cara mengaktifkan pintu keluar->klik pada sudut tengah atas area Animation->pilih Create New Clip.

Gambar 19 : Membuat animasi 1

Akan muncul jendela Create ew Animation, beri nama pintu_otomatis-> langsung klik ok.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 20

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 20 : Membuat animasi 2

Dalam animasi ini pintuk akan dibuat membuka secara otomatis, untuk itu tekan tanda berikut, tanda ini berfungsi untuk memulai membuat animasi.

Segera setelahnya klik pada bagian seperti pada gambar->add key. Ini berfungsi untuk membuat penanda pada objek yang akan dianimasikan. Atur pada bagian Position.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 21

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 21 : Membuat animasi 3

Dapat anda lihat pada bagian yang dilingkari biru, ini merupakan bagian timeline, pergerakan objek yang diatur setiap waktunya dalam satuan detik. Bagi anda yang sudah terbiasa menggunakan aplikasi video editing atau flash maka fungsinya persis seperti yang anda bayangkan. Untuk mengaturnya anda dapat menggunakan scroll mouse untuk memperbesar/memperkecil waktu timeline. Setelah anda memasukkan key, geser waktu pada timeline hingga menunjukan 0:30->lalu pada area Scene turunkan sedikit pintunya, ulangi seterusnya hingga pintu turun seluruhnya (disini saya membutuhkan 3:00 untuk menurunkan pintu seluruhnya). Dan hilangkan tanda centang pada tanda Play Automatically pada area Inspector.

Gambar 22 : Membuat animasi 4

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 22

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Sekarang anda telah memiliki sebuah pintu yang dapat otomatis terbuka, yang perlu anda lakukan selanjutnya adalah membuat script yang membuat dapat pintu terbuka apabila anda telah mengumpulkan 7 kunci. Buatlah sebuah script baru (dengan cara yanga sama seperti sebelumnya) dan beri nama a_door, kemudian tuliskan script seperti berikut. Scriptnya :
function Update () { var hit : RaycastHit; if (Physics.Raycast(transform.position, Vector3(24.67453, 2.264201, 1.835431), hit, 30)) { if (a_ambilkey.NUMBER_KEY == 7) { hit.collider.gameObject.animation.Play("pintu_otomatis"); } } } -

Anda dapat mencoba memainkan game anda untuk mengetahui apakah scriptnya sudah bekerja atau belum. Jika sudah berhasil maka anda telah mencapai akhir dari dari tutorial ini. Berikutnya adalah membuat sebuah penanda jumlah kunci yang telah anda dapatkan, untuk itu anda membutuhkan sebuah GUI Text, GUI Text adalah text yang akan muncul dalam interface game dan tidak akan berubah posisinya. Langsung saja pada area Hierarchy klik Create->GUI Text.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 23

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 23 : Membuat GUI Text

Yang ini rubah namanya menjadi Key_Obtained_Text. Kemudian lihat pada area Inspector->rubah atributnya menjadi seperti berikut.

Gambar 24 : Mem-edit GUI Text

Pada bagian Text, apapun yang anda ketikkan akan muncul sebagai text yang ditampilkan, disini saya menuliskan kata Key Obtained :. Kemudian pada bagian Font Size seperti yang anda temui pada aplikasi word processor berfungsi untuk merubah ukuran font, ukuran awalnya terlalu kecil jadi coba dibesarkan hingga 27 atau sesuka anda. Pada bagian Font juga sama berfungsi untuk mengubah jenis font, namun disini tidak saya rubah, jika anda ingin mengubahnya anda dapat langsung meng-klik untuk memilih font, atau jika tidak ada pilihan font anda tinggal meng-import font yang anda

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 24

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

inginkan. Setelah anda membuat perubahan maka tampilannya akan menjadi seperti ini.

Gambar 25 : Mem-edit GUI Text 2

Berikutnya yang kita lakukan adalah menempatkan text tersebut di sudut kiri atas dari jendela, untuk itu perhatikan bagian Transform dari area Inspector.

Gambar 26 : Mem-edit posisi GUI Text

Ubag menjadi sebagai berikut, atau sesuaikan dengan keinginan anda.

Gambar 27 : Mem-edit posisi GUI Text 2

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 25

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN Posisinya akan menjadi sebagai berikut.

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 28 : Mem-edit posisi GUI Text 3

Berikutnya buatlah lagi sebuah GUI Text, seperti langkah yang sebelumnya, namun kali ini beri nama gui_text, namun anda perlu menyesuaikan dengan script yang pertama anda tulis sebelumnya, ini dikarenakan dua hal ini akan berkaitan. Isikan Text pada area Inspector dengan angka 0, dan font size 27, sama seperti sebelumnya. Pada bagian Transform silahkan anda coba posisikan sendiri untuk lebih memahami cara kerja dari Transform.

Gambar 29 : Mem-edit posisi GUI Text 4

Setelah anda memiliki sebuah GUI Text baru, yang perlu anda lakukan adalah menambahkan script agar angka yang ada didalamnya dapat bertambah sesuai dengan jumlah kunci yang anda ambil. Kembali mengulangi prosedur membuat script sebelumnya, buat script baru dan beri nama a_guitext. Isikan dengan script sebagai berikut.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 26

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN Scriptnya :


function Awake () { guiText.text = "" +0; }

UNITY 3D GAME ENGINE

Fungsi dari script ini adalah mengintegrasikan dengan script yang pertama, berikut perhitungannya. Setelah script anda jadi anda tinggal memasangkannya pada objek gui_text.

Gambar 30 : Mem=ngecek script gui text

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 27

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Setelah anda selesai dengan menambahkan script anda dapat menjalankan game anda untuk mengetahui apakah script sudah berjalan atau tidak. Dalam tutorial ini saya sudah menambahkan lighting agar gambar yang saya screenshot tidak terlalu gelap, untuk anda dapt kita mulai dengan mengklik Create pada area Hierarchy, terdapat 4 model lampu yang anda pilih.

Gambar 31 : Tampilan tampa lampu/lighting

Anda dapat berkreasi sendiri dalam penggunaan lighting ini berikut dengan atribut dalam area Inspector. Disini saya akan menggunakan lighting sebagai berikut.

Gambar 32 : Lighting

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 28

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Menambahkan sentuhan terakhir, dengan karakter First person yang anda gunakan maka anda mungkin menyadari langit yang berwarna biru. Tentunya hal ini kurang realistis untuk dilihat, untuk itu Unity memiliki sebuah fitur untuk mengatasi itu, yakni Skybox. Dengan skybox ini anda akan mendapatkan pemandangan langit yang indah. Pertama-tama, dalam objek First Person Controller -> masuk pada bagian main camera, kemudian pada menu bar utama masuk ke menu Component -> Rendering -> Skybox, dengan ini maka secara otomatis skybox akan masuk kedalam atribut dari Main Camera dan dapat anda lihat pada area Inspector.

Gambar 33 : Skybox

Anda dapat memilih dengan meng-klik tanda o pada bagain kanan, disini saya mencoba texture skybox MoonShine Skybox. Dan hasilnya dapat anda bandingkan seperti berikut.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 29

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Gambar 34 : Perbandingan Skybox

Demikian, maka jadilah game anda yang pertama.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 30

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Whats Next
Dari sini berakhirlah tutorial dasar pengenalan game development menggunakan unity 3d game engine, seperti yang sudah saya paparkan diawal, Unity hanyalah sebuah tool, seberapapun powerfullnya Unity tidak akan ada gunanya jika anda kehilangan kreatifitas dalam membuat game, karena game adalah seni, seni membuat game. Bagi seorang game developer, selain tool, anda akan menghabiskan banyak waktu dalam mengkonsep cerita dan konsep, untuk itu anda akan membutuhkan sebuah media yang memudahkan anda dalam membeberkan analisa dari game anda, biasanya terdapat 3 media yang umum digunakan, yaitu digram alir(Flow-Chart), diagram transisi(State Transition Diagram), dan GOMS(Goal, Objective, Methode, Selection), walaupun itu semua tidak akan mengalahkan kemampuan Imajinasi anda. Setelah itu anda akan membutuhkan banyak waktu untuk mempelajari dan mendalami Unity serta mengasah skill anda. Yang mana sampai saat inipun saya masih melakukannya, karena belajar tidak akan pernah berakhir. Carilah komunitas untuk bertukar pikiran dan bertanya apabila anda mengalami kesulitan. Dan terakhir, mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyampaian saya ada salah kata maupun hal yang kurang berkenan, pun dalam tutorial pertama yang saya buat ini. Dan untuk rekan-rekan asisten Labolatorium Telematika B.201 Teknik Elektro ITS, rekan-rekan grup GameDevelopment, panitia, peserta pelatihan, dan seluruh yang telah membantu saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Abdillah Amiruddin Email/YM : nut_fellow@yahoo.com

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 31

PENGENALAN GAME DEVELOPMENT MENGGUNAKAN

UNITY 3D GAME ENGINE

Referensi
Creating games with Unity and Maya, Adam Watkins, Focal Press. Tutorial Membuat Game dengan Unity part 1, Vadi Vanadi Buchari, e-book. Java for Dummies, Barry Burd, PhD,e-book. www.forum.unity3d.com. Video tutorial, Ruben&Efraim, www.tornadotwins.com. Kumpulan Unity project, www.unity3d.com. dll yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

LCEN Himatektro ITS Surabaya

Halaman 32