Anda di halaman 1dari 9

PENGKAJIAN KESEHATAN ANAK Komponen kunci dan pondasi proses keperawatan adalah pengkajian.

Pengkajian membuat data dasar dan merupakan proses dinamis. Suatu pengkajian yang mendalam memungkinkan perawat mendeteksi perubahan cepat, melakukan intervensi dini dan melakukan asuhan. Pengkajian kesehatan pada anak, dimulai dengan bayi berumur satu bulan dan diakhiri dengan usia belasan tahun pada masa remaja akhir. Terdapat bermacam-macam tipe pendekatan pengkajian. Dua pendekatan yang paling penting digunakan yaitu pendekatan dari kepala sampai kaki dan pendekatan system tubuh. Pengkajian akan lebih mudah bagi anak, bila orang tua hadir dan pemeriksa sudah menjalin hubungan lebih awal. Hubungan itu mungkin tidak menghilangkan semua ketakutan atau ketidak nyamanan anak, namun membangun hubungan saling percaya dan komunikasi dapat membantu membuat pengkajian menjadi sebuah pengalaman yang lebih positif.. Pengkajian menghasilkan data dasar. dalam pengkajian sebagai berikut : Informasi untuk riwayat yang komprehensif : Tanggal riwayat mengidentifikasi data Termasuk nama, nama panggilan, nama orang tua, nomor telepon orang tua Data dasar ini dirumuskan dari riwayat keperawatan, pengkajian fisik dan sumber lain dari pengkajian. Informasi yang dibutuhkan

yang dapat dihubungi selama jam-jam kerja, tanggal lahir anak, umur (bula, tahun), jenis kelamin, suku, bahasa yang diucapkan, bahasa yang dimengerti. Keluhan utama/alasan masuk rumah sakit Keluhan anak sehingga anak membutuhkan perawatan medik, jika anak tidak dapat mengungkapkan tanya kepada keluarga alasan keluarga membawa anaknya ke unit pelayanan kesehatan, jika anak tidak mempunyai keluhan utama, lakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui penyebab sakitnya. Riwayat kesehatan Riwayat kesehatan sekarang Waktu timbulnya penyakit, kapan, Jam berapa timbulnya. Bagaimana awal munculnya, tiba tiba atau berangsur angsur. Keadaan penyakit, apakah sudah membaik, parah atau tetap sama dengan sebelumnya. Usaha yang dilakukan untuk mengurangi keluhan Kondisi saat dikaji

Riwayat kesehatan lalu (khusus untuk anak usia 0 5 tahun) Pre natal care o o o o o o o o o o o Kapan mulai melakukan perawatan selama hamil. Keluhan ibu selama hamil (perdarahan, infeksi, ngidam, muntah muntah, demam) Pernah dirawat selama hamil : Apakah pernah : terkena sinar X, menerima terapi perlindungan penyakit, melakukan meditasi selama kehamilan. Bagaimana pola makan, kenaikan berat badan. Immunisasi (berapa kali, usia kehamilan berapa saat pemberian) Golongan darah ibu dan ayah Natal Tempat melahirkan (RS, klinik, rumah) Lama dan jenis persalinan, Adakah kesulitan, komplikasi waktu lahir. Penolong persalinan Cara untuk memudahkan persalinan (obat, penghilang rasa nyeri) Pembiusan selama proses melahirkan.

Post natal o o o Kondisi bayi (BB, PB, apgar score), keadaan anak setelah 28 hari. Keadaan bayi apakah ada penyakit (kuning, kebiruan, kemerahan, problem menyusui, BB tidak stabil) Apakah bayi meninggalkan RS dengan ibunya. (untuk semua usia)

Penyakit pada masa anak anak dan penyakit infeksi yang pernah dialami Immunisasi apa yang telah didapat Kecelakaan yang pernah dialami termasuk keracunan Prosedur operasi dan perawatan rumah sakit Allergi (makanan, obat obatan, zat/substansi, textill) Pengobatan dini (konsumsi obat obatan bebas) Perkembangan anak dibanding dengan saudara - saudaranya Riwayat kesehatan keluarga Identifikasi berbagai penyakit keturunan yang umumnya menyerang Anggota keluarga yang terkena alergi, asma, TBC, hypertensi, penyakit jantung, stroke, anemia, hemopilia, arthritis, migrain, DM, kanker, dan gangguan emosional Gunakan genogram untuk membuat diagram struktur keluarga , genogram sering berguna dalam membantu keluarga untuk mengklasifikasi informasi yang berhubungan dengan komposisi keluarga.

Riwayat immunisasi

Jenis immunisasi, waktu pemberian, reaksi setelah pemberian. Riwayat tumbuh kembang Pertumbuhan fisik Berat badan (sejak lahir sampai saat ini/per tahapan usia), tinggi badan, waktu tumbuh dan tanggalnya gigi. Perkembangan tiap tahap Usia anak saat : senyum pertama kepada orang lain, berguling, duduk, merangkak, berdiri, berjalan, bicara pertama kali, berpakaian tanpa bantuan. Riwayat nutrisi Pemberian ASI Pertama kali disusui, waktu dan cara pemberian , lama pemberian, Frekuensi pemberian , ASI diberikan sampai usia. Pemberian susu formula, alasan pemberian, jumlah pemberian, cara pemberian, frekuensi pemberian , respon terhadap pemberian. Pemberian makanan tambahan , pertama kali diberikan, jenis makanan, dan masalah-masalah spesifik dengan pemberian makanan Riwayat psichososial Identifikasi klien tentang kehidupan sosialnya, apakah tinggal di apartemen, rumah sendiri, kontrak, Lingkungan berada di kota, setengah kota, desa, Apakah dekat dengan sekolah, Apakah ada tempat bermain, Punya kamar tidur sendiri, Apakah ada tangga yang bisa berbahaya, Apakah anak punya ruang bermain. Identifikasi kehidupan perkawinan orang tua anak Hubungan antar anggota keluarga Siapa yang mengasuh anak, Apakah orang tua menitipkan di tempat perawatan anak. Bagaimana penerapan disiplin, toilet training, pola bermain. Riwayat spiritual Kaji ketaatan anak beribadah dan menjalankan kepercayaannya Support system dalam keluarga Ritual yang biasa dijalankan oleh klien dan keluarga Riwayat hospitalisasi

Pemahaman keluarga tentang sakit dan rawat inap Mengapa ibu membawa anaknya ke RS Apakah dokter menceritakan tentang kondisi anak Bagaimana perasaan orang tua saat ini Apakah orang tua akan selalu berkunjung Siapa yang akan tinggal dengan anak (rawat gabung) 3

Pemahaman anak tentang sakit dan rawat inap Mengapa keluarga/orang tua membawa kamu ke RS Menurut anda apa penyebab kamu sakit? Apakah dokter menceritakan keadaanmu? Bagaimana rasanya dirawat di RS (reaksi hospitalisasi pada anak) Aktivitas sehari hari Nutrisi Selera makan, menu makan dalam 24 jam, makanan yang disukai dan makanan pantangan, pembatasan pola makan, cara makan (bersama keluarga, alat makan yang digunakan) ritual sebelum makan. Cairan Jenis minuman yang dikonsumsin dalam 24 jam, frekuensi minum, kebutuhan cairan dalam 24 jam, Eliminasi (BAB & BAK) Tempat pembuangan, frekuensi , kapan, teratur, konsistensi, kesulitan dan cara menanganinya, obat-obat untuk memperlancar BAB/BAK. Istirahat tidur Apakah cepat tertidur, jam tidur (siang, malam), tidur secara rutin, kebiasaan sebelum tidur. Olah raga Program olah raga tertentu, berapa lama melakukan dan jenis olah raga, perasaaan anak setelah melakukan olah raga. Personal hygiene Mandi (frekwensi, cara, alat mandi, kesulitan, mandiri/dibantu), Cuci rambut, gunting kuku, gosok gigi. Aktivitas/mobilitas fisik Kegiatan sehari/hari, pengaturan jadwal harian, penggunaan alat Bantu untuk aktivitas, kesulitan pergerakan tubuh. Rekreasi Bagaimana perasaan anak saat sekolah, berapa banyak waktu luang anak diluar sekolah dan les, kepuasan anak setelah rekreasi, waktu senggang yang ada anak dengan keluarga, bagaimana perbedaan hari libur dan hasri sekolah. Pemeriksaan fisik Tanda tanda dari distress Penampilan dihubungkan dengan usia Ekspresi wajah, bicara, mood Keadaan umum klien

Berpakaian dan kebersihan umum

Tanda tanda vital Suhu, nadi, pernapasan, tekanan darah. Antropometri Tinggi badan, LLA, LK, LD, LP System pernafasan Hidung : kesimetrisan, pernafasan cuping hindung, adanya secret/polip, passase udara Leher : pembesaran kelenjar, tumor Dada Bentuk dada (normal, barrel, pigeon chest) Perbandingan ukuran anterior posterior dengan transversal Gerakan dada ( kiri dan kanan, apakah ada retraksi) Keadaan proxsesus xipoideus Suara nafas (trachea, bronchial, bronchovesikular) Apakah ada suara nafas tambahan?

Apakah ada clubbling finger

System cardiovaskuler Conjunctiva ( anemia/tidak), bibir (pucat, cyanosis) Arteri carotis Tekanan vega jugularis Ukuran jantung Ictus cordis/apex Suara jantung (mitral, tricuspidalis, S1, S2, bising aorta, mur mur, gallop) Capillary refilling time

System pencernaan Sclera (ikterus/tidak) Bibir (lembab, kering, pecah pecah, labio skizis) Mulut (stomatitis, apakah ada palato skizis, jumlah gigi, kemampuan menelan, gerakan lidah) Gaster (kembung, gerakan peristaltis) Abdomen (periksa sesuai dengan organ dalam tiap kuadran) Anus (kondisi, spincter ani, koordinasi) System indra Mata Kelopak mata, bulu mata, alis, lipatan epikantus dengan ujung atas telinga Visus (gunakan snellen chard)

Lapang pandang

Hidung Penciuman, perih di hidung, trauma, mimisan Secret yang menghalangi penciuman Keadaan daun telinga, operasi telinga Kanal auditoris Membrana tympani Fungsi pendengaran

Telinga

System syaraf Fungsi cerebral Fungsi cranial (syaraf cranial I s/d XII) Fungsi motorik (massa, tonus dan kekuatan otot) Fungsi sensorik (suhu, nyeri, getaran posisi dan diskriminasi) Fungsi cerebellum (koordinasi dan keseimbangan) Reflex (ekstremitas atas, bawah dan superficial) Iritansi meningen (kaku kuduk, lasaque sign, kernig sign, brudzinki sign) System muskulo skeletal Kepala (bentuk kepala), bahu Vertebrae (bentuk, gerakan, ROM) Pelvis, lutut, kaki, tangan. System integument Rambut (distribusi di tiap bagian tubuh, texture, kelembaban, kebersihan) Kulit ( perubahan warna, temperature, kelembaban, bulu kulit, erupsi, tahi lalat, ruam, texture) Kuku (warna, permukaan kuku, mudah patah, kebersihan) System endokrin Kelenjar thyroid Percepatan pertumbuhan Gejala creatinisme atau gigantisme Ekskresi urine berlebihan, podypsi, polyphagi Suhu tubuh yang tidak seimbang, keringat berlebihan, leher kaku Riwayat bekas air seni dikelilingi semut System perkemihan Odema palpebra, moon face, odema nasarka, 6

Keadaan kandung kemih Nocturia, dysuria, kencing batu

System reproduksi Wanita dan kanan) Laki laki janggut, ketiak), System immune Allergi ( cuaca, debu, bulu binatang, zat kimia) Immunisasi Penyakit yang berhubungan dengan perubahan cuaca. Riwayat transfuse dan reaksi. Pemeriksaan Tingkat perkembangan 0 6 tahun dengan menggunakan DDST Motorik kasar, halus, bahasa, personal social. 6 tahun keatas Perkembangan kognitif Perkembangan psikososial Perkembangan psikoseksual Test diagnostik MRI, USG, EEG,dll Laboratorium, Ro Foto, CT Scan, Pertumbuhan jakun, perubahan suara. Mimpi basah Keadaan gland penis (urethra) Testis, pertumbuhan rambut (kumis, Labia mayora dan minora Keadaan hymen Haid pertama (bila anak sudah haid) Siklus haid Payudara (putting, areola mamae, besar, perbandingan kiri

Berkomunikasi dengan bayi (0 18 bulan) Bayi 0 18 bulan berkomunikasi melalui bahasa nonverbal. Bayi muda berespon sangat baik terhadap kontak fisik yang lembut dengan orang Pada bayi yang lebih tua dilakukan pengkajian yang memungkinkan menghadirkan

dewasa, dan bayi yang lebih tua seringkali takut pada orang asing. orang tua , bayi diberi obyek-obyek yang aman seperti selimut dan dot. Berkomunikasi dengan anak usia toddler (18 bulan 3 tahun) Anak usia 18 bulan 3 tahun belum mempunyai kemampuan untuk berkomunikasi Komunikasi anak tersebut adalah komunikasi nonverbal dan komunikasi verbal Dalam berkomunikasi dengan anak toddler , perawat perlu gunakan istilah-istilah secara verbal dengan efektif. secara sederhana. yang pendek dan konkrit. Penjelasan perlu diulangi beberapa kali, alat-alat peraga seperti boneka membantu penjelasan. Penjelasan tentang penggunaan alat , penggunaan obyek yang menyenangkan harus dilakukan selama pengkajian. Berkomunikasi dengan anak usia pra sekolah ( 3 6 tahun) Anak usia sekolah 3 6 tahun umumnya menggunakan komunikasi verbal yang Perawat dapat menyampaikan pada anak kapan anak diharapkan bekerjasama Pada saat pemeriksaan fisik anak dapat diijinkan untuk memegang peralatan untuk Mereka perlu mengetahui apa yang sebenarnya sedang diperiksa dan diberikan lebih baik. dalam pengkajian. menurunkan rasa takut dan membantu menjawab bagaimana peralatan itu digunakan. kesempatan untuk bertanya. Berkomunikasi dengan anak usia sekolah ( 6 12 tahun) Anak usia sekolah berfikir secara konkrit, umumnya mereka telah mempunyai hubungan yang cukup dengan petugas kesehatan , dimana mereka dapat mengandalkan pengalaman-pengalaman masa lalu untuk menuntun mereka.

Berikan waktu untuk memperoleh ketenangan dan privasi akan membantu dalam

berkomunikasi, dapat membantu anak dalam menghilangkan rasa takut dan kecemasan dan memungkinkan anak untuk mengungkapkan perasaan sakitnya. Diagram-diagram medis sederhana dan boneka peraga sangat berguna dalam menjelaskan proses penngkajian. Informasi spesifik harus diberikan tentang bagian tubuh yang dipengaruhi oleh Anak usia seolah sering ingin tahu tentang fungsi peralatan dan kegunaannya. Menggunakan komunikasi verbal yang baik karena kognitif dan kematangan sudah Remaja dapat berespon terhadap pendekatan-pendekatan verbal dengan satu suku Tanyakan pada remaja apakah mereka mengetahui tentang kontak kesehatan dan Remaja mungkin mempunyai prevasi atau kerahasiaan, beri kesempatan untuk Remaja cendrung meningkatkan perhatian pada citra diri dan fungsi tubuh, dan bila Diagram dan model dapat meningkatkan umpan balik. pengkajian. Berkomunikasi dengan remaja ( >12 tahun ) maju. kata, sikap berdiam diri, marah atau tingkah laku lain. untuk menjelaskan rasional dari pengkajian kesehatan. melengkapi semua pengkajian tanpa kehadiran orang tua. tepat harus diberikan umpan balik pada pengkajian.