Anda di halaman 1dari 1

Amerika Kemarau, Melonjak

Harga

Kedelai

VIVAnews- Melambungnya harga kedelai dikarenakan produksi kedelai Amerika Serikat berkurang akibat kemarau panjang. Hal ini membuat permintaan kedelai impor meroket. Jakarta, Selasa 24 Juli 2012Menteri Pertanian Suswono menjelaskan kebutuhan kedelai Indonesia 60 persen masih mengandalkan impor dari Amerika. "Hanya 40 persen saja yang bisa dipenuhi oleh produksi lokal. Oleh karena itu kekeringan yang terjadi di Amerika sangat berpengaruh terhadap Indonesia," ujarnya di Kementerian Pertanian. Menurutnya produksi kedelai dalam negeri hanya bisa menghasilkan 800 ribu ton per tahun. Padahal kebutuhan kedelai mencapai 3 juta ton per tahun" ujarnya. Tingginya harga kedelai membuat sejumlah perajin tahu dan tempe berencana mogok produksi. Mereka menuntut pemerintah mengambil alih tata niaga kedelai agar dapat membantu para produsen tempe dan tahu mendapatkan harga kedelai yang lebih murah.