P. 1
statistik.doc

statistik.doc

|Views: 69|Likes:
Dipublikasikan oleh Arnold Jayendra Sianturi

More info:

Published by: Arnold Jayendra Sianturi on Aug 05, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/05/2012

pdf

text

original

UNIVERSITAS MERCU BUANA

PROGRAM KULIAH KARYAWAN
MATA KULIAH : STATISTIKA TEKNIK
MATERI KULIAH : UKURAN PEMUSATAN
( MEAN, MEDIAN DAN MODUS)
MODUL : KE VII
PENYUSUN : IR. SUPRAPTO, M.SI
PROGRAM KULIAH KARYAWAN
UNIVERSITAS MERCU BUANA
JAKARTA
UKURAN PEMUSATAN
( MEAN, MEDIAN, DAN MODUS)
TUJUAN INSTRUKSIONAL:
Mahasiswa diharapkan mampu :
1. Menghitung berbagai ukuran dispersi untuk data mentah dan dalam
distribusi frekuensi.
2. Menjelaskan karakteristik, kegunaan, keuntungan dan kerugian dari
setiap ukuran dispersi.
DAFTAR ISI :
Halaman Judul
Tujuan Instruksional Khusus Modul III dan Daftar Isi
Ukuran Pemusatan
1. Rata-rata Hitung
a). Rata-rata Hitung Populasi
b). Rata-rata Hitung Sampel
c). Rata-rata Hitung Tertimbang
d). Rata-rata Hitung Data Berkelompok
2. Median
a). Median untuk Data Tidak Berkelompok
b). Median untuk Data Berkelompok
3.Modus
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 2
2
Latihan-latihan Soal
Daftar Pustaka
UKURAN PEMUSATAN
( MEAN, MEDIAN, DAN MODUS)
I. RATA-RATA UKUR
Dalam masalah bisnis dan ekonomi seringkali diperlukan data untuk mengetahui
rata-rata persentase tingkat perubahan sepanjang waktu, misalnya rata-rata persentase
tingkat perubahan hasil penjualan, produksi, harga dan pendapatan nasional 10 tahun yang
lalu. Perhatikan data berkala mengenai hasil penjualan suatu perusahaan (dalam jutaan
rupiah)
Tahun 1996 1997 1998 1999
Penjualan 10 8 12 15
Berapa besarnya rata-rata persentase tingkat perubahan per tahun dari data pen
jualan tersebut? Nilai tersebut dapat diperoleh dengan menggunakan rumus rata-rata
ukur.
n
n
X X X X G . .......... . .
3 2 1
·
Jadi rata-rata ukur suatu kelompok nilai X
1,
X
2
, X
3
, ….X
n
merupakan akar pangkat n dari
hasil kali masing-masing nilai kelompok tersebut. Untuk mencari rata-rata ukur juga dapat
digunakan rumus sebagai berikut :
n
X
G
i ∑
·
log
log atau

,
_

¸
¸
·

n
X
anti G
i
log
log
Contoh :
Cari rata-rata ukur dari data berikut :
X
1
= 2, X
2
= 4, X
3
= 8
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 3
3
Penyelesaian :
3
3 2 1
. . X X X G · ,
3
) 8 )( 4 )( 2 ( · G ,
3
64 · G = 4 , atau dapat dihitung dengan :
log G = ⅓(log X
1
+ log X
2
+ logX
3
)
= 1/3 ( log 2 + log 4 + log 8)
= 1/3 ( 0,3010 + 0,6021 + 0,9031)
= 1/3 ( 1,8062)
= 0,6021
G = antilog 0,6021
= 4
II. HUBUNGAN ANTARA RATA-RATA UKUR DENGAN
BUNGA TERTIMBANG.
Secara umum dapat digambarkan bahwa jika dilakukan suatu investasi awal
sebesar Po dan menjadi Pn setelah n tahun , maka rata-rata ukur r yang merupakan rata-rata
tingkat kenaikan selama n tahun, maka rata-rata ukur r , yang merupakan rata-rata tingkat
kenaikan selama n tahun , dapat diperoleh dengan menggunakan rumus :
P
n
= P
o
( 1 + r )
n
Jika Pn = Rp 175 juta , Po = Rp100 juta dan n = 2 tahun ( tahun pertama sampai dengan
tahun ke tiga ), maka :
175 = 100 (1 + r)
2
( 1 + r)
2
=
100
175
1
100
175
− · r
r = 0,323
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 4
4
Contoh :
Pendapatan nasional suatu Negara pada tahun 1976 adalah US$400 milyar dan pada tahun
1980 menjadi US$500 milyar. Selama 4 tahun, berapa tingkat pertumbuhannya?
Penyelesaian :
n = 4
P
n
= P
o
( 1+r)
n
500 = 400 ( 1 + r )
4
1
400
500
4
− · r
Misalkan :
4 / 1
4
4
5
400
500

,
_

¸
¸
· · p
4
5
log
4
1
log · p
) 4 log 5 (log
4
1
− ·
) 60206 , 0 69897 , 0 (
4
1
− ·
= 0,02423
p = antilog 0,02423 = 1,0573
maka : r = 1,0573 – 1
= 0,0573
Jadi rata- rata tingkat pertumbuhan Pendapatan Nasional selama 4 tahun adalah 0,0573 atau
5,73% per tahun.
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 5
5
III. RATA-RATA HARMONIS
Rata-rata harmonis (R
H
) dari n angka, X
1
, X
2
, ……..X
n
adalah nilai yang diperoleh
dengan jalan membagi n dengan jumlah kebalikan dari masing-masing X tersebut di atas.
Rumusnya adalah sebagai berikut :

·
·
n
i i
h
X
n
R
1
1
Contoh :
Seorang pedagang batik di Tegal memperoleh hasil penjualan sebesar Rp 100.000
perminggu dengan rincian sebagai berikut :
Minggu pertama dapat menjual 10 helai seharga Rp10.000/helai
Minggu ke dua dapat menjual 25 helai seharga 4.000 sehelai
Minggu ke tiga dapat menjual 20 helai seharga Rp5.000/helai
Minggu ke empat dapat menjual 40 helai seharga 2.500,- sehelai.
Berapa harga rata-rata kain tersebut ?
Penyelesaian :
Untuk menghitung rata-rata haega batik per helai digunakan rumus rata-rata harmonis

·
·
n
i i
H
X
n
R
1
1

500 . 2
1
000 . 5
1
000 . 4
1
000 . 10
1
4
+ + +
·
95
000 . 400
·
= 4.210,53
Jadi harga rata-rata batik per helai adalah Rp 4.210,53,-
( Rata-rata harmonis jarang digunakan).
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 6
















6
IV. UKURAN LETAK

A. KUARTIL
Definisi:
Kuartil adalah ukuran letak yang membagi 4 bagian yang sama. K
1
sampai 25% data, K
2
sampai 50% dan K
3
sampai 75%.
Rumus letak kuartil:
DATA TIDAK BERKELOMPOK DATA BERKELOMPOK
K
1
= [1(n + 1)]/4
K
2
= [2(n + 1)]/4
( )
¹
¹
¹
¹
¹
;
¹
¹
¹
¹
¹
¹
'
¹

+ ·

q
o
i
f
f
n
c Lo Qi
4
K
3
= [3(n + 1)]/4
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 7

















160 - 303

2

304 - 447

5

448 - 591

9
447,5


592 - 735

3

736 - 878

1
19

20
735,5

878,5
7
0 K1 K2 K3 n
0% 25% 50% 75% 100%
CONTOH KUARTIL DATA TIDAK BERKELOMPOK
Soal : Carilah kuartil : K
1
, dan K
3
dari data di atas.
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 8
1 Kimia Farma Tbk. 160
2 United Tractor Tbk. 285
3 Bank Swadesi Tbk. 300
4 Hexindo Adi Perkasa Tbk. 360
5 Bank Lippo 370
6 Dankos Laboratories Tbk. 405
7 Matahari Putra Prima Tbk. 410
8 Jakarta International Hotel Tbk. 450
9 Berlian Laju Tangker Tbk. 500
10 Mustika Ratu Tbk. 550
11 Ultra Jaya Milik Tbk. 500
12 Indosiar Visual Mandiri Tbk. 525
13 Great River Int. Tbk. 550
14 Ades Alfindo Tbk. 550
15 Lippo Land Development Tbk. 575
16 Asuransi Ramayana Tbk. 600
17 Bank Buana Nusantara Tbk. 650
18 Timah Tbk. 700
19 Hero Supermarket Tbk. 875

160 - 303

2

304 - 447

5

448 - 591

9
447,5


592 - 735

3

736 - 878

1
19

20
735,5

878,5
8
CONTOH KUARTIL DATA BERKELOMPOK
Hitung Q
2
dan Q
3
B. DESIL
Definisi:
Desil adalah ukuran letak yang membagi 10 bagian yang sama.
D1 sebesar 10%
D2 sampai 20%
D9 sampai 90%
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 9
Interval
Frekuen
si
Tepi Kelas

160 - 303

2 0
159,5

304 - 447

5
2 303,5

448 - 591

9 7
447,5


592 - 735

3 16
591,5

736 - 878

1
19

20
735,5

878,5
Frekuensi
Kumulatif
9
Rumus Letak Desil:
DATA TIDAK BERKELOMPOK DATA BERKELOMPOK
D1 = [1(n+1)]/10
¹
¹
¹
¹
¹
;
¹
¹
¹
¹
¹
¹
'
¹

+ ·

d
o i
o i
f
f
n
c L D
) (
10
D2 = [2(n+1)]/10
C. PERSENTIL
Definisi:
Ukuran letak yang membagi 100 bagian yang sama.
P1 sebesar 1%,
P2 sampai 2%
P99 sampai 99%
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 10
















10
0%
0
20%
D2
40%
D4
60%
D6
80%
D'8
100%
n
Rumus Letak Persentil:
DATA TIDAK BERKELOMPOK DATA BERKELOMPOK
P1 = [1(n+1)]/100
P2 = [2(n+1)]/100
¹
¹
¹
¹
¹
;
¹
¹
¹
¹
¹
¹
'
¹

+ ·

p
o i
o i
f
f
n
c L P
) (
100
P99 = [99(n+1)]/100
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 11

















160 -
303

2

304 447

5

448 -
591

9
447,5


592 -
735

3

736 -
878

1
19

20
735,5

878,5
11
1%
P1
3%
P3






99%
P99
CONTOH PERSENTIL DATA TIDAK BERKELOMPOK
Carilah persentil 15, 25, 75 dan 95
CONTOH PERSENTIL DATA BERKELOMPOK
Carilah P22, P85, dan P96!
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 12
1 Kimia Farma Tbk. 160
2 United Tractor Tbk. 285
3 Bank Swadesi Tbk. 300
4 Hexindo Adi Perkasa Tbk. 360
5 Bank Lippo 370
6 Dankos Laboratories Tbk. 405
7 Matahari Putra Prima Tbk. 410
8 Jakarta International Hotel Tbk. 450
9 Berlian Laju Tangker Tbk. 500
10 Mustika Ratu Tbk. 550
11 Ultra Jaya Milik Tbk. 500
12 Indosiar Visual Mandiri Tbk. 525
13 Great River Int. Tbk. 550
14 Ades Alfindo Tbk. 550
15 Lippo Land Development Tbk. 575
16 Asuransi Ramayana Tbk. 600
17 Bank Buana Nusantara Tbk. 650
18 Timah Tbk. 700
19 Hero Supermarket Tbk. 875

160 -
303

2

304 447

5

448 -
591

9
447,5


592 -
735

3

736 -
878

1
19

20
735,5

878,5
12
¹
¹
¹
¹
¹
;
¹
¹
¹
¹
¹
¹
'
¹

+ ·

p
o i
o i
f
f
n
c L P
) (
100

Lo = nilai batas bawah dari kelas yang mengandung persentil ke i
n = banyaknya observasi = jumlah semua frekuensi
( )
o
i
f
∑ = jumlah frekuensi dari semua kelas sebelum kelas yang memuat presentil
ke i
f
p
= frekuensi dari kelas yang memuat presentil kei
c = besarnya kelas interval yang memuat presentil ke i
-oOo-
PUSAT PENGEMBANGAN BAHAN AJAR-UMB Ir. Suprapto M.Si.
STATISTIK INDUSTRI 13
Interval
Frekuensi
Frek.
Kumulatif
Tepi Kelas

160 -
303

2 0
159,5

304 447

5 2
303,5

448 -
591

9
7 447,5


592 -
735

3 16
591,5

736 -
878

1
19

20
735,5

878,5
13

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->