P. 1
Mewabahnya Jumlah Tikus Tanah Pada Ekosistem Sawah

Mewabahnya Jumlah Tikus Tanah Pada Ekosistem Sawah

|Views: 3,516|Likes:
Dipublikasikan oleh Rizky Purnama

More info:

Published by: Rizky Purnama on Aug 05, 2012
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/15/2013

pdf

text

original

Oleh : Rizky purnama MEWABAHNYA JUMLAH TIKUS TANAH PADA EKOSISTEM SAWAH PENYEBAB TERJADINYA FENOMENA TERSEBUT        Predator

atau pemangsa dalam ekosistem tersebut lebih sedikit di bandingkan dengan tikus yang menjadi mangsanya. Terputusnya mata rantai yang ada pada ekosistem tersebut. Jumlah makanan/pakan di ekosistem tersebut melimpah jika dibandingkan dengan ekosistem di wilayah lain. Tempat berkembang biak yang baik/aman dari ancaman predator. Perburuan yang cukup banyak terhadap predator (ular) di daerah tersebut. Berkurangnya lahan sawah/ lahan kosong, yang di jadikan daerah perumahan atau daerah industri. Tidak adanya campur tangan manusia dalam menangani hama tikus di sawah.

EFEK YANG DI TIMBULKAN TERHADAP ORGANISME LAIN       Rusaknya tanaman padi yang ada pada ekosistem tersebut, sehingga menyebabkan petani gagal panen. Hilangnya produsen penghasil makanan (padi), yang berdampak pada kelangsungan hidup makhluk hidup, seperti manusia. Berkurangnya kualitas dan kuantitas hasil panen (padi), sehingga petani akan rugi. Para petani merugi, karena harus membeli pembasmi hama yang tidak sedikit. Terganggunya Proses Fotosintesis tanaman. Hal ini terjadi karena terjadinya kerusakan pada bagain penampang daun akibat bekas gigitan hama. Terganggunya proses absorbsi unsur hara dan mineral tanah.

PENYEBAB YANG DI TIMBULKAN PADA RANTAI MAKANAN Saya tidak tahu.. cari sendiri.. TQ..

NB : jangan lupa di koreksi ulang ya!!

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->