Anda di halaman 1dari 3

REVIEW JOURNAL OF CLINICAL PSYCHOLOGY

Peringkas/NIM Tanggal Topik

FITRIANI DZULFADHILAH/107104051 02 Agustus 2012

Terapi pengganti nikotin (NRTs) untuk pemberhentian perilaku merokok pria dan wanita.

Penulis

Antonio Cepeda-Benito, Jose T. Reynoso, and Stephen Erath

Tahun Judul

2004 Meta-Analysis of the Efficacy of Nicotine Replacement Therapy for Smoking Cessation: Differences Between Men and Women.

Jurnal Vol. & Halaman

Journal of Consulting and Clinical Psychology Vol. 72(4), 712-722

Landasan Teori

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku merokok


yang terus meningkat setiap tahun di wiliyah Amerika dengan kisaran angka setengah juta orang per tahun. Pada tahun 1980 di Amerika Serikat, terdapat 3 juta wanita yang meninggal karena rokok. Terdapat 17 juta perokok dewasa yang tertarik untuk berhenti merokok, namun hanya 7% yang berhasil berhenti merokok. Hal tersebut dikarenakan kurangnya penawaran terapi yang efektif untuk mengobati kecanduan akan rokok.

Terapi

pengganti

nikotin

(NRTs) yang

merupakan untuk

pengobatan

farmakoterapi

dirancang

mengendalikan dan mengurangi kecanduan fisiologis akan rokok, seperti perasaan depresi, mudah marah,

gelisah, dan sakit kepala.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa NRTs lebih efektif


dalam memberhentikan perilaku merokok dibandingkan dengan placebo. NRTs dapat berfungsi secara efektif ketika terapi tersebut dilakukan secara intensif, hasil tersebut didapatkan dengan melakukan 110 kali

percobaan pada 3600 perokok.

Hasil studi sebelumnya menunjukkan bahwa NRTs


sangat efektif ketika digunakan pada perokok pria. Namun terdapat asumsi bawa penggunaan NRTs pada perokok wanita tidak akan sefektif ketika terapi tersebut digunakan pada pria. Karenanya peneliti sebelumnya merekomendasikan bahwa perlunya dilakukan

penelitian mengenai perbandingan kefektifan NRTs pada pria dan wanita.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan


tingkat efektivitas NRTs antara perokok pria dan perokok wanita.

Metode Subyek

Metode penelitian yang digunakan adalah studi metaanalisis dengan menggunakan komputer berbasis

informasi yang digunakan untuk mencari data base yang berhubungan dengan penghentian perilaku merokok yang akan digunakan sebagai sampel. Terdapat 83 artikel yang memenuhi karakteristik sampel penelitian seperti (1) terdapat laporan hasil penelitian, (2) Melakukan validasi status merokok melalui tes biokimia, (3) Menetapkan kelompok kontrol dan eksperimen, (4) menggunakan double-blind, (5) Mengontrol penggunaan plasebo, (6) Memiliki sampel pria dan wanita.

Manipulasi

Setiap studi pengukuran kefektifan terapi dilakukan melalui perhitungan jangka pendek (selama 3 bulan), perhitungan pertengahan (selama 6 bulan), dan perhitungan jangka panjang (selama 12 bulan) yang dilakukan terpisah antara perokok pria dan wanita.

Instrumen

Instrumen yang digunakan adalah bantuan alat ukur Biostat Comprehensive Meta-Analysis, yang merupakan sebuah program guna mereviw literatur penelitian dalam meta-analasis. Efektivitas diukur menggunakan odds rasio (OR) berupa perbandingan kemungkinan perokok behenti yang diberikan NRTs dan Plasebo. Penghitungan

efektivitas kemudian dimasukkan ke dalam 4 pilihan komputasi yakni, tetap, acak, Mantel-Haenszel, dan Peto . Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa Terapi pengganti nikotin (NRTs) berpengaruh perilaku lebih besar dalam dengan

menanggulangi

merokok

dibanding

plsebo. Hasil studi menunjukkan bahwa wanita relatif hanya mengalami keefektifan NRTs dalam waktu yang cukup singkat. Kelemahan

Penelitian ini menggunakan meta-analisis sehingga


sampel penelitian mungkin tidak terlalu mewakili populasi yang diharapkan, sehingga hasil penelitian hanya bisa digeneralisasi pada wilayah tertentu saja.

Penelitian ini hanya bisa diterapkan pada sampel yang


diambil dari University of Texas di Arlington dan tidak berlaku pada populasi umum .