Anda di halaman 1dari 9

Intercostal neuritis Rib cage rib cage atau thoracic cage adalah suatu struktur yang terdiri dari

i tulang dan cartilago yang melingkari thoracic cavity juga sebagai penyokong shoulder girdle. terdiri dari: 1. 12 psg costae 2. sternum 3. costal cartilage 4. 12 vert.thoracic Costae Muscle Intercostal muscles, terdiri dari: Vertebrosternal ribs (1-7) atau costa vera,melekat pada sternum melalui cartilage. Vertebrochondral ribs (8-10) atau costa spuria,men yatu dg cartilage costa di atasnya. Verbral ribs (11,12) atau costa fluktuantes, tidak mengalami perlekatan pd sternum

1. External intercostal muscle (intercostales externi) 2. Internal intercostal muscle (intercostales interni) 3. Innermost intercostal muscle External intercostal : elevasi costa, inspirasi. Origo di lower border costa 1-11, insersi di upper border costa 2-12. Internal intercostal : depresi costa, ekspirasi. Origo dan insersi sma dengan ext. Innermost intercostalis : lapisan bag.dalam dari internal intercostalis

Innervasi Di innervasi oleh nervus intercostalis Berasal dari rami anterior dari nervus spinalis thoracal dari T1-T11 Rib cage sangat berperan dalam sistem respirasi. rib cage ini mengelilingi thorac cavity yang berisi paru2.

Inhalasi : rib cage elevasi dan keluar,diaphragma kontraksi dan flattened,increased volume paru2. Ekshalasi :rib cage depresi, kembali ke awal. Diaphragma relaks, decreased volume paru2.

Apa neuralgia interkostal? Neuritis interkostalis adalah peradangan saraf antara tulang iga sehingga menyebabkan nyeri menjalar sepanjang tulang rusuk ke depan dada. Nyeri diantara tulang rusuk Merupakan nyeri yang menusuk-nusuk atau nyeri tajam di sepanjang daerah persarafan di tulang Rusuk. PENYEBAB Apa yang menyebabkan neuralgia interkostal? Neuralgia interkostal terjadi karena penekanan pada saraf di daerah dada-perut atau daerah tulang rusuk. Penekanan saraf dikarenakan: Perut Buncit Jaringan parut disekitar saraf Bekas luka atau jahitan di sekitar syaraf Penggunaan otot abdominal yang berlebihan Kondisi muskuloskeletal seperti kaki pendek atau kurva abnormal pada kolom vertebralis Rib or sternum fracture, soft tissue injuries (e.g., Strained muscles) intercostal muscle spasm, asthma. Diabetes mellitus and shingles (Herpes zozter)

Apa saja gejala neuralgia interkostal? Nyeri episodik (Rasa sakit dapat datang dan pergi) Perasaan geli(tingling) Mati rasa (numbness), kehilangan sensasi Kelumpuhan (paralysis) otot-otot sekitar Kehilangan nafsu makan

Atrofi otot Kadang-kadang ada perubahan warna dan perubahan temperatur pada kulit tersebut. Pasien ini mungkin merasa sulit untuk memakai baju pada bagian yang sakit. Keluhannya berupa nyeri yang berulang pada satu atau beberapa tulang iga. Kadang-kadang nyerinya seperti diikat di daerah dada. Nyeri ini akan bertambah berat bila batuk atau bernafas yang dalam. Ciri khasnya adalah nyeri seperti ditikam atau seperti tersengat arus listrik.

Bagaimana mendiagnosa neuralgia interkostal? EMG adalah dapat digunakan untuk mengetahui apakah fungsi saraf normal atau tidak. Hal ini juga dapat digunakan untuk menilai pemulihan cedera saraf dari waktu ke waktu. MRI / CT scan juga dapat berguna untuk menilai kerusakan struktural ke jaringan lain di sekitar terowongan saraf misalnya tulang, saraf tulang belakang.

Bagaimana disembuhkan? Menyuntikkan anestesi lokal (seperti Lidocaine atau Xylocaine) di wilayah terkena. Dalam kasus di mana rasa sakit interkostalis terus-menerus atau sering terjadi, bagian tertentu dari saraf yang menyebabkan rasa sakit harus dimusnahkan. Dalam kasus jaringan parut, jaringan tersebut harus dipotong untuk membebaskan saraf. Dalam kasus-kasus tertentu di mana saraf ini terperangkap dalam perut bekas luka, jahitan perlu dipotong.

Pemulihan neuritis Memastikan bahwa pasien mendapatkan nutrisi optimal, baik berasimilasi dengan semua vitamin dan gizi lainnya. Penekanannya harus pada biji-bijian, terutama gandum utuh, beras merah, mentah dan tumbuh biji, susu mentah. Wortel, bit, buah jeruk, apel dan nanas dapat digunakan untuk jus. Semua vitamin kelompok B telah terbukti sangat bermanfaat dalam pencegahan dan pengobatan neuritis. ANAMNESIS Umum

A.

Nama

: Nahdiah Purnamasari

Umur

: 20 thn

Agama

: Islam

Pekerjaan

: Mahasiswa

Alamat

: Komp. Nusa Tamalanrea Indah

Hobby Khusus

: olahraga

Keluhan utama: nyeri hebat di daerah dada sebelah Sifat keluhan Lama keluhan : nyeri menjalar dari belakang sampai : 3 minggu yg lalu

kiri dan agak sulit bernapas daerah mid sternal.

RPP : demam, lalu muncul bintik-bintik gelembung di kulit. sudah diobati oleh dokter. lukanya sudah sembuh tapi rasa nyeri terasa di sepanjang bekas luka. Saat melakukan apa nyeri muncul? saat bernapas dan menggerakkan badan apakah pernah batuk menahun atau tidak?

apakah ada penanganan dari dokter untuk nyeri yang timbul ? sudah dilakukan foto x-ray ? Tidak ada kelainan B. INSPEKSI Statis

Posisi berdiri/duduk : Arahdepan, samping, belakang Kontur kulit ada bercak bekas luka, melingkar setengah badan Raut wajah klien meringis

Apa terlihat Swelling ? Tidak ada Postur Dinamis ( dilakukan saat pasien masuk ke ruang periksa ) Pasien berjalan lambat dgn wajah meringis sambil memegang bagian dada C. Quick test 1. menarik napas dalam dan hembuskan.. 2. menunduk menyentuh lantai kepala juntai. 3. pasien diminta mengambil sesuatu diatas lemari. 4. pasien diminta untuk memutar badan ke arah kanan. Pemeriksaan Spesifik 1. Palpasi : tenderness, skin adhesi, 2. Mobilisasi Chest 1. Lingkar thoraks 2. Pump handle movement ( ant-post) 3. Bucked handle movement ( lateral ) 3. Id pain questionnaire 4. VAS 5. Tes motorik 1. Reaksi ADL atrofi otot

2. Tes kekuatan otot 6. Tes sensorik 1. Tes rasa beda titik 2. Tes rasa vibrasi 7. 8. Tes kesadaran/kognitifsederhana Vital sign

ID PAIN QUESTIONNAIRE 1. Apakah nyeri terasa seperti di tusuk peniti atau jarum? :.yes(+1 poin) ..no(0 poin) 2. Apakah nyeri dirasa seperti panas/terbakar? 3. Apakah nyeri terasa kebas/kaku? 4. Apakah nyeri seperti disengat listrik? yes(+1) .no (0) ....yes(+1) no(0) ....yes(+1) no(0)

5. Apakah nyerinya bertambah berat dengan sentuhan oleh pakaian yg di pakai? yes(+1) no(0) 6. Apakan nyeri menghambat gerakan sendi? Id pain score card DIAGNOSIS Nyeri dada akibat neuralgia n. Intercostal 5-8 postherpetik. PROBLEMATIK PHYSIOTHERAPY A. Tujuan jangka panjang Mengembalikan kapasitas fisik dan kemampuan fungsional ADL pasien. B. Tujuan jangka pendek 1. Menurunkan nyeri 2. Mengembalikan mobilitas 4. Meningkatkan kekuatan otot yes(-1) no(0)

Terapi medikamentosa Interkostalis neuralgia biasanya diobati dengan suntikan bius lokal (seperti Lidokain atau Xylocaine) di wilayah yang terkena dampak. Proses ini dilakukan dgn sangat hati-hati dan oleh dokter yang berkualitas yang memiliki pengetahuan yang terperinci dari anatomi manusia Penatalaksanaan fisioterapi

No

Problem

Mod.Terpilih

Method

Dosis

Gangguan pernapasan

Manual exercise

Breathing exercise

F : tiap hari I : 2x rep

T : pernapasan dada, p T : 2 menit 2 Mengurangi nyeri Electrothera[y Interferensi F: tiap hari I:20-30ma T:segmental T:10mnt 3 Adhesi kulit Manual therapy Friction F: tiap hari I: setingkat VAS T:finger friction T: 1 menit

No

Problem

Mod.Terpilih

Metode

Do

Gangguan gerak

Manual exercise

Strecthing

F:

I :8

I:h T:

Postur correction

Manual exercise

Bugnet exercise

F: 1

I: 6

T: p

T:5

LATIHAN KOREKSI POSTUR Pasien berdiri menghadap bed/meja terapi. Telunkupkan badan serta kepala diatas meja terapi/bed Setelah itu hiperekstensikan kepala dan adduksikan kedua skapula selama 30 detik. Lalu rileksasikan sebentar dengan posisi tetap telungkup,dan lakukan 6-10 kali Frekuensi 2 kali sehari. Evaluasi Sesaat Berkala Kumulatif

Modifikasi Sesuai hasil evaluasi dan perubahan patofisiologi. Home program 1. Megangkat kedua lengan keatas (abd elevasi shoulder) 2. Diajarkan self streching 3. Pasien tetap melakukan latihan yang diajarkan oleh fts