Anda di halaman 1dari 33

Peneliti: Roganda Sitorus/ 070405006 Yanthi F Sinaga/ 070405022 M. Roganda L.L / 070405030 Dosen Pembimbing: Ir.

Indra Surya, M.Sc


Departemen Teknik Kimia Universitas Sumatera Utara

Latar Belakang
Dewasa ini, NKRI mempunyai perkebunan kelapa sawit terluas di dunia 7,796 juta hektare Effek samping : dihasilkan Tandan Kosong Kelapa Sawit - TKKS (limbah padat terbesar) TKKS perlu lahan luas untuk penimbunan Komposisi alpha selulosa dalam tandan kosong kelapa sawit (TKKS) cukup besar

Perumusan Masalah(1)
TKKS = limbah PKS, menimbulkan masalah, a.l: 1. perlu lahan luas untuk penimbunan 2. Tidak memiliki nilai ekonomi

Perumusan Masalah(2)

selulosa

Selulosa asetat
(Bernilai Ekonomis Tinggi)

Tujuan Penelitian
Membuat selulosa asetat dari -selulosa tandan kosong kelapa sawit dengan proses cellanase. Mengetahui derajat substitusi produk selulosa asetat yang dibutuhkan untuk pengelompokan penggunaanya dalam dunia industri. Mengetahui perbedaan melting point dari masing-masing selulosa asetat yang dihasilkan, supaya dapat diketahui jenis pelarut apa yang lazim digunakan berhubungan dengan penggunaannya dalam dunia industri.

Manfaat Penelitian
Mengatasi permasalahan yang ditimbulkan TKKS menghasilkan bahan/materi baru berbasis limbah TKKS Sumber informasi bagi dunia industri tentang teknologi proses pembuatan sellulosa asetat dari TKKS dll

Ruang Lingkup Percobaan


Lokasi penelitian : PPKS Medan. Selulosa asetat yang ingin dihasilkan adalah selulosa diasetat. Bahan dasar: -selulosa, asam asetat, asam asetat anhidrat Metode: Proses Cellanase Variasi proses: Waktu asetilisasi 2; 2,5; 3; 3,5 jam Suhu asetilisasi 25; 35; 45 oC Parameter yang diamati: derajat substitusi, melting point, dan struktur molekul sellulosa asetat

Bahan & Alat


Bahan: -Selulosa ((C6H10O5)n) Asam Asetat Glacial Asam Asetat Anhidrid Asam sulfat Sodium Asetat Aquadest Metanol

Bahan & Alat


Alat Percobaan: Labu leher tiga Hot plate stirrer magneti Alat-alat gelas Timbangan elektrik Alat Analisa: Alat analisa FT-IR Melting point apparatus fisher

johns

Prosedur Percobaan
Asam asetat glacial 50 ml Asam asetat anhidrat 15 ml Aquadest 2 ml

2 gr selulosa

AKTIVASI (3jam)

ASETILASI (2; 2,5; 3; 3,5) jam (25; 35; 45) oC

HIDROLISIS (30 menit)

3 tetes asam sulfat

Asam asetat glacial 5 ml

Selulosa Asetat

PENGERINGAN

PENCUCIAN & PENYARINGAN

NETRALISASI (5 menit)

1 gr sodium asetat

Karakterisasi Produk
Analisa Derajat Substitusi

Melting point

Analisa

Analisa FT-IR

Hasil Penelitian
Tabel Hasil Penelitian
Waktu Run Suhu (oC) 25 Asetilasi (Jam) 1 2 170 1,387 27,092 20,5 Melting Point (oC) Derajat Substitusi persentase Asetil Volume HCl (ml) (ml) 21,5 0,5 0,5 0,5 0,4 0,4 0,4 0,4 0,5 Volume Blangko N HCl

2
3 4 5 6 7 8 9 10 11

25
25 25 35 35 35 35 45 45 45

2,5
3, 3,5 2 2,5 3 3,5 2 2,5 3

200
162 160 195 209 185 174

1,680
1,323 1,110 1,539 2,710 3,730 1,464 0,945 3,490 2,696

31,080
26,149 22,898 29,202 42,324 47,767 28,176 20,153 48,681 42,121

20,2
20,5 24,1 19,8 19,8 19,2 20,0 24,2 22,6 19,8

21,4
21,5 25,1 21,1 21,5 21,1 21,1 25,1 24,8 21,4

175
187 185 179

0,4
0,4 0,5 0,4

12

45

3,5

0,833

18,199

24,3

25,1

Pembahasan
1.Karakteristik Material Selulosa Asetat dengan Analisa FT - IR

Grafik hasil analisa FTIR selulosa asetat Run 7

2.Pengaruh Waktu dan Suhu Asetilasi terhadap Derajat Substitusi Produk Selulosa Asetat

1.5 Derajat Substitusi

0.5

0 0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 Waktu Asetilasi (Jam)

Suhu Asetilasi 25

Perbandingan Grafik FT-IR

FT-IR selulosa asetat dengan waktu asetilasi 2,5 jam dan suhu 25oC

FT-IR selulosa asetat dengan waktu asetilasi 3 jam dan suhu 25oC

2.Pengaruh Waktu dan Suhu Asetilasi terhadap Derajat Substitusi Produk Selulosa Asetat (2)
4 3.5 3 Derajat Substitusi 2.5 2 1.5 1 0.5 0 0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 Waktu Asetilasi (Jam)

Suhu Asetilasi 35

Perbandingan Grafik FT-IR

FT-IR selulosa asetat dengan waktu asetilasi 3 jam dan suhu 35oC

FT-IR selulosa asetat dengan waktu asetilasi 3,5 jam dan suhu 35oC

2.Pengaruh Waktu dan Suhu Asetilasi terhadap Derajat Substitusi Produk Selulosa Asetat (3)

4 3.5 3 Derajat Substitusi 2.5 2 1.5 1 0.5 0 0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 Waktu Asetilasi (Jam)

Suhu Asetilasi 45

Perbandingan Grafik FT-IR

FT-IR selulosa asetat dengan waktu asetilasi 2,5 jam dan suhu 45oC

FT-IR selulosa asetat dengan waktu asetilasi 3 jam dan suhu 45oC

3.Pengaruh Waktu dan Suhu Asetilasi terhadap Persentase Asetil Selulosa Asetat(1)
35 30 25 % Asetil 20 15 10 5 0 0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 Waktu Asetilasi (Jam)

Suhu Asetilasi 25

3.Pengaruh Waktu dan Suhu Asetilasi terhadap Persentase Asetil Selulosa Asetat(2)
60 50 40 % Asetil 30 20 10 0 0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 Waktu Asetilasi (Jam)

Suhu Asetilasi 35

3.Pengaruh Waktu dan Suhu Asetilasi terhadap Persentase Asetil Selulosa Asetat(3)

60 50 40 % Asetil 30 20 10 0 0 0.5 1 1.5 2 2.5 3 3.5 4 Waktu Asetilasi (Jam)

Suhu Asetilasi 45

4.Pengaruh Waktu dan Suhu Asetilasi terhadap Melting Point Selulosa Asetat(1)

220

190 Suhu Melting(C)

160

130

100 2 2.2 2.4 2.6 2.8 3 3.2 3.4 3.6 Waktu Asetilasi (Jam)

Suhu Asetilasi 25

4.Pengaruh Waktu dan Suhu Asetilasi terhadap Melting Point Selulosa Asetat(2)
220

190 Suhu Melting(C)

160

130

100

2.2

2.4

2.6

2.8

3.2

3.4

3.6

Waktu Asetilasi (Jam)

Suhu Asetilasi 35

4.Pengaruh Waktu dan Suhu Asetilasi terhadap Melting Point Selulosa Asetat(3)
220

190 Suhu Melting(C)

160

130

100 2 2.2 2.4 2.6 2.8 3 3.2 3.4 3.6 Waktu Asetilasi (Jam)

Suhu Asetilasi 45

Kesimpulan(1)
1. Selulosa asetat dapat dihasilkan dari -selulosa tandan kosong kelapa sawit 2. Kondisi reaksi asetilasi yang tepat untuk pembuatan selulosa diasetat adalah pada suhu 35 oC dengan waktu 2,5 jam dan pada suhu 45 oC dengan waktu 3 jam. 3. Kondisi optimum reaksi pembuatan selulosa diasetat adalah suhu 35 oC dengan waktu 2,5 jam

Kesimpulan(2)
4. Semakin meningkat derajat substitusi selulosa asetat maka titik leleh dari selulosa asetat tersebut juga akan meningkat. 5. Semakin lama waktu asetilasi maka besarnya kandungan asetil yang diperoleh akan semakin berkurang.

Saran
1. Sebaiknya pengaduk yang digunakan, pengaduk motor. 2. Hendaknya penelitian ini dilanjutkan dengan penelitian produk berbahan baku selulosa asetat. 3. Pengontrolan suhu harus lebih diperhatikan. 4. Hendaknya dilakukan penelitian lanjutan dengan variasi waktu yang lebih dekat.

TERIMAKASIH